Makalah Siap

Oleh Nining Susilowati

95,5 KB 7 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Makalah Siap

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Keluarga merupakan lingkungan sosial pertama bagi anak yang memberi dasar perilaku perkembangan sikap dan nilai kehidupan dari keluarga. Salah satunya adalah belajar menghormati orang yang lebih tua serta membantu menyelesaikan berbagai masalah yang timbul. Orang tua diharapkan dapat membantu anak dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan untuk mengatasi masalah secara realistik dan simpati. Permulaan dari keluarga dengan tahap anak usia dewasa awal ditandai dengan anak pertama meninggalkan tumah orang tua dan berakhir dengan rumah kosong, ketika anak terakhir meninggalkan rumah. Tahap ini dapat singkat dan agak panjang, tergantung pada beberapa banyak anak yang ada dalam rumah atau berapa banyak anak yang belum menikah yang masih tinggal dirumah setelah tamat dati SMA dan perguruna tinggi. Fase ini ditandai oleh tahun-tahun puncak persiapan dari dan oleh anak-anak untuk kehidupan dewasa sendiri. Tugas-tugas perkembangan menjadi penting ketika sebuah keluarga tersebut berubaah dari sebuah rumah tangga dengan anak-anak ke sebuah rumah tangga yang hanya terdiri dari sepasang suami dan istri. Tujuan utama keluarga adalah reorganisasi keluarga menjadi sebuah unit yang tetap berjalan sementara melepaskan anakanak yang dewasa ke dalam kehidupan yang sendiri (duvall, 1977). Selama tahap ini pasangan tersebut mengambil peran kakek-nenek perubahan lainnya dalam peran maupun dalam citra diri mereka. 1.2 Tujuan Penulisan Umum 1. Untuk memahami aplikasi konsep dasar asuhan keperawatan keluarga dengan tahap anak usia dewasa awal. BAB II PEMBAHASAN 2.1 Konsep Dasar Keluarga dengan Tahap Anak Usia Dewasa Awal 1. Pengertian Tahap perkembangan keluarga dengan anak dewasa awal dimulai pada saat anak pertama mulai meninggalkan rumah. Lamanya tahap ini tergantung dari jumlah anak dalam keluarga atau jika anak yang belum berkeluarga dan tetap tinggal bersama orang tua. Tujuan utama pada tahap ini adalah mengorganisasi kembali keluarga untuk tetap berperan dalam melepas anak untuk hidup sendiri. Keluarga mempersipakan anaknya yang tertua untuk membentuk keluarga sendiri dan tetap membantuk anak terakhir untuk lebih mandiri (Wahit Iqbal Mubarak, dkk 2006). 2. Tugas Perkembangan Keluarga dengan Tahap Anak Usia Dewasa Awal Tugas perkembangan keluarga menurut Setiadi, 2008 hal. 16 pada tahap ini adalah : a) Memperluas keluarga inti menjadi keluarga besar b) Mempertahankan keintiman pasangan c) Membantu orang tua suami/istri yang sedang sakit dan memasuki masa tua d) Mempersiapkan anak untuk hidup mandiri dan menerima kepergian anak e) Menata kembali fasilitas dan sumbe ryang ada pada keluarga f) Berperan suami/istri kakek/nenek g) Menciptakan lingkunga rumah yang dapat menjadi contoh bagi anak-anak Sedangkan menurut Carter dan Mc.Goldrik, 1998, Duvall dan Miller, 1985 tugas perkemabangan keluarga meliputi: a) Memperluas siklus keluarga dengan memasukkan anggota keluarga baru yang didapatkan melalui perkawinan anak-anak b) Melanjutkan untuk memperbarui dan menyesuaikan kembali hubungan perkawinan. c) Membantu orang tua lanjut usia dan sakit-sakitan dari suami/istri 3. Permasalahan Kesehatan Keluarga dengan Tahap Anak Usia Dewasa Muda a) Komunikasi kaum dewasa muda dengan orang tua mereka perlu ditingkatkan. b) Masalah dalam hal transisi peran bagi suami istri. c) Masalah perawatan orang tua lanjut usia. d) Munculnya masalah kesehatan yang bersifat kronis dan perubahan situasi fisik (kolestrol tinggi, obesitas/kegemukan, tekanan darah tinggi). e) Masalah gaya hidup perlu mendapatkan perhatian antara lain, kebiasaan minum alkohol, merokok, makan dan lain-lain. 4. Peran Perawat dalam Keluarga dengan Tahap Anak Usia Dewasa Muda Masalah utama kesehatan meliputi masalah komunikasi kaum dewasa muda dengan orang tua mereka : masalah-masalah transisi peran bagi suami-istri, masalah orang yang memberikan perawatan (bagi orang tua lanjut usia) dan munculnya kondisi kesehatan kronis dan faktor-faktor yang berpengaruh seperti kolestrol tinggi, obesitas, dan tekanan darah tinggi. Keluarga berencana bagi remaja dan dewasa muda tetap penting. Masalah-masalah menopause di kalangan wanita umum terjadi. Efek-efek dikaitkan dengan kebiasaan minum, merokok yang lama dan praktek diet semakin jelas. Terakhir, perlunya strategi promosi kesehatan dan “gaya hidup sehat” menjadi lebih penting bagi anggota keluarga yang dewasa (Friedman, 1998 hal. 129). Menurut Ali, 1999 hal. 48 a) Memberikan pendidikan konseling pada keluarga. b) Merawat orang tua lanjut usia dengan keluarga bermasalah lainnya. c) Mengkaji kebutuhan/permasalahan menanggulanginnya. keluarga dan berupaya BAB III ASUHAN KEPERAWATAN 1. INDENTITAS KEPALA KELUARGA Nama : Ny.S Umur : 53 Tahun Agama : Islam Suku : Madura Pendidikan : SD Perkerjaan : Ibu rumah tangga dan usaha depo air isi ulang Alamat : Jl.Rajawali 2 No.11 No. Telpon :- 2. KOMPOSISI KELUARGA No. 1. Nama Ny.S L/P P Umur 53 Th Hub.Keluarga Ibu Pekerjaan Pendidikan Usaha depo SD air 2. Tn.E L 40 Th Anak Wiraswasta S1 3. Ny.T P 36 Th Anak Perawat S1 4. Tn.R L 25 Th Anak Wiraswasta S1 5. Nn.N P 20 Th Anak Pelajar Mahasiswa 3. Genogram Keterangan : 4. Type Keluarga a. Jenis type keluarga : b. Masalah yang terjadi dengan type tersebut : 5. Suku Bangsa a. Asal Suku Bangsa : 6. Agama dan Kepercayaan yang Mempengaruhi Kesehatan 7. Status Sosial Ekonomi Keluarga a. Anggota yang keluarga yang mencari : b. Penghasilan : c. Harta benda yang dimiliki ( perabotan transportasi, dll ) : Motor 2 buah, dan perabotan rumah tangga lengkap d. Kebutuhan yang dikeluarkan tiap bulan : kebutuhan yang di keluarkan 8. Aktivitas Rekreasi Keluarga Riwayat Dan Tahap Perkembangan Keluarga 1. Tahap perkembangan keluarga saat ini : Keluarga Ny.S berada pada tahap perkembangan keluarga anak usia dewasa awal 2. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi dan kendalanya : Saat ini keluarga Ny.S sebagai keluarga yang dalam tahap dengan perkembangan anak dewasa awal. Menurut Ny.S saat ini dia berusaha untuk lebih membina hubungan dengan keluarga keluarganya, teman dan masyarakat sekitar. Menurut Ny.S pula bahwa dirinya saat ini hanya berfokus mencari uang untuk membiayai kuliah maupun sekolah anakanaknya . Saat ini keluarga Ny.S tinggal dirumah sendiri. 3. Riwayat kesehatan keluarga inti a) Riwayat kesehatan keluarga saat ini : Menurut Ny.S pernah mengalami sakit gondok tetapi sudah di operasi. Menurut Nn.N sampai saat ini tidak ada penyakit yang di derita. 4. Riwayat penyakit keturunan Menurut Ny.S keluarga tidak pernah mengalami penyakit yang berbahaya dan tidak punya riwayat penyakit keturunan sebelumnya. 3. Riwayat kesehatan masing – masing anggota keluarga No Nama BB Umur . Keadaan Imunisasi Masalah Tindakan Kesehatan Bcg/polio/ kesehatan yang DPT/HB telah dilakukan /campak) 1. Ny.S 58 Kg 53 Th Ny.S pernah - - mengalami sakit Berobat ke dokter gondok tetapi sudah di operasi 2. Nn.N 50 Kg 20 Th Menurut Nn.N sampai saat ini tidak ada penyakit yang di derita - - Berobat dokter ke 4. Sumber pelayanan kesehatan yang dimanfaatkan : Menurut Ny.S jika keluarganya sakit biasanya berobat ke praktik dokter 5. Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya : Ny.S pernah mengalami sakit gondok tetapi sudah di operasi A. Pengkajian Lingkungan 1. Karakteristik rumah a) Luas rumah : meter b) Type rumah : permanen c) Kepemilikan : pribadi d) Jumlah dan ratio kamar/ruangan : 3 buah kamar tidur, ruang tamu 1 buah, ruang makan, mushola 1 buah, dapur 1 buah,ruang TV, kamar mandi dan toilet masing-masing 2 buah e) Ventilasi/jendela : Ada 7 ventilasi yang terdapat di dalam rumah f) Pemanfaatan ruangan di gunakan sebagaimana fungsi dari ruangan tersebut g) Sumber air minum : air galon h) Kamar Mandi/ WC : memiliki dua buah kamar mandi i) Sampah limbah RT : Dibuang ditempat pembuangan sampah dibelakang rumah. j) Kebersihan lingkungan : keadaan kebersihan lingkungan selalu terjaga karena setiap harinya selalu membersihkan lingkungan k) Keadaan didalam rumah : Rumah Keluarga Ny.T dan Ny.S tinggal dirumah sendiri. Rumah yang mereka tempati merupakan rumah permanen dengan status kepemilikan milik pribadi Ny.S. Luas rumah kurang lebih m2. Lantai rumah menggunakan porselen. Pada ruangan dalam rumah seperti kamar, dapur, ruang tamu cukup terang karena jendela-jendelanya dibuka setiap hari. Penerangan di malam hari menggunakan listrik, secara umum kebersihan rumah baik. l) Keadaan diluar rumah : Halaman depan rumah lumayan luas dan ditanami bunga-bunga. Kebersihan pekarangan secara umum baik. Keluarga memanfaatkan air PDAM untuk sumber air bersih. Keluarga memiliki kamar mandi dengan saluran pembuangan ke tempat saluran pembuangan melalui pipa paralon. Kebersihan kamar mandi dan jamban cukup. 2. Mobilitas geografis keluarga : Menurut Ny.S selama ini keluarganya tinggal di rumah ini sejak menikah. 3. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat : Menurut Ny.S dalam keluarganya ataupun keluarga suaminya terdapat perkumpulan atau pertemuan-pertemuan khusus dan biasanya berkumpul di waktu-waktu tertentu seperti lebaran atau seperti acara pernikahan semua keluarga berkumpul. Interaksi keluarga besarnya dengan masyarakat sekitar cukup baik dan di wilayahnya sudah menjadi kebiasaan untuk saling membantu. 4. Sistem pendukung keluarga : Saat ini dalam keluarga tidak terdapat anggota keluarga yang sakit, hubungan satu anggota keluarga dengan yang lainnya cukup baik dan sudah terbiasa saling tolong menolong. 5. Denah rumah Ny.S HALAMAN DEPAN KAMAR MANDI 1 RUANG MAKAN DAN DAPUR KAMAR MANDI 2 MUSHOLA RUANG TV KAMAR 2 RUANG TAMU KAMAR 3 KAMAR 1 HALAMAN DEPAN Struktur Keluarga 1) Pola/cara komunikasi keluarga : Menurut Ny.S dalam keluarganya berkomunikasi biasa menggunakan bahasa madura dan indonesia. 2) Struktur kekuatan keluarga : Dalam pengambilan keputusan keluarga Ny.S dan Ny.T selalu memutuskan secara bersama-sama atau musyawarah. Perbedaan- perbedaan pendapat yang ada selalu bisa di atasi jika mereka bermusyawarah 3) Struktur peran ( peran masng – masing anggota keluarga ) : Dalam keluarga Ny.S sebagai Kepala Keluarga dan sebagai Ibu berkewajiban mencari nafkah untuk membiayai anaknya sekolah. 4) Nilai dan norma keluarga : Sebagai umat islam keluarga memiliki nilai-nilai dan norma yang dianut seperti sopan santun terhadap orang tua.. Selama ini dirinya makan bersama kalau malam hari, karena pagi sampai siang hari anaknya sekolah

Judul: Makalah Siap

Oleh: Nining Susilowati


Ikuti kami