Ilmu Usaha Tani

Oleh Adys Ramadhani

11 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Ilmu Usaha Tani

ILMU USAHA TANI
KELOMPOK I
ADYS RAMADHANI
ELYSABETH WAHYU JT
FIJAI SOVIAN
KEIKO LARASATI
LIDYA DAME SARAH S
RIZKA RAMADHANI NST
MAISRI PARAMITA
RIZKY AYU PRATIWI
AGRIBISNIS-3

150304120
150304113
150304135
150304147
150304123
150304106
150304144
150304146

Definisi Pertanian
PERTANIAN

Dalam arti sempit
diartikan sebagai
kegiatan bercocok
tanam.

Dalam arti luas diartikan sebagai
kegiatan yang menyangkut proses
produksi menghasilkan bahan-bahan
kebutuhan manusia yang dapat
berasal dari tumbuhan maupun
hewan yang disertai dengan usaha
untuk memperbaharui,
memperbanyak, dan
mempertimbangkan faktor ekonomis.

Definisi Ilmu Usaha Tani

Ilmu usaha tani adalah ilmu yang mempelajari bagaimana
seseorang mengusahakan dan mengkoordinir faktor-faktor
produksi berupa lahan dan alam sekitarnya sebagai modal
sehingga memberikan manfaat yang sebaik-baiknya.

Sejarah Usaha Tani

1.

2.

PENGUMPULAN

PERTANIAN

3.
PERINDUSTRIAN

5.
JASA-JASA

4.
PERDAGANGAN

Perkembangan Usaha Tani
Menurut Toher (1983) berdasarkan tujuan dan prinsip sosial ekonomi, perkembangan
usaha tani dapat digolongkan menjadi 3 bagian,yaitu :
1. Usahatani yang memiliki ciri-ciri ekonomis kapitalis misalnya perusahaan pertanian
perkebunan di Indonesia yang berbadan hukum. Dalam hal ini pengelolaan
perusahaan dipisahkan dari pengelolaan rumah tangga.
2. Usahatani yang memiliki dasar ekonomis-sosialis-komunitas,misalnya Sovchos dan
Kolcchos yang ada di Rusia. Usahatani golongan ini menganggap tenaga kerja manusia
sebagai faktor yang paling penting,mampu memberikan hasil lebih sehingga tenaga
kerja manusia sangat dihargai dengan istimewa.
3. Usahatani yang memiliki ciri-ciri ekonomis seperti yang diuraikan oleh A. Tschjanov
yaitu family farming,yang berkembang dari substance farming ke commercial farming.

Usaha Tani Keluarga dan Perusahaan Pertanian

Usaha Tani Keluarga

• Sedikitnya separuh dari seluruh
jumlah tenaga kerja pria yang
diperlukan usahataninya berasal
dari petani penggarapnya dan
anggota keluarga dan sedikitnya
separuh dari jumlah pendapatan
kotor yang diterima oleh keluarga
petaninya berasal dari usaha tani
tersebut
• Usahatani keluarga dipimpin oleh
kepala keluarga yang memutuskan
segala yang bersangkutan dengan
operasi usahatani
• Luas tanah tidak dapat dijadikan
ukuran untuk mendefinisikan usaha
tani keluarga

Perusahaan Pertanian

• Memproduksi hasil tertentu dengan
sistem pertanian seragam dibawah sistem
manajemen terpusat dengan berbagai
metode ilmiah dan teknik pengolahan
yang efisien , untuk memperoleh laba
yang sebesar besarnya
• Mempunyai sejarah yang lama yaitu
perkebunan
(plantation),
yang
mengusahakan tanah tanah yang luas
berdasarkan hak hak pengusahaan
tertentu
• Perusahaan pertanian mempunyai tujuan
utama untuk mendapatkan keuntungan
yang sebesar besarnya

Perbedaan Usahatani Keluarga dan Perusahaan
Pertanian
Perbedaan
Tujuan Akhir

Bentuk Hukum

Usaha Tani Keluarga

Perusahaan Pertanian

Pendapatan keluarga petani
Laba sebesar-besarnya , yaitu
(family farm income) yang terdiri selisih antara nilai hasil produksi
atas laba, upah tenaga keluarga dikurangi dengan biaya
dan bunga modal sendiri.
Usahatani
keluarga
berbadan hukum

tidak Perusahaanpertanian umumnya
berbadan hukum, misal : PT,
Firma, CV

Luas Usaha

Berlahan sempit (petani gurem)
karena penggunaan lahan
kurang dr 0,5 ha

Berlahan luas karena
orientasinyapada efisiensi dan
keuntungan

Jumlah Modal

Sedikit

Banyak

Jumlah tenaga kerja
yang dicurahkan

Tenaga kerja yang dicurahkan
per satuan luas usahatani
keluarga lebih besar

Tenaga kerja yang dicurahkan
per satuan luas perusahaan
pertanian lebih kecil

Perbedaan

Usaha Tani Keluarga

Unsur Usaha Tani

Pada
usahatani
keluarga Perusahaan pertanian hanya
melibatkan petani & keluarga tenaga luar yang dibayar. Unsur
serta tenaga luar
lainnya tanah dan alam
sekitarnya
serta
modal
merupakan unsur yang dimiliki,
baik usahatani keluarga
maupun perusahaan pertanian.
Usahatani keluarga umumnya Perusahaan pertanian selalu
bersifat subsistence, komersial, bersifat
komersial,
artinya
maupun semi komersial (transisi selalu mengejar laba dgn
dari subsisten ke komersial)
memperhatikan kualitas dan
kuantitas produknya

Sifat Usaha Tani

Pemanfaatan
Usahatani
keluarga
karena
terhadap hasil-hasil keterbatasan modal, peralatan
penelitian
dan human capital maka
terobosan baru tergantung pada
hasil
penelitian
dan
pengembangan
pemerintah
melalui Departemen Pertanaian
dengan Balai-Balai Penelitian
dan Pengembangan Teknologi
serta tenaga penyuluh. Petani

Perusahaan Pertanian

Perusahaan pertanian berusaha
utk memanfaatkan hasil-hasil
pertanian
yang
mutakhir,
bahkan tidak segan-segan
membiayai penelitian demi
kemajuan usaha

Klasifikasi Usaha Tani
Corak dan Sifat
Menurut corak dan sifat dibagi
menjadi 2, yakni komersial dan
subsiten.

Organisasi
Menurut organisasi dibagi
menjadi 3, yakni individual,
kolektif dan kooperatif.

Tipe
Menurut tipenya, usahatani
dibagi menjadi beberapa
macam berdasarkan komoditas
yang diusahakan

Pola
Menurut polanya, usahatani
dibagi menjadi 3, yakni khusus,
tidak khusus, dan campuran

TERIMA KASIH

Judul: Ilmu Usaha Tani

Oleh: Adys Ramadhani


Ikuti kami