Makalah-artikel

Oleh Retna Tri Pratiwi

48,3 KB 4 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Makalah-artikel

makalah-artikel-online.blogspot.com/2009/05/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html Definisi Pertumbuhan Ekonomi Pengertian pertumbuhan ekonomi harus dibedakan dengan pembangunan ekonomi.Dalam makalah pertumbuhan ekonomi ini,penulis ingin menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi hanyalah merupakan salah satu aspek saja dari pembangunan ekonomi yang lebih menekankan pada peningkatan output agregat khususnya output agregat per kapita. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan sebagai proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Perekonomian dikatakan mengalami pertumbuhan apabila jumlah balas jasa riil terhadap penggunaan faktor-faktor produksi pada tahun tertentu lebih besar daripada tahun sebelumnya. Indikator yang digunakan untuk menghitung tingkat Pertumbuhan Ekonomi * Tingkat Pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto) * Tingkat Pertumbuhan PNB (Produk Nasional Bruto) Dalam praktek angka, PNB kurang lazim dipakai, yang lebih populer dipakai adalah PDB, karena angka PDB hanya melihat batas wilayah,terbatas pada negara yang bersangkutan. Perbedaan Pembangunan Ekonomi dengan Pertumbuhan Ekonomi * Pembangunan ekonomi lebih bersifat kualitatif, bukan hanya pertambahan produksi, tetapi juga terdapat perubahan-perubahan dalam struktur perekonomian. * Pertumbuhan ekonomi keberhasilannya lebih bersifat kuantitatif, yaitu adanya kenaikan dalam standar pendapatan dan tingkat output produksi yang dihasilkan Persamaan Pembangunan Ekonomi dengan Pertumbuhan Ekonomi * Kedua-duanya merupakan kecenderungan di bidang ekonomi. * Pokok permasalahan akhir adalah besarnya pendapatan per kapita. * Kedua-duanya menjadi tanggungjawab pemerintah dan memerlukan dukungan rakyat. * Kedua-duanya berdampak kepada kesejahteraan rakyat. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi 1. Faktor Sumber Daya Manusia, Sama halnya dengan proses pembangunan, pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi oleh SDM. Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting dalam proses pembangunan, cepat lambatnya proses pembangunan tergantung kepada sejauhmana sumber daya manusianya selaku subjek pembangunan memiliki kompetensi yang memadai untuk melaksanakan proses pembangunan. 2. Faktor Sumber Daya Alam, Sebagian besar negara berkembang bertumpu kepada sumber daya alam dalam melaksanakan proses pembangunannya. Namun demikian, sumber daya alam saja tidak menjamin keberhasilan proses pembanguan ekonomi, apabila tidak didukung oleh kemampaun sumber daya manusianya dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia. Sumber daya alam yang dimaksud dinataranya kesuburan tanah, kekayaan mineral, tambang, kekayaan hasil hutan dan kekayaan laut. 3. Faktor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat mendorong adanya percepatan proses pembangunan, pergantian pola kerja yang semula menggunakan tangan manusia digantikan oleh mesin-mesin canggih berdampak kepada aspek efisiensi, kualitas dan kuantitas serangkaian aktivitas pembangunan ekonomi yang dilakukan dan pada akhirnya berakibat pada percepatan laju pertumbuhan perekonomian. 4. Faktor Budaya, Faktor budaya memberikan dampak tersendiri terhadap pembangunan ekonomi yang dilakukan, faktor ini dapat berfungsi sebagai pembangkit atau pendorong proses pembangunan tetapi dapat juga menjadi penghambat pembangunan. Budaya yang dapat mendorong pembangunan diantaranya sikap kerja keras dan kerja cerdas, jujur, ulet dan sebagainya. Adapun budaya yang dapat menghambat proses pembangunan diantaranya sikap anarkis, egois, boros, KKN, dan sebagainya. 5. Sumber Daya Modal, Sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah SDA dan meningkatkan kualitas IPTEK. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitas. belajardisekolahdasar.blogspot.com/2013/10/Faktor-Faktor-yang-Memengaruhi-PertumbuhanEkonomi-dan-Pembangunan-Ekonomi.html Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Dan Pembangunan Ekonomi Label: Ekonomi Pertumbuhan ekonomi di suatu negara tidak tetap, bisa naik dan bias turun. Demikian juga pembangunan ekonomi di suatu negara tidaklah tetap, karena pendapatan per kapita suat saat bisa naik, tapi di saat lain justru turun. Mengapa demikian? Karena banyak faktor yang bisa memengaruhi naik turunnya pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi. Faktorfaktor tersebut di antaranya sumber daya alam, sumber daya manusia, modal, dan teknologi. 1. SDA (Sumber Daya Alam) Sumber daya alam atau faktor produksi alam merupakan faktor yang dapat memengaruhi tinggi rendahnya pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi. Jika suatu negara memiliki sumber daya alam yang memadai dan kemudian dikelola dengan baik, tentu akan menghasilkan PDB yang tinggi, yang diharapkan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi. 2. SDM (Sumber Daya Manusia) Sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat penting dan mampu memengaruhi tinggi rendahnya pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi. Sebagai bukti, bila dibandingkan dengan Jepang, Indonesia memiliki SDA yang lebih kaya. Akan tetapi, Jepang lebih makmur dibanding Indonesia karena kualitas SDM Jepang lebih tinggi. SDM merupakan faktor yang sangat penting, karena dalam proses produksi manusia mempunyai peran sebagai tenaga kerja sekaligus sebagai pengusaha yang bertugas mengombinasikan faktor-faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Selain itu, manusia pula yang berperan menciptakan teknologi baru yang lebih modern untuk mempermudah pekerjaan dan meningkatkan hasil produksi. Oleh karena itu, bila suatu negara ingin meningkatkan pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Ini berarti Negara tersebut harus lebih dulu meningkatkan pertumbuhan dan pembangunan ekonomi maka negara tersebut harus lebih dulu meningkatkan kualitas SDMnya dengan cara memperbaiki kualitas ilmu pengetahuan, teknologi, keterampilan, sikap dan pola pikir. 3. Modal Apabila suatu negara ingin meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi tentu memerlukan modal, baik modal barang maupun modal uang. Bagi negara berkembang seperti Indonesia, jumlah modal yang terbatas menjadi masalah. Di negara berkembang, tingkat pembentukan modal yang rendah disebabkan karena kemampuan menabung yang rendah. Kemampuan menabung yang rendah disebabkan karena rendahnya tingkat pendapatan. Tingkat pendapatan rendah disebabkan karena tingkat produktivitas yang rendah. Tingkat produktivitas yang rendah disebabkan karena tingkat pembentukan modal yang rendah, sehingga kegiatan investasi tidak bisa berkembang. Demikian seterusnya sehingga membentuk suatu lingkaran setan (vicious circle) yang tidak ada putusnya dan saling berkaitan antara satu dengan lainnya. Lingkaran setan itu disebut juga dengan istilah lingkaran setan kemiskinan. GAMBAR Skema lingkaran setan kemiskinan. Jika suatu negara ingin memutus tali lingkaran setan tersebut, Negara itu harus melakukan suatu hentakan besar agar lingkaran setan dapat putus dan lepas dari ikatannya. Caranya antara lain dengan melakukan investasi yang lebih besar, meningkatkan keahlian penduduk dan mengurangi pertumbuhan penduduk melalui program KB (Keluarga Berencana). Agar bisa melakukan investasi yang lebih besar, umumnya negara-negara berkembang melakukan pinjaman ke luar negeri. Pinjaman luar negeri akan sangat membantu negara-negara berkembang keluar dari kemiskinan, dengan catatan pinjaman tersebut dikelola dengan baik. Sebaliknya, pinjaman luar negeri justru akan mendatangkan keterpurukan bila dikelola dengan buruk dan dikorupsi terusmenerus. Pokok pinjaman yang besar dan bunga utang yang menumpuk pada akhirnya dapat memperparah kemiskinan yang ada. 4. Teknologi Semakin tinggi tingkat teknologi yang dikuasai suatu negara akan mempermudah negara yang bersangkutan dalam mengolah SDA yang dimiliki dalam rangka meningkatkan pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Dengan menggunakan teknologi tinggi, proses produksi bias berjalan lebih cepat, mampu memproduksi lebih banyak, lebih baik dan dengan harga lebih murah. Mengapa demikian? Karena dengan menggunakan teknologi tinggi, efisiensi dan efektivitas, proses produksi dapat tercapai.

Judul: Makalah-artikel

Oleh: Retna Tri Pratiwi


Ikuti kami