Makalah Filsafat Ilmu

Oleh Asha Zahra

117,7 KB 4 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Makalah Filsafat Ilmu

MAKALAH FILSAFAT ILMU TENTANG METODE PEMBAHASAN FILSAFAT SECARA UMUM, DAN PEMBAHASAN FILSAFAT MENURUT PARA AHLI Makalah ini disusun dengan tujuan menyelesaikan dan dapat memahami salah satu tugas Filsafat Ilmu yang telah diberikan. Disusun Oleh: Tantri Melania Permata Putri 1801121253 PROGRAM STUDI TADRIS BAHASA INGGRIS FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN INSTITU AGAMA ISLAM NEGERI PALANGKA RAYA TAHUN 2018 Kata Pengantar Alhamdulillah Puji dan Syukur kita panjatkan kepada Allah swt. Atas berkah, rahmat, dan hidayah-Nya sehingga dapat menyusun dan selesainya makalah yang berjudul “FILSAFAT ILMU TENTANG METODE PEMBAHASAN FILSAFAT SECARA UMUM, DAN PEMBAHASAN FILSAFAT MENURUT PARA AHLI”. Kemudian dengan selesainya makalah ini kami menghaturkan rasa terima kasih kepada dosen mata kuliah Ilmu Pendidikan yakni bapak Dr. Hj. Muslimah, S.Ag., Mpd.I. atas bimbingan nya untuk menyelesaikan tugas ini. Harapan kami agar makalah ini dapat berguna bagi pembaca atau pendengar. Kami menyadari bahwa dalam makalah ini masih banyak terdapat kekurangan dan kesalahan. Kritik dan saran yang membangun dari pembaca maupun pendengar kami harapkan agar kedepannya karya ilmiah ini dapat jauh lebih baik lagi, Terima Kasih. 2|Page DAFTAR ISI COVER…………………………………………………………………………. 1 KATA PENGANTAR………………………………………………………….. 2 DAFTAR ISI……………………………………………………………………. 3 BAB I PENDAHULUAN……………………………………………………… 4 1.1 Latar Belakang………………………………………………………. 4 1.2 Rumusan Masalah…………………………………………………… 4 1.3 Manfaat……………………………………………………………… 4 BAB II PEMBAHASAN……………………………………………………….. 5 2.1 Landasan teori………………………………………………………. 5 2.2 Pemaparan Materi…………………………………………………… 5 BAB III PENUTUPAN………………………………………………………… 8 3.1 Kesimpulan………………………………………………………….. 8 DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………… 9 3|Page BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Filsafat sebagai induk ilmu-ilmu lainnya pengaruhnya masih sangat terasa. Setelah filsafat ditinggalkan oleh ilmu-ilmu lainnya, ternyata filsafat tidak mati tetapi hidup dengan coraknya tersendiri yakni sebagai ilmu yang memecahkan masalah yang tidak terpecahkan oleh ilmu-ilmu khusus. Akan tetapi jelaslah bahwa filsafat tidak termasuk ruangan ilmu pengetahuan yang khusus. Filsafat boleh dikatakan suatu ilmu pengetahuan, tetapi objeknya tidak terbatas, jadi mengatasi Ilmu-ilmu pengetahuan lainnya merupakan bentuk ilmu pengetahuan yang tersendiri, tingkatan pengetahuan tersendiri. Filsafat itu erat hubungannya dengan pengetahuan biasa, tetapi mengatasinya karena dilakukan dengan cara ilmiah dan mempertanggungjawabkan jawaban-jawaban yang diberikannya. 1.2 Rumusan Masalah 1. Apasaja kah metode pembahasan filsafat secara umum? 2. Apasaja kah metode pembahasan filsafat menurut para ahli? 1.3 Manfaat 1. Kita dapat mengetahui apasaja kah yang termasuk didalam metode pembahasan filsafat secara umum? 2. Kita dapat mengetahui apasaja kah metode pembahasan filsafat menurut para ahli? 4|Page BAB II PEMBAHASAN 2.1 Landasan Teori Metode pembahasan filsafat yang dilakukan secara umum yaitu berlandaskan tentang pendapat orang banyak (umum) yang telah digabungkan menjadi satu. Dan pembahasan filsafat menurut ahli berlandaskan kepada pendapat para ahli yang berpengaruh dan para ahli yang sudah menguasai bidang tersebut. 2.2 Pemaparan Teori 1. Apasaja kah metode pembahasan filsafat secara umum? Metode pembahasan filsafat secara umum dibagi tiga yaitu sistematis, historis, kritis. -Metode Sistematis Adalah cara mempelajari filsafat mengenai materi/masalah-masalah yang dibicarakannya. Sistematis disini artinya adanya susunan dan urutan (hierarki) juga kaitan suatu masalah dengan materi/masalah lain yang terdapat dalam filsafat. (Dr. Ahmad Tafis,1990:15) Mendalami struktur pembahasan filsafat melalui epistemology, ontology, dan aksiologi. Mula-mula dengan menghadapi teori pengetahuan (epistemology) beberapa cabang filsafat, membahas tentang bagaimana cara memperoleh pengetahuan, sedangkan manusia baru lahir ia tidak mempunyai pengetahuan sedikitpun. Setelah itu mendalami teori hakikat (ontology) setelah mengkaji cara memperoleh pengetahuan, filosof mulai menghadapi objek-objeknya untuk memperoleh pengetahuan. Obejkobjek itu dipikirkan secara mendalam sampai pada hakikat nya. Inilah sebabnya bagian ini dinamakn juga teori hakitat,apa arti hakikat? Hakihat ialah realitas=real artinya kenyataan yang sebenarnya. Dan kemudian mendalami teori nilai (aksiologi) Untuk dapat mengetahui kegunaan filsafat, kita dapat memulainya dengan melihat filsafat sebagai : Filsafat sebagai kumpulan teori, Filsafat sebagai Philosophy of life, filsafat sebagai methodology. 5|Page -Metode Historis Adalah cara mempelajari filsafat berdasarkan urutan waktu, perkembangan pemikiran filsafat yang telah terjadi sejak kelahirannya sampai saat ini sepanjang dapat dicatat dan memenuhi syarat-syarat pencatatan serta pemikiran sejarah. Metode ini digunakan untuk mempelajari filsafat dengan cara mengikuti sejarahnya. Ini dapat dilakukan dengan membicarakan baik pembicaraan pengetahuan, teory hakikat, mauput teori hakikat. -Metode Krisis (Gabungan) Adalah untuk mempelajari filsafat tingkat intensif. Pelajaranfilsafat pad tingkat sekolah pascasarjana sebaiknya menggunakan dengan pendekaan sistematis, historis. Langkah pertama ialah memahami isi ajaran, kemudian mengajukan kritikan itu mungkin dalam bentuk menentang, dapat juga berupa dukungan terhadap ajaran filsafat yang sedang dipelajari. Ia mengkritik mungkin dengan mengunakan pendapatnya sendiri ataupun pendapat orang lain. Jadi, jelas pengetahuan ala kadarnya, tatkala memulai pelajaran filsafat dengan metode ini. 2. Apasaja kah metode pembahasan filsafat menurut para ahli? - Alcuinus, salah seorang tokoh “filsafat scholastic” pada zaman abad pertengahan membagi filsafat sebagai berikut a. bagian fisika yang menyelidiki apakah sebab-sebabnya sesuatu itu ada b. bagian etika yang menentuka tata hidup. c. bagian logika yang mencari dasar-dasar untuk dimengerti - Al-Kindi, ahli piker dalam filsafat islam membagi filsafat menjadi tiga bagian yaitu a. ilmu fisika, tingkatan terendah b. ilmu matematika, tingkatan tengah c. ilmu ketuhanan, tingkatan tertinggi -Al-Farabi dan Ibnu Sina, membagi dua bagian yaitu a. filsafat teori b. filsafat praktek 6|Page -Prof. Dr. M. J. Langeveld membagi filsafat dalam tiga lingkungan masalah yaitu a. lingkungan masalah-masalah keadaan (metafisika,manusia dan lain-lain) b. lingkungan masalah-masalah pengetahuan ( teori pengetahuan, teori kebenaran, logika) c. lingkungan masalah-masalah nilai (teori nilai, etika, estetika, yang bernilai berdasarkan religi) -Prof. Alburey castell, membagi filsafat ke dalam enam bagian a. masalah theologies b. masalah metafisika c. masalah epistomologi d. masalah etika e. masalah politik f. masalah sejarah -H. De Vos, membagi filsafat kedalam Sembilan golongan a. logika f. filsafat sejarah b.metafisika g. etika c. ajaran tentang ilmu pengetahuan h. estetika d. filsafat alam i. anthrophology e. filsafat kebudayaan -Plato, membedakan filsafat atas tiga bagian a. dialetika, tentang ide-ide atau pengertian-pengertian umum b. fisika, tentang dunia materil c. etika, tentang kebaikan -Aristoteles, membagi empat cabang yaitu a. logika b. filsafat teoritis c. filsafat praktis d. filsafat peotika. 7|Page BAB III PENUTUPAN 3.1 Kesimpulan Filsafat adalah pengetahuan tentang no empiric dan nonekspirmental diperoleh manusia melalui usaha. Ilmu adalah kumpulan pengetahuan mengenai suatu kenyataan yang tersusun sistematis dari usaha manusia yang dilakukan dengan penyelidikan, pengamatan, dan percobaan. Metode pembahasa filsafat secara umum dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu: metode secara sistematis, metose secara historis atau sejarah, dan kritis atau gabungan. Dan metode pembahasan filsafat menurut para ahli adalah para ilmuan dalam bidang nya memberika pendapat nya masing-masing sesuai bidang yang dikuasai nya. 8|Page DAFTAR PUSTAKA Jaya, Irfan. 2010. Ruang Lingkup, Metode, Pembagian dan Beda Filsafat Dengan Ilmu agama. Diambil dari: http://van88.wordpress.com/ruang-lingkup-metode-pembagian-dan-beda-filsafatdengan-ilmu-agama/ Sedijanti.2013. Pengertian, Objek, Metode,dan Struktur Pembahasan Filsafat. Diambil dari: http://kdskonsultan.blogspot.com/2013/12/pengertian-obyek-metode-dan-struktur.html?m=1. (9 oktober 2018) Tafis, Ahmad.1990. Filsafat Umum Akal dan Hati Sejak Thales sampai Capra. Bandung: Remaja Rosdakarya. 9|Page

Judul: Makalah Filsafat Ilmu

Oleh: Asha Zahra

Ikuti kami