Makalah Monkasel

Oleh Adi Greii

186,2 KB 5 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Makalah Monkasel

BAB I PENDAHULUAN A.Latar Belakang Surabaya merupakan kota terbesar ke-2 setelah Jakarta,Kota ini berada di pulau Jawa dibagian timur.Kota ini merupakan Ibu Kota Provinsi Jawa Timur dan mempunyai ikon unik yaitu monumen “Suro” dan “Boyo”.Selain itu,Kota ini dijuluki Kota Pahlawan dan Terdapat Tugu Pahlawan untuk memperingati pahlawan yang sudah berjuang pada masa penjajahan.Karena itu Surabaya memiliki potensi yang besar dibidang pariwisata. Pariwisata Surabaya memiliki angka tinggi,Pengelolaan lahan yang baik oleh pemerintah Surabaya memberikan sudut pandang kota lebih terlihat indah dan membantu menaikkan pariwisata Surabaya.Nah kali ini kami akan membahas tentang Monumen Kapal Selam(Monkasel) yang ada di Surabaya tepat disebelah Plasa Surabaya,didalamnya ada salah satu kapal selam KRI Pasopati 410 yang dulunya digunakan untuk melawan penjajah.Didalamnya peralatan yang dimiliki masih utuh,hanya saja pintu keluar dan masuk yang digunakan adalah modifikasi.Monumen ini memperkental Surabaya sebagai Kota Pahlawan. B.Rumusan Masalah 1. Bagaimana Sejarah Monkasel? 2. Apa saja bagian dan fungsi dari kapal selam tersebut? 3. Apa saja kelebihan dan kekurangan Monkasel? C.Tujuan Penulisan 1. Untuk mengetahui sejarah Monkasel. 2. Untuk Mengetahui bagian-bagian yang ada di Monkasel. 3. Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan Monkasel. BAB II PEMBAHASAN A.Deskripsi Objek Monumen Kapal Kaliasin,Genteng,Surabaya,Jawa Selam Timur terletak tepatnya di di Embong Samping Plasa Surabaya dan disisi sungai Kalimas.Buka Pada jam 08.00-22.00 dengan harga tiket Rp,10.000,00. KRI Pasopati 410,tipe SS Whiskey Class,Buatan Rusia tahun 1152 dan baru digunakan Indonesia sejak 22 Januari 1962,Dan Di Non-aktifkan oleh TNI AL pada tanggal 25 Januari 1990. Setelah lama tidak digunakan,Pada tahun 1996 kapal selam ini dipotong menjadi 16 bagian dan dirakit kembali di Surabaya dan pada tahun 1998 Monumen ini resmi dibuka untuk umum. Spesifikasi KRI 410 · Panjang :76,6 m · Lebar :6,3 m · Berat :1.300 ton · Kecepatan :18,3 knot (Dipermukaan Air) 13,5 knot (Didalam Air) · Bahan Bakar · Awak Kapal · Persenjataan :Diesel-solar :63 (Termasuk Komandan) :12 Torpedo Uap Gas Terdapat 7 Bagian/Ruangan di KRI 410 · Ruang 1 :Tempat Torpedo · Ruang 2 :Ruang tidur Perwira · Ruang 3 :Ruang Komunikasi,Kompas,dan Periskop · Ruang 4 :Tempat tidur serta ruang makan,ABK · Ruang 5 :Ruangan Mesin Diesel · Ruang 6 :Ruang Listrik · Ruang 7 :Ruang Torpedo untuk bagian buritan Dibagian lain Kapal Selam terdapat ruang pemutaran film,kolam renang anak,serta tempat menjual souvenir. Tujuan Pokok KRI 410 adalah menghancurkan garis lintas musuh(Anti Shipping) B. Daftar Operasi KRI Pasopati 410 Ini adalah penjabaran daftar operasi KRI Pasopati 410 selama maih aktif berlayar di dalam laut sejak tahun 1962 sampai kapal selam buatan Rusia tersebut dipensiunkan pada tahun 1989. Berikut adalah daftar operasinya: 1 Operasi Alugoro , Pantai Utara Irian Jaya , 28-07-62 sampai 26-08-62 2 Operasi Hiu Kencana, 011063 – 020264 3 Operasi Cegat, 020864 – 300964 4 Latgab Orion, Pasir Putih, 240375 – 280375 5 Natuna Jaya, Daeral III, 181075 – 291175 6 Wibawa VII – 1, Timor Timur, 170276 – 280276 7 Wibawa VII – 2, Timor Timur, 280276 – 070376 8 Latgab Philindo Jaya-V, Kowilhan I, 310376 – 090576 9 Natuna Jaya VI / Malindo Jaya VI, Daeral II, 220976 – 191176 10 Gladi III / Timur Aman Laut Jawa, 180378 – 240378 11 Timur Jaya V, Indonesia Timur, 070478 – 300978 12 Cakrawala Baru II, Selatan Pulau Sapudi, 250978 – 300978 13 Selindo II, Laut Jawa, 201178 – 241178 14 Malindo Jaya VII-B, Singkawang, 160279 – 030379 15 Natuna Jaya / Opstar, Daeral II, 260579 – 250779 16 Penjemputan KRI Cakra, Laut Jawa, 230681 – 240781 17 Operasi Wilbar, Laut Jawa, 220781 – 050881 18 Demo Laut HUT ABRI ’81, Cilegon, 190981 – 081081 19 Mampu Jaya, Laut Jawa, 230582 – 290582 20 Kehadiran Dilaut, Laut Jawa, 220782 – 050882 21 Demo Laut HUT ABRI ’82, Menado, 100982 – 131082 22 OPS Pam Wilbar, Samudera Hindia, 220383 – 131083 23 Cakrawala Baru IV, Laut Jawa, 230583 – 270583 24 Armada Jaya III, Laut Cina Selatan, 290583 – 080683 25 Operasi Wilbar, Samudera Hindia, 210683 – 300783 26 Operasi Wilbar, 050386 – 070586 27 Operasi Jala Mangkara I, 110786 – 020885 28 Operasi Jala Mangkara II, 180187 – 060287 C. Analisis Objek Monumen ini sudah ditempatkan di lokasi yang snagat tepat,sehingga dapat dipandang dari kejauhan,Peralatan di kapal selam masih dalam kondisi baik serta penambahan pendingin udara yang menambah kenyamanan pengunjung. Masyarakat bisa memanfaatkan monumen ini untuk sarana Mencari ilmu,Promosi Pariwisataan,serta Tempat Wisata, selain itu pengunjung juga dapat mengetahui sejarah KRI Paspati ini ketika masih bertugas di Laut Aru melalui film yang diputar di Monkasel yang menceritakan pertempuran Laut Aru. Selain itu, adanya tour guide juga akan membantu para pengunjung lebih memahami setiap isi dari kapal selam Pasopati 410 itu sendiri. Kekurangan Monkasel ini terdapat pada tidak adanya tempat untuk beristirahat para pengunjung, hal ini dikarenakan Monkasel merupakan kapal selam asli yang dijadikan monumen, sehingga tidak ada ruang untuk berisitrahat. Juga tidak adanya tempat untuk akan atau restoran di dekat Monkasel, karena tempat makanan terdekat hanya ada di taman Prestasi, yang letaknya berada di sebrang sungai Kalimas. Tidak adanya papan informasi juga menjadi kekurangan dari Monumen Kapal Selam ini, yang membuat pengujung sedikit bingung saat hendak mengunjungi ruanganruangan terterntu. BAB III PENUTUP A.Kesimpulan · Monkasel merupakan ikon pariwisata bernuansa Sejarah yang menyajikan proses Perlawan Bangsa Indonesia melawan penjajah di zaman dahulu,Didalamnya kita bisa tahu bahwa Indonesia pernah memiliki Kapal Selam yang digunakan untuk berperang serta bagian-bagian yang didalamnya. · Monumen ini juga bentuk pelesterian nilai nilai luhur bangsa Indonesia · Kita Dapat Mengetahui Sejarah, Bagian dan Fungsi, serta kelebihan dan kekurangan Monkasel sebagai museum. B.Saran · Penambahan Fasilitas seperti Restoran dan tempat peristirahatan · Penambahan Papan Informasi Monumen Kapal Selam Disusun Sebagai Tugas UKD 4 Mata Kuliah Museologi Dosen Pengampu: Drs. SUHARYANA, M.Pd. Disusun Oleh: Adi Nugroho C0512002 Moh. Rozaqi B C0512034 Anjang Pratama C0508012 Basten Nugroho I C0508016 JURUSAN ILMU SEJARAH FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2015

Judul: Makalah Monkasel

Oleh: Adi Greii


Ikuti kami