Makalah Sauki

Oleh Sauki Ahmad

815,8 KB 8 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Makalah Sauki

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Seiring berjalannya waktu, kini di Indonesia telah berkembang banyak sektor industri. Mulai dari kelas bawah sampai atas. Semuanya berkompetisi untuk memuaskan konsumen dan mempertahankan kualitas pelayanan yang diberikan. Karena itu, diperlukannya sumber daya manusia yang dapat berkompeten dan profesional untuk menghadapi arus globalisasi saat ini. Seperti yang kita ketahui, di Indonesia mulai gencar dengan adanya pasar bebas. Dalam pasar bebas itu nantinya, terdapat banyak pasar asing yang berlomba-lomba untuk menarik minat konsumen. Diperlukannya indikator ekonomi makro adalah untuk menggambarkan perekonomian di suatu negara. Indikator ekonomi makro didasarkan kepada produk nasional bruto (GNP(Gross National Product)), PDB (Produk Domestik Bruto), dan data statistik lain yang mencirikan negara dan efisiensi ekonomi nasional. Dari sumber data tersebut, dirangkai menjadi satu laporan dan memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai tukar mata uang. Adanya makro ekonomi berkaitan erat dengan kebijakan fiskal. Dimana kebijakan ini ada untuk mengendalikan keseimbangan ekonomi. Kebijakan fiskal bertujuan untuk memengaruhi sisi permintaan agregat 1 suatu perekonomian dalam jangka pendek. Selain itu, kebijakan ini dapat pula memengaruhi sisi penawaran yang sifatnya lebih jangka panjang melalui kapasitas perekonomian. Perusahaan itu ada karena adanya investor. Peran investor disini untuk memberikan pengeluaran sejumlah dana guna membiayai kegiatan produksi untuk mendapatkan profit di masa yang akan datang. Seperti perusahaan Intiland yang dibahas pada tugas kali ini. Perusahaan ini memiliki banyak investor. Intiland akan fokus untuk menyeimbangkan kas dan neracanya dengan meluncurkan inisiatif proyek baru yang beresiko rendah, hasil tinggi, dan memberikan pendapatan berulang yang berkelanjutan. Lembaga keuangan turut serta dalam penanaman modal investor untuk perusahaan ini. Diperlukannya lembaga keuangan ini adalah untuk melayani proses sistem keuangan dalam perekonomian. Intiland merupakan perusahaan yang telah merambah ke dunia internasional. Karena itu, perusahaan ini dapat melakukan perdagangan internasional. Keuangan internasional dapat membantu jalannya perdagangan internasional di suatu perusahaan multi nasional. Karena dengan adanya keuangan internasional, dapat melancarkan aliran dana antarnegara. Maka, penulis mengadakan penelitian mengetahui bagaimana perekonomian Intiland Indonesia. Penelitian di ini dalam ini untuk perusahaan diharapkan dapat 2 menambah pengetahuan mahasiswa tentang perekonomian suatu sektor industri multi nasional di Indonesia. 1.2 PERUMUSAN MASALAH Permasalahan yang ingin diselesaikan dan dijawab melalui Responsi Pengantar Ilmu Ekonomi (PIE) ini yaitu bagaimana cara menganalisis aspek ekonomi dari suatu objek amatan. 1.3 TUJUAN Adapun tujuan untuk mengetahui tentang perekonomian suatu sektor industri, terdapat berbagai tujuan, antara lain: 1.3.1 TUJUAN UMUM Adapun tujuan umum yang ingin dicapai dalam Responsi Pengetahuan Ilmu Ekonomi (PIE) ini antara lain: 1. Memiliki pengetahuan mengenai ilmu ekonomi makro dan mikro 2. Memiliki pengetahuan mengenai peran ekonomi dalam pembangunan industri nasional dan regional 3. Mengetahui variabel-variabel ekonomi dan bagaimana menggunakannya dalam pengambilan keputusan manajemen 4. Memiliki keahlian telaah ekonomi lokal dalam konteks pembangunan industri 3 1.3.2 TUJUAN KHUSUS Adapun tujuan khusus yang ingin dicapai dalam Responsi Pengetahuan Ilmu Ekonomi (PIE) ini antara lain: 1. Mengetahui dan memahami indikator ekonomi 2. Mengetahui dan memahami Kebijakan Fiskal 3. Mengetahui dan memahami peran investasi dalam pembangunan ekonomi 4. Mengetahui dan memahami lembaga keuangan 5. Mengetahui dan memahami perdagangan internasional 6. Mengetahui dan memahami keuangan internasional 1.4 MANFAAT Adapun manfaat yang dapat diperoleh dari Responsi Pengetahuan Ilmu Ekonomi (PIE) ini adalah : 1. Mengetahui penerapan dari teori PIE yang telah didapat dari perkuliahan. 2. Mengetahui aspek-aspek ekonomi yang berpengaruh bagi perusahaan 4 1.5 BATASAN DAN ASUMSI Adapun batasan dan asumsi yang dapat kami peroleh adalah sebagai berikut. 1.5.1 BATASAN Adapun batasan yang kami peroleh dari data tersebut kami dapat dari website resmi perusahaan Intiland. 1.5.2 ASUMSI Adapun asumsi yang kami peroleh dari data tersebut adalah sebagai berikut. 1. Data yang kami peroleh adalah data terbaru dari website resmi perusahaan Intiland. 2. Data yang kami peroleh adalah data yang valid dari website resmi perusahaan Intiland. 5 BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 PROFIL DAN HISTORI PERUSAHAAN PT Intiland Development Tbk merupakan pengembang properti terkemuka di Indonesia, di mana fokus utamanya adalah pada properti, manajemen, dan investasi. Perusahaan ini mengembangkan 4 segmen yang menjadi sasaran utamanya, yakni kawasan perumahan, bangunan tinggi atau tower, perhotelan, dan kawasan industri. Lokasi proyek-proyek yang ditekuni perusahaan ini ada di Jabodetabek, Surabaya, dan beberapa kota lainnya. PT Intiland Development Tbk ini didirikan oleh Hendro S. Gondokusumo pada sekitar awal tahun 1970-an. Pantai Mutiara, proyek hunian mewah berkonsep kanal-laut pertama di Indonesia yang berlokasi di Pluit, Jakarta Utara, merupakan salah satu contoh proyek inovatif yang berhasil dikerjakan oleh Intiland di awal perjalanan kesuksesannya. Ada pula proyek menakjubkan lainnya seperti Regatta ‘The Icon’ yang merupakan kondominium mewah yang dirancang oleh Tom Wright, seorang arsitek Burj Al Arab di Dubai. Graha Famili yang berlokasi di wilayah Surabaya Barat juga merupakan salah satu proyek besar Intiland, di 6 mana Graha Famili ini merupakan perumahan paling prestisius dengan luas 280 hektar. Perusahaan proyek-proyek yang ini terus digarapnya mengembangkan pada tahun-tahun berikutnya. Hingga pada tahun 2010 dan 2011 menjadi tahun yang sangat berharga bagi perusahaan ini, karena pada tahun-tahun inilah perkembangan Intiland terjadi begitu pesat, dilihat dari banyaknya proyek yang dikerjakan, lahan yang dimiliki, di mana hal ini tercermin pada hasil kinerja keuangan. Perkembangan yang patut peluncuran diberi proyek apresiasi baru, ini yakni diawali Park dengan Residence Apartment di Jakarta dan kawasan perumahan Graha Natura di Surabaya dengan luas 80 hektar. Intiland semakin mengembangkan sayap dengan membuka proyek di Yogyakarta, yakni Whiz Hotel yang kemudian juga dikembangkan hingga ke Semarang, dan disusul Grand Whiz Hotel di Kuta, Bali. Dan sejak saat itulah, Intiland menetapkan bahwa fokus utama dari proyek yang akan dikembangkannya adalah di bidang perhotelan. 7 2.2 KONDISI EKSISTING PERUSAHAAN 2.2.1 Visi Perusahaan Adapun visi perusahaan adalah sebagai berikut. Memberi peluang bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk menikmati kehidupan yang nyaman 2.2.2 Misi Perusahaan Adapun misi perusahaan adalah sebagai berikut. 1. Memiliki reputasi sebagai pengembang properti yang transparan, terpercaya, penggagas tren terdepan, berkomitmen untuk berkembang. 2. Meningkatkan keuntungan jangka panjang, serta berlaku adil terhadap semua pemangku kepentingan. 2.2.3 Penghargaan Perusahaan Adapun diperoleh penghargaan perusahaan Intiland yang sebagai berikut. 1. Penghargaan Lifetime Achievement dari majalah Property & Bank, Kementerian Perumahan Rakyat, dan Asosiasi Jurnalis dan Properti Keuangan (AJPK) tahun 2008. 8 2. Penghargaan Bali Congress Award 2010 pada ajang kompetisi karya properti paling bergengsi tingkat internasional FIABCI Prix d’Excellence tahun 2010. 3. Masuk dalam Daftar-A 40 Perusahaan Berkembang Berkinerja Terbaik pada ajang penghargaan Best of The Best 2011 yang diselenggarakan oleh Forbes Indonesia. 4. Mendapat penghargaan Commended sebagai Highly Pengembang Terbaik di Indonesia di ajang South East Asia Property Awards 2011. 5. Mendapat penghargaan serupa untuk kategori Kondominium Terbaik di Indonesia di ajang South East Asia Property Awards 2011. 6. Mendapatkan penghargaan sebagai Developer of The Year 2011 pada ajang penghargaan Property & Bank 2011 pada 29 September 2011. 7. Mendapat anugerah sebagai satu dari 10 Pengembang Terbaik Tahun 2011 pada ajang penghargaan BCI Asia Awards 2011. 9 8. Meraih penghargaan bergengsi sebagai kondominium terbaik di Indonesia pada ajang kompetisi karya properti terbaik South East Asia Property Award 2012. 9. Meraih penghargaan Highly Commended sebagai Pengembang Terbaik di Indonesia di ajang South East Asia Property Awards 2012. 2.2.4 Jumlah Karyawan Perusahaan Adapun tabel mengenai jumlah karyawan perusahaan Intiland dari tahun 2009-2011 adalah sebagai berikut. Tabel 1. Jumlah Karyawan Perusahaan Jabatan Tahun 2009 2010 2011 Ekselutif 14 13 11 Manajer 18 21 24 Manajer 80 67 88 Penyelia 173 149 173 Staf 211 241 284 Non-staf 776 648 553 Jumlah 1272 1139 1133 Umum 10 2.2.5 Proyek Perusahaan Portofolio produk properti perusahaan Intiland dibagi ke dalam empat bisnis utama. Yakni Township and Estate, Mixed-Use and High Rise, Industrial Estate, dan Hospitality. segmentasi produk Strategi membagi bertujuan untuk membantu meminimalisasi resiko usaha dan menciptakan pola pertumbuhan cepat secara berkelanjutan. Sehingga menjadikan perusahaan Intiland sebagai perwakilan terbaik untuk bisnis properti di Indonesia. 11 BAB III METODOLOGI PENGERJAAN MODUL RESPONSI Pada bab ini akan ditampilkan flowchart beserta penjelasan flowchart tersebut. 3.1 FLOWCHART Start Identifikasi Masalah Perumusan Masalah Tujuan penulisan Pengumpulan Data Interpretasi Data dan Analisis Kesimpulan dan Saran Finish 12 3.2 PENJELASAN FLOWCHART Pelaksanaan tugas responsi ini diawali dengan melakukan identifikasi masalah. Identifikasi masalah yang baik akan menjadi arah dan pembatas ruang lingkup penelitian, yang akan berpengaruh terhadap efektivitas penelitian yang dilakukan. Pokok permasalahan penelitian yang akan dibahas antara lain, indikator makro yang dianut oleh perusahaan Intiland, kebijakan fiskal perusahaan Intiland, dan lain-lain. Pada perumusan masalah akan dilakukan pendefinisian perusahaan dari masalah Intiland. yang dalam penulisan berisikan tentang suatu pertanyaan-pertanyaan yang terdapat pada pendahuluan Tujuan diteliti yang mana dititikberatkan pada apa yang ingin dicari. Dalam teknik pengumpulan data, terbatas pencarian melalui website perusahaan yang mana bisa diasumsikan website tersebut adalah yang paling valid. Analisis dan interpretasi data adalah proses penyusunan data yang mana data yang terkumpul diharapkan dapat menjawab pertanyaan penelitian yang telah dirumuskan. Tahap terakhir dari penelitian, berupa penarikan kesimpulan berdasarkan hasil analisis dan juga dilengkapi dengan saran-saran untuk menyempurnakan hasil penelitian ini. 13 BAB IV PENGUMPULAN DATA 4.1 PENGUMPULAN DATA Pertumbuhan penting dalam ekonomi perekonomian merupakan suatu hal negara. Pertumbuhan ekonomi dalah peningkatan output riil dari waktu ke waktu. Output riil ini diukur dalam bentuk Produk Domestik Bruto (PDB) riil. Ukuran output riil ini lebih akurat untuk mengukur pertumbuhan ekonomi dibandingkan output nominal. Dalam output riil, hanya ditekankan pada kenaikan output‐nya saja, dan mengabaikan atau tidak mempertimbangkan adanya perubahan harga. Adapun output nominal mencakup dua unsur, yaitu : kenaikan output dan kenaiakan harga. Pertumbuhan output yang tinggi sangat diharapkan oleh negara, dengan alasan sebagai berikut : 1. Menciptakan kesempatan kerja bagi para penganggur 2. Meningkatkan taraf hidup masyarakat Makro ekonomi merupakan bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari aspek ekonomi dalam kaitannya dengan tinjauan makro negara. Ilmu makro ekonomi ini mempelajari tingkat keberhasilan kinerja 14 perekonomian nasional secara keseluruhan. Oleh karena itu, pemerintah selalu menyebutkan angka‐ angka, data‐data, serta statistik yang berkaitan dengan kondisi ekonomi secara makro, baik untuk menunjukkan target dalam rencana pembangunan yang akan dilaksanakan maupun capaian dan realisasi hasil pembangunan. Keberhasilan pembangunan nasional, seringkali diukur dari seberapa baik suatu negara saat mencapai lima sasaran pokok makro ekonomi, yaitu : (1). stabilitas harga, (2). pertumbuhan ekonomi, (3). kesempatan kerja, (4). neraca pembayaran internasional, dan (5). pemerataan pembangunan. Secara teoritis sasaran‐sasaran di atas bisa dicapai secara serentak, jika diusahakan secara sungguh‐sungguh oleh suatu pemerintahan negara. Meskipun demikian, terdapat masalah dalam praktek di lapangan, yaitu terjadinya konflik antar sasaran. Dilema atau trade off yang sering terjadi adalah usaha menaikkan salah satu sasaran bisa berakibat menurunkan sasaran lainnya. Misalnya, kebijakan moneter yang longgar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menurunkan pengangguran cenderung akan meningkatkan tingkat harga, upah dan inflasi. 15 Dilema ini menmunculkan kondisi saat menginginkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, harus mngorbankan sasaran lainnya, seperti stabilitas harga. Kebijakan fiskal merupakan kebijakan pemerintah yang implementasinya melalui anggaran belanja negara atau APBN di Indonesia dengan maksud untuk mempengaruhi jalannya perekonomian. Terdapat beberapa aspek penting yang berpengaruh terhadap jalannya perekonomian, ditinjau dari sisi pengluaran dan sisi pendapatan berikut ini: Sisi Pengluaran 1. Belanja barang dan jasa 2. Gaji pegawai 3. Transfer payment/subsisi Sisi Pendapatan 1. Penerimaan oajak 2. Kredit likuiditas bank sentral 3. Pinjaman/obligasi dalam negeri 4. Pinjaman/hutang luar negeri Pengluaran total anggaran (APBN di Indonesia) selalu sama dengan penerimaan totalnya. Dalam pengertian akuntansi, anggaran diasumsikan seimbang. Sedangkan dalam pengertian ekonomi, anggaran bisa defisit, surplus, atau seimbang. Perubahan atau pengaruh yang dihasilkan dari aspek-aspek pengluaran dan pendapatan yang 16 tersebut di atas dibedakan menjadi 2, yaitu sebagai berikut: 1. Pengaruh Putaran Pertama Merupakan pengaruh awal dari kebijakan tersebut terhadap agregat permintaan. 2. Pengaruh Putaran Akhir Pengaruh dari kebijakan tersebut apabila kita menelusurinya sampai perekonomian mencapai keseimbangan umum yang baru. Adanya pengaruh yang disebutkan di atas dapat menjadi dasar atas indikasi permasalahan tertentu yang ada pada suatu perusahaan. Seperti potensi tingkat dalam keseimbangan kaitan suatu pengluaran kebijakan perusahaan, dan pendapatan, pemerintah terhadap serta kebijakan perusahaan. Sehubungan dengan kebijakan fiskal yang berkaitan dengan pendapatan serta pengeluaran, berikut kami sajikan data-data terkait hal tersebut berdasarkan sumber yang kami dapat. Perusahaan itu ada karena adanya investor. Peran investor disini untuk memberikan pengeluaran sejumlah dana guna membiayai kegiatan produksi untuk mendapatkan profit di masa yang akan datang. Seperti perusahaan Intiland yang dibahas pada tugas kali ini. Perusahaan ini memiliki banyak investor. 17 Intiland akan fokus untuk menyeimbangkan kas dan neracanya dengan meluncurkan inisiatif proyek baru yang beresiko rendah, hasil tinggi, dan memberikan pendapatan berulang yang berkelanjutan. Dalam perhitungan pendapatan nasional dan ststistik, investasi meliputi hal yang lebih luas lagi. Dalam perhitungan pendapatan nasional, investasi meliputi hal-hal:’’ Seluruh nilai pembelian pengusaha atas barang-barang modal dan pembelanjaan untuk mendirikan industri-industri, pengeluaran masyarakat untuk mendirikan rumah-rumah dan tempat tinggal, pertambahan dalam nilai stok barang-barang berupa bahan mentah, barang yang belum selesai di proses dan barang jadi” (Sukirno, 1994 : 91 ). Menurut Undang-undang Nomor 14 Tahun 1967 tentang pokok-pokok perbankan, yang dimaksud lembaga keuangan adalah semua badan yang rnelalui kegiatan-kegiatan di bidang keuangan dan masyarakat serta menyalurkan uang tersehut kembali ke masyarakat. Lembaga keuangan menyalurkan kredit kepada nasabah atau menginvestasikan dananya dalam surat berharga di pasar keuangan (financial market). Lembaga keuangan juga menawarkan bermacam– macam jasa keuangan mulai dan perlindungan asuransi, menjual program pensiun sampai dengan penyimpanan barang-barang berharga juga penyediaan 18 suatu mekanisme untuk pembayaran dan transfer dana. Lembaga keuangan dalam dunia keuangan bertindak selaku lembaga yang menyediakan jasa keuangan bagi nasabahnya. Dimana pada umumnya lembaga ini diatur oleh regulasi keuangan dari pemerintah. Bentuk umum dari lembaga keuangan ini adalah termasuk perbankan, building society (sejenis koperasi di Inggris), credit union, pialang saham, aset manajemen, modal ventura, koperasi, asuransi, dana pensiun, pegadaian dan bisnis serupa. Di Indonesia lembaga keuangan ini dibagi kedalam 2 kelompok yaitu lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan non bank (asuransi, pegadaian, perusahaan sekuritas, lembaga pembiayaan, dan lain-lain). Fungsi lembaga keuangan ini menyediakan jasa sebagai perantara antara pemilik modal dan pasar uang yang bertanggungjawab dalam penyaluran dana dari investor kepada perusahaan yang membutuhkan dana tersebut. Kehadiran lembaga keuangan inilah yang memfasilitasi arus peredaran uang dalam perekonomian, dimana uang dari individu investor dikumpulkan dalam bentuk tabungan. Sehingga resiko dari para investor ini beralih pada lembaga keuangan yang kemudian menyalurkan dana tersebut dalam bentuk pinjaman utang kepada yang membutuhkan. Ini 19 adalah merupakan tujuan utama dari lembaga penyimpan dana untuk menghasilkan pendapatan. Secara definisi, perdagangan internasional merupakan perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain dengan ketentuan yang telah disepakati bersama. Pada dasarnya perdagangan internasional ini bertujuan untuk menguntungkan semua pihak yang terlibat dalam perdagangan tersebut. Penduduk yang dimaksud adalah antarperorangan, antara individu dengan pemerintah, atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain. Berikut ini adalah faktor-faktor pendorong terjadinya perdagangan internasional: 1. Sumber daya alam (SDA) 2. Selera 3. Penghematan biaya produksi (efisiensi) 4. Tingkat teknologi Selain 4 poin di atas ada beberapa faktor lainnya yang internasional, merupakan di pendorong antaranya perdagangan untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri, keinginan memperoleh keuntungan pendapatan negara, kemampuan penguasaan dan serta ilmu meningkatkan adanya perbedaan pengetahuan dan teknologi dalam mengolah sumber daya ekonomi. 20 Jika berbicara tentang perdagangan tentu berkaitan dengan kegiatan ekspor dan impor. Dikarenakan perusahaan kami bergerak di bidang properti, maka tidak ada kegiatan ekspor dan impor yang terjadi. Maka dari itu, berkenaan dengan masalah perdagangan internasional kami menyoroti kegiatan ekspor dan impor di daerah di mana menjadi pusat perusahaan Intiland yakni wilayah DKI Jakarta. Indonesia merdeka setelah Perang Dunia II, setelah kolonialisme Belanda selama tiga setengah abad. Periode perubahan ekonomi yang cepat, korupsi, bencana alam dan proses demokratisasi telah membuat Indonesia menjadi bangsa yang bergolak. Kekayaan sumber daya alam merupakan pilar kekuatan ekonomi. Namun, kemiskinan merupakan tantangan terbesar bagi perekonomian Indonesia. Sekitar 53% dari penduduk berpenghasilan kurang dari US $ 2 per hari. Indonesia memiliki pembangunan infrastruktur, kecuali di Jakarta dan Bali. Indonesia dapat dengan mudah dicapai melalui udara. Bandara utamanya adalah Ngurah Rai (DPS), Juanda (SUB) dan SoekarnoHatta (CGK). Satu juga bisa mencapai Indonesia melalui feri dari Singapura dan Malaysia. Indonesia merupakan anggota dari G-20 ekonomi utama. Ini fitur ekonomi pasar berkembang, dengan pengaruh kuat dari pemerintah. Lebih dari 164 21 perusahaan milik negara yang dijalankan oleh pemerintah. Harga produk pokok, seperti beras, listrik dan bahan bakar, yang dikelola oleh pemerintah. Konsumsi domestik merupakan salah satu kekuatan pendorong utama di balik pertumbuhan ekonomi negara itu. Pertumbuhan ekonomi melambat cukup selama 2007-08. Namun, seperti India dan China, Indonesia mencatat pertumbuhan yang lebih tinggi selama krisis keuangan global, dibandingkan dengan anggota G20 lainnya. Berikut ditampilkan tabel tentang ekspor produk di DKI Jakarta. 22 Tabel 2. Ekspor Produk DKI Jakarta Menurut Golongan Barang Tabel 3. Ekspor Produk Melalui DKI Jakarta Menurut Negara Tujuan 23 BAB V ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA 5.1 INDIKATOR EKONOMI Produk Domestik Bruto (PDB) mengukur output barang dan jasa akhir yang dihasilkan seluruh unit ekonomi dalam suatu wilayah negara tertentu Selain PDB, terdapat ukuran lain, yaitu Produk Nasional Bruto (PNB) yang mengukur output barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh warga negara baik yang terdapat di negara tersebut maupun yang berada di luar negeri. Pertumbuhan ekonomi perusahaan Intiland ini membaik daripada tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2011. Dapat dilihat di tabel berikut. Tabel 4. Data Perusahaan Intiland Para karyawan dalam perusahaan ini saling bekerjasama untuk selalu memberikan inovasi di setiap proyeknya dari tahun ke tahun. Maka dari itu, 24 banyak penawaran dari partner perusahaan- perusahaan lain meminta perusahaan Intiland untuk membangun bangunan yang nyaman serta unik. 5.2 PENGENALAN KEBIJAKAN FISKAL Seperti yang telah disebutkan dalam pengumpulan data di Bab IV, kebijakan fiskal berkaitan dengan pendapatan dan pengeluaran. Dan telah disajikan pula data-data terait hal tersebut. Dari data yang telah di peroleh, pendapatan usaha mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, namun labanya turun cukup drastis. Jika dilihat dari data Grafik 1 mengenai liabilitas atau kewajiban perusahaan, mungkin inilah penyebabnya mengapa laba yang didapatkan turun padahal pendapatan usahanya naik. Terdapat kemungkinan bahwa laba yang didapatkan dari hasil pendapatan dialokasikan kepada liabilitas. Namun kenaikan liabilitas ini tidak menjadikan keuangan perusahaan menjadi defisit dikarenakan tingginya total asset dan ekuitas perusahaan. Di mana total asset merupakan hasil penjumlahan liabilitas atau kewajiban dengan ekuitas. Berikut akan ditampilkan gambar tentang Liabilitas Perusahaan Intiland. 25 Gambar 1. Liabilitas Perusahaan Intiland Berkaitan dengan potensi yang dimiliki daerah tempat proyek yang dikerjakan Perusahaan Intiland, nampaknya sudah cukup berpotensi. Hal ini dapat dilihat dari kenaikan pendapatan usaha, yang berarti proyek PT Intiland ini cukup digemari oleh masyarakat. Tentunya masyarakat merespon dengan baik proyek Perusahaan Intiland ini karena penilaian mereka yang baik pula, yang juga berarti Perusahaan Intiland telah berhasil mengembangkan potensi daerah yang menajdi sasaran proyeknya. Dengan adanya kebijakan fiskal ini, di mana dalam kebijakan fiskal ini diperhitungkan mengenai pengeluaran dan pendapatan, perusahaan dapat membuat kebijakan tertentu untuk mengatur strategi 26 agar perusahaannya mendapatakan laba maksimal sesuai yang diinginkan dan dapat mengidentifikasi serta mengatasi hal-hal yang menghambat tercapainya hal tersebut. 5.3 PERAN INVESTASI DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI Perusahaan Intiland berpusat di DKI Jakarta. Namun perkembangan perusahaan sampai saat ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal saja, melainkan faktor eksternal juga memegang peranan. Salah satu faktor eksternalnya yaitu investasi, baik investasi berasal dalam negeri maupun luar negeri. Berikut ditampilkan tabel tentang data investasi tahun 2011. Tabel 5. Data Investasi 2011 Berdasarkan tabel 5, bisa dilihat tiap PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) dan PMA (Penanaman Modal Asing) dari tiap provinsi berbedabeda. DKI Jakarta dimana pusat perusahaan Intiland. 27 Menempati posisi tiga dan pertama mengenai PMDN dan PMA. Menurut analisis kami, faktor perbedaan PMDN dan PMA karena pembangunan di setiap provinsi belum rata. Selain itu juga disebabkan oleh kondisi sarana dan prasarana dari tiap propinsi berbeda, sehingga mengakibatkan UMR (Upah Minimum Regional) suatu provinsi berbeda pula. Perbedaan UMR itulah mengakibatkan biaya hidup dan daya beli seseorang terhadap suatu produksi Adapun faktor pemerintah lain investasi, mengenai hal berbeda-beda. yaitu investasi. kebijakan Mungkin permasalahan perijinan yang mana semakin lama perijinan yang dikeluarkan mengakibatkan memperpanjang waktu berurusan dengan aparat. Padahal bagi pengusaha, waktu adalah uang. Berdasarkan tabel 6, DKI Jakarta kalah bersaing dengan Jawa Barat dalam hal PMDN. Dari segi pembangunan, Jakarta sudah terlalu padat untuk pembangunan suatu proyek-proyek baru dalam sektor industri sehingga Provinsi Jawa Barat berpotensi untuk menjadi sebuah ladang investasi baru dimana letaknya juga tidak terlalu jauh dari ibukota, Jakarta. Selain itu, Jawa Barat berpotensi ke depannya berkembang dimana masih banyak SDA yang belum dikelola secara maksimal. Dari segi pariwisata, Jawa Barat masih 28 sangat berpotensi untuk dikembangkan dimana keindahan alamnya masih terjaga. Berikut ditampilkan tabel tentang data jumlah penduduk Indonesia. Tabel 6. Data Jumlah Penduduk Indonesia Selain itu juga, penduduk Jawa Barat juga menjanjikan bagi para investor dimana tiap 10 tahun semakin bertambah. Kemampuan daya beli seseorang juga merupakan salah satu yang mempengaruhi investasi. Investor mencari suatu daerah dimana tingkat daya beli seseorang cukup tinggi. Akan tetapi segi PMA DKI Jakarta masih menempati peringkat pertama dibuntuti oleh Jawa Barat. Menurut kami, para investor asing masih mempercayakan investasi-investasinya pada ibukota Jakarta. Hal itu Jakarta masih menjanjikan bagi para investor yang mana namanya ibukota pasti pusat dari segala pusat, seperti pusat perekonomian, dan lainlain. Dan juga kemungkinan investor-investor pada 29 daerah Jakarta tergolong pemain-pemain lama, sedangkan di Jawa Barat mungkin perintis-perintis investor baru yang mencoba mengembangkan potensi terpendam provinsi Jawa Barat. Inventasi mempunyai peranan besar pada perusahaan Intiland yang mana letaknya di Jakarta. Di Jakarta, perusahaan Intiland terbagi menjadi dua tempat tujuan investor, di antaranya Intiland Tower dan Graha Pratama. Berikut rincian investasi bisa dilihat di tabel 7. Tabel 7. Data Investasi Properti Perusahaan Intiland Tahun 2010-2011 Investasi-investasi itu merupakan gabungan investor pada perusahaan Intiland, seperti Board of Commissioners (BOC ), Board of Directors (BOD), dan lain-lain. Walau investasi pada tahun 2011 di daerah Jakarta mengalami penurunan, tapi mengalami peningkatan di daerah Surabaya. Hal itu diakibatkan oleh pemindahan alokasi investasi untuk lebih 30 memajukan di cabang Intiland lainnya. Surabaya juga merupakan kota terbesar kedua dan padat penduduknya pula, sehingga itu berpotensi untuk pengembangan Intiland ke depannya. Seiring tahunnya, dengan perusahaan datangnya Intiland investasi bermaksud tiap akan meluncurkan proyek-proyek terbaru tiap tahunnya. Proyek-proyek tersebut akan menjadi mesin utama pertumbuhan serta memberi kontribusi besar bagi peningkatan kinerja dan menciptakan pola pertumbuhan secara berkelanjutan. Perusahaan Intiland menganut prinsip persamaan perlakuan dalam hal penyebaran informasi. Itu bertujuan untuk memberikan perspektif yang seimbang kepada investor sehingga investor diberikan otoritas untuk mengkomunikasikan kinerja bisnis, laporan keuangan, dan prospek bisnis mereka. 5.4 LEMBAGA KEUANGAN Pada bab ini penulis akan menyajikan tabel jumlah uang yang beredar di Indonesia pada tahun 2011. 31 Tabel 8. Jumlah Uang yang Beredar di Indonesia Tahun 2011 (dalam miliar rupiah) Peran lembaga keuangan dalam perekonomian antara lain: a. Pengalihan aset (asset transmutation) Lembaga keuangan memiliki aset yang pada dasarnya merupakan kredit yang diberikan kepada unit defisit dengan jangka waktu tertentu sesuai dengan perjajian yang telah dibuat. Lembaga keuangan membiayai kredit tersebut menggunakan dana dari simpanan oleh masyarakat. Dalam hal ini, lembaga keuangan mengalihkan kewajibannya (financial liabilities) menjadi aset (financial assets) dengan jangka waktu sesuai kesepakatan dengan penabung dan juga debitur. Proses pengalihan 32 kewajiban menjadi aset finansial ini yang disebut transmutasi kekayaan. b. Realokasi pendapatan (income realocation) Peranan lembaga keuangan ini adalah sebagai pemberi tunjangan masa tua (pensiun). Yang saat ini dilakukan oleh sebagian besar masyarakat adalah dengan menaruh uang simpanan mereka di bank, baik berupa simpanan tabungan, polis asuransi jiwa, program pensiun, reksa dana, dan sebagainya. Dengan begitu, aset mereka akan lebih terjaga nilainya dan resiko kerugian yang dihadapi akan sangat kecil. c. Transaksi (transaction) Peranan ini adalah untuk mempermudah penyelesaian transaksi barang dan jasa di samping untuk memperbaiki posisi likuiditas bank. Peranan ini sering digunakan oleh banyak masyarakat. 5.5 PERDAGANGAN INTERNASIONAL Dari data yang telah diperoleh di Bab IV, dapat kita bandingkan data ekspor dan impor produkproduk tertentu di wilayah DKI Jakarta. Berdasarkan perbandingan antara Tabel 2 dengan Tabel 3 , dapat diasumsikan sebagai cerminan dari perbandingan ekspor impor DKI Jakarta dengan kegiatan ekspor impor di Asia Tenggara. Dari data tersebut dapat kita 33 lihat bahwa angka impor selalu lebih besar jika dibandingkan dengan angka ekspor. Kegiatan ekspor dan impor ini terjadi di beberapa sektor, di antaranya sektor transportasi, pertambangan, perikanan, peternakan, perkebunan, dan lain sebagainya. Dalam perusahaan yang menjadi sorot utama penulisan ini, yakni Perusahaan Intiland, tidak terjadi kegiatan tersebut ekspor impor bergerak pembangunan. di Meskipun dikarenakan bidang perusahaan properti demikian, dan kegiatan perdagangan internasional, khususnya kegiatan impor produk, sedikit banyak mempengaruhi kegiatan perusahaan ini. Dari data yang telah diperoleh yakni data pada Tabel 3, mesin-mesin atau pesawat mekanik masih mengimpor dari luar negeri dan angkanya lebih tinggi dibandingkan angka ekspor mesin-mesin atau pesawat mekanik yang ada pada Tabel 2. Perbedaan angka ekspor dan impor ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya faktor penguasaan teknologi di Indonesia yang masih kalah bila dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya. Dengan kata lain kualitas mesin-mesin dan pesawat mekanik yang diproduksi Indonesia masih kurang bila dibandingkan dengan produk dari luar negeri. Hal ini berpengaruh terhadap perekonomian perusahaan, di mana pengeluarannya 34 akan lebih tinggi dengan menggunakan mesin produk dari luar negeri. Namun, dengan adanya kegiatan ekspor impor ini, meskipun tidak langsung dilakukan oleh Perusahaan Intiland, terdapat pengaruh yang dapat dirasakan oleh perusahaan. Dengan impor mesin-mesin tertentu yang digunakan untuk pembangunan proyek Perusahaan Intiland, dapat memaksimalkan kerja proyek yang sedang dikerjakan akibat kualitas mesin impor yang lebih baik dibandingkan dengan kualitas mesin Indonesia. 5.6 KEUANGAN INTERNASIONAL Indonesia mencatat adalah pertumbuhan anggota ekonomi G20 hanya selama krisis keuangan global 2008-09. Reformasi yang signifikan diperkenalkan Presiden Susilo meningkatkan Beberapa di bawah pemerintahan Bambang pertumbuhan pengembangan pertama Yudhoyono ekonomi. modal untuk Reformasi termasuk pasar, penggunaan surat hutang jangka pendek, dan pajak serta bea cukai untuk meningkatkan perdagangan. Selama tahun 2009, Indonesia mengekspor barang senilai $115.600.000.000, yang lebih rendah dari senilai $139.300.000.000 yang baik diekspor tahun sebelumnya. Nilai impor menurun dari 35 $116.000.000.000 pada tahun 2008 menjadi $86.600.000.000 pada tahun 2009. Dari data tersebut, penulis akan membandingkan dengan keuangan negara Singapura. Singapura adalah salah satu pasar yang paling terbuka, dan dengan demikian kompetitif, di dunia. The 2011 World Bank memberi penghargaan Kemudahan Melakukan Indeks Bisnis bagi Singapura sebagai negara terbaik di dunia untuk melakukan bisnis - depan Hong Kong dan Selandia Baru. Singapura juga peringkat ketiga dalam Laporan Daya Saing Global Forum Ekonomi Dunia di belakang Swiss dan Swedia. Berikut penulis memaparkan gambar tentang perbandingan grafik GDP dan tabel tentang indikator ekonomi negara Indonesia dengan negara Singapura. 36 Gambar 2. GDP Indonesia dalam US Dollars Gambar 3. GDP Singapura dalam US Dollars 37 Tabel 9. Indikator Ekonomi Singapura Tahun 2010 38 Tabel 10. Indikator Ekonomi Indonesia Tahun 2010 39 BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 KESIMPULAN Adapun Pengetahuan Ilmu kesimpulan Ekonomi dalam (PIE), Responsi terdapat dua kesimpulan, antara lain: 6.1.1 Kesimpulan (Tujuan Umum) Ilmu makro dan mikro ekonomi berperan dalam perekonomian suatu perusahaan untuk melakukan strategi guna meningkatkan bisnis perusahaan di suatu daerah atau negara. 6.1.2 Kesimpulan (Tujuan Khusus) a. Peran investasi dalam perusahaan sangat penting karena perusahaan akan menerima profit sebesar-besarnya dari dana tersebut. b. Fungsi lembaga keuangan menyediakan jasa sebagai perantara antara pemilik modal dan pasar uang yang bertanggungjawab dalam penyaluran dana dari investor kepada perusahaan yang membutuhkan dana tersebut. c. Keuangan internasional meliputi penghasilan ekspor dan impor yang dilakukan oleh perusahaan di suatu negara. 40 6.2 SARAN Adapun saran dalam Responsi Pengetahuan Ilmu Ekonomi (PIE), antara lain: a. Sebaiknya asisten lebih menguasai lagi apa yang akan dijelaskan ketika waktu responsi. b. Mahasiswa hendaknya tepat waktu ketika akan melakukan asistensi laporan. c. Mahasiswa dan asisten hendaknya membuat suasana asistensi lebih menarik agar tidak sama-sama kaku. 41 DAFTAR ISI Statistik Ekonomi dan Keuangan Daerah, diakses tanggal 14 Desember 2012 . Investor » PT Intiland Development Tbk, diakses tanggal 14 Desember 2012, . Quarterly Financial Report » PT Intiland Development Tbk, diakses tanggal 14 Desember 2012, . DILD_LKTW_III_2012, diakses tanggal 14 Desember 2012, . lembaga keuangan, diakses tanggal 14 Desember 2012, . Annual Report » PT Intiland Development Tbk,diakses tanggal 14 Desember 2012, . 42 Investor Presentation – 2011 » PT Intiland Development Tbk, diakses tanggal 14 Desember 2012, . Analyst-Meeting-Aug-15-2011, diakses tanggal 14 Desember 2012,< http://www.intiland.com/wp-content/uploads/2011/10/A nalyst-Meeting-Aug-15-2011.pdf>. Statistik Perbankan Indonesia - Desember 2011 - Bank Sentral Republik Indonesia, diakses tanggal 14 Desember 2012, . World Industry Directory | Economy Watch, diakses tanggal 16 Desember 2012, . Asia Pacific Economy | Economy Watch, diakses tanggal 16 Desember 2012, . Indonesia Economic Statistics, Indonesia Economic Indicators for the Year 2010, diakses tanggal 16 Desember 2012,< http://www.economywatch.com/economicstatistics/country/Indonesia/>. Indonesia Trade, Exports and Imports | Economy Watch, diakses tanggal 16 Desember 2012, 43 .l Indonesia Economy | Economy Watch, diakses tanggal 16 Desember 2012, . Singapore Economic Statistics, Singapore Economic Indicators for the Year 2010, diakses tanggal 16 Desember 2012, . Singapore Economy | Economy Watch, diakses tanggal 16 Desember 2012, . Singapore Exports, Imports and Trade | Economy Watch, diakses tanggal 16 Desember 2012, . David Irfan: Pengertian,Peranan, Fungsi, Jenis, dan Ruang Lingkup Lembaga Keuangan, diakses tanggal 16 Desember 2012, . 44 LAMPIRAN Gambar 4. Kantor Perusahaan Intiland Gambar 5. Graha Natura Surabaya 45 Gambar 6. Graha Famili Surabaya Gambar 7. Grand Whiz Nusa Dua, Bali 46 Gambar 8. WestOne City Jakarta Gambar 9. Intiland Tower Surabaya 47

Judul: Makalah Sauki

Oleh: Sauki Ahmad


Ikuti kami