Tugas Pancasila

Oleh Gilang Pratama

111,3 KB 7 tayangan 0 unduhan
 
Bagikan artikel

Transkrip Tugas Pancasila

Pancasila sebagai sistem filsafat Kelompok 3 Gilang pratama Arief setiawan tifanny Pancasila sebagai suatu sistem Filsafat A. Pengertian Filsafat Secara fonetik Filsafat merupakan bidang ilmu yang rumit, kompleks dan sulit. Secara etimologis istilah filsafat berasal dari bahasa Yunani “Pihilein” yang artinya “cinta” dan “sophos” yang artinya “hikmah” atau “kebijaksanaan” atau “wisdom”. Jadi, secara Harfiah istilah “filsafat”mengandung makna kebijaksanaan keseluruhan Arti Filsafat yang meliputi berbagai masalah tersebut dapat dikelompokkan menjadi dua macam yaitu: 1. Filsafat sebagai produk yang menyakup pengertian: • Filsafat sebagai jenis pengetahuan, ilmu, konsep, pemikiran dari suatu filsus pada zaman dahulu yang lazimnya merupakan aliran atau sistem filsafat tertentu, misalnya . rasionalisme, materialisme, pragmatisme, dan lain sebagainya • Filsafat sebagai suatu jenis problema yang dihadapi oleh manusia sebagai hasil dari aktifitas berfilsafat. 2. Filsafat Sebagai suatu proses yang dalam hal ini filsafat diartikan dalam sebuah bentuk aktifitas berfilsafat, dalam proses pemecahan suatu permasalahan dengan menggunakan suatu cara dan metode tertentu yang sesuai dengan objeknya. Cabang - Cabang Filsafat Yang Pokok • Metafisika => yang membahas hal-hal yang berinteraksi diablik fisis • Epistemologi => yang berkaitan dengan persoalan hakikat Pengetahuan • Metodelogi => Berkaiatn dalam metode Ilmu pengetahuan • Logika => berkaiatan dengan filsafat berfikir • Etika => berkaiatn dengan Moralitas / tingkah laku • Estetika => berkaitan dengan keindahan B. Rumusan Kesatuan Sila-Sila Pancasila sebagai Suatu Sistem Ciri – Ciri Sistem • Suatu kesatuan bagian - bagian • Bagian tersebut memiliki fungsi sendiri-sendiri • Saling berhubungan dan saling ketergantungan • Keseluruhan digunakan untuk mencapai suatu tujuan tertentu • Terjadi dalam suatu lingkungan yang kompleks Pancasila yang terdiri dari bagian bagian yaitu sila-sila pancasila setiap sila pada hakikatnya merupakan suatu asas sendiri. Namun secara kesluruhan memiliki kesatuan yang sistematis. 1. Susunan kesatuan sila-sila pancasila yang bersifat Organis 2. Susunan Pancasila yang bersifat Hirarki dan berbentuk Piramidal 3. Rumusan hubungan kesatuan sila-sila pancasila yang saling mengisi dan saling mengkualifikasi C. Kesatuan Sila-Sila Pancasila Sebagai Suatu Sistem Filsafat • Dasar Antropologis Sila Sila Pancasila. Pancasila yang terdiri dari lima sila setiap sila bukanlah azas yang bersifat berdiri sendiri melainkan memiliki satu kesatuan ontologis. • Dasar Epistomologis Sila-Sila Pancasila Pancasila merupakan pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa dan negara tentang makna hidup. • Dasar Aksiologis Sila-Sila Pancasila Sila sebagai sistem filsafat juga memiliki satu kesatuan dasar Aksiologis sehingga nilai yang terkandung dalam pancasila merupakan suatu kesatuan. Nilai – Nilai Pancasila Sebagai Suatu Sistem Isi arti sila-sila pada hakikatnya dapat dibedakan atas hakikat pancasila yang umum universal yang merupakan substansi sila-sila pancasila sebagai pedoman pelaksanaan dan penyelenggaraan negara yaitu sebagai dasar negara yang bersifat umum, kolektif serta realisaasi pengamalan pancasila yang bersifat khusus dan kongkret. Kesimpulan • Pancasila sebagai filsafat adalah pemikiran pemikiran dari bangsa indoensia yang di yakini sebagai sesuatu keyakin dalam bernegera dan di yakini pula sebagai dasar negara yang mengandung berbagai aspek kehidupan beragama dan bernegara dan menurut kami pancasila sangat adil,bijaksana,benar untuk suatu dasar negara di indonesia yang memiliki aneka suku,budaya dan agama yang berbedab beda

Judul: Tugas Pancasila

Oleh: Gilang Pratama


Ikuti kami