Makalah Pkn

Oleh Dewi Anggraeni

89,7 KB 8 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Makalah Pkn

Daftar isi : …………………………………………………….i …………………………………………………….ii Kata pengantar :………………………………..…………....ii BAB 1 :……………………………………………………..1 BAB 2 :……………………………………………………..2 BAB 3 :……………………………………………………..3 PENUTUP:……………………………………………………..4 i KATA PENGANTAR Pertama dan yang utama, kami panjatkan puji syukur atas Rahmat dan Ridho Allah SWT, karena tanpa Rahmat dan Ridho-Nya, kami tidak akan dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan rampung tepat pada waktu yang ditentukan. Mungkin dalam pembuatan makalah ini terdapat kesalahan yang belum kami ketahui. Sebagai manusia biasa, kami terbuka dari saran dan kritikan teman-teman maupun dosen. Demi tercapainya makalah yang sempurna di masa mendatang. ii BAB 1 MAKNA KESATUAN BANGSA A. Makna dan Pentingnya Persatuan Dan Kesatuan Bangsa Kesatuan bangsa Indonesia yang kita rasakan saat ini, itu terjadi dalam proses yang dinamis dan berlangsung lama, karena persatuan dan kesatuan bangsa terbentuk dari proses yang tumbuh dari unsur-unsur sosial budaya masyarakat Indonesia sendiri, yang ditempa dalam jangkauan waktu yang lama sekali. Unsur-unsur sosial budaya itu antara lain seperti sifat kekeluargaan dan jiwa gotong-royong. Kedua unsur itu merupakan sifat-sifat pokok bangsa Indonesia yang dituntun oleh asas kemanusiaan dan kebudayaan. Karena masuknya kebudayaan dari luar, maka terjadi proses akulturasi (percampuran kebudayaan). Kebudayaan dari luar itu adalah kebudayaan Hindu, Islam, Kristen dan unsurunsur kebudayaan lain yang beraneka ragam. Semua unsur-unsur kebudayaan dari luar yang masuk diseleksi oleh bangsa Indonesia. Jadi makna dan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa dapat mewujudkan sifat kekeluargaan, jiwa gotongroyong, musyawarah dan lain sebagainya. Tahap-tahap pembinaan persatuan bangsa Indonesia itu yang paling menonjol ialah sebagai berikut: 1. Perasaan senasib 2. Kebangkitan Nasional 3. Sumpah Pemuda 4. Proklamasi Kemerdekaan 1 BAB 2 KONSEP NEGARA FEDERAL A. PENGERTIAN NEGARA FEDERAL Negara federasi merupakan negara yang di dalamnya terdapat pembagian kekuasaan antara pemerintahan pusat dengan unsur-unsur kesatuannya (provinsi, negara bagian, wilayah, kawasan, atau republik). Bentuk negara federasi sesuai untuk negara dengan kawasan geografis yang luas, ketimpangan ekonomi yang cukup tajam, banyaknya ragam budaya yang terdapat dalam negara tersebut. Pada negara federasi, kedaulatan hanya ada di tangan pemerintah federal. Namun, negara-negara bagian memiliki kekuasaan yang lebih besar dalam mengatur penduduknya daripada kekuasaan pemerintah daerah yang terdapat di dalam negara kesatuan. Kekuasaan negara bagian pada negara federasi diatur dalam konstitusi federal. · · · · · · B. Ciri-ciri negara Federal adalah sebagai berikut: Pemerintahan pusat memperoleh kedaulatan dari negara-negara bagian untuk urusan keluar dan sebagain kedalam Setiap negara bagian berstatus tidak berdaulat, akan tetapi kekuasaan asli tetapa ada pada negara bagian Kepala negara memiliki hak veto atau pembatalan keputusan yang diajukan oleh parlemen Setiap negara bagian memiliki wewenang untuk membuat undang-undang daasar sendiri selama tidak bertentangan denga pemerintahan pusat. Kepala Negara dipilih oleh rakyat dan bertanggung jawab kepada rakyat. Pemerintah pusat memperoleh kedaulatan dari Negara-negara bagian untuk urusan ke luar dan sebagian ke dalam. 2 BAB 3 FAKTOR PENDORONG DAN PENGHAMBAT PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA INDONESIA A. Faktor pendorong persatuan dan kesatuan 1. Rasa Nasionalisme 2. Rasa Toleransi yang tinggi 3. Kesadaran dalam hidup bermasyarakat, sehingga timbul keinginan dari dalam hati untuk selalu membantu sesama, mengikuti kegiatan sosial, dan lain-lain. 4. Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara seperti jasa pahlwan yang telah melawan para penjajah. 5. Adanya rasa senasib dan sepenanggungan yang diakibatkan oleh penderitaan semasa penjajahan.. B. Faktor penghambat persatuan dan kesatuan 1. rasa egois tinggi terhadap kebenaran Ras, suku, agama, dan bu 1. daya sendiri 2. Rasa iri dengki juga menadi salah satu faktor penghambat persatuan dan kesatuan Indonesia 3. Kurang adanya rasa toleransi beragama, berbudaya, ataupun berpendapat 4. Kurangnya penghargaan terhadap kemajemukan yang memiliki sifat heterogen. 5. Kurangnya kesadaran di dalam diri masing-masing rakyat Indonesia terhadap segala ancaman dan gangguan yang mucul dari luar 3 PENUTUP KESIMPULAN Kita dapat mengetahui tentang Makna kesatuan bangsa,konsep negara federal,dan faktor pendorong dan penghambat persatuan dan kesatuan yang ada di indonesia. SARAN Pendidikan kewarganegaraan perlu dipertahankan penerapannya pada semua tingkat dari jenjang pendidikan karena pendidikan kewarganegaraan dapat memberikan kontribusi yang sangat besar dalam membentuk kepribadian warga Negara untuk menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai karakter bangsa Indonesia. 4

Judul: Makalah Pkn

Oleh: Dewi Anggraeni


Ikuti kami