Pegangan Guru Kimia (peminatan Matematika Dan Ilmu-ilmu Alam

Oleh Fail Hasanah

10 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Pegangan Guru Kimia (peminatan Matematika Dan Ilmu-ilmu Alam

Kata Pengantar

T

iada kata yang lebih patut kami sampaikan
ke hadirat Tuhan Yang Mahakuasa selain
puji dan syukur atas segala rahmat-Nya.
Berkat rahmat yang dilimpahkan-Nya kepada kami,
penulisan dan penerbitan buku ini dapat berlangsung sebagaimana yang kami rencanakan dan
harapkan. Mahabesar dan Mahasuci Tuhan Yang
Maha Esa dengan segala rahmat-Nya.
Sejalan dengan berlakunya Kurikulum 2013,
dunia pendidikan di negara kita mengalami banyak
perubahan. Tujuan pendidikan yang dicanangkan
serta pendekatan yang digunakan oleh Kurikulum
2013 berbeda dengan Kurikulum 2006. Hal ini
menyebabkan aktivitas pendidikan secara umum
di sekolah dan di dalam kelas serta kegiatan
belajar-mengajar antara guru dan siswa menjadi
berbeda.
Perubahan dan perbedaan kurikulum senantiasa berkonsekuensi pada berubah dan berbedanya pendidikan baik pada tingkat kebijakan maupun
kegiatan operasional di lapangan. Demikian pun
sarana dan prasarana pendukungnya, akan turut
berubah dan berbeda pula. Perubahan dan perbedaan ini menjadi keniscayaan yang tidak dapat
dihindarkan.
Buku, sebagai bagian penting dari dunia
pendidikan, merupakan salah satu sarana pokok
yang turut berubah. Terutama buku teks, jelas
akan berubah mengikuti berubahnya semangat,
filosofi, dan komponen pendidikan yang tertuang
dalam kurikulum baru. Sebagai konsekuensi lanjut,
buku pendamping dan buku pendukung lainnya,
akan mengikuti perubahan yang terjadi pada buku
teks.
Demikianlah, sebagai pandauan kegiatan
belajar-mengajar berdasarkan buku pendamping
siswa, buku pegangan guru (PG) ini dirancang
dan ditulis sesuai dengan buku siswa sebagai pasangannya. Buku ini diterbitkan untuk mempermudah dan memperlancar tugas guru dalam
aktivitas belajar-mengajar berdasarkan buku
pendamping siswa yang sejalan dengan
Kurikulum 2013. Mudah-mudahan kehadirannya dapat memberi dukungan yang
kondusif bagi guru dalam menjalankan
kegiatan pembelajaran dan pendidikan
berdasarkan Kurikulum 2013.

Pegangan Guru
Kimia
(Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam)

Untuk SMA/MA Kelas X Semester 2
(Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

Daftar Isi
Kata Pengantar .................................................................. 2
Daftar Isi ............................................................................. 2
Bab 1

Larutan Elektrolit dan Larutan Nonelektrolit .......... 3

Bab 2

Reaksi Redoks dan Tata nama Senyawa Kimia ... 14

Latihan Ulangan Tengah Semester ............................... 28
Bab 3

Hukum-Hukum Dasar Kimia dan Stoikiometri ...... 37

Latihan Ulangan Umum Semester 2 ............................... 55
Daftar Pustaka .................................................................. 64

TIM REDAKSI
Editor: Dewi Indrawati,
Sutarto, Akhmad Zamroni,
Nilla Endah, Bethi Ristiana,
Desy Arimei Putri, Nur Hanif Wachidah,
Rosi Pravita Dewi
Setting: Jauh Hari Rosid, Sarwani
Tri Jarwanto, Maita Inati, Redi Mahanani
Desain Cover: Joko Yuwono
Diterbitkan oleh:
CV Graha Printama Selaras
Anggota Ikapi
No. 149/JTE/2016

BAB

Larutan Elektrolit dan
larutan nonelektrolit

1

Kompetensi Inti
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena
dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan.
Kompetensi Dasar
3.8 Menganalisis sifat larutan berdasarkan daya hantar listriknya
4.8 Membedakan daya hantar listrik berbagai larutan melalui perancangan dan pelaksanaan percobaan
Nilai Karakter
Bertanggung jawab, jujur, dan adil
Alokasi Waktu
8 × 45 Menit

A

larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit

B

KEKUATAN LARUTAN ELEKTROLIT

Tugas Mandiri
1.

Carilah contoh-contoh dari larutan elektrolit kemudian lengkapilah tabel berikut!
Larutan elektrolit kuat
Kelompok Asam

2.

Kelompok Basa

Larutan elektrolit lemah
Kelompok Asam

Kelompok Basa

Buatlah reaksi ionisasi dari masing-masing contoh di atas!

Jawab: Kebijaksanaan guru.

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

3

Tugas Kelompok
Lakukan kegiatan berikut bersama kelompok Anda!
A. Judul
Daya hantar listrik larutan
B. Tujuan
Siswa dapat mengetahui sifat daya hantar listrik berbagai macam larutan dan mengelompokkannya
dalam larutan elektrolit atau larutan nonelektrolit.
C. Alat dan Bahan
1. Alat uji daya hantar listrik
2. Larutan NaCl 0,1 M
3. Larutan HCl 0,1 M
4. Larutan CH3COOH 0,1 M
5. Larutan NH3 0,1 M
6. Larutan gula
7. Padatan NaCl 3 gr
8. Lelehan NaCl 3 gr
D. Cara Kerja
1. Siapkan alat uji elektrolit seperti gambar berikut.

2. Masukkan 100 mL larutan uji ke dalam gelas kimia.
3. Celupkan elektrode ke dalam larutan uji tersebut.
4. Amatilah yang terjadi pada lampu dan gelembung gas pada elektrode.
5. Masukkan kedalam data pengamatan.
Data Pengamatan

E.

No.

Larutan

Larutan Elektrolit
Lemah

F.

1.

NaCl 0,1 M

2.

HCl 0,1 M

3.

CH3COOH 0,1 M

4.

NH3 0,1 M

5.

Larutan gula

6.

Padatan NaCl 3 gr

7.

Lelehan NaCl 3 gr

Kuat

Larutan
Nonelektrolit

Senyawa
Ion

Kovalen

Pertanyaan
1. Apakah yang dimaksud dengan larutan elektrolit?
2. Larutan mana sajakah yang dapat menghantarkan arus litrik?
3. Larutan mana sajakah yang tidak dapat menghantarkan arus litrik?
4. Mengapa larutan ada yang dapat menghantarkan arus listrik dan ada yang tidak dapat
menghantarkan arus listrik?

4

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

G. Kesimpulan
...........................................................................................................................................................
...........................................................................................................................................................
...........................................................................................................................................................
Jawab: Kebijaksanaan guru.

Latihan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas!
1. Apa yang dimaksud dengan larutan elektrolit?

Jawab: Larutan elektrolit merupakan larutan yang dapat menghantarkan arus listrik.

2.

Mengapa larutan elektrolit kuat dapat dikatakan sebagai penghantar listrik yang baik?

3.

Bagaimanakah cara menentukan apakah suatu larutan tergolong elektrolit atau nonelektrolit?

4.

Sebutkan ciri-ciri dari elektrolit kuat!

5.

Mengapa NaCl dalam bentuk padat tidak menghantar listrik?

Jawab: Larutan elektrolit kuat dapat menghantarkan listrik, dikarenakan zat terionisasi sempurna.

Jawab: Hantaran listrik melalui larutan dapat diketahui dengan menggunakan alat penguji elektrolit. Adanya aliran listrik
melalui larutan ditandai oleh menyalanya lampu pijar dan timbul gelembung pada elektrode. Jika hal ini terjadi pada suatu
larutan, maka larutan tersebut tergolong elektrolit. Namun, jika tidak demikian, maka larutan tersebut tergolong nonelektrolit.
Jawab: Ciri-ciri dari elektrolit kuat antara lain:
a. terionisasi sempurna,
b. menghantarkan arus listrik,
c. nyala lampu terang,
d. gelembung gas banyak.
Jawab: Karena ion-ionnya (Na+ dan Cl–) tidak dapat bergerak, melainkan diam pada tempatnya sehingga tidak dapat
menghantar listrik.

C

SENYAWA-SENYAWA PEMBENTUK LARUTAN ELEKTROLIT

Tugas Mandiri
Lakukan pengamatan pada barang-barang maupun bahan-bahan yang berada di sekeliling Anda, yang
merupakan penerapan dari larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit. Jelaskan pula fungsi dari larutan
elektrolit tersebut!
Contoh

Larutan elektrolit

Fungsi

Jawab: Kebijaksanaan guru.

Tugas Kelompok
Bersama dengan kelompok Anda, lakukanlah pengujian daya hantar listrik terhadap bahan-bahan berikut!
Contoh

Pengamatan
Lampu

elektroda

Lelehan glukosa
Lelehan garam dapur
Lelehan KOH
Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

5

Lelehan Pb(NO3)2
Lelehan CuSO4
Lelehan K2CrO4
Larutan KOH 1 M
Larutan Pb(NO3)2 2M
Larutan asam nitrat 2M
Larutan CuSO4 2M
Larutan H2SO4 2M
Jawab: Kebijaksanaan guru.

Latihan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas!
1. Gambarlah accumulator beserta bagian-bagiannya!
Jawab:

2.

Mengapa saat muncul petir dilarang berteduh di bawah pohon?

3.

Sebutkan komposisi larutan oralit!

4.

Sebutkan perbedaan elektrolit senyawa ionik dan kovalen polar!

5.

Apakah yang Anda ketahui tentang minuman hipertonik?

Jawab: Air hujan tergolong air yang tidak murni artinya dalam air tersebut terdapat zat terlarut yang dapat terionisasi,
sehingga apabila ada petir yang mengandung aliran listrik mengenai air hujan yang terionisasi maka air hujan tersebut
menjadi larutan elektrolit yang dapat menghantarkan arus listrik. Sebagai zat perantaranya adalah pohon, jika kita berada
di dekatnya maka kita bisa tersengat arus listrik.
Jawab: Natrium klorida, kalium klorida, glukosa anhidrat, dan natrium bikarbonat.
Jawab: Senyawa ion itu mudah larut di dalam air, leburannya dapat menghantarkan arus listrik, tetapi dalam bentuk
padatannya tidak dapat menghantar arus listrik. Sedangkan kovalen terjadi antar unsur nonlogam yg mempunyai daya tarik
elektron relatif besar.
Jawab: Minuman hipertonik memiliki kadar natrium yang rendah. Minuman hipertonik diperuntukkan untuk tubuh yang
mengalami dehidrasi hipertonik, yaitu kondisi lebih banyak cairan tubuh yang keluar dibandingkan dengan natrium.

Uji Kompetensi
A. Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, d, atau e di depan jawaban yang benar!
1. Campuran berikut yang bukan termasuk
larutan adalah ....
a. rebusan gula merah
d. sirop
b. perunggu
e. santan
c. susu

Jawab: b
Pembahasan: Larutan terdiri atas zat terlarut dan
pelarut.

6

2. Suatu kemasan botol minuman tertera
5% alkohol, maka volume alkohol yang
terdapat dalam 250 mL minuman adalah
….
a. 7,5 ml
d. 17,5 ml
b. 12,5 ml
e. 22,5 ml
c. 15 ml

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

Jawab: b
Pembahasan:
Volume alkohol =

5
× 250 = 12,5 ml.
100

3. Perhatikan data berikut!
Larutan

Gelembung
gas

Nyala lampu

1

Ada

Terang

2

Tidak ada

Tidak menyala

3

Ada

Tidak menyala

4

Tidak ada

Tidak menyala

5
Ada
Menyala
Berdasarkan dari data hasil pengujian
daya hantar listrik tersebut, yang termasuk
dalam larutan nonelektrolit adalah .....
a. 1 dan 5
d. 2 dan 4
b. 1 dan 4
e. 3 dan 5
c. 2 dan 3

Jawab: d
Pembahasan: Larutan nonelektrolit akan memberikan hasil pengujian yaitu tidak ada nyala
lampu dan tidak terdapat gelembung gas. Hal ini
dikarenakan larutan tersebut tidak mengalami
ionisasi menjadi ion positif dan ion negatif, sehingga
tidak dapat menghantarkan listrk.

4. Larutan dari senyawa berikut yang termasuk ke dalam larutan nonelektrolit
adalah ....
a. urea
d. air cuka
b. garam dapur e. air laut
c. air kapur
Jawab: a
Pembahasan: Urea merupakan larutan nonelektrolit.

5. Ke dalam air ditambahkan cuka dan alkohol kemudian diuji sifat listriknya, spesi
kimia yang dapat menghantarkan arus
listrik adalah ....
a. C2H5OH dan H2O
b. H2O
c. C2H5OH
d. CH3COOH
e. CH3CO2 dan C2H5O-

Jawab: d
Pembahasan: Asam cuka terbentuk dari asam
lemah, sehingga asam cuka dapat dikategorikan ke
dalam larutan elektrolit lemah.
Alkohol merupakan larutan nonelektrolit karena tidak
mengalami ionisasi menjadi ion positif dan ion negatif.

6. Perhatikan gambar pengujian daya hantar
listrik beberapa larutan berikut!

a.
b.
c.

1 dan 2
2 dan 4
3 dan 4

d.
e.

3 dan 5
4 dan 5

Jawab: c
Pe m b a h a s a n : L a r u t a n n o n e l e k t r o l i t a k a n
memberikan hasil pengujian yaitu tidak ada nyala
lampu dan tidak terdapat gelembung gas (nomor 3).
Larutan elektrolit lemah akan memberikan hasil
pengujian yaitu nyala lampu redup atau tidak menyala
dan terdapat sedikit gelembung gas di sekitar
elektrode (nomor 4).

7. Dari suatu percobaan daya hantar listrik
didapatkan data sebagai berikut.
(1) Nyala lampu terang
(2) Tidak ada gelembung gas
(3) Lampu tidak menyala
(4) Gelembung gas sedikit
Pernyataan yang benar untuk gas klorida
adalah ....
a. (1) dan (2)
d. (1)
b. (4)
e. (2)
c. (3) dan (4)

Jawab: c
Pembahasan: Gas klorida merupakan senyawa
kovalen nonpolar yang tidak dapat menghantarkan
arus listrik, sehingga gas tersebut merupakan larutan
nonelektrolit.

8. Pasangan senyawa berikut yang merupakan senyawa ion adalah ....
a. NaCl dan KBr d. H2O dan HBr
b. CH4 dan NH3 e. KCl dan HCl
c. SO2 dan HCl

Jawab: a
Pembahasan: NaCl dan KBr terbentuk dari ikatan
ionik dan senyawa ionik dapat menghantarkan arus
listrik.

9. Larutan gas NH3 dalam air bersifat elektrolit lemah. Salah satu faktor yang menyebabkan larutan ini bersifat demikian
adalah ....
a. larutan gas NH 3 dalam air teurai
menjadi ion NH4+ dan OHb. NH3 dan air saling bereaksi membentuk NH4OH
c. pengujian elektolit pada elektrode
tidak terbentuk gelembung gas
d. larutan NH3 dalam air bukan senyawa
ion
e. derajat ionisasi larutan NH3 dalam air
sangat kecil
Jawab: e
Pembahasan: Larutan gas NH3 dalam air terionisasi
sedikit (α < 1) sehingga bersifat elektrolit lemah.

10. Sinta diminta oleh guru melakukan percobaan uji daya hantar listrik terhadap
beberapa larutan. Percobaan tersebut
menghasilkan data sebagai berikut.
Larutan yang bersifat nonelektrolit dan
elektrolit lemah berturut-turut adalah ....
Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

7

Larutan

Derajad
ionisasi
(α)

Elektrode

Lampu

P

α=0

Tidak ada gelembung
gas

Q

α = 0,2

Sedikit gelembung gas Tidak menyala

R

α=1

Banyak gelembung Menyala terang
gas

S

α = 0,7

Banyak gelembung Menyala redup
gas

T

α = 0,5

Sedikit gelembung gas Menyala redup

Tidak menyala

Pasangan larutan yang digolongkan ke
dalam elektrolit kuat dan elektrolit lemah
berturut-turut yaitu ....
a. P dan R
d. S dan Q
b. Q dan T
e. T dan R
c. R dan S

Jawab: c
Pembahasan: Cukup jelas.

11. Pada pengujian elektrolit, nyala lampu
dalam larutan 0,1 M HCl lebih terang
dibandingkan dalam larutan 0,1 M NH4OH.
Hal ini disebabkan ....
a. dalam larutan HCl terdapat ion H+
sedangkan dalam larutan NH 4OH
terdapat OHb. HCl adalah senyawa kovalen polar
sedangkan NH4OH adalah senyawa
ion
c. HCl bersifat elektrolit sedangkan
NH4OH nonelektrolit
d. HCl adalah senyawa asam sedangkan
NH4OH adalah senyawa basa
e. jumlah ion dalam larutan HCl lebih
banyak dari jumlah ion dalam larutan
NH4OH
Jawab: e
Pembahasan: Derajat ionisasi HCl lebih besar dari
derajat ionisasi NH4OH sehingga jumlah ion dalam
larutan HCl lebih banyak dari jumlah ion dalam
larutan NH4OH akibatnya nyala lampu dalam larutan
0,1 M HCl lebih terang dibandingkan dalam larutan
0,1 M NH4OH.

12. Lampu alat penguji elektrolit tidak menyala
ketika elektrodenya dicelupkan ke dalam
larutan asam cuka, tetapi pada elektrode
tetap terbentuk gelembung gas.
Penjelasan untuk keadaan ini adalah ....
a. cuka bukan elektrolit
b. sedikit sekali cuka yang terionisasi
c. cuka merupakan elektrolit kuat
d. alat penguji elektrolit rusak
e. gas yang terbentuk adalah cuka yang
menguap
Jawab: b
Pembahasan: Lampu alat penguji elektrolit tidak
menyala ketika elektrodenya dicelupkan ke dalam
larutan asam cuka, tetapi pada elektrode tetap

8

terbentuk gelembung gas menunjukkan bahwa
sedikit sekali cuka yang terionisasi.

13. Dari percobaan yang dilakukan didapatkan
data sebagai berikut.
No

Larutan

Nyala
lampu

Gelembung
gas

1.

Amonia

Tidak

Sedikit

2.

Asam
asetat

Tidak

Sedikit

3.

Natrium
Nyala
hidroksida terang

Banyak

4. Etanol
Tidak
Tidak ada
Berikut yang merupakan elektrolit lemah
adalah ....
a. Natrium hidroksida
b. etanol
c. amonia dan etanol
d. asam asetat
e. asam asetat dan natrium hidroksida

Jawab: d
Pembahasan: Elektrolit lemah asam asetat dan
amonia karena keduanya mempunyai gelembung
gas sedikit dan nyala lampu padam.

14. Larutan yang tergolong ke dalam larutan
nonelektrolit adalah ....
a. larutan NH4IO
b. larutan MgCl2
c. larutan C4H9OH
d. larutan Sr(OH)2
e. larutan NaOH

Jawab: c
Pembahasan: Larutan C4H9OH tidak terurai menjadi
ion-ion saat dilarutkan dalam air, sehingga tidak
dapat menghantarkan listrik.

15. Asam bromida merupakan ... bila dilarutkan
ke dalam air bersifat ....
a. senyawa ionik-nonelektrolit
b. senyawa ionik-elektrolit
c. senyawa kovalen-nonelektrolit
d. senyawa kovalen-elektrolit
e. senyawa kovalen nonpolar-nonelektrolit
Jawab: d
Pembahasan: Senyawa yang terdapat ikatan
kovalen polar bila diuji dengan alat elektrode akan
menghantarkan arus listrik dalam bentuk larutan.

16. Berikut yang merupakan gejala-gejala
dalam pengujian daya hantar listrik pada
larutan elektrolit kuat adalah ....
a. lampu menyala terang dan banyak
gelembung
b. lampu menyala terang dan sedikit
gelembung
c. lampu menyala redup dan banyak
gelembung
d. lampu menyala redup dan tidak ada
gelembung

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

e.

lampu tidak menyala terang dan sedikit
gelembung

Jawab: a
Pembahasan: Pada elektrolit kuat dapat menghantarkan arus listrik, nyala lampu terang, dan gelembung
gas banyak.

17. Larutan berikut yang merupakan elektrolit
kuat, kecuali ....
a. CH3COOH
d. H2SO4
b. Ba(OH)2
e. NaOH
c. HCl

Jawab: a
Pembahasan:
a. Asam kuat misalnya HCl, HClO3, H2SO4, HNO3.
b. Basa kuat misalnya NaOH, KOH, Ca(OH)2, Ba(OH)2.
c. Garam yang mudah larut misalnya NaCl, KI,
Al2(SO4)3.

18. Pada penghantaran arus listrik melalui
larutan HCI, ion-ion H+ akan bergerak untuk
mengambil elektron ke arah ....
a. katode
d. kation
b. anode
e. elektrode
c. anion

Jawab: a
Pembahasan: Ion-ion H+ akan bergerak menuju katode
(elektrode negatif/kutub negatif), mengambil elektron dan
berubah menjadi gas hidrogen.

19. Perhatikan data hasil pengamatan terhadap
beberapa air limbah yang diuji di laboratorium
berikut:
Nyala
lampu

Larutan

α

1

0,87

Terang

Ada
gelembung
gas

2

0,35

Tidak
menyala

Sedikit
gelembung
gas

3.

0,45

Redup

Ada
gelembung
gas

4

0,95

Terang

Ada
gelembung
gas

5

0,39

Tidak
menyala

Gelembung

Sedikit
gelembung
gas

Dari hasil pengujian tersebut, yang termasuk
ke dalam larutan elektrolit lemah adalah ....
a. 1 dan 3
d. 2 dan 5
b. 1 dan 4
e. 3 dan 4
c. 2 dan 4

Jawab: d
Pembahasan:
Larutan 1 adalah laruta elektrolit kuat
Larutan 2 adalah larutan elektrolit lemah
Larutan 3 adalah larutan elektrolit lemah
Larutan 4 adalah larutan elektrolit kuat
Larutan 5 adalah larutan elektrolit lemah

20. Lelehan senyawa kovalen polar tidak
dapat menghantarkan listrik karena ....
a. ikatannya sangat kuat
b. ion-ionnya dapat bergerak bebas
c. perbedaan keelektronegatifan
d. larutan elektrolit wujudnya cair
e. lelehan terdiri dari molekul-molekul

Jawab: e
Pembahasan: Lelehan senyawa kovalen terdiri atas
molekul-molekul netral sehingga tidak ada senyawa
kovalen yang dapat menghantarkan listrik, walaupun
molekul tersebut bersifat polar.

21. Senyawa ion yang tidak dapat menghantarkan arus listrik di dalam air adalah ....
a. CaCO3
d. Sr(NO3)2
b. KCl
e. CaCl2
c. MgCl2

Jawab: a
Pembahasan: CaCO3 tidak larut dalam air sehingga
tidak terurai menjadi ion-ion sehingga tidak dapat
menghantarkan arus listrik.

22. Asam nitrat dan tembaga (II) sulfat merupakan larutan yang dapat menghantarkan
arus listrik, karena larutan tersebut ....
a. merupakan larutan asam
b. merupakan larutan garam
c. bersifat asam
d. mengandung ion
e. bersifat netral

Jawab: d
Pembahasan: Pada larutan elektrolit kuat, seluruh
molekulnya terurai menjadi ion-ion (terionisasi
sempurna). Karena banyak ion yang dapat
menghantarkan arus listrik, maka daya hantarnya
kuat.

23. Perhatikan larutan berikut:
1) Ba(OH)2 2M 3) CO(NH2)2 2M
2) KOH 1M
4) Ca(NO3)2 2M
Pasangan larutan tersebut yang memiliki
daya hantar sama kuat adalah ....
a. 1 dan 2
d. 2 dan 4
b. 1 dan 4
e. 3 dan 4
c. 2 dan 3

Jawab: a
Pembahasan:
(1) Ba(OH)2 barium hidroksida (basa kuat)
(2) KOH kalium hidroksida (basa kuat)
(3) CO(NH2)2 urea (basa lemah)
(4) Ca(NO3)2 kalsium nitrat (garam)
Larutan yang diperkirakan memiliki daya hantar listrik
sama kuat adalah dari golongan basa kuat yaitu
Ba(OH)2 dan KOH.

24. Larutan CaCO 3 merupakan larutan
elektrolit lemah yang bila diuji larutannya
akan menghasilkan ....
a. lampu menyala kurang terang, tidak
ada gelembung
b. l a m p u t i d a k m e n y a l a , t i m b u l
gelembung
c. lampu menyala terang, timbul
gelembung

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

9

d.
e.

lampu tidak menyala, tidak ada
gelembung
lampu redup, tidak ada gelembung

Jawab: b
Pembahasan: Cukup jelas.

25. Senyawa HCl merupakan contoh dari ....
a. senyawa ionik bersifat elektrolit
b. senyawa ionik bersifat nonelektrolit
c. senyawa kovalen bersifat elektrolit
d. senyawa kovalen bersifat nonelektrolit
e. senyawa kovalen bersifat netral
Jawab: a
Pembahasan: Senyawa HCl terionisasi menjadi
ion H+ dan Cl–.

26. Seorang siswa melakukan penelitian daya
hantar listrik terhadap beberapa sumber
mata air dengan hasil sebagai berikut.
Sumber
mata air

Nyala lampu

Gelembung pada
elektrode

P

Menyala
terang

Gelembung banyak

Q

Redup

Gelembung sedikit

R

Tidak menyala

Tidak ada
gelembung

S

Tidak menyala

Ada gelembung

Daya hantar listrik paling kuat dan tidak
dapat menghantarkan listrik secara berurutan terdapat pada sumber mata air ....
a. P dan Q
d. R dan S
b. Q dan S
e. Q dan R
c. P dan R

Jawab: c
Pembahasan:
P → elektrolit kuat
Q → elektrolit lemah

R → nonelektrolit
S → elektrolit lemah

27. Spesi kimia yang menghantarkan listrik di
dalam larutan KSCN adalah ...
a. ion-ion S2- dan KCN2+
b. ion-ion KS+ dan CNc. ion-ion K+ dan SCNd. molekul KSCN dan H2O
e. ion-ion K+ dan H2O
Jawab: c
Pembahasan: Reaksi ionisasi:
KSCN → K+ + SCN–

28. Larutan elektrolit dari senyawa kovalen
polar adalah ....
a. KCI
d. H2SO4
b. NaOH
e. Ba(OH)2
c. KOH
Jawab: d
Pembahasan: Dalam bentuk larutan, senyawa
kovalen mengalami ionisasi dan dapat menghantarkan
listrik, contohnya HCl, HNO3, dan H2SO4.

29. Garam dapur dan cuka keduanya dapat
menghantarkan arus listrik. Hal ini menunjukkan bahwa kedua larutan tersebut
adalah ....

10

a.
b.
c.
d.
e.

bersifat asam
bersifat basa
bersifat netral
dapat saling berinteraksi
mengandung ion

Jawab: e
Pembahasan: Garam dapur mempunyai rumus
kimia NaCl, bila terionisasi akan menghasilkan ion
Na+ dan ion Cl-, sedangkan asam cuka memiliki
rumus kimia CH3COOH, ketika terionisasi menjadi
ion asetat dan ion hidrogen. Garam dapur dan asam
cuka dapat menghantarkan listrik karena ion-ionnya
dapat bergerak bebas.

30. Menurut Arrhenius, daya hantar listrik
larutan disebabkan ....
a. kelarutan dalam air
b. pembentukan ion-ion
c. gaya tarik menarik antara zat terlarut
dan zat pelarut
d. kemampuan zat terlarut untuk
bergerak bebas
e. tidak dapat mengalami ionisasi
Jawab: b
Pembahasan: Berdasarkan percobaan dilakukan
oleh svante agust Arrhenius (1884),seorang ahli kimia
berkebangsaan swedia, diketahui bahwa jika arus
listrik dialirkan pada suatu larutan akan terjadi proses
ionisasi (penguraian) yang menghasilkan ion-ion.

31. Senyawa berikut yang lelehannya tidak
dapat menghantarkan listrik adalah ....
a. NaCl
d. KI
b. C12H22O11
e. Al2(SO4)3
c. CaCl2
Jawab: b
Pembahasan: Senyawa C12H22O11 merupakan rumus
kimia dari glukosa yang tidak dapat terioniasi di air.

32. Jika senyawa mempunyai nilai derajat
ionisasi 1, maka ....
a. tidak ada zat yang terionisasi
b. sebagian zat terurai menjadi ion
c. semua zat terurai menjadi ion
d. sebagian zat terurai menjadi molekul
e. sebagian zat mengalami ionisasi

Jawab: c
Pembahasan: Nilai derajat ionisasi 1 dikarenakan
terjadinya ionisasi, yaitu seluruh molekul-molekul dari
senyawa elektrolit tersebut akan berubah menjadi
ion-ion.

33. Perhatikan larutan berikut!
1) Air aki
3) Cuka
2) Urea
4) Glukosa
Dari larutan tersebut yang termasuk ke
dalam larutan nonelektrolit adalah ....
a. 1, 2, dan 3
d. 4
b. 1 dan 2
e. semua benar
c. 2 dan 4
Jawab: c
Pembahasan: Larutan nonelektrolit adalah larutan
gula, larutan urea, dan alkohol.

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

34. Senyawa berikut yang tidak mengalami
ionisasi (penguraian) jika dilarutkan dalam
air adalah ....
d. CH3COOH
a. C6H12O6
b. HNO3
e. Fe(OH)3
c. MgCl2

Jawab: a
Pembahasan: C6H12O6 merupakan larutan yang tidak
dapat menghantarkan arus listrik dikarenakan tidak
dapat mengalami ionisasi.

35. Gula pasir dan garam dapur masing-masing
sebanyak satu sendok makan dimasukkan
ke dalam gelas air lalu diaduk. Zat terlarut
dalam larutan tersebut adalah ....
a. air
b. gula pasir
c. garam dapur
d. gula pasir dan garam dapur
e. larutan gula pasir dan garam dapur
Jawab: d
Pembahasan: Zat terlarut adalah zat yang dapat larut
dalam suatu pelarut.

B. Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!
1. Larutan elektrolit dapat menghantarkan listrik karena menghasilkan .................... (ion-ion bebas)
2. Kristal senyawa ionik mempunyai ion-ion yang tidak dapat bergerak bebas. Ion-ion tersebut
dapat bergerak bebas bila .......................................................................................... (dilelehkan)
3. H2PO4 merupakan elektrolit lemah karena hasil pengamatan lampu ... dan gelembung gas ...
...............................................................................................................................(padam, sedikit)
4. Anion yang terbentuk jika CuCl2 terionisasi di dalam air adalah ..........................................(Cl–)
5. Larutan yang memiliki daya hantar listrik paling kuat adalah ........................... (larutan asam kuat)
6. Sistem homogen yang terdiri dari zat terlarut dan pelarut disebut ................................. (larutan)
7. Senyawa kovalen polar dapat menghantarkan listrik dalam fase .................................. (larutan)
8. Zat yang dalam bentuk larutannya dapat menghantarkan arus listrik disebut ......... (zat elektrolit)
9. Senyawa yang dapat menghantarkan listrik dalam bentuk lelehan dan larutan adalah............
................................................................................................................................ (senyawa ion)
10. Ditinjau dari jenis ikatan kimianya, larutan elektrolit dapat berupa ..... dan ........(senyawa ion dan
senyawa kovalen)

C. Jodohkan pernyataan kolom A dengan jawaban pada kolom B yang sesuai!
No.

A

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Faktor penentu kuat lemahnya larutan elektrolit. (d)
Sifat dari senyawa kovalen polar. (j)
Larutan elektrolit yang terdapat pada aki. (g)
Senyawa ion dalam wujud padat. (a)
Peristiwa terurainya suatu elektrolit menjadi ion. (i)
Terionisasi sempurna dengan derajat ionisasi = 1. (b)
Senyawa yang terbentuk karena perpindahan elektron dari satu
atom ke atom yang lain. (f)
8. Pelat pada sel aki yang mengandung timah. (c)
9. Penemu teori ion dalam larutan. (h)
10. Nyala lampu pada larutan elektrolit lemah. (e)

B
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.

nonelektrolit
elektrolit kuat
anode
derajat disosiasi
redup
ion
asam sulfat
Arrhenius
proses ionisasi
elektrolit

D. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas!
1. Larutan senyawa kovalen polar dapat menghantarkan arus listrik. Apakah lelehan dari senyawa
kovalen polar dapat menghantarkan arus listrik?
Jawab: Tidak, karena lelehan dari senyawa kovalen polar berbentuk molekul-molekul dan bersifat netral.

2. Mengapa larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik?

Jawab: Larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik karena dalam larutannya terdapat ion-ion yang dapat bergerak
bebas. Pergerakan ion-ion tersebut dalam elektrolit identik dengan arus listrik.

3. Mengapa semakin banyak jumlah ion dalam suatu larutan, maka akan semakin baik pula larutan
tersebut menghantarkan listrik?
Jawab: Karena jumlah ion dalam suatu larutan berbanding lurus dengan kemampuan larutan menghantarkan listrik
(konduktivitas).

4. Sebutkan 3 contoh larutan senyawa kovalen polar yang dapat menghantarkan listrik!
Jawab: CH3COOH, H2S, C2H5OH

5. Apakah fungsi larutan elektrolit pada aki?

Jawab: Larutan tersebut digunakan untuk menjaga agar tetap terjadi reaksi kimia antarelemen listrik sehingga terjadi
fungsi penyimpanan listrik. Bila larutan elektrolit berkurang, maka elemen listrik pada aki bisa rusak dan tak berfungsi.
Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

11

6. Sebutkan ciri-ciri larutan elektrolit lemah!

Jawab: Ciri-ciri larutan elektrolit lemah sebagai berikut.
a. Dalam air hanya terionisasi sebagian.
b. Zat terlarut sebagian besar berbentuk molekul netral dan hanya sedikit yang berbentuk ion.
c. Jumlah ion dalam larutan relatif sedikit.
d. Daya hantar listrik lemah.
e. Jika diuji dengan alat uji elektrolit, larutan ini akan menghasilkan nyala lampu redup dan muncul gelembung gas sedikit.
f. Biasanya berupa asam lemah dan basa lemah.

7. Bagaimanakah sifat elektrolit dari sukrosa?

Jawab: Sukrosa merupakan senyawa yang bersifat nonelektrolit.

8. Mengapa NaCl dalam bentuk kristal tidak dapat menghantarkan listrik?

Jawab: Karena kristal NaCl tidak mampu mengion. NaCl hanya akan terionisasi jika dilarutkan di dalam air.

9. Jelaskan reaksi elektrolisis pada NaCl!

Jawab: Ketika berada dalam larutan NaCl (aq) → Na+(aq) + Cl-(aq)
Na+(aq) + e → Na(aq)
Ion-ion positif menuju ke katode

Cl-(aq) + 2e → Cl2(g)
Ion-ion negatif menuju ke anode

10. Mengapa larutan nonelektrolit tidak dapat menghantarkan arus listrik?

Jawab: Larutan nonelektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik, hal ini disebabkan karena
larutan tidak dapat menghasilkan ion-ion (tidak meng-ion).

Skala Sikap
Berilah tanda checklist (√) pada kolom berikut sesuai dengan sikapmu disertai alasan yang tepat!
Nilai Sikap

No.

Pernyataan

1.
2.
3.
4.

Oralit diberikan kepada penderita diare.
Minuman hipertonik bermanfaat mencegah dehidrasi.
Beberapa belut didapat dengan cara menyetrum.
Larutan elektrolit pada aki dapat diganti dengan asam cuka.
Dalam alat uji elektrolit, kawat aliran arus listrik merupakan
aliran elektron sedangkan dalam larutan elektrolit merupakan aliran ion.

5.

Setuju

Tidak Setuju

Alasan

Jawab: Kebijaksanaan guru.

Portofolio
Carilah suatu literatur yang membahas peranan larutan elektrolit dalam kemajuan teknologi yang kita
gunakan saat ini. Carilah sumber dari media internet maupun dari media lainnya. Kumpulkan tugas
tersebut dalam bentuk makalah!
Jawab: Kebijaksanaan guru.

Remedi
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas!
1. Seorang siswa melakukan percobaan dengan 2. Mengapa larutan gula tidak dapat menghantarkan arus listrik? Jelaskan!
melarutkan 0,4 mol asam asetat dan air. Dari
Jawab: Karena larutan gula tidak dapat terionisasi.
hasil percobaan didapatkan 0,2 mol asam
asetat terionisasi. Tentukanlah nilai derajat 3. Sebutkan apa yang terjadi pada alat uji larutan
elektrolit saat digunakan untuk menguji larutan
ionisasi tersebut!
Jawab:
NaOH!
molmol
zatzat
yang
terionisasi
yang
terionisasi
molmol
zatzat
yang
dilarutkan
yang
dilarutkan
0,20,2
α =α = = 0,5
= 0,5
0,40,4

α =α =

12

Jawab: NaOH merupakan elektrolit kuat sehingga saat
diuji menggunakan alat uji, menghasilkan nyala lampu
yang terang dengan gelembung gas yang banyak.

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

4.

5.

Adakah hubungan antara fuel cells dengan
larutan elektrolit? Jelaskan!

Jawab: Fuel Cells adalah sel bahan bakar yang
mempunyai kapasitas listrik yang tahan lama, mudah
perawatannya, dan mempunyai efisiensi tinggi. Sel ini
menggunakan larutan KOH pekat sebagai elektrolit. Gas
hidrogen digunakan sebagai anode dan gas oksigen
sebagai katode. Masing-masing gas dimasukkan ke
dalam elektrode karbon berpori. Ion OH– yang dihasilkan
di katode akan bereaksi dengan gas H2 di anode.

Di antara kedua senyawa berikut: H2SO4 0,1 M
dan H2SO4 0,2 M, manakah yang merupakan
konduktor yang lebih baik? Jelaskan!

Jawab: H2SO4 merupakan larutan elektrolit kuat. Untuk
zat yang sama, semakin besar konsentrasinya, maka
semakin baik sifat konduktornya. Hal ini karena semakin
besar konsentrasinya, semakin banyak pula molekul
zat tersebut yang terurai menjadi ion. Itulah sebabnya
mengapa H2SO4 0,2 M merupakan konduktor yang lebih
baik dari H2SO4 0,1 M.

6.

Bagaimanakah gejala-gejala yang ditimbulkan
oleh HgCl dalam alat uji daya hantar listrik?
Jawab: Menimbulkan sedikt gelembung gas pada
elektrode. Nyala lampu redup.

7.

Berapakah nilai derajat disosiasi dari larutan
Ba(OH)2? Jelaskan!

Jawab: Derajat disosisasi dari Ba(OH)2 adalah satu,
karena mengalami ionisasi sempurna.

8.
9.

Tuliskan reaksi penguraian asam fosfat pada
pelarut air!
Jawab: H3PO4(aq) + H2O(l) → H3O+(aq) + PO44-(aq) + H2(g)

Tulislah gejala-gejala yang ditimbulkan oleh
magnesium hidroksida dalam bentuk serbuk
bila diuji dengan alat uji daya hantar listrik!
Jawab: Lampu padam. Tidak ada gelembung gas pada
elekrode.

10. Mungkinkah lelehan dari garam KBr dapat
menghantarkan listrik?

Jawab: Mungkin, karena KBr berikatan ion, di mana
lelehan dari KBr dapat bergerak bebas sehingga dapat
menghantarkan listrik.

Pengayaan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas!
Jawab: Karena larutan gula nonelektrolit di mana jika
1. Apakah perbedaan antara larutan elektrolit kuat
dilarutkan dalam air tidak terurai menjadi ion-ion sehingga
dan larutan elektrolit lemah?
Jawab: Larutan elektrolit kuat memiliki daya hantar listrik
yang besar, sedangkan larutan elektrolit lemah memiliki
daya hantar listrik yang kecil.

2.

0 < a <1

Dapat terionisasi
sempurna

Terionisasi sebagian

Menghantarkan listrik

Tidak dapat
menghantarkan listrik

Jawab:
Senyawa ionik : NaCl, CaCl2, KI, Al2(SO4)3
Senyawa kovalen polar: CH3COOH, H2S, C2H5OH, H2SO4

Mengapa garam dapur dalam bentuk lelehan
dapat menghantarkan arus listrik?
Mengapa larutan elektrolit dapat menghantarkan
arus listrik, sedangkan larutan nonelektrolit
tidak dapat menghantarkan arus listrik?
Jawab: Karena larutan elektrolit mempunyai ion-ion yang
bebas bergerak yang dapat menghantarkan arus listrik.

Sebutkan tiga contoh larutan yang dapat
menghantarkan arus listrik!
Jawab: Larutan asam, basa, dan garam.

6.

Jawab: Senyawa elektrolit tersebut akan terionisasi
membentuk ion positif dan ion negatif.

a=1

Larutan nonelektrolit

Jawab: Karena garam dapur dalam bentuk lelehan dapat
menghasilkan ion-ion.

5.

Apakah yang akan terjadi jika suatu senyawa
elektrolit dilarutkan ke dalam air?
Sebutkan masing-masing empat buah contoh
zat yang dapat menghantarkan arus listrik dari
senyawa ionik dan senyawa kovalen polar
dalam pelarut air!

Larutan elektrolit

4.

7.

Sebutkan 3 perbedaan larutan elektrolit dan
larutan nonelektrolit!
Jawab:

3.

menyebabkan lampu tidak menyala dan tidak ada
gelembung gas pada elektrodenya.

Mengapa lampu alat penguji elektrolit tidak
menyala ketika elektrodenya dicelupkan ke
dalam larutan gula dan tidak ada gelembung
gas pada elektrodenya?

8.

9.

Sebutkan dua aturan umum yang dapat dipakai
untuk meramalkan apakah suatu zat dapat larut
dalam air atau tidak!
Jawab:
a. Zat tersebut harus mempunyai muatan yang sejenis
dengan muatan pelarut air. Air adalah senyawa
kovalen polar.
b. Kekuatan gaya antarpartikel zat harus setara dengan
gaya antarpartikel dalam pelarut air.

10. Mengapa senyawa kovalen tidak dapat
menghantarkan arus listrik?
Jawab: Karena ketika berada dalam larutan, senyawa
kovalen tidak dapat terionisasi sehingga tidak ada ion
yang dapat menghantarkan arus listrik.

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

13

BAB

2

Reaksi Redoks dan Tata nama
senyawa kimia

Kompetensi Inti
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena
dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan.
Kompetensi Dasar
3.9 Menentukan bilangan oksidasi unsur untuk mengidentifikasi reaksi reduksi dan oksidasiserta
penamaan senyawa.
4.9 Membedakan reaksi yang melibatkan dan tidak melibatkan perubahan bilangan oksidasi melalui
percobaan.
Nilai Karakter
Kreatif, gotong royong, bertaqwa
Alokasi Waktu
8 × 45 Menit

A

PENGERTIAN REDUKSI OKSIDASI

B

Reaksi Reduksi-Oksidasi

Tugas Mandiri
Tunjukkan zat yang berperan sebagai oksidator dan reduktor serta perubahan bilangan oksidasi pada
reaksi berikut.
1. Cr2O72-(aq) + 14 H+(aq) + 6 Cl-(aq) → 2 Cr3+(aq) + 7 H2O(l) + 3 Cl2(g)
2. SnCl2(s) + I2(g) + 2 HCl(l) → SnCl4(s) + 2 HI(aq)
3. Fe2O3(s) + 3CO(g) → 2Fe(s) + 3CO2(g)
4. 2Na(s) + 2H2O(l) → 2NaOH(aq) + H2(g)
5. 2Al(s) + 3Cl2(g) → 2AlCl3(s)
Jawab: Kebijaksanaan guru.

14

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

Tugas Kelompok
Bentuklah kelompok yang terdiri atas 3-5 anggota. Kerjakan tugas berikut!
A. Judul
Reaksi Redoks dalam Percobaan
B. Tujuan
Mengetahui terjadinya suatu reaksi redoks dalam percobaan.
C. Alat dan Bahan
1. Gelas beker 250 ml
2. Gelas ukur 25 ml
3. Penjepit kayu
4. Logam Cu
5. Logam Mg
6. Larutan CuSO4 0,1 M
7. Larutan MgSO4 0,1 M
D. Cara Kerja
1. Siapkan dua buah gelas beker 250 mL
2. Masukkan 25 mL larutan CuSO4 dalam gelas beker pertama, sedangkan pada gelas beker
kedua masukkan 25 mL larutan MgSO4
3. Celupkan elektrode ke dalam larutan uji tersebut
4. Lakukan pengampelasan pada permukaan logam Mg dan Cu
5. Masukkan logam Mg pada larutan CuSO4 menggunakan penjepit kayu, amatilah yang terjadi
6. Masukkan logam Cu pada larutan MgSO menggunakan penjepit kayu, amatilah yang terjadi
E. Data Pengamatan
Percobaan

Jenis
Larutan

1

CuSO4

2

MgSO4

Warna logam sebelum
dicelupkan larutan

Warna logam sesudah
dicelupkan larutan

F.

Pertanyaan
1. Apakah yang yang terjadi pada logam setelah dimasukkan ke dalam larutan?
2. Tulislah persamaan reaksi keduanya?
3. Manakah yang bertindak sebagai reduktor, oksidator, hasil reduksi, dan hasil oksidasi pada
kedua percobaan?
G. Kesimpulan
...........................................................................................................................................................
...........................................................................................................................................................
...........................................................................................................................................................
...........................................................................................................................................................
...........................................................................................................................................................
Jawab: Kebijaksanaan guru.

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

15

Latihan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas!
1. Tentukan, apakah reaksi berikut merupakan reaksi redoks atau bukan?
Reaksi : CuSO4 + 4KI → 2CuI + 2K2SO4 + I2
Jawab:
CuSO4 + 4KI → 2CuI + 2K2SO4
+2+6-2 +1-1
+1-1 +1+6-2
Reduksi

+ I2
0

       oksidasi
Reaksi tersebut merupakan reaksi redoks, karena terdapat penurunan dan kenaikan bilangan oksidasi.

2.

Jelaskan pengertian reaksi reduksi-oksidasi menurut:
a. konsep pengikatan dan pelepasan oksigen,
b. konsep pengikatan dan pelepasan elektron,
c. konsep kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi!

Jawab:
a. Reduksi adalah reaksi pelepasan oksigen dari suatu senyawa. Oksidasi adalah reaksi pengikatan (penggabungan)
oksigen oleh suatu zat.
b. Reduksi adalah peristiwa penangkapan elektron atau pengurangan (penurunan) bilangan oksidasi. Oksidasi adalah
peristiwa pelepasan elektron atau penambahan (kenaikan) bilangan oksidasi.
c. Reduksi adalah reaksi penurunan bilangan oksidasi. Oksidasi adalah reaksi pertambahan bilangan oksidasi.

3.

Tentukan bilangan oksidasi dari:
a. Pb dalam Pb(OH)2,
b. Cu dalam CuSO4!
Jawab:

b. CuSO4
biloks CuSO4 = 0
biloks Cu + biloks S + (4x biloks O) = 0
biloks Cu + 6 - (4 x (-2))= 0
Biloks Cu - 2 = 0
Biloks Cu = + 2

a. Pb(OH)2
biloks Pb(OH)2 = 0
biloks Pb + (2 x biloks O) + (2 x biloks H) = 0
biloks Pb + (2 x (-2)) + (2 x (+1)) = 0
biloks Pb -4+2 = 0
biloks Pb = +2

4.

Tentukan bilangan oksidasi S dari zat-zat berikut!
a. S
c. H2SO4 e. NaHSO3
b. SO3
d. Na2SO4
Jawab:
a. 0
b. +6

5.

c.
d.

+6
+6

e.

+4

Sebutkan dan jelaskan reaksi kimia berdasarkan ada atau tidaknya perubahan bilangan oksidasi!
Jawab:
a. Reaksi redoks adalah suatu reaksi yang melibatkan penurunan dan kenaikan bilangan oksidasi.
b. Reaksi nonredoks, reaksi yang tidak melibat kenaikan maupun penurunan bilangan oksidasi.

C

Penerapan Reaksi reduksi Oksidasi dan Tata nama Senyawa

Tugas Mandiri
Di daerah X timbul masalah yang meresahkan masyarakat sekitarnya berkaitan dengan pencemaran
lingkungan. Di daerah tersebut terdapat banyak tumpukan sampah yang bermacam-macam jenis
bercampur jadi satu yang tidak terurus, dan bahkan juga terdapat di sungai-sungai, sehingga menyebabkan
air sungai tidak jernih dan berbau busuk serta alirannya tidak lancar. Buatlah laporan mengenai solusi
apa yang dapat Anda usulkan agar lingkungan daerah tersebut menjadi bersih, nyaman, dan bebas polusi
serta sampah-sampahnya menjadi sesuatu yang lebih berguna bagi penduduk sekitarnya.
Jawab: Kebijaksanaan guru.

16

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

Tugas Kelompok
Diskusikan bersama dengan kelompok Anda nama-nama dari kation dan anion berikut!
1. Lengkapilah tabel nama-nama kation berikut!
Rumus kimia
Li

Na

2.

Nama ion

Rumus kimia
Cr

+

Nama ion

3+

+

Pb2+

Hg+

Mg2+

Sr+

Ni3+

Ca2+

NH4+

Ag+

Al3+

Tuliskan rumus kimia yang terbentuk dari kation dan anion berikut, serta beri nama senyawa yang
terbentuk!
    Anion
Kation

NO2-

Cl-

SO42-

Cr2O72-

PO43-

K+
Ca2+
Zn2+
Ag+
Al3+
3.

Sebutkan garam-garam yang mungkin terbentuk
Anion

Kation

Rumus Kimia Senyawa

Nama Senyawa

Jawab: Kebijaksanaan guru.

Latihan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas!
1. Apakah yang dimaksud dengan senyawa hidrat?
2.

Jawab: Senyawa hidrat adalah senyawa kristal padat yang mengandung air kristal (H2O).

Bagaimanakah aturan penamaan suatu senyawa yang terdiri dari unsur logam dengan bilangan
oksidasi lebih dari satu? Berikan satu contoh!
Jawab: Penamaan unsur logam yang memiliki bilangan oksidasi lebih dari satu, dapat ditulis dengan menuliskan nama logam
diikuti dengan bilangan oksidasi kemudian nama anion dengan akhiran –ida
Contoh:
Mn2O7 : mangan (VII) oksida

3.

Sebutkan penerapan reaksi redoks dalam kehidupan sehari-hari!

4.

Apakah yang dimaksud dengan lumpur aktif yang digunakan untuk mengolah limbah?

Jawab: Penerapan reaksi redoks pada pengolahan logam, penyambungan besi, dan pengolahan air limbah.
Jawab: Lumpur aktif adalah lumpur yang mengandung banyak bakteri aerob yang dapat menguraikan limbah organik
sehingga mengalami biodegradasi.

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

17

5.

Tuliskan rumus kimia dari:
a. Barium Sulfat,   b.
Jawab:
a. BaSO4

b.

Kromium (III) Klorida, dan   c.
CrCl3

c.

Rubidium Oksalat!

Rb2C2O4

Uji Kompetensi
A. Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, d, atau e di depan jawaban yang benar!
HClO
1. Reaksi kimia yang ditandai dengan berBiloks HClO = 0
kurangnya senyawa yang mengandung
Biloks H + biloks Cl + biloks O = 0
oksigen disebut ....
+1 + biloks Cl + (-2) = 0
a. reduksi
d. redoks
Biloks Cl -1 = 0
b. oksidasi
e. reoksigenasi
Biloks Cl = +1
c. reduktor
4. Bilangan oksidasi Ni dalam ion [Ni(CN)4I]3Jawab: a
adalah .....
Pembahasan: Menurut perkembangannya suatu
a. –2
d. +2
reaksi yang menyebabkan pelepasan bilangan
oksigen suatu zat disebut sebagai reaksi reduksi,
b. –3
e. +5
sedangkan reaksi yang meyebabkan bertambahnya
c. –5
bilangan oksigen suatu zat disebut sebagai oksidasi.

2. Bilangan oksidasi unsur nitrogen terendah
dan tertinggi terdapat dalam senyawa ....
d. NO2
a. N2O
e. HNO3
b. Mg3N2
c. Al(NO2)3
Jawab: e (ralat soal: biloks tertinggi)
Pembahasan:
N2O → bilangan oksidasi N = +1
NO2 → bilangan oksidasi N = +4
Mg3N2 → bilangan oksidasi N = +2
Al(NO2)3 → bilangan oksidasi N = +3
HNO3 → bilangan oksidasi N = +5

3. Bilangan oksidasi Cl pada Cl 2, KClO2,
AlCl3, dan HClO berturut-turut adalah ....
a. 0, +4, -1, dan +3
b. 0, +2, +1, dan +3
c. 0, +3, -1, dan +1
d. 0, +3, +1, dan -1
e. 0, +2, +1, dan -1
Jawab: c
Pembahasan:
Cl2
Biloks Cl2 = 0
KClO2
Biloks K + biloks Cl + (2 x biloks O) = 0
+1 + biloks Cl +( 2 x (-2)) = 0
+1 + biloks Cl + (-4) = 0
Biloks Cl -3 = 0
Biloks Cl = +3
AlCl3
Biloks AlCl3 = 0
Biloks Al + (3 x biloks Cl) = 0
+3 + (3 x biloks Cl) = 0
3x biloks Cl = -3
Biloks Cl = -1

18

Jawab: d
Pembahasan: [Ni(CN)4I]3x+(-1) . 4+(-1) = -3
x = +2

5. Reaksi redoks berikut yang sudah mengalami penyetaraan adalah ....
a. I2(s) + S2O3(aq) → 2I-(aq) + SO42-(aq)
b.

MnO2(s) + 4H+(aq) + 2Cl-(aq) → Mn2+(aq) +
2H2O(l) + Cl2(g)

c.

ClO-(aq) + Cl-(aq) + H+(aq) → H2O(l) + Cl2(g)

d.

Al2O3(s) + C(s) → Al(s) + CO2(g)

e.

AgOH(s) + H+(aq) → Ag2+(aq) + H2O(l)

Jawab: b
Pembahasan:
MnO2(s) + 4H+(aq) + 2Cl-(aq) → Mn2+(aq) + 2H2O (l) + Cl2 (g)
Setara bila:
a. Jumlah muatan kiri = muatan kanan,
b. Jumlah unsur sebelah kiri = jumlah unsur
sebelah kanan.

6. Apabila suatu unsur menerima elektron,
maka ....
a. bilangan oksidasinya akan turun
b. bilangan oksidasinya akan naik
c. reaktivitasnya akan meningkat
d. unsur tersebut mengalami oksidasi
e. menghasilkan bilangan oksidasi
positif
Jawab: a
Pembahasan: Apabila suatu unsur menerima
elektron, maka mengalami reduksi dan penurunan
bilangan oksidasi.

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

7. Diketahui persamaan reaksi redoks sebagai berikut:
Zn(s) + 2MnO2(s) + 2NH4+(aq) → Zn2+(aq) +
Mn2O3(s) + 2NH3(g) + H2O(l)
Perubahan bilangan oksidasi Mn pada
reaksi tersebut adalah ....
a. +4 menjadi +2 d. +2 menjadi +4
b. +4 menjadi +3 e. +1 menjadi +2
c. +2 menjadi +3
Jawab: b
Pembahasan:
Biloks Mn pada MnO2
x + 2(−2) = 0
x=+4
Biloks Mn pada Mn2O3
2x + 3(−2) = 0
2x = +6
x = +3
Perubahan biloks dari +4 menjadi +3

8. Sulfur yang tidak dapat direduksi lagi
terdapat pada senyawa ….
d. H2SO3
a. Na2S
b. SO3
e. NaHSO3
c. K2SO4

Jawab: a
Pembahasan: Belerang termasuk ke dalam
golongan VI A dengan bilangan oksidasi terendahnya
adalah -2.

9. H2S dapat dioksidasi oleh KMnO4 menghasilkan K2SO4 dan MnO2. Dalam reaksi
tersebut setiap mol H2S melepaskan ....
a. 8 mol elektron d. 5 mol elektron
b. 7 mol elektron e. 4 mol elektron
c. 6 mol elektron
Jawab: a
Pembahasan:
H2S → K2SO4
4H2O + S2- → SO42- + 8H+ + 8e

10. Reaksi yang tergolong disproporsionasi
adalah ….
a. BaCO3 + 2HCl → BaCl2 + H2O + CO2
b. 2K + 2H2O → 2KOH + H2
c. 3 K2MnO4 + 4HCl → MnO2 + 2KMnO4
+ 4KCl + 2 H2O
d. 2Na + Cl2 → 2NaCl
e. NH4Cl + KOH → NH3 + KCl + H2O

Jawab: c
Pembahasan:
Pada reaksi disproporsionasi, yang bertindak sebagai
oksidator maupun reduktornya merupakan unsur
yang sama.
3 K2MnO4 + 4HCl → MnO2 + 2KMnO4 + 4KCl + 2 H2O
+6
+4
+7

11. Bilangan oksidasi Br tertinggi terdapat
pada senyawa ....

a.
b.
c.

PbBr4
HbrO4
Ca(BrO)2

d.
e.

AlBr3
Fe(BrO2)3

Jawab: b
Pembahasan:
PbBr4
Biloks PbBr4 = 0
Biloks Pb + (4 x biloks Br) = 0
4 + (4 × Biloks Br) = 0
4 × Biloks Br = – 4
Biloks Br = –1
HBrO4
Biloks HBrO4 = 0
Biloks H + biloks Br + (4 x biloks O) = 0
+ 1 + biloks Br + ( 4 x (-2)) = 0
+1 + biloks Br -8 = 0
Biloks Br – 7 = 0
Biloks Br = +7
Ca(BrO)2
Biloks Ca(BrO)2 = 0
Biloks Ca + (2 x biloks Br) + (2 x biloks O) = 0
+2 + (2 x biloks Br) + ( 2 x(-2)) = 0
+2 + ( 2 x biloks Br) -4 = 0
2 x biloks Br -2 = 0
Biloks Br = +1
AlBr3
Biloks AlBr3 = 0
Biloks Al + (3 x biloks Br) = 0
+ 3 + (3 xbiloks Br) = 0
3 x biloks Br = -3
Biloks Br = -1
Fe(BrO2)3
Biloks Fe(BrO2)3 = 0
Biloks Fe + (3 x biloks Br) +
(6 x biloks O) = 0
+3 + ( 3 x biloks Br) + ( 6 x(-2)) = 0
+3 -12 + ( 3 x biloks Br) = 0
-9 + ( 3 x biloks Br) = 0
3 x biloks Br = +9
Biloks Br = +3

12. Perhatikan reaksi berikut!
a Sn + b HNO3 → c SnO2 + d NO2 + e H2O
Harga koefisien a, b, c, d, dan e agar reaksi
tersebut setara adalah ….
a. 1, 4, 1, 4, dan 2 d. 4, 1, 5, 2, dan 3
b. 6, 1, 5, 3, dan 2 e. 5, 6, 5, 1, dan 3
c. 2, 2, 5, 1, dan 2
Jawab: a
Pembahasan:
Sn : a = c
H : b = 2e
N:b=d
O : 3b = 2c+ 2d+ e
misal b=1, maka d=1, e = ½
3b = 2c + 2d+ e
3.1 = 2c + 2.1 + ½
c=¼
a=c=¼
¼ Sn + HNO3 → ¼ SnO2 + NO2 + ½ H2O
Sn + 4 HNO3 → SnO2 + 4NO2 + 2H2O

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

19

13. Bilangan oksigen dalam senyawa F2O
adalah ....
a. 0
d. +3
b. +1
e. -2
c. +2
Jawab: c (ralat soal = bilangan oksidasi O)
Pembahasan:
Bilangan oksidasi F2O = 0
(2 x biloks F) + biloks O = 0
2 x (-1) + biloks O = 0
Biloks O = +2

14. Reaksi 2FeCl2 + Cl2 → 2FeCl3. Pernyataan
yang benar dari reaksi tersebut adalah….
a. reaksinya disebut autoredoks
b. hasil oksidasi = hasil reduksi = FeCl3
c. FeCl2 sebagai zat oksidator
d. FeCl3 sebagai oksidator juga reduktor
e. Cl2 sebagai reduktor
Jawab: b
Pembahasan:
2FeCl2 + Cl2 → 2FeCl3.
+2 -1 0
+3 -1
Oksidator = Cl2
Reduktor = FeCl2
Hasil oksidasi = FeCl3

15. Salah satu contoh dari reaksi redoks terdapat pada pembakaran kembang api,
dengan persamaan reaksi sebagai berikut:
KClO3(s) + S(s) + H+(aq) → KCl(s) + SO2(g) +
H2O(l)
Dari persamaan reaksi tersebut, yang berperan sebagai oksidator adalah ....
d. KCl
a. KClO3
b. S
e. SO2
c. H+
Jawab: a
Pembahasan:
KClO3(s) + S(s) + H+(aq) → KCl(s) + SO2(g) + H2O(l)
+1+5-2 0 +1
+1-1 +4-2
+1-2
Reduksi
   Oksidasi
Oksidator adalah zat yang mengalami reduksi dalam
suatu reaksi redoks.
Salah satu cirinya adalah berkurangnya biloks,
perhatikan Cl pada KClO 3 biloks Cl mengalami
perubahan dari +5 menjadi -1.

16. Perhatikan reaksi berikut!
Sn + 4 HNO3 → SnO2 + 4NO2 + 2H2O
Pada reaksi redoks tersebut, yang
berperan sebagai oksidator adalah ....
a. Sn
d. NO2
b. HNO3
e. H2O
c. SnO2
Jawab: b

20

Pembahasan:
Sn + 4HNO3 → SnO2 + 4NO2 + 2H2O
0
+5
+4
+4
Oksidator = HNO3

17. Perhatikan reaksi berikut!
2HBr + H2SO4 → Br2 + SO2 + 2H2O
Dari reaksi tersebut yang merupakan
oksidator adalah ....
a. HBr
d. SO2
b. H2SO4
e. H2O
c. Br2
Jawab: b
Pembahasan:
2HBr + H2SO4 → Br2 + SO2 + 2H2O
+1-1 +1+6-2
0
+4-2 +1-2
  reduksi
oksidasi
Oksidator adalah zat yang mengalami reduksi
dalam suatu reaksi redoks salah satu cirinya adalah
berkurangnya biloks, perhatikan S pada H2SO4 biloks
S mengalami perubahan dari +6 menjadi +4.

18. Fosforus(V) klorida mempunyai rumus ....
a. P5Cl
d. PCl3
e. PCl5
b. P3O5
c. P2Cl3
Jawab: e
Pembahasan: Cukup jelas

19. Suatu unsur transisi memiliki konfigurasi
elektron sebagai berikut:
1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d5 4s2.
Tingkat oksidasi tertinggi dari unsur
tersebut adalah ....
a. +2
d. +4
b. +3
e. +7
c. +5
Jawab: e
Pembahasan: Elektron valensi menentukan jumlah
bilangan oksidasi dilihat dari konfigurasi elektronnya,
elektron valensi dari unsur tersebut adalah + 7.

20. Reaksi redoks yang belum setara adalah
….
a. Ni2+(aq) + CO(g) → CO2(aq) +Ni(s)
b. 2 H2S(g) + SO2(aq) → 2 H2O(l) + 3 S(s)
c. NO3-(s) + 4 H+(aq) + 3 Ag(aq) → NO(aq)
+ 2 H2O(l) + 3Ag+(aq)
d. 3 Cu(s) + 2 HNO3(aq) + 6 H+(aq) →
3 Cu2+(aq)+ 4 H2O(l) + 2 NO(aq)
e. KMnO4(aq) + H2SO4(aq) + H2O2(aq) →
MnSO4(aq) + K2SO4(g) + H2O(l)

Jawab: a
Pembahasan: Atom O di ruas sebelah kiri hanya
ada 1, sedangkan di ruas kanan terdapat 2 atom O.

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

21. Bilangan oksidasi Cl dari -1 sampai
dengan +7. Molekul berikut yang tidak
mengalami reaksi diproporsionasi adalah
....
a. Cl2 dan HClO4
b.

ClO2 dan HClO3

c.

Cl2 dan KClO3

d.

HCl dan HClO2

e.

Cl- dan NaClO4

Jawab: e
Pembahasan: Disproporsionasi atau auto redoks,
Cl, Br, dan I dapat mengalami auto redoks, artinya
sebagian dioksidasi, sebagian lagi direduksi.
Cl, Br, dan I dapat memiliki bilangan oksidasi dari -1
sampai dengan +7.
Molekul yang memiliki bilangan oksidasi -1 atau +7
tidak dapat mengalami auto redoks karena bilangan
oksidasi -1 tidak dapat direduksi lagi dan bilangan
oksidasi +7 tidak dapat dioksidasi lagi. Jadi pasangan
ion atau molekul yang tidak dapat mengalami auto
redoks adalah Cl dan NaClO4.

22. Unsur logam yang mempunyai bilangan
oksidasi +5 terdapat pada ion ….
d. Cr2O72a. CrO43b. Fe(CN)6
e. SbO43c. MnO4
Jawab: e
Pembahasan:
SbO43- → Sb memiliki bilangan oksidasi +5
X + (-8) = -3
X = +5

23. Reaksi autoredoks merupakan reaksi
redoks yang ....
a. tidak memiliki oksidator
b. oksidator terdiri dari dua senyawa
c. reduktor terdiri dari tiga senyawa
d. tidak memiliki oksidator
e. oksidator berperan sebagai reduktor

Jawab: e
Pembahasan: Reaksi autoredoks merupakan
suatu reaksi di mana dalam satu reaksi suatu zat
dapat bertindak sebagai reduktor maupun oksidator
sekaligus, sehingga salah satu zat dapat mengalami
reaksi reduksi dan reaksi oksidasi.

24. Bilangan oksidasi fosforus paling rendah
terdapat pada senyawa ….
a. CaHPO
d. POCl3
b. PCl3
e. PBr5
c. PH4Cl
Jawab: c
Pembahasan:
CaHPO → bilangan oksidasi P = -1
PCl3 → bilangan oksidasi P = +3
PH4Cl → bilangan oksidasi P = -3
POCl3 → bilangan oksidasi P = +5
PBr5 → bilangan oksidasi P = +5

25. Nama kimia dari senyawa As2O3 adalah
....
a. arsed dioksida
b. arsen (II) oksida
c. diarsen oksida
d. diarsen trioksida
e. arsen (III) oksida

Jawab: e
Pembahasan:
Biloks As2O3 = 0
2 x biloks As + 3 x biloks O = 0
2 x biloks As + ( 3 x (-2) ) = 0
2 x biloks As = +6
Biloks As = +3
Sehingga nama senyawa tersebut adalah Arsen(III)
oksida.

26. Diketahui persamaan reaksi redoks
sebagai berikut:
Zn(s) + 2MnO2(s) + 2NH4+ →
Zn2+(aq) + Mn2O3(s) + 2NH3(g) + H2O(l)
Perubahan bilangan oksidasi Mn pada
reaksi redoks tersebut adalah...
a. +1 menjadi +2 d. +2 menjadi +4
b. +2 menjadi +3 e. +4 menjadi +2
c. +4 menjadi +3
Jawab: c
Pembahasan:
Biloks Mn pada MnO2
x + 2(−2) = 0
x=+4
Biloks Mn pada Mn2O3
2x + 3(−2) = 0
2x = +6
x = +3
Perubahan biloks dari +4 menjadi +3

27. Nama senyawa dengan rumus kimia
Ca(NO3)2 adalah ....
a. kalsium nitrit
b. kalsium (II) nitrit
c. kalsium (II) nitrat
d. kalsium nitrat
e. kalsium (I) nitrat

Jawab: d
Pembahasan: Karena kalsium hanya memiliki
bilangan oksida +2, sehingga nama dari senyawa
tersebut kalsium nitrat tanpa harus ditambah dengan
bilangan oksidasi.

28. Bilangan oksidasi Cl dalam senyawa
KClO2 adalah ....
a. +7
d. +1
b. −1
e. +5
c. +3
Jawab: c
Pembahasan:
KClO2 terdiri atas ion K+ dan ClO2−
(+1) + x + (-4) = 0
X = +3

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

21

29. Apabila ion magnesium bertemu dengan
ion klorida, maka akan terbentuk senyawa
dengan rumus ....
a. MgCl
d. Mg3Cl2
b. Mg2Cl
e. Mg2Cl3
c.

MgCl2

Jawab: c
Pembahasan: Satu atom Mg (2+) dapat melepas 2
elektron, sementara satu atom Cl (-1) hanya dapat
menerima 1 elektron dari luar untuk mencapai
konfigurasi gas mulia (Ne= 8 elektron pada kulit
terluar). jika atom Mg berikatan dengan atom Cl,
dibutuhkan 2 atom Cl agar dapat menerima 2 elektron
dari Mg.

30. Menurut IUPAC, senyawa dengan rumus
kimia N2O3 mempunyai nama ....
a. dinitrogen oksida
b. nitrogen(III) oksida
c. nitrogen trioksida
d. nitrogen oksida(III)
e. dinitrogen monoksida
Jawab: c
Pembahasan: Cukup jelas

31. Pipa yang dibuat dari bahan sintetik
banyak dipakai untuk menggantikan pipa
besi, sebab pada pipa besi akan mudah
timbul karat, yaitu ....
d. FeO
a. Fe2O3.xH2O
e. FeCO3
b. Fe2O2
c. Fe(OH)3
Jawab: a
Pembahasan: Cukup jelas

32. Salah satu senyawa asam dari unsur
karbon adalah H2C2O4. Biloks C dalam
senyawa tersebut adalah...
a. +1
d. +4
b. +2
e. +5
c. +3
Jawab: c
Pembahasan:
Muatan H2C2O4 =
(2 × biloks H) + (2 × biloks C) + (4 × biloks O)
0 = (2 × 1) + 2 biloks C + (4 × -2)
2 biloks C = 6
biloks C = + 3

33. Unsur mangan yang memiliki bilangan oksidasi sama dengan krom dalam K2Cr2O7
adalah ....
a. KMnO4
d. MnO2
b.

MnO

c.

K2MnO4

Jawab: c

22

e.

MnSO4

Pembahasan:
Biloks K2Cr2O7 = 0
(2 x biloks K) + (2 x biloks Cr) + (7 x biloks O) = 0
(2 x(+1) + (2 x biloks Cr) + (7 x (-2)) = 0
+2 + (2 x biloks Cr) -14 = 0
2 x biloks Cr = +12
Biloks Cr = +6
Biloks MnO = 0
Biloks Mn + biloks O = 0
Biloks Mn -2 = 0
Biloks Mn = +2
Biloks MnO2 = 0
Biloks Mn + 2 x biloks O = 0
Biloks Mn + ( 2 x-2) = 0
Biloks Mn = +4
Biloks MnSO4 = 0
Biloks Mn + (4xbiloks O) + biloks S = 0
Biloks Mn + (4 x -2) + (-2) = 0
Biloks Mn = +10
Biloks KMnO4 = 0
Biloks Mn + (4xbiloks O) + biloks K = 0
Biloks Mn + (4 x -2) + (+1) = 0
Biloks Mn = +7
Biloks K2MnO4 = 0
Biloks Mn + (4xbiloks O) + (2xbiloks K) = 0
Biloks Mn + (4 x -2) + (+2) = 0
Biloks Mn = +6
Biloks Mn pada K2MnO4 sama dengan biloks Cr
pada senyawa K2Cr2O7, biloksnya adalah +6.

34. Reaksi berikut yang bukan merupakan
reaksi redoks adalah ….
a. 2H2 + O2 → 2H2O
b. C + O2 → CO2
c. Mg + 2HCl → MgCl2 + H2
d. CaO + 2HCl → CaCl2 + H2O
e. Zn + Cu2+ → Zn2+ + Cu

Jawab: d
Pembahasan: Reaksi bukan redoks tidak mengalami
perubahan biloks atau tidak ada unsur dalam
senyawa yang berubah menjadi bentuk/unsur
bebasnya atau sebaliknya.
CaO + 2HCl → CaCl2 + H2O
+2 -2 +1 -1 +2 -1 +1-2
Pada reaksi tersebut tidak ada unsur yang mengalami
perubahan biloks.

35. Nama senyawa berikut yang sesuai
dengan rumus kimianya, kecuali ....
a. NO = nitrogen oksida
b.

CO2 = karbon dioksida

c.

Cl2O = diklorida oksida

d.

As2O3 = diarsen trioksida

e.

PCl3 = fosforus triklorida

Jawab: d
Pembahasan:
Nama senyawa untuk As2O3 adalah Arsen(III)oksida.

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

B. Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!
1. Nama kimia dari Cr(ClO4)3 adalah .................................................................(Kromium(III) perklorat)
2. Bilangan oksidasi dari F2 adalah ............................................................................................(0)
3. Rumus kimia dari tetrafosfor dekaoksida adalah ............................................................. (P4O10)
4. Perubahan bilangan oksidasi pada reaksi SO2 → 2SO42- adalah ... menjadi ....... (+4 menjadi +6)
5. Senyawa yang mengandung oksigen akibat reaksi antara besi dan uap air disebut ........ (karat)
6. Reaksi pelepasan oksigen disebut sebagai .......................................................... (reaksi reduksi)
7. Bilangan oksidasi klor dalam senyawa natrium hipoklorit adalah ........................................ (+1)
8. Kation dan anion pada senyawa Al2S3 adalah ................... dan ............................... (Al3+ dan S2-)
9. Reaksi redoks di mana suatu unsur dari suatu reaksi mengalami oksidasi dan reduksi sekaligus
membentuk dua produk yang berbeda disebut .................................................. (disproporsionasi)
10. Perhatikan reaksi berikut:
2CO + 2NO → 2CO2 + N2
Bilangan oksidasi N berubah dari ................................ menjadi ............................. (+2 menjadi 0)
C. Jodohkan pernyataan kolom A dengan jawaban pada kolom B yang sesuai!
No.

A

1.
2.
3.
4.
5.

Reaksi autoredoks. (j)
Bilangan oksidasi atom unsur bebas. (c)
Bilangan oksidasi raksa pada senyawa HgS. (g)
Zat yang mengalami oksidasi. (a)
Bilangan oksidasi unsur fosfor dalam senyawa difosfor trioksida.
(h)
6. Reaksi yang mengalami kenaikan bilangan oksidasi. (e)
7. Rumus kimia untuk besi(II)sulfat. (d)
8. Nama senyawa kimia HCN. (i)
9. Nama senyawa AuCl3. (b)
10. Rumus kimia untuk Kalium klorat. (f)

B
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.

reduktor
emas (III) klorida
nol
FeSO4
oksidasi
KClO3
+2
+3
asam sianida
disproporsionasi

D. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!
1. Tentukanlah nilai bilangan oksidasi dari atom yang ditebalkan dalam senyawa berikut!
c. Cu2O
a. MnO2
d. Na2S2O3
b. K2Cr2O4
Jawab:
Bilangan oksidasi Mn dalam MnO2
1 × biloks Mn + 2 × biloks O = 0
biloks Mn - 4 = 0
biloks Mn = +4

Bilangan oksidasi Cr dalam K2Cr2O4
2 × biloks K + 2 × biloks Cr + 4 × biloks O = 0
+2 + 2 × biloks Cr - 8 = 0
2 × biloks Cr = +6
biloks Cr = +3
Bilangan oksidasi Cu dalam Cu2O
2 × biloks Cu + 1 × biloks O = 0
2 × biloks Cu - 2 = 0
biloks Cu = 2/2 = +1
Bilangan oksidasi S dalam Na2S2O3
2 × biloks Na + 2 × biloks S + 3 × biloks O = 0
+2 + 2 × biloks S - 6 = 0
2 × biloks S = +4
biloks S = +2

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

23

2.

Tulislah rumus kimia dari senyawa-senyawa berikut!
a. aluminium hidrida
b. magnesium nitrida

Jawab:
a. AlH3

3.

b. Mg3N2

Identifikasikan zat yang bersifat oksidator dan reduktor dari reaksi berikut!
a. Br2 + 2 KOH → KBr + KBrO + H2O
b. Cu2O + 2 H+ → Cu + Cu2+ + H2O

Jawab:
2 KOH
→ KBr + KBrO + H2O
a. Br2 +
0
+1-2+1=0.
+1-1 +1+1-2 +2-2
Br mengalami perubahan bilangan oksidasi dari 0 menjadi -1 dan +1 sehingga Br2 bertindak sebagai oksidator maupun
reduktor. Reaksi di mana satu zat dapat bersifat oksidator dan reduktor sekaligus disebut reaksi disproporsionasi.
b. Cu2O + 2 H+ → Cu + Cu2+ + H2O
+2 -2 +2
0
+2 +2 -2
Cu mengalami perubahan bilangan oksidasi dari +1 menjadi 0 dan +2 sehingga Cu bertindak sebagai oksidator
maupun reduktor. Reaksi di mana satu zat dapat bersifat oksidator dan reduktor sekaligus disebut reaksi
disproporsionasi.

4.

Tentukanlah zat yang bertindak sebagai reduktor dan oksidator pada reaksi berikut!
Br2(g) + NaOH(aq) → NaBr + NaBrO3 + H2O!

Jawab:
Br2(g) + NaOH(aq) → NaBr + NaBrO3 + H2O
0
+1-2+1
+1-1 +1+5-2 +1-2
Oksidasi
Reduksi

5.

Zat yang bertindak sebagai oksidator dan reduktor adalah Br2.

Tentukan zat yang bertindak sebagai reduktor, oksidator, hasil oksidasi, dan hasil reduksi pada
reaksi berikut!
2KClO3 + 3S → 2KCl + 3SO2

Jawab:
2KClO3 + 3S → 2KCl + 3SO2
+2 +10 -12 0
+1 -1 +12 -12
Biloks S naik dari 0 (pada S) menjadi +4 (pada SO2).
Biloks Cl turun dari +5 (pada KClO3) menjadi -1 (pada KCl).
Oksidator = biloks turun = mengalami reduksi = KClO3
Reduktor = biloks naik = mengalami oksidasi = S
Hasil oksidasi = SO2
Hasil reduksi = KCl

6. Tentukan bilangan oksidasi atom-atom berikut!
a. KSCN b. CH3OH c. PbCO3
Jawab:
a. KSCN
K = +1
SCN =-1
b. CH3OH
CH3OH
+1-1
c. PbCO3
Pb = +2
CO3 = -2

7. Tuliskan nama senyawa berikut!
a. Fe2O3
b. KNO3
c. Na2S2O3
Jawab:
a. Besi (III) oksida
b. Kalium Nitrat
c. Natrium tiosulfat

24

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

8. Dalam molekul apa atom S memiliki bilangan oksidasi sama dengan nol?
Jawab: Dalam molekul bebas.

9. Tentukan bilangan oksidasi total atom-atom dalam senyawa MnO4-, Fe(SO4)2, dan Cr2O72- !
Jawab:
MnO4-adalah -1
Fe(SO4)2 adalah 0
Cr2O72-adalah -2

10. Tulislah reaksi yang terjadi pada baterai nikel kadmium selama pemakaian!
Jawab:
Reaksi sel:
Anode : Cd(s) + 2OH-(aq) → Cd(OH)2(s) + 2e

Katode : 2NiO2H(s) + 2H2O(l) + 2e → 2Ni(OH)2 + 2OH-(aq)

Skala Sikap
Berilah tanda checklist (√) pada pernyataan berikut sesuai dengan pilihan Anda disertai alasan!
Nilai Sikap
No

Pernyataan

1.

Salah satu penerapan reaksi reduksi oksidasi dalam kehidupan sehari-hari adalah elektroplating, hal ini dimaksudkan agar terhindar dari korosi.
Reaksi pembakaran gas metana dapat ditulis sebagai
berikut.
CH4(g) + 2O2(g) → CO2(g) + 2H2O(g)
Pada reaksi tersebut tidak termasuk reaksi reduksi dan
oksidasi.
Setelah mempelajari materi reaksi reduksi oksidasi, reaksi
redoks dapat diterapkan dalam pembuatan biogas.
Kita bernapas membutuhkan oksigen, sehingga saat kita
bernapas terjadi reaksi reduksi oksidasi.
Selain apel, buah pir juga mengalami reaksi reduksi karena
adanya reaksi antara zat yang terkandung dalam buah pir
dengan udara di sekitar.

2.

3.
4.
5.

Setuju

Tidak
Setuju

Alasan

Jawab: Kebijaksanaan guru.

Portofolio
Setiap tahun di Amerika Serikat kira-kira 25.000 orang meninggal dunia dan 500.000 lebih dirugikan akibat
mengendarai kendaraan dalam keadaan mabuk. Mengatasi hal tersebut, polisi menggunakan tes alkohol
untuk menguji pengendara-pengendara yang dicurigai sedang mabuk. Dasar kimia pengujian tersebut
adalah reaksi redoks. Mengambil napas dari pengendara-pengendara sebagai contoh, lalu dimasukkan ke dalam alat penguji napas yang telah berisi larutan kalium dikromat dalam keadaan asam. Kadar
alkohol darah si pengendara dapat ditentukan dengan melihat perubahan warna pada alat pengukur.
Carilah lebih banyak lagi reaksi redoks yang berlangsung dalam kehidupan sehari-hari dengan melengkapi tabel berikut!
No.

Nama Zat

Rumus Kimia

Reaksi

Kegunaan

1.
2.
3.
Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

25

4.
5.
Jawab: Kebijaksanaan guru.

Remedi
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas!
Jawab:
1. Tuliskan reaksi yang terjadi pada anode
a. Fe2O3 dan CO2
dan katode untuk reaksi elektrolisis larutan
b. H2O
Mg(OH)2 dengan elektrode Pt!
c. ZnCl

2.

Jawab:
Mg(OH)2 → Mg2+ + 2 OH
Katode: 2 H2O + 2e– →2 OH– + H2
Anode: 2 H2O →O2 + 4 H+ + 4e–

Tulislah nama senyawa-senyawa berikut!
a. Cu(OH)2
b. Pb(OH)4
c. Be(OH)2

6.

Jawab: Industri pelapisan logam adalah industri pelapisan
logam dengan unsur-unsur lain yang meningkatkan
kualitas logam tersebut. Sebagai contoh pelapisan
besi dengan seng atau krom untuk menjaga besi dari
perkaratan, melapisi tembaga dengan emas.

7.

Jawab:
a. kupri(II)hidroksida
b. plumbum(IV)hidroksida
c. berilium hidroksida

3.

Tentukan bilangan oksidasi S dari zat-zat
berikut!
a. Na2SO4
b. SO3
c. NaHSO3
Jawab:
a. (2×biloks Na) + (biloks S) + (4×biloks O) = 0
(2×1) + (biloks S) + (4×-2) = 0
2+ biloks S+ (-8) = 0
(-6)+biloks s = 0
biloks s = +6
b. (biloks s) + (3×biloks O) = 0
biloks s + (-2×3) = 0
biloks s + (-6) = 0
biloks s = +6
c. (biloks Na) + (biloks H) + (biloks S) + (3×biloks O)=0
1+1+biloks S+(3×-2)=0
2+biloks S+(-6)=0
biloks S + (-4) =0
biloks S = +4

4.

5.

26

Identifikasi zat yang bertindak sebagai
oksidator pada reaksi berikut!
a. Fe2O3(s) + 3 CO(g) → 2 Fe(s) + 3 CO2(g)
b. 2 H2(g) + O2(g) → 2 H2O(l)
c. Zn(s) + Cl2(g) → ZnCl2(s)

Tulis persamaan setimbang untuk reaksi
berikut dan identifikasi agen pengoksidasi dan
pereduksinya!
a. Produksi logam timah dengan perlakuan
awal dengan pemanasan bijih kasiterit
(SnO2) dengan arang (karbon).
b. Pengolahan air limbah terdiri dari hidrogen
sulfida dengan klorin. H 2S dioksidasi
menjadi belerang.
Jawab:

a. SnO2(s) + C2(s) → Sn2(s) + CO2(g)
oksidator : SnO2
reduktor : C
b. H2S + 4 Cl2 + 4 H2O → H2SO4 + 8 HCl
oksidator : Cl2

8.

reduktor : H2S

Tentukan bilangan oksidasi atom-atom pada
senyawa berikut!
a. K4Fe(CN)6
b.

(NH4)2HPO4

Jawab:
a.

Jelaskan faktor-faktor yang dijadikan indikator
air bersih!
Jawab:
a. warna
b. bau
c. rasa
d. kekeruhan
e. kadar BOD
f. kadar COD
g. logam berat

2

Jelaskan penerapan reaksi redoks pada
industri pelapisan logam besi!

K4Fe(CN)6
+1+2-1

b.

(NH4)2HPO4
+1+1+5-2

9.

Tuliskan nama senyawa berikut!
a. CuSO4.5H2O
b.

CaSO4.2H2O

Jawab:
a. tembaga(II) sulfat pentahidrat
b. kalsium sulfat dihidrat

10. Sebutkan kekurangan dari sel baterai lechance!

Jawab: Bila digunakan secara terus-menerus akan cepat
habis dan tidak dapat diisi ulang.

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

Pengayaan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas!
1.

Perhatikan reaksi berikut!
K2Cr2O7(s) + 14HCl(aq) → 2KCl(aq) + 2CrCl3(aq) +
3Cl2(g) + 7H2O(l)
Unsur-unsur manakah yang mengalami
perubahan bilangan oksidasi?
Jawab:
K2Cr2O7 (s) + 14HCl(aq) → 2KCl(aq) + 2CrCl3(aq) + 3Cl2(g) +
7H2O(l)
+1 +6 -2
+1-1
+1-1
+3-1
0     +1-1

5.

Jawab:
a. timbal(II)asetat
b. asam formiat
c. natrium bikarbonat

6.

   reduksi
         oksidasi

2.

Unsur yang mengalami perubahan bilangan oksidasi
adalah K2Cr2O7, CrCl3, HCl,dan Cl2.

3.

Periksalah apakah reaksi berikut termasuk
reaksi redoks atau bukan!
a. 2K 2 CrO 4(aq) + H 2 SO 4(aq) → K 2 SO 4(aq) +
K2Cr2O7(aq) + H2O(l)
b.

2FeCl3(aq) + H2S(g) → 2FeCl2(aq) + 2HCl(aq) +
S(s)

Jawab:
a. 2K2CrO4(aq) + H2SO4(aq) → K2SO4(aq) + K2Cr2O7(aq) + H2O(l)
+1+6-2

+1+6-2

+1+6-2

+1+3-2

+1-2

reduksi
reaksi tersebut merupakan reaksi reduksi.
b.

2FeCl3(aq) + H2S(g) → 2FeCl2(aq) + 2HCl(aq) + S(s)
+3-1

+1-2

+2-2

+1-1

0

   Reduksi
   Oksidasi
Reaksi tersebut merupakan reaksi redoks karena
terdapat kenaikan dan penurunan biloks.

4.

Setarakan reaksi redoks berikut dengan cara
setengah reaksi dan perubahan bilangan
oksidasi!
a. H2O2(l) → H2O(l) + O2(g)
b.

KClO3(aq) → KCl(aq) + O2(g)

c.

FeS2(aq) + O2(g) → Fe2O3(aq) + SO2(aq)

Jawab:

a. 2 H2O2(l) → 2H2O(l) + O2(g)
b. 2 KClO3(aq) → 2KCl(aq) + 3 O2(g)
c. 4 FeS2(aq) + 11 O2(g) → 2 Fe2O3(aq) + 8 SO2(aq)

Kelompokkan senyawa-senyawa berikut ke
dalam senyawa asam dan basa!
Fe(OH) 2, H 2PbO 2, HSCN, KOH, Cu(OH) 2,
H3PO4, Ca(OH)3, dan HF
Jawab:

Mengapa korosi pada logam aluminium tidak
berkelanjutan?

Jawab: Karena karat aluminium melekat kuat pada
permukaan logam, sehingga proses korosi terhambat dan
tidak berkelanjutan.

Tuliskan nama dari senyawa-senyawa berikut!
a. Pb(CH3COO)2
b. HCOOH
c. NaHCO3

Asam: H3PO4, H2PbO2, HSCN, HF,

7.

8.

Basa: Cu(OH)2, KOH, Ca(OH)3, FE(OH)2

Sebutkan 2 senyawa yang dapat dijadikan
sebagai oksidator yang berfungsi sebagai
disinfektan!
Jawab: KClO3 dan CaOCl2.

Mengapa elektrolisis larutan garam logam
Alkali atau Alkali tanah tidak menghasilkan
logam?
Jawab: Karena harga E° lebih kecil dari E° air dan ion
logamnya tidak mengalami reduksi.

9.

Tuliskan reaksi oksidasi reduksi yang terjadi
pada anode dan katode baterai sel kering!
Jawab:
Anode : Zn(s) → Zn2+(aq) + 2e

Katode : 2MnO2(s) + 2NH4+(aq) + 2e → Mn2O3(s) + 2NH3(aq)
+ H2O(l)
Redoks : Zn(s) + 2MnO2(s) + 2NH4+(aq) → Mn2O3(s) + Zn2+(aq)
+ 2NH3(aq) + H2O(l)

10. Tulislah tahapan dan reaksi pada pengolahan
limbah cair!

Jawab:
a. Tahap pengolahan awal yang tujuan utamanya
melindungi alat-alat yang ada pada instalasi pengolahan
air limbah.
b. Proses fisika dengan sedimentasi dan flotasi untuk
melenyapkan partikel-partikel padat organik dalam air
limbah.
c. Proses untuk menghancurkan material organik yang
masih terdapat pada air limbah, pada tahap ini,
mikroorganisme dimasukkan ke dalam air limbah.
d. Tahap perlakuan difokuskan pada menghilangkan
organisme penyebab penyakit yang ada pada air.
e. Pengolahan lanjutan hingga komposisi air limbah sudah
dianggap aman untuk dibuang ke got atau aliran sungai.
2H2S(g) + O2(g) → 2S(s) + 2H2O(l)

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

27

Latihan Ulangan Tengah Semester
A. Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, d, atau e di depan jawaban yang benar!
1. Suatu zat padat dilarutkan dalam air,
ternyata larutan zat tersebut dapat
menghantarkan arus listrik. Pernyataan
yang tepat untuk menyatakan peristiwa
tersebut adalah ….
a. zat padat terurai menjadi ion-ion
b. zat padat teruarai menjadi atom-atom
c. zat padat menjadi molekul-molekul
d. zat padat menjadi bersifat asam
e. zat padat menjadi bersifat basa
Jawab: a
Pembahasan: Larutan elektrolit adalah zat yang
dalam larutan mengion menjadi kation dan anion.

2. Perhatikan gambar pengujian daya hantar
listrik beberapa larutan berikut!

a.
b.
c.
d.
e.

tidak ada nyala lampu dan tidak ada
gelembung gas pada elektrode
ada nyala lampu dan terdapat gelembung gas pada elektrode
tidak ada nyala lampu dan ada gelembung gas pada elektrode
nyala lampu hanya redup dan tidak
ada gelembung gas pada elektrode
ada nyala lampu dan tidak ada gelembung gas pada elektrode

Jawab: a
Pembahasan: Lampu tidak menyala dan tidak ada
gelembung gas pada elektrode disebabkan tidak
adanya ion-ion yang dapat menghantarkan listrik
pada larutan tersebut.

5. Perhatikan data percobaan uji larutan
berdasarkan daya hantar listrik berikut!
Pengamatan pada

Larutan

Larutan yang bersifat nonelektrolit dan
elektrolit lemah berturut-turut adalah ....
a. 1 dan 2
b. 2 dan 4
c. 3 dan 4
d. 3 dan 5
e. 4 dan 5

Jawab: c
Pembahasan: Laruan nonelektrolit ditandai
dengan tidak menyalanya lampu dan tidak terdapat
gelembung pada elektrode alat uji.
Larutan elektrolit lemah ditandai dengan tidak
menyalanya lampu dan terdapat gelembung pada
elektrode alat uji dalam jumlah sedikit.

3. Larutan berikut yang memiliki daya hantar
listrik yang baik adalah ….
a. asam cuka
b. alkohol
c. asam sulfat
d. minyak tanah
e. larutan gula

Jawab: c
Pembahasan: Asam sulfat tergolong asam kuat dan
memiliki daya hantar listrik yang kuat.

4. Rangkaian alat uji larutan eletrolit membuktikan bahwa larutan urea bukanlah
larutan elektrolit adalah ....

Elektrode

Lampu

1

Sedikit
gelembung

Padam

2

Tidak ada
gelembung

Padam

3

Banyak
gelembung

Menyala
terang

4

Sedikit
gelembung

Redup

5

Tidak ada
gelembung

Redup

Pasangan senyawa yang merupakan
larutan elektrolit kuat dan nonelektrolit
berturut-turut ditunjukkan oleh larutan
nomor ….
d. 5 dan 1
a. 1 dan 2
b. 3 dan 2
e. 2 dan 5
c. 4 dan 5

Jawab: b
Pembahasan: Data pengamatan daya hantar listrik:
Larutan

Pengamatan pada
Elektrode

Lampu

Elektrolit kuat

Banyak
gelembung

Menyala
terang

Elektrolit lemah

Sedikit
gelembung

Menyala
redup/ Padam

Nonelektrolit

Tidak ada
gelembung

Padam

Larutan yang merupakan elektrolit kuat dan
nonelektrolit adalah 3 dan 2.

28

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

6. Larutan elektrolit berikut yang merupakan
larutan elektrolit lemah adalah ....
a. HCl
b. NaCl
c. CH3COOH
d. HNO3
e. H2SO4
Jawab: c
Pembahasan: Asam asetat termasuk elektrolit
lemah karena hanya sebagian yang terionisasi.

7. Perhatikan tabel data fisik dan daya hantar
listrik larutan beberapa senyawa berikut!
Senyawa

Titik
leleh

Daya hantar
listrik larutan

L

801 °C

Menghantarkan

M

-86,8 °C

Tidak
menghantarkan

Jenis ikatan yang terdapat pada senyawa
L dan M berturut-turut adalah ….
a. ionik dan kovalen nonpolar
b. kovalen dan ionik
c. kovalen koordinat dan ionik
d. ionik dan kovalen polar
e. kovalen nonpolar dan kovalen polar

Jawab: a
Pembahasan: Dari tabel tersebut dapat diketahui
bahwa senyawa L berikatan ionik karena dapat
menghantarkan listrik dan mempunyai titik leleh
yang tinggi. Adapun senyawa M berikatan kovalen
nonpolar karena tidak dapat menghantarkan listrik
dan mempunyai titik leleh yang rendah.

8. Arus listrik dapat mengalir melalui
elektrolit, hal ini disebabkan ....
a. munculnya gelembung gas
b. lampu menyala saat listrik dialirkan
c. terdapat ion-ion di dalam larutan yang
dapat bergerak bebas
d. arus mengalir dari kutub positif ke
kutub negatif
e. larutan elektrolit tetap terbentuk molekul
Jawab: c
Pembahasan: Semakin banyak zat yang terionisasi
maka akan semakin baik pula dalam menghantarkan
listrik.

9. Sejumlah zat diuji daya hantar listriknya
dan diperoleh data pengamatan sebagai
berikut.
Larutan

Pengamatan
Lampu

3

Tidak menyala

Tidak ada

4

Tidak menyala

Tidak ada

5

Menyala redup

ada

Pasangan larutan elektrolit lemah adalah
….
a. 1 dan 2
b. 1 dan 5
c. 2 dan 3
d. 2 dan 5
e. 3 dan 4

Jawab: d
Pembahasan: Gejala yang diberikan oleh elektrolit
lemah yaitu adanya gelembung gas tetapi lampu
tidak menyala/menyala redup.

10. Rumus kimia dari urea adalah ....
a. CH3COOH
b.

C6H12O6

c.

NH4OH

d.

(NH2)2CO

e.

C2H5OH

Jawab: d
Pembahasan:
=
CH3COOH
=
C6H12O6
=
NH4OH
=
C2H5OH

11. Pada pengujian elektrolit lampu menyala
redup bila elektrode alat uji elektrolit
dicelupkan ke dalam larutan ….
a. HCN
b. HCl
c. H2SO4
d. NaCl
e. C2H5OH

Jawab: a
Pembahasan: Larutan HCN merupakan elektrolit
lemah apabila larutan zat-zat terlarutnya terurai
tidak sempurna, menghasilkan nyala lampu yang
redup, dan sedikit pembentukan gelembung di
kedua elektrode.

12. Perhatikan hasil pengujian beberapa jenis
air limbah berikut!
Air
limbah

Menyala

Ada

2

Tidak menyala

Ada

Pengamatan pada
Lampu

Elektrode

Derajat
ionisasi

1

Nyala

2

Tidak
Ada
<1
menyala gelembung

3

Tidak
Tidak
0
menyala terdapat
gelembung

Gas

1

asam asetat
glukosa
amonia
alkohol

Ada
1
gelembung

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

29

4

Menyala Ada
1
gelembung

5

Tidak
Ada
<1
menyala gelembung

Air limbah yang bersifat elektrolit lemah
dan nonelektrolit adalah ....
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 2 dan 3
d. 2 dan 4
e. 4 dan 5

Jawab: c
Pembahasan:
Berikut ciri-ciri elektrolit lemah.
a. nyala lampu redup/tidak menyala
b. gelembung gas pada elektrode hanya sedikit
c. terjadi disosiasi 0 < α < 1
Berikut ciri-ciri nonelektrolit.
a. lampu tidak menyala
b. tidak terdapat gelembung

13. Berikut merupakan zat yang dalam
lelehannya tidak dapat menghantarkan
listrik adalah....
a. NaCl
b. C12H22O11
c. CaCl2
d. KI
e. Al2(SO4)3

Jawab: b
Pembahasan: Larutan C12H22O11(gula) merupakan
nonelektrolit adalah senyawa yang dapat larut dalam
air tetapi tidak memproduksi ion.Molekul-molekul
dari larutan nonelektrolit tidak pecah menjadi ionionnyya, sehingga larutan yang dihasilkan tidak dapat
menghantarkan arus listrik

14. Jika MgNH4PO4 dilarutkan dalam air maka
dalam larutan akan terdapat ion-ion ....
a. Mg2+ dan NH4PO42b.

MgNH3+ dan PO43-

c.

NH4+ dan MgPO4-

d.

H2PO4+ dan MgN-

e.

Mg2+ , NH4+ dan PO43-

Jawab: e
Pembahasan:
MgNH4PO4 → Mg2+ + NH4+ + PO43-

15. Kelompok larutan elektrolit yang berupa
senyawa ion adalah…
a. NaCl, HCl, CH3COOH
b. NaCl, MgCl2, K2SO4
c. K2SO4, CH3COOH, NaCl
d. KNO3, NaBr, NH3
e. H2SO4, HCl, NH3

30

Jawab: b
Pembahasan: Elektrolit senyawa ion dalam bentuk
padatan tidak dapat menghantarkan arus listrik. Akan
tetapi jika senyawa ion dilelehkan atau dilarutkan
dapat menghantarkan arus listrik. Contoh zat
elektrolit : NaCl, KCl, Na2SO4, MgCl2, K2SO4.

16. Senyawa berikut yang termasuk ke dalam
basa kuat adalah ....
a. KOH
d. NH4OH
b. KI
e. Ni(OH)2
c. NaCl
Jawab: a
Pembahasan:
KOH adalah basa kuat.
NH4OH dan Ni(OH)2 adalah basa lemah.

17. Zat yang dilarutkan dalam air akan menjadi
kuat apabila zat tersebut…
a. membentuk endapan
b. terurai sebagian menjadi ion
c. membentuk gas
d. membentuk larutan homogen
e. terurai sempurna menjadi ion

Jawab: e
Pembahasan: Zat elektrolit yang terurai atau
terionisasi sempurna di dalam air disebut larutan
elektrolit kuat.

18. Dari suatu percobaan daya hantar listrik
didapatkan data sebagai berikut.
1) Nyala lampu terang
2) Tidak ada gelembung gas
3) Lampu tidak menyala
4) Gelembung gas sedikit
Pernyataan yang benar untuk gas klorida
adalah ....
a. 1) dan 2)
b. 4)
c. 3) dan 4)
d. 1)
e. 2)

Jawab: e
Pembahasan:
Gas klorida adalah senyawa kovalen nonpolar,
bila diuji menggunakan alat uji maka tidak terdapat
gelembung dan tidak dapat menyalakan lampu.

19. Larutan berikut yang memiliki daya hantar
listrik paling rendah adalah ….
a. KMnO4 0,1 M
b. H2SO4 0,1 M
c. Na2PO4 0,1 M
d. Na2SO4 0,2 M
e. KCl 0,2 M

Jawab: a
Pembahasan: Daya listrik paling lemah adalah
larutan yang memiliki jumlah konsentrasi ion yang
paling kecil.
KMnO4 (aq) → K+ + MnO4
0,1 M
0,1 M
0,1 M
Jumlah konsentrasi ion = 0,1 + 0,1 = 0,2 M

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

20. Di antara pasangan senyawa berikut
yang dalam keadaan padat tidak dapat
menghantarkan arus listrik, tetapi dalam
keadaan cair dan larutannya dapat menghantarkan arus listrik adalah ....
a. NaCl dan HCl
b. KCl dan NaCl
c. HCl dan KCl
d. CCl4 dan HCl
e. CCl4 dan KCl
Jawab: b
Pembahasan: Senyawa tersebut merupakan ciri-ciri
dari senyawa ion.

21. Di antara reaksi-reaksi berikut yang merupakan contoh reaksi redoks adalah ….
a. AgNO3 (aq) + NaCl(aq) →
AgCl(s) + NaNO3 (aq)
b. 2KI(aq) + Cl2 (aq) → I2 (s) + 2KCl (aq)
c. NH3(aq) + H2O(l) → NH4+(aq) + OH-(aq)
d. NaOH(aq) + CH3COOH(aq) →
CH3COONa (aq) + H2O(l)
e. Al2O3 (s) + 2NaOH(aq) →
2NaAlO2 (aq) + H2O(l)

Jawab: b
Pembahasan: Reaksi redoks adalah reaksi yang
mengalami oksidasi (kenaikan bilangan oksidasi) dan
reduksi (penurunan bilangan oksidasi).

22. Perhatikan reaksi berikut!
14CuO(s) + 4NH3(aq) → 2N2O4(g) + 6H2O(l) +
14Cu(s)
Dari reaksi tersebut yang bertindak sebagai oksidator adalah ....
a. CuO
d. H2O
b. NH3
e. Cu
c. N2O4
Jawab: a
Pembahasan:

14CuO(s) + 4NH3(aq) → 2N2O4(g) + 6H2O(l) + 14Cu(s)
+2-2

-3+1

+4-2

+1-2

0

Reduksi
Oksidasi

23. Perhatikan reaksi berikut!
4HCl(aq) + 2S2O32-(aq) → 2S(s) + 2SO2 (aq) +
H2O(l) + 4Cl-(aq)
Bilangan oksidasi S pada reaksi berubah
dari ….
a. +2 menjadi 0 dan +4
b. +3 menjadi 0 dan +4
c. +4 menjadi 0 dan +2
d. +5 menjadi +2 dan 0
e. +5 menjadi -2 dan +4

Jawab: a
Pembahasan:
4HCl(aq) + 2S2O32-(aq) → 2S(s) + 2SO2(aq) + H2O(l) + 4Cl-(aq)
   +2    0
+4

24. Nama yang tepat untuk Fe2(SO4)3 adalah
....
a. besi sulfat
b. ferro sulfat
c. ferri sulfat
d. besi(II)sulfat
e. besi(III)sulfat
Jawab: e
Pembahasan: Cukup jelas

25. Suatu unsur transisi memiliki konfigurasi
elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d5 4s2. Tingkat
oksidasi tertinggi dari unsur tersebut
adalah ….
a. +7
d. +3
b. +5
e. +2
c. +4
Jawab: a
Pembahasan: Elektron terluar menentukan jumlah
bilangan oksidasi, elektron terluar berada pada 3d5
4s2 jadi biloks tertinggi +7.

26. Bilangan oksidasi atom tembaga pada
senyawa [Cu(H2O4)]+2 adalah ....
a. -4
b. -2
c. 0
d. +2
e. +4
Jawab: e (ralat a. –8, e. +8)
Pembahasan:
Biloks [Cu(H2O4)] = +2
Biloks Cu + (2 x biloks H) + (4 x biloks O) = +2
Biloks Cu + 2(+1) + 4 x (-2) = +2
Biloks Cu = +2 + 8 – 2
Biloks Cu = +8

27. Perhatikan persamaan reaksi berikut:
(1) IO3- → IO4(2) Ca → Ca2+ + 2e(3) Zn2+ + 2e- → Zn
(4) NO3– → NO
Persamaan reaksi oksidasi terdapat pada
nomor ….
a. (1) dan (2)
b. (1) dan (3)
c. (2) dan (3)
d. (2) dan (4)
e. (3) dan (4)

Jawab: a
Pembahasan: Ciri-ciri reaksi oksidasi melepas
elektron, atau naiknya bilangan oksidasi, atau
bertambahnya jumlah atom O. Contohnya pada
reaksi (1) dan (2).

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

31

28. Bilangan oksidasi atom halogen yang paling tinggi terdapat pada senyawa ....
a. BrO3
b. CuI
c. I–
d. Cl2O5
e. KClO4
Jawab: e
Pembahasan:
BrO3, biloks Br adalah +6
CuI, biloks Cu adalah +1
Biloks I- adalah -1
Cl2O5, biloks Cl adalah +5
KClO4, biloks Cl adalah +7

29. Bilangan oksidasi atom Cl tertinggi di
antara senyawa berikut adalah ….
a. KCl
b. KClO
c. CaCl2
d. KClO3
e. KClO2
Jawab: d
Pembahasan:
KCl → BO.Cl = -1
KClO → BO.Cl = +1
CaCl2 → BO.Cl = -2
KClO3 → BO.Cl = +5
KClO2 → BO.Cl = +3
Jadi BO.Cl tertinggi terdapat pada senyawa KClO3
yaitu +5

30. Di antara senyawa-senyawa berikut yang
memiliki biloks nol, kecuali ....
a. O2 dan Cl2
b. C2H6 dan CH3Cl
c. H2 dan Cl2
d. CH3Cl dan Br2
e. Br2 dan Al3+
Jawab: e
Pembahasan: Biloks Al = muatannya yaitu +3

31. Penulisan lambang sel yang tepat dari
gambar sel berikut adalah ….

a.
b.
c.
d.
e.

32

Cu(s) | Cu2+(aq) || Zn(s) | Zn2+(aq)
Zn(s) | Zn2+(aq) ||Cu2+(aq) | Cu(s)
Cu2+(aq) | Cu(s) || Zn2+(aq) | Zn(s)
Zn2+(aq) | Zn(s) || Cu(s) | Cu2+(aq)
Zn(s) | Zn2+(aq) || Cu(s) | Cu2+(aq)

Jawab: d
Pembahasan:
Elektrode negatif = katode = terjadi reduksi = Zn2+(aq)
+ 2e → Zn(s)
Elektrode positif = anode = terjadi oksidasi = Cu(s)
→ Cu2+(aq) + 2e
Kation | logam reduksi || anion | logam oksidasi
Maka jawaban yang benar Zn2+(aq) | Zn(s) || Cu(s) |
Cu2+(aq)

32. Vanadium dengan bilangan oksidasi +2
terdapat pada senyawa ....
a. VO2
b. VCl3
c. K4V(CN)6
d. VOSO4
e. VCO3
Jawab: c
Pembahasan:
Biloks V pada VO2 adalah +4
Biloks V pada VCl3 adalah +3
Biloks V pada K4V(CN)6 adalah +2
Biloks V pada VOSO4 adalah +4
Biloks V pada VCO3 adalah +1

33. Pehatikan reaksi redoks berikut!
4Fe(s) + NO3-(aq) + 10H+(aq) →
4Fe2+(aq) + NH4+(aq) + 3H2O(l)
Pernyataan berikut yang tepat adalah ….
a. ion H+ mengalami reduksi
b. ion NO3- mengalami oksidasi
c. Fe sebagai reduktor
d. 1 mol NO3 = 4 mol ekuivalen
e. ion NH4+ sebagai oksidator
Jawab: c
Pembahasan:

4Fe(s) + NO3-(aq) + 10H+(aq) → 4Fe2+(aq) + NH4+(aq)+ 3H2O(l)
Oksidasi (reduktor) = Fe dari biloks 0 menjadi +2
Reduksi (oksidator) = NO3- dari biloks +5 menjadi -3
Maka pernyataan yang benar bahwa Fe adalah
reduktor.

34. Logam yang memiliki bilangan oksidasi
+6, terdapat pada ion ....
a. NH4+
b. VCl3
c. MnO4d. CrO42e. Fe(CN)63Jawab: d
Pembahasan:
Bilok N pada NH4+ adalah -3
Biloks V pada VCl3 adalah +3
Biloks Mn pada MnO4- adalah +7
Biloks Cr pada CrO42- aalah +6
Biloks Fe pada Fe(CN)6 3- adalah +3

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

35. Unsur yang dapat menunjukkan bilangan
oksidasi paling positif dalam senyawa
adalah ….
a. oksigen
b. belerang
c. nitrogen
d. klorin
e. karbon
Jawab: d
Pembahasan: Klorin golongan VII A mempunyai
biloks paling positif/paling maksimum.
Nomor golongan = biloks maksimum
Biloks minimum = 0 (untuk logam)

36. Suatu gas dapat dibuat dari salah satu
alkana melalui reaksi berikut.
C3H8(g) + 5O2(g) → 4H2O(g) + 3CO2(g)
Nama senyawa pereaksi yang digunakan
dan hasil reaksi yang dihasilkan adalah ….
a. propuna dan karbon dioksida
b. propena dan karbon dioksida
c. karbon dioksida dan propena
d. karbon dioksida dan propana
e. propana dan karbon dioksida
Jawab: e
Pembahasan:
= propana
C 3H 8
CO2 = karbon dioksida

37. Pada reaksi berikut H 2 O 2 bertindak
sebagai oksidator, kecuali ….
a. H2O2+ 2KI + H2SO4 → I2 + K2SO4 +
2H2O
b. PbS + 4H2O2 → PbSO4 + 4H2O
c. 2H2O2 → 2H2O + O2
d. 2AuCl3 + 3H2O2 → 2Au + 6HCl + 3O2
e. H2O2 + 2Fe2+ + 2H+ → 2H2O + 2Fe3+
Jawab: d
Pembahasan: H 2 O 2 dapat bertindak sebagai
oksidator (mengalami reduksi menjadi H2O) dan
sebagai reduktor (mengalami oksidasi menjadi O2).

38. Perubahan berikut yang merupakan oksidasi adalah ....
a. SO3 → 2SO42b. SO2 → S2O32c. CrO2- → Cr3+
d. Fe(OH)2 → Fe2O3
e. CrO42- → Cr2O72Jawab: d
Pembahasan:
→ 2SO42SO3
+6-2
+6-2
SO2
→ S2O32+6-2
+2-2
Reduksi

→ Cr3+
CrO2+5-2
+3
Reduksi
Fe(OH)2 → Fe2O3
+2-1
+3-2
Oksidasi
CrO42- → Cr2O72+6-2
+6-2

39. Pada reaksi berikut (belum setara)
H2SO4 + HI → H2S + I2 + H2O
Satu mol asam sulfat dapat mengoksidasi
hidrogen iodida sebanyak ….
a. 1 mol
b. 2 mol
c. 4 mol
d. 6 mol
e. 8 mol
Jawab: e
Pembahasan:
H2SO4 + 8HI → H2S + 4I22 + 4H2O
Berdasarkan koefisien reaksi, satu mol H2SO4 setara
dengan 8 mol HI.

40. Pada suatu reaksi:
2CO(g) + 2NO(g) → 2CO2(g) + N2(g)
Perubahan bilangan oksidasi nitrogen
adalah ....
a. +4 menjadi 0
b. +2 menjadi 0
c. +2 menjadi +1
d. +3 menjadi +2
e. +3 menjadi +1
Jawab: b
Pembahasan:
2CO(g) + 2NO(g) → 2CO2(g) + N2(g)
+2-2
+2-2
+4-2
0
Reduksi

41. Rumus kimia dari senyawa natrium
karbonat dekahidrat adalah .....
a. CuSO4.5H2O
b. NaCl.10H2O
c. HBr.4H2O
d. Na2CO3.10H2O
e. CaSO4.2H2O

Jawab: d
Pembahasan: Senyawa Hidrat diberi nama dengan
menambahkan angka yunani yang menyatakan
banyaknya air kristal hidrat di akhir nama senyawa
tersebut.
Na2CO3 = natrium karbonat, karena terdapat 10H2O
jadi namanya dekahidrat.
Sehingga Na 2 CO 3 .10H 2 O = natrium karbonat
dekahidrat.

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

33

42. Nama senyawa Na2O adalah ....
a. dinatrium oksida
b. natrium trioksida
c. natrium pentaoksida
d. natrium oksida
e. natrium tetraoksida

Jawab: d
Pembahasan:
Untuk senyawa oksida yang tersusun atas unsur
yang mempunyai bilangan oksida hanya satu macam,
pemberian nama dilakukan dengan menyebutkan
nama unsurnya yang kemudian dibubuhi kata oksida.
Senyawa Na2O yang tersusun atas unsur Na yang
hanya mempunyai bilangan oksidasi +1 sehingga
dinamai senyawa Natrium oksida.

43. Pada persamaan reaksi berikut
aC3H8 + bO2 → cCO2 + dH2O
Jika reaksi tersebut disetarakan maka
harga a,b,c, dan d berturut-turut adalah…
a. 2, 5, 6, 2
b. 1, 3, 3, 4
c. 2, 10, 4, 4
d. 1, 4, 3, 2
e. 1, 5, 3, 4
Jawab: e
Pembahasan:
Reaksi redoks di atas dapat disetarakan secara
langsung sehingga diperoleh
C3H8 + 5O2 → 3CO2 + 4H2O

44. Rumus kimia untuk asam sulfida adalah
....
a. H2S3
b.

H2S2

c.

H 2S

d.

H2SO3

e.

H2SO4

Jawab: c
Pembahasan:
H2SO3 = asam sulfit
H2SO4 = asam sulfat

45. Diketahui beberapa reaksi sebagai berikut:
(1) SO42- → S2(2) Cr2O72- → 2CrO42(3) Mg → Mg2+ + 2e
(4) S2O32- → S4O62Reaksi oksidasi terdapat pada nomor…
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 2 dan 3
d. 3 dan 4
e. 2 dan 3

Jawab: d
Pembahasan: Ciri suatu peristiwa oksidasi dalam
suaru reaksi adalah bertambahnya bilangan oksidasi
(biloks).Dengan demikian dapat diketahui bahwa
reaksi oksidasi terjadi pada reaksi 3 dan 4.

34

46. Pernyataan yang benar mengenai larutan
KCl adalah ....
a. elektrolit kuat
b. pada alat uji penghantar listrik tidak
terdapat gelembung gas
c. pada alat uji penghantar listrik terdapat
sedikit gelembung gas
d. terionisasi sebagian
e. nilai tetapan ionisasi kurang dari 1
Jawab: a
Pembahasan: Cukup jelas

47. Pada reaksi redoks Br2 → Br + BrO3
Jika Br2 menjadi Br menerima x elektron
dan Br2 menjadi BrO3 melepas y elektron,
maka x dan y adalah ….
a. 1 dan 3
b. 1 dan 5
c. 2 dan 5
d. 2 dan 8
e. 2 dan 10
Jawab: e
Pembahasan:
Reduksi: Br2 + 2e- → 2BrOksidasi: Br2 + 12OH- → 2BrO3-+ 6H2O + 10e-

48. Perhatikan data pengujian daya hantar
listrik limbah industri berikut.
Limbah
Industri

Nyala
lampu

Gelembung
gas

Derajat
ionisasi

Tekstil

+

+

1

Tahu

+

-

<1

Plastik

-

+

<1

Penyamakan
kulit

+

+

1

AMDK

-

-

0

Air limbah indutri yang bersifat nonelektrolit adalah ....
a. tekstil
b. tahu
c. plastik
d. penyamakan kulit
e. AMDK

Jawab: e
Pembahasan: Larutan nonelektrolit tidak memiliki
gelembung dan lampu tidak menyala.

49. Berdasarkan urutan sifat oksidator unsurunsur halogen maka reaksi redoks berikut
yang tidak mungkin berlangsung adalah
….
a. Br2 + 2F– → F2 + 2Br–
b. Cl2 + 2Br– → Br2 + 2Cl–
c. F2 + 2Br– → Br2 + 2F–
d. 2I– + Br2 → I2 + 2Br–
e. 2Cl– + F2 → Cl2 + 2F–

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

Jawab: a
Pembahasan: Pada unsur halogen, unsur yang
terletak lebih atas mampu mengoksidasi ion unsur
yang terletak di bawahnya, namun tidak berlaku
sebaliknya.

50. Reaksi ionisasi dari larutan elektrolit lemah
berikut yang benar adalah .....

a.
b.
c.
d.
e.

H2S (aq) → 2H+ (aq) + S2- (aq)
H3PO4 (aq) → 3H4+ (aq) + 4PO- (aq)
H3PO4 (aq) → 3H+ (aq) + 4PO- (aq)
HF (aq) → H2+ (aq) + F2- (aq)
H2S (aq) → H2+ (aq) + 2S- (aq)

Jawab: a
Pembahasan: Cukup jelas

B. Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!
1. Larutan elektrolit dapat dibedakan menjadi elektrolit kuat dan lemah berdasarkan .................
.............................................................................................................................. (derajat ionisasi)
2. Campuran homogen antara dua macam zat tunggal atau lebih disebut ....................... (larutan)
3. Bila suatu zat termasuk ke dalam elektrolit lemah, maka derajat ionisasi dari zat tersebut
adalah ..........................................................................................................................(0 < α < 1)
4. Senyawa yang tersusun dari atom golongan logam dan nonlogam adalah ......... (senyawa ionik)
5. Reaksi ionisasi dari aluminium hidroksida adalah ....................................... (Al(OH)3 → Al3+ + 3OH-)
6. Perbedaan terang dan redupnya lampu pada larutan elektrolit disebabkan oleh ..... (ionisasi zat)
7. Bilangan oksidasi Cr dalam Na2Cr2O7 adalah ...................................................................... (+6)
8. Reaksi di mana suatu zat mengalami oksidasi dan reduksi bersamaan disebut.......................
......................................................................................................................... (reaksi autoredoks)
9. Reaksi nonredoks disebut juga sebagai reaksi ........................................................... (metatesis)
10. Reaksi fotosintesis merupakan reaksi yang menghasilkan atau melepaskan oksigen sehingga
termasuk reaksi .............................................................................................................. (reduksi)
C. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas!
1. Jelaskan mengenai jenis ikatan yang dimiliki oleh larutan nonelektrolit!

Jawab: Ikatan kovalen, ikatan kovalen terbentuk karena penggunaan bersama pasangan elektron, ketika berada dalam
larutan senyawa kovalen tidak terionisasi sehingga tidak dapat terionisasi.

2. Mengapa senyawa kovalen polar dapat menghantarkan listrik, sedangkan senyawa kovalen
nonpolar tidak dapat menghantarkan listrik?

Jawab: Hal tersebut disebabkan molekul-molekul senyawa kovalen polar dapat diuraikan oleh air membentuk ion
positif dan ion negatif yang bergerak bebas sehingga dapat menghantarkan listrik. Sedangkan pada senyawa kovalen
nonpolar tidak terjadi ionisasi.

3. Sebutkan indikator larutan elektrolit pada alat uji elektrolit!

Jawab: Larutan elektrolit dapat menghantarkan listrik dengan baik sehingga lampu menyala terang dan gas yang
terbentuk relatif banyak.

4. Berdasarkan kekuatan daya hantar listrik yang dimilikinya, senyawa kovalen polar dibedakan
menjadi dua. Sebutkan dan jelaskan!
Jawab:
a. Elektrolit kuat: dapat menghantarkan arus listrik, di mana zat dapat terionisasi sempurna.
b. Elektrolit lemah: dapat menghantarkan arus listrik walaupun lemah, karena zat terionisasi sebagian.

5. Tentukan bilangan oksidasi unsur yang digarisbawahi pada senyawa berikut.
a. Fe2O3
b. H2O2
c. MnO4–
Jawab:
a. (2 biloks Fe) + (3 biloks O) = 0
(2 biloks Fe) + 3(-2) = 0
2 biloks Fe - 6 = 0
2 biloks Fe = +6
biloks Fe = +3.

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

35

b. (2 biloks H) + (2 biloks O) = 0
2. (+1) + (2 biloks O) = 0
+2 + (2 biloks O) = 0
(2 biloks O) = -2
biloks O = -1
c. (biloks Mn) + (4 biloks O) = -1
(biloks Mn) + 4.(-2) = -1
(biloks Mn) -8 = -1
(biloks Mn) = -1 + 8
(biloks Mn) = +7

6. Tentukan bilangan oksidasi masing-masing unsur. Tentukan pula yang mengalami reaksi reduksi
dan reaksi oksidasi pada reaksi berikut!
Fe2O3 + 2C → 2Fe + 3CO
Jawab:
Fe2O3 + 2C → 2Fe + 3CO
+3-2
0
0
+2-2
reduksi
oksidasi
zat yang mengalami reduksi adalah Fe2O3
zat yang mengalami oksidasi adalah C

7. Baterai Nikel-Cadmium (nicad), sel kering yang dapat diisi ulang, menggunakan reaksi redoks
untuk menghasilkan listrik.
Cd(s) + NiO2(s) + 2H2O(l) → Cd(OH)2 (s) + Ni(OH)2 (s)
Tentukan zat yang teroksidasi dan tereduksi, serta zat yang berperan sebagai oksidator dan
reduktor!
Jawab:

Cd(s) + NiO2 (s) + 2H2O(l) → Cd(OH)2 (s) + Ni(OH)2 (s)
0
+4 -2
+1 -2
+2 -2 +1
+2 -2 +1
Atom Cd meningkat bilangan oksidasinya selama reaksi, sehingga Cd disebut sebagai reduktor. Atom Ni menurunkan
bilangan oksidasinya sehingga Ni disebut sebagai oksidator.

8. Sebutkan 2 aplikasi reaksi reduksi oksidasi dalam kehidupan sehari-hari beserta reaksinya!
Jawab:
a. Baterai seng karbon atau Lechance
reaksi oksidasi : Zn(s) → Zn2+(aq) + 2e
reaksi reduksi : 2MnO2(s) + 2NH4+(aq) + 2e → Mn2O3(s) + 2NH3(aq) + H2O
reaksi sel Zn(s) + 2MnO2(s) + 2NH4+(aq) → Zn2+(aq) + Mn2O3(s) + 2NH3(aq) + H2O
b. Baterai merkuri
reaksi oksidasi : Zn(s) + 2 OH-(aq) → ZnO(s) + H2O(l) + 2e
reaksi reduksi : HgO(s) + H2O(l) + 2e → Hg(l) + 2OH-(aq)
reaksi sel : Zn(s) + 2 OH-(aq) + HgO(s) + H2O(l) → ZnO(s) + H2O(l) + Hg(l) + 2OH-(aq)

9. Sebutkan kendala dalam penerapan metode lumpur aktif guna mengatasi pencemaran
lingkungan!

Jawab: Pelaksanaan metode lumpur aktif banyak mengalami kendala, di antaranya :
a. diperlukan areal instalasi pengolahan limbah yang luas, mengingat proses lumpur aktif berlangsung dalam waktu
yang lama, bisa berhari-hari;
b. timbulnya limbah baru, di mana terjadi kelebihan endapan lumpur dari pertumbuhan mikroorganisme yang kemudian
menjadi limbah baru yang memerlukan proses lanjutan.

10. Sebutkan aturan-aturan dalam penentuan bilangan oksidasi suatu atom!

Jawab:
a. Bilangan oksidasi atom unsur bebas adalah 0. Unsur bebas dapat berupa unsur diatomik maupun unsur poliatomik.
b. Bilangan oksidasi hidrogen bila berikatan dengan atom nonlogam adalah +1.
c. Bilangan oksidasi hidrogen bila berikatan dengan atom logam adalah -1.
d. Bilangan oksidasi unsur golongan IA, IIA, dan IIIA adalah +1, +2, +3.
e. Jumlah bilangan oksidasi molekul adalah 0.
f.
Jumlah bilangan oksidasi ion sama dengan muatan ion.
g. Bilangan oksidasi ato O selalu -2, kecuali pada senyawa peroksida.
h. Bilangan oksidasi unsur halogen:
Bilangan oksidasi F adalah 0, -1
Bilangan oksidasi Cl adalah 0, -1, +1, +3, +5, +7
Bilangan oksidasi Br adalah 0, -1, +1, +5, +7
Bilangan oksidasi I adalah 0, -1+1, +5, +7

36

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

BAB

Hukum-hukum dasar kimia
dan Stoikiometri

3

Kompetensi Inti
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena
dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan.
Kompetensi Dasar
4.10 Menerapkan hukum-hukum dasar kimia, konsep massa molekul relatif, persamaan kimia, konsep
mol, dan kadar zat untuk menyelesaikan perhitungan kimia
4.10 Mengolah data terkait hukum-hukum dasar kimia, konsep massa molekul relatif, persamaan
kimia konsep mol, dan kadar zat untuk menyelesaikan perhitungan kimia
Nilai Karakter
Nasionalis, patriotik
Alokasi Waktu
8 × 45 Menit

A

Hukum-Hukum Dasar Kimia

Tugas Mandiri
Buatlah suatu kesimpulan bila hanya melibatkan dua buah gas, dengan hukum-hukum kimia sebagai
berikut!
No.

Hukum

1.

Avogadro

2.

Gay-Lussac

3.

Boyle

4.

Boyle-Gay Lussac

Variabel tetap

Rumus

Jawab: Kebijaksanaan guru.

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

37

Tugas Kelompok
I.

Judul
Hukum Perbandingan Tetap
II. Tujuan
Dapat membuktikan hukum perbandingan tetap
III. Cara Kerja
1. Amatilah reaksi berikut:
Mg(s) + O2(g) → MgO(s)
2.

Amati hasil percobaan berikut!
Massa Mg (gram)

3.

Massa O (gram)

Massa MgO (gram)

Percobaan I

1,20

0,80

2,00

Percobaan II

2,40

1,60

4,00

Percobaan III

3,00

2,00

5,00

Hitunglah persentase massa pada nomor 2, kemudian lengkapi tabel berikut!
Berat O2 (gram)

Berat Mg (gram)

Berat MgO (gram)

Berat sisa Mg (gram)

12

8

....

....

14

8

....

....

18

8

....

....

25

8

....

....

32

8

....

....

IV. Pertanyaan
1. Buktikan bahwa data hasil percobaaan sesuai dengan Hukum Proust!
2. Sebutkan bunyi dari Hukum Proust!
3. Hitunglah persen perbandingan massa Mg : massa O!
V. Kesimpulan:
......................................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................................
Jawab: Kebijaksanaan guru.

Latihan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas!
1. Diketahui perbandingan massa kalsium dan oksigen dalam membentuk senyawa kalsium oksida
adalah 5 : 2. Bila direaksikan 10 gram kalsium dan 12 gram oksigen, tentukan massa kalsium oksida
(CaO) yang terbentuk dan sisa pereaksi!
Jawab: Ca : O = 5 : 2
10 gram : 12 gram = 10 gram : 4 gram
Sehingga pada akhir reaksi terdapat 14 gram CaO dan sisa 8 gram O.

2.

Fosfor dan oksigen membentuk dua macam senyawa. Dalam 55 gram senyawa I terdapat 31 g
fosforus, sedangkan 71 gram senyawa II mengandung 40 g oksigen. Buktikan bahwa kedua senyawa
tersebut memenuhi hukum Dalton!
Jawab:
Massa oksigen pada senyawa I = 55 – 31 = 24 g
Massa fosfor pada senyawa II = 71 – 40 = 31 g
Perbandingan massa oksigen I : massa oksigen II
24 : 40

38

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

Pembuktian hukum Dalton
Massa fosfor I : massa fosfor II = 31 : 31 = 1 : 1
Massa oksigen I : massa oksigen II = 24 : 40 = 3 : 5
Berdasarkan perbandingan di atas dapat dilihat bahwa jika perbandingan massa fosfor dalam kedua senyawa dibuat tetap,
maka perbandingan oksigen pada senyawa I dan I adalah bilangan bulat dan sederhana.

3.

Tiga liter gas propana (C3H8) dibakar sempurna dengan gas oksigen membentuk gas karbon dioksida
dan air, sesuai persamaan reaksi berikut.
C3H8(g) + 5 O2(g) → 3 CO2(g) + 4 H2O(l)
a. Berapa liter gas oksigen yang diperlukan?
b. Berapa liter gas karbon dioksida yang terbentuk?
c. Berapa liter air yang terbentuk?
Jawab: C3H8(g) + 5 O2(g) → 3 CO2(g) + 4 H2O(l)
a.

Volume C3H8
Volume O2
=
koefisien O2
koefisien C3H8

5
x 3 liter = 15 liter
1
Volume C3H8
Volume CO2
b.
=
koefisien CO2
koefisien C3H8
Volume O2 =

3
x 3 liter = 9 liter
1
Volume C3H8
Volume H2O
c.
=
koefisien H2O
koefisien C3H8
Volume CO2 =

Volume H2O =

4.

4
x 3 liter = 12 liter
1

Perbandingan nitrogen oksigen dalam senyawanya adalah sebagai berikut.
Senyawa

Massa nitrogen (gram)

Massa oksigen (gram)

Perbandingan

N 2O

28

....

7:4

NO

....

16

7:8

N2O3

28

48

...

N2O4

....

....

7 : 16

Dari tabel tersebut bila massa N dibuat tetap, yaitu 7 g, maka tentukan perbandingan dalam massa
oksigen dalam senyawa N2O : NO : N2O3 : N2O4 !
Jawab:

Senyawa

5.

Massa nitrogen (gram)

Massa oksigen (gram)

Perbandingan

N 2O

28

16

7:4

NO

14

16

7:8

N2O3

28

48

7 : 12

N2O4

28

64

7 : 16

Dua liter gas nitrogen (N2) tepat bereaksi dengan 3 liter gas oksigen (O2) membentuk 2 liter gas
NaOb, semuanya diukur pada suhu (T) dan tekanan (P) yang sama. Tentukan rumus molekul gas
tersebut!
Jawab:

2 N2(g) + 3 O2(g) → 2 NaOb(g)
Jumlah atom ruas kiri = jumlah atom ruas kanan
atom N
4 = 2a
a=2
atom O
6 = 2b
b=3
Jadi rumus molekul gas NaOb = N2O3.

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

39

B

stoikiometri

Tugas Mandiri
Buatlah suatu bagan yang menjelaskan hubungan antara jumlah mol dengan konsentrasi, massa, rumus
empiris, dan rumus molekul! Kerjakan dalam buku tugas!
Jawab: Kebijaksanaan guru.

Tugas Kelompok
I.

Judul
Hubungan Jumlah Mol Reaktan dengan Koefisien Reaksi.
II. Tujuan
Mengetahui hubungan jumlah mol reaktan dengan koefisien reaksi yang terlibat dalam reaksi.
III. Alat dan Bahan
1. Rak tabung reaksi
2. Tabung reaksi (6 buah)
3. Penggaris
4. Silinder ukur 10 mL
5. Larutan KI 1 M
6. Larutan Pb(NO3)2 1 M
IV. Cara Kerja
1. Siapkan 6 tabung reaksi yang sama besarnya, pada masing-masing tabung berilah nomor dari
1 sampai dengan 6.
2. Pada tabung 1 isilah dengan 7 mL larutan KI, 1 mL larutan Pb(NO3)2 dan 5 mL air
Pada tabung 2 isilah dengan 7 mL larutan KI, 2 mL larutan Pb(NO3)2 dan 4 mL air
Pada tabung 3 isilah dengan 7 mL larutan KI, 3 mL larutan Pb(NO3)2 dan 3 mL air
Pada tabung 4 isilah dengan 7 mL larutan KI, 4 mL larutan Pb(NO3)2 dan 2 mL air
Pada tabung 5 isilah dengan 7 mL larutan KI, 5 mL larutan Pb(NO3)2 dan 1 mL air
Pada tabung 6 isilah dengan 7 mL larutan KI, 6 mL larutan Pb(NO3)2 dan 0 mL air
3. Goyang-goyangkan tabung reaksi, hingga semua larutan tercampur.
4. Diamkan masing-masing larutan hingga terbentuk endapan yang sempurna.
5. Ukur tinggi endapan yang terbentuk.
6. Masukkan ke dalam data pengamatan
V. Data Pengamatan:
Tabung

Tinggi endapan

1
2
3
4
5
6

40

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

VI. Pertanyaan:
1. Dari keenam tabung, tabung manakah yang mempuyai endapan tertinggi?
2. Hitunglah perbandingan mol pada reaksi tersebut!
3. Tuliskan persamaan raeaksi kimia pada percobaan ini!
4. Jelaskan hubungan koefisien reaksi dengan jumlah mol zat-zat yang terlibat dalam reaksi
tersebut!
VII. Kesimpulan:
...............................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................
Jawab: Kebijaksanaan guru.

Latihan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas!
1. Jika Ar H = 1, Ar O = 16, dan massa 1 atom 12C = 2 x 10-23 gram. Tentukan massa 10 molekul air?
Jawab:
Mr H2O = (2 x Ar H) + (1 x Ar O )
Mr H2O = (2 x 1) + ( 1 x 16)
Mr H2O = 18
Mr H2O =

massa satu molekul H2O
1
x massa 1 atom 12C
12

massa satu molekul H2O = Mr H2O x 1/12 x massa 1 atom 12C
massa satu molekul H2O = 18 x 1/12 x 2.10-23 gram
Massa 1 molekul H2O = 3 x 10-23 gram
Massa 10 molekul H2O = 10 x 3 x 10-23 gram
Massa 10 molekul H2O = 30 x 10-23 gram
Massa 10 molekul H2O = 3 x 10-22 gram

2.

Hitunglah volume dari 8 g gas metana (CH4) yang diukur dalam keadaan yang sama dengan 6 g
gas NO dengan volume 5 L! ( Ar H = 1, C =12, N = 14, O = 16)
Jawab:
Mr CH4 = 16

Mol CH4 = 8 6

16 30

Mol CH4 = 0,5 mol
Mr NO = 30
Mol NO 8= 6

16 30

Mol NO = 0,2

V1 n1
=
V2 n2
V1 0,5
=
5 L 0,2
0,5
V1 =
× 5L
0,2
V1 = 12,5 L

3.

Kapur tulis dibuat dari kalsium karbonat dan kalsium sulfat dengan sedikit pengotor, seperti SiO2.
Hanya CaCO3 yang dapat bereaksi dengan HCl encer. Jika sampel kapur tulis sebanyak 8 gram
direaksikan dengan HCl dihasilkan 2,2 gram gas CO2. Tentukan:
a. perbandingan koefisien CaCO3 dan HCl,
b. persen CaCO3 dalam kapur tulis!

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

41

Jawab:
CaCO3 + 2HCl → CaCl2 + CO2 + H2O
a. Perbandingan mol
CaCO3 : HCl = 1:2
b. mol CO2 = gr/Mr = 2,2/44 = 0,05 mol
mol CaCO3 yang bereaski adalah = 0,05 mol
Massa CaCO3 yang bereaksi = n x Mr = 0,05 x 100 = 5 gram
Persen massa CaCO3 dalam kapur tulis
= (Massa CaCO3 / Massa Kapur tulis) x 100 %
= (5/8) x 100 %
= 62,5 %

4.

Sebanyak 4 gram kalsium (Ca) direaksikan dengan 6, 3 g asam nitrat. Dengan reaksi Ca(s) + HNO3(aq)
→ Ca(NO3)(aq) + H2(g). Tentukan reaksi pembatas, massa zat sisa, dan massa zat hasil reaksi!
Jawab:

Mol Ca =

Mol Ca =

massa Ca
Mr Ca
4 gram

40 g / mol

Mol Ca = 0,1 mol
Mol HNO3 =

massa HNO3

6,3 g

Mr HNO3 63 g / mol
massa HNO3 Jumlah
6,3 g mol HNO3
0,1 mol
Mol HNO3 =
=
= 0,05 mol
Mr HNO3 63koefisien
g / mol HNO3
2
Mol HNO
= 0,1
mol 0,1
3 HNO
Jumlah
mol
Ca 0,1 mol
Jumlah
mol
mol
3
= g
== 0,05 mol= 0,1 mol
Setarakan
reaksi
berikut:
massa HNO
6,3
3
koefisien
HNO
2
koefisien
Ca
Ca(s) + 2HNO3(aq)3→ Ca(NO3)(aq) + H2(g) 1
Mr HNO
63 g / mol
3
Mencari
reaktan
pembatas
Jumlah
mol
Ca
0,1 mol
=
= 0,1
Jumlah mol HNO3
0,1
molmol
koefisien Ca
1=
= 0,05 mol
koefisien HNO3
2
Jumlah mol Ca 0,1 mol
=
= 0,1 mol
koefisien Ca
1
Reaksi

: Ca(s)

+ 2HNO3(aq) → Ca(NO3)2(aq) + H2(g)

Mula”
: 0,1 mol
0,1 mol   –   –
Reasi
: 0,05 mol
0,1 mol
0,05 mol
0,05 mol
Sisa
: 0,05 mol

0,05 mol
0,05 mol
Massa zat sisa Ca = n × Mr
Massa zat sisa Ca = 0,05 mol × 40 g/mol
Massa zat sisa Ca = 20 g
Massa Ca(NO3)2 = 0,05 mol × 164 g/mol

5.

Massa Ca(NO3)2 = 82 g

Suatu garam natrium sulfat hidrat sebanyak 27 gram dipanaskan menghasilkan 18 gram natrium sulfat
anhidrat. Tentukan jumlah molekul air yang terikat pada garam natrium sulfat hidrat jika diketahui
Mr Na2SO4 = 142 g/mol dan Mr H2O = 18 g/mol!
Jawab:
Na2SO4.xH2O → Na2SO4 + x H2O
massa H2O = massa Na2SO4.xH2O – massa Na2SO4
massa H2O = 27 gram – 18 gram
massa H2O = 9 gram
mol Na2SO4 : mol H2O
(massa Na2SO4 / Mr Na2SO4) : (massa H2O / Mr H2O)
(18g / 142 g/mol) : (9g / 18 g/mol)
0,127 mol : 0,5 mol
1:4
Jumlah molekul air = 4
Rumus molekul garam natrium sulfat hidrat tersebut adalah Na2SO4.4H2O.

42

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

Uji Kompetensi
A. Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, d, atau e di depan jawaban yang benar!
1. Pada reaksi antara logam magnesium
sebanyak 10 gram dengan 6 gram oksigen
sesuai persamaan reaksi:
2Mg (s) + O2 (g) → 2MgO (s)
Ternyata dari percobaan dihasilkan 15
gram magnesium oksida dan sisa logam
magnesium sebanyak 1 gram. Kenyataan
ini sesuai hukum …. (Ar Mg = 24, O = 16)
a. Dalton
d. Proust
b. Lavoisier
e. Gay Lussac
c. Boyle

Jawab: d
Pembahasan: Adanya sisa magnesium 1 gram
menunjukkan bahwa antara magnesium dan
oksigen mempunyai perbandingan 9 : 6 atau 3 : 2.
Penambahan massa di luar perbandingan tersebut
tidak akan ikut bereaksi dan akan menjadi sisa reaksi.
Jadi, kenyataan tersebut sesuai dengan hukum
Perbandingan Tetap atau hukum Proust.

2. Massa atom relatif (Ar) suatu unsur adalah
....
a. perbandingan massa 1 molekul unsur
dengan massa 1 atom C-12
b. perbandingan massa 1 molekul unsur
1
dengan × massa 1 atom C-12
2
c.

perbandingan massa 1 molekul unsur
1
× massa 1 atom C-13
dengan
2

d.

perbandingan massa 1 molekul unsur
dengan massa 1 atom C-13
massa satu molekul relatif

e.

1
Jawab: b (ralat soal b dan c
)
12
Pembahasan:
Dalam suatu sistem periodik unsur, kita dapat
mengetahui nomor atom dan nomor massa suatu
unsur. Nomor massa digunakan untuk menyatakan
massa atom relatif atau Ar. Untuk menentukan
massa suatu atom digunakan atom lain untuk
pembanding yaitu 12C.

3. Pada suhu dan tekanan yang sama, di
antara gas-gas berikut yang memiliki
volume terbesar per gram adalah ...
a. N2 (Mr = 28) d. NH3 (Mr = 17)
b. O2 (Mr = 32) e. CH4 (Mr = 16)
c. CO2 (Mr = 44)

Jawab: e
Pembahasan: Semakin besar Mr senyawa, semakin
kecil volumenya jika dalam massa yg sama besar.

4. Pada temperatur dan tekanan yang sama,
volume suatu gas sebanding dengan jumlah mol gas yang terdapat di dalamnya.
Hipotesis tersebut dikemukakan oleh ....
a. Lavoisier
d. Boyle
b. Avogadro
e. Proust
c. Dalton

Jawab: b
Pembahasan: Tahun 1811 Amadeo Avogadro
menjelaskan Hipotesis bahwa gas-gas yang memiliki
volum yang sama, pada temperatur dan tekanan
yang sama, memiliki jumlah partikel yang sama
pula. Dalam satu mol suatu zat terdapat 6,022 ×
1023 partikel. Nilai 6,022 × 10 23 partikel per mol
disebut sebagai tetapan Avogadro, dengan lambang
L atau N.

5. Jika diketahui tatapan Avogadro adalah
L dan Ar CI = 35,5, jumlah molekul yang
terdapat dalam 1 g klorin adalah ...
a. 1/71 L
d. 71 L
b. 35,5 L
e. L
c. 1/35,5 L
Jawab: a
Pembahasan: Klorin = Cl2
Ar Cl = 35,5
Jumlah molekul = 1/71 x L = (1/71) L

6. Kristal iodin bermassa 10 gram direaksikan dengan 10 gram gas hidrogen.
Setelah bereaksi didapatkan 2,5 gram
gas hidrogen iodida, maka perbandingan
massa hidrogen dengan massa iodin
adalah ....
a. 1 : 127
d. 1 : 25
b. 1 : 100
e. 1 : 56
c. 1 : 1
wab: a
Pembahasan:
I2(s) + H2(g) → 2HI(g)
10 g 10 g 2,5 g
Perbandingan:
Massa H : massa I
(Ar H × 1) : (Ar I × 1)
(1 × 1) : (1 × 127)
1 : 127

7. Persamaan reaksi (belum setara) berikut
ini: C3H8(8) + O2(g) → CO2(g) + H2O(g)
Pada suhu dan tekanan tertentu,
perbandingan volume CO 2 dan H 2 O
adalah ....
a. 1 : 2
d. 4 : 5
b. 2 : 3
e. 5 : 4
c. 3 : 4

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

43

Jawab: c
Pembahasan:
C3H8(g) + O2(g) → CO2(g) + H2O(g)
6H2O + C3H8 → 3CO2 + 20H+
4H+ + O2 → 2H2O
________________________
6H2O + C3H8 → 3CO2
5O2 → 10 H2O
________________________
C3H8 + 5O2 → 3CO2 + 4H2O
Maka perbandingan volum CO2 dan H2O adalah 3 : 4.

8. Reaksi antara logam magnesium sebanyak
10 gram dengan 6 gram oksigen dengan
persamaan reaksi:
2 Mg(s) + O2(g) → 2MgO(s)
Dari percobaan tersebut, dihasilkan 15 gram
magnesium oksida dan sisa logam magnesium sebanyak 1 gram. Dari percobaan
tersebut sesuai dengan hukum .... (Ar Mg =
24, O = 16)
a. Dalton
d. Proust
b. Lavoisier
e. Gay-Lussac
c. Boyle

Jawab: d
Pembahasan: Adanya sisa magnesium 1 gram,
menunjukkan bahwa perbandingan magnesium dan
oksigen adalah 9 : 6. Penambahan massa di luar
perbandingan tersebut tidak ikut bereaksi dan akan
menjadi sisa reaksi. Hal ini menunjukkan bahwa
percobaan tersebut sesuai dengan hukum perbandingan
tetap atau hukum Proust.

9. Batu kapur sebanyak 30 gram dicampur
dengan asam klorida 6,72 L (STP) sesuai
persamaan reaksi berikut:
CaCO3(s) + 2HCI(g) → CaCl2(aq) + H2O(l) + CO2(g)
Volume gas yang dihasilkan jika diukur dalam
keadaan standar sebanyak ... (Ar C = 12; O
= 16; Ca = 40; H = 1; CI = 35,5)
a. 10,08 L
d. 1,12 L
b. 3,36 L
e. 2,24 L
c. 6,72 L
Jawab: b
Pembahasan:
mol CaCO3 = m / Mr = 30 gram / 100 gram/mol = 0,3 mol
mol HCl = V / STP = 6,72 L / 22,4 L/mol = 0,3 mol
CaCO3(s) + 2HCI(g) → CaCl2(aq) + H2O(l) + CO2(g)
Awal
0,3    0,3
Reaksi
0,15    0,3    0,15 0,15
0,15
Akhir
0,15    –
Volume gas CO2 = n . STP
= 0,15 mol . 22,4 L/mol = 3,36 L

10. Berdasarkan persamaan reaksi (T.P sama):
MnO2 + HCl → MnCl2 + H2O + Cl2
maka perbandingan volumenya adalah ....
a. 1, 2, 1, 4, 1
d. 1, 4, 1, 1, 2
b. 1,4, 1, 2, 1
e. 2, 1, 1, 4, 1
c. 2, 1, 4, 1, 1

44

Jawab: b
Pembahasan:
MnO2 + 4HCl → MnCl2 + 2H2O + Cl2
1
4
1
2
1

11. Dua senyawa terbentuk dari unsur fosfor
dan oksigen. Salah satu senyawa terdiri
dari 0,845 gram fosfor dan 0,655 gram
oksigen. Jika senyawa lain terdiri dari
1,69 gram fosfor, massa oksigen yang
diperlukan untuk memenuhi hukum
perbandingan berganda adalah ... gram
a. 0,655
d. 1,31
b. 0,745
e. 1,69
c. 0,855
Jawab: d
Pembahasan: Cukup jelas

12. Di antara senyawa oksida nitrogen berikut,
yang mengandung 36,4% massa oksigen
adalah ....
a. N2O5
d. N2O
b. N2O4
e. NO
c. N2O3
Jawab: d
Pembahasan:
Ar N = 14,01
Ar O = 16
Untuk nitrogen
% N = 100 % – 36,4 %
% N = 63,6 %
Sehingga massa N dalam 100 g adalah 63,6 g
Mol N = massa 63,6 36,4
Ar

14,01 16

Molmassa
N = 63,6 36,4
Ar

14,01 16

Mol N = 4,540
Untuk oksigen
%O = 36,4 %
Sehingga massa O dalam 100 g adalah 36,4 g

massa 63,6 36,4
Mol O =
Ar 14,01 16
Mol O = 2,275
Perbandingan mol N : mol O
= 4,540 : 2,275
= 2 :1
Sehingga senyawa tersebut adalah N2O.

13. Dalam 15,9 gram senyawa tembaga (I)
sulfida terdapat Cu sebanyak …. (Ar Cu
= 63,5 dan S = 32)
a. 6,35 g
b. 12,70 g
c. 15,90 g
d. 25,40 g
e. 31,8 g
Jawab: b
Pembahasan: Cukup jelas

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

1
1 massa N2
massa N2
8
8
14. Suatu tabung berisi gas H2 kemudian
1
1 massa
tabung tersebut dikosongkan
danN
2
massa
Ndiisi
2
kembali dengan gas N2 pada
suhu 2dan
2
tekanan yang sama. Massa1
H2 adalah
1gas
massa
N
massa
N22
14
....
14
1
1
1 massa N d.
1 massa N2
a.
1 massa N22
massa N2
4
8
8 massa N2
4
8
1
1
1 massa N
1 massa N2
1 massa N22 e.
massa N2
b.
5
2
2 massa N2
5
21
1 massa N
1 massa N2
14
c.
14 massa N22
14
1
1 massa N
1c massa N22
Jawab:4
massa N2
4
Pembahasan:
4
1
= mol gas
N
mol gas1H2massa
N
1 massa
N2 2
massa5
massaNN22
5H 2massa
2
=
Mr H52
Mr N 2
Mr H 2
× massa N 2
Mr N 2
2
massa H 2 =
× massa N 2
28
1
massa H 2 =
massa N 2
14
massa H 2 =

15. Dalam ruang tertutup 75 gram karbon
dibakar secara sempurna dalam 250 gram
oksigen menghasilkan karbon dioksida.
Perbandingan massa karbon dan oksigen
dalam CO2 adalah 3 : 8. Massa CO2 yang
dihasilkan adalah ….
a. 50 g
d. 275 g
b. 75 g
e. 300 g
c. 200 g
Jawab: d
Pembahasan:
Perbandingan massa C : O = 3 : 8. Karbon dibakar
sebanyak 75 gram. Agar semua karbon terbakar
maka dibutuhkan oksigen sebanyak
Massa O =

8
x 75 g = 200 g
3

Massa karbon yang dibakar sebanyak 75 gram dan
massa oksigen sebesar 200 gram, maka massa CO2
yang dihasilkan adalah 75 g C + 200 g O2 = 275 g CO2

16. Jika kristal barium klorida (Mr = 208)
mengandung 26% air (Mr = 18), rumus
kristal tersebut adalah ....
a. BaCl2 . H2O
d. BaCl2 .4H2O
b. BaCl2 . 2H2O e. BaCl2 . 5H2O
c. BaCl2 .3H2O
Jawab: d
Pembahasan:
Massa BaCl2 .xH2O adalah 100 g
Bila air 26 %
Maka BaCl2 = 74 %
Massa BaCl2 dalam 100 g BaCl2.xH2O
= 74 % × massa BaCl2.xH2O
= 74 % × 100 g
= 74 g

Masa air dalam 100 g BaCl2 .xH2O
= 26 % × massa BaCl2. xH2O
= 26 % × 100 g
= 26 g
Untuk mencari nilai x dapat dilakukan dengan cara:
Mol BaCl2 : mol air
74 26
:
208 18
0,36 :1,44
1: 4

Artinya 1 molekul BaCl2 akan bereaksi dengan 4
buah molekul air membentuk senyawa hidrat dengan
rumus molekul BaCl2.4H2O.

17. Berikut ini pernyataan yang sesuai dengan
bunyi hukum Avogadro adalah ….
a. pada tekanan yang sama, semua gas
yang volumenya sama mengandung
jumlah ion yang sama
b. pada suhu dan tekanan yang sama,
semua gas yang volumenya sama
mengandung jumlah unsur yang
sama
c. pada suhu dan tekanan yang sama,
semua gas yang volumenya sama
mengandung jumlah molekul yang
tidak sama
d. pada suhu dan tekanan yang sama,
semua gas yang volumenya sama
mengandung jumlah molekul yang
sama
e. pada suhu dan tekanan yang tidak
sama, semua gas yang volumenya
sama mengandung molekul yang
sama
Jawab: a
Pembahasan: Avogadro mengatakan bahwa “gasgas yang mempunyai volume sama pada suhu dan
tekanan yang sama memiliki jumlah molekul yang
sama”.

18. Pupuk yang mengandung nitrogen terbanyak adalah .... (Ar N = 14)
a. (NH4)2SO4 (Mr = 142)
b.

(NH4)3PO4 (Mr = 150)

c.

(NH2)2CO3 (Mr = 60)

d.

NH4NO3 (Mr = 80)

e.

NaNO3 (Mr = 85)

Jawab: c
Pembahasan:
Ar N
kadar nitrogen = jumlah atom N ×
Mr Senyawa
(NH4)2SO4 (Mr = 142)
Kadar nitrogen = 2 × 14 = 19,7 %
142

(NH4)3PO4 (Mr = 150)

Kadar nitrogen = 3 × 14 = 28%
(NH2)2 CO3 (Mr = 60) 150

Kadar nitrogen = 2 × 14 = 47 %
60

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

45

NH4NO3 (Mr = 80)
Kadar nitrogen = 2 × 14 = 35%
80
NaNO3 (Mr = 85)

Kadar nitrogen = 1 × 14 = 16,5%
85

19. Suatu senyawa mengandung 14%
hidrogen dan 86% karbon. Jika Mr
senyawa = 56, rumus empiris dan rumus
molekul senyawa tersebut adalah .... (Ar
C = 12, H = 1, O =16)
a. CH4 dan CH4
b. CH2 dan C2H4
c. C3H4 dan C3H4
d. CH2 dan C4H8
e. C2H5 dan C4H10
Jawab: d
Pembahasan:
H = 14 % x massa senyawa
= 14 % x 100 gram = 14 gram
C = 86% x massa senyawa
= 86 % x 100 gram = 86 gram
Perbandingan mol C : H
= 86/12 : 14/1 = 7,2 : 14 = 1 : 2
Maka rumus empiris dari senyawa tersebut adalah
CH2.
n = (Mr rumus molekul / Mr rumus empiris)
= (56 / 14)
=4
Maka rumus molekul senyawa adalah = (CH2)n =
(CH2)4 =C4H8

20. Sebanyak x gram FeS (Mr = 88) direaksikan dengan asam klorida menurut persamaan reaksi: FeS + 2HCl → FeCl2 + H2S
Pada akhir reaksi diperoleh 8 L gas H2S.
Jika pada keadaan tersebut satu mol gas
H2S bervolume 20 L, maka nilai x adalah
....
a. 8,8
d. 35,2
b. 17,6
e. 44
c. 26,4
Jawab: d
Pembahasan:
Persamaan reaksi:
FeS + 2HCl → FeCl2 + H2S
Diketahui
V H2S = 8 L
1 mol H2S = 20 L
Karena tiap 1 mol sama dengan 20 L, maka:
volume H 2S
mol H 2S =
20
8
mol H 2S =
20
mol H 2S = 0,4mol

Dari konsep mol, maka nilai x dapat dihitung :
x = mol × Mr
x = 0,4 × 88
x = 35,2 g

21. Apabila 2 L gas X2 pada 27 dan 2 atm
mempunyai massa 13 g, maka Mr gas X2
adalah …. (R = 0,082 L.atm/mol.K)

46

a.
b.
c.

14
28
80

d.
e.

120
160

Jawab: a
Pembahasan: Cukup jelas

22. Jika massa 1 atom Ne = 3,32 × 10-23 g,
maka massa atom relatif atom Ne adalah
....
a. 3
d. 15
b. 5
e. 20
c. 10
Jawab: e
Pembahasan:

massa Ne
Ar Ne
3,32 × 10 -23
Ne =
1
massa atom C -12
12
3,32 × 10 -23
Ne =
1
× 2 ×10 -23
12
Ne =19,92
Ne = 20

mol Ne =
Ar

Ar
Ar
Ar

23. Diketahui reaksi:
C2H4(g) + 3 O2(g) → 2CO2(g) + 2H2O(g)
Jika volume C2H4 yang bereaksi sebanyak
3 liter maka gas O2 yang diperlukan dan
gas CO2 yang dihasilkan adalah ….
a. 3 liter dan 6 liter
b. 6 liter dan 3 liter
c. 1 liter dan 2 liter
d. 9 liter dan 6 liter
e. 6 liter dan 9 liter
Jawab: d
Pembahasan:
Hukum Gay Lussac
Perbandingan volume gas = perbandingan koefisien
reaksi
C2H4(g) + 3 O2(g) → 2CO2(g) + 2H2O(g)
3
2
3L
x3 = 9L
x3 = 6L
1
1

24. Massa aluminium yang terdapat dalam
100 g bijih bauksit yang mengandung 51%
Al2O3 adalah ... gram.
a. 27
d. 81
b. 51
e. 135
c. 54
Jawab: a
Pembahasan:
Dalam 100 g bijih bauksit:
massa Al2O3 = 51 × 100 = 51 g
100
massa Al =
2 × Ar.Al
× 51 gram
Mr Al 2O3
54
=
× 51 gram
102
= 27 gram
=

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

25. Jumlah atom hidrogen yang terdapat dalam 0,01 mol gas metana (CH4) adalah ….
a. 2,408 × 1021 atom H
b. 6,02 × 1021 atom H
c. 1,204 × 1021 atom H
d. 2,408 × 1022 atom H
e. 6,02 × 1025 atom H
Jawab: d
Pembahasan:
Jumlah atom hidrogen
= 0,01 . 4 . 6,02 × 1023
= 2,408 × 1022 atom H

26. Keadaan STP memiliki suhu dan tekanan
sebesar ....
a. 27°C, 1 atm
d. 273K, 2 atm
b. 100°C, 2 atm e. 300K, 1 atm
c. 0°C, 1 atm
Jawab: a
Pembahasan: Keadaan standar yaitu keadaan
pada suhu 0°C (atau 273 K) dan tekanan 1 atmosfer
(atau 76 cmHg atau 760 mmHg) atau disingkat STP
(Standard Temperature and Pressure).

27. Amonia dapat dibuat melalui reaksi
N2(g) + 3H2(g) → 2NH3(g).
Jika 60 liter gas nitrogen direaksikan
dengan 240 liter gas hidrogen yang diukur
pada suhu dan tekanan yang sama maka
volume gas amonia yang dihasilkan
adalah ….
a. 60 L
d. 180 L
b. 80 L
e. 240 L
c. 120 L
Jawab: c
Pembahasan: Cukup jelas

28. Suatu gas amonia memiliki jumlah zat
sebanyak 0,5 mol. Volume gas NH3 dalam
keadaan STP adalah ....
a. 11,2
d. 224
b. 22,4
e. 2,24
c. 112
Jawab: a
Pembahasan:
V = n × 22,4
V= 0,5 × 22,4
V = 11,2

29. Pada suhu dan tekanan tertentu, 2 L
gas nitrogen mengandung n molekul gas
nitrogen. Pada suhu dan tekanan yang
sama, jumlah molekul gas oksigen yang
bervolume 10 L adalah ....
a. n molekul gas oksigen
b. 1,5n molekul gas oksigen
c. 3n molekul gas oksigen
d. 5n molekul gas oksigen
e. 10n molekul gas oksigen

30. Persentase massa kalsium dalam batu
kapur CaCO3 adalah .... (Ar Ca = 40, C =
12, O = 16)
a. 60%
d. 16%
b. 48%
e. 12%
c. 40%
Jawab: c
Pembahasan:
40
x100%
% Ca =
100
% Ca = 40%

31. Gas A 2 sebanyak 10 mL tepat habis
bereaksi dengan 15 mL gas B2 membentuk
10 mL gas AxBy pada suhu dan tekanan
yang sama. Nilai x dan y adalah ….
a. x = 2 dan y = 3 d. x = 3 dan y = 4
b. x = 3 dan y = 2 e. x = 2 dan y = 4
c. x = 4 dan y = 3

Jawab: a
Pembahasan:
Perbandingan volume gas A2 terhadap gas B2 dan
gas AxBy
10 mL : 15 mL : 10 mL = 2 : 3 : 2
Perbandingan volume gas sama dengan
perbandingan koefisien reaksinya. Dengan demikian,
persamaan reaksi menjadi :
2 A2(g) + 3 B2(g) → 2 AxBy
Nilai x = 2 dan nilai y = 3.

32. Senyawa yang mengandung jumlah partikel terkecil dalam 1 g adalah ....
a. C6H12O6 ( Mr = 180)
b. CO(NH2)2 (Mr = 60)
c. H2SO4 (Mr = 98)
d. NH3 (Mr = 17)
e. H2O (Mr = 18)
Jawab: a
Pembahasan: Senyawa mengandung jumlah
partikel terkecil jika Mr-nya terbesar, maka senyawa
yang mengandung jumlah partikel terkecil dalam 1
gram adalah C6H12O6 (Mr = 180).

33. Suatu campuran gas terdiri atas 2 mol gas
N2O3 dan 4 mol gas NO. Jika campuran gas
ini terurai sempurna menjadi gas nitrogen
dan gas oksigen, perbandingan volume
gas nitrogen terhadap gas hidrogen dalam
campuran tersebut adalah ….
a. 3 : 5
d. 2 : 3
b. 4 : 5
e. 2 : 5
c. 3 : 4
Jawab: b (ralat soal: terhadap gas oksigen)
Pembahasan:
Persamaan reaksi penguraian masing-masing gas
adalah sebagai berikut :
N2O3(g) → N2(g) + 3/2 O2(g)
2 mol
2 mol 3 mol

Jawab: d
Pembahasan: Cukup jelas

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

47

NO(g) → ½ N2(g) + ½ O2(g)
4 mol
2 mol
2 mol
mol total gas N2 yang terbentuk adalah 2 + 2 = 4
mol N2.
Mol total gas O2 yang terbentuk adalah 3 + 2 = 5
mol O2.
Perbandingan mol gas sama dengan perbandingan
volume gas. Jadi, perbandingan volume gas nitrogen
terhadap gas oksigen dalam campuran tersebut
adalah 4 : 5.

34. Bila 6 g logam magnesium dibakar di
udara terbuka diperoleh 10 g magnesium
oksida, maka oksigen yang diperlukan
adalah ... gram.
a. 3
d. 10
b. 4
e. 16
c. 6
Jawab: b

Pembahasan:
Mg + O2 → 2MgO
6
x
10
Massa sebelum reaksi = massa setelah reaksi
6 + x = 10
X=4

35. Suatu senyawa memiliki rumus empiris
C 2H 5 dengan Mr 58. Rumus molekul
senyawa tersebut adalah ….
d. C4H10
a. C2H6
b. C3H5
e. C2H10
c. C4H5
Jawab: d
Pembahasan:
Mr (C2H5)n = 58
(24 + 5)n = 58
29n = 58
n=2
Rumus molekul senyawa tersebut adalah (C2H5)2
= C4H10

B. Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!
1. Stoikiometri berasal dari dua suku kata bahasa Yunani yaitu .................... (Stoicheion dan Metron)
2. Gas-gas yang mempunyai volume sama pada suhu dan tekanan yang sama mempunyai jumlah
molekul sama dikemukakan oleh ................................................................................ (Avogadro)
3. Rasio antara massa dan mol dari suatu atom disebut ............................................ (massa molar)
4. Banyaknya mol dari 120 g Ca bila diketahui massa atom relatif Ar 40 g/mol adalah ...... (3 mol)
5. Bahan bakar hidrokarbon termasuk golongan ................................................................ (alkana)
6. Pereaksi yang lebih dahulu habis dikarenakan mol zat-zat pereaksi tidak sama dengan perbandingan koefisiennya disebut ...................................................................... (pereaksi pembatas)
7. Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa menurut hukum Proust adalah .......
........................................................................................................................................... (tetap)
8. Rumus kimia dari garam inggris adalah.................................................................. (MgSO4.7H2O)
9. Perbandingan massa dari unsur yang satu yang bersenyawa dengan sejumlah unsur lain pada
suhu dan tekanan yang sama adalah ................................................................... (bilangan bulat)
10. Massa molekul relatif dari H2O adalah ................................................................................. (18)
C. Jodohkan pernyataan kolom A dengan jawaban pada kolom B yang sesuai!
No.

A

Jumlah massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama.
(i)
2. Karbon dan oksigen dapat membentuk karbon monoksida dan
karbon dioksida. (d)
3. Perbandingan massa 1 molekul unsur dengan 1/12 × massa 1
atom C-12. (a)
4. Volume 0,1 mol gas He pada keadaan STP. (j)
5. Zat preaksi yang habis breaksi terlebih dahulu dalam suatu reaksi
kimia. (h)
6. Massa molar atom karbon. (c)
7. Banyaknya mol zat dalam 1 liter pelarut. (f)
8. Kadar nitrogen dalam urea (CO(NH2)2) (e)
9. Kadar oksigen dalam urea (CO(NH2)2) (b)
10. Kadar karbon dala urea (CO(NH2)2) (g)
1.

48

B
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.

massa atom relatif
26,67%
12 g/mol
Hukum Dalton
46,66 %
molaritas
20%
reaksi pembatas
Hukum Lavoiser
2,24 L

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

D. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!
1. Sejumlah sampel zat mengandung 11,2 gram Fe dan 4,8 gram O (Ar Fe = 56 dan O = 16).
Tentukan rumus empiris senyawa tersebut!

2.

Jawab:
Mol Fe = massa Fe/Ar Fe = 11,2 g/56 g mol-1 = 0,2 mol
Mol O = massa O/Ar O = 4,8 g/16 g mol-1 = 0,3 mol
Jadi, perbandingan Fe : O = 0,2 : 0,3 = 2 : 3. Dengan demikian rumus empiris senyawa adalah Fe2O3.

Bila logam magnesium dibakar dengan gas oksigen akan diperoleh senyawa magnesium oksida,
hasil percobaan dapat dilihat pada tabel berikut:
Massa magnesium
(gram)

Massa oksigen
(massa)

Massa magnesium
oksida (gram)

Unsur yang bersisa

45

8

20

33 gram Mg

12

20

20

12 gram O

6

40

10

36 gram O

45

16

40

21 gram Mg

Dari data tersebut, apakah menunjukkan berlakunya hukum perbandingan tetap (Proust)? Jika
berlaku, hitunglah perbandingan massa magnesium dan oksigen dalam senyawa magnesium
oksida!

Jawab:
Ya, data tersebut mengikuti hukum perbandingan tetap (Proust)
Perbandingan massa Mg : massa O
Massa magnesium yang bereaksi = 45 gram – 33 gram
Massa magnesium yang bereaksi 12 gram
Maka perbandingan Mg : O
= 12 : 8 = 3 : 2

3.

Tembaga(II) sulfat berhidrat dipanaskan, ternyata berat padatan yang tersisa 64%. Tentukan
rumus kimia senyawa tersebut! (Ar Cu = 63,5, S = 32, H = 1, dan O = 16)

Jawab:
CuSO4.xH2O → CuSO4 + xH2O
100%
   64%  36%
Perbandingan massa
m CuSO4 : m H2O = 64 : 36

4.

5.

Perbandingan mol CuSO4 dengan H2O
n CuSO4 : n H2O = 64/159,5 : 36/18 = 0,4 : 2 = 1 : 5
Jadi, rumus kimia senyawa hidrat itu adalah CuSO4.5H2O.

Diketahui 4 gram kalsium karbonat direaksikan dengan larutan hidrogen klorida (Ar Ca = 40, C = 12,
O = 16 dan Cl = 35,5). Tentukan:
a. persamaan reaksi yang terjadi,
b. berat garam yang terbentuk!

Jawab:
a. persamaan reaksi
CaCO3 + 2HCl → CaCl2 + H2O + CO2
b. berat garam yang terbentuk
n CaCO3 = 0,04
CaCO3 + 2 HCl → CaCl2 + H2O + CO2
0,04
x
nCaCl2 = x
n CaCl2 = 0,04 mol
maka, massa CaCl2 yang terbentuk adalah:
m = n x Mr CaCl2 = 0,04 mol × 111 = 4,44 gram

Tentukan massa besi dan oksigen dalam suatu senyawa oksida Fe2O3 sebanyak 80 g!
(Ar: Fe = 56 dan O = 16)

Jawab:
Mr Fe2O3 = (2 × 56) + (3 × 16) g/mol
Mr Fe2O3 = 112 + 48 g/mol
Mr Fe2O3 = 160 g/mol

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

49

Maka massa besi dalam senyawa oksida Fe2O3 adalah sebagai berikut.
Massa Fe =

2x Ar Fe × Massa Fe O = 2 x 56
x 80 g = 56 g
2 3
160
Mr Fe2O3

Sedangkan massa oksigen dalam senyawa oksida Fe2O3 adalah sebagai berikut.
massa O = massa Fe2O3 – massa Fe dalam Fe2O3 = 80 g – 56 g = 24 g.

6.

Dengan demikian, massa Fe dan O dalam Fe2O3 adalah 56 g dan 24 g.

Diketahui massa atom relatif Ar C = 12 dan O = 16, tentukan:
a. massa 2 mol atom oksigen,
b. massa 2 mol molekul oksigen,
c. massa 0,5 mol karbon dioksida!

Jawab:
a. m = n × Mr
m = 2 mol × 16 = 32 g
b. m = n × Mr
m = 2 × 32 = 64 g
c. m = n × Mr
m = 0,5 × 44 = 22

7.

Sebanyak 4 gram metana (Mr = 16) dibakar sempurna dengan O2 murni. Gas CO2 yang terbentuk
dialirkan dalam larutan air kapur Ca(OH)2, sehingga terbentuk endapan CaCO3 (Mr CaCO3 =
100). Berapa gram endapan yang terbentuk?

Jawab:
Mol CH4 = 4/16 mol = 0,25 mol
CH4 + 2O2 → CO2 + 2H2O
0,25     0,25

CO2 + Ca(OH)2 → CaCO3+ H2O

8.

1

Satu liter nitrogen mol
dalam
N = keadaan standar tepat bereaksi dengan 2 L oksigen membentuk 1
22,4
liter gas X. Tentukan rumus
molekul gas X tersebut!

Jawab:

mol N = 0,05
2
mol O =
22,4
2
mol O =
22,4
mol O = 0,09

V
22,4
1
mol N =
22,4
mol N = 0,05
Mol N : mol 2
O
mol O = = 1 : 2
0,05 : 0,0922,4
Rumus molekul gas X adalah NO2.
2
mol O =
Sebanyak
5,6 gram besi (Fe) direaksikan dengan 150 mL larutan HNO3 2 M sesuai reaksi
22,4
sebagai
berikut
: Fe(s) + 2 HNO3 → Fe(NO3)2(aq) + H2(g). Tentukan:
mol O = 0,09
mol N =

9.

V

mol N =
0,25       0,25
22,4
Jadi CaCO3 yang terbentuk adalah = 0,25 mol × 100 g/mol = 25 g

a.
b.
c.
d.

pereaksi Pembatas (PP),
zat apakah yang tersisa dan berapakah massanya,
massa Fe(NO3)2 yang terbentuk,
volume gas H2 yang terbentuk diukur pada STP! (Ar H = 1, Fe = 56, N = 14, O = 16)

Jawab:
Mol Fe = Massa : mm = 5,6 / 56 = 0,1 mol
Mol HNO3 = M x L = 2 x 0,15 = 0,3 mol
Fe(s) + 2 HNO3 → Fe(NO3)2(aq) + H2(g)

a. Pereaksi Pembatas (PP)
Fe = mol / koef = 0,1 / 1 = 0,1
HNO3 = mol / koef = 0,3 / 2 = 0,15
PP = Fe (diambil yang sedikit/ cepat habis)

Fe(s) + 2 HNO3 → Fe(NO3)2(aq) + H2(g)
Mula : 0,1
0,3
Reaksi: 0,1
0,2
0,1
0,1
Sisa :
0
0,1
0,1
0,1

50

b. Zat yang tersisa dan massanya
Massa HNO3 = 0,1 x 63 = 6,3 gram
c. Massa Fe(NO3)2 yang terbentuk = 0,1 x 180 = 18
gram
d. Volume gas H2 yang terbentuk = mol x 22,4 L =
0,1 x 22,4 = 2,24 L

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

10. Massa suatu atom molekul biasanya dinyatakan dalam sma. Apakah yang dimaksud dengan
sma?
Jawab:

1 sma adalah

1
dari massa 1 atom C - 12.
12

Skala Sikap
Berilah tanda checklist (√) pada pernyataan berikut sesuai dengan pilihan Anda disertai alasan!
Sikap

No.

Pernyataan

1.

Rumus molekul dari suatu senyawa yang terdiri dari 43,7
% P dan 56,3% O adalah P2O5.
Pada senyawa dengan rumus kimia H 2C 2O 4.2H 2O
bukanlah senyawa kimia hidrat, hal ini dikarenakan asam
oksalat berbentuk cair bukan kristal.
Massa etana yang diperlukan untuk pembakaran gas
etana dalam keadaan STP dengan 4,48 L oksigen
adalah 3,2 g.
Reaksi:
2C2H6(g) + 7O2(g) → 4CO2(g) + 6H2O(g)
Dalam perhitungan kimia, pereaksi pembatas dapat
ditentukan dengan membagi mol-mol reaktan de-ngan
koefisien masing-masing reaktan. Pereaksi yang habis
terlebih dahulu disebut sebagai pereaksi pembatas.
Salah satu unsur penting garam yang dikonsumsi adalah
iodium. Dalam alam senyawa iodium ditemukan dalam
senyawa KIO3 atau kalium iodat.

2.
3.

4.

5.

Setuju

Tidak Setuju

Alasan

Jawab: Kebijaksanaan guru.

Portofolio
Garam inggris atau espom salt adalah suatu garam anhidrat yang digunakan untuk meningkatkan kadar
magnesium dalam tubuh, dan mengatasi konstipasi. Buatlah sebuah makalah terkait pembuatan garam
inggris dalam skala industri! Kumpulkan makalah tersebut!
Jawab: Kebijaksanaan guru.

Remedi
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas!
1. Nitrogen dan oksigen dapat membentuk senyawa senyawa dengan komposisi massa terlihat pada
tabel berikut.
Senyawa

Massa Nitrogen (g)

Massa Oksigen (g)

Perbandingan

N 2O

28

16

7:4

NO

14

16

7:8

N2O3

28

48

7 : 12

N2O4

18

64

7 : 16

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

51

Jika perbandingan massa nitrogen dalam
keempat senyawa adalah tetap. Tentukanlah
perbandingan atom oksigen dalam keempat
senyawa tersebut!

Jawab: Tabel tersebut sudah dibuat perbandingan massa
nitrogen adalah tetap (sama) yaitu 7 g. Maka perbandingan
massa oksigen dalam keempat senyawa tersebut adalah :
4 : 8 : 12 : 16
1 : 2 : 3 :4
Perbandingannya adalah bilangan bulat dan sederhana.

2.

Hukum Gay Lussac, yakni pada suhu dan tekanan
yang sama, volume gas-gas yang bereaksi dan
volume gas-gas hasil reaksi berbanding sebagai
bilangan bulat dan sederhana.

5.

Pirimidin tersusun dari 60% karbon, 5%
hidrogen, dan sisanya nitrogen (Ar C = 12,
Ar H = 1, Ar N = 14). Jika massa molekul
relatif pirimidin adalah 80. Tentukanlah rumus
molekul pirimidin!

Jawab:
Jumlah mol C =

12 1 14

= 5 : 5 : 2,5
= 2 : 2: 1
Sehingga rumus empiris senyawa tersebut adalah C2H2N
Rumus molekulnya
(C2H2N)n = 80
((2 × Ar C) + (2 × Ar H) + (1 × Ar N)) × n = 80
((2 × 12) + (2 × 1) + (1 × 14)) n = 80
((24 + 2 + 14) n = 80
40 n = 80
n=2
(C2H2N)n = (C2H2N)2
Sehingga rumus molekul pirimidin adalah C4H4N2.

Diketahui massa 1 atom C-12 adalah 1,99 ×
10-26 kg dan massa 1 atom X adalah 6,63 ×
10-26 kg. Tentukan Ar X!

6.

Jawab:

massa atom X
1
massa atom C -12
12
6,63 ×10 -26
Ar X =
1
1,99 ×10 -26
12
6,63
Ar X =
0,166
Ar X = 39,94
Ar X =

4.

52

Sebutkan 4 Hukum dasar dalam Ilmu Kimia!

Jawab:
a. Hukum Kekekalan Massa atau seringkali disebut
sebagai Hukum Lavoisier, yakni di dalam suatu reaksi
kimia, massa zat-zat sebelum reaksi sama dengan
massa zat sesudah reaksi.
b. Hukum Perbandingan Tetap atau Hukum Proust,
yakni Perbandingan massa unsur-unsur penyusun
suatu senyawa adalah tidak tergantung pada asal-usul
senyawa tersebut.
c. Hukum Perbandingan Berganda atau disebut
juga dengan Hukum Dalton, yakni bila dua unsur
membentuk senyawa, massa-massa dari satu unsur
yang bergabung dengan massa dari unsur lainnya
merupakan perbandingan bilangan bulat terhadap
satu dengan lainnya.
d. Hukum Perbandingan Volume dikenal juga dengan

72
12

22
mol H =
× mol C
12
Perbandingan mol karbon : mol hidrogen : mol oksigen
22
dalah senyawa C12H22O11
mol H =
×6
12
C:H:O
mol H = 11 mol
12 : 22 : 11
22
11
mol H =
× mol C
mol O =
× mol C
12
12
22
11
mol H =
×6
mol O =
×6
12
12
mol H = 11 mol
mol O = 5,5 mol
Sehingga:11
mol O =
× mol C
a. massa
12oksigen yang terkandung dalam C12H22O11
massa
11= n × Ar
mol massa
O = =×5,5
6 × 16
12
88 g
mol massa
O = 5,5= mol
b. massa hidrogen yang terkandung dalam C12H22O11
massa = n × Ar
massa = 11 × 1
massa = 11 gram

Jawab:
Perbandingan mol C : H : N
= 60 : 5 : 35

3.

Dalam senyawa C12H22O11 terdapat 72 gram
karbon,( Ar H = 1, C = 12, O = 16). Tentukan:
a. massa oksigen yang terkandung dalam
C12H22O11,
b. massa hidrogen yang terkandung dalam
C12H22O11!

7.

Untuk membakar 11,2 liter gas hidrokarbon
tepat diperlukan 20 liter gas oksigen dan
dihasilkan 22,4 liter gas CO2. Apabila semua
gas diukur pada suhu dan tekanan sama,
bagaimana rumus molekul gas hidrokarbon
tersebut?
Jawab:
CxHy + (x + y/4)O2 → xCO2 + y/z H2O
11,2
20     22,4
Perb vol CxHy : CO2 = 11,2 : 22,4 = 1 : 2
CxHy + aO2 → 2CO2 + bH2O
Atom C → x = 2
   O → x + y/4 = 20
2 + y/4 = 20
y / 4 = 18
y = 72
Rumus molekul gas hidrokarbon adalah C2H72.

Hitunglah massa molekul relatif dari
CaSO4.2H2O bila massa atom relatif dari Ca
= 40, S = 32, O = 16, H = 2, dan O = 16!
Jawab:
Mr CaSO 4.2H 2O = Ar Ca + Ar S + (4 × Ar O) + (4 Ar
H) + (2 Ar O)
= 40 + 32 + 64 + 4 + 32
= 172

8.

Dalam ruang tertutup 75 gram karbon dibakar

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

Bila nilai massa molekul relatifnya 42, tentukan
rumus molekul senyawa tersebut!

secara sempurna dalam 250 gram oksigen
menghasilkan karbon dioksida. Perbandingan
massa karbon dan oksigen dalam CO2 adalah
3 : 8.
a. berapa massa CO2 yang dihasilkan,
b. pereaksi mana yang tersisa dan berapa
massanya?

Jawab:
Perbandingan massa C : O = 3 : 8. Karbon dibakar sebanyak
75 gram. Agar semua karbon terbakar maka dibutuhkan
oksigen sebanyak = 8 gram O x 75 gram C = 200 gram O
3 gram C

Jawab:
(CH2)x = 42
(Ar C + 2x Ar H )x = 42
(12 +2)x =42
14x = 42
x=3
Rumus molekul C3H6.

10. Berapa gram Mn yang terdapat dalam 200
gram batu yang mengandung 87% MnO2? ( Ar
O = 16, Mn = 55)
Jawab:

Atau agar semua oksigen digunakan maka dibutuhkan
karbon sebanyak =

87 % =

3 gram C
x 250 gram O = 93, 75 gram C
8 gram O

berat Mn = 174 gram

Hal ini tidak mungkin karena karbon yang tersedia hanya
75 gram.
a. Massa karbon yang dibakar sebanyak 75 gram dan
massa oksigen sebesar 200gram, maka massa CO2
yang dihasilkan adalah 75 g C + 200 g O2 = 275 g CO2
b. Massa pereaksi yang tersisa adalah oksigen yakni
(250 – 200) gram = 50 gram.

9.

berat zat Mn
× 100 %
200 g

Suatu senyawa memiliki rumus empiris CH2.

Pengayaan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas!
1.

Diketahui reaksi:
C2H4 + 3 O2 → 2 CO2 + 2 H2O
Bila udara mengandung 20% oksigen, berapa
liter udara yang diperlukan untuk membakar 2
liter C2H4?

Jawab:
Dari reaksi :
C2H4 + 3 O2 → 2 CO2 + 2 H2O (reaksi sudah setara)
Jika C2H4 yang dibakar adalah 2 L, maka jumlah oksigen
yang dibutuhkan adalah :
V O2 = (koef O2 / koef C2H4 ) × volume C2H4
= 3/1 x 2 L
=6L
Jika volume oksigen yang dibutuhkan adalah 6 L, maka
volume udara yang terpakai adalah :
Kadar oksigen dalam udara = V O2/V udara x 100%
20 % = 6 L / V Udara x 100 %
V udara = 600/20
= 30 L

2.

Suatu senyawa terdiri dari 60% karbon, 5%
hidrogen, dan sisanya nitrogen. Jika Mr
senyawa itu = 120 (Ar C = 12 ; H = 1 ; N = 14).
Tentukan rumus empiris dan rumus molekul
senyawa itu!
Jawab:
Persentase Nitrogen = 100% - ( 60% + 5% ) = 35%
Misal massa senyawa = 100 gram
Maka massa C : N : H = 60 : 35 : 5
Perbandingan mol C : mol H : mol N =
= 5 : 5 : 2,5
=2:2:1

3.

Maka rumus empiris = C2H2N
( C2H2N ) n = 120
( 24 + 2 + 14 ) n = 120
( 40 ) n = 120
n=3
Jadi rumus molekul senyawa tersebut = ( C2H2N)3= C6H6N3

Satu mol logam aluminium direaksikan dengan
asam klorida secukupnya menurut reaksi:
(reaksi
Al (s) + HCl (aq) → AlCl3 (aq) + H2 (g)
belum setara)
Tentukan:
a. massa AlCl3 yang terbentuk,
b. volume gas H2 (STP),
c. jumlah partikel H2 yang terjadi! (Ar Al = 27
; Cl = 35,5)
Jawab:
2Al (s) + 6HCl (aq) → 2AlCl3 (aq) + 3H2 (g)
1 mol 3 mol    1 mol 1,5 mol
a. massa AlCl3 = mol × Mr AlCl3 = 1 × 133,5 = 133,5 g
b. Vol H2 (STP) = mol H2 x 22,4 L = 1,5 x 22,4 L = 33,6 L
c. Partikel H2 = mol H2 × 6,02 . 1023 = 1,5 x 6,02 . 1023 =
9,03 × 1023 partikel

4.

Bila 0,8 mol H 2 habis bereaksi dengan
persamaan reaksi:
2H2(g) + 2NO(g) → 2H2O + N2(g)
Tentukan:
a. jumlah mol yang bereaksi,
b. jumlah mol H2O yang dihasilkan,
c. jumlah mol N2 yang dihasilkan!

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

53

Jawab: (ralat soal a. mol NO)
a.

1 2 × mol H
2
22

7.

Jumlah mol NO yang bereaksi =

1 2 × 0,8
22

jumlah mol NO =

Jawab:

jumlah mol NO = 0,8 mol
b.

c.

5.

1 ×2 mol H
Jumlah mol N2 yang dihasilkan =
2
22
1 2× 0,8
jumlah mol N2 yang dihasilkan =
22

7 12
:
14 16
0,5 : 0,75
1: 3

8.

Hitunglah massa dari 10 L gas butana (C4H10 )
yang diukur pada suhu 25°C dan tekanan 100
atm!
massa P xV
=
Mr
R xT
100 x 10 L
massa
=
58
0,082 x 298
1000 x 58
massa =
24,24

massa = 2373 gr = 2,4 kg

Suatu bahan penyedap makanan memiliki
komposisi 13,6 % Na, 35,5 % C, 4,8% H, 8,3%
N, dan 37,8% O. Tentukan rumus empiris dari
penyedap makanan tersebut!
Jawab:

Rumus empiris NO3.

Berapakah massa nitrogen dalam 100 gram
Ca(NO3)2?
Jawab:

ArN
× massa senyawa
Mr
14
massa nitrogen =
×100
164
massa nitrogen = 8,54 g
massa nitrogen =

jumlah mol N2 yang dihasilkan = 0,4 mol

Jawab:

6.

mol nitrogen : mol oksigen

1 2 × mol H
2
22
1 2 × 0,8
jumlah mol H2O yang dihasilkan =
22

Jumlah mol H2O yang dihasilkan =

jumlah mol H2O yang dihasilkan = 0,8 mol

Tentukan rumus empiris suatu senyawa
yang terdiri dari 7 gram nitrogen dan 12 gram
oksigen! (Ar N = 14, O = 16)

9.

Tentukan jumlah perak dalam sebuah mata
uang koin yang memiliki massa 65 g dan
mengandung 92,5 % perak ( Ar Ag = 108)!
Jawab:

92,5%
× 65 g
100%
massa perak = 60,13 g
massa perak =

10. Hitunglah volume standar dari 0,3 mol karbon
dioksida! ( Ar C = 12, O = 16)
Jawab:
V = n × 22,4
V = 0,3 × 22,4
V = 6,72 L

mol Na : mol C : mol H : mol N : mol O
13,6 35,5 4,8 8,3 37,8
:
:
:
:
22
12
1 14 16
0,6 : 2,9 : 4,8 : 0,6 : 2,4
1: 5 : 8 :1: 4

Rumus empiris penyedap makanan NaC5H8NO4.

54

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

Latihan Ulangan Umum Semester 2
A. Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, d, atau e di depan jawaban yang benar!
1. Konsentrasi ion OH– pada larutan 0,005
M Ba(OH)2 adalah ….
a. 0,05 M
d. 0,5 M
b. 0,01 M
e. 1 M
c. 0,2 M

5. Berikut yang termasuk larutan elektrolit
lemah adalah ….
a. HCl
d. HNO3
b. NaCl
e. NaOH
c. CH3COOH

2. Sebanyak 3 mol zat XY dilarutkan dalam
air akan terionisasi, bila dalam larutan
masih terdapat 1 mol molekul XY, maka
derajat ionisasinya adalah ....
a. 0,16
d. 0,67
b. 0,33
e. 0,83
c. 0,51

6. Pada sebuah persamaan reaksi kimia, zat
yang ditulis di sebelah kiri tanda panah
adalah ....
a. pereaksi
d. produk
b. hasil reaksi
e. elementer
c. antara

Jawab: b
Pembahasan:
[OH-] = 2 [Ba(OH)2] = 2 × 0,005 M = 0,01 M

Jawab: b
Pembahasan:
jumlah mol zat yang terionisasi
α=
jumlah mol zat mula - mula
α = (1:3)
α = 0,33

3. Uji elektrolit terhadap larutan berikut yang
tidak menyala dan tidak terjadi gelembung
gas yaitu ….
a. H2O dan CH3COOH
b.

NaOH dan NaCl

c.

C2H5OH dan C12H22O11

d.

CH3COOH dan NH3

e.

HCl dan H2SO4

Jawab: c
Pembahasan: Larutan nonelektrolit pada alat uji
elektrolit menunjukkan lampu tidak menyala dan tidak
timbul gelembung di elektrode, contohnya C2H5OH
dan C12H22O11.

4. Suatu senyawa mempunyai ciri-ciri
sebagai berikut.
1) padatannya tidak dapat menghantarkan listrik
2) lelehannya tidak dapat menghantarkan
listrik
3) dalam bentuk larutan dapat menghantarkan listrik
Jenis ikatan dalam senyawa tersebut
adalah ikatan ....
a. ion  d. logam
b. kovalen polar   e. hidrogen
c. kovalen non polar
Jawab: c
Pembahasan: Cukup jelas

Jawab: c
Pembahasan: CH3COOH termasuk elektrolit lemah
karena hanya sebagian kecil molekul yang mengion
dan daya hantar relatif kecil.

Jawab: a
Pembahasan:
Zat di sebelah kiri tanda panah adalah pereaksi.
Zat di sebelah kanan tanda panah adalah produk
atau hasil reaksi.

7. Elektrolisis merupakan peristiwa penguraian suatu senyawa menjadi ion-ion
dengan menggunakan arus listrik ….
a. searah
d. paralel
b. tidak searah e. seri
c. bolak-balik
Jawab: c
Pembahasan: Elektrolisis merupakan peristiwa
penguraian suatu senyawa menjadi ion-ion dengan
menggunakan arus listrik bolak-balik. Karena adanya
arus lisrik itu, apabila suatu reaksi kimia bereaksi,
maka reaksi dapat kembali ke arah semula.

8. Berikut adalah beberapa senyawa fosfor.
(4) POCl3
(1) PBr5
(2) PCl3

(5) CaHPO

(3) PO4Cl
Bilangan oksidasi unsur fosfor terendah
dan tertinggi terdapat dalam senyawa ....
a. (5) dan (3)
d. (1) dan (4)
b. (3) dan (5)
e. (1) dan (2)
c. (2) dan (4)

Jawab: a
Pembahasan:
(1) biloks PBr5 = 0
(1 x biloks P) + (5 x biloks Br) = 0
Biloks P + (5 x (-1) = 0
Biloks P = +5
(2) biloks PCL3= 0
(1 x biloks P) + (3 x biloks Cl) = 0
Biloks P + (3 x (-1) = 0
Biloks P = +3

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

55

(3) biloks PO4Cl = 0
(1 x biloks P) + (4 x biloks O)+(1 x biloks Cl) = 0
Biloks P + (4 x (-2)) + (1x(-1) = 0
Biloks P -8-1 = 0
Biloks P = +9
(4) ) biloks POCl3 = 0
(1 x biloks P) + (1 x biloks O)+(3 x biloks Cl) = 0
Biloks P + (1 x (-2)) + (3x(-1) = 0
Biloks P -2-3 = 0
Biloks P = +5
(5) biloks CaHPO = 0
(1 x biloks Ca) + ( 1 x biloks H) + (1 x biloks P)
+ (1 x biloks O) = 0
(1 x(+2)) + (1 x (+1)) + biloks P + (1 x (-2)) = 0
2+1-2+ biloks P=0
Biloks P = +1

9. Berikut daya hantar beberapa senyawa.
Senyawa

Lelehan

Larutan

A

-

+

Titik Leleh
100°C

B

+

+

201°C

C

-

-

120°C

Keterangan:
(+) : menghantarkan arus listrik
(-) : tidak menghantarkan arus listrik
Jenis ikatan yang terdapat pada senyawa
A dan C adalah ….
a. ion dan kovalen polar
b. kovalen polar dan ion
c. kovalen polar dan nonpolar
d. kovalen nonpolar dan polar
e. kovalen nonpolar dan ion

Jawab: c
Pembahasan: Perhatikan daya hantarnya terlebih
dahulu, lalu titik lelehnya.
A = larutan elektrolit lemah atau kovalen polar
B = larutan elektrolit kuat atau ion
C = larutan nonelektrolit atau kovalen nonpolar

10. Soda abu mempunyai rumus kimia K2CO3,
senyawa tersebut mempunyai nama ....
a. kalium karbonat
b. dikalium karbonat
c. kalium bikarbonat
d. kalium karbonat
e. kalium karbon trioksida
Jawab: d
Pembahasan:
Cukup jelas

11. Pada komposisi suatu tablet effervescent
tertulis setiap tablet mengandung kalsium
250 mg dalam bentuk kalsium karbonat.
Berat kalsium karbonat tiap tablet adalah
…. (Ar Ca = 40, C = 12, O = 16)
a. 62,5 mg
d. 250 mg
b. 100 mg
e. 625 mg
c. 150 mg
Jawab: e

56

Pembahasan:
Massa Ca
x . Ar Ca
=
Massa CaCO3
Mr CaCO3
MassaCaCO3 =

Mr CaCO3
100
x Massa Ca =
x 250 mg = 625 mg
1. Ar Ca
40

12. Sebanyak 5 mol gas N2 berada pada suhu
27°C pada tekanan 1,5 atm. Volume gas
N2 tersebut adalah ....
a. 22,40 liter
d. 56,20 liter
b. 24,80 liter
e. 82,00 liter
c. 41,00 liter
Jawab: e
Pembahasan:
Gas berada dalam keadaan non STP.
Data:
Jumlah mol n = 5 mol
Tekanan P = 1,5 atm
Suhu T = 27°C = 27 + 273 = 300 K
PV = nRT
1,5 V = (5)(0,082)(300)
V=

123
1,5

= 82 liter

13. Data reaksi oksidasi besi sebagai berikut:
No.

Massa Massa
besi
oksigen
(gram) (gram)

Massa
besi (III)
oksida
(gram)

Massa
zat
tersisa

1.

1,40

0,60

2,00

-

2.

2,30

0,90

3,00

0,2 gram Fe

3.

2,45

1,05

3,50

-

4.

3,50

1,50

5,00

-

Perbandingan massa besi dan oksigen
dalam senyawa yang terbentuk adalah ….
a. 5 : 2
d. 7 : 3
b. 5 : 3
e. 7 : 5
c. 7 : 2

Jawab: d
Pembahasan: Hukum perbandingan tetap (hukum
Proust) menyatakan “perbandingan massa unsurunsur penyusun suatu senyawa selalu tetap”.
Berdasarkan percobaan 1, perbandingan massa besi
dan oksigen = 1,4 : 0,6 = 7 : 3.

14. Jika 60 mL gas nitrogen direaksikan
dengan gas oksigen menghasilkan 60 mL
gas dinitrogen trioksida, maka gas oksigen
yang diperlukan sebanyak ....
a. 30 mL
d. 150 mL
b. 120 mL
e. 210 mL
c. 90 mL
Jawab: c
Pembahasan:
2N2 + 3O2 → 2N2O3
M
60 ml
90 ml –
r
60 ml
90 ml 60 ml
s
0
0
60 ml

15. Untuk mengubah 40 ml larutan H2SO4 6 M
menjadi H2SO4 5 M diperlukan tambahan
air sebanyak ….

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

a.
b.
c.

9 ml
8 ml
7 ml

d.
e.

6 ml
5 ml

Jawab: b
Pembahasan:
M1V1 = M2V2
6.40 = 5.V2
V2 = 240/5 = 48 ml
Maka, volume air yang harus ditambahkan agar
menjadi larutan H2SO4 5 M adalah 48 ml – 40 ml
= 8 ml.

16. Jika diketahui massa atom relatif (Ar) Fe
= 56; S = 32 dan O = 16, maka massa
molekul relatif senyawa Fe2(SO4)3 adalah
....
a. 156
d. 334
b. 208
e. 400
c. 304

Jawab: e
Pembahasan:
Mr Fe2(SO4)3 = (2 × 56) + (3 × 32) + (12 × 16) = 400.

17. Berikut yang termasuk ciri-ciri elektrolit
kuat adalah ….
a. terurai sempurna
b. terurai sebagian
c. derajat ionisasinya kecil
d. daya hantar relatif kecil
e. tidak dapat menghantarkan listrik
Jawab: a
Pembahasan: Cukup jelas

18. Pada percobaan reaksi antara tembaga
dan belerang sehingga membentuk tembaga (II) sulfida dihasilkan data sebagai
berikut.
Percobaan

Massa
tembaga
(gram)

Massa
belerang
(gram)

Massa
tembaga
sulfida
(gram)

1

18

2

6

2

28

3

9

3

8

4

12

4

8

5

12

Berdasarkan data tersebut, perbandingan
massa tembaga dan belerang sehingga
membentuk senyawa tembaga (II) sulfida
adalah ....
a. 1 : 1
d. 3 : 1
b. 1 : 2
e. 2 : 3
c. 2 : 1

Jawab: c
Pembahasan:
Lihat data:
massa sebelum = massa sesudah
Data nomor 3
mCu : m s = 8 gr : 4 gr = 2 : 1

19. Anode pada baterai akan menarik ion yang
bermuatan ….
a. negatif yang disebut kation
b. negatif yang disebut anion
c. positif yang disebut kation
d. positif yang disebut anion
e. tidak menarik ion

Jawab: b
Pembahasan: Muatan akan saling tarik-menarik
dengan muatan yang berlawanan dengan anode (+)
yaitu ion negatif.

20. Setengah mol unsur karbon (C) mengandung atom C sebanyak ....
a. 3,01 × 1023
d. 12,04 × 1023
b. 6,02 × 1023
e. 6,02 × 1023
23
c. 12 × 10
Jawab: a
Pembahasan:
0,5 mol unsur C
= 0,5 × 6,02 × 1023 = 3,01 × 1023.

21. Jumlah atom Nitrogen yang terdapat
dalam 15 gram urea (Mr = 60) jika
setelah dianalisis menjadi unsur-unsurnya
terbentuk 7 gram Nitrogen adalah ….
a. 2
d. 5
b. 3
e. 6
c. 4
Jawab: a
Pembahasan:
Berat N dalam urea
jumlah Ar N
N =
x berat urea
Mr urea
14 x
7 =
x 15 g
60
7 x 60
14 x =
15
14 x = 28
x = 2

22. Dari persamaan reaksi berikut, yang merupakan persamaan reaksi redoks adalah ....
a.
Na2CO3(aq) + 2HCl(aq) → 2NaCl(aq) +
H2O(ℓ) + CO2(g)
b.

2KOH(aq) + SO3(aq) → K2SO4(aq) + H2O(ℓ)

c.

ZnS(s) + 2HCl(aq) → ZnCl2(aq) + H2S(g)

d.

Al2O3(s) + 2NaOH(aq) → 2NaAlO2(aq) +
H2O(ℓ)

e.

4HNO 3(aq) + Zn (s) → Zn(NO 3) 2(aq) +
2NO2(g) + H2O(g)

Jawab: e
Pembahasan:
Reaksi redoks terjadi bila ada perubahan bilangan
oksidasi. Pada reaksi (e) terjadi perubahan biloks
sebagai berikut.
4HNO3(aq) + Zn(s) → Zn(NO3)2(aq) + 2NO2(g) + H2O(g)
BO:+5
0
+2
+4

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

57

Zn mengalami kenaikan biloks dari 0 menjadi +2 dan
N mengalami penurunan biloks dari +5 menjadi +4.

23. Massa dua atom fluor (Ar = 19) dalam
gram adalah ….
d. 9,02 × 10-23
a. 1,66 × 10-23
-23
b. 3,16 × 10
e. 12,2 × 10-23
-23
c. 6,31 × 10
Jawab: c
Pembahasan:
massa
jumlah partikel
=
Ar
L
massa
2
=
19
6, 02 x 1023
Massa = 6,31 × 10-23

24. Jika 3 gram x terdapat partikel sebanyak
3,01 × 1022 atom, maka massa atom relatif
unsur x adalah ....
a. 9,03
d. 60
b. 15
e. 120
c. 30
Jawab: d
Pembahasan:
mol =

3,01 ×10 22
= 0,05 mol
6,02 ×10 23

Mr x =

3gr
= 60g / mol
0,05mol

25. Sebanyak 2 mol gas hidrokarbon CxHy
dibakar sempurna oleh gas O 2 dan
menghasilkan 8 mol gas CO 2 dan 10
mol gas H 2O. Jika diukur pada suhu
dan tekanan yang sama maka rumus
hidrokarbon tersebut adalah ….
d. C4H8
a. C2H6
b. C3H6
e. C4H10
c. C3H8
Jawab: e
Pembahasan:
Perbandingan mol = perbandingan koefisien
2CxHy + 13O2 → 8CO2 + 10H2O

2x = 8
2y = 20
x=4
y = 10
Senyawa CxHy adalah C4H10

26. Gas metana (CH4) dan asetilena (C2H2) terbakar menurut persamaan reaksi berikut.
CH4(g) + 2O2(g) → CO2(g) + 2H2O(l)
2C2H2(g) + 5O2(g) → 4CO2(g) + 2H2O(l)
Pada suhu dan tekanan yang sama
pembakaran sempurna 5 liter campuran
metana dan asetilena dihasilkan 7 liter
CO2, maka volume metana dalam campuran tersebut adalah ....
a. 6 liter
d. 3 liter
b. 5 liter
e. 2 liter
c. 1 liter

58

Jawab: d
Pembahasan:
Misalkan volume C2H2 = a liter, maka volume CH4
= (5-a liter)
4

a liter C2H2 akan menghasilkan CO2 sebanyak ×
2
a liter = 2a liter
(5-a) liter CH4 akan menghasilkan CO2 sebanyak
(5-a)liter
Karena volume CO2 hasil pembakaran kedua jenis
gas adalah 7 liter, maka kita mempunyai persamaan :
2a + (5-a) = 7
a=2
Jadi, campuran terdiri atas 3 liter CH4 dan 2 liter C2H2.

27. Pengolahan dari bijih logam menjadi
logam murni dilakukan melalui proses ....
a. oksidasi
d. eliminasi
b. reduksi
e. adisi
c. hidrolisis
Jawab: b
Pembahasan: Cukup jelas

28. Volume dari 14 gram nitrogen (N2) adalah
14 liter, pada suhu dan tekanan yang
sama. Volume dari 16 gram oksigen (O2)
adalah .... (Ar N = 14; O = 16)
a. 32 liter
d. 8 liter
b. 16 liter
e. 14 liter
c. 7 liter
Jawab: e
Pembahasan:

V N2

V O2

=

n N2 =

14
V O2

=

n N2

n O2
m 14
=
= 0,5 mol
Mr 28
0,5

0,5

V O2 = 14 L

29. Di daerah bukit kapur air sukar berbuih.
Hal ini disebabkan terjadi kesadahan
sementara pada air tersebut. Kesadahan
sementara tersebut dapat dihilangkan
dengan pemanasan. Persamaan reaksi
setara yang tepat adalah ....
a. CaCO3(s) + CO2(g) + H2O(l) →
Ca(HCO3)2(aq)
b. MgSO4(s) + CO2(g) + H2O(l) →
Mg(HCO3)2(aq)
c. CaCO3(aq)→ CaO(s) + CO2(g)
d. Ca(HCO3)2(aq) → CaCO3(s) + CO2(g) +
H2O(l)
e. MgSO4(aq) → MgO(s) + SO3(g)
Jawab: d
Pembahasan: Kesadahan sementara di daerah
berkapur dapat disebabkan adanya ion Ca2+ dan
HCO3− dalam air. Garam yang menghasilkan ion
tersebut adalah Ca(HCO3)2.

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

30. Karbon terbakar menurut persamaan
C(s) + O2(g) → CO2(g)
Jika 6 gram karbon C dibakar dengan 32
gram O2 dapat menghasilkan CO2 sebanyak-banyaknya .... (Ar O = 16, C = 12)
a. 44 gram
d. 32 gram
b. 22 gram
e. 38 gram
c. 11 gram
Jawab: b
Pembahasan:

= 0,5
Mol C = 6 32
12 32

Mol O2 6= 32 = 1
12 32

Maka mol CO2 = 1 mol C = 0,5
Massa = n × Mr CO2
= 0,5 × 44 = 22 gram

31. Kadar alkohol yang dijual di apotek tertulis
70% v/v. Alkohol murni yang dilarutkan
dalam 1 botol larutan alkohol yang berisi
120 mL adalah ....
a. 44 mL
d. 84 mL
b. 58 mL
e. 98 mL
c. 64 mL
Jawab: d
Pembahasan:
Pembahasan: % alkohol = % A = 70 %
Volume larutan = VA + VB = 120 mL
%A =

VA
× 100%
VA + VB

VA
× 100%
120mL
VA = 84mL
70% =

4
4
3
32. Setengah mol aluminium dilarutkan
dalam
3
1
asam sulfat menurut persamaan:
1
2Al(s) + 3H2SO4(aq) → Al2(SO
2
2 4)(aq) + 3H2 (g)
Jumlah mol asam sulfat3
3 yang terpakai
dalam reaksi tersebut adalah
....
2
2
4
2
a. 4
d. 2
4
3
3
3
3
3
1
3
3
1
1
b. 2
e. 4
4
2
2
3
3
3
c. 2
2
2
2
2
2
Jawab:
3a
3
Pembahasan:
3
3
Karena3 yang dketahui setangah mol Aluminium,
3
4
maka koefisien
dari masing-masing zat dibagi 4
4
4 mol asam sulfat = koefisien asam sulfat
Sehingga
= 3.
4

33. Persen massa nitrogen dalam pupuk
urea dengan rumus molekul NH2CONH2
(Ar N=14, C=12, O=16, dan H=1) adalah
sekitar ....
a. 10
d. 47
b. 28
e. 64
c. 32
Jawab: d
Pembahasan:

%N
2 × Ar N
=
%Urea Mr Urea
%N
2 × 14
=
100%
60
%N = 46,7%

34. Diketahui Ar Ca = 40, H = 1, P = 31, dan O
= 16, maka Mr untuk senyawa Ca(H2PO4)2
adalah ....
a. 234
d. 91
b. 194
e. 205
c. 89
Jawab: a
Pembahasan:
Mr Ca(H2PO4)2
= (1 × Ar Ca) + ( 4 × Ar H) + (2 × Ar P) + (8 × Ar O)
= (1 × 40) + (4 × 1) + (2 × 31) + (8 × 16)
= 40 + 4 + 62 + 128
= 234

35. Reduksi suatu oksida logam MO,sebanyak
2 gr menghasilkan 1,6 gr logam murni.
Jika diketahui Ar O = 16, maka logam M
tersebut memiliki massa atom relatif....
a. 16
d. 64
b. 32
e. 72
c. 40
Jawab: d
Pembahasan:
x : y = mol M : mol O
1: 1 = mol M : 0,025
1 = mol M /0,025
maka mol M = 0,025 mol
mol = massa / Ar
Ar = massa / mol
Ar M = 1,6 gram / 0,025 mol = 64

28p
28p
36. Jika diketahui massa 1 atom
C-12 adalah
12 gram
12
gramunsur X
p gram dan massa atom relatif
12p
adalah 28, maka massa rata-rata
atom
12p
28 gram
unsur X adalah ....
28 gram
12
a. 28p gram
d.
12
(28p) gram
(28p) gram
12 × 28
12
× 28
28p
b.
e. p gram
p gram
12 gram

12p
28 gram
12
(28p) gram
12
× 28 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)
Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester
p gram
c.

59

Jawab: b
Pembahasan:
Rumus umum
Massa atom relatif (Ar) unsur X

Pembahasan:
massaC
Ar C
=
massaCO 2 Mr CO 2
massaC 12
=
22g
44
massaC = 6g
6
%karbon =
× 100% = 50%
12

massa rata - rata 1 atom unsur X
1
massa 1 atom C -12
12
massa rata - rata atom unsur X
28 =
1
p
12
=

Massa rata-rata atom unsur X =

28 p
12 gram

37. Pembakaran sempurna gas asetilena
(C2H2) menghasilkan gas CO2 dan H2O.
Jika gas asetilena dibakar sebanyak 260
g, oksigen yang diperlukan sebanyak ....
a. 880 g
d. 180 g
b. 800 g
e. 128 g
c. 650 g
Jawab: b
Pembahasan:
2C2H2 + 5O2 → 4CO2 + 2H2O
mol C2H2 = gr/mr = 260/26 = 10 mol
mol O2 = 5/2 × 10mol= 25 mol
massa O2 = mol x mr = 25 × 32 = 800 gr

38. Perhatikan percobaan berikut!
A + B → AB
Percobaan

Massa Massa Massa
A
B
AB

1

3

6

7

2

6

10

16

3

4,5

7

10,5

4

7,5

15

17,5

Berdasarkan data percobaan tersebut,
maka perbandingan massa unsur A dan
unsur B dalam senyawa AB adalah ....
a. 1 : 2
d. 3 : 4
e. 4 : 5
b. 3 : 5
c. 2 : 3

Jawab: b
Pembahasan:
Massa sebelum reaksi = massa sesudah reaksi
Pada percobaan 2 berlaku hukum tersebut.
Sehingga:
Massa A : massa B = 6 : 10 = 3: 5

39. Pada pembakaran 12 gram suatu senyawa
karbon dihasilkan 22 gram CO2 (Ar C = 12
O = 16). Unsur karbon dalam senyawa
tersebut adalah ....
a. 23%
d. 55%
b. 27%
e. 77%
c. 50%
Jawab: c

60

40. Massa aluminium yang terdapat dalam
100 g bijih bauksit yang mengandung 51%
AL2O3 adalah ... gram
a. 27
d. 81
b. 51
e. 135
c. 54
Jawab: a
Pembahasan:
Dalam 100 g bijih bauksit
51
massa Al 2O3 =
×100 = 51 g
100
2 × Ar Al
massa Al =
× 51 gram
Mr Al 2O3
54
massa Al =
× 51 gram
102
massa Al = 27 g

41. Karbit (kalsium karbida) yang mempunyai
padatan putih pada umumnya digunakan
orang untuk mengelas. Karbit dihasilkan dari pemanasan kalsium oksida dan
karbon dalam tanur listrik dengan hasil
samping gas karbon dioksida. Persamaan
reaksi yang terjadi adalah ....
a. Ca(s) + 2C(s) → CaC2(s)
b.

CaO(s) + 2C(s) → CaC2(s)

c.

2CaO(s) + 5C(s) → 2CaC2(s) + CO2(g)

d.

CaC2(s) + H2O(l) → C2H2(g) + CaO(s)

e.

C2H2(s) → 2C(s) + H2(s)

Jawab: c
Pembahasan: Karbit (C 2 H 2 ) dihasilkan dari
pemanasan kalsium oksida (CaO) dan karbon
(C) dengan hasil samping gas karbon dioksida
(CO 2). Setelah disetarakan reaksinya adalah:
2CaO(s) + 5C(s) → 2CaC2(s) + CO2(g)

42. Sebanyak 1,35 gram logam M direaksikan secara kuantitatif menjadi senyawa
oksida MO murni sebanyak 1,88 gram.
Berdasarkan data tersebut, maka massa
atom relatif logam M adalah ....
a. 24,0
d. 63,5
b. 40,0
e. 65,5
c. 56,0
Jawab: b

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

Pembahasan: Reaksi: 2M + O2 → 2MO
Jumlah mol M = jumlah mol MO
1,35 g
1,88 g
=
Ar M
Ar M + Ar O
1,35g Ar M + (1,35 × 16) = 1,88 g Ar M
21,621
Ar,6M==0,53
0,53Ar M
0,53
21,6
Ar
M
=
Ar M
21,6
0,53
Ar M
M=
= 40,75
40,75
Ar
Ar M = 40

43. Perhatikan data pengamatan berikut:
Lampu

e.

I2 karena bilangan oksidasi I mengalami penurunan
I2 karena bilangan oksidasi I mengalami kenaikan.

Jawab: d
Pembahasan:
2Na2S2O3 + I2 → Na2S4O6 + 2NaI
+1+2-2
0 +1+10/4-2 +1-1

        Ar M = 40

Larutan

d.

Gelembung

46. Dari hasil uji daya hantar listrik beberapa
larutan diperoleh data sebagai berikut.
Larutan

Pengamatan
Lampu

Gas

1

Tidak
menyala

Ada
gelembung

I

Menyala

Tidak ada

2

Tidak
menyala

Tidak ada
gelembung

II

Menyala

Ada

3

Tidak
menyala

Tidak ada
gelembung

III

Tidak menyala

Ada

IV

Tidak menyala

Tidak ada

4

Menyala

Ada
gelembung

5

Menyala

Ada
gelembung

Dari pengujian daya hantar listrik tersebut,
larutan yang termasuk ke dalam larutan
elektrolit adalah ....
a. 1, 2, dan 3
d. 2, 4, dan 5
e. 3, 4, dan 1
b. 2, 1, dan 4
c. 1, 4, dan 5

Jawab: c
Pembahasan: Larutan elektrolit adalah larutan yang
dapat menghantarkan listrik.

44. Pada reaksi redoks berikut.
MnO 2 + 2H 2 SO 4 + 2 NaI → MnSO 4
+ Na2SO4 + 2H2O + I2 yang berperan
sebagai oksidator adalah ....
a. NaI
d. I–
b. H2SO4
e. MnO2
c. Mn4+
Jawab: e
Pembahasan:
oksidator = MnO2
Karena biloks Mn awalnya +4 turun menjadi +2 di
MnSO4

45. Perhatikan persamaan reaksi berikut:
2Na2S2O3 + I2 → Na2S4O6 + 2NaI
Pada reaksi tersebut, spesi yang bertindak
sebagai oksidator adalah ....
a. Na2S2O3 karena bilangan oksidasi Na
menurun
b. Na2S2O3 karena bilangan oksidasi S
mengalami penurunan
c. Na2S2O3 karena bilangan oksidasi O
mengalami kenaikan

Pasangan larutan yang bersifat elektrolit
lemah nonelektrolit berturut-turut adalah ….
a. I dan II
d. II dan IV
e. III dan IV
b. I dan III
c. II dan III

Jawab: e
Pembahasan: Gejala hantaran arus listrik elektrolit
lemah adalah bola lampu tidak menyala dan ada
gelembung gas, sedangkan larutan nonelektrolit tidak
menghantarkan arus listrik.

47. Pada suatu percobaan, air (H2O) yang
keluar dari buret dapat dibelokkan oleh
batang logam bermuatan. Sementara
itu larutan CCl4 tidak dibelokkan. Hal ini
terjadi karena ....
a. pasangan elektron dalam ikatan
kovalen CCl4 tertarik lebih kuat ke
salah satu atom
b. pasangan elektron dalam ikatan
kovalen H2O tertarik sama kuat
c. H2O bersifat polar, sedangkan CCl4
bersifat nonpolar
d. distribusi muatan senyawa H2O simetris
e. distribusi muatan CCl4 tidak seimbang
Jawab: c
Pembahasan: CCl4 merupakan bersifat nonpolar
karena tertarik sama kuat ke segala sisi.

48. Perhatikan reaksi berikut!
CO(g) + NO(g) → CO(g) + N2(g)
Berdasarkan konsep pelepasan dan penangkapan oksigen pernyataan yang
benar tentang reaksi tersebut adalah ....
a. gas CO merupakan oksidator
b. gas CO merupakan reduktor
c. gas nitrogen melepaskan oksigen
d. gas NO menangkap oksigen
e. bukan reaksi redoks karena koefisien
tidak setimbang

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

61

Jawab: b
Pembahasan:
CO(g) + 2NO(g) → CO2(g) + N2(g)
+2-2
+2-2
+4-2 0

49. Uji elektrolit terhadap larutan berikut yang
tidak menyala dan tidak terjadi gelembung
gas yaitu ....
a. H2O dan CH3COOH
b.

NaOH dan NaCl

c.

C2H5OH dan C12H22O11

d.

CH3COOH dan NH3

e.

HCl dan H2SO4

50. Pernyataan yang kurang tepat terkait
larutan elektrolit adalah .....
a. larutan yang dapat menghantarkan
arus listrik
b. mengandung ion-ion positif dan
negatif yang bergerak bebas
c. daya hantarnya tergantung berat
molekulnya
d. berasal dari senyawa ionik dan
senyawa kovalen
e. terurai menjadi ion positif dan ion
negatif

Jawab: c
Pembahasan: Alat uji elektrolit akan menunjukkan
lampu tidak menyala dan tidak timbul gelembung
di elektrode jika yang diuji merupakan larutan
nonelektrolit. Jadi, di antara pilihan di atas yang
keduanya termasuk nonelektrolit adalah C2H5OH
dan C12H22O11.

Jawab: c
Pembahasan: Daya hantar listrik tergantung pada
jumlah ion yang terionisasi.

B. Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!
1. Zat yang mengandung ion-ion yang bebas bergerak disebut.............................. (larutan elektrolit)
2. Proses yang menyebabkan diperolehnya satu atau lebih elektron oleh suatu zat disebut dengan
peristiwa ......................................................................................................................... (reduksi)
3. Suatu percobaan daya hantar listrik menghasilkan gas pada elektrode dan lampu mati, maka
larutan tersebut merupakan ................................................................................. (elektrolit lemah)
4. Biloks unsur klorida pada Mg(ClO3)2 adalah ....................................................................... (+ 5)
5. Rumus yang menyatakan jumlah atom-atom dari unsur-unsur yang menyusun satu molekul
senyawa adalah ....................................................................................................(rumus molekul)
6. Reaksi di mana terjadi perubahan bilangan oksidasi disebut ................................ (reaksi redoks)
7. Salah satu manfaat gips digunakan untuk menyambung tulang. Rumus kimia dari gips adalah
................................................................................................................................. (CaSO4.2H2O)
8. Massa satu mol gas flour (Ar F = 19) adalah .....................................................................(19 g)
9. Massa yang dimiliki oleh satu mol zat disebut ........................................................ (massa molar)
10. Volume 10 gram gas NO bila diukur pada suhu 27°C dan tekanan 1 atm adalah ............ (8,2 L)
Liter (Mr NO = 30)
C. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas!
1. Berapakah derajat ionisasi dari asam lemah HX bila diketahui sebanyak 0,0025 mol asam yang
terionisasi dari 0,1 mol asam yang dilarutkan dalam air?
Jawab:

2.

α

=

α

=

jumlah mol zat terionisasi
jumlah mol zat yang dilarutkan mula − mula
0, 0025
= 0, 025
0, 1

Perhatikan hasil uji daya hantar listrik terhadap larutan A dan B berikut!
Pada larutan A, lampu tidak menyala dan terdapat gelembung-gelembung gas pada elektrode
sedangkan pada larutan B. Lampu menyala redup dan terdapat sedikit gelembung-gelembung
gas pada elektrode. Berikanlah kesimpulan pada kedua larutan tersebut!

Jawab: Larutan A dan B merupakan larutan elektrolit lemah.

3.

62

Sebutkan sifat-sifat elektrolit kuat?

Jawab: Sifat-sifat elektrolit kuat sebagai berikut.
a. Dalam larutan terionisasi sempurna.
b. Jumlah ion dalam larutan sangat banyak.
c. Menunjukkan daya hantar listrik yang kuat.
d. Derajat ionisasi mendekati 1 (α ≅ 1)

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

4.

Sebanyak 10 gram hidrat besi (II) sulfat dipanaskan sehingga semua kristal menguap. Massa
zat padat yang tersisa adalah 5,47 gram. Bagaimanakah rumus hidrat ini ? (Ar H = 1, O = 16,
S = 32, Fe = 56).

Jawab:
Massa FeSO4.xH2O = 10 gram
Massa FeSO4 = 5,47 g
Massa H2O = massa FeSO4.x H2O – massa FeSO4
Massa H2O = 10 gram – 5,47 gram
Massa H2O = 4,53 g
Mol FeSO4: mol H2O = 5,47 : 4,53
152 18
= 0,036 : 0,252
=1:7
Jadi, garam hidratnya adalah FeSO4.7H2O.

5.

Logam alkali (golongan 1) bereaksi dengan halogen (golongan 17) membentuk senyawa ionik
logam halida. Berapa gram kalium klorida yang terbentuk dari reaksi 5,25 L gas klorin pada
tekanan 0,950 atm dan temperatur 293 K dengan 17,0 g kalium?

Jawab:
Persamaan reaksi kimia yang terjadi: 2K(s) + Cl2(g) → 2KCl(s)
Mol Cl2

n

=

PV
0, 950 × 5, 25
=
= 0, 207 mol
RT
0, 0821 × 293

Mol K

n

=

m
17, 0
=
= 0, 435 mol
Mr
39, 10

Bila Cl2 adalah pereaksi pembatas maka mol KCl = 2 × 0,207 = 0,414 mol
Jika K adalah pereaksi pembatas maka mol KCl = mol K = 0,435 mol
Karena jumlah KCl yang dihasilkan lebih sedikit jika Cl2 sebagai reaksi pembatas, maka:
mKCl = n.Mr = 0, 414 × 74, 55 = 30, 9 gram
Jadi, massa KCl yang terbentuk adalah 30,9 gram.

6.

Tentukan rumus empiris senyawa yang mengandung 26,5% atom K, 35,37% atom Cr, dan
sisanya oksigen! (Ar K = 39, Cr = 52, O = 16)

Jawab:
Persentase oksigen = 100% – (26,5 % + 35,37%) = 38,13%
Misal massa senyawa = 100 g
Maka massa K : Cr : O = 26,5 : 35,37 : 38,13
Perbandingan mol K : mol Cr : mol O = 1:1,3:1,4 ≈ 1:1:1
Maka rumus empiris = KCrO

7.

Perbandingan massa N : H dalam NH3 adalah 14 : 3. Jika hidrogen yang terdapat dalam NH3
= 3 gram, berapa massa NH3?

Jawab:
Mr NH3 = (Ar N) + (3×Ar H) = 14 + (3×1) = 17 g/mol
x × Ar H
massa H =
× massa NH3
Mr NH3

3×1
× massa NH3
17
17 × 3
massa NH3 =
= 17 gram
3

3g =

Jadi, massa NH3 adalah 17 gram.

8.

Dalam pembuatan senyawa FeS2 (Fe = 56; S = 32), 28 gram besi dipanaskan bersama-sama
dengan 24 gram belerang.
a. Berapa gram FeS2 yang terbentuk?
b. Adakah unsur yang bersisa?

Jawab:
Berat Fe : berat S = (1 x 56) : (2 x 32) = 7 : 8

28 7

, maka yang habis (semuanya bereaksi) adalah belerang.
Oleh karena 24/8 lebih kecil daripada
7 8
Belerang yang bereaksi = 24 gram.

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

63

28 7
× 24= 21 gram
7 8

Besi yang bereaksi =
a.
b.

9.

FeS2 yang terbentuk 21 + 24 = 45 gram
Sisa besi = 28 - 21 = 7 gram.

Sebanyak 5 L gas hidrogen direaksikan dengan gas klorin dan menghasilkan gas hidrogen
klorida (HCl). Tentukan volume gas HCl yang dihasilkan pada P dan T yang sama!

Jawab:
Persamaan reaksi.
H2 + Cl2 → 2HCl [setara]
Untuk mengetahui volume HCl kita bisa menggunakan rumus perbandingan koefisien = perbandingan volume.
2
VHCl =
× 5 L = 10 L
1
Jadi, volume HCl adalah 10 L.

10. Tentukanlah persen natrium, karbon, dan oksigen pada Na2CO3! (Ar Na = 23, C = 12, O = 16)
Jawab:
Ar Na = 23
Ar C = 12
Ar O = 16
Na2CO3
Mr Na2CO3 = 106

% Na dalam Na2CO3 =

2 × 23 1 ×12 3 ×16
× 100% = 43,40 %
106 106 106

2 × 23 1 ×12 3 ×16
× 100 % = 11,32 %
106 106 106

% C dalam Na2CO3 =

2 × 23 1 ×12 3 ×16
× 100% = 45,28 %
106 106 106

% O dalam Na2CO3 =

Daftar Pustaka
Anshory, H. 2003. Acuan Pembelajaran Kimia SMU, Erlangga: Jakarta.
Hermawan, Sutarjawinata P, dan Pratomo H. 2009. Aktif Belajar Kimia: untuk SMA dan MA kelas X.
Jakarta: Pusat perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Johnson S. 2006. 1001 Plus Soal dan Pembahasan Kimia. Bandung: Penerbit Erlangga.
Khamidinal, Wahyuningsih T, dan Premono S. 2009. Kimia. Jakarta: Pusat perbukuan, Departemen
Pendidikan Nasional.
Purba,M dan Hidyat. 2000. Kimia 2000. Erlangga: Jakarta.
Rahayu Iman. 2009. Praktis Belajar Kimia. Jakarta: Pusat perbukuan, Departemen Nasional.
Retnowati P. 2005. Seribu Pena Kimia SMA untuk kelas XI. Erlangga: Jakarta.
Setiabudi Agus. 2009. Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah
Aliyah. Jakarta: PT. Setia Purna Inves.
Soedjono. 1999. Evaluasi Mandiri. Erlangga: Jakarta.
Utami B,dkk. 2009. Kimia. Jakarta: Pusat perbukuan, Departemen Nasional.
http://www.urip.info/2015/04/pembahasan-soal-ksm-kimia-tingkat_12.html
http://www.kumpulsoal.com/cetaksoal.php?kelas=010&materi=10131&pelajaran=13&jsp=50&jsi=50&j
se=10

64

Pegangan Guru Kimia (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) Kelas X SMA/MA Semester 2 (Kurikulum 2013 Edisi Revisi)

Judul: Pegangan Guru Kimia (peminatan Matematika Dan Ilmu-ilmu Alam

Oleh: Fail Hasanah


Ikuti kami