Jawaban Uas Pancasila Della Trinanta

Oleh Della Tumangger

16 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Jawaban Uas Pancasila Della Trinanta

Nama

: Della Trinanta Acesania Tumangger

Nim

: 101711133125

Kelas

: IKM B 2017

Jawaban Ujian Akhir Semester Gasal Pancasila
Fakultas Kesehatan Masyarakat (Semester 1/IKM B 2017)
1) Negara yang kini dihadapkan oleh berbagai polemik masalah membuat kita semua
warga negara yang tinggal di naungan bumi pertiwi harus turut serta membangun
dan ikut serta dalam gerakan membuat perubahan.Hal ini juga dikhususkan oleh
para mahasiswa.Mahasiswa adalah kaum intelektual terdidik.Mahasiswa adalah
benih-benih kaum intelektual yang aktif dalam berbagai kegiatan yang berlandaskan
tri dharma perguruan tinggi,yang mampu memberikan sumbangsih terbaik bagi
bangsanya.Pemikiran kristis,demokratis dari para pendahulu mahasiswa kita harus
diteruskan sampai saat ini.Pertahankan lah jiwa mahasiswa dahulu yang sering
mengangkat dan membuka realita dan masalah sosial yang terjadi.Pahlawan dalam
bangsa saat ini bukan harus dihadapkan dada lawan dada.Bukan juga hanya sebagai
penggagas perubahan melainkan harus sebagai objek dan berkecimpung dalam
wadah tersebut.Saya secara pribadi ingin mengutip salah satu kata-kata ahok dalam
mata najwa (“Nasihat ayah dulu selalu tuh, percuma ngomong-ngomong soal politik
di warung-warung kopi.Tidak akan menimbulkan solusi dalam masalah
itu.Caranya,ya harus masuk dalam dunia politik itu sendiri kalau mau benerin
sistemnya”).

2) Sebagai penerus bangsa saya merasa masalah terbesar saat ini yang dihadapi oleh
masyarakat Indonesia adalah ‘kurang ilmu’.Hal serupa juga dikatakan oleh K.H
Mustofa Bisri bahwa masalah saat ini terjadi karena kurangnya ilmu dari masyarakat
itu sendiri.Sehingga masyarakat yang kurang ilmu ini kerap kali mudah dipanasi bila
ada sesuatu yang berbeda muncul,tanpa melihat sesuatu itu secara
keseluruhan.Pancasila yang dibentuk oleh para pejuang kita dahulu keliatan hanya
tinggal kenangan saat ini.Nilai,budaya yang ditanamkan oleh para pejuang kita
tampaknya bagaikan pasir yang tergerus oleh air ombak,hilang begitu saja tanpa
bekas.Banyak penjahat-penjahat berjubah bila saya boleh katakan saat ini di
Indonesia.Penjahat-penjahat yang membalikan nila-nilai pancasila sebagai ajang
untuk kepentingan diri-sendiri.Oleh sebabnya bila kita kurang ilmu,maka kita akan
terpengaruh oleh orang-orang ini.
3) Mahasiswa saat ini diliputi oleh dunia teknologi yang canggih,pemikiran yang kreatif
yang kerap membuat sesuatu entah itu karya ilmiah,teknologi,alat,dsb.Hal inilah
yang dinamakan dunia IPTEK (Ilmu Pengetahuan Teknologi).Tapi dalam

penerapannya seringkali kita lupa menjadi rendah hati karena merasa diri paling
hebat dengan pengetahuan dan temuan yang kita miliki serta merasa paling benar
dalam membangun system yang ada pada bangsa ini.Untuk membahas sumber daya
manusia (SDM) handal dan peranannya dalam pembangunan,ada baiknya kita
mengutip pernyataan yang amat terkenal dari Albert Einstein: “Sains tanpa agama
adalah lumpuh,agama tanpa sains adalah buta.” Itu sebabnya UU No.20 Tahun 2003
tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3 menegaskan bahwa fungsi pendidikan
Indonesia adalah “mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta
peradaban bangsa yang bermartabat bertujuan untuk berkembangnya potensi
peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi
warga Negara yang berdemokratis serta bertanggung jawab”.Sehingga saat kita
rendah hati menerima masukan dari orang lain tentang suatu sistem,karya
ilmiah,teknologi yang kita buat yang sama-sama tujuannya membangun
bangsa,secara tidak sadar sebenarnya IPTEK dan IMTAQ telah berjalan berseiringan
atau pararel
4) Mengidentifikasi masalah saat ini di Indonesia masih sama seperti pendapat saya
diatas bahwa masyarakat Indonesia masih sangat kurang ilmu.Dalam hal ini ilmu
yang kita pakai adalah ilmu yang tertuang dalam pancasila.Dalam pancasila
nampaknya nilai-nilai toleransi,berbagai budaya sangat dikedepankan.Maksudnya
perbedaan yang ada pada kita tidak membuat kita renggang dan bebas untuk
berperilaku sesuai dengan koridor pancasila.Dalam wawancara Najwa shihab dengan
ayahnya yaitu Quraish shihab,bapak dari 4 anak ini mengatakan “ sebelum adanya
pancasila terbentuk,ada masyarakat yang ingin negara ini menjadi negara agamais
dan ada yang ingin negara ini menjadi negara liberal,tetapi kita punya titik temu
yaitu pancasila,semua orang dapat melakukan sesuatu sesuai kepercayaan yang
dianut masing-masing dan bergerak bebas selama masih dalam batas dinding
pancasila”.Begitu juga nilai budaya kejujuran yang diterapkan oleh nilai yang
terkandung dalam pancasila nampaknya penjabat-penjabat kini mulai lupa akan nilai
itu karena hausnya akan harta kekayaan dan kepentingan pribadi.Menggerogoti
dedaunan hingga kering dapat digambarkan oleh penjabat aspirasi masyarakat
sekarang dalam menggunakan uang negara.Banyak solusi sebenarnya dalam
menanggulangi masalah ini salah satunya,harus terjun langsung ke dunia itu untuk
melakukan perubahan.Mahasiswa memiliki peran penting dalam meminimalisirkan
masalah ini kita dapat menjadi mahasiswa-mahaiswa yang aktif untuk ikut terlibat
dalam pemberantasan polemic masalah melalui karya ilmiah,penemuan,ikut
organisasi,dan hal laiinya untuk membangun bangsa ini.
5) Anehnya banyak dari mereka yang menggunakan kata-kata pancasila tetapi tidak
sesuai dengan kenyataanya.Maksudnya banyak kasus yang terjadi di Indonesia
membalikkan kata-kata pancasila untuk memanaskan suatu masalah demi
kepentingan sendiri.Mari bahas satu-satu nilai pancasila:
1. Ketuhanan yang Maha Esa
Arti disini sebenarnya jelas,bahwa yang tahu tentang tunggal atau tidaknya
hanya Tuhan.Maksudnya kenapa tidak Tuhan Yang Maha Eka?Hal ini yang sering
diperdebatkan merasa salah satu agama yang paling benar dan diluar
keyakinannya merupakan hal yang salah.Padahal pada pancasila jelas bahwa kita
dapat bebas berkeyakinan sesuai dengan kepercayaan kita masing-masing
2. Kemanusiaan yang adil dan beradap

Sepertinya masalah ini masih ada tetapi tidak terlalu menjadi problema utama
karenya sekarang yang saya lihat hokum di Indonesia sudah mulai berdiri tegak
tanpa memandang siapa orangnya.
3. Persatuan Indonesia
Menurut saya hal ini masalah persatuan Indonesia saat ini menjadi masalah
besar karena dilanggarnya sila ke-1 tadi.Hal ini terjadi karena orang-orang yang
bersebrangan dengan keyakinan salah satu pihak yang merasa keyakinannya
paling benar akan melakukan perlawanan.Persatuan Indonesia dapat retak bila
itu terus terjadi
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksaan dalam
Permusyawaratan Perwakilan
Solusi yang dapat ditawarkan yaitu dengan menganut sila ke-4 ini melalui
pemimpin yang dengan hikmat dan bijaksana untuk mengatur rakyatnya dalam
bertindak dengan mengedepankan musyawarah
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Begitu juga solusi yang ditawarkan melalui sila ke-5 harus berlaku adil kepada
seluruh warga negara tanpa memandang siapa orangnya,atau apa agamanya.

Judul: Jawaban Uas Pancasila Della Trinanta

Oleh: Della Tumangger


Ikuti kami