Jawaban Uts Komnet No 1

Oleh Winda Aristia

15 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Jawaban Uts Komnet No 1

1. ADDIE
Desain pembelajaran menurut model ADDIE, Desain pembelajaran model ADDIE
sendiri merupakan salah satu model desain sistem pembelajaran yang memperlihatkan
langkah-langkah ynag dasar dalam sistem

pembelajaran yang sederhana dan mudah

dipelajari. Dimana model pembelajaran ini memiliki 5 tahapan./ fase utama diataranya:
Analisis

Implementation

Evaluasi

Design

Development

a. Analisis
Yaitu merupakan langkah pertama dari model desain sistem

pembelajaran ADDIE.

Dimana langkah dalam tahapan analisis terdiri darii dua tahap yaitu analisis kinerja dan
analisis kebutuhan. Analisis kinerja dilakukan untuk mengetahui dan mengklarifikasi
apakah masalah kinerja yang dihadapi memerlukan solusi berupa penyelenggaraan
program pembelajaran atau perbaikan manajemen. Misalnya dalam rendahnya motivasi
belajar siswa yang perlu dianalisis dan mendapatkan perbaikan kualitas yang lebih baik.
Disamping itu, Analisis kebutuhan merupakan langkah yang diperlukan untuk
menentukan kemampuan-kemampuan atau kompetensi yang perlu dipelajari oleh siswa
untuk meningkatkan kinerja atau prestasi belajar. Pada saat seorang perancang program
pembelajaran melakukan tahap analisis, ada dua pertanyaan kunci yang yang harus dicari
jawabannya, yaitu apakah tujuan pembelajaran yang telah ditentukan, dibutuhkan oleh
siswa dan dapat dicapai oleh siswa. Selain itu juga mencakup analisis lainnya yaitu
analisis tugas, dan tipe belajar siswa yang terdiri atas auditori, visual, dan kinestetik.
b. Desain

Perancanhan dalam model ADDIE mencakup perancangan atau desain kerangka isi
pembelajaran, dan merumuskan tujuan pembelajaran SMAR (spesifik, dapat diukur,
dapat diterapkan, dan realistik). Terdapat langkah-langkah yang harus dilakukan dalam
desain/rancangan, dimana langkah ini merupakan Inti dari langkah analisis karena
mempelajari masalah kemudian menemukan alternatif solusinya yang berhasil
diidentifikasi melalui langkah analisis kebutuhan. Langkah penting yang perlu dilakukan
untuk, menentukan pengalaman belajar yang perlu dimilki oleh siswa selama mengikuti
aktivitas pembelajaran, dan langkah yang harus mampu menjawab pertanyaan, misalnya
apakah program pembelajaran dapat mengatasi masalah kesenjangan kemampuan siswa.
c. Pengembangan
Yaitu merupakan langkah ketiga dalam mengimplementasikan model desain sistem
pembelajaran ADDIE. Langkah pengembangan meliputi kegiatan membuat, membeli,
dan memodifikasi bahan ajar. Dengan kata lain mencakup kegiatan memilih, menentukan
metode, media serta strategi

pembelajaran yang sesuai untuk digunakan dalam

menyampaikan

substansi

materi

atau

pengembangan, ada dua tujuan

program.

Dalam

melakukan

langkah

penting yang perlu dicapai. Antara lain adalah

memproduksi, membeli, atau merevisi bahan ajar yang akan digunakan untuk mencapai
tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan sebelumnya, dan memilih media atau
kombinasi media terbaik yang akan digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran.
d. Implementasi
Implementasi atau penyampaian materi pembelajaran merupakan langkah keempat dari
model desain sistem pembelajaran ADDIE. Terdapat tujuan utama dari tahapan ini antara
lain untuk membimbing siswa untuk mencapai tujuan atau kompetensi, menjamin
terjadinya pemecahan masalah untuk mengatasi kesenjangan hasil belajar yang dihadapi
oleh siswa, dan memastikan bahwa pada akhir program pembelajaran dimana siswa perlu
memilki pengetahuan, ketrampilan, dan sikap yang diperlukan. Tahapan implementasi
mencakup penerapan bahan ajar, uji coba pemanfaatan produk, membimbing siswa
mencapai tujuan, problem solving terhadap masalah, dan siswa mampu mencapai
kompetensi.
e. Evaluasi

Merupakan langkah terakhir dari model desain sistem pembelajaran ADDIE. Evaluasi
sendiri yaitu proses yang dilakukan untuk memberikan nilai terhadap program
pembelajaran. Evaluasi terhadap program pembelajaran bertujuan untuk mengetahui
beberapa hal, yaitu sikap siswa terhadap kegiatan pembelajaran secara keseluruhan,
peningkatan kompetensi dalam diri siswa, yang merupakan dampak dari keikutsertaan
dalam program pembelajaran, dan keuntungan yang dirasakan oleh sekolah akibat adanya
peningkatan kompetensi siswa setelah mengikuti program pembelajaran. Evaluasi dapat
dilakukan terhadap penggunaan media, pengguna media, dan situasi

pembelajaran

dengan cara observasi, interview, dan angket.
ASSURE
Model ASSURE merupakan suatu model yang merupakan sebuah formulasi untuk
Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) atau disebut juga model berorientasi kelas. Perencanaan
pembelajaran model ASSURE dikemukakan oleh Sharon E. Maldino, Deborah L. Lowther
dan James D. Russell dalam bukunya edisi 9 yang berjudul Instructional Technology & Media
For Learning.

Perencanaan pembelajaran model ASSURE meliputi 6 tahapan sebagai

berikut:
a. Analyze Learners
Tahap pertama adalah menganalisis pembelajar. Pembelajaran biasanya kita
berlakukan kepada sekelompok siswa atau mahasiswa yang mempunyai karakteristik
tertentu. Ada 3 karakteristik yang sebaiknya diperhatikan pada diri pembelajar, yakni:
Karakteristik Umum, Yang termasuk dalam karakteristik umum adalah usia, jenis
kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, etnis, kebudayaan, dan faktor sosial ekonomi.
Karakteristik umum ini dapat digunakan untuk menuntun kita dalam memilih metode,
strategi dan media untuk pembelajaran.
b. State Standards and Objectives
Tahap kedua adalah merumuskan standar dan tujuan pembelajaran yang ingin
dicapai. Standar diambil dari Standar Kompetensi yang sudah ditetapkan. Dalam
merumuskan tujuan pembelajaran, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah :

Gunakan format ABCD. A adalah audiens, siswa atau mahasiswa yang menjadi
peserta didik kita. Instruksi yang kita ajukan harus fokus kepada apa yang harus
dilakukan pembelajar bukan pada apa yang harus dilakukan pengajar, B (behavior) – kata
kerja yang mendeskripsikan kemampuan baru yang harus dimiliki pembelajar setelah
melalui proses pembelajaran dan harus dapat diukur), C (conditions) – kondisi pada saat
performa pembelajar sedang diukur, dan D adalah degree – yaitu kriteria yang menjadi
dasar pengukuran tingkat keberhasilan pembelajar.
c. Select Strategies, Technology, Media, And Materials
Tahap ketiga dalam merencanakan pembelajaran yang efektif adalah memilih
strategi, teknologi, media dan materi pembelajaran yang sesuai. Strategi pembelajaran
harus dipilih apakah yang berpusat pada siswa atau berpusat pada guru sekaligus
menentukan metode yang akan digunakan. Yang perlu digaris bawahi dalam point ini
adalah bahwa tidak ada satu metode yang paling baik dari metode yang lain dan tidak ada
satu metode yang dapat

menyenangkan/menjawab kebutuhan pembelajar secara

seimbang dan menyeluruh, sehingga harus dipertimbangkan mensinergikan beberapa
metode.
d. Utilize Technology, Media and Materials
Tahap keempat adalah menggunakan teknologi, media dan material. Pada tahap
ini melibatkan perencanaan peran kita sebagai guru/dosen dalam menggunakan teknologi,
media dan materi. Untuk melakukan tahap ini ikuti proses “5P”, yaitu: Pratinjau (previw),
mengecek teknologi, media dan bahan yang akan digunakan untuk pembelajaran sesuai
dengan tujuannya dan masih layak pakai atau tidak. Menyiapkan (prepare) teknologi,
media dan materi yang mendukung pembelajaran kita. Mempersiapkan (prepare)
lingkungan belajar sehingga mendukung penggunaan teknologi, media dan materi dalam
proses pembelajaran. Mempersiapkan (prepare) pembelajar sehingga mereka siap belajar
dan tentu saja akan diperoleh hasil belajar yang maksimal. Menyediakan (provide)
pengalaman belajar (terpusat pada pengajar atau pembelajar), sehingga siswa
memperoleh pengalaman belajar dengan maksimal.
e. Require Learner Participation
Tahap kelima adalah mengaktifkan partisipasi pembelajar. Belajar tidak cukup
hanya mengetahui, tetapi harus bisa merasakan dan melaksanakan serta mengevaluasi

hal-hal yang dipelajari sebagai hasil belajar. Dalam mengaktifkan pembelajar di dalam
proses pembelajaran yang menggunakan teknologi, media dan materi alangkah baiknya
kalau ada sentuhan psikologisnya, karena akan sangat menentukan proses dan
keberhasilan belajar..
f. Evaluate and Revise
Tahap keenam adalah mengevaluasi dan merevisi perencanaan pembelajaran serta
pelaksanaannya. Evaluasi dan revisi dilakukan untuk melihat seberapa jauh teknologi,
media dan materi yang kita pilih/gunakan dapat mencapai tujuan yang telah kita tetapkan
sebelumnya. Dari hasil evaluasi akan diperoleh kesimpulan: apakah teknologi, media dan
materi yang kita pilih sudah baik, atau harus diperbaiki lagi.

Judul: Jawaban Uts Komnet No 1

Oleh: Winda Aristia


Ikuti kami