Tugas Uts Perkuliahan

Oleh Wulanda Ad

158 KB 3 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Tugas Uts Perkuliahan

Tugas Review Perkuliahan Seksi 1 Diisi oleh individu NIM : 18.01.051.123 Nama Mahasiswa : Wulanda Afika Debby Kode Mata Kuliah/Kelas : - / V Politik Jumlah kata (word count) : Nama Mata Kuliah : MPK Kualitatif Dosen : Syukron Anshori, M.Ikom Judul Tugas : Pembuatan Latar Belakang Perpanjangan diterima Ya/Tidak Batas pengumpulan tugas : 06-11-2020 Dengan ini saya/ kami menyatakan :  Bahwa ini adalah karya asli saya / kami, dan tidak ada bagian dari tugas ini yang dikopi dari sumber atau orang lain kecuali jika telah tercantum dalam referensi.  Tidak ada bagian dari karya ini yang sudah pernah dikumpulkan kepada institusi ini atau institusi lainnya.  Jika terbukti bahwa saya/ kami melakukan kecurangan dan pernyataan palsu, maka saya/kami siap menerima konsekuensi yang berlaku. Tanda tangan: Wulanda Afika Debby No. Nama Mahasiswa Tanggal: 04-11-2020 NIM Tanda tangan (baca Pernyataan diatas) KOMUNIKASI MENJADI PILAR ANTARA IBU DAN ANAK (Studi Deskriptif Kualitatif Komunikasi Menjadi Pilar Utama Ibu dan Anak Dalam Perkembangannya) A. Latar Belakang Komunikasi yaitu upaya atau cara manusia menyampaikan ide, gagasan, kemauan, hasrat dan sebagainya agar seseorang dapat saling berinteraksi satu sama lain. Pada umumnya seseorang menggunakan komunikasi baik secara visual maupun lisan, bahkan pola komunikasi yang digunakannya yaitu menyampaikan pesan kepada komunikator terhadap komunikan baik secara media maupun tatap muka. Jadi, hubungan antar ibu dan anak merupakan hal yang paling mendasar dalam memenuhi komunikasi yang baik. Anak merupakan seorang laki-laki dan perempuan yang belum bisa dikatan sebagai dewasa atau belum pubertas. Akan tetapi, diperlukan komunikasi yang efektif dalam membentuk pola pikir dan perilaku anak untuk keberhasilan mereka. Namun, ketika komunikasi yang diberikan ibu kepada anak, terkadang terdapat miskomunikasi yang terjadi dan juga sifat malas yang menjadi factor dalam mempengaruhinya. Sehingga banyak dari sekian anak-anak yang menyepelekan motivasi dari orang tuannya, hal ini yang memicu diskusi antar ibu dan anak kurang dalam komunikasi. Oleh Karena itu, orang tua lebih focus dalam melibatkan diri mereka melalui percakapan yang membuat anak merasa mengerti dan paham akan hal baik dan buruk serta memberikan contoh-contoh yang baik mengenai pendidikan yang baik, sehingga hal tersebut dapat menigkatkan daya ingat dan prestasi akademiknya. Pada dasarnya, ketika ibu selalu memberikan arahan yang baik terhadap anak serta memberikan poin-poin penting dalam bertindak dan berperilaku agar tidak jauh dari nilai-nilai yang diajarkan oleh orang tua, justru anak cenderung merasa tertekan dengan tindakan orang tua, bahkan terkadang anak merasa tertekan dengan larangan yang diberikan oleh orang tuanya Finley dan Schwartz (dalam Ramsey dan Gitimu 2016) menyatakan bahwa keterlibatan ibu sangat penting dalam perkembangan anak. Karena ibu merupakan orang yang melakukan intensitas komunikasi yang tergolong tinggi terhadap anak. Ini salah satu usaha yang dilakukan ibu kepada anaknya agar hubungan komunikasi tidak terputus serta dapat membangun motivasi belajar untuk anak. Namun, komunikasi antar ibu dan anak biasanya tidak selalu berjalan selaras. Terdapat beberapa factor-faktor lain yang menyebabkan anak juga bisa berubah, seperti pengaruh lingkungan sekolah, dan teman-temannya. Hal ini yang membuat anak terkadang membuat tindakan yang bersifat negative di sekitarnya. Terlebih lagi jika sampai perbuatan anak tersebut menyimpang yang akan berujung pada tindakan bunuh diri Kemampuan berfikir anak biasanya akan lebih cepat, tergantung pada proses komunikasi ibu kepada anaknya. Maka dari itu pembentukan karakter sejak dini diperlukan agar membantu anak dalam mengontruksi pengetahuan moralnya. Karena kematangan moral sangat berkaitan dengan kekuatan karakter yang dimiliki oleh seorang anak. Karakter adalah, hal yang universal atau tidak ada perbedaan manusia terhadap kulit hitam dan kulit putih, serta watak seseorang yang mempengaruhi segenap pikiran, perilaku, budi pekerti, dan berbagai macam aspek yang ada di dalam kehidupan bermasyarakat. Prioritas yang di inginkan orang tua adalah kecerdasan yang dimiliki oleh seorang anak, sehingga terkadang orang tua selalu ada perbedaan pendapat dengan anaknya. Perkembangan anak memang akan beda ketika cara komunikasi yang diberikan orang tua tidak sejalan dengan kebutuhan si anak. Jadi, perlu pendekatan yang rasional seperti kemauan anak itu seperti apa dan bagaimana mestinya. Kemudian memperhatikan perkembangan emosi anak seperti kecerdasan sosial, moral, interpersonal dan spiritual. Masa anak-anak adalah masa yang penuh dengan perubahan hampir setiap aspek perkembangan dalam diri seseorang. Namun, peran orang tua dalam mendidik dan memberikan arahan justru membuat anak makin tergantung pada orang tua terkait hal apapun. Sehingga dengan ketergantungan tersebut juga dapat memicu konflik antar ibu dan anak. Oleh sebab itu komunikasi itu penting tapi juga harus di imbangi dengan karakteristik anak serta kemauannya seperti apa. Masa ini anak ditandai dengan peningkatan atas jalinan komunikasi yang diberikan orang tua kepada anak menjadi individu yang lebih baik. Dalam kaitannya, dibawah asuhan kendali orang tua terhadap anak tidak selalu menghasilkan anak yang patuh terhadap orang tua, disamping itu juga tanpa disadari ibu memberikan tekanan yang menganggap itu adalah ancaman buat anak tersebut. Mewujudkan komunikasi yang efektif dapat membantu anak bisa berekspresi sesuai dengan yang ia inginkan, serta dapat membentuk pola pikir dan karakter yang baik, serta dapat membedakan antara yang baik dan yang buruk. Selain itu, orang tua selalu memberi penghargaan dan ucapan atas keberhasilan anak atas apa yang ia capai sehingga anak tidak berperilaku agresif.

Judul: Tugas Uts Perkuliahan

Oleh: Wulanda Ad

Ikuti kami