Ontologi Ilmu

Oleh Tilka Muftiah

11 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Ontologi Ilmu

Ontologi Ilmu
Andi Tilka Muftiah Ridjal
P1801213422

Penyelidikan kefilsafatan yang
paling kuno adalah sebab persoalan
paling awal dalam permulaan
pemikiran Yunani yang merupakan
pemikiran di bidang Ontologi.
Pemikiran paling tua dalam
kaitannya dengan Ontologi adalah
pemikiran Thales atas air yang
merupakan substansi terdalam dan
merupakan asal mula dari segala
sesuatu.

What is Ontology?

Ontos

Logos

~Sesuatu yang
Berwujud~

~Ilmu atau
Teori~

Ontology
**

 Dengan demikian, secara bahasa ontologi dapat diartikan sebagai
ilmu atau teori tentang wujud, tentang hakikat yang ada.

Secara Bahasa

Kajian tentang hakikat segala
sesuatu atau realitas yang ada
yang memiliki sifat universal,
untuk memahami adanya
eksistensi.

Kajian filosofis tentang hakikat
keberadaan ilmu pengetahuan,
apa dan bagaimana sebenarnya
ilmu pengetahuan yang ada itu.

Secara Terminologis (1)

Dalam kaitan dengan ilmu, aspek ontologis
mempertanyakan tentang objek yang ditelaah oleh ilmu.
Secara ontologis ilmu membatasi lingkup penelaahan
keilmuannya hanya pada daerah yang berada dalam
jangkauan pengalaman manusia dan terbatas pada hal yang
sesuai dengan akal manusia.

Secara Terminologis (2)

Kuantitatif
Dengan mempertanyakan apakah kenyataan itu tunggal atau jamak?
Pendekatan Kuantitatif ini realitas tampil dalam kuantitas atau jumlah. Dalam
hal ini telaahnya akan menjadi telaah sebagai berikut : Monoisme,
Paralelisme/Dualisme dan Pluralisme

Kualitatif
Dengan mempertanyakan apakah kenyataan (realitas) tersebut memiliki
kualitas tertentu, seperti misalnya daun yang memiliki warna kehijauan,
bunga mawar yang berbau harum. Pendekatan ini melahirkan aliran-aliran
sebagai berikut : Materialisme, Idealisme, Naturalisme dan Hylomorphisme.

Sudut Pandang Ontologi

Tunggal
(one)
Perubahan
(change)

Yang-ada
(being)
Kenyataan
(reality)
Eksistensi
(existence)

Istilah-istilah Penting
Ontologi

Jamak
(many)

Aliran dalam Ontologi~

Apa yang tampak dalam alam realitas bukanlah
sesuatu yang real, tetapi lebih merupakan
bayangan atas apa yang bersemayam dalam
alam pikiran manusia.
Pengetahuan adalah hasil atau produk akal,
karena akal merupakan sesuatu kemampuan
melihat secara tajam bentuk-bentuk spiritual
murni dari sesuatu yang melampau bentuk
materialnya.

Idealisme

Pengetahuan
didapatkan dari dua
hal, yaitu observasi
dan pengembangan
pemikiran baru dari
observasi yang
dilakukan.

Aliran filsafat yang
memandang bahwa
suatu yang riil adalah
sesuatu yang bersifat
fisik dan psikis.

Kenyataan tidaklah
terbatas pada
pengalaman inderawi
ataupun gagasan
yang tebangun dari
dalam.

Realisme (1)

Realisme membagi Realitas menjadi dua bagian

Subjek sebagai realitas
yang menyadari dan
mengetahui di satu sisi
Realitas yang berada di
luar diri manusia yang
dapat dijadikan objek
pengetahuan di sisi lain.

Realisme (2)

Pragmatisme berargumentasi bahwa filsafat ilmu
haruslah meninggalkan ilmu pengetahuan
transendental dan menggantinya dengan aktifitas
manusia sebagai sumber pengetahuan. Bagi para
penganut mashab pragmatisme, ilmu pengetahuan
dan kebenaran adalah sebuah perjalanan dan bukan
merupakan tujuan~

Pragmatisme (1)

Pemikiran Manusia

Tidak menentang
dunia yang hanya
terpisah dari
aktivitas
pendidikan dan
penemuan itu.

Pragmatisme (2)

Pemikiran Manusia

Bersifat aktif dan
berhubungan
langsung dengan
upaya
penyelidikan dan
penemuan.

Ilmu
Ma’rifah

Islam (1)

• Memaknai suatu pengetahuan yang
didasarkan pada nilai-nilai objektif
empiris, ‘ilmu menunjukkan
pemerolehan objek pengetahuan
melalui transformasi naql ataupun
rasionalitas.

• Diaksentuasikan pada pengetahuan
yang bermuara pada yang
Transenden, Tuhan, dan ma’rifat ini
berhubungan dengan pengalaman
atau pengetahuan langsung objek
pengetahuan.

Selalu berada pada dimensinya yang fitri sesuai dengan misi
pengutusan
Diorientasikan
Rasulpendidikan
yang tidak
pada
lain
refleksi
adalahnilai-nilai
penyempurnaan
Ilahiahdan
nilaiBagaimana
memberikan
pemeliharaan
nilai
moral
di
dunia.
penyempurnaan nilai-nilai insaniyah yang berdimensi moral

Islam (2)

Thinking
• Mengingat ibadah dalam islam selalu dikaitkan dengan
aktivitas berpikir dan memang berpikir adalah perintah Ilahi
agar manusia bisa beriman, maka meniscayakan pengetahuan
rasional di dalam proses kependidikan islam berorientasi
pada nilai-nilai ketuhanan.

Instinct
• Manusia diberikan fitrah untuk mengenal Tuhan, naluri ini
ada pada manusia sejak asal mula kejadian atau
penciptaannya.

Islam (3)

Pengakuan akan betapa pentingnya
ilmu dan Islam, terlihat dari ajarannya
yang menyebutkan bahwa mencari dan
mengajarkan ilmu adalah sesuatu yang
diwajibkan, sehingga lembaga
pendidikan adalah suatu lembaga yang
bertugas bagaimana menyadarkan
subjek didiknya akan kewajiban dan
tanggung jawabnya untuk mengambil
peran dalam belajar dan membelajarkan
tersebut.

Islam (4)

Ontologi Penyelesaian
Masalah~

sesuatu yang dianggap
terdapat diluar ruang
dan waktu tidak
mungkin merupakan
kenyataan.

Apa pun yang dianggap
tidak mungkin untuk
ditangani dengan
menggunakan metodemetode yang digunakan
dalam ilmu-ilmu alam,
tidak mungkin merupakan
kenyataan.

Naturalisme

Kaum materalisme pada masa lampau
memandang alam semesta tersusun dari zat-zat
renik yang terdalam tersebut dan memandang
alam semesta dapat diterangkan berdasarkan
hukum-hukum dinamika.

Materialisme

Dualisme adalah konsep filsafat yang menyatakan
ada dua substansi. Dalam pandangan tentang
hubungan antara jiwa dan raga, dualisme
mengklaim bahwa fenomena mental adalah entitas
non-fisik.
1
Descartes adalah yang pertama kali mengidentifikasi
dengan jelas pikiran dengan kesadaran dan
membedakannya dengan otak, sebagai tempat
kecerdasan. Sehingga, dia adalah yang pertama
merumuskan permasalahan jiwa-raga dalam bentuknya
yang ada sekarang.

2

Dualisme

Suatu pandangan filosofis bahwa suatu nilai
kebenaran dari suatu klaim tertentu yang
umumnya berkaitan dengan teologi,
metafisika, keberadaan Tuhan, dewa, dan
lainnya yang tidak dapat diketahui dengan
akal pikiran manusia yang terbatas.

Agnostisisme

SEKIAN~

Judul: Ontologi Ilmu

Oleh: Tilka Muftiah


Ikuti kami