Makalah Budidaya Sirsak

Oleh Sandy Laxmana

505,1 KB 4 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Makalah Budidaya Sirsak

Budidaya Tanaman Sirsak  Sirsak (Annona Muriata) merupakan tanaman yang berasal dari Karibia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan.Tanaman ini ditanam secara komersial untuk diambil daging buahnya.Tumbuhan ini dapat tumbuh disembarang tempat, paling banyak ditanam di daerah yang cukup berair.Di Indonesia sirsak dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 1000 meter dia atas permukaan laut. Klasifikasi Tanaman Sirsak  Kingdom: Plantae  Divisio: Spermatophyta  Sub Divisio: Angiospermae  Class: Dicotyledonae  Ordo: Polycarpiceae  Famili: Annonaceae  Genus: Annona  Species: Anona muricata Linn Kandungan Buah Sirsak/100 gram Kandungan jumlah Kandungan jumlah Energi 65,00 kal Besi 0,60 mg Protein 1,00 gr Vitamin A 1,00 RE Lemak 0,30 gr Vitamin B1 0,07 mg Karbohidrat 16,30 gr Vitamin B2 0,04 mg Kalsium 14,00 mg Vitamin C 20,00 mg Fosfor 27,00 mg Niacin 0,70 mg Serat 2,00 gr Manfaat buah Sirsak  Untuk konsumsi,  Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.  Melindungi sistem kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.  Energi meningkat dan penampilan fisik membaik.  Secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda, di antaranya kanker usus besar, payudara, prostat, paru-paru, dan pankreas.  Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan adriamycin dan terapi kemo yang biasa digunakan.  Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel-sel jahat dan tidak membahayakan atau membunuh sel-sel sehat, dan masih banyak lagi manfaatnya. Syarat Tumbuh  Syarat Tumbuh Sirsak merupakan jenis yang paling tidak bandel tumbuhnya di antara jenis-jenis Annona lainnya dan memerlukan iklim tropik yang hangat dan lembap. Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggian sampai 1000 m dpl. dan meluas sampai ke 25° LS pada lahan yang ternaung.  Budidaya Perbanyakan dan penanaman Pohon sirsak dapat diperbanyak dengan klon, terutama melalui berbagai teknik penempelan dan penyambungan pada batang bawah yang diperbanyak dengan semai,  Pemeliharaan Lahan di sekitar pangkal pohon sirsak sebaiknya terbebas dari gulma atau ditutup oleh mulsa untuk menghindari dehidrasi dari perakarannya yang dangkal itu pada musim kemarau.  Pemupukan dengan pupuk kandang dan atau NPK dalam dosis kecil beberapa kali dalam setahun dapat mendorong pertumbuhan dan pembuahan, tetapi tidak diperoleh data kuantitatif mengenai kebutuhan pupuk atau banyaknya pupuk daun yang dianjurkan.  Antraknosa (Colletotrichum gloeosporioides merupakan penyakit utama pada sirsak di daerah yang lembap.  Penyakit busuk coklat batang (Corticium sp.) menyerang pohon sirsak dan menyebabkan busuknya cabang dan mungkin membunuh pohonnya juga. Pembersihan yang sebaik-baiknya menjelang akhir musim kemarau Panen  Panen dan pasca panen buah sirsak sebaiknya dipanen setelah tua benar tetapi masih keras.  Buah ini dianggap tua jika duri-durinya sudah saling berjauhan dan warna kulitnya yang tadinya hijau berkilat telah berubah menjadi hijau kusam atau hijau kekuning-kuningan.  Biasanya pohon sirsak memiliki 1-3 kali masa panen, dengan puncaknya yang nyata pada masa musim utama.  Buah harus dipetik secara selektif, dipotong gagangnya dengan pisau yang tajam atau gunting setek, kemudian disimpan di dalam keranjang bambu yang telah dialasi dengan bahan yang empuk, seperti jerami.

Judul: Makalah Budidaya Sirsak

Oleh: Sandy Laxmana

Ikuti kami