Cbis - Makalah

Oleh Natalia Larasati Siadari

16 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Cbis - Makalah

Makalah CBIS dan Piramida SIM
Mata Kuliah: PEMROGRAMAN

Kelompok 1
Annissa Ayunindra
Dea Thomas Putuwijaya
Lia Safitri
Rama Badarus Arifin
Selly Ayu Puspita Anggraeni

Kelas AB 1A
Politeknik Negeri Jakarta

Kata Pengantar
Puji dan Syukur Penulis Panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena
berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun makalah
ini tepat pada waktunya. Makalah ini membahas tentang Computer Based Information
System (CBIS) dan Piramida Sisttem Informasi Manajemen (SIM).
Dalam penyusunan makalah ini, penulis banyak mendapat tantangan dan
hambatan akan tetapi dengan bantuan dari berbagai pihak tantangan itu bisa teratasi.
Olehnya itu, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua
pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini, semoga bantuannya
mendapat balasan yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari
bentuk penyusunan maupun materinya. Kritik konstruktif dari pembaca sangat penulis
harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.
Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada kita sekalian.

September 2014

Penulis

2

Daftar Isi
Cover ................................................................................................................................. 1
Kata Pengantar ............................................................................................................. 2
Daftar Isi .......................................................................................................................... 3
Pembahasan
a. Computer Based Information System ................................................... 4
b. Piramida SIM .................................................................................................... 14
c. Teknologi CBIS ................................................................................................ 17
Daftar Pustaka ............................................................................................................... 24

3

Computer Based Information System
(CBIS)
A. Definisi CBIS
CBIS Terdiri dari 4 kata “Computer Based Information System”.
Definisi ‘Computer’
Computer, adalah salah satu bagian dari Artificial Intelegence (kecerdasan Buatan). Dan
bahasa Indonesianya adalah “komputer”, selanjutnya Computer akan kita sebut dengan
komputer. Dalam wikipedia komputer di definisikan sebagai “alat yang dipakai untuk
mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan”.
Definisi ‘Based’
Kata dasarnya adalah “base” karena ingin menunjukan komputer makanya manjedi
“based”. (saya mule sok tau). Yang artinya (bahasa Indonesia) berbasis.
Arti Berbasis + Komputer?
Mungkin definisinya adalah basis yang menggunakan komputer. Dalam bahasa
Indonesia kata berbasis tidak dapat berdiri sendiri. Kata ini dapat memiliki arti yang
lebih mendalam jika menjelas kan kata yang berada di depannya. Misalnya, informasi
berbasis komputer, sistem berbasis komputer atau sistem informasi berbasis komputer.
(abaikan paragraf ini)
Untuk Definisi dan info ‘Information System’ (informasi dan sistem) yang lebih jelas dan
lengkap silahkan melihat artikel tugas sebelumnya. Dengan cara klik pada kata
Informasi dan sistem di atas. Sekarang hanya di bahasa seperlunya mengenai Sistem
dan Informasi.
Definisi ‘Information’
Information dalam bahasa Indonesia adalah “informasi”. Informasi merupakan hasil
dari pengolahan data menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya yang
menggambarkan suatu kejadian-kejadian nyata dan dapat digunakan sebagai alat bantu
untuk pengambilan suatu keputusan. Informasi itu adalah data yang penting yang
memberikan pengetahuan yang berguna. Sedangkan Data adalah kenyataan yang
menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata atau disebut sebagai
fakta.
Definisi ‘system’
System dalam bahasa Indonesia adalah “Sistem”. Sistem merupakan kesatuan bagianbagian yang saling berhubungan. Selalin itu sistem juga merupakan entitas, baik abstrak
maupun nyata, dimana terdiri dari beberapa komponen yang saling terkait satu sama
lain. Objek yang tidak memiliki kaitan dengan unsur-unsur dari sebuah sistem bukanlah
komponen dari sistem tersebut.
Arti Sistem + Infomasi ?
Sistem informasi adalah sekumpulan komponen
pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara
satu komponen dengan komponen lainnya yang
memiliki tujuan menghasilkan suatu informasi dalam
suatu bidang tertentu
4

Definisi “Computer Based Informatioon System”
Jika keempat kata ini di gabung menjadi, mengandung arti ‘sistem Informasi yang
menggunakan basis komputer’.
Sistem Informasi Berbasis Komputer merupakan suatu sistem pengolah data
menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan sebagi alat bantu dalam
pengambilan keputusan. Sistem Informasi “berbasis komputer” ini juga mengandung
arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem pembangkit
informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar subsistemnya, sistem informasi akan
mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat sesuai
dengban kebutuhan pemakainya.
Secara teori, dalam kegiatan Sistem Informasi memang tidak harus
menggunakan komputer. Tetapi pada prakteknya, sistem informasi yang sangat
kompleks tidak dapat berjalan dengan baik, jika tidak menggunakan komputer. Sistem
Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan
istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.
Dengan demikian mari kita sahkan definisi sistem Informasi berbasis komputer adalah
sebuah sistem informasi untuk pemrosesan dan penyebaran informasi yang
mengandalkan perangkat keras atau lunak komputer.

B. Manfaat dan Fungsi CBIS
Melihat dari definisi sistem informasi berbasis komputer diatas, maka kita dapat
menerka-nerka apa saja fungsi CBIS tersebut. Yang paling populer tentunya adalah
dalam bidang ekonomi. Contohnya, persaingan antar perusahaan. Setiap perusahaan
pastinya menginginkan laba yang besar, untuk mencapai itu konsumen harus membeli
produk yang ditawarkan oleh perusahaan, dalam hal ini tidak mungkin konsumen
bagitu saja dapat membeli prodak tanpa mengatahui jenis, guna dan kualitas dari
barang tersebut. karena itu dibutuhkan sistem informasi yang tepat, tentunya akan
menghasilkan informasi yang cepat, akurat dan dapat dipercaya. Informasi yang
cepat, akurat dan dapat dipercaya tersebut sangat diperlukan dalam rangka
pengambilan keputusan keputusan bagi konsumen untuk memilih produk yang tepat,
maupun bagi perusahaan dalam menentukan apa saja yang ingin di produksi. Secara
tidak langsung manfaat ini juga menambah penghasilan bagi perusahaan.
Masih dalam bidang ekonomi, sistem informasi
berbasis komputer ini dapat menghemat waktu (time
saving), biaya (cost saving) dan tenaga. Misalnya saja
seseorang ingin membeli Maichi, keripik pedas dengan
harga murah dan kualitas bangus. Maka mencari
informasi, dan menemukan situs resmi pabrik maichi
yang berada di luar kota. Dan Ia memesan online maichi,
secara tidak langsung orang tersebut menghemat biaya,
waktu dan tenanga. Secara biaya, Ia tidak perlu pergi ke
pabriknya langsung untuk membeli maichi, ongkos yang
dikeluarkan hanya untuk sekali jalan atau ongkos kirim barang. Secara waktu dan
tenaga akan lebih cepat membeli onlie di banding ita harus ke tempat pembuatannya
itu, selain kita tidak tau lokasi percisnya kita juga akan kehabisan banyak waktu dan
tenaga dalam perjalanan.
5

Selain itu guna lain dari Sistem Informasi Berbasis Komputer adalah
peningkatan efektivitas (effectiveness), pengembangan teknologi (technology
development), dan pengembangan personel (staff developmen). Sistem informasi
berbasis Komputer ini dapat meningkatkan efektivitas atau meningkatkan daya guna
suatu barang, misalnya saat kita tersesat di suatu tempat, ponsel kita akan meningkat
efektifitasnya saat menggunakan GPS (Global Positioning System). Secara tidak
langsung sistem informasi berbasis komputer pula mempengaruhi perkembangan
teknologi. Memang pada awalnya sistem informasi berbasis komputer ini merupakan
bagian dari perkembangan teknologi, namun bagian dari perkembangan teknologi ini
justru berpengaruh besar pada perkembangan teknologi lainnya. Misalnya
perkembangan teknologi nuklir dan teknologi kedokteran.
Meningkatkan kreatifitas. Contohnya, mencari
inspirasi dengan memanfaatkan sistem informasi
berbasis komputer. Saya mencari bahan atau informasi
yang berkaitan dengan artikel-artikel yang saya buat
kemudian saya dapat mengembangkannya dengan cara
saya sendiri.
Jauh dari pada segi materi, sistem informasi
berbasis komputer ini bermanfaat bagi perkembangan
ilmu pengetahuan, bukan haya pengetahuan mengenai
Artificial Intelegence, namun cabang ilmu pengen tahuan
lain.
Misalnya
saja
ilmu
psikologi,
untuk
mengembangkan dan menjangkau seluruh psikolog
diseluruh dunia, maka didirikan APA (American Psychological Association)
yaitu lembaga himpunan psikologi. Dengan cukup mudah para calon serta psikolog
dapat mencari jurnal-jurna yang dibutuhkan bagi riset atau kebutuhannya, secara tidak
langsung sistem informasi berbasis komputer ibni mempercepat kemajuan ilmu
psikologi.

C. Kerugian CBIS
Sesuatu yang praktis pasti ada efek sampingnya, seperti kita memakan mie
instan. Cepat, lezat dan mengenyangkan, namun efeknya terjadi di usus kita nantinya.
Sama sepeti teknologi atau sistem informasi berbesis komputern mereka memiliki efek
samping yaitu menjadi malas. Sistem informasi yang mudah didapat akan menaikan
tingkat kemalasan. Saat diberi tugas orang akan cenderung malas mencari, karena
menganggap bahwa informasi sangat mudah dicari.
Selanjutnya harga informasi akan menurun. Sama seperti hukum ekonomi.
Semakin banyak barang yang tersedia dipasaran maka harga belinya semakin menurun,
dan kebalikannya semakin langka barang di pasaran maka harganya semakin
melambung tinggi.
Terjadi banyak misscomunication, atau kesalahan informasi. Mudahnya orang
mengakses informasi, seringkali membuat kesalahan, contohnya pada cerita saya di
awal tadi. Saya menggunakan sistem informasi berbasis komputer namun saya malah
salah mencari informasi, karena banyaknya informasi mengenai CBIS.
Mungkin masih ada lagi kerugian lain, tetapi jika Anda mencarinya di google
maka Anda tidak akan menemukannya dengan mudah. (mungkin ini adalah permainan
bisnis para mengusaha sistem informasi berbasis komputer)
6

D. Subsistem CBIS
1. Sistem Pendukung Keputusan (DSS)
Sistem pendukung keputusan (Inggris: decision support systems disingkat DSS)
adalah bagian dari sistem informasi berbasis komputer (termasuk sistem berbasis
pengetahuan (manajemen pengetahuan)) yang dipakai untuk mendukung pengambilan
keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan.
Dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi
untuk mengambil keputusan dari masalah semi-terstruktur yang spesifik.
Menurut Moore and Chang, DSS dapat digambarkan sebagai sistem yang
berkemampuan mendukung analisis ad hoc data, dan pemodelan keputusan,
berorientasi keputusan, orientasi perencanaan masa depan, dan digunakan pada saatsaat yang tidak biasa.
Tahapan DSS:
 Definisi masalah
 Pengumpulan data atau elemen informasi yang relevan
 pengolahan data menjadi informasi baik dalam bentuk laporan grafik maupun
tulisan
 menentukan alternatif-alternatif solusi (bisa dalam persentase)
Tujuan dari DSS:
 Membantu menyelesaikan masalah semi-terstruktur
 Mendukung manajer dalam mengambil keputusan
 Meningkatkan efektifitas bukan efisiensi pengambilan keputusan
Dalam pemrosesannya, DSS dapat menggunakan bantuan dari sistem lain seperti
Artificial Intelligence, Expert Systems, Fuzzy Logic, dll.

2. Sistem Pakar
Sistem Pakar(dalam bahasa Inggris :expert system) adalah sistem informasi yang berisi
dengan pengetahuan dari pakar sehingga dapat digunakan untuk konsultasi.
Pengetahuan dari pakar di dalam sistem ini digunakan sebagi dasar oleh Sistem Pakar
untuk
menjawab
pertanyaan
(konsultasi).
Kepakaran (expertise) adalah pengetahuan yang ekstensif dan spesifik yang diperoleh
melalui rangkaian pelatihan, membaca, dan pengalaman. Pengetahuan membuat pakar
dapat mengambil keputusan secara lebih baik dan lebih cepat daripada non-pakar
dalam memecahkan problem yang kompleks. Kepakaran mempunyai sifat berjenjang,
pakar top memiliki pengetahuan lebih banyak daripada pakar yunior. Tujuan Sistem
Pakar adalah untuk mentransfer kepakaran dari seorang pakar ke komputer, kemudian
ke orang lain (yang bukan pakar).
Sistem pakar adalah suatu program komputer yang mengandung pengetahuan dari
satu atau lebih pakar manusia mengenai suatu bidang spesifik. Jenis program ini
pertama kali dikembangkan oleh periset kecerdasan buatan pada dasawarsa 1960-an
dan 1970-an dan diterapkan secara komersial selama 1980-an. Bentuk umum sistem
pakar adalah suatu program yang dibuat berdasarkan suatu set aturan yang
menganalisis informasi (biasanya diberikan oleh pengguna suatu sistem) mengenai
7

suatu kelas masalah spesifik serta analisis matematis dari masalah tersebut. Tergantung
dari desainnya, sistem pakar juga mampu merekomendasikan suatu rangkaian tindakan
pengguna untuk dapat menerapkan koreksi. Sistem ini memanfaatkan kapabilitas
penalaran untuk mencapai suatu simpulan.
Kelebihan Sistem Pakar:
Secara garis besar, banyak manfaat yang dapat diambil dengan adanya sistem pakar,
antara lain :
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Memungkinkan orang awam bisa mengerjakan pekerjaan para ahli.
Bisa melakukan proses secara berulang secara otomatis.
Menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar.
Meningkatkan output dan produktivitas.
Meningkatkan kualitas.
Mampu mengambil dan melestarikan keahlian para pakar (terutama yang
termasuk keahlian langka).
7. Mampu beroperasi dalam lingkungan yang berbahaya.
8. Memiliki kemampuan untuk mengakses pengetahuan.
9. Memiliki reabilitas.a
10. Meningkatkan kapabilitas sistem komputer.
11. Memiliki kemampuan untuk bekerja dengan informasi yang tidak lengkap dan
mengandung ketidakpastian.
12. Sebagai media pelengkap dalam pelatihan.
13. Meningkatkan kapabilitas dalam penyelesaian masalah.
14. Menghemat waktu dalam pengambilan keputusan
Kelemahan Sistem Pakar:
Di samping memiliki beberapa keuntungan, sistem pakar juga memiliki beberapa
kelemahan, antara lain :
1. Biaya yang diperlukan untuk membuat dan memeliharanya relatif mahal karena
diperlukan banyak data.
2. Perlu admin khusus yang selalu update informasi dalam bidang yang sesuai
dengan sistem pakar.
3. Pengembangan perangkat lunak sistem pakar lebih sulit dibandingkan perangkat
lunak konvensional.
4. Susah di kembangkan.
5. Membutuhkan waktu yang lama.

3. Sistem Informasi Akuntansi
Sistem adalah sekelompok unsur yang erat berhubungan satu dengan lainnya yang
berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. Biasanya dibuat untuk
menangani sesuatu yang berulang kali atau yang secara rutin terjadi.

8

Informasi adalah data yang berguna yang diolah sehingga dapat dijadikan sebagai
dasar untuk mengambil keputusan yang tepat. Karakteristik informasi yang realible
harus memenuhi syarat relevan, tepat waktu, akurat dan lengkap.
Sistem Informasi Akuntansi adalah sebuah sistem yang memproses data dan
transaksi guna menghasilkan informasi yang bermafaat untuk merencanakan,
mengendalikan, dan mengoperasikan bisnis.
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah sistem informasi yang menangani
segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Akuntansi sendiri sebenarnya adalah
sebuah sistem informasi. Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi
antara lain :
1. Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
2. Memproses data menjadi informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan
keputusan.
3. Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.
Subsistem SIA memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan
yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.
SIA terdiri dari 3 subsistem:
1. Sistem pemrosesan transaksi mendukung proses operasi bisnis harian.
2. Sistem buku besar/ pelaporan keuangan
3. Sistem Penutupan dan pembalikan. Merupakan pembalikan dan penutupan dari
laporan yang dibuat dengan jurnal pembalik dan jurnal penutup menghasilkan laporan
keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
Cara Kerja
Untuk memahami bagaimana SIA bekerja, perlu untuk menjawab beberapa pertanyaan
sebagai berikut :
1.Bagaimana mengoleksi data yang berkaitan dengan aktivitas dan transaksi organisasi?
2.Bagaimana mentransformasi data kedalam informasi sehingga manajemen dapat
menggunakan untuk menjalankan organisasi?
3.Bagaimana menjamin ketersediaan, keandalan, keakuratan informasi ?
Manfaat
Sebuah SIA menambah nilai dengan cara:
1. Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan
aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
2. Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan.
3. Meningkatkan efisiensi
4. Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
5. Meningkatkan sharing knowledge
6. menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan
Komponen Sistem Informasi Akuntansi
a. Manusia adalah pelaku yang menjalankan sistem
b. Transaksi merupakan objek dari sistem informasi akuntansi sebagai masukan, lalu
diproses sehingga menghasilkan informasi

9

c. Prosedur adalah langkah-langkah yang harus ditempuh dalam melakukan transaksi
atau kegiatan perusahaan.
d. Dokumen yaitu berupa formulir yang digunakan sebagai sarana pencatatan pada saat
transaksi
e. Peralatan adalah suatu alat atau sarana yang digunakan dalam melakukan pencatatan
pada sistem informasi yang bersangkutan.

4. Sistem Informasi Manajemen
Sistem informasi manajemen (SIM) (bahasa Inggris: management information
system, MIS) adalah sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis
yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi
manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau
suatustrategi bisnis. Sistem informasi manajemen dibedakan dengan sistem
informasi biasa karena SIM digunakan untuk menganalisis sistem informasi lain yang
diterapkan pada aktivitas operasional organisasi. Secara akademis, istilah ini umumnya
digunakan untuk merujuk pada kelompok metode manajemen informasi yang bertalian
dengan otomasi atau dukungan terhadap pengambilan keputusan manusia,
misalnya sistem pendukung keputusan, sistem pakar, dan sistem informasi eksekutif.
Tujuan Umum
a. Menyediakan informasi yang dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok jasa,
produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen.
b. Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian,
pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
c. Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.
Ketiga tujuan tersebut menunjukkan bahwa manajer dan pengguna lainnya perlu
memiliki akses ke informasi akuntansi manajemen dan mengetahui bagaimana cara
menggunakannya. Informasi akuntansi manajemen dapat membantu mereka
mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan masalah, dan mengevaluasi kinerja
(informasi akuntansi dibutuhkan dan dipergunakan dalam semua tahap manajemen,
termasuk perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan).
Proses Manajemen
Proses manajemen didefinisikan sebagai aktivitas-aktivitas:
1. Perencanaan, formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu adalah
aktivitas manajemen yang disebut perencanaan. Oleh karenanya, perencanaan
mensyaratkan penetapan tujuan dan identifikasi metode untuk mencapai tujuan
tersebut.
2. Pengendalian, perencanaan hanyalah setengah dari peretempuran. Setelah suatu
rencana dibuat, rencana tersebut harus diimplementasikan, dan manajer serta pekerja
harus memonitor pelaksanaannya untuk memastikan rencana tersebut berjalan
sebagaimana mestinya. Aktivitas manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan
melakukan tindakan korektif sesuai kebutuhan, disebut kebutuhan.
3. Pengambilan Keputusan, proses pemilihan di antara berbagai alternative disebut
dengan proses pengambilan keputusan. Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara
perencanaan dan pengendalian. Manajer harus memilih di antara beberapa tujuan dan
10

metode untuk melaksanakan tujuan yang dipilih. Hanya satu dari beberapa rencana
yang dapat dipilih. Komentar serupa dapat dibuat berkenaan dengan fungsi
pengendalian.
Menurut Francisco, Proses Manajemen adalah suatu proses Penukaran terhadap nilai
dan jasa
Bagian
SIM merupakan kumpulan dari sistem informasi:
 Sistem informasi akuntansi (accounting information systems), menyediakan
informasi dan transaksi keuangan.
 Sistem informasi akademik (academic information systems), menyediakan
informasi tentang proses pendidikan yang sedang berjalan di suatu
akademi/sekolah/perguruan.
 Sistem informasi pemasaran (marketing information systems), menyediakan
informasi untuk penjualan, promosi penjualan, kegiatan-kegiatan pemasaran,
kegiatan-kegiatan penelitian pasar dan lain sebagainya yang berhubungan dengan
pemasaran.
 Sistem informasi manajemen persediaan (inventory management information
systems).
 Sistem informasi personalia (personal information systems).
 Sistem informasi distribusi (distribution information systems).
 Sistem informasi pembelian (purchasing information systems).
 Sistem informasi kekayaan (treasury information systems).
 Sistem informasi analisis kredit (credit analysis information systems).
 Sistem informasi penelitian dan pengembangan (research and development
information systems).
 Sistem informasi analisis software
 Sistem informasi teknik (engineering information systems).
 Sistem informasi Rumah Sakit (Hospital information systems).

5. Automasi Kantor (Virtual Office)
Kantor Virtual atau Virtual Office adalah sebuah "ruang kerja" yang berlokasi di dunia
internet, di mana seorang individu dapat menyelesaikan tugas-tugas yang diperlukan
untuk melaksanakan bisnis profesional atau pribadi tanpa memiliki "fisik" lokasi
usaha. Kantor virtual merupakan sebuah bentuk aplikasi layanan perkantoran dalam
format virtual yang bekerja secara online. Pengaturan operasional dan fungsional suatu
kantor virtual memungkinkan pemilik bisnis dan karyawan untuk bekerja dari lokasi di
manapun dengan menggunakan teknologi komputer seperti PC, laptop, ponsel dan
akses internet.
Tujuan
Kantor Virtual timbul sebagai upaya untuk mewujudkan efisiensi kerja yang berujung
pada penekanan biaya (cost reduction) yang salah satunya adalah pengurangan
penggunaan lingkungan kantor secara fisik. Sebuah kantor virtual dapat memberikan
penghematan yang signifikan dan fleksibilitas dibandingkan dengan menyewa ruang
11

kantor tradisional. Kantor virtual merupakan implementasi dari upaya otomasi
perkantoran (office automation) yang bertujuan membantu pemilik atau karyawan
perusahaan untuk meningkatkan produktifitas kerja. Keberadaan kantor virtual
seorang pemilik atau karyawan perusahaan dapat “datang” ke kantor secara cepat yang
sebetulnya, kedatangan dan kepergian tersebut berlangsung secara virtual yang tidak
secara fisik datang dan hadir di lingkungan kantor.
Infrastruktur
Mewujudkan suatu kantor virtual berarti mempersiapkan infrastruktur otomasi
perkantoran, melakukan definisi ulang (redefine) proses kerja kantor, serta
mempersiapkan kondisi karyawan untuk bekerja melalui konsep kantor virtual. Definisi
ulang proses kerja dan persiapan kondisi karyawan tentunya akan melibatkan proses
manajemen yang cukup kompleks, terlebih bagi perusahaan yang selama ini beroperasi
dengan cara tradisional. Sedangkan infrastruktur otomasi perkantoran, meskipun tetap
melibatkan prosesmanajemen, lebih sering dipandang dari segi teknis
integrasinya. Infrastruktur otomasi perkantoran dapat tersusun atas tiga jenis aplikasi
berikut ini:
1. Aplikasi perkantoran, meliputi pengolah kata, pengolah tabel, pengolah slide
presentasi.
2. Aplikasi komunikasi, termasuk e-mail, messaging, voice-mail, telefon, fax,
address book, dll.
3. Aplikasi kolaborasi, yang berisi aplikasi manajemen proyek, kalender elektronik,
forum diskusi, aplikasi konferensi dll.
Perkembangan
Aplikasi komersial pertama dari kantor virtual terjadi pada tahun 1994, ketika Ralph
Gregory mendirikan "Virtual Office, Inc", di Boulder, Colorado. Perusahaan ini diperluas
di seluruh Amerika Utara dan sekarang dikenal sebagai "Intelligent Office".
Kini dengan semakin banyaknya perusahaan yang menyediakan layanan Kantor Virtual,
memudahkan individu untuk mengembangkan usahanya tanpa harus memikirkan
infratruktur otomasi perkantoran. Beberapa perusahaan kantor virtual telah
menyediakan layanan dan bantuan yang terkait dengan kantor fisik, seperti alamat
kantor yang bergengsi, layanan menjawab telepon profesional dan menyewakan ruang
kantor dan ruang pertemuan, dan lain-lain.
Kantor virtual saat ini bukan hanya sebagai pemanfaatan ”ruang kerja” di dunia maya,
tetapi juga merupakan aplikasi lengkap termasuk komunikasi profesional.

Layanan Kantor Virtual
1. Layanan Komunikasi Kantor Virtual




Resepsionis Jarak Jauh - Sebuah tim pekerja kantor virtual bekerja menggunakan
teknologi Telepon Integrasi dengan perangkat lunak Komputer untuk menggantikan
resepsionis tradisional.
Asisten Virtual - Sebuah asisten virtual sering kali merupakan sekretaris bagi yang
bekerja dari rumah, yang jarang bertemu atau bertatap muka dengan klien.
12





Layanan Jawab / call center beroperasi dari lokasi terpusat untuk tujuan menerima
dan mengirimkan sejumlah besar permintaan melalui telepon. Layanan telepon
kantor virtual menjembatani kesenjangan antara Anda dan klien.
Kotak suara adalah teknologi yang menyimpan pesan suara elektronik.



Gedung Kantor Virtual - kantor virtual memberi Anda untuk memiliki kantor nyata
di kota pilihan Anda, agar dapat digunakan untuk bertatap muka, rapat, pertemuan
dengan karyawan lain atau relasi.
2. Layanan Ruang Kantor Virtual



Alamat Profesional - Sebuah bangunan bergengsi untuk digunakan sebagai alamat
bisnis.
Alamat surat - Alamat profesional dapat digunakan untuk menerima, mengirim
surat tanpa konotasi dari sebuah PO Box.
Resepsionis – Tenaga Resepsionis sebagai ”wakil” untuk menerima dan
menandatangani paket atau dokumen.
Bisnis Meeting Space - Penggunaan ruang pertemuan sesuai dengan permintaan
(per jam, harian atau mingguan) untuk melakukan pertemuan atau rapat.
Sebuah kantor layanan lengkap virtual akan menyediakan internet broadband, fax,
fotokopi, printer, fitur telepon tingkat lanjut, conference call, video conferencing,
lobi / ruang tunggu dan dapur.
Live Resepsionis Virtual - Sebuah layanan menjawab virtual adalah sebuah sistem
otomatis dengan resepsionis virtual hidup. Ini jenis layanan dapat dinikmati tanpa
membeli peralatan mahal.
3. Pengguna umum Virtual Office:


























Home Industri barang/jasa
Akuntan
Pengacara
Hukum Perusahaan
Toko online
Dokter / Terapis
Bisnis konsultan
Mediator / resolusi konflik
Kamar Dagang
Senior manajemen
Real estat
Perusahaan hipotek
Broker Saham / perencana keuangan
Koleksi lembaga
Jaringan kelompok
Pelatih / instruktur
Inkubator

13

PIRAMIDA System Informasi Manajemen (SIM)
Abstrak
Sistem Informasi adalah suatu sistem terintegrasi yang mampu menyediakan
informasi yang bermanfaat bagi penggunanya atau orang lain. Sistem Informasi
memiliki komponen fisik, antara lain : Perangkat keras komputer, perangkat lunak
komputer, basis data, prosedur, personil untuk pengelolaan operasi. Pengelola sistem
Informasi memiliki tingkatakan manajemen yang telah terstruktur.
Keyword : Sistem
Menurut Jerry FithGerald sistem adalah “suatu jaringan kerja dari prosedurprosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu
kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu”. Informasi adalah data yang telah
diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta atau
suatu nilai yang bermanfaat. Maka dari itu Sistem Informasi adalah suatu sistem
terintegrasi yang mampu menyediakan informasi yang bermanfaat bagi penggunanya
atau orang lain. Sedangkan Menurut Robert A. Leitch, sistem informasi adalah “suatu
sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan
transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari
suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang
diperlukan”.
Sistem Informasi memiliki komponen fisik seperti :
1. Perangkat keras komputer : CPU, Storage, perangkat Input/Output, Terminal
untuk interaksi, Media komunikasi data
2. Perangkat lunak komputer : perangkat lunak sistem (sistem operasi dan
utilitinya), perangkat lunak umum aplikasi (bahasa pemrograman), perangkat
lunak.
3. Basis data : penyimpanan data –data pada media penyimpan komputer.
4. Prosedur : langkah-langkah dalam penggunaan sistem
5. Personil untuk pengelolaan operasi (SDM), meliputi:
 Clerical personnel : untuk menangani transaksi dan pemrosesan data dan
melakukan inquiry / operator.
 First level manager : untuk mengelola pemrosesan data didukung dengan
perencanaan, penjadwalan, identifikasi situasi out-of-control dan pengambilan
keputusan level menengah ke bawah.
 Staff specialist : digunakan untuk analisis untuk perencanaan dan pelaporan.
 Management : untuk pembuatan laporan berkala, permintaan khsus, analisis
khusus, laporan khsusus, pendukung identifikasi masalah dan peluang. Aplikasi =
program + prosedur pengoperasian.
Pengelola sistem informasi terorganisasi dalam suatu struktur manajemen. Oleh karena
itu bentuk / jenis sistem informasi serta jumlah orang yang diperlukan sesuai dengan
level manajemennya, dan dapat digambarkan seperti piramida.

14

Ket :
1. Manajemen Level Atas
2. Manajemen Level Menengah
3. Manajemen Level Bawah
4. Operator
Penjelasannya adalah :
1. Manajemen Level Atas: untuk perencanaan strategis, kebijakan dan pengambilan
keputusan.
2. Manejemen Level Menengah: untuk perencanaan taktis.
3. Manejemen Level Bawah: untuk perencanan dan pengawasan operasi
4. Operator: untuk pemrosesan transaksi dan merespon permintaan. Untuk
pengembangan sebuah sistem informasi diperlukan struktur manajemen
organisasi personil.
Semakin tinggi tingkat manajemen Sistem Informasi, maka makin sedikit orang yang
dibutuhkan dan semakin tinggi wewenang yang dimiliki.
Pelaku sistem terdiri dari 7 kelompok :
1. Pemakai ;
Pada umumnya 3 ada jenis pemakai, yaitu operasional, pengawas dan eksekutif.
2. Manajemen ;
Umumnya terdiri dari 3 jenis manajemen, yaitu manajemen pemakai yang bertugas
menangani pemakaian dimana sistem baru diterapkan, manajemen sistem yang terlibat
dalam pengembangan sistem itu sendiri dan manajemen umum yang terlibat dalam
strategi perencanaan sistem dan sistem pendukung pengambilan keputusan. Kelompok
manajemen biasanya terlibat dengan keputusan yang berhubungan dengan orang,
waktu dan uang, misalnya ; “ sistem tersebut harus mampu melakukan fungsi x,y,z,
selain itu harus dikembangkan dalam waktu enam bulan dengan melibatkan
programmer dari departemen w, dengan biaya sebesar x”.
3. Pemeriksa ;
Ukuran dan kerumitan sistem yang dikerjakan dan bentuk alami organisasi dimana
system tersebut diimplementasikan dapat menentukan kesimpulan perlu tidaknya
pemeriksa. Pemeriksa biasanya menentukan segala sesuatunya berdasarkan ukuranukuran standar yang dikembangkan pada banyak perusahaan sejenis.
15

4. Penganalisa sistem ;
Fungsi-fungsinya antara lain sebagai :
Arkeolog ; yaitu yang menelusuri bagaimana sebenarnya sistem lama berjalan,
bagaimana sistem tersebut dijalankan dan segala hal yang menyangkut sistem lama.
- Inovator ; yaitu yang membantu mengembangkan dan membuka wawasan pemakai
bagi kemungkinan-kemungkinan lain.
- Mediator ; yaitu yang menjalankan fungsi komunikasi dari semua level, antara lain
pemakai, manajer, programmer, pemeriksa dan pelaku sistem yang lainnya yang
mungkin belum punya sikap dan cara pandang yang sama.
- Pimpinan proyek ; Penganalisa sistem haruslah personil yang lebih berpengalaman
dari programmer atau desainer. Selain itu mengingat penganalisa sistem umumnya
ditetapkan terlebih dahulu dalam suatu pekerjaan sebelum yang lain bekerja, adalah hal
yang wajar jika penanggung jawab pekerjaan menjadi porsi penganalisa sistem.
5. Pendesain sistem ;
Pendesain sistem menerima hasil penganalisa sistem berupa kebutuhan pemakai yang
tidak berorientasi pada teknologi tertentu, yang kemudian ditransformasikan ke desain
arsitektur tingkat tinggi dan dapat diformulasikan oleh programmer.
6. Programmer ;
Mengerjakan dalam bentuk program dari hasil desain yang telah diterima dari
pendesain.
7. Personel pengoperasian ;
Bertugas dan bertanggungjawab di pusat komputer misalnya jaringan, keamanan
perangkat keras, keamanan perangkat lunak, pencetakan dan backup. Pelaku ini
mungkin tidak diperlukan bila sistem yang berjalan tidak besar dan tidak
membutuhkan klasifikasi khusus untuk menjalankan sistem.
Penganalisa sistem merupakan bagian dari tim yang berfungsi mengembangkan sistem
yang memiliki daya guna tinggi dan memenuhi kebutuhan pemakai akhir.
Pengembangan ini dipengaruhi sejumlah hal,yaitu :
• Produktifitas, saat ini dibutuhkan sistem yang lebih banyak, lebih bagus dan lebih
cepat.
Hal ini membutuhkan lebih banyak programmer dan penganalisa sistem yang
berkualitas,
kondisi kerja ekstra, kemampuan pemakai untuk mengambangkan sendiri, bahasa
pemrograman yang lebih baik, perawatan sistem yang lebih baik (umumnya 50 %
sampai
70 % sumber daya digunakan untuk perawatan sistem), disiplin teknis pemakaian
perangkat lunak dan perangkat pengembangan sistem yang terotomasi.
• Realibilitas, waktu yang dihabiskan untuk testing sistem secara umum menghabiskan
50% dari waktu total pengembangan sistem.
Dalam kurun waktu 30 tahun sejumlah sistem yang digunakan di berbagai perusahaan
mengalami kesalahan dan ironisnya sangat tidak mudah untuk mengubahnya. Jika
terjadi
kesalahan, ada dua cara yang bisa dilakukan, yaitu melakukan pelacakan sumber
kesalahan dan harus menemukan cara untuk mengoreksi kesalahan tersebut dengan
mengganti program, menghilangkan sejumlah statement lama atau menambahkan
sejumlah statement baru.
• Maintabilitas, perawatan mencakup ;
- modifikasi sistem sesuai perkembangan perangkat keras untuk meningkatkan
kecepatan pemrosesan (yang memegang peranan penting dalam pengoperasian
16

sistem),
- modifikasi sistem sesuai perkembangan kebutuhan pemakai. Antara 50% sampai 80%
pekerjaan yang dilakukan pada kebanyakan pengembangan sistem dilakukan untuk
revisi, modifikasi, konversi,peningkatan dan pelacakan kesalahan.
Kesimpulan
- Sistem Informasi Manajemen adalah pengembangan dari sistem informasi, dimana
Sistem ini memiliki tingkatan manajemen seperti di perusahaan perusahaan

Teknologi CBIS
1. Metal Detector
Metal detector adalah alat elektronik yang mendeteksi keberadaan logam di
dekatnya. Metal detektor berguna untuk menemukan logam tersembunyi, atau benda
logam terkubur di bawah tanah, mendeteksi seseorang apakah membawa benda logam,
Kargo / expedisi untuk memastikan barang yang di kirim tidak mengandung barang
berbahaya, Pabrik makanan , untuk memastikan bahwa product yang di hasilkan bebas
dari kandungan logam. Detektor logam secara efektif dapat menembus tanah, kayu dan
bahan non-logam.. Metal detektor ada yang berbentuk seperti tongkat dengan sensor
dibawahnya yang di gunakan untuk mencari benda di dalam tanah. Jika sensor
mendekati sepotong logam maka metal detector akan memberikan tanda yang berupa
bunyi, atau jarum bergerak pada indikator . Biasanya perangkat memberikan indikasi
dari jarak jauh, semakin dekat logam , semakin keras bunyi yang di keluarkan atau lebih
cepat jarum bergeraknya. Jenis lain yang umum adalah detektor logam yang digunakan
untuk pemeriksaan keamanan pada titik-titik akses di penjara , gedung pengadilan , dan
bandara untuk mendeteksi senjata logam tersembunyi pada tubuh seseorang, biasanya
berbentuk seperti pintu, yang mana nantinya cara pengecekan logam dengan cara
berjalan di pintu itu apa bila terdeteksi ada logam maka metal detector akan memberi
tanda dengan bunyi.
Detektor logam pertama kalinya dikembangkan pada tahun 1960 dan digunakan
secara luas untuk prospeksi dan aplikasi industri lainnya . Penggunaan untuk
mendeteksi ranjau darat , mendeteksi senjata seperti pisau dan senjata , prospeksi
geofisika , arkeologi dan berburu harta karun . Detektor logam juga digunakan untuk
industri konstruksi untuk mendeteksi baja tulangan beton dan pipa dan kabel yang di
pasang di dinding dan lantai . berikut adalah macam macam metal detektor dan prinsip
kerjanya.


Walk-Through Metal Detector

Walk-Through Metal Detector merupakan peralatan detector berupa pintu yang
digunakan untuk mendeteksi semua barang bawaan yang berada dalam pakaian/badan
yang terbuat dari metal dan dapat membahayakan keselamatan, seperti senjata api,
senjata tajam dan benda lain yang sejenis.
17

Prinsip kerja walk through metal detector adalah gelombang electromagnet yang
membentuk medan electromagnet pada satu atau beberapa koil. Ada beberapa buah
koil yang dimanfaatkan sebagai pemancar gelombang dan penerima gelombang, dimana
pada kondisi standart, gelombang yang diterima mempunyai standart tertentu dan ini
yang biasa disebut “balance” pada metal detector.
Jika benda logam melewati metal detector, maka gelombang yang ada menjadi
terganggu dan standart wave analyzer akan memberitahukan bahwa ada ketidak
seimbangan gelombang. Metal detector memberitahu kita bahwa ada benda bersifat
logam yang lewat.


Hand-Held Metal Detector

Hand-Held Metal Detector merupakan peralatan detector tangan yang digunakan
untuk mendeteksi posisi/letak semua barang bawaan yang terdapat pada
pakaian/badan yang terbuat dari bahan metal dan dapat membahayakan keselamatan
penerbangan, seperti senjata api, senjata tajam dan benda lain yang sejenis. Alat
utamanya adalah sebuah koil (kumparan) yang dialiri arus listrik sehingga
menghasilkan medan magnet.
Prinsip kerjanya yaitu jika ada bahan logam yang terdeteksi maka akan terjadi
perbedaan medan magnet antara logam yang satu dengan logam yang lain karena
adanya perbedaan potensial yang merupakan akibat dari adanya sumber tegangan
sehingga menyebabkan terjadinya alarm bunyi.

2. Air Clicker
Kamera ini memiliki konsep yang unik. Kamera yang di usung oleh Yeon Su Kim
berikut adalah sebuah konsep kamera tanpa body, namun tetap diperkuat oleh unsur
lensa dan shutter kamera dalam bentuk cincin. Untuk cincin lensa, dikenakan di ibu jari,
sedangkan untuk cincin shutter dikenakan pada telunjuk. Kedua cincin tersebut
memiliki konektivitas Bluetooth yang dapat pengguna hubungkan ke smartphone.

18

Jadi, ketika sebuah momen sudah terjepret, maka file foto tersebut akan tersimpan
secara otomatis di smartphone. Sedangkan untuk fungsi lain, pengguna juga dapat
mengaktifkan smartphone mereka sebagai preview display, untuk memastikan setiap
bidikan dari Air Clicker.

Untuk mejepretkan shutternya, pengguna cukup membengkokkan telunjuk yang
sudah terpasang cincin shutter tersebut, maka secara otomatis foto pun akan terjepret
secara sempurna. Hal itu dapat terwujud sebab pada cincin shutter tersebut, Yeon
membenamkan sensor tegangan untuk memastikan bahwa proses shutter tengah
dilakukan, ketika pengguna membengkokkan telunjuk mereka ke posisi shutter.

3. Cubox Pro
Dunia komputer dewasa ini seperti sebuah panggung catwalk yang sering
memberikan berbagai kejutan dalam design yang diberikan. Salah satu gebrakan yang
mungkin membuat anda tercengang adalah model komputer yang satu ini. Dengan
membuat sebuah komputer yang berukuran sangat kecil. Saking kecilnya kemungkinan
besar anda pun bisa lupa dimana anda menyimpan komputer ini kalau anda termasuk
ke dalam orang yang teledor.
Betapa tidak dengan ukuran hanya sebesar penghapus pensil atau lebih tepatnya
adalah 2 Inchi saja, Komputer ini termasuk ke dalam komputer terkecil di dunia. CuBox
Pro merupakan nama dari komputer mini ini. Pemilihan nama ini sepertinya ingin
menggambarkan ukuran dari komputer tersebut.
Komputer CuBox Pro
Seperti halnya ukurannya yang mini, spesifikasnya pun dibuat mini. Untuk dapur
pacunya disediakan prosesor 800 megahertz dual issue ARM PJ4 Marvell Armada 510
SoC (System on a Chip). Prosesor tersebut didukung oleh RAM sebesar 2GB untuk
kelancaran pengguna dalam menjalankan berbagai aplikasi di dalamnya.
Meskipun berukuran mini, komputer ini masih mampu untuk dipasangkan port
19

usb 2.0 , ethernet port, infraref receiver, dan port HDMI untuk menayangkan gambar
beresolusi 1080p. Tentunya dengan keberadaan beberapa port yang disebutkan di atas
bisa membuat komputer ini layaknya komputer berukuran besar seperti pada
umumnya.
Selain itu, meskipun berukuran mini, namun komputer ini tetap menjadi
komputer yang bisa diandalkan untuk kegiatan komputer dasar, seperti halnya
mengirim dan membaca email. Menjelajah internet dengan browser yang diinstall,
kemudian lagi yang paling penting adalah pekerjaan kantor seperti menulis dokumen
dan
berbagai
aplikasi
kantor
lainnya.
CuBox Pro ini sudah juga diintegrasikan dengan sistem operasi berbasis linux.
Apakah anda tertarik untuk memilikinya? Pemiliknya sendiri yaitu, SolidRun saat ini
sudah melakukan promo untuk siapa saja yang ingin memesan komputer mini ini
secara pre-order. Jika anda berminat, maka anda cukup menyediakan uang sebesar
USD169,99.
Meskipun demikian, namun belum diketahui apakah komputer ini akan
dipasarkan diseluruh negara di dunia. Jadi, belum pasti Indonesia menjadi salah satu
tempat yang bisa dipasarkan produk dari SolidRun tersebut. Terakhir, kita tunggu saja
kehebatannya.

4. Google Glass
Google Glass adalah komputer bisa pakai
yang sedang dikembangkan oleh Google melalui
proyek riset dan pengembangan Project Glass.
Perangkat ini menampilkan informasi dalam
format bergaya telepon pintar, yang bisa
terhubung ke Internet melalui perintah suara
bahasa alami.
Saat ini, kacamata yang diproduksi tidak memiliki lensa terpasang, namun Google
sedang mempertimbangkan kemitraan dengan produsen kacamata seperti Ray-Ban
atau Warby Parker, serta dengan para pengecer, agar konsumen bisa mencoba
perangkat sebelum membelinya. Explorer Edition tidak bisa digunakan oleh orangorang yang memakai kacamata resep, namun Google telah mengonfirmasi bahwa
mereka akan berupaya agar Glass bisa beroperasi dengan lensa yang sesuai dengan
resep pemakainya.
Google Glass sedang dikembangkan oleh Google X, yang sebelumnya juga telah
mengembangkan teknologi futuristis lainnya seperti mobil swatantra. Proyek ini
diumumkan melalui Google+ oleh kepala Project Glass, Babak Parviz, seorang teknisi
lensa kontak; Steve Lee, seorang manajer produk dan "spesialis geolokasi"; dan
Sebastian Thrun, pengembang Udacity yang juga ikut mengembangkan proyek mobil
swatantra. Google telah mematenkan desain Project Glass. Thad Starner, seorang pakar
teknologi realitas tertambah, adalah pemimpin teknis proyek ini.

20

5. Wi Fi semprotan.

Chamtech Enterprise dari Amerika mengembangkan cairan yang mengandung
jutaan nano transistor. Satu semprotan cairan tersebut pada satu permukaan
berkhasiat membuat permukaan tersebut menerima dan mengirimkan sinyal
elektromagnetik jauh lebih baik dibandingkan dengan antena konvensional yang
lazim kita pakai sekarang ini. Dengan teknologi ini kelak, sekalipun dinding rumah
anda akan bisa menggantikan router Wi-Fi, bahkan bisa menjadi berkekuatan
penuh seperti sebuah menara radio besar!

Ilustrasi Wi-Fi semprotan

6. Password PIL.
Pada konferensi D11, Motorola memperkenalkan metode membuat password
dengan menggunakan perangkat mini dalam bentul pil. Pil tersebut memancarkan
"kunci atau Password" 18 bit ketika berada dalam perut manusia. Kunci itu di
terima receiver eksternal yang mentransfer ke PC.

Ilustrasi Password dalam bentuk pil untuk ditelan
21

7. Printer 3D.

Makerbot, perusahaan AS,
membuat printer 3D semakin
membumi. Printer yang saat ini
dibuat dan dijual dengan harga
sekitar US$2.700 itu bisa
digunakan untuk membuat
banyak benda, mulai barang
barang keperluan sehari hari
hingga peralatan medis tiruan.
Bahkan printer 3D ini
berpotensi mengkopi senjata canggih militer tidak ubahnya seperti aslinya baik dari
segi kualitas hingga fungsinya.
Ilustrasi Printer 3D



8. Trotoar Tenaga Surya

Atau disebut dengan Solar Roadway, orang
orang zaman unta pasti gak kebayang punya
troatoar seperti ini, yakni trotoar yang dibuat
dan dikembangkan dari panel surya!. Proyek
panel surya ini akan segera dimulai tahun ini
dengan dana US$750.000 di Amerika Serikat.
Panel surya itu dilengkapi dengan LED yang
bisa menampilkan rambu rambu lalu lintas
yang sangat komunikatif dengan
penggunanya.

9. Lensa Kontak Dngan Zoom

Sekelompok peneliti dari AS dan Swiss sedang membuat lensa kontak dengan
ketebalan 1.17 mm dan memliki kemampuan zoom 3x mungkin dalam tahap
pengembangan berikutnya bisa zoom lebih jauh lagi (Jadi teringat filem Six Million
Dollarman). Walaupun masih dalam tahap eksprimen namun akan segera tersedia
dipasaran dalam beberapa tahun kedepan. Lensa ini akan berguna bagi penderita
degenerasimakula dan penyakit mata.

22

Ilustrasi Lensa Kontak dengan kemampuan zoom

10.

Mobil Otomatis

Tabrak belakang adalah salah satu kecelakaan mobil yang paling sering terjadi.
Mobil otomatis di masa depan ciptaan Google adalah solusinya. Sejak tahun 2012, mobil
otomatis google sukses diuji coba di jalan jalan umum AS. Mobil ini memiliki sensor
sensor canggih kalau tidak bisa dikatakan punya kecerdasan buatan. Menyetir tanpa
manusia memutuskan kapan mengerem, mengelak dan kapan harus "ngebut" dan
kapan harus berjalan pelan. Semua fungsi sopir manusia dapat diambil alih oleh
"kecerdasan" buatan yang ditanamkan kedalam mobil ini.

Ilustrasi Mobil Pintar Google

DAFTAR PUSTAKA
Liu, Yasika.” All About CBIS”. 10 Oktober 2012.
http://akisay.blogspot.com/2012/10/all-about-cbis-dan-apa-itu-sistem.html
Org, Wikipedia. “Sistem Pendukung Keputusan”. 5 November 2013.
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_pendukung_keputusan
Org, Wikipedia. “Sistem Pakar”. 31 Mei 2014.
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_pakar
Org, Wikipedia. “Sistem Informasi Akuntansi”. 24 November 2013.
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi_akuntansi
Org, Wikipedia. “ Sistem Informasi Manajemen”. 1 Mei 2014.
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi_manajemen

23

Org, Wikipedia. “Kantor Virtual”. 18 Oktober 2013.
http://id.wikipedia.org/wiki/Kantor_virtual
Ghesumar. “Konsep Sitem Informasi Manajemen”. 18 Maret 2010.
http://ghesumar.wordpress.com/2010/03/18/80/
Sufyan. “10 Teknologi Masa Depan Yang Akan Berguna Bagi Kehidupan”. 12 Oktober
2013. http://www.adedansasa.net/2013/10/10-teknologi-masa-depan-yang-akan.html
Org, Wikipedia. “Google Glass”. 6 Januari 2014.
http://id.wikipedia.org/wiki/Google_Glass
Fahmi Yazid. “CuBox Pro, Komputer Seukuran Pengghapus”. 7 Januari 2013.
http://www.topulerkan.info/cubox-pro-komputer-seukuran-penghapus/
Blacxperience. “Air Clicker, Konsep Kamera Tanpa Bodyh”. 1 Januari 1970.
http://www.blackxperience.com/technews/detail/air-clicker-konsep-kamera-tanpabody
Rosyadi, Nasrul Haq. “Metal Detektor”. 27 Januari 2014. http://xtreamer.blogspot.com/2014/01/metal-detektor.html

24

Judul: Cbis - Makalah

Oleh: Natalia Larasati Siadari


Ikuti kami