Makalah Teknik Berceramah

Oleh Ranaya Alisa Rahma

100,5 KB 3 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Makalah Teknik Berceramah

Kata Pengantar Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya serta memberi kelancaran sehingga, kami bisa menyusun makalah ini guna memenuhi tugas Seminar Pleno Blok 2. Terima kasih kami ucapkan juga kepada teman sejawat yang telah mendukung pembentukan makalah ini. Dengan dukungan teman sejawat, kami sekelompok dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Makalah ini kami beri judul “Teknik Berceramah”. Kami selaku penyusun makalah ini berharap semoga makalah yang berjudul “Teknik Berceramah” yang telah kami susun ini bisa memberikan banyak manfaat serta menambah pengetahuan terutama. Kami menyadari bahwa makalah ini masih memiliki banyak kekurangan yang membutuhkan perbaikan, sehingga kami sangat mengharapkan masukan serta kritikan dari para pembaca yang kami hormati. Cimahi, 19 November 2019 Penulis i Daftar Isi 2 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Pendidikan kesehatan memiliki berbagai aspek yang mempengaruhi kerjanya, salah satunya adalah aspek komunikasi kesehatan yang memiliki peran penting dalam Pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan memiliki definisi sebagai suatu usaha atau kegiatan menyampaikan pesan kesehatan kepada masyrakat dengan tujuan agar masyarakat dapat memperoleh pengetahuan tentang kesehatan yang lebih baik. Pengetahuan itu pada akhirnya diharapkan dapat mempengaruhi perilaku kesehatan masyarakat itu sendiri. Komunikasi kesehatan itu sendri memiliki definisi sebagai suatu sistematis yang ditujukan agar mempengaruhi secara positif perilaku kesehatan masyarakat dengan menggunakan berbagai prinsip dan metode komunikasi. Ceramah merupakan salah satu 1.2 Rumusan Masalah 1. Apa definisi ceramah ? 2. Apa sajakah aspek ceramah ? 3. Apa sajakah tahap persiapan ceramah ? 4. Apa sajakah unsur kesatuan yang terkandung dalam ceramah ? 5. Apa sajakah faktor yang dapat memengaruhi ceramah ? 6. Bagaimana tata laksana pelaksanaan ceramah ? 1.3 Tujuan 1. Mengetahui definisi ceramah 2. Mengetahui aspek ceramah 3. Mengetahui tahap persiapan ceramah 4. Mengetahui unsur kesatuan yang terkandung dalam ceramah 5. Mengetahui faktor yang mempengaruhi ceramah 6. Memahami tata laksana pelaksanaan ceramah 1.4 Manfaat 1. Dapat mengetahui definisi ceramah 2. Dapat mengetahui aspek ceramah 3 3. Dapat mengetahui tahap persiapan ceramah 4. Dapat mengetahui unsur kesatuan yang terkandung dalam ceramah 5. Dapat mengetahui faktor yang mempengaruhi ceramah 6. Dapat memahami tata laksana pelaksanaan ceramah 4 BAB II PEMBAHASAN 2.1 Definisi ceramah Ceramah berdasarkan aspek bahasa adalah penuturan atau penerangan secara lisan oleh seseorang terhadap peserta. Alat interaksi yang terutama dalam hal ini adalah “Berbicara". Di dalam sebuah komunikasi kesehatan, ceramah termasuk ke dalam metode kesehatan untuk kelompok besar >15 orang. 2.2 Aspek dalam ceramah 1. Topik 2. Siapa Khalayak pendengar 3. Apa yang perlu khalayak pelajari dari ceramah 4. Tujuan Ceramah 5. Bagaimana penyajiannya 6. Waktu yang tersedia 2.3 Tahap persiapan ceramah Ceramah memerlukan beberapa persiapan dalam pelaksanaanya yakni dimulai dari : 2.3.1. Analisis Khalayak Pendengar atau Audiens a. Aspek sosiodemografi : Jenis kelamin, usia, populasi, lokasi, tingkat pendidikan, bahasa, agama, pekerjaan, ideologi. b. Aspek psikologi emosi : Sikap, keinginan, kebutuhan, harapan dan c. Aspek karakteristik perilaku : pengetahuan dasar, relevansi dengan situasi sehari-hari. 2.3.1. Perencanaan pokok materi a. Sistematis : Pembukaan, inti ceramah, diskusi dan tanya jawab, ringkasan serta penutup. 5 b. Material pendukung topik yang dibicarakan 2.3.2. Persiapan media atau alat bantu yang akan digunakan Ceramah dapat dilakukan meanggunakan berbagai media sebagai alat bantu penyampaian pesan. Pemilihan media tersebut bergantung kepada beberapa aspek seperti khalayak, setting (lokasi ceramah), maksud, tujuan, sasaran ceramah, dan sumber daya yang tersedia. Jenis-jenis media yang dapat digunakan sendiri terdiri dari beberapa jenis yakni a. Visual Aids : Slide, film, film strips. Visual aids sendiri terdiri dari 2 dimensi dan 3 dimensi. Dua dimensi atau yang sering kita sebut media cetak memiliki berbagai jenis klasifikasi antara lain : 1. Booklet : Pesan berbentuk buku 2. Leaflet : Pesan berbentuk lembaran yang dilipat 3. Flyer : Pesan berbentuk lembaran yang tidak terlipat 4. Flif chart (Lembar balik) : Pesan berbentuk buku berisi gambar peragaan dan lembar baliknya berisikan informasi peragaan tersebut. 5. Rubrik : Tulisan pada koran atau majalah yang membahas tentang kesehatan. 6. Poster : Media cetak berisi pesan atau informasi kesehatan yang ditempel di tembok atau fasilitas umum b. Audio Aids : Radio, Piringan hitam c. Audio Visual Aids (AVA) : Televisi, video, kaset 2.3.3. Alokasi waktu dan metode 2.3.4. Penyampaian yang baik (Penampilan, suara, Bahasa non-verbal, dan sistematika) 2.4 Unsur kesatuan dalam ceramah Pelaksanaan ceramah terdiri dari beberapa kesatuan yakni : 1. Pembukaan 2. Inti Ceramah Dalam menentukan inti ceramah ada beberapa point yang perlu diperhatikan dalam menyusun ceramah yang sistematis. Yang pertama menentukan maksud atau tujuan dari ceramah dan mengembangkan kerangka berfikir sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh. Point yang kedua jangan membaca keseluruhan teks saat ceramah dilaksanakan pergunakan alat bantu seperti kartu petunjuk bila diperlukan. Point yang ketiga atur volume suara didasarkan lokasi dimana ceramah diajarkan. Point yang keempat tekankan variasi intonasi dan tempo untuk membangun rasa serta emosi yang ingin disampaikan. Point yang kelima mampu untuk menggunakan dan menangkap bahasa tubuh yang non verbal yang bisa membantu membangun suasana. Point yang terakhir mampu 6 bergerak bebas dengan berjalan dan membuat kontak mata dengan khalayak pendengar yang membuat penceramah merasa dan terlihat percaya diri. 3. Diskusi dan tanya jawab 4. Ringkasan 5. Penutup 2.5 Faktor yang memengaruhi ceramah 2.5.1. Faktor kondisi fisik yang menghambat a. Hipermetropi atau titik dekat penglihatan yang semakin jauh dari yang seharusnya. Titik dekat mata disebut juga dengan jarak baca normal karena jarak yang lebih dekat dari jarak ini tidak nyaman digunakan untuk membaca dan mata akan terasa lelah. Jarak baca normal atau titik dekat mata adalah sekitar 25 cm. Maka dari itu, hioermetropi dapat mengganggu audiens dalam memperhatikan penceramah. b. Miopi atau titik jauh penglihatan semakin pendek. Hal yang tidak mampu melihat dengan jelas objek yang jauh tetapi tetap mampu melihat dengan jelas objek di titik dekatnya pada jarak 25 cm. Titik jauh mata orang yang menderita rabun jauh berada pada jarak tertentu dan mata normal memiliki titik jauh tak berhingga. c. Kurangnya penerangan pada lokasi ceramah. d. Presepsi kontras warna cenderung ke arah merah dari spektrum sehingga menyebabkan sulit untuk membedakan warna lembut. e. Menurunnya kemampuan menerima suara. f. Menurunnya kemampuan membedakan bunyi. 7

Judul: Makalah Teknik Berceramah

Oleh: Ranaya Alisa Rahma

Ikuti kami