Makalah Isi

Oleh Muhammad Ramadhan

152,8 KB 4 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Makalah Isi

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada awalnya bumi masih belum mengandung air yang ada diluar hanya lithosfer dan atmosfer. Atmosfer semaking lama semakin dingin hingga terbentuklah air (H2O) yang masih berbentuk gas, baru kemudian berbentuk uap, dan akhirnya setelah suhu cukup rendah terbentuklah embun dan hujan. Mulai saat itu, terbentuklah sungai, danau, dan lautan namun belum terdapat kehidupan. Pada makalah ini akan menjelaskan mengenai Karakteristik Biosfer dan Makhluk Hidup didalamnya. 1.2 Rumusan Masalah 1. Apakah yang dimaksud dengan Biosfer? 2. Bagaimana ciri-ciri makhluk hidup? 3. Bagaimana prinsip teori-teori mengenai asal usul makhluk hidup? 4. Bagaimana proses evolusi manusia berlangsung? 1.3 Tujuan Penulisan Agar menambah wawasan bagi pembacanya dalam memahami materi Biosfer dan Makhluk Hidup dalam kajian Ilmu Alamiah Dasar. 1.4 Manfaat Penulisan Agar dapat mengetahui tentang asal mula adanya makhluk hidup. 1 BAB II ISI 2.1 Biosfer Setelah bola bumi mengalami pendinginan dan terbentuknya benua, danau, sungai, dan lautan pada kira-kira 2250 juta tahun yang lalu terbentuklah wahana bakal biosfer, yaitu suatu tempat tinggal tempat makhluk hidup melangsungkan kehidupannya. Dalam kehidupan makhluk hidup terbentuk system hubungan antara makhluk hidup tersebut dengan materi dan energi yang mengelilinginya. Tempat dan system itulah yang disebut biosfer. Suatu benda dinyatakan sebagai benda hidup atau makhluk hidup jika memiliki cirriciri (1) melakukan pertukaran zat atau metabolisme; artinya adanya zat yang masuk dan keluar; (2) tumbuh, artinya bertambah besar karena pertambahan dari dalam dan bergerak; (3) melakukan reproduksi atau kembang biak; (4) memiliki irritabilitas atau kepekaan terhadap rangsangan dan memberikan reaksi terhadap rangsangan itu; serta (5) memiliki kemampuan mengadakan adaptasi terhadap lingkungan. Sebelum makhluk hidup muncul dipermukaan bumi, yang ada hanya bakal biosfer, yaitu lingkungan fisis saja. Oleh karena itu, timbulah pertanyaan darimana dan bagaimana makhluk hidup itu menghuni bumi? Untuk menjawab pertanyaan itu terdapat beberapa teori, diantaralain: 1. Teori Cosmozoa, yang menyatakan bahwa makhluk hidup datang dibumi dari bagian lain alam semesta ini. Diperkirakan bahwa suatu benda berat telah menyebar benda hidup dan benda hidup itu merupakan suatu partikel-partikel kecil, teori ini berdasarkan dua asumsi bahwa (1) benda hidup itu ada atau telah ada disuatu tempat dalam alam semesta ini dan (2) hidup itu dapat dipertahankan selama perjalanan benda angkasa ke bumi. 2. Teori Pfluger, yang menyatakan bahwa bumi berasal dari suatu materi yang sangat panas, kemudian dari bahan itu mengandung karbon dan nitrogen terbentuk senyawa Cyanogen (CN). Senyawa tersebut dapat terjadi pada suhu 2 yang sangat tinggi dan selanjutnya berbentuk zat protein pembentuk potoplasma yang akan menjadi makhluk hidup. 3. Teori Moore, yang menyatakan bahwa hidup dapat muncul dari kondisi yang cocok dari bahan anorganik pada saat bumi mengalami pendinginan melalui suatu proses yang kompleks dalam larutan yang labil. Bila fase keadaan kompleks itu tercapai akan muncullah hidup. 4. Teori Allen, yang menyatakan bahwa pada saat keadaan fisis bumi ini seperti keadaan sekarang beberapa reaksi terjadi yaitu, energi yang datang dari sinar matahari diserap oleh zat besi yang lembab yang menimbulkan pengaturan atom dari materi-materi. Interaksi antara nitrogen, karbon, hydrogen, oksigen, dan sulfur dalam genangan air dimuka bumi akan membentuk zat-zat yang difus yang akhirnya membentuk protoplasma benda hidup. 5. Teori Transendental, yang menyatakan bahwa benda hidup itu diciptakan oleh Super Nature atau Tuhan Yang Mahakuasa diluar jangkuan sains. 6. Teori Modern Pada tahun 1859-1861 Louis Pasteur menunjukan keberadaan makhluk hidup berasal dari makhluk hidup lainnya atau yang dikenal dengan Teori Biogenesis dengan semboyan “Omne Vivo Ex Ovo, Omne Ovo Ex Vivo” yang meruntuhkan teori sebelumnya yang dinamakan Abiogenesis. Selanjutnya Stanley Miller hadir dengan eksperimennya yang berkenaan dengan proses reaksi kimia dimana suatu reaksi gas dalam tabung dialiri loncatan listrik. Dimana setelah seminggu kemudian ia mendapatkan adanya senyawa asam amino didalam tabung reaksi. Dimana asam amino merupakan unsur dasar dalam pembentukan suatu organisme atau makhluk hidup. Eksperimen ini melahirkan Teori Kimia. 3 2.2 Mahkluk Hidup Definisi makhluk hidup dalam biologi dan ekologi organisme (bahasa Yunani: organon yang berarti alat) adalah kumpulan molekul-molekul yang saling memengaruhi sedemikian sehingga berfungsi secara stabil dan memiliki sifat hidup. Istilah organisme kompleks mengacu pada organisme yang memiliki lebih dari satu sel. nama lainya yag sering disebut selain organisme adalah makhluk hidup Organisme terdiri dari manusia ,tumbuhan, hewan, serta mikro organisme. Arti hidup dalam islam dapat diambil dari kata hayat yang berasal dari kata hidayah yang berartihidup. Adapun makhluk hidup antara lain terdiri dari : manusia, jin, malaikat, setan, huwan, dan tumbuh – tumbuhan dan benda alam. Berbeda dengan makhluk lain manusia memiliki tujuan hidup yang ditetapkan lebih terperinci oleh ALLAH SWT didalam suatu pedoman hidup. 2.3 Evolusi Kehidupan Makhluk hidup yang ada dibumi beraneka ragam tetapi secara garis besar makhluk hidup digolongka menjadi dua golongan, yakni tumbuhan dan hewan. Sebagian ahli berpendapat bahwa makhluk yang ada saat ini tidak mempunyai hubungan dengan makhluk terdahulu, sehingga makhluk terdahulu yang musnah digantikan dengan yang baru. Namun, pendapat ini banyak ditinggalkan. Para ahli cenderung berpendapat bahwasanya makhluk yang ada sekarang merupakan evolusi dari makhluk yang ada terdahulu, pendapat ini dikuatkan dengan ditemukannya fosil dari makhluk terdahulu. Perubahan-perubahan terjadi seiring dengan berjalannya waktu. Manusia sering ikut campur menciptakan varietas yang lebih unggul, terutama dalam bidang pertanian dan peternakan. Dalam teori evolusi dikatakan bahwa makhluk yang mula-mula hidup tersusun sangat sederhana tingkatnya, bersel tunggal dan hidup dari bahan anorganis. Terdapat beberapa pandangan mengenai proses evolusi antara lain: 1. Lamarck, yang berpendapat bahwa evolusi merupakan akibat pewarisan sifat induk kepada keturunannya. Sifat yang lebih baik itu diwariskan kepada 4 keturunannya sehingga keturunan yang dihasilkan relative lebih baik atau lebih maju dari induknya. 2. Darwin, ia berpendapat bahwasannya proses evolusi juga dipengaruhi oleh lingkungan dan sifat yang baru yang dihasilkan tidak diwariskan, ia mengemukakan hukum seleksi alam sebagai penyebab evolusi: a. Semua makhluk berjuang untuk hidup. b. Yang bertahan hidup ialah yang paling kuat, maka dari itu terjadi proses kompetisi antar sesama makhluk hidup untuk bertahan hidup. Saat ini orang cenderung beranggapan bahwa evolusi kehidupan terjadi dikarenakan proses mutasi. Mutasi ialah perubahan suatu organisme yang disebabkan oleh gen atau kromosom. Mutasi dapat mengarahkan organisme kearah mundur ataupun maju, mutasi mundur menyebabkan kepuhanan pada organisme itu sendiri, sedangkan mutasi maju kadang-kadang ada dan ini mengakibatkan perubahan kearah yang lebih maju. 2.4 Evolusi Manusia Manusia sebagai makhluk hidup takluput dari proses evolusi. Bukti-bukti memberikan petunjuk bahwasanya manusai mengalami evolusi yang sangat panjang yang kemungkinan menunjukan bahwa manusia berasal dari makhluk yang bukan manusia, meskipun bukti-bukti itu tidak lengkap dan hanya berbentuk bagian yang melukiskan tahap-tahap proses yang sudah berlangsung. Kekuatan utama yang mengarahkan evolusi manusia adalah intelegensinya (kemampuan memepergunakan Bahasa dengan segala macam symbol dan kebudayaan yang dibina oleh manusia). Lineaus menempatkan manusia dalam Ordo Primata, kelas Mamalia dari subfilum Vertebrata. Penempatan tersebut didasarkan pada beberapa kesamaan antara manusia dengan anggota ordo primate lainnya seperti: (1)ibu jari tangan dan kaki dapat dikatupkan dengan jari-jari yang lainnya (2) susunan gigi (3) letak mata yang memungkinkan pandangan sengan sudut yang luas karena dua mata tertuju kedepan. 5 Disamping persamaan-persamaan tersebut banyak perbedaan antara manusia dengan anggota ordo primate lainnya yang paling mendasar yakni volume otak. Adapun beberapa spesies manusia purba yang sudah ditemukan antara lain: 1. Kera Manusia dari Afrika Ditemukan pada tahun 1924 oleh Raymon Dart di afrika selatan katakteristiknya berjalan tegak, otaknya lebih besar dari pada otak gorilla, giginya lebih mendekati pada gigi manusia . 2. Homo Erectus Ditemukan pada tahun 1920 oleh Eugene Dubois, seorang dokter tentara Belanda, memenukan sisa-sisa tengkorak dan paha di Trinil, dekat Surakarta, Jawa Tengah, dan diberi nama Pithecantropus Erectus yang berarti manusia kera yang tegak. 3. Manusia Modern Lebih kurang 75.000 tahun yang lalu, ketika benua Eropa berada di zaman es terakhir dan dari peninggalan-peninggalan yang ditemukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa kelompok Neanderthal diganti oleh manusia lain yang menyerupai manusia modern, Homo Sapiens. Manusia pengganti manusia Neanderthal itu disebut manusia Cro-Magnon, sesuai dengan nama tempat ditemukannya fosil tersebut, di Prancis dapa tahun 1868. Dari tulang-tulangnya, manusia Cro-Magnon diperkirakan lebih pendek dari manusia modern, kepalanya lebih besar, dagu menonjol, hidung mancung, gigi-gigi kecil dan rata, dan mukanya lebar kuat. Maka manusia ini lebih menyerupai orang Eropa sekarang. Didugan manusia Cro-Magnon adalah leluhur orang Eropa, tetapi untuk ini diperlukan bukti-bukti yang lebih lengkap. Dalam otaknya yang besar, mereka telah dapat menghasilkan kebudayaan yang banyak dan jauh melebihi manusia Neanderthal. 6 Kebutuhan makanan didapat dengan mudah karena keadaan memungkinkan, mereka akan bertambah jumlahnya, sedangkan alam tidak dapat menyediakan kebutuhan yang semakin meningkat itu, antara lain karena lingkungan telah mencapai keadaan seimbang. Desa-desa yang pertama kali diketahui orang ialah disekitar delta sungai Nil yang membentang ke Palestina, Syria, Turki sampai ke Iran. Demikianlah kurang lebih evolusi sebagian dari kebudayaan manusia Cro-Magnon, meskipun hal tersebut hanya berdasarkan dugaan yang didasarkan atas penemuan-penemuan benda purba. 7 BAB III KESIMPULAN 3.1 Kesimpulan a. Pengertian Biosfer Biosfer merupakan suatu tempat tinggal bagi makhluk hidup yang melansungkan kehidupannya. Biosfer terdiri dari beberapa ekosistem. b. Ciri-Ciri Makhluk Hidup Adapun yang dikatagorikan sebagai makhluk hidup ialah yang memiliki ciriciri sebagai berikut: 1)Melakukan pertukaran zat atau metabolism;artinya ada zat yang masuk dan keluar. 2)Tumbuh dan Berkembang,artinya terdapat perubahan fisik dalam siklus atau kurun waktu tertentu 3)Bereproduksi atau Berkembang Biak 4)Memiliki Iritabilitas atau kepekaan terhadap rangsangan dan memberikan reaksi terhadap rangsangan tersebut 5)Memiliki kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan. c. Prinsip Teori-Teori Mengenai Asal-Usul Makhluk Hidup 1. Teori Cosmozoa, yang menyatakan bahwa makhluk hidup datang dibumi dari bagian lain alam semesta ini. 2. Teori Pfluger, yang menyatakan bahwa bumi berasal dari suatu materi yang sangat panas, kemudian dari bahan itu mengandung karbon dan nitrogen terbentuk senyawa Cyanogen (CN). 3. Teori Moore, yang menyatakan bahwa hidup dapat muncul dari kondisi yang cocok dari bahan anorganik pada saat bumi mengalami pendinginan melalui suatu proses yang kompleks dalam larutan yang labil. 8 4. Teori Allen, yang menyatakan bahwa pada saat keadaan fisis bumi ini seperti keadaan sekarang beberapa reaksi terjadi yaitu, energi yang datang dari sinar matahari diserap oleh zat besi yang lembab yang menimbulkan pengaturan atom dari materi-materi. 5. Teori Transendental, yang menyatakan bahwa benda hidup itu diciptakan oleh Super Nature atau Tuhan Yang Mahakuasa diluar jangkuan sains. d. Proses Evolusi Manusia 1. Kera Manusia dari Afrika. 2. Homo Erectus. 3. Manusia Modern. 3.2 Saran Dapat dikatakan bahwa klasifikasi makhluk hidup bertujuan untuk menyederhanakan objek studi. Penyederhanaan objek studi sangat membantu dalam mengenali atau mempelajari makhluk hidup yang begitu banyak dan beraneka ragam sifat serta ciri-cirinya. 9 DAFTAR PUSTAKA Jasin, Maskoeri. 2002. Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. http://muhamadfrankz.blogspot.co.id/ www.wikipedia.com/biosfer www.wikipedia.com/biosferdanmakhlukhidup 10

Judul: Makalah Isi

Oleh: Muhammad Ramadhan


Ikuti kami