Laporan Pertanggung Jawaban Pkk

Oleh Wilken Rezky Abadi

17 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Laporan Pertanggung Jawaban Pkk

LAPORAN PELAKSANAAN PROGRAM KERJA
BIDANG PENDIDIKAN KADER DAN KEROHANIAN GMKI CABANG
BADUNG
MASA BAKTI 2014-2016

Tema : Persauadaraan yang Menghidupkan I Raja-Raja 17 : 7
Sub Tema : Memperkokoh Persekutuan Yang parsitipatif Untuk
Membangun Keadilan Sosial
BAB I

1.1 PENDAHULUAN
Syalom dan salam sejahtera
Mengukir kreativitas dan pelayanan di GMKI merupakan perjuangan bagi BPC,
perjuangan ini merupakan tanggungjawab besar yang harus kami selesaikan sehingga
menghasilkan ukiran yang indah. Seperti bumi yang terus berputar pada porosnya,
waktu juga bergulir untuk menghantarkan kami pada forum tertinggi di tingkat cabang
untuk mempertanggungjawabkan hasil kreativitas dan pelayanan kami.
Segala hormat, pujian dan syukur kepada Sang Kepala Gerakan karena atas
kemurahan dan berkat-Nya kami, BPC, masih tetap solid mengemban tanggungjawab
hingga detik ini. Di hari yang penuh berkat ini perkenankanlah kami untuk membawa
laporan pertanggung jawaban sebagai ukiran terakhir kami atas segala yang telah kami
lewati dalam setahun kepengurusan ini dan kiranya laporan pertanggungjawaban ini
dapat menjadi koreksi bersama dan tolak ukur untuk kemajuan GMKI Badung
tercinta.
GMKI Badung adalah organisasi kemahasiswaan yang tidak luput dari sifat
kemaha siswaannya yang dinamis dan penuh dialektika pemikiran. Hakekat
keberadaan GMKI adalah sebagai garam dan terang yang mempunyai pergumulan di
tiga medan pelayannanya, tujuan serta kehadirannya di tengah-tengah masyarakat
berbangsa dan bernegara. Konferensi Cabang telah menggariskan GBPKUC yang
diturunkan kedalam program-program melalui Sidang Pleno I GMKI Badung Masa
Bakti 2014-2015.
Secara umum, program-program yang terlaksana sepanjang kepengurusan 1 tahun
secara pencapaian kuantitatif memadai dan sudah berlangsung sebagaimana mestinya.
Hanya saja ada beberapa catatan sebagai evaluasi kami sepanjang pelaksanaan yang
akan menjadi bahan refleksi dan pertimbangan bagi periode selanjutnya.

BAB II
2.1 GAMBARAN UMUM KEADAAN
Keadaan kondisi cabang berdasarkan sudut pandang bidang Pendidikan Kader dan
Kerohanian. Laporan Keadaan ini disusun berdasarkan gambaran yang terlihat dari
kinerja pengurus cabang dan pelayanannya didalam kepengurusan GMKI Cabang
Badung. Hal itu juga dapat terlihat dari program-program yang direncanakan pada Sidang
Pleno I BPC GMKI Cabang Badung. Dinamika-dinamika yang terjadi didalam
kepengurusan menyebabkan roda organisasi tidak berjalanan. Berdasarkan kondisi
cabang pada saat ini menimbulkan rasa keinginan cabang ini untuk meningkatkan
kinerjanya sesuai dengan program yang akan diputuskan pada sidang pleno ke II
2.2 GAMBARAN KEADAAN
Berikut akan kami uraikan gambaran keadaan cabang dari sudut pandang bidang
Pendidikan kader dan kerohanian berikut implementasi program bidang Pendidikan kader
dan kerohanian. Adapun program kerja bidang organisasi berdasar hasil keputusan sidang
pleno 1 Badan Pengurus Cabang GMKI Cabang Badung masa bakti 2014-2016 :
2.2.1

Pemahaman Alkitab (PA)
Ada pun kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan Kerohanian anggota dan
Pemahaman akan Alkitab, mendekatkan diri para kader pada sang kepala gerakan
Tuhan yesus kristus. Juga menumbuhkan dan meningkatkan keakraban sesama
kader GMKI.
Adapun Kegiatannya adalah :
1. Ibadah bersama setiap 2 kali seminggu, di minggu pertama dan di minggu
terakhir pada bulan tersebut
2. Ibadah pada awal semester untuk mendoakan kelancaran pada semester baru
3. Memberikan penguatan sesama kader GMKI Cab.Badung
2.2.2.1 Pemahaman Alkitab (PA)
Program kerja dari bidang pendidikana kader yaitu mengadakan Pendalaman
Alkitab menggunakan perencanaan cukup baik namun tak luput dari berbagai
kekurangan yang ada.
Kegiatan ini sudah terlaksana pada saat sore hari sampai malam hari di awal
bulan dan akhir bulan, kegitan ini juga sudah terlaksana pada saat awal semester
baru untu mendoakan kelancaran pada smester baru, adapun masalah yang
dihadapi dari kegiatan ini adalahh publikasi kegiatan yang kurang antara kader
dan penyelenggara kegiatan, bukan hanya itu saja kurangnya minat dari anggota
untuk melaksanakan kegiatan karena terlalu monoton juga salah satu alasan dari
kegiatan ini sehingga tidak berjalan dengan maksimal.

Lampiran.....

2.3.1 Kebaktian Padang
Adapun kegiatan ini betujuan unk meningatkan kerohanian dari kader GMKI
cab.Badung dan mendekatkan diri kepda sang kepala gerakan Tuhan Yesus Kristus.
Ada pun kegiatan ini dijadikan sebagai wadah untuk sharin-sharing pergumulan yang
dialami, untuk memberika solusi antar kader yang diharapkan akan menumbuhkan da
enghasilkan kedekata emosional antar kader GMKI. Kegitan ini dilakukan lebih
fariatif lagi karena dilakukan di luar ruangan yang tidak mengakibatkan kebosanan
atau suasana sekitar yang monoton.
Adapun Kegiatan yang dilakukan adalah :
1. Ibadah padang satu kali dalam dua bulan
2. Sharing-sharing sesama kader GMKI
3. Berdoa bersama
4. Memberian penguatan sesama kade GMKI
2.3.2.1 Kebaktian Padang
Kegiatan ini sudah terlaksana selama masa baki 2014-2015 namun mempunyai
banyak kekurangan dalam proses pelaksanaan nya. kegiatan ini dilakukan pada siang
hari samapai dengan sore hari, tetapi dengan adanya kegitan lain dari kader dan
kesibukan-kesibukan lain nya terkadang kegiatan ini tidak dapat terlaksana tepat waku
dan mengalami keterlambatan mulainya acara.
Kegiatan ini diakukan di lokas terbuka seperti di pantai, adapun faktor ilim
sangat mempengaruhi keberlangsungan dari kegitan ini, bila rencana tidak sesuai
dengan iklim yang ada teraksa kbaktian padang ini di pindahkan ke lokasi yang lebih
aman untuk melanjutkan acara. Kendala lain nya adalah ketidak siapan dari pelaksana
program dalam mebuat konsep acara , seperti penyebaran informasi epda akader-kader
lain GMKI.
2.4.1

Bedah Buku
Adapun tujuan dari kegitan ini adalah untuk memahami dan mengulas isi dari
buku yang dipilih dan disepakati, bertujuan untuk memberikan pengetahuan baru dari
buku tersebut, memberikan informasi-informasi bar yang belum diketahui
sebelumnya oleh kader-kader GMKI. Dan juga kegitan ini di lakukan untuk
meningkatkan minat baca dari kader-kader sehingga termotivasi untuk mencari
informasi-informasi baru dari membaca buku.

Adapun Kegian yang dilakukan adalah :
1. Kegiatan ini dilakukan pada sekali dalam satu bulan
2. Mengulas membahas buku
3. Sharing dan memberikan pendapat tenang buku
4. Saling memberikan informasi
2.4.2.1 Bedah Buku
Kegiatan ini belum berlangsung sama sekali, banyak faktor yang mendasari
terjadinya hal tersebut. Kurang nya perhatian pembuat program menjadi hal yang
sangat medasari kegagalan dalam pelaksanaan kegiatan ini , pelaksana kegiatan juga
memiliki kesibuka-kesibukan lain diuar dari organisasi GMKI, dengan adanya
kesibuka-kesibukan tersebut menjadikan program kerja tersebut bukan menjadi
prioritas utama lagi.
2.5.1 Reat-Reat
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan ikatan emosional sesama BPC
GMKI Cab.badung , dengan adanya ikatan emosional sesama BPC GMKI akan
mempermudah terjalin nya komunikasi dan mempermudah pergerakan dari roda
organisasi ini. Reat-reat juga bertujuan untuk memulihkan semangat berorganisai
BPC GMKI yang mulai luntur dn jenuh setelah tujuh bulan lamanya periodisasi BPC
GMKI Cab.Badung.
Adapun kegiatan yang diakukan adalah :
1. Kegiatan ini dilakukan satu kali dalam tujuh bulan sekali
2. Memberikan semangat baru dalam melanjutkan program-program dari
setiap bidang yang di tanggung jawabi
3. Meningktkan dan menjali ikatan emosional sesama BPC GMKI
4. Memberikan semangat baru untuk berorganisasi setelah tujuh bulan
melaksanakan program dari setiap bidang yang ditanggung jawabi
2.5.2.1 Reat-Reat
Program ini belum terlaksana dikarenakan penanggungjawab dalam pencapaian
program ini yaitu bidang pendidikan kader dan kerohanian tidak memiliki koordinasi yang
jelas antara ketua bidang dan Sekretaris bidang. Yang dimana mengakibatkan program ini
akhirnya tidak berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Dana unt pelaksanaan proam ini
sendiri juga menjadi masalah yang cukup berperan penting menjadi alasan megapa program
ini belum berjalan. Seperti yang kita ketahui GMKICab.Badung adalah cabang baru dan
belum cukup banyak memiliki banyak perbendaharaan dana dan mengingat banyak program
dari setiap bidang yang mengguakan dan mengharuskan banyak dana yang dieluarkan.

2.6.1

Diskusi Lintas Organisasi

Berdasarkan Tujuan dari pembetukan Bidang Pendidikan Kader dan
Kerohanian maka di susun Program yang bertujuan untuk memberian pendidikanunya
kader, salah satunya program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan baru
kepada kader GMKI tentang Organisasi-organisasi apa saja yang ada di dalam
lingkup masyarakat , yang berpengaruh besar terhadap pergerakan roda pemerintahan.

Adapun kegitan yang dilakukan adalah :
1.
2.
3.
4.

Kegiatan ini dilakukan pada satu kali sebulan
Memberikan informasi-informasi terbaru tentang organisasi tersebut
Sharing-sharing pengalaman tentan berorganisasi
Tanya jawab seputar organisasi

2.6.2.1 Diskusi Lintas Orgaisasi
Kegitan ini elum berhasi dilaksanakan oleh pembuat program yaitu Bidang
pendidikan kader dan kerhanian. Adanya komunikasi yang kurang antara pembuat
program menjadi masalah serius dalam pelaksanaan program ini. Waktu yang tidak
dapat ditentukan karena kesibukan dari bidang pendidikan kader itu sendiri mebuat
progma ini terhambat. Selain itu kurangnya pengetahuan pembuat program yaitu
bidang pendidikankader dan kerohanian tentang organisasi-organisasi yang ada
menjadikan alasan yang cukup serius, sehingga pembuat program harus terlebih
dahulu menguasai tentang hal-hal dasar dari organisasi yang akan di diskusikan
nantinya.
2.7.1

Seminar emansipasi Wanita

Mengingat bahwa wanita juga tidak terlepas dari pengaruh jalan nya roga
organisasi GMKI cab.badung maka Bidang Pendidikan kader dan kerohanian
membuat suatu Program kerja yang bertujua untuk meningkatkan semangat para
kader Wanita GMKI Cab.Badung dalam berorganisasi, karena dewasa ini cenderung
wanita lebih dominana dalam berorganisai dan juga semangat Wanita dalam
berorganisai lebih besar.

Adapun kegitan yag dilakukan adalah :
1. Kegiatan ini dilakukan sekali dalam empat bulan
2. Sharing-saharing pengalaman selama berorganisasi
3. Memberikan informasi-informasi tentang brorganisasi sebagai eorang
wanita
4. Memberikan semangat bagi Kader wanita GMKI untuk berorganisasi
2.7.2.1 Seminar emansipasi Wanita
Kegitan ini belum dapat dilaksanakan, banyak alasan yang mendasari
mengapa program ini belum berlangsung, salah satunya adalah komunikasi dari
pembuat program yang kurang terjalin secara efektif, kurangna kesadaran pembuat
program untuk menjalankan program sehingga roda pergerakan organisasi tidak
terhambat, namun dengan banyaknya kesibukan dari pembuat program menjadikan
program dari Bidang Pendidikan kader dan kerohanian bukan menjadi prioritas utama
lagi.

2.8.1

Perjalanan Rohani

Tujuan kegitan ini adalah memberikan hiburan diluar dari kegiatan yang
terlalu monoton dan sangat melelahkan. Kegitan ini juga selain memberikan hibura juga
memberikan pendidikan tentang kerohanian, karena perjalanan ini dikuhususkan untuk
destinasi parawisata yang barbau kerohanian.dengan adanya perjalanan rohani ini kader
GMKI tidak hanya mendengarkan dan membaca saja saja tetapi dapat melihat secara
langsung. Pogram ini dapat memperkuat tali persaudaraan antara kader GMKI, dan juga
mejalin komunikasi yang baik juga.

Adapun kegiatan yang dilakukan adalah ;
1.
2.
3.
4.
5.

Kegitan ini dilakukan satu kali dalam tujuh bulan periodesasi
Perjalanan rohani ketempat yang berhubungan dengan kerohanian
Memberikan pengalaman baru kepada kader GMKI
Sharing-shaing tentang tempat-tempat rohani yang pernah di kunjugi
Doa bersama kader GMKI

2.8.2.1 Perjalanan Rohani
Kegiatan ini belum dapat terlaksana karena waktu yang belum dapat
ditentukan oleh pembuat program yaitu Pendidikan Kader dan Kerohanian.
Kurangnya komunikasi antara jajaran sekertaris fungsi dan ketua bidang, dan kurang
pedulinya pembuat pogram terhadap proram yang telah dirancang. Selain itu juga
masalah estimasi biaya yang cukup besar jua menjadi permasalahan yang cukup
penting dalam penyelenggaraan kegitan ini.

2.9.1

Makrab (Malam keakraban)

Menyambung program dari bidang Organisasi maka disusunlah program yaitu
makrab (malam keakraban) oleh Bidang pendidikan kader dan kerohanian, yang
bertujuan unuk mengenal sesama Kade GMKI yang baru di maperkan, dengan adanya
makrab di harapkan dapat terjalinnya komuniasi yang baik antara kader GMKI yang
baru dan Kader GMKI yang lain nya.

Adapun kegitan yang dilakukan adalah :
1.
2.
3.
4.

Kegitan ini dilakukan satu kali dalam empat bulan
Sharing tentang kesan dan pean setelah mengkuti MAPER
Saling berkenalan sau sama lain antara kader GMKI
Acara kebersamaan yang dirnacang dalam konsep Makrab

2.9.2.1 Makrab (Malam Keakraban)
Belumdapa terlaksana karena Kegiatan ini belum dapat dilaksanakan karena
kurangnya perhatian dari pembuat program dalam menjalankan progam nya,

ketersediaan waktu luang dari pembuat progam yang kurang baik, Kurannya rasa
kesadaran diri pembuat program untuk melaksanakan program, kurangnya minat dari
pembuat program dalam merancang konsep programnya.

2.10.1 Sanggar Biru
Kader GMKI pastilah memiliki kemampuan tersendiri didalam dirinya, maka
dari itu Bidang Pendidikan Kader dan Kerohanian membuat suatu program yang dapat
mengembangkan akat yang adapada dirinya . sanggar biru adalah media yang digunakan
untuk menyalurka, mempertemukan kader kader yang memiliki bakat atau kemampuan yang
samam untuk saling mengembangkan diri atau belajar bersama.
Adapun kegiatan yang dilakan adalah :
1. Kegitan ini dilaksanakan secara fleksibel, tergantung pada waktu dari Kader itu
sendiri
2. Mengadakan latihan bersama sama
3. Berbagi ilmu kepada kader GMKI yang lainnya
4. Saling sharing informasi yang berhubungan dengan pengembangan diriyan di
lakukan atau dijaankan
5. Mengadakan pertandingan atau kompetisi

2.10.2.1 Sanggar Biru
Tak dapat dipungkiri bahwa pelaksanaan program menjadi tanggung jawab
penuh sekretaris fungsi organisasi. Namun demikian tentunya sebuah program adalah
pembumian dari pokok pikiran ketua bidang yang tentunya sangat krusial guna
mengarahkan pelaksaan program. Sekretaris fungsi organisasi menyadari bahwa
selain kemampuan dan kemauan pelaksanaan program yang minim bahwa ada andil
besar pengarahan yang kurang jelas dari ketua bidang organisasi.
A. Identifikasi dan Pembulatan Masalah
Dalam pelaksanaan programnya, Bidang Pendidikan kader dan kerohanian masih
mengalami banyak hambaran-hambatan yang menyebabkan tidak baerjalannya
proram tersebut sehingga mengganggu jalannya roda organisasi. Selama tujuh bulan
sudah Bidang Pendidikan kader dan kerohanian melaksanakan programnya yang
diputuskan pada sidang Pleno I, dan ditinjau dari kinerja dan program yang sudah
dilaksanakan hanya 25 % saja Bidang Pendidikan kader dan kerohanian dapat
menjalankan programnya, selaku penanggung jawab program.
Dengan demikian munculnya keinginan untuk mengidentifikasi masalah-masalah
apa saja yang menghambat berlangsungnya program tersebut, yang diharapkan dapat
menghasilkan penyelesaian yang dapat memperbaiki dan memperlancar kinerja dan
berlangsungnya program tersebut. Berikut Identifikasi dan Pembulatan masalah yang
ditemukan oleh Bidang Pendidikan kader dan kerohanian :

 Kurangnya Kesadaran untuk melaksanakan program dari penanggung jawab program
itu sendiri
Bila dalam suatu bidang antara ketua bidang dan sekertaris fungsi khususnya pendidikan
kader dan kerohanian tidak adanya kesadaan untuk melaksanakan program maka program
tesebut tidak akan berjalan.
 Perancangan dan pelaksanaan Konsep yang kurang matang dari Bidang pendidikan
kader dan kerohanian
Diketahui bahwa pada suatu program konsep acara sangat lah penting, dan menjadi tolak
ukur keberhasilan suatu program. Perencanaan dan pelaksanaan yang kurang matang dapat
membuahkan hasil yang buruk.
 Kurangnya arahan dari penanggung jawab cabang
Komunikasi yang terjalin antara penanggung jawab cabang dan pembuat program nyatanya
kurang berjalan dengan baik, perlunya arahan-arahan yang dapat menunjang kinerja dari
Bidang pendidikan kader dan kerohanian mengingat kurannya pengalaman dalam
brorganisasi.
 Lalainya sekertaris Fungsi Pendidikan kader dan kerohanian dalam melanjutkan
konsep-konsep yaang telah disusun oleh ketua bidang
Sungguh sangat disadari bahwa kinerja dari sekertaris fungsi bidang pendidikan kader dan
kerohanian dalam melanjutkan konsep yang telah disusun oleh ketua bidang sangat
berpengaruh dalam pelksanaan program yang telah disusun dan diputuskan daam sidang
Pleno I.
B. Analisa Masalah dan Alternatif Pemecahan Masalah
I.

Analisis Masalah
 Kurangnya Kesadaran untuk melaksanakan Program dari Penanggung Jawab
program itu sendiri

Kesadaran dari penanggung jawab program merupakan hal yang sangat mendasari terjadinya
masalah yang menghambat keberlangsungan program, disadari bahwa minat yang kurang dan
kesibukan-kesibukan lain oleh penanggung jawab program juga menjadi alasan lain program
tersebut tidak dapat dijalankan
 Perancangan dan pelaksanaan Konsep yang kurang matang dari Bidang
pendidikan kader dan kerohanian
Dalam suatu pelaksananaan program , konsep dapat menjadi tolak ukur dari suksesnya
program yang akan dilakukan. Disadari bahwa konsep yang telah disepakati dan disetujui
pada rapat penyelenggaraan program tidak dilaksanakan secara matang dan menghasilkan
pelaksanaan yang uruk tentunya.
 Kurangnya arahan dari penanggung jawab cabang
GMKI Cab.Badung adalah cabang yang masih baru dan masih perlu belajar lagi untuk menjdi
cabang yag dapat diperhitungkan oleh cabang-cabang lain nya. Begitu juga dengan Bidang
Pendidikan kader dan kerohanian kurang mendapatkan pengarahan akan program-program
yang akan di laksanakannya oleh penanggung jawab cabang. Komunikasi yang tidak baik

antara Bidang Pedidikan Kader dan kerohanian menyebabkan tidk berjalan nya program yang
telah disusun.
 Lalainya sekertaris Fungsi Pendidikan kader dan kerohanian dalam
melanjutkan konsep-konsep yaang telah disusun oleh ketua bidang
Sugguh disadari bahwa sekertaris fungsi khususnya Pendidikan Kader dan Kerohanian
bertugas untuk melanjutkan dan melaksanakan konsep-konsep yang telah disusun oleh ketua
bidang, tetapi dengan lalainya sekertaris funsi yang tidak bekerja dengan baik menyebabkan
program tidak dapat berjalan.
II.

Alternatif Pemecahan Masalah

Dari analisis masalah yang telah dilakukan dari berbagai program-program yang telah
disusun, maka dilakukan lah pencarian aternatif pemecahan masalah dari setiap
masalah-masalah yang muncul, berikut di jelaskan Aternatif pemecahan masalah yang
dapat diaukan dalam menyikapi masalah tersebut :
 Meningkatkan Kesadaran akan program-program yang telah di putuskan
dalam sidang Pleno I antara ketua bidang dan sekertaris fungsi khususnya
bidang pendidikan kader dan kerohanian dalam pelaksanaan program
 Sebeum melaksanakan program ada baiknya penanggung jawab pogram
menguasai terlebih dahulu konsep-konsep yang telah disusun sebelum
melaksaakan program unutuk membuahkan hasil yang baik nantinya
 Meningkatkan Komunikasi antara penanggung jawab program dan
penanggung jawab cabang dalam memberikan pengarahan yang akan
menngkatkan kinerja dari bidang penidikan kader dan kerohanian
 Adanya kesadaran lebih dari seertaris fungsi pendidikan kader dan keroanian
dalam melanjutkan dan melaksanakan konsep acara yang telah disusun oleh
ketua bidang pendidikan kader dan kerohanian.

PROGRAM KERJA BIDANG PENDIDIKAN ADER DAN KEROHANIAN
GMKI CABANG BADUNG 2014-2016

PENDAHULUAN
Puji dan Syukur kita panjatkan Kepada Yesus Kristus Sang Kepala Gerakan yang
telah memberi rahmat, berkat dan penyertaan-Nya kepada Gerakan ini sehingga perjalanan
Organisasi masih tetap dalam Perlindungan Sang Kepala Gerakan dan karena itu dapatlah
juga Sekretaris Fungsi Bidang Pendidikan Kader dan Kerohanian menyusun rancangan
program kegiatan atas dasar acuan dari pokok pikiran Ketua Bidang Pendidikan kader dan
kerohanian yang akan dilaksanakan dalam melaksanakan tugas yang diemban dalam GMKI
Cabang Badung 2014-2016.
GMKI secara nasional dalam mendaratkan pelayanan di ketiga medan layanannya
membuat sebuah pedoman dalam merencanakan program-programnya dengan selalu melihat
pada sifat-sifat yang ada pada diri dan lingkungannya dimana dia berada termasuk dalam
Program-program Kerja GMKI Cabang Badung khususnya dalam Masa Bakti BPC GMKI

Badung 2014-2016 di Bidang Pendidikan Kader dan Kerohanian, sehingga melalui tema dan
sub tema yang dihasilkan di Kongres XXXIV Kita diajak menjadi taruk bagi bangsa melalui
program-program kerja ke depan.
Dengan adanya keterlibatan dan kehadiran GMKI telah dirasakan manfaatnya baik
dalam dunia kampus, gereja dan masyarakat, hal ini menjadi acuan Bidang Pendidikan Kader
dan Kerohanian untuk menciptakan program-program kerja guna meningkatkan Pola Dasar
Sistem Pendidikan Kader (PDSPK) GMKI.
Dengan adanya program-program kerja yang diciptakan oleh Bidang Pendidikan
Kader dan Kerohanian pada masa bakti 2014-2016 dapat berperan penting dalam pedoman
positif yang menghasilkan mahasiswa kristen professional dan berspiritual baik.

I.

PENDALAMAN ALKITAB (PA)

Adapun program yang direncanakan oleh Sekretaris Fungsi Bidang Pendidikan kader
dan kerohanian ini terkait pokok pikiran yang telah diutarakan oleh Ketua Bidang Organisasi
tentang peningkatan dan pendekatan diri kepada tuhan yang maha esa sang kepala gerakan.
Adapun jenis kegiatan yang direncanakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah:
a. Ibadah bersama kader GMKI setiap 2 kali sebulan
b. Sharing-sharing tentang Tema yang dibawakan
c. Doa bersama kader GMI Cab.Badung
Esensi waktu pelaksanaan sekali dalam enam bulan ,dengan jumlah dana yag
diasusikan sebesar Rp 700.000,-

II.

KEBAKTIAN PADANG

Seperti yang kita ketahui bahwa yang monoton akan mengurangi minat Kader GMKI
Cab.badung dalam mengikuti program yang diadakan, maka dari itu bidang Pendidikan
kader dan kerohanian membuat suatu program untuk memberikan variasi dalam beribadah di
luar ruangan yang bertujuan untuk meningkatkan minat dari kader untuk beribadah.
Adapun jenis kegiatan yang dilaksanakan :
a. Kegitan ini berlangsung sekali dalam dua bulan
b. Sharing-sharing tentang tema yang dibawakan
c. Berdoa bersama Kader GMKI Cab.Badung
d. Games dan acara hiburan lainnya
Asumsi pembiayaan untuk kegiatan :
Rp 1.000.000,III.

WOMAN WEEKEND OF GMKI

Berdasarkan bidang yang kami jalankan yaitu penidikan kader dan kerohanian maka
terciptalah program ini sebagai tujuan untuk memberikan media bagi wanita GMKI untuk
mengembangkan dirinya sebagai Wanita GMKI, tujuan lain dari kegiatan ini adalah
meningkatkan kekomakan antara kader GMKI Cab.Badung
Adapun jenis kegiatan yang dilaksanakan :
a. Kegiatan ini berlangsung pada setiap akhir pekan dan disesuaikan dengan
kepentingan Kader itu sendiri
b. Kegiatan Masak-masak yang hasilnya akan di jual untu menambah
perbendaharaan cabang dan juga dapat di santap sendiri oleh kader Wanita GMKI
Cab.Badung
c. Sharing-sharing sembari melakuan kegitan

Asumsi pembiayaan untuk kegiatan :
Rp IV.

SANGGAR BIRU

Hal yang tak bisa dibiarkan ketika Kader GMKI kurang mendapatkan media untuk
mengembangkan kemampuan yang dimiliki, dengan demikian bidang Penidikan kader dan
kerohanian mengadaan program sanggar bitu bertujuan sebagai program yang dapat
menyalurkan minat dan bakat dari kader GMKI Cab.Badung
Adapun jenis kegiatan yang dilaksanakan :
a. Kegiatan ini berlangsung sesuai dengan kebutuhan dan permintaan pelasnaan
program
b. Mengadakan latihan rutin sesuai kebutuhan dari kader GMKI Cab.badung
c. Mengadakan Pertandingan-pertandingan yang akan memicu keinginan untuk
berkompetisi di dalam GMKI cab.badung
Asumsi pembiayaan untuk kegiatan :
Rp –

BAB III
A. Kesimpulan
Adapun kesimpulan yang dapat dilihat dari Laporan pertanggung jawaban
Pelaksanaan program yang telah disusun oleh bidang kader dan kerohanian menjawab
tentang program-progra apa saja yang berjalan dan tidak berjalan berdasarkan
keputusan sidang Pleno 1 GMKI Cab.Badung Bali
B. Saran dan Penutup
Dengan adanya laporan pertanggung jawaban program ini di harapkan dapat
menambah semangat berorganisasi khususnya GMKI dan meningatkan kinerja dari
bidang pendidikan kader dan kerohanian untuk kelancaran jalannya roda organisasi
GMKI Cab.Badung. Demikian program-program kerja ini, kiranya dapat dijadikan
pedoman dalam Masa Bakti 2014-2016 GMKI Cabang Badung. Tuhan Yesus
Memberkati.

Tinggilah Iman, Tinggilah Ilmu, Tinggilah Pengabdian.
Ut Omnes Unum Sint

Fitri Maria clarensia Sitanggang
Sekretaris Fungsi Bidang Pendidikan Kader ddan kerohanian

Judul: Laporan Pertanggung Jawaban Pkk

Oleh: Wilken Rezky Abadi


Ikuti kami