Sejarah C

Oleh Yuniar Risdiyanti

272,9 KB 5 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Sejarah C

SEJARAH C++ C++ adalah bahasa pemprograman komputer yang dibuat oleh Bjarne Stroustup, yang merupakan perkembangan dari bahasa C. Dikembangkan di Bong Labs (Dennis Ritchie) pada awal tahun 1070-an. Bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya, yaitu bahasa B. Pada awalnya bahasa tersebut dirancang sebagai bahasa pemprograman yang dijalankan pada system Unix. Tahun 1978, Brian W. Keminghan & Dennis M. Ritchie dati AT & T Laboratories mengembangkan bahasa B menjadi bahasa C. Bahasa B yang digunakan oleh Ken Thompson sebenarnya merupakan pengembangan dari bahasa BCPL ( Basic Combined Programming Language ) yang diciptakan oleh martin Richard. Sejak tahun 1980, bahasa C banyak digunakan pemprog di Eropa yang sebelumnya menggunakan bahasa B dan BCPL. Dalam perkembangannya, bahasa C menjadi bahasa paling popiler diantara bahasa lainnya, seperti PASCAL, BASIC, FORTRAN. Tahun 1989, dunia pemrograman C mengalami peristiwa penting dengan dikeluarkannya standard bahasa C oleh American National Standards Institute ( ANSI ). Bahasa C yang diciptakan Keminghan & Ritchie kemudian dikenal dengan nama ANSI C. Mulai awal tahun 1980, Bjarne Stroustrup dari AT & T Bell Laboratories mulai mengembangkan bahasa C. Pada tahun 1985, lahirlah secara resmi bahasa baru hasil pengembangan C yang dikenal dengan C++. Symbol ++ merupakan operator C untuk operasi penaikan, muncul untuk menunjukkan bahwa bahasa baru ini merupakan versi yang lebih canggih dari C. Sebenarnya bahasa C++ mengalami dua tahap evolusi. C++ yang pertama, dirilis oleh AT & T Laboratories, dinamakan cfront. C++ versi kuno ini hanya berupa compiler yang menterjemahkan C++ menjadi bahaa C. Borlan International merilis compiler Borland C++ dan Tubo C++. Kedua compiler ini sama-sama dapat digunakan untuk mengkompilasi kode C++. Bedanya, Borland C++ selain dapat digunakan dibawah lingkungan DOS, juga dapat digunakan untuk pemrograman Windows. Pada evolusi selanjutnya, Borland International Inc. Mengembangkan compiler C++ menjadi sebuah compiler yang mampu mengubah C++ langsung menjadi bahasa mesin (assembly). Sejak evolusi ini, mulai tahun 1990 C++ menjadi bahasa berorientasi obyek yang digunakan oleh sebagian besar pemrograman professional. Selain Borland International, terdapat beberapa perusahaan lain yang juga merilis compiler C++, seperti Topspeed C++ dan Zortech C++. Jadi C++ merupakan salah satu bahasa pemrograman yang mudah dipelajari dan berorientasikan pada objek. Bahasa C++ mempunyai struktur bahasa yang mudah dipahami. Dalam menjalankan program dari bahasa C++ dibutuhkan suatu compiler yang berguna untuk mengkompilasi kode yang kita tuliskan menjadi bentuk bahasa mesin sehingga program dapat berjalan. Bahasa C++ mempunyai beberapa keunggulan : 1. Proses eksekusi program cepat. 2. Struktur bahasa yang baik (terstruktur). 3. Menyediakan kemampuan pemrograman berorientasi objek. KOMPILASI Dalam proses kompilasi semua kode sumber dibaca terlebih dahulu dan jika tidak ada kesalahan dalam menulis program maka akan dibentuk kode mesinnya sehingga program bisa dijalankan. Program yang melakukan tugas ini disebutcompiler. Program hasil kompilasi akan berbentuk executable. Program bisa langsung dijalankan tanpa harus memiliki Compiler di komputer yang menjalankan program tersebut. Bahasa yang menggunakan teknik kompilasi misalnya bahasa C, C++, Pascal, Assembly, dan masih banyak lagi. Contoh compiler untuk C++ : · Acorn C/C++ · Borland C++ · C++/CX · C++Builder · Cfront · Clang · CodeWarrior · Comeau C/C++ · ConceptGCC · Digital Mars · GNU Compiler Collection · HP aC++ · IBM XL C++ · Intel C++ Compiler · MinGW · Norcroft C compiler · Open64 · Oracle Solaris Studio · PathScale · The Portland Group · ROSE (compiler framework) · Shed Skin · Softune · TenDRA Compiler · THINK C · Turbo C++ · Visual C++ TIPE KESALAHAN PADA C++ Kesalahan Sintaksis Bahasa C++ hanya dapat dieksekusi, jika dan hanya jika program tersebut memiliki sintaksis yag telah sepenuhnya benar. Jika tidak, maka proses akan berhenti dan memberikan pesan kesalahan. Sintaksis menunjukkan struktur program dan aturannya. Kesalahan Run-time Kesalahan tipe kedua adalah kesalahan run-time, disebut demikian karena kesalahan ini tidak akan muncul sebelum program dijalankan. Kesalahan ini juga sering disebut dengan exception karena kesalahan ini biasanya menunjukkan sesuatu yang ganjil terjadi. Kesalahan Logika Kesalahan tipe ketiga adalah kesalahan logika atau semantik. Jika terjadi kesalahan tipe ini, maka program akan tetap berjalan dengan sukses tanpa pesan kesalahan. Namun, program tersebut tidak menjalankan program dengan benar atau tidak menjalankan program sesuai dengan maksud yang diinginkan programmer. OPERATOR Operator-operator yang disediakan C++ berupa keyword atau karakter khusus. Operator –operator ini cukup penting untuk diketahui karena merupakan salah satu dasar bahasa C++. 1. Operator Assign (=) Operator yang berfungsi untuk memasukkan (assign) nilai kedalam suatu variabel ataupun konstanta. 2. Operator Aritmatika (+, -, *, /, %) Operator yang digunakan untuk melakukan operasi-operasi aritmatika. 3. Operator Majemuk (+=, -=, *=, /=, %=, <>=, &=, |=) Operator yang digunakan untuk menyederhanakan penulisan operasi aritmatika. 4. Operator Penaikan dan Penurunan (++, --) Operator penaikan (++) akan menaikkan / menambahkan 1 nilai variabel, sedangkan penurunan (--) akan menurunkan / mengurangi 1 nilai variabel. 5. Operator Logika (!, &&, ||) Operator yang hanya mengenal dua keadaan yaitu true (angka 1) dan false (angka 0). 6. Operator Kondisional ( ? ) Operator yang dipakai untuk mendapatkan sebuah nilai dari dua buah kemungkinan, berdasarkan suatu kondisi. 7. Operator Koma ( , ) Operator berfungsi untuk memisahkan dua atau lebih ekspresi. 8. Operator Relational (==, !=, >, =, <) Operator untuk mengembalikan nilai false, karena (true&&false) untuk logika NOT (!). 9. Operator Ivalue a=5 rvalue Memberikan nilai 5 kepada variabel a. Ivalue harus selalu berupa variable sedangkan rvalue dapat berupa variabel, nilai, konstanta, hasil operasi ataupun kombinasinya. Sebaiknya dalam membuat kode program perhatikan huruf besar dan huruf kecilnya, karena C++ bersifat case sensitive. Selain itu, kita juga harus memperhatikan compiler yang digunakan untuk menjalankan program tersebut agar program berjalan sesuai keinginan kita tanpa adanya kesalahan-kesalahan. TUGAS PENDAHULUAN C++ SEJARAH C++ DISUSUN OLEH : YUNIAR RISDIYANTI NPM : 4415210143 JURUSAN : TEKNIK INDUSTRI ASISTEN : MALINDA RAHMAWATY FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PANCASILA

Judul: Sejarah C

Oleh: Yuniar Risdiyanti


Ikuti kami