Tugas Buk Sisma

Oleh Ica Mediana

319,2 KB 4 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Tugas Buk Sisma

ASSALAM U’ALAIK UM , WR.WB SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN TANAMAN ANGGREK PADA UD. SANJIWANI ORCHID MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING K e lom pok II (Dua ) Na m a : Indra J a ya Ye s i Ardila Purwa nti Linda Apriya ni E ls a M a nora Ic a M e dia na Agung Dumiati DEFINISI SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN Sistem Pendukung Keputusan Konsep Sistem Pendukung Keputusan (SPK) pertama kali diungkap pada tahun 1970-an oleh Michae S.Scott Morton dengan istilah Management Decision System. Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support Systems atau DSS) merupakan suatu informasi interaktif yang menyediakan informasi, pemodelan, dan pemanipulasian data. DSS biasanya dibangun untuk mendukung solusi atas suatu masalah-masalah untuk mengevaluasi suatu peluang. DEFINISI METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Metode SAW (Simple Additive Weighting) sering juga dikenal istilah metode penjumlahan terbobot. Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut. Metode SAW membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan (X) ke suatu skala yangdapat diperbandingkan dengan semua rating alternatifyang ada. Metode SAW ini mengharuskan pembuat keputusan menentukan bobot bagi setiap atribut atau kriteria. Algoritma metode SAW adalah sebagai berikut :  Memberikan nilai setiap alternatif (Ai) pada setiap kriteria atau atribut (Cj). Memberikan nilai bobot (W).  Melakukan normalisasi matriks dengan cara menghitung nilai rating kinerja ternormalisasi (rij) dari alternatif (Ai) pada atribut (Cj) berdasarkan persamaan yang disesuaikan dengan jenis atribut (atribut keuntungan/benefit = Maksimum atau atribut biaya/cost = Minimum).  Mengalikan matriks ternormalisasi (R) dengan nilai bobot (W).  Menentukan nilai preferensi untuk setiap alternatif (Vi) dengan cara menjumlahkan hasil kali antara matriks ternormalisasi (R) dengan bobot (W)  Formula ternormalisasi disajikan pada persamaan dibawah ini : Keterangan : • Simbol rij adalah rating kinerja ternormalisasi dari alternatif Ai pada atribut Cj; i=1,2,…,m dan j=1,2,…,n. (m dan n merupakan banyaknya alternatif dan kriteria). • Simbol xij adalah nilai rating kecocokan pada Ai dan Cj. • Simbol Max xij adalah nilai terbesar dari semua nilai rating kecocokan pada setiap kriteria. • Simbol Min xij adalah nilai terkecil dari semua rating kecocokan pada setiap kriteria. • Atribut keuntungan adalah jika nilai terbesar dalam atribut tersebut merupakan nilai terbaik. • Atribut biaya adalah jika nilai terkecil dalam atribut tersebut merupakan nilai terbaik. Nilai preferensi untuk setiap alternatif (Vi) diberikan sebagai berikut : Keterangan : • Simbol Vi adalah rangking untuk setiap alternatif. • Simbol n adalah banyaknya (jumlah) alternatif. • Simbol Wj adalah nilai bobot dari setiap kriteria. • Simbol rij adalah nilai rating kinerja ternormalisasi. • Nilai Vi yang lebih besar mengindikasikan bahwa alternatif Ai lebih terpilih. Analisa Masalah Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Tanaman Anggrek ini adalah sistem yang berfungsi untuk mendukung keputusan pemilihan tanaman anggrek yang berkualitas unggul berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. Data sampel yang telah diambil diolah dengan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk menghasilkan perangkingan tanaman berdasarkan kualitasnya. Langkah- langkah untuk melakukan perhitungan penilaian tanaman anggrek menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) : 1. Kriteria dan Bobot Dalam perhitungan ini dibutuhkan kriteria-kriteria untuk menentukan penilaian tanaman anggrek. Dari masingmasing kriteria tersebut akan ditentukan bobot-bobotnya. Pada bobot terdiri dari lima bilangan fuzzy, yaitu Sangat Rendah (SR), Rendah (R), Cukup (C), Tinggi (T), Sangat Tinggi (ST). Tabel 1. Bilangan Fuzzy KRITERIA YANG DIBUTUHKAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENILAIAN TANAMAN ANGGREK DAPAT DILIHAT PADA TABEL 2. Tabel 2. Kriteria Berikut adalah penjabaran masing-masing kriteria yang telah dikonversikan ke bilangan fuzzy dengan nilai bobotnya. Tabel 3. Kriteria Umur Tanaman Tabel 4. Kriteria Tinggi Tanaman Tabel 5. Kriteria Kondisi Daun Tabel 6. Kriteria Jumlah Tangkai Tabel 7. Kriteria Jumlah Bunga Tabel 8. Data Sampel Tanaman Anggrek Tabel 9. Rating Kecocokan Alternatif 2. Membuat Normalisasi Matriks (R) Matriks keputusan X merupakan data dari tabel 9 yang berisikan nilai rating kecocokan dari setiap kriteria. Matriks keputusan R tebentuk dari matriks X dengan persamaan berikut ini : Sehingga diperoleh normalisasi matriks R sebagai berikut: 3. Menentukan Tingkat Kepentingan Kriteria (W) 4. Menentukan Nilai Preferensi (Vi) Nilai preferensi (Vi) diperoleh dari penjumlahan dari perkalian elemen baris matriks ternormalisasi (R) dengan bobot preferensi (W) yang bersesuaian dengan elemen kolom matriks dengan persamaan berikut ini : Tabel 11. Perangkingan Alternatif THANK YOU 

Judul: Tugas Buk Sisma

Oleh: Ica Mediana

Ikuti kami