Makalah Asuransi

Oleh Budi Elsyahputra

12 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Makalah Asuransi

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Dalam kehidupan ini, kegiatan ekonomi suatu negara tidak lepas dari kegiatan
perbankan. Pada awalnya, kegiatan ekonomi masih menggunakan sistem yang masih sagat
sederhana, yaitu dengan sisten barter. Lambat laun, sistem itu dianngap tidak efisien sehingga
muncul berbagai sistem-sistem yang berguna sebagai pengganti barter. Pada akhirnya,
muncullah alat yang berguna sebagai alat tukar, yaitu uang. Uang ini sangat berperan dengan
kegiatan perbankan.
Pada zaman dahulu, bank masih berupa meja-meja yang diletakkan di pinggir jalan.
Mereka semua dulu bukan bank, melainkan pedagang uang. Kegiatan mereka sehari-hari
sebagai tempat untuk menukar uang asing. Lama kelamaan, meja meja tersebut juga melayani
penitipan uang. Pedagang uang tersebut memberikan bukti jika telah menitipkan uangnya,
sekarang dikenal sebagi uang giral. Karena kegiatan ekonomi masyarakat semakin kompleks,
pedagang tersebut melayani peminjaman uang untuk berbagai kegiatan masyarakat, seperti
pembayaran rekening listrik, pembayaran rekening air, dan lain lain.
Seiring berjalannya waktu, berbagai aliran tentang bank mulai banyak yang muncul,
contohnya saja bank untuk tujuan mencari keuntungan, bank untuk memberi pinjaman, bank
untuk mensejahterakan rakyat, dan lain sebagainya.
Pada kesempatan kali ini, kelompok kami akan membahas lebih lanjut tentang bank
umum karena pada masa-masa sekarang ini, mabyak sekali bank yang berbasiskan mencari
keutungan. Ditambah lagi, kami akan membahas tentang bank umum karena tugas dari guru
mata pelajaran ekonomi kami.

1.2 RUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang tersebut, terdapat beberapa pernyataan yang perlu dijawab, yaitu:
1.

Bagaimana sejarah bank?

2.

Bagaimana fungsi dan tugas bank secara umum?

3.

Apa saja kredit aktif dan kredit pasif dalam bank?

4.

Bagaimana kelembagaan bank?

5.

Bagaimana produk-produk bank pada Bank BRI?

1

1.3 TUJUAN
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas ekonomi yang
sudah diberikan. Selain itu, supaya kita mengetahui arti bank secara terperinci. Bank sudah ada
sejak lama tetapi kita mengetahuinya hanya sebagai tempat untuk meminjam atau menyimpan
uang tanpa tahu sebenarnya bagaimana sejarah terbentuknya dan apa saja yang ada
didalamnya. Oleh karena itu makalah ini dibuat.

1.4 MANFAAT
Manfaat yang bisa didapatkan dari materi Bank ini, diharapkan kita dapat mengetahui
dan memahami ilmu ekonomi khususnya dalam dunia perbankan, seperti sejarah bank, fungsi
dan tugas Bank, kelembagaan Bank, kredit pasif dan kredit aktif Bank serta produk-produk yang
dihasilkan Bank.

BAB 2
PEMBAHASAN
1.1 SEJARAH BANK UMUM
Bank pertama kali didirikan dalam bentuk seperti sebuah firma pada umumnya
pada tahun 1690, pada saat kerajaan Inggris berkemauan merencanakan membangun kembali
kekuatan armada lautnya untuk bersaing dengan kekuatan armada laut Perancis akan tetapi
pemerintahan Inggris saat itu tidak mempunyai kemampuan pendanaan kemudian berdasarkan
gagasan William Patersonyang kemudian oleh Charles Montagu direalisasikan dengan
membentuk sebuah lembaga intermediasi keuangan yang akhirnya dapat memenuhi dana
pembiayaan tersebut hanya dalam waktu duabelas hari.
Sejarah mencatat asal mula dikenalnya kegiatan perbankan adalah pada zaman
kerajaan tempo dulu di daratan Eropa. Kemudian usaha perbankan ini berkembang ke Asia
Barat oleh para pedagang. Perkembangan perbankan di Asia, Afrika dan Amerikadibawa oleh

2

bangsa Eropa pada saat melakukan penjajahan ke negara jajahannya baik di Asia, Afrika
maupun benua Amerika. Bila ditelusuri, sejarah dikenalnya perbankan dimulai dari jasa
penukaran uang. Sehingga dalam sejarah perbankan, arti bank dikenal sebagai meja tempat
penukaran uang.Dalam perjalanan sejarah kerajaan pada masa dahulu penukaran uangnya
dilakukan antar kerajaan yang satu dnegan kerajaan yang lain. Kegiatan penukaran ini
sekarang dikenal dengan namaPedagang Valuta Asing (Money Changer).Kemudian dalam
perkembangan selanjutnya, kegiatan operasional perbankan berkembang lagi menjadi tempat
penitipan uang atau yang disebut sekarang ini kegiatan simpanan. Awal mulanya memang
pekerjaan bank sebagai pedagang uang, yaitu menjual dan membeli mata uang logam (perak
dan emas). Lambat laun keberadaan bank dapat menjadi tempat penitipan logam mulia untuk
menjaga keamanan.
Sebagai bukti penyimpanan/penitipan logam mulia tersebut, pihak pedagang
memberi surat bukti atas penitipannya yang disebut nita emas smith(Gold Smith Note) atau
uang giral. Berikutnya kegiatan perbankan bertambah dengan kegiatan peminjaman uang.
Uang yang disimpan oleh masyarakat, oleh perbankan dipinjamkan kembali kepada
masyarakatyang membutuhkannya, Jasa-jasa bank lainnya menyusul sesuai dengan
perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam misalnya tabungan
haji, pembayaran pajak, pembayaran rekening listrik, air dan lain sebagainya. Lama kelamaan
meja2 tersebut berubah menjadi bangunan yang bisa kita sebut dangan BANK. “ jadi pengertian
bank adalah lembaga keuangan yang usaha pokoknya adalah memberi kredit, dan jasa lalu
lintas keuangan dan peredaran uang”.

1.2 KELEMBAGAAN BANK
Lembaga keuangan terbagi menjadi 2, yaitu :
1.

Bank Umum :
Bank Umum menurut Undang-undang RI Nomor 7 tahun 1992 tentang perbankan

sebagaimana diperbaharui dengan UU nomor 10 Tahun 1998, adalah bank yang melaksanakan
kegiatan usaha secara konvensional dan/atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam
kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
1.1. Bank Umum Konvensional
Bank umum adalah bank yang dapat memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Sifat jasa
yang diberikan adalah umum, dalam arti dapat memberikan seluruh jasa perbankan yang ada.

3

Begitu pula dengan wilayah operasinya dapat dilakukan di seluruh wilayah. Bank umum sering
disebut bank komersil (commercial bank)
. Kegiatan-kegiatan Bank Umum Konvensional
a) Menghimpun dana dari masyarakat (Funding) dalam bentuk :
b) Menyalurkan dana ke masyarakat (Lending)
c) Memberikan jasa-jasa bank lainnya (Services)
Bentuk badan hukum Bank Umum Konvensional
A) Perusahaan Perseroan (Persero)
B) Perseroan Daerah (PD)
C) Koperasi
D) Perseroan Terbatas (PT).

1.2 Bank Umum Syariah
Bank Umum Syariah adalah Bank Umum yang melaksanakan kegiatan usahanya
berdasarkan prinsip syariah. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Syariah adalah BPR yang
melaksanakan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak
memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Prinsip syariah adalah aturan perjanjian
berdasarkan hukum Islam antara bank dan pihak lain untuk penyimpanan dana dan atau
pembayaran kegiatan usaha, atau kegiatan lain yang dinyatakan sesuai dengan syariah.
Berdasarkan bentuk hukumnya bank dapat berupa perseroan terbatas, perusahaan daerah
atau koperasi.

2. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) :
Bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip
syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran

2.1 BPR Konvensional
Kegiatan BPR Konvensional

4

- Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa deposito berjangka,
tabungan dan atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu;
- Memberikan kredit;
- Menempatkan dananya dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia (SBI), deposito
berjangka, sertifikat deposito dan atau tabungan pada bank lain.

2.2. BPR Syariah
Kegiatan Usaha Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Syariah :
- Menerima simpanan dana dari masyarakat dalam bentuk
1. Tabungan berdasarkan prinsip wadi’ah atau mudharabah
2. Deposito berjangka berdasarkan prinsip mudharabah
3. Bentuk lain berdasarkan prinsip wadi’ah atau mudharabah
- Menyalurkan dana melalui :
1. Transaksi jual beli berdasarkan prinsip :
# murabahah
# istishna
# ijarah
# salam
2. Pembiayaan dengan prinsip bagi hasil meliputi :
# mudharabah
# musyarakah
# bagi hasil lainnya.
- BPRS dapat bertindak sebagai lembaga baitul ma’al yaitu menerima dana berasal dari
zakat, infaq, shadaqah, waqaf hibah atau dana sosial lainnya dan menyalurkannya kepada
yang berhak dalam bentuk santunan dan atau pinjaman kebajikan (qardh-ul hasan).
- Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan BPRS sesuai dengan Prinsip Syariah.

1.3 FUNGSI BANK UMUM

5

Pada umumnya fungsi bank umum adalah menghimpun dana dari masyarakat dalam
berbagai bentuk simpanan dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk
kredit. Secara lebih terperinci fungsi bank umum adalah sebagai berikut :
a.

Meyediakan mekanisme dan alat pembayaran yang lebih efisien dalam kegiatan ekonomi

b.

Menciptakan uang

c.

Menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat

d.

Menawarkan jasa-jasa keuangan lainnya

e.

Menyalurkan kredit

f.

Bank umum harus mampu menarik dana masyarakat sebanyak mungkin. Kemampuan
menarik dana masyarakat ini merupakan persoalan tersendirikarena selalu berhadapan dengan
biaya yang harus dikeluarkan dalam rangka penarikan dana tersebut.

1.4 TUGAS BANK UMUM
Tugas dan usaha Bank diarahkan kepada perbaikan ekonomi rakyat dan
pembangunan ekonomi nasional dengan jalan melakukankan usaha bank umum dengan
mengutamakan:
1.

pemberian kredit kepada sektor koperasi, tani dan nelayan yang melingkupi :

·

membantu perkembangan koperasi, terutama dalam bidang pertanian dan perikanan.

·

membantu kaum tani dan nelayan yang belum tergabung dalam koperasi, untuk
mengembangkan usaha-usahanya dalam bidang pertanian dan perikanan, dan mendorong
serta membimbing kearah usaha bersama atas azas sendi perkoperasian

2.

membantu rakyat yang belum tergabung dalam koperasi dan menjalankan kegiatan dalam
bidang kerajinan, perindustrian rakyat, perusahaan rakyat dan perdagangan kecil;

3.

pemberian bantuan terhadap usaha Negara dalam rangka pelaksanaan politik agraria;

4.

pemberian bantuan terhadap usaha Pemerintah dalam pembangunan masyarakat desa;

5.

pembinaan dan pengawasan bank desa, lumbung desa, bank pasar dan bank-bank sejenis
lainnya berdasarkan petunjuk dan pimpinan Bank Indonesia.

6

1.6 KREDIT PASIF DAN KREDIT AKTIF
1. Kredit aktif
A. Kredit Rekening Koran (R/K)
Bank memberikan pinjaman kepada langganan (nasabah) yang dapat diambil sebagiansebagian sesuai dengan kebutuhan. Jaminan kredit rekening koran adalah surat-surat
berharga, barang-barang yang ada dalam gudang peminjam, dan penyerahan barang-barang
bergerak atau tidak bergerak.
Kredit rekening koran merupakan kredit yang penyediaan dananya dilakukan melalui
pemindahbukuan. Bank akan memindahkan kredit tersebut kedalam rekening giro nasabah,
sedangkan penarikannya dilakukan dengan menggunakan sarana berupa cek, bliyet giro atau
surat pemindahbukuan.
Kredit rekening koran ini menguntungkan bagi bank, maupun debitur. Keuntungan bagi
debitur adalah debitur hanya membayar bunga sebesar presentase tertentu dikalikan dengan
kredit yang telah ditarik, sehingga beban bunga nasabah menjadi lebih kecil dan efesien.

B. Kredit Reimburs
Kredit reimburs (letter of credit) adalah pinjaman yang diberikan kepada langganan
(nasabah) atas pembelian sejumlah barang, dan yang membayar adalah bank. misalnya, A di
Jakarta membeli barang dan B di Medan. Atas permintaan A kepada bank, bank membayar
lebih dahulu harga barang kepada B. Jika barang sudah tiba di tempat A kemudian dijual, maka
hasil penjualan diserahkan kepada bank sesuai dengan jumlah pembayaran bank kepada B.

C. Kredit Aksep
Kredit aksep adalah pinjaman yang diberikan kepada anggaran (nasabah) dengan
mengeluarkan wesel. Wesel ini dapat diperdagangkan.

D. Kredit Dokumenter
Kredit dokumenter adalah pinjaman yang diberikan kepada langganan (nasabah),
setelah nasabah menyerahkan dokumen pengiriman barang yang telah disetujui oleh kapten
kapal yang mengangkut barang tersebut. Penjual dalam hal ini baru dapat menerima

7

pembayaran setelah menyerahkan dokumen bukti-bukti pengiriman barang yang lazim disebut
konosemen. Kredit dokumenter ini hanya dapat dilakukan antar kota (interlokal), antar pulau
(interinsuler) dan antar negara (internasional).

E. Kredit den gan Jaminan Surat-surat Berharga
Kredit dengan jaminan surat-surat berharga adalah pinjaman yang diberikan kepada
langganan (nasabah) untuk membeli surat-surat berharga, dan sekaligus surat-surat berharga
tersebut berlaku sebagai jaminan (untuk penjelasan selanjutnya lihat sub unit mengenai kredit).

2. Kredit Pasif
A. Giro
Giro adalah simpanan yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran dan
penarikannya hanya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek atau bilyet giro (giro
= giral).

B. Deposito Berjangka
Deposito berjangka adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan
dalam jangka waktu tertentu, misalnya 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan.

C. Sertifikat Deposito
Sertifikat

deposito

adalah

deposito

berjangka

yang

bukti

penyimpanannya

diperdagangkan.

D. Tabungan
Tabungan adalah simpanan yang penarikannya tidak terikat pada jangka waktu tertentu.

E. Deposit on Call
8

dapat

Deposit on call adalah simpanan tetap yang berada di bank selama deposan
(pemilik deposito) tidak membutuhkannya. Jika akan mengambil simpanan, deposan Iebih
dahulu harus memberitahukannya kepada bank.

F. Deposito Automatic Roll Over
Deposito automatic roll over adalah deposito yang sudah jatuh tempo tetapi belum
ditarik oleh deposan dan bunganya Iangsung diperhitungkan secara otomatis.

BAB 3
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Dari penjelasan yang telah kami bahas sebelumnya,dapat di simpulkan bahwa
Kegiatan Perbankan adalah kegiatan ekonomi yang mengalami perkembangan dari
zaman

dahulu

karena

setiap

manusia

tidak

bisa

lepas

dari

sistem

perbankan .Perbankan (Kelembagaan bank) terbagi menjadi 2 yakni bank umum dan
bank umum konvensional. Kelembagaan Bank memiliki ciri khas yang hampir sama
misalnya seperti produk bank , kredit pasif , kredit aktif suatu bank. Namun tetap saja
setiap bank memiliki perbedaan kebijakan untuk memajukan banknya.

3.2 Saran
9

Dan diharapkan makalah ini, baik sipembaca maupun yang penulis dapat
memahami bank umum dan seluruh komponen yang ada terdapat pada bank umum, juga
menambah wawasan atas apa yang dimaksud dengan bank umum, yang juga semoga
bermanfaat kelak kita menggunakan ilmu kita untuk mengabdi kepada masyarakat.

Daftar Pustaka



trisnabisa.blogspot.com%2F2013%2F05%2Fmakalah-bank-umum.html



gusvirossafutrii.blogspot.com/2015/04/makalah-bank-umum.html



anastasia-stefwil.blogspot.com/2012/05/makalah-bank-umum.html



rendiafisaal.blogspot.com/2012/09/makalah-perbankan.html



Dirgabankkita.blogspot.com/2014/02/bank-umum-dan-dalamnya.html



Bankindonesia.blogspot.com/2015/12/tentang-bank-umum.html

10

Judul: Makalah Asuransi

Oleh: Budi Elsyahputra


Ikuti kami