Makalah Psg

Oleh Alfin Poetra

16 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Makalah Psg

LAPORAN PRATEK KERJA INDUSTRI
Di

CV.SAMUDRA CIPTA ENGINEERING

Disusun Oleh :
1.
2.
3.

Amelia Ovita
Ipung Suseno
Mochamad Alfin S
XI TEI 1

Program Keahlian :
Teknik Elektronika Industri

UPTSP SMKN 1 JETIS
Kab . MOJOKERTO
Tahun Pelajaran 2015 / 2016

1 |MAKALAH PRAKERIND

LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN HASIL PRAKTEK KERJA INDUSTRI
CV.SAMUDRA CIPTA INDUSTRI

Oleh :
Amelia Ovita
Ipung Suseno
Mochamad Alfin S

Disahkan dan disetujui :
Pembimbing Sekolah
Kepala SMK NEGERI 1 JETIS

M.Arief Priyo Utomo, S.Pd
NIP.198209292010011011

Drs. Ladi, MM
NIP.196509151989031013

Pembimbing DU/DI
Pimpinan DU/DI

Agus Sulaksono

2 |MAKALAH PRAKERIND

Kristianto

Kata Pengantar
Dengan mengucap syukur Alhamdulillah atas kehadirat Allah swt
yang telah memberikan rahmat dan karunianya kepada penulis, sehingga
penulis dapat menyelesaikan laporan hasil pelaksanaan Prakek Kerja
Industri (PRAKERIND).
Penyusunan laporan Prakek Kerja Industri (PRAKERIND) ini adalah
salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS) dan Ujian
Akhir Nasional (UAN) tahun diklat 2016/2017 dan laporan ini juga
sebagai bukti bahwa penulis telah melaksanakan dan menyelasaikan
praktek kerja industri di CV. SAMUDRA CIPTA ENGINEERING.
Laporan ini dapat terbuat dan di selesaikan dengan adanya bantuan
dari pihak pembimbing materi maupun teknis, oleh karena itu penulis
mengucapkan banyak terima kasih Khususnya kepada :
1. Bapak Drs. LADI , MM. Selaku kepala SMKN 1 JETIS , MOJOKERTO.
2. Bapak KRISTIANTO selaku pimpinan CV.SAMUDRA CIPTA
ENGINEERING.
3. Bapak ARIEF PRIYO UTOMO ,S.Pd. Selaku kepala program keahlian
teknik elektronika industri , serta pembimbing dari pihak sekolah
yang telah memonitoring kami selama PRAKERIND.
4. Bapak AGUS SULAKSONO selaku pembimbing DU/DI yang telah
membimbing kami di tempat PRAKERIND .
5. Orang Tua yang telah memberikan dukungan baik secara moral
maupun Spiritual.
6. Seluruh teman temanku di SMKN 1 JETIS.
7. Semua pihak yang tidak dapat penyusun sebutkan satu persatu
yang senantiasa selalu membantu penulis, sehingga penulis dapat
melanjutkan penulisan ini hingga selesai pada akhirnya.
Meskipun penulis telah berusaha dengan sebaik-baiknya dalam
menyusun laporan ini, namun penulis menyadari bahwa masih banyak
kekurangan, baik dari sistematika maupun susunan kalimatnya. Oleh
karena itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang
membangun demi kesempurnaan laporan ini. Semoga laporan ini
bermanfaat bagi kita semua. Amin.
Mojokerto , November 2015

3 |MAKALAH PRAKERIND

Penyusun

DAFTAR ISI
Cover

1

Lembar pengesahan 2
Kata pengantar 3
Daftar isi 4
I.

II.

III.

IV.

Bab 1 : Pendahuluan 5
A. Latar Belakang PRAKERIND 5
B. Maksud dan Tujuan PRAKERIND 5
C. Tujuan Pembuatan Laporan
6
D. Waktu dan Tempat Pelaksanaan 6
Bab 2 : Profil Dunia Usaha / Dunia Industri (DU/DI)
7
A. Sejarah perusahaan 7
B. Visi dan misi perusahaan 7
C. Motto perusahaan
7
D. Produk perusahaan 7
Bab 3 : Isi laporan
9
A. Solid works 2010
1
1. Cara membuat design mur 1
B. Panel ATS 1
1) Pengertian panel ATS
1
2) Alat-alat yang digunakan dalam merakit panel ATS 1
3) Material yang dibutuhkan dalam pengerjaan panel
ATS
1
4) Langkah pengerjaan
1
C. Pengalaman pekerjaan selama prakerind
1
D. Hasil yang dicapai
1
Bab 4 : Penutup 1
A. Kesimpulan
1
B. Saran-saran
1
Saran untuk pihak sekolah
1
Saran untuk pihak industri (CV.Samudra Cipta
Engineering) 1
C. Penutup 1

Lampiran 1



Gambar kegiatan prakerind
1
Gambar hasil pengerjaan prakerind

1

4 |MAKALAH PRAKERIND

BAB I

PENDAHULUAN
A.

Latar Belakang Praktek Kerja Industri ( PRAKERIND )

Praktek kerja industri merupakan salah satu bentuk
penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi para siswa, yang
memadukan antara pendidikan di Sekolah dengan pendidikan di Dunia
Industri yang diperoleh dengan melakukan praktek kerja secara langsung
dan terarah untuk menambah keahlian tertentu. Tujuan utama
pendidikan kejuruan adalah mempersiapkan lulusan untuk dapat bekerja
secara mandiri.
Setiap siswa lulusan SMK dituntut untuk mempunyai suatu
keahlian dan siap kerja, oleh karena itu diadakan suatu program
Pendidikan Sistem Ganda (PSG) agar setiap Siswa lulusan SMK mempunyai
suatu pengalaman dalam dunia usaha, sebelum memasuki dunia usaha
tersebut secara nyata setelah lulus sekolah.
B.

Maksud dan Tujuan Praktek Kerja Industri ( PRAKERIND )
 Maksud
Sistem Ganda adalah suatu bentuk
penyelenggaraan penddidkan keahlian kejuruan, yang memadukan
secara sistematik dan sinkron program pendidikan di sekolah dan
program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan
bekerja langsung pada bidang pekerjaan yang relevan, terarah dan
mencapai kemampuan keahlian tertentu.
Dalam pengertian tersebut tersirat, bahwa ada dua
pihak yaitu lembaga pendidikan dan lapangan kerja (industri/
perusahaanatau instansi tertentu) yang secara bersama-sama
menyelenggarakan suatu program keahlian kejuruan. Dengan
demikian kedua belah pihak seharusnya terlibat dan bertangguang
jawab mulai dari tahap perencanaan program, tahap
penyelenggaraan, sampai pada tahap penilaian dan penentuan
kelulusan peserta diklat, serta pemasarannya.


Tujuan

Penyelenggaraan pendidikan dengan Sistem Ganda pada
SMK bertujuan untuk:
1) Agar Siswa mampu memahami, memantapkan dan
mengembangkan pelajaran yang didapatkan di Sekolah dan
diterapkan pada Dunia Usaha.
2) Memantapkan, meningkatkan dan memperluas keterampilan yang
di miliki oleh siswa dalam dunia kerja.

5 |MAKALAH PRAKERIND

3) Sebagai sarana komunikasi antara Siswa SMK dengan Instansi
atau kantor tempat pelaksanaan praktek kerja.
4) Memberikan kesempatan kepada Siswa SMK untuk beradaptasi
dengan suasana atau iklim lingkungan kerja yang sebenarnya baik
sebagai pekerja mandiri terutama yang berkenan dengan di siplin
kerja.
5) Memberikan masukan dan umpan balik guna perbaikan dan
pengembangan pendidikan.
Sebagaimana yang telah di jelaskan di atas, bahwa praktek kerja
industri yang di laksanakan pada instansi – instansi pemerintah atau
swasta yang mempunyai tujuan tertentu, yaitu meningkat dan
memperluas pengetahuan bagi siswa terhadap jenis-jenis lingkungan
kerja.
C.

Tujuan Pembuatan Laporan

Pembuatan Laporan yang merupakan karya tulis adalah kewajiban
bagi setiap siswa/siswi SMK NEGERI 1 JETIS yang telah menyelesaikan
Praktek Kerja Industri ( PRAKERIND ) . Pembuatan laporan ini bertujuan :
1) Siswa/siswi mampu memahami, memantapkan dan
mengembangkan pelajaran yang didapat di sekolah dan
penerapannya di dunia kerja.
2) Siswa/siswi mampu mencari alternatif pemecahan masalah
kejuruan secara lebih luas dan mendalam yang terungkap dari buku
laporan yang dibuatnya.
3) Siswa/siswi dapat memahami cara-cara pembuatan suatu laporan
Praktek Kerja Lapangan.
4) Agar siswa/siswi dapat mencurahkan dan menuangkan pikiran
serta segenap kemampuan kedalam tulisan.
5) Siswa/siswi dapat menggunakan bahasa yang baik dan benar sesuai
dengan ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan.
6) Mengumpulkan data guna kepentingan sekolah dan dirinya sendiri.
7) Menambah perbendaharaan perpustakaan sekolah dan dapat
menunjang pengetahuan bagi siswa angkatan berikutnya.
8) Sebagai bukti nyata bahwa penulis telah melaksanakan Praktek
Kerja Lapangan.
D.

Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Penulis melaksanakan Praktek Kerja Industri (PRAKERIND) selama
kurang lebih 3 bulan, yang terhitung dari tanggal 10 Agustus 2015 s/d
21 November 2015. Adapun tempat pelaksanaan yang penulis pilih
adalah CV.SAMUDRA CIPTA ENGINEERING yang beralamat di Ruko
Center Point Blok G6 ,Ds.Kemangsen , Kec.Balongbendo , Kab. Sidoarjo.
Penulis melaksanakan Praktek Kerja Industri (PRAKERIND) Pada:
 Senin – Jumat

: Masuk Pkl 08.00 WIB s/d 16.00 WIB.
6 |MAKALAH PRAKERIND

 Sabtu

: Masuk Pkl 08.00 WIB s/d 13.00 WIB.
BAB II

Profil Dunia Usaha / Dunia Industri (DU/DI)
A.

Sejarah perusahaan

CV.Samudra Cipta Engineering (SCE) mulai berdiri pada tanggal 29
Februari 2012,yang berpusat di Ruko Center Point Blok G6 ,
Ds.kemangsen , Balongbendo , Sidoarjo dan dipimpin oleh Bapak
Kristianto .
CV.Samudra Cipta Engineering adalah sebuah Perusahaan yang
bergerak di bidang Electrial Engineering, Mecahanical Engineering,
Pengadaan peralatan listrik, Biro jasa Engineering, dan Maintenance.
B.

Visi dan misi perusahaan


Visi :
Menjadikan samudra cipta engineering perusahaan yang
Continous Improvement dan mampu bersaing dengan harga
yang kompetitif dan kualitas terbaik.



Misi :

*Pemilihan Postioning yang tepat
*Memberikan pelayanan yang optimal dengan solusi yang terbaik
*Memberikan harga dan kualitas yang terbaik
C.

Motto Perusahaan :
“ SERVE QUALITY WARANTY “

D.

Produk perusahaan :

1. Low Voltage :
-Main Distributor Board
-Sub Distributor Board
-Syncronizig Panel
-Automatic Transfer
-Switch Panel (ATS Panel)
7 |MAKALAH PRAKERIND

-Capasitor Bank
-Lighting Panel
-Motor Control Center
2.Medium Voltage :
-Outgoing Cubicle
-MV Capasitor Banks
-Control and Protection Panel .
-Material Cubicle.
-Incoming Cubicle.
3.Sheet Metal Production :
-Enclosures (Up to IP66)
-Ladder and Perforated Cable Tray
-Marshaling Kiosk
4.Heavy Equipments :
-Leader Bucket
-Grab Bucket
-Canopy/Cabin
-Fuel Tank 25 KL
-Frame Bucket
-Office Container

8 |MAKALAH PRAKERIND

BAB III

ISI LAPORAN
Panel ATS
1) Pengertian PANEL ATS (Auto Transfer Switch)
ATS (Automatic Transfer switch), adalah alat yang berfungsi untuk
memindahkan koneksi antara sumber tegangan listrik satu dengan
sumber tegangan listrik lainnya secara automatis. Atau bisa juga disebut
Automatic COS (Change Over Switch).
Pemakaian ATS (Automatic Transfer Switch) pada instalasi dalam
gedung dimaksudkan untuk mengantisipasi pada saat PLN gagal dalam
mensuplai listrik (mengalami pemadaman), maka dalam hal ini genset
yang akan menggantikan peranan dan PLN untuk mensuplai sumber daya
listrik, disini peranan ATS adalah memindahkan secara otomatis
distribusi dan PLN ke Genset, sehingga Genset tersebut dapat
menggantikan peranan dan PLN untuk mensuplai sumber daya listik pada
Gedung/lokasi tersebut. Selanjutnya apabila PLN kembali normal, maka
Fungsi ATS secara otomatis memindahkan distribusi daya listrik dan
Genset ke PLN.
Keuntungan dan pemasangan Panel ATS-AMF:
a. Mengurangi biaya operasional melalui peningkatan
Manajemen Operasional Gedung.
b. Lebih mendukung sistem Online pelayanan terhadap
Nasabah.
c. Hemat waktu dan biaya dalam memonitor dan pengelolaan
operasional Genset.
d. Proses Maintenance Genset (Warming Up) dapat dilakukan
secara otomatis, sehingga Lebih menjamin dan
memperpanjang Life Time Genset tersebut.
e. Peningkatan keamanan dan kenyamanan.

9 |MAKALAH PRAKERIND

2) Bahan- bahan yang digunakan :
a) End stop

b) Cable ties

e)

Kabel spiral

f)

Socket relay

g)

Terminal block

c) Cable schoen

d) Kabel

3) Alat-alat yang digunakan saat proses pengerjaan :

10 |MAKALAH PRAKERIND

a. : Tang press

b. Obeng min &
plus

f. Bor listrik

g. Gerendra

c. Kunci T

d. Ferule printing
machine

h. Tang rifet

i. Tang potong
e. AVO meter

j. Tang kupas

11 |MAKALAH PRAKERIND

4) Material yang di butuhkan dalam pembuatan panel Mini ATS adalah
sebagai berikut :
1. Magnetic Contactor (Kontaktor).
Prinsipnya kerjanya adalah rangkaian pembuat magnet untuk
menggerakkan penutup dan pembuka saklar internal didalamnya. Yang
membedakannya dari kedua peralatan tersebut
adalah kekuatan saklar internalnya dalam
menghubungkan besaran arus listrik yang
melaluinya.
Pemahaman sederhananya adalah bila kita
memberikan arus listrik pada coil relay atau
kontaktor, maka saklar internalnya juga akan
terhubung. Selain itu juga ada saklar
internalnya yang terputus. Hal tersebut sama
persis pada kerja tombol push button, hanya
berbeda pada kekuatan untuk menekan
tombolnya.
Saklar internal inilah yang disebut sebagai kontak NO (Normally
Open= Bila coil contactor atau relay dalam keadaan tak terhubung arus
listrik, kontak internalnya dalam kondisi terbuka atau tak terhubung) dan
kontak NC (Normally Close= Sebaliknya dengan Normally Open). Seperti
dijelaskan pada gambar dibawah ini.
2. Relay
Relaydianalogikan sebagai pemutus dan penghubung seperti halnya
fungsi pada tombol (Push Button) dan saklar
(Switch)., yang hanya bekerja pada arus
kecil 1A s/d 5A. Sedangkan Kontaktor dapat
di analogikan juga sebagai sebagai Breaker
untuk sirkuit pemutus dan penghubung
tenaga listrik pada beban. Karena pada
Kontaktor, selain terdapat kontak NO dan
NC juga terdapat 3 buah kontak NO utama
yang dapat menghubungkan arus listrik
sesuai ukuran yang telah ditetapkan pada
kontaktor tersebut. Misalnya 10A, 15A, 20A,
30A, 50Amper dan seterusnya. Dibawah ini
adalah contoh magnetic contactor.
Relay terdiri dari Coil & Contact. coil adalah gulungan kawat yang
mendapat arus listrik, sedang contact adalah sejenis saklar yang
pergerakannya tergantung dari ada tidaknya arus listrik dicoil. Cara
12 |MAKALAH PRAKERIND

kerjanya sama dengan magnetic contactor(kontaktor) yait terdiri dari
NO(Naturally Open),NC(Naturally Close) dan coil itu sendiri sebagai
penggerak kumparan yang akan menggerakkan plat didalam relay.
3. Tombol Puss button ON
Tombol sebagai saklar yang akan digunakan sebagai peng-ON
dipanel dan tombol inilah yang akan dipakai sehari-hari apbila
panel atau rangkaian itu akan digunakan.

4. Mini Circuit Breaker (MCB) 1 phase
MCB atau pemutus tenaga berfungsi untuk
memutuskan rangkaian apabila ada arus yg
mengalir dalam rangkaian atau beban listrik
melebihi dari kemampuan, misalnya adanya
konsleting dan lainnya. pemutus tenaga ada yg
untuk satu phase dan ada yg untuk 3 phase terdiri
dari tiga buah pemutus tenaga 1 phase yg disusun menjadi satu
kesatuan. pemutus tenaga mempunyai posisi saat menghubungkan maka
antara terminal masukan dan terminal keluaran MCB akan kontak. pada
posisi saat ini MCB pada kedudukan 1(on) dan saat ada gangguan MCB
dengan sendirinya akan melepas rangkaian secara otomatis
kedudukannya saklarnya 0(off), saat ini posisi terminal masukan dan
keluaran MCB tidak sambung.
5. Selector ON/OFF
Alat ini di gunakan untuk memilih ,banyak sekali type selector
switch, tapi biasanya hanya dua type yang sering di gunakan, yaitu 2
posisi, (ON-OFF/Start-Stop/0-1, dll) dan 3 posisi
(ON-OFF-ON/Auto-Off-Manual,dll)dengan selector
switch, kondisi peralatan dapat langsung di
ketahui dari penunjukan tangkai selector switch,
dengan selector switch, rangkaian ON-OFF lebih
sederhana, karena selector switch tidak seperti tombol tekan yang hanya
kontak sementara.
6. Batteray charger.

13 |MAKALAH PRAKERIND

Alat ini berfungsi untuk proses pengisian battery dengan
mengubah tegangan PLN 220V atau dari generator itu sendiri
menjadi 12/24 V menggunakan rangkaian penyearah. Battery
Charger ini biasanya dilengkapi dengan pengaman hubung singkat
(Short Circuit) berupa sekering/ fuse.
7. Auxeleray
8. Pilot lamp

5)

LANGKAH PENGERJAAN :



Gambar diagram wiring panel mini ATS


1)

Pekerjaan mekanik meliputi :
Menyusun dan merakit box panel , dengan mengengebor plat panel.

14 |MAKALAH PRAKERIND

2)

Kemudian di rifet menggunakan tang rifet.

3)
Setelah selesai plat dibor dan dirifet kemudian memasang material
seperti ; Mcb,contactor,socket relay, dll . sesuai dengan gambar layout.

4)

Setelah itu memasang material terminal blocks.

15 |MAKALAH PRAKERIND

5)

Membuat tube marker sesuai dengan kebutuhan panel .
 Pekerjaan elektrik meliputi :
1)
Wiring kabel sesuai dengan diagram wiring yang telah dibuat.

2)
Setelah pewiringan telah selesai waktunya untuk melakukan
coninity serta Test Function dengan memperhatikan Diagram wiring , dan
menginstall panel ditempatkan & difungsikan sesuai sesuai tempat dan
fungsinya

16 |MAKALAH PRAKERIND

3)




tape

Kemudian membuat name tag dengan cara sebagai berikut :
Membuat design name tag menggunakan software corel draw.
Lalu jika sudah selesai , diprint menggunakan kertas
Kemudian dilaminating,
Gunting sesuai dengan garis tepi name tag kemudian pasang nt
agar dapat merekat di panel

 Pekerjaan finishing meliputi :
1) Jika selesai test function , maka melakukan pengecekan bolt apakah
sudah terpasang dengan pass atau belum .
2) Merapikan kabel dengan cara menggunakan cable ties dan juga
kabel spiral.
3) Menempelkan stiker nama material (name tag) serta stiker panel
(name plit).
4) Setelah itu membersihkan kotoran-kotoran seperti sisa potongan
kabel , potongan cable ties , dll menggunakan .
5) Mengemas panel ke dalam kardus.
Pengalaman pekerjaan selama PRAKERIND :
1)
2)
3)
4)
5)
6)
7)

Wiring panel PP – AC lantai 1
Wiring panel PP –AC lantai 2
Wiring panel PP Gas medis
Wiring panel Mini ATS
Membuat name tag
Membuat name plit
Mendata stock gudang

Hasil yang dicapai :
17 |MAKALAH PRAKERIND

1) Dengan adanya tugas ini hasil yang penulis dapatkan yaitu
meningkatkan kemampuan diri dalam bidang kelistrikan
(elektronika industri).
2) Selain itu penulis juga dapat mengetahui cara-cara melakukan
wiring,memperbaiki panel, membuat name tag serta name plit.
3) Dapat mengetahui suasana di dunia usaha yang sesungguhnya.
4) Mendapatkan banyak pengalaman yang sebelumnya belum di
dapatkan di sekolah.

BAB IV
PENUTUP
A. KESIMPULAN

Dari pengalaman Praktek Kerja Industi (PRAKERIND) yang di
laksanakan di CV. SAMUDRA CIPTA ENGINERING selama 3 ½ bulan dapat
di ambil kesimpulan:
Dengan adanya praktek kerja industri ini, para peserta prakerind cukup
banyak mendapat informasi dan pengalaman khususnya mengenai PANEL
(mulai dari perakitan panel sampai pengemasan panel) sehingga menambah
motivasi bagi peserta didik dalam memperdalam ilmu tentang jurusannya
“TEKNIK ELEKTRONIKA INDUSTRI” karena selama masa prakerind siswa
banyak mendapatkan pengalaman yang tidak didapatkan di sekolah.
Keberhasilan pelakasanaan praktek kerja industi ini sangat di butuhkan
oleh para siswa/siswi agar dapat bisa mengikuti salah satu syarat untuk
menempuh UAS/UAN. Dengan di buatnya laporan PRAKERIND ini di
harapkan dapat di jadikan acuan bagi lancarnya pelaksanaan praktek kerja
industri, terutama pada tahap awal kerja berkaitan dengan paket keahlian yang
ada di Dunia Usaha/ Dunia Industri.

B. SARAN – SARAN
 Saran Untuk Pihak Sekolah :
1) Setidaknya pihak Sekolah lebih memberikan informasi kepada
siswa tentang tempat Prakerind yang akan ditempatinya
2) Pihak Sekolah lebih memberikan konfirmasi lebih jelas tentang
kapan waktu untuk memulai dan mengakhiri masa prakerind
3) Sebaiknya selama melaksanakan Prakerind, pihak sekolah atau
Bapak / Ibu Guru tetap memberikan tugas atau informasi

18 |MAKALAH PRAKERIND

tentang materi pelajaran sekolah, sehingga siswa tidak
ketinggalan pelajaran
 Saran Untuk Pihak Industri :
1) Lebih menjaga kebersihan lingkungan, karena dengan
lingkungan bersih bekerjapun akan menjadi lebih nyaman
2) Lebih sabar / telaten untuk mengajari sesuatau pada siswa
prakerind.
3) Pastikan semua siswa Prakerind tahu tentang materi yang
diajarkan oleh pihak Industri.
C. PENUTUP

Keberhasilan pelaksanaan Praktek Kerja Industri ini sangat dibutuhkan
oleh para siswa/siswi agar dapat bisa mengikuti salah satu syarat untuk
menempuh UAS/UAN. Dengan dibuatnya laporan PSG ini diharapkan dapat
dijadikan acuan bagi lancarnya pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda, terutama
pada tahap awal kerja berkaitan dengan paket keahlian yang ada di Dunia
usaha/Dunia industri.
Dengan dibuatnya laporan ini minimal diharapkan juga ada kesamaan
Visi antara pihak sekolah dengan dunia usaha sebagai kerja sama industri.
Harapan saya sebagai penulis semua penjelasan didalam laporan ini telah
tersusun rapi sesuai dengan tujuan siswa/siswi tingkat 2. Penulis telah berusaha
menyusun dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami, dan dimengerti
bagi yang membacanya.

19 |MAKALAH PRAKERIND

Judul: Makalah Psg

Oleh: Alfin Poetra


Ikuti kami