Tugas Ibu Indah

Oleh Nyayuj Nurulaini

67,9 KB 10 tayangan 2 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Tugas Ibu Indah

PENDAHULUAN Nikah menurut Syara’ adalah akad serah terima antara laki-laki dan perempuan dengan tujuan untuk saling memuaskan satu sama lainnya dan untuk membentuk bahtera rumah tangga yang sakinah serta masyarakat yang sejahtera. Sedangkan dalam Undang-undang No. 1 Tahun 1974 Bab. 1 Pasal 1 disebutkan bahwa: “Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga(rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa” Apabila akad nikah telah berlagsung dan memenuhi syarat rukunnya, maka menimbulkan akibat hukum. Dengan demikian, akad tersebut menimbulkan juga hak serta kewajibannya selaku suami istri dalam keluarga. Dijelaskan dalam Pasal 31 ayat (3) UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan bahwa pengertian “suami” adalah Kepala Keluarga dan “istri” adalah ibu rumah tangga. Dapat dianalogikan bahwa suami adalah seorang yang berjenis kelamin laki-laki yang menjadi kepala keluarga dalam suatu rumah tangga. Sedangkan istri adalah seorang yang berjenis kelamin perempuan yang menjadi ibu rumah tangga dalam suatu rumah tangga. Pengertian hak adalah kekuasaan seseorang untuk melakukan sesuatu, sedangkan kewajiban adalah sesuatu yang harus dikerjakan kewajiban. Dalam makalah ini akan membahas mengenai beberapa : Hak Dan Kewajian Suami-Istri dalam berkeluarga. RUMUSAN MASALAH 1. Hak dan Kewajiban Suami Istri Menurut UU No. 1 Tahun 1974 2. Hak dan Kewajiban Suami Istri Menurut Kompilasi Hukum Islam 3. Hak dan Kewajiban Suami Istri dalam Perspektif Gender 4. Hak dan Kewajiban Suami Istri PEMBAHASAN 1. Hak dan Kewajiban Suami Istri Menurut UU No. 1 Tahun 1974 Dijelaskan dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan mengenai Hak dan Kewajiban Suami-Istri yang terdiri dari 5 pasal yaitu: Pasal 30 Suami-istri memikul kewajiban yang luhur untuk menegakkan rumah tangga yang menjadi sendi dasar susunan masyarakat. Pasal 31 (1) Hak dan kedudukan istri adalah seimbang dengan hak dan kedudukan suami dalam kehidupan rumah tangga dan pergaulan hidup bersama dalam masyarakat. (2) Masing-masing pihak berhak untuk melakukan perbuatan hukum (3) Suami adalah Kepala Keluarga dan istri ibu rumah tangga. Pasal 32 (1) Suami-istri harus mempunyai tempat kediaman yang tetap. Rumah tempat kediaman yang dimaksudkan dalam ayat (1) pasal ini ditentukan oleh suami-istri bersama. Pasal 33 Suami istri wajib saling saling cinta mencintai, hormat menghormati, setia dan memberi bantuan lahir bathin yang satu kepada yang lain. Pasal 34 (1) Suami wajib melindungi istrinya dan memberikan segala sesuatu keperluan hidup berumah tangga sesuai dengan kemampuannya. (2) Istri wajib mengatur urusan rumah-tangga sebaik-baiknya. (3) Jika suami atau istri melalaikan kewajibannya masing-masing dapat mengajukan gugatan kepada Pengadilan. 2. Hak dan Kewajiban Suami Istri Menurut Kompilasi Hukum Islam Dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI), kewajiban suami-istri dibagi menjadi: A. Kewajiban suami Pasal 80 Kompilasi Hukum Islam mengatur tentang kewajiban suami terhadap istri dan keluarganya. Pasal ini terdiri dari 7 ayat, sebagai berikut : (1) Suami adalah pembimbing terhadap istri dan rumah tangganya, akan tetapi mengenai hal-hal urusan rumah tangga yang penting-penting diputuskan oleh suami istri bersama. (2) Suami wajib melindungi istrinya dan memberikan segala sesuatu keperluan hidup berrumah tangga sesuai dengan kemampuannya. (3) Suami wajib memberi pendidikan agama kepada istrinya dan memberi kesempatan belajar

Judul: Tugas Ibu Indah

Oleh: Nyayuj Nurulaini


Ikuti kami