Tugas Dedi Rahmadani

Oleh Dedi Rahmadani

13 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Tugas Dedi Rahmadani

TUGAS CORPORATE SOCIAL RESPOBILITY
Nama : Dedi.Rahmadani.R
Nim : 140 500 156
Sejarah Singkat
§

Dalam konteks global, istilah CSR mulai digunakan sejak tahun 1970-an dan semakin populer
terutama setelah kehadiran buku Cannibals Business (1998), karya John Elkington.
§ Mengembangkan tiga komponen penting sustainable development, yakni economic
growth, environmental protection, dan social equity, yg digagas The World Commission on
Environment and Development (WCED) dlm Brundtland Report(1987), Elkington mengemas
CSR ke dlm tiga fokus: 3P (profit, planet, people). Perusahaan yg baik tidak hanya memburu
keuntungan ekonomi belaka (profit).
§ Di Indonesia, istilah CSR semakin populer digunakan sejak tahun 1990-an. Beberapa
perusahaan sebenarnya telah lama melakukan CSA (Corporate Social Activity) atau “aktivitas
sosial perusahaan”. Walaupun tidak menamainya sebagai CSR, secara faktual aksinya mendekati
konsep CSR yg merepresentasikan bentuk “peran serta” dan “kepedulian” perusahaan terhadap
aspek sosial & lingkungan.
§ Melalui konsep investasi sosial perusahaan “seat belt”, sejak tahun 2003 “Departemen Sosial
tercatat sebagai lembaga pemerintah yg aktif dlm mengembangkan konsep CSR & melakukan
advokasi kpd berbagai perusahaan nasional.
Sejarah CSR Di Tingkat Internasional
Tahun 1700-an SMTanggung Jawab Sosial Korporasi
(Corporate Social Responsibility)
telah menjadipemikiran para pembuat kebijakan sejak lama. Bahkan dalam Kode Hammurabi
(1700-an SM) yang berisi 282 hukum telah memuat sanksi bagi para pengusaha yang lalaidalam
menjaga kenyamanan warga atau menyebabkan kematian bagi pelanggannya.Dalam Kode
Hammurabi disebutkan bahwa hukuman mati diberikan kepada orang-orang yang
menyalahgunakan ijin penjualan minuman, pelayanan yang buruk danmelakukan pembangunan
gedung di bawah standar sehingga menyebabkan kematianorang lain.Perhatian para pembuat
kebijakan tentang CSR menunjukkan telah adanya kesadaranbahwa terdapat potensi timbulnya
dampak buruk dari kegiatan usaha. Dampak buruktersebut tentunya harus direduksi sedemikian
rupa sehingga tidak membahayakankemaslahatan masyarakat sekaligus tetap ramah terhadap
iklim usaha.
Tahun 1940-an:Pengembangan Masyarakat
(Community Development)
Secara resmi istilah Comdev dipergunakan di Inggris 1948, untuk mengganti istilahmass
education (pendidikan massa). Menurut Hodge, akar munculnya modelpengembangan
masyarakat (Community Development) terkait dengan disiplin ilmupendidikan (education). Di
Amerika Serikat pengembangan masyarakat juga berakardari disiplin pendidikan di tingkat
pedesaan (rural extension program), sedangkan diperkotaan mereka mengembangkan organisasi
komunitas (community organization)yang bersumber dari ilmu kesejahteraan Sosial yang diawali

TUGAS CORPORATE SOCIAL RESPOBILITY
pada tahun 1873. Pengembangan masyarakat merupakan pembangunan alternatif yang
komprehensif dan berbasis komunitas yang dapat melibatkan baik oleh Pemerintah, Swasta,
ataupunoleh lembagalembaga non pemerintah. Dari segi tujuan bisa bersifat spesifik, tidakselalu
multi-tujuan. Beberapa alternatif pendekatan yang pernah terjadi di AmerikaSerikat terkait
dengan pengembangan masyarakat ini, antara lain: (1) pendekatankomunitas, (2) pendekatan
pemecahan masalah, (3) pendekatan eksperimental,

Sejarah CSR
CSR untuk pertama kali lahir di Amerika. Seiring berjalannya waktu CSRpun merambah hingga
ke Indonesia. Dibawah ini akan dijelaskan alur munculnya atau jalan cerita lahirnya CSR di
dunia dan Indonesia.
Sejarah CSR dunia
Sejarah CSR dunia terbagi atas beberapa fase. Untuk fase pertama pertanggungjawaban sosial
perusahaan kepada masyarakat bermula di Amerika Serikat sekitar tahun 1900 atau lebih dikenal
sebagai permulaan abad ke-19. Pada waktu itu Amerika sedang dalam pertumbuhan yang begitu
pesat, ditandai dengan banyaknya perusahaan-perusahaan raksasa yang muncul dan hidup
berdampingan dengan masyarakat. Pasa saat itu, banyak perusahaan besar menyalahgunakan
kuasa mereka dalam hal diskriminasi harga, menahan buruh dan prilaku lainya yang menyalahi
moral kemanusiaan. Dengan katalain, banyak perusahaan yang berbuat semena-mena terhadap
masyarakat. Hal itu jelas membuat emosi masyarakat.
Emosi yang meluap membuat masyarakat melakukan aksi protes. Menanggapi hal itu,
pemerintah Amerika Serikatpun melakukan perubahan peraturan perusahaan untuk mengatasi
masalah tersebut. Dimana perusahaan harus bertindak adil dan menghargai masyarakat. Gaji
buruh harus dikeluarkan dan tidak ada diskriminasi harga kepada masyarakat Amerika.
Fase kedua evolusi munculnya CSR tercetus pada tahun 1930-an. Dimana pada waktu ini
banyak protes yang muncul dari masyarakat akibat ulah perusahaan yang tidak mempedulikan
masyarakat sekitarnya. Segala sesuatu hanya diketahui oleh perusahaan. Ditambah kenyataan
bahwa pada saat itu telah terjadi resesi dunia secara besar-besaran yang mengakibatkan
pengangguran dan banyak perusahaan yang bangkrut. Pada masa ini dunia berhadapan dengan
kekurangan modal untuk input produksinya. Buruh terpaksa berhenti bekerja, pengangguran
sangat meluas dan merugikan pekerjannya. Saat itu timbul ketidakpuasan terhadap sikap
perusahaan yang tidak bertanggung jawab terhadap pekerjanya karena perusahaan hanya diam
dan tidak bisa berbuat apa-apa. Menurut masyarakat pada masa ini perusahaan sama sekali tidak
memiliki tanggung jawab moral. Menyadari kemarahan masyarakat muncul beberapa perusahaan
yang meminta maaf kepada masyarakat dan memberi beberapa jaminan kepada para
karyawannya yang dipecat.

Judul: Tugas Dedi Rahmadani

Oleh: Dedi Rahmadani


Ikuti kami