Tugas Wsbb Cikal

Oleh Muhammad Mubarak Chadyka

11 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Tugas Wsbb Cikal

TUGAS WSBB KELAS BESAR

RANGKUMAN MATERI
BENUA MARITIM INDONESIA

OLEH :
MUHAMMAD MUBARAK CHADYKA PUTRA
B11113071
PRODI ILMU HUKUM
FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS HASANUDDIN
2013

Benua Maritim Indonesia (BMI)
Sub Materi Benua Maritim Indonesia :
A. Konsepsi Benua Maritim
B. Karakteristik Benua Maritim Indonesia
C. Potensi Kemaritiman Indonesia
Pendalaman Materi
A. Konsepsi Benua Maritim
1. Lahirnya Istilah Benua Maritim Indonesia
Pada dasarnya wilayah negara kesatuan Republik Indonesia jika
ditinjau dari berbagai segi, baik dari segi geografi sampai dengan social
budaya serta ekonomi, maka layak disebut sebuah benua. Dan karena di
dalamnya terdapat massa air yang mencapai lebih dari tiga perempat luas
wilayah RI, maka sebutan yang cocok untuk Indonesia adalah Benua Maritim
Indonesia, atau disingkat BMI.
Wawasan
NASIONAL

Benua

INDONESIA

Maritim
(1996),

Indonesia
dimana

diakui
di

di

dalam

KONVENSI
konvensi

ini

mengkonsepsi negeri kepulauan yang lebih menekankan pemanfaatan unsur
maritim dan dirgantara. Pengertian ini lahir Tahun 1966 setelah dicanangkan
sebagai Tahun Bahari dan Dirgantara oleh Presiden Republik Indonesia.
2. Pengertian BMI
BMI adalah bagian dari sistem planet bumi yang merupakan satu
kesatuan alamiah antara wilayah perairan dengan hamparan pulau-pulau
didalamnya, sudut pandang iklim dan cuaca serta keanekaragaman biota juga
menjadi wilayah yuridiksi NKRI.

B. Karakteristik Benua Maritim Indonesia
1. Karateristik BMI
Benua Maritim Indonesia terdiri dari
- 17.508 pulau (besar dan kecil)
- 2.027.087 Km2 luas wilayah darat.
- 3.166.163 Km2 luas wilayah laut.
- 2.500.000 Km2 luas Zona Ekonomi Eksklusif.
- Diapit Benua Asia dan Australia.
- Berada di antara Samudera Hindia dan Pasifik.
2. Batas – Batas Yuridis Wilayah Laut
a. Perairan pedalaman
b. Perairan Nusantara
c. Laut Territorial
d. Zona tambahan
e. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)
f. Landas Kontinen.
g. Laut lepas.
3. Wilayah Pesisir
Daerah pertemuan antara darat dan laut dengan batas ke arah darat
meliputi bagian daratan, baik kering maupun terendam air yang masih
mendapat pengaruh sifat-sifat laut

seperti angin laut, pasang surut,

perembesan air laut yang dicirikan oleh jenis vegetasi yang khas.

Wilayah pesisir merupakan wilayah yang unik karena merupakan
wilayah peralihan antara daratan dan lautan.
Tempat pertemuan pengaruh antara darat, laut dan udara dengan
karasteristik :
- Mempunyai tingkat kesuburan yang tinggi.
- Kaya akan unsur hara.
- Sumber zat organik yang penting dalam rangkai makanan di laut.
- Ditandai oleh adanya gradient perubahan sifat ekologi yang tajam.
- Peka terhadap gangguan akibat adanya perubahan lingkungan dengan
fluktuasi di luar normal.
- Zona penyangga (buffer zone) bagi hewan-hewan migrasi.
4. Wilayah Udara
Wilayah udara dibagai menjadi dua bagaian yaitu :
1.

Ruang Udara

Ruang udara nasional atau wilayah keadulataan Negara kolong yang
pembanfaatannya dikendalikan oleh Negara tersebut.
2.

Ruanga Angkasa

Ruang angkasa yang pemanfaatannya secara internasional dan tidak boleh
dijadikan subjek negara kolong.

C. Potensi Kemaritiman Indonesia
1. Potensi Kemaritiman Indonesia
Potensi pembangunan ekonomi kemaritiman berdasarkan jenis sumber
daya alam (SDA) :
A.

Sumber daya dapat pulih (Renewable Resources)
 Ikan Pelagis besar /kecil
 Terumbu karang
 Ikan Demersal
 Hutan Mangrove
 Udang dan crustacea lainnya
 Pandang Lamun
 Ikan Hias dan Ikan Karang
 Pulau-pulau kecil
 Dll.

B.

Sumber daya tak dapat pulih (Non-Renewable Resources)

Ø Bahan tambang dan mineral


Bahan bangunan



Garam



Pasir besi & Pasir kuarsa



Titanium



Batu apung



Lempung Koalim



Siderit



Kromit/kromium



Mineral radio aktif (Zirkon)



Emas

Ø Minyak dan gas bumi
2. Uraian Potensi Sumber Daya Kemaritiman
a. Sumber daya dapat di pulihkan ( renewable resources)
1) Potensi daya perikanan laut
Potensi sumber daya perikanan laut di Indonesia terdiri dari sumber
daya perikanan palagis besar ( 451.830 ton/tahun) dan pelagis kecil
(2.423.000 ton/ tahun), sumberdaya perikanan 3.163.630 ton/ tahun,
udang 100.720 ton/tahun, ikan karang 80.082 ton/tahun dan cumi – cumi
328.960 ton/tahun. Dengan demikian secara nasional potensi lestari ikan laut
sebesar 6,7 juta ton/tahun dengantingkat pemanfaatan mencapai 48% ( Dirjen
Perikanan 1995).
2) Hutan Mangrove
Merupakan ekosistem utama pendukung kehidupan yang penting di
wilayah pesisir. Fungsi dan peran hutan Mangrove, yaitu :
a) menyusun mekanisme

antara

komponen

mangrove

dengan

ekosistem lain, pelindung pantai, dan pengendali banjir.
b) penyerap bahan pencemar, sumber energi bagi biota laut.
c) menjaga kesetabilan produktivitas dan ketersediaan sumberdaya
hayati di perairan.
d) sebagai sumber kayu kelas satu, bahan kertas dan arang.
3) Padang Lamun dan rumput Laut
Padang lamun mempunyai fungsi:
a) meredam ombak dan elindungi pantai.
b) daerah asuhan larva.
c) tempat makan.
d) rumah tempat tinggal biota laut.
e) wisata bahari.

4) Terumbu Karang
Peran terumbu Karang, yaitu:
a) pelindung pantai dari hempasan ombak dan arus kuat yang
berasal dari laut.
b) sebagai habitat tempat mencari makanan.
b. Sumber daya yang tidak dapat di pulihkan (unrenewable resources)
1) Bahan tambang dan mineral
Bahan tambang dan mineral yang terdapat di laut Indonesia yaitu: bahan
bangunan, pasir besi, batu apung, mineral radio aktif, garam, titanium,
lempung koalim, emas, dan kromium.
2) Minyak dan gas bumi
c. Jasa – jasa lingkungan
1) Media transportasi dan komunikasi
2) Pengaturan iklim
3) Keindahan alam
4) Penyebaran limbah
5) Wisata bahari
3. Potensi pembangunan ekonomi kemaritiman
a. Perikanan tangkap
b. Perikanan budidaya
c. Industri produk pengolahan ikan
d. Industri bioteknologi
e. Pariwisata bahari dan pantai
f. Pertambangan dan energi
g. Perhubungan laut
h. Industri kapal, bangunan laut dan pantai
i. Ekosistem laut
j. Pulau- pulau kecil
k. Benda – benda berharga.

Penutup
Simpulan
Pembangunan maritim Indonesia dalam rangka pembangunan Benua Maritim
Indonesia pada hakekatnya adalah pembangunan nasional yang lebih memberikan
penekanan pada aspek maritim.
Perlu diketahui juga bahwa Benua Maritim Indonesia adalah hasil perjuangan
bangsa Indonesia melawan segala pihak yang tidak mau melihat bangsa Indonesia
yang merdeka dan bersatu di Kepulauan Nusantara yang merupakan satu keutuhan
geografis.
Saran
Dengan membaca rangkuman ini, diharapkan pembaca bisa semakin paham
mengenai Benua Maritim Indonesia. Dengan begitu, akan timbul rasa ingin memilki
Indonesia sepenuh hati. Maka sepatutnyalah kita menjaga kekayaan kita dari invasi
bangsa lain yang berusaha memilkinya.

Judul: Tugas Wsbb Cikal

Oleh: Muhammad Mubarak Chadyka


Ikuti kami