Tugas Hukum Pajak

Oleh Nur Hayani

14 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Tugas Hukum Pajak

Nama : Nur Hayani Saragi
NIM

: 020925417

Matkul : Hukum Pajak ( Tugas 1 )
Jawaban.
Sistem Self-assessment merupakan sistem pemungutan pajak yang memberikan kepercayaan
kepada Wajib Pajak (WP) untuk menghitung/memperhitungkan, membayar, dan melaporkan sendiri
jumlah pajak yang seharusnya terutang berdasarkan peraturan perundang-undangan perpajakan.
Self
Assesment
System
antara
lain
:
1. Wewenang untuk menetapkan besarnya pajak yang terutang ada pada WP sendiri
2. Wajib Pajak Aktif mulai dari menghitung, memperhitungkan, menyetorkan dan melaporkan
sendiri
pajak
yang
terutang
3. Fiskus tidak ikut campur dan hanya mengawasi
Sebaliknya pada sistem official-assessment besarnya pajak yang seharusnya terutang ditetapkan
sepenuhnya oleh Fiskus (aparat pajak). Kriteria dari Official Assesment system adalah :
1. Wewenang untuk menetapkan besarnya pajak yang terutang ada pada fiskus
2.Wajib Pajak bersifat pasif
3. Utang pajak timbul setelah dikeluarkannya surat ketetapan pajak oleh fiskus.
Perbedaannya kedua sistem ini terletak pada pemegang tanggung jawab (siapa) yang menetapkan
besarnya pajak yang seharusnya terutang. Jika dalam sistem official-assessment penetapan besarnya
jumlah pajak Wajib Pajak menjadi tanggung jawab Fiskus, sehingga segala resiko pajak yang akan
timbul menjadi tanggung jawab Fiskus, misalnya terlambat membayar atau melapor dikarenakan
keterlambatan Fiskus menetapkan besarnya jumlah pajak terutang Wajib Pajak yang harus dibayar.
Keterlambatan ini bisa saja dikarenakan terbatasnya petugas pajak untuk menghitung jumlah pajak
yang harus dibayar Wajib Pajak, yang nota bene tidak sedikit jumlahnya. Oleh karena itu, pemerintah
memutuskan untuk mengubah sistem pemungutan pajaknya menjadi sistem self-assessment dimana
penetapan besarnya jumlah pajak yang seharusnya terutang menjadi tanggung jawab Wajib Pajak itu
sendiri, sehingga segala resiko pajak yang timbul menjadi tanggung jawab Wajib Pajak itu sendiri
pula. Di sini terlihat adanya pergeseran tanggung jawab dari Fiskus kepada Wajib Pajak, yang tanpa
disadari Wajib Pajak bahwa hal ini akan menjadi beban berat dalam melaksanakan kewajban
perpajakannya. Fiskus dalam sistem self-assessment hanya bertugas mengawasi pelaksanaannya
saja yaitu dengan melakukan pemeriksaan atas kepatuhan Wajib Pajak terhadap peraturan
perundang-undangan perpajakan yang berlaku.

Judul: Tugas Hukum Pajak

Oleh: Nur Hayani


Ikuti kami