Jawaban Pertanyaan Trauma Thoraks

Oleh Mhega Mhega

13 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Jawaban Pertanyaan Trauma Thoraks

Jawaban pertanyaan trauma thoraks.
1. Dampak dari trauma thorak
a.

Fraktur Iga

b.

Flail Chest : terjadi ketika dua atau lebih iga yang berdekatan fraktur pada satu
tempat atau lebih mengakibatkan segmen iga mengambang bebas sehingga
mengakibatkan gangguan pernafasan dan gawat nafas

c.

Hemothoraks : terjadi karena robeknya pembuluh interkosta atau laserasi paruparu.

d.

Pneumothoraks


Tension Pneumothoraks : terjadi apabila suatu katup satu arah terbentuk,
udara dapat masuk tetapi tidak dapat keluar dari ruang pleura.



Pneumothoraks Terbuka : biasanya disebabkan oleh luka tembus thoraks dan
dapat bermanifestasi pada luka dada hisap (sucking chest wound), selain
menyebabkan paru-paru kolaps dapat juga menyebabkan hipoksia. Contoh
seperti luka akibat kekerasan (tikaman atau luka tembak).



Pneumothoraks Tertutup : terjadi karena tusukan pada paru oleh patahan
tulang iga, ruptur oleh vesikel atau flaksid yang terjadi sebagai sequele dari
PPOM, tusukan paru dengan prosedur invasif.

e.

Kontusio Paru merupakan kerusakan jaringan paru pada hemoragi atau edema
setempat. Terjadi pada trauma tumpul akibat trauma thoraks sehingga akumulasi
cairan dalam ruang interstisial dan intra alveolar (darah, edema) memasuki paru
dan menumpuk dalam bronkhiolus dan alveolus sehingga mengakibatkan
gangguan pertukaran gas.

f.

Temponade Jantung merupakan kompesi pada jantung sebagai akibat terdapatnya
cairan didalam sakus perikardial. Penumpukan cairan ini mengakibatkan
peningkatan tekanan intraperikardial yang mengganggu pengisian ventrikelar
sehingga terjadi gangguan sirkulasi (penurunan curah jantung dan insufisiensi
arus balik vena ke jantung).

g.

Ruptur Trakhea Bronkus sering terjadi didaerah percabangan, bila ruptur total
berakibat fatal, hanya 1/3 yang terdiagnosis pada 24 jam pertama, bahkan ada
yang terdiagnosis dalam 1 bulan paska trauma.

h.

Trauma Esophagus biasanya oleh trauma tembus. Ingat jika cedera esophagus ini
tidak terdiagnosa akan berakibat fatal.

2. Apa yang dapat kita tanda-tanda dari trauma thorak, dan jelaskan asuhan yang
diberikan oleh perawat.
a.

Tanda-tanda Trauma Thoraks


Ada jejas pada thoraks



Nyeri pada tempat trauma, bertambah saat inspirasi



Pembengkakan lokal dan krepitasi pada saat palpasi



Pasien menahan dadanya dan bernafas pendek



Dispnea, hemoptisis, batuk dan emfisema subkutan



Penurunan tekanan darah



Peningkatan tekanan darah



Peningkatan tekanan vena sentral yang ditunjukkan oleh distensi vena leher



Bunyi muffle pada jantung



Perfusi jaringan tidak adekuat



Pulsus paradoksus (tekanan darah sistolik turun dan berfluktuasi dengan
pernafasan) dapat terjadi dini pada temponade jantung.

b.

Asuhan yang diberikan oleh perawat
1) Primary Survey
A (airway) : kontrol servikal
B (breathing) : menjaga pernafasan dan ventilasi
C (circulation) : dengan kontrol perdarahan
D (disability) : status nurologis
E (exposure/enviromental control) : membuka pakaian pasien dan mencegah
hipotermia
Pengkajian


Waktu terjadi cedera



Mekanisme cedera



Keluhan pasien : dyspnea, dysphagia



Tanda-tanda vital



Apakah menggunakan alkohol atau obat-obatan



Tindakan yang sudah dilakukan pada pra hospital

Pemeriksaan Fisik
a)

Inspeksi



Amati dinding dada yaitu keadekuatan nafas, kedalam, RR



Pergerakan dada simetris atau tidak



Tanda trauma leher (ekhimosis, swelling, hematom, airway
obstruksi seperti swelling daerah leher atau wajah dapat menjadi
indikasi injuri mediastinum, esophagus, dan trakheobronkhial)



Lihat vena jugularis seperti peningkatan JVP merupakan indikasi
adanya tension pneumothorak atau temponade jantung



Periksa tanda-tanda syok seperti penurunan tekanan darah
menunjukkan adanya syok hipovolemik atau masalah lain tension
pneumothoraks atau temponade jantung



Lihat abdomen bagian atas kemungkinan adanya trauma tumpul atau
tembus.

b) Auskultasi :


Suara nafas : penurunan suara nafas indikasi adanya pneumothoraks
atau hemothorak



Auskultasi dada : bowel sound, ruptur diafragma



Heart sound : bunyi jantung menjauh dan kecil indikasi tamponade
jentung


c)

Neck bruit : indikasi vaskular injury

Perkusi :


Dullness indikasi adanya hemothorak



Hiperesonan indikasi adanya pneumothorak

d) Palpasi :


Posisi trakhea



Palpasi terhadap nyeri tekan



Daerah leher, dada, dan clavikula terhadap adanya tenderness,
swelling, hematoma, emphisema sub kutis



Amati adanta krepitasi.

2) Secondary Survey


Jangan dimulai jika survey primer belum lengkap, resusitas belum
dimulai dan pasien belum dinilai kembali



Anamnesa

AMPLE

event/environtment)

(alergi,

medikasi,

past

illness, last

meal,



Mekanisme cedera/perlukaan



Head to toe (trauma ditempat lain)



Re-evaluasi



Neurologic score

3. Pemeriksaan penunjang trauma thorak
a.

Radiologi


Thorak foto



Esophagoscopy



Brokhoscopy dan laringoscopy



CT-Scan

b.

Lab

c.

Lain-lain : EKG, CVP, Ekhokardiography

Jawaban pertanyaan Trauma Kepala
1. Hal-hal yang perlu dimonitoring pada trauma kepala :


Monitor adanya daerah tertentu yang peka terhadap panas/dingin/tajam/tumpul



Monitor adanya paretese



Instruksikan keluarga untuk mengobservasi kulit jika ada isi atau laserasi



Gunakan sarung tangan untuk proteksi



Batasi gerakan pada kepala, leher, dan punggung



Monitor kemampuan BAB



Kolaborasi pemberian analgetik



Diskusikan mengenal penyebab perubahan sensasi



Monitor vital sign sebelum/sesudah latihan



Konsultasikan dengan terapi fisik tentang rencana ambulasi



Sesuai dengan kebutuhan



Kaji pasien dalam mobilisasi.

2. Tujuan asuhan keperawatan trauma kepala yaitu :


Untuk menambah pengetahuan tentang konsep teori dan konsep asuhan
keperawatan dari trauma kepala.



Agar kita dapat mengetahui pertolongan pertama trauma kepala jika kita
menemukan seseorang yang sedang mengalami trauma kepala.



Dapat

digunakan

sebagai

informasi

bagi

institusi

pendidikan

dalam

pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan di masa yang akan datang,
terutama masalah keperawatan gawat darurat.


Agar bisa lebih profesional dalam melakukan tugas.

Judul: Jawaban Pertanyaan Trauma Thoraks

Oleh: Mhega Mhega


Ikuti kami