Soal Dan Jawaban Ppd

Oleh Ahmad Ihza

143 KB 6 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Soal Dan Jawaban Ppd

SOAL DAN JAWABAN PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK “PERKEMBANGAN EMOSI DAN SOSIAL ANAK USIA USIA SMP/MTs” Dosen Pengampu: Dr. H. Hamsi Mansur, M. M. Pd. Wiwik Ariesta, S.Pd., M.Pd. Ahmad Ihza Al Mu’taman (1910130210016) Elma Lailanur (1910130220027) TEKNOLOGI PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARMASIN 2020 Soal nomor 1 Penanya Pertanyaan : Akhmad Muzakkir (Kel. 2 SMA) : Bagaimana cara mengatasi perubahan karakteristik remaja awal? Bagaimana jika sudah diberikan bimbingan secara baik dan benar tetapi anak tersebut melawan, tindakan apa yang harus di lakukan? Jawaban : Dengan cara orang tua harus membimbing anaknya dan mendengarkan anaknya apabila ingin curhat dan sekaligus orang tua harus bisa menjadi sahabat teman yang baik.dan kalo ada yang salah dri anak tersebut bisa di kasih tau dengan baik dan jangan memarahi anak tersebut. Namun, tidak selamanya anak remaja harus mendapat perlakuan lemah lembut, pasalnya hal tersebut dapat membentuknya menjadi anak yang manja, selalu bergantung, dan merasa semua keinginannya harus terpenuhi. Oleh karena itu, peran sebagai orang tua sangat penting. Orang tua harus tahu batasan kapan harus bersikap lemah lembut, kapan harus bersikap sedikit tegas, semisal memberi batasan jam bermain dll. Soal nomor 2 Penanya Pertanyaan : Mualimah (Kel. 2 SMP/MTs) : Bagaimana cara membatasi kebebasan anak agar anak bisa merasa kebebasan namun masih dalam ambang batas wajar? Jawaban : Dengan cara tetap memberi kebebasan namun masih dalam pengawasan apabila ada hal yang kelewat batas anak tersebut harus di tegur dan di kasih tau dengan kata" baik bahwa begitu tidak boleh.sehingga anak tetap merasa bebas. Soal nomor 3 Penanya Pertanyaan : Yanur (Kel. 3 SMA) : Terkadang ada anak yang menginjak remaja, emosionalnya lebih meningkat, seperti dalam berdiskusi, mengemukakan pendapat. Menurut anda bagaimana pengaruh prestasi anak yang memiliki emosional yang tinggi? Jawaban : Bagus apabila dia emosional dalam belajar karena pasti dia akan suka berdebat apalagi kalo ada yang tidak masuk di akalnya pasti dia akan bertanya jadi bagus saja asal dia emosional dalam belajar. Soal nomor 4 Penanya : Siti Dina Hidayati (Kel. 4 SMP/MTs) Pertanyaan : Remaja ingin bebas, berpenampilan seperti apa yang dia mau, nah jika orangtua nya melarang akan hal itu dikarenakan keadaan ekonomi, sedangkan si anak tetap keras kepala ingin seperti apa yang dia inginkan. Nah, apa yang harus dilakukan untuk menghadapi remaja tersebut agar tidak keras kepala? Jawaban : Setiap orang tua perlu menanamkan sedini mungkin kepda anaknya mengenai hidup sederhana, sesuai dengan kondisi ekonomi mereka. Dengan dibiasakan hidup sederhana sejak dini, kemungkinan besar anak tersebut akan terbiasa. Namun, jika si anak tidak mau mengerti dan keras kepala, orang tua harus memberi pengertian kepada si anak dengan baik agar tidak melukai hatinya juga tidak membuatnya merasa tertekan Soal nomor 5 Penanya : Muhammad Rezki Fadillah (Kel. 1 SMP/MTs) Pertanyaan : Tentang perkembangan sosial pada anak remaja smp, seharusnya masa remaja merupakan masa dimana dia suka bersosialisasi, namun ternyata pada zaman sekarang anak remaja cenderung lebih suka menyendiri atau tidak suka bersosialisasi. Kenapa anak remaja bisa menjadi suka bersosialisasi dan kenapa tidak suka bersosialisasi...apakah ada penyebab atau faktor-faktor tertentu ? Jawaban : Anak tidak bisa bersosialisai karena faktor lingkungan keluarga yang selalu memarahinya sehingga mentalnya rusak dan dia menjadi tidak percaya diri yang kedua karena faktor bullying yang di lakukan kepadanya sehingga dia hanya mau menyendiri.mengapa anak mau bersosialisasi karena didikan orang tua yang baik sehingga tingkat kepercayaan diri anak tinggi sehingga memudahkan anak untuk bersosialisasi. Soal nomor 6 Penanya : Citra Ardany (Kel. 2 SD/MI) Pertanyaan : Bagaimana caranya menghadapi anak usia smp yang memiliki emosi seperti anak usia sd. Dan berikan contohnya! Jawaban : Masalah anak SMP yang memiliki emosi seperti anak SD menurut kami adalah hal wajar, karena pada dasarnya remaja SMP masuk dalam golongan remaja awal, pastinya sifat kekanak-kanakan masih nampak jelas. Peran kita sebagai pendidik menghadapi masalah tersebut adalah dengan membimbing anak tersebut dengan sabar, memberitahu cara mengelelola dan mengontrol emosinya. Sedangkan peran sebagai orang tua hendaknya mulai memberi pengertian dan mendidik anak sebagaimana usianya, tidak terlalu memanjakan, memberikan batasan, dsb. Soal nomor 7 Penanya : Muhammad Afriandy (Kel. 1 PAUD) Pertanyaan : Pada saat usia SMP telah menjalani pernikahan, apakah emosi anak SMP sudah cocok menjalani hal tersebut? Jawaban : Berkaca dari karakteristik anak usia SMP yang emosinya cenderung belum stabil, tentu tidak sepatutnya menjalani pernikahan. Karena selain dapat merenggut masa remaja yang seharusnya dihabiskan dengan belajar, bersosialisasi, bermain dengan teman sebaya, juga dapat mengganggu kesehatan mentalnya karena ketika mereka dilanda masalah, pola pikir mereka belum matang sepenuhnya untuk menghadapi masalahmasalah rumah tangga. Soal nomor 8 Penanya : Nursyalasiah (Kel. 3 SD) Pertanyaan : Peran apa yang bisa dilakukan orang tua untuk bisa membantu anaknya dalam proses pencarian identitas diri? Jawaban : Orang tua bisa membantu anaknya dengan membimbing dan mengarahkan anaknya dan apa yang di inginkan anaknya bisa di turuti asal positif apabila negatif bisa di kasih tau dengan baik. Soal nomor 9 Penanya : Irma Ahyati (Kel. 3 TK/PAUD/RA) Pertanyaan : Jika dalam lingkungan keluarga orangtua selalu memarahi anaknya dari kecil, apakah sikap yang ditunjukkan oleh orang tua tersebut dapat mempengaruhi perkembangan emosi anak dan jika berpengaruh apakah dampak emosi anak akan berpengaruh pada perkembangan sosial anak? Jawaban : Berpengaruh karena anak akan mencontoh perilaku orang tuanya kepada dirinya sehingga dapat mempengaruhi emosional dan sosial anak karena anak itu pasti akan berperilaku kasar seperti dilakukan orang tuanya apabila emosi kepada orang lain. Apabila seorang anak mendapat perlakuan buruk (sering dimarahi) oleh orangtuanya tanpa alasan yang jelas, tentu akan berpengaruh pada kondisi kejiwaan si anak, perkembangan emosinya juga akan terganggu, begitupun dengan perkembangan sosialnya. Anak yang sering dimarahi oleh orang tuanya tanpa sebab yang jelas akan sulit mengendalikan emosinya sendiri karena kita tahu, anak cenderung meniru apa yang orang tuanya lakukan. Soal nomor 10 Penanya : Syaraya Amanda (Kel. 2 PAUD) Pertanyaan : Bagaimana usaha kita sebagai pendidik untuk mengembangkan emosi yang baik pada peserta didik? Jawaban : Peran pendidik tidak kalah penting selain peran orang tua untuk mengembangkan emosi yang baik terlebih pada remaja awal (anak SMP) karena pada masa ini emosi mereka cenderung tidak stabil. Dengan menjadi pendidik yang baik, yang mudah membawa diri pada peserta didiknya, juga dengan memberikan pemahaman mengenai bagaimana cara mengontrol emosi yang berlebihan akan sangat membantu si anak dalam mengembangkan emosinya agar terarah pada hal-hal yang positif. Soal nomor 11 Penanya : Muhammad Ridhoni (Kel. 4 SD/MI) Pertanyaan : Bagaimana bisa emosi mempengaruhi perubahan fisik dan mental tolong jelaskan, dan apa contoh perubahan yang terjadi akibat emosi itu? Jawaban : Menurut Sunatro Agung, : 2006 emosi adalah pengalaman afektif yang disertai penyesuaian diri dalam diri individu tentang keadaan mental dan fisik yang berwujud suatu tingkah laku yang tampak. Lalu, bagaimana bisa emosi mempengaruhi perubahan fisik dan mental remaja? Sebagai contoh seorang remaja yang mengalami tekanan, entah itu dimarahi, dibully, dsb. Sehingga membuatnya sedih. Hal tersebut bisa berdampak pada keadaan mentalnya, ia akan menjadi anak pendiam, takut bersosialisasi, dan berbagai dampak negatif lainnya. Hal tersebut juga berdampak pada perubahan fisiknya, yang awalnya ceria, ia berubah menjadi anak yang murung dan jarang tersenyum. Soal nomor 12 Penanya : Noor Aulia (Kel. 4 SMA) Pertanyaan : Bagaimana tanggapan kalian apabila anak pada usia remaja awal hanya berteman dengan teman sebayanya saja, apakah hal tersebut berpengaruh terhadap perkembangan anak? Jawaban : Bagus karna pasti dia berkembangnya sesuai dengan umurnya apabila dia berteman dengan yg lebih tua terkadang dia akan mengikuti dan mencoba yang di lakukan oleh yg lebih tua padahal untuk perkembangan dirinya itu belum pantas untuknya. Soal nomor 13 Penanya : Bangun Ramadhan (Kel. 5 SMA) Pertanyaan : Dari contoh yg di paparkan antara cenderung emosional dan ketidakstabilan apa perbedaan nya sekira nya dpt di jelaskan secara singkat dan mudah di pahami. Jawaban : Berdasarkan materi yang di paparkan di atas, emosional disini mengarah pada anak remaja yang memiliki beragam emosi mulai dari rasa senang, sedih, marah, kecewa, dsb. Sedangkan ketidakstabilan yang dimaksud adalah anak remaja yang tidak terlalu pandai mengontrol berbagai emosinya (labil) misal satu waktu dia merasa senang, lalu beberapa saat kemudian merasa sedih atas alasan yang kurang jelas. Itu semua terjadi karena mereka masih dalam usia "pencarian identitas diri.”

Judul: Soal Dan Jawaban Ppd

Oleh: Ahmad Ihza


Ikuti kami