Jawaban Uts Komnet

Oleh Hani Yaturrohmah

19 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Jawaban Uts Komnet

JAWABAN UTS (UJIAN TENGAH SEMESTER)
PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS KOMPUTER DAN
INTERNET (KOMNET)

Diajukan untuk Memenuhi Tugas Ujian Tengah Semester (UTS)
Dosen Pengampu : Ipin Aripin, M.Pd

Disusun oleh:
HANIYATURROHMAH
14121620639

JURUSAN TADRIS IPA-BIOLOGI.C/VII
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
SYEKH NURJATI CIREBON
2015

1. Tahapan desain bahan ajar multimedia menurut model :
a. Addie
Salah satu model desain pembelajaran yang sifatnya lebih generik adalah
model ADDIE ADDIE merupakan singkatan dari Analysis, Design, Development
or Production, Implementation or Delivery and Evaluations. Menurut langkahlangkah pengembangan produk, model ini dapat digunakan untuk berbagai macam
bentuk pengembangan produk seperti model, strategi pembelajaran, metode
pembelajaran, media dan bahan ajar. Di bawah ini merupakan skema mengenai
tahapan-tahapan pelaksanaan evaluasi model ADDIE:

Dari skema model di atas dapat kita ketahui bahwa terdapat beberapa
langkah-langkah tahap pengembangan yakni :
1) Analysis (analisa)
Analisis merupakan tahap pertama yang harus dilakukan oleh seorang
pengembang pembelajaran. Shelton dan Saltsman menyatakan ada tiga
segmen yang harus dianalisis yaitu siswa, pembelajaran, serta media untuk
menyampaikan bahan ajarnya. Langkah-langkah dalam tahapan analisis ini
setidaknya adalah menganalisis siswa, menentukan materi ajar, menentukan
standar kompetensi (goal) yang akan dicapai, dan menentukan media yang
akan digunakan (Fadli, 2012). Langkah analisis melalui dua tahap, yaitu :
a) Analisis Kinerja
Analisis Kinerja dilakukan untuk mengetahui dan mengklarifikasi
apakah masalah kinerja yang dihadapi memerlukan solusi berupa

penyelenggaraan program pembelajaran atau perbaikan manajemen (Alik,
2010). Contoh :
(1) Kurangnya pengetahuan dan ketrampilan menyebabkan rendahnya
kinerja individu dalam organisasi atau perusahaan, hal ini diperlukan
solusi berupa penyelenggaraan program pembelajaran.
(2) Rendahnya motivasi berprestasi, kejenuhan, atau kebosanan dalam
bekerja memerlukan solusi perbaikan kualitas manajemen.Misalnya
pemberian insentif terhadap prestasi kerja, rotasi dan promosi, serta
penyediaan fasilitas kerja yang memadai (Alik, 2010).
b) Analisis Kebutuhan
Analisis kebutuhan merupakan langkah yang diperlukan untuk
menentukan kemampuan-kemampuan atau kompetensi yang perlu
dipelajari oleh siswa untuk meningkatkan kinerja atau prestasi belajar
(Alik, 2010).
Oleh karena itu, output yang akan kita hasilkan adalah berupa
karakteristik atau profile calon peserta belajar, identifikasi kesenjangan,
identifikasi kebutuhan dan analisis tugas yang rinci didasarkan atas
kebutuhan.
2) Design (desain/perancangan)
Tahapan desain ini, pertama merumuskan tujuan pembelajaran yang
SMAR (spesifik, measurable, applicable, dan realistic). Selanjutnya menyusun
tes, dimana tes tersebut harus didasarkan pada tujuan pembelajaran yag telah
dirumuskan tadi. Kemudian tentukanlah strategi pembelajaran media dan yang
tepat harusnya seperti apa untuk mencapai tujuan tersebut. Selain itu,
dipertimbangkan pula sumber-sumber pendukung lain, semisal sumber belajar
yang relevan, lingkungan belajar yang seperti apa seharusnya, dan lain-lain.
Semua itu tertuang dalam sautu dokumen bernama blue-print yang jelas dan
rinci. Desain merupakan langkah kedua dari model desain sistem
pembelajaran ADDIE. Langkah ini merupakan:
Inti dari langkah analisis karena mempelajari masalah kemudian menemukan
alternatif solusinya yang berhasil diidentifikasi melalui langkah analisis
kebutuhan.

a) Langkah penting yang perlu dilakukan untuk, menentukan pengalaman
belajar yang perlu dimilki oleh siswa selama mengikuti aktivitas
pembelajaran.
b) Langkah yang harus mampu menjawab pertanyaan, apakah program
pembelajaran dapat mengatasi masalah kesenjangan kemampuan siswa?
c) Kesenjangan kemampuan disini adalah perbedaan kemampuan yang
dimilki siswa dengan kemampuan yang seharusnya dimiliki siswa. Contoh
pernyataan kesenjangan kemampuan:
(1) Siswa tidak mampu mencapai standar kompetensi yang telah
ditentukan setelah mengikuti proses pembelajaran.
(2) Siswa hanya mampu mencapai tingkat kompetensi 60% dari standar
kompetensi yang telah digariskan.
Pada saat melakukan langkah ini perlu dibuat pertanyaan - pertanyaan
kunci diantaranya adalah sebagai berikut :
a) Kemampuan dan kompetensi khusus apa yang harus dimilki oleh siswa
setelah menyelesaikan program pembelajaran?
b) Indikator apa yang dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan siswa
dalam mengikuti program pembelajaran?
c) Peralatan atau kondisi bagaimana yang diperlukan oleh siswa agar dapat
melakukan unjuk kompetensi – pengetahuan, ketrampilan, dan sikap setelah mengikuti program pembelajaran?
d) Bahan ajar dan kegiatan seperti apa yang dapat digunakan dalam
mendukung program pembelajaran?
3) Development (pengembangan)
Pengembangan adalah proses mewujudkan blue-print alias desain tadi
menjadi kenyataan. Artinya, jika dalam desain diperlukan suatu software
berupa

multimedia

pembelajaran,

maka

multimedia

tersebut

harus

dikembangkan. Satu langkah penting dalam tahap pengembangan adalah uji
coba sebelum diimplementasikan. Tahap uji coba ini memang merupakan
bagian dari salah satu langkah ADDIE, yaitu evaluasi.
Pengembangan merupakan langkah ketiga dalam mengimplementasikan
model desain sistem pembelajaran ADDIE. Langkah pengembangan meliputi
kegiatan membuat, membeli, dan memodifikasi bahan ajar. Dengan kata lain
mencakup kegiatan memilih, menentukan metode, media serta strategi

pembelajaran yang sesuai untuk digunakan dalam menyampaikan materi atau
substansi program. Dalam melakukan langkah pengembangan, ada dua tujuan
penting yang perlu dicapai. Antara lain adalah :
a. Memproduksi, membeli, atau merevisi bahan ajar yang akan digunakan
untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan sebelumnya.
b. Memilih media atau kombinasi media terbaik yang akan digunakan untuk
mencapai tujuan pembelajaran.
Pada saat melakukan langkah pengembangan, seorang perancang akan
membuat pertanyaan-pertanyaan kunci yang harus dicari jawabannya,
Pertanyaan-pertanyaannya antara lain :
a. Bahan ajar seperti apa yang harus dibeli untuk dapat digunakan dalam
mencapai tujuan pembelajaran?
b. Bahan ajar seperti apa yang harus disiapkan untuk memenuhi kebutuhan
siswa yang unik dan spesifik?
c. Bahan ajar seperti apa yang harus dibeli dan dimodifikasi sehingga dapat
digunakan untuk memenuhi kebutuhan siswa yang unik dan spesifik?
d. Bagaimana kombinasi media yang diperlukan dalam menyelenggarakan
program pembelajaran?
4) Implementation (implementasi/eksekusi)
Implementasi

adalah

langkah

nyata untuk

menerapkan

sistem

pembelajaran yang sedang kita buat. Artinya, pada tahap ini semua yang telah
dikembangkan diinstal atau diset sedemikian rupa sesuai dengan peran atau
fungsinya agar bisa diimplementasikan. Implementasi atau penyampaian
materi pembelajaran merupakan langkah keempat dari model desain sistem
pembelajaran ADDIE. Tujuan utama dari langkah ini antara lain :
a) Membimbing siswa untuk mencapai tujuan atau kompetensi.
b) Menjamin terjadinya pemecahan masalah / solusi untuk mengatasi
kesenjangan hasil belajar yang dihadapi oleh siswa.
c) Memastikan bahwa pada akhir program pembelajaran, siswa perlu
memilki kompetensi – pengetahuan, ketrampilan, dan sikap - yang
diperlukan. Pertanyaan-pertanyaan kunci yang harus dicari jawabannya
oleh seorang perancang program pembelajaran pada saat melakukan
langkah implementasi yaitu sebagai berikut :

(1) Metode pembelajaran seperti apa yang paling efektif utnuk digunakan
dalam penyampaian bahan atau materi pembelajaran?
(2) Upaya atau strategi seperti apa yang dapat dilakukan untuk menarik
dan memelihara minat siswa agar tetap mampu memusatkan perhatian
terhadap penyampaian materi atau substansi pembelajaran yang
disampaikan?
5) Evaluation (evaluasi/ umpan balik)
Evaluasi yaitu proses untuk melihat apakah sistem pembelajaran yang
sedang dibangun berhasil, sesuai dengan harapan awal atau tidak. Sebenarnya
tahap evaluasi bisa terjadi pada setiap empat tahap di atas. Evaluasi yang
terjadi pada setiap empat tahap di atas itu dinamakan evaluasi formatif, karena
tujuannya untuk kebutuhan revisi.
Evaluasi merupakan langkah terakhir dari model desain sistem
pembelajaran ADDIE. Evaluasi adalah sebuah proses yang dilakukan untuk
memberikan nilai terhadap program pembelajaran. Evaluasi terhadap program
pembelajaran bertujuan untuk mengetahui beberapa hal, yaitu :
a) Sikap siswa terhadap kegiatan pembelajaran secara keseluruhan.
b) Peningkatan kompetensi dalam diri siswa, yang merupakan dampak dari
keikutsertaan dalam program pembelajaran.
c) Keuntungan yang dirasakan oleh sekolah akibat adanya peningkatan
kompetensi siswa setelah mengikuti program pembelajaran. Beberapa
pertanyaan penting yang harus dikemukakan perancang program
pembelajaran dalam melakukan langkah-langkah evaluasi, antara lain :
(1) Apakah siswa menyukai program pembelajaran yang mereka ikuti
selama ini?
(2) Seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh siswa dalam mengikuti
program pembelajaran?
(3) Seberapa jauh siswa dapat belajar tentang materi atau substansi
pembelajaran?
(4) Seberapa

besar

siswa

mampu

mengaplikasikan

pengetahuan,

ketrampilan, dan sikap yang telah dipelajari?
(5) Seberapa besar kontribusi program pembelajaran yang dilaksanakan
terhadap prestasi belajar siswa?

Implementasi model desain sistem pembelajaran ADDIE yang dilakukan
secara sistematik dan sistemik diharapkan dapat membantu seorang perancang
program, guru, dan instruktur dalam menciptakan program pembelajaran yang
efektif, efisien, dan menarik.

b. Assure
Model berorientasi kelas biasanya ditujukan untuk mendesain pembelajaran
level mikro (kelas) yang hanya dilakukan setiap dua jam elajaran atau lebih.
Contohnya adalah model ASSURE. Model ASSURE terdiri atas enam langkah
kegiatan yaitu:
1) Analyze Learners (Analisis Pelajar)
Menurut Heinich et al (2005) jika sebuah media pembelajaran akan
digunakan secara baik dan disesuaikan dengan cirri-ciri belajar, isi dari
pelajaran yang akan dibuatkan medianya, media dan bahan pelajaran itu
sendiri. Lebih lanjut Heinich, 2005 menyatakan sukar untuk menganalisis
semua cirri pelajar yang ada, namun ada tiga hal penting dapat dilakuan untuk
mengenal pelajar sesuai berdasarkan cirri-ciri umum, keterampilan awal
khusus dan gaya belajar
2) States Objectives (Menyatakan Tujuan)
Menyatakan

tujuan

adalah

tahapan

ketika

menentukan

tujuan

pembelajaran baik berdasarkan buku atau kurikulum. Tujuan pembelajaran
akan menginformasikan apakah yang sudah dipelajari anak dari pengajaran
yang dijalankan. Menyatakan tujuan harus difokuskan kepada pengetahuan,
kemahiran, dan sikap yang baru untuk dipelajari
3) Select Methods, Media, and Material (Pemilihan Metode, media dan
bahan)
Heinich et al. (2005) menyatakan ada tiga hal penting dalam pemilihan
metode, bahan dan media yaitu menentukan metode yang sesuai dengan tugas
pembelajaran, dilanjutkan dengan memilih media yang sesuai untuk
melaksanakan media yang dipilih, dan langkah terakhir adalah memilih dan
atau mendesain media yang telah ditentukan.
4) Utilize Media and materials (Penggunaan Media dan bahan)

Menurut Heinich et al (2005) terdapat lima langkah bagi penggunaan
media yang baik yaitu, preview bahan, sediakan bahan, sedikan persekitaran,
pelajar dan pengalaman pembelajaran.
5) Require Learner Participation (Partisipasi Pelajar di dalam kelas)
Sebelum pelajar dinilai secara formal, pelajar perlu dilibatkan dalam
aktivitas pembelajaran seperti memecahkan masalah, simulasi, kuis atau
presentasi.
6) Evaluate and Revise (Penilaian dan Revisi)
Sebuah media pembelajaran yang telah siap perlu dinilai untuk menguji
keberkesanan dan impak pembelajaran. Penilaian yang dimaksud melibatkan
beberapa aspek diantaranya menilai pencapaian pelajar, pembelajaran yang
dihasilkan, memilih metode dan media, kualitas media, penggunaan guru dan
penggunaan pelajar.

2. Flowchart Materi Protista
Start

Petunjuk

Menu Utama

Exit

Tujuan

Materi

Evaluasi

Kompetensi
Inti

Protista

Kompetensi
Dasar

Tuhas
Harian

Penyusun

Ulangan

Protista
Menyerupai
Tumbuhan

Protista
Menyerupai
Hewan

Protista
Menyerupai
Jamur

Filum
Euglenophyta

Rhizopoda

Oomycota

Filum Chlorophyta

Flagellata

Myxomycota

Filum Phaeophyta

Cilliata

Acrosiomycota

Filum Crhysophyta

Sporozoa

Indikator

Tujuan

Filum Rhodophyta

Filum Pyrhophyta

Peranan

3. RPP Materi Protista
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah

: MAN Buntet Pesantren Cirebon

Kelas/Semester : X/1
Mata Pelajaran

: Biologi

Materi

: Protista

Alokasi Waktu

: 2 x 45 menit

A. Kompetensi Inti
KI1

: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

KI2

: Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah
lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI3

: Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

KI4

: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar
3.4 Menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan protista berdasarkan ciri-ciri
umum kelas dan peranya dalam kehidupan melalui pengamatan secara teliti dan
sistematis
4.5 Merencanakan dan melaksanan pengamatan tentang ciri-ciri dan peran protista dalam
kehidupan dan menyajikan hasil pengamatan dalam bentuk model/ charta/ gambar.

C. Indikator
3.5.1 Mendeskripsikan gambaran umum protista
3.5.2 Mengkategorikan klasifikasi Protista berdasarkan ciri-ciri umum
3.5.3 Mengamati gambar atau foto berbagai jenis protista
3.5.4 Menjelaskan karakteristik protista mirip tuumbuhan
3.5.5 Menjelaskan karakteristik protista mirip jamur
3.5.6 Menjelaskan karakteristik protista mirip hewan
3.5.7 Menjelaskan peran menguntungkan protista dalam kehidupan sehari-hari
3.5.8 Menjelaskan peran merugikan protista dalam kehidpan sehari-hari
4.5.1 Melakukan pengamatan terhadap ciri-ciri protista dalam kehidupan sehari-hari
4.5.2 Membuat laporan tentang pengamatan peranan protista dalam kehidupan 4.5.3.
4.5.3 Menyampaikan hasil pengamatan didepan kelas

D. Tujuan
Melalui proses pengamatan, bertanya, mengumpulkan informasi, bernalar, diskusi,
serta mengasosiasi peserta didik dapat:
1. Mendeskripsikan gambaran umum protista
2. Mengkategorikan klasifikasi Protista berdasarkan ciri-ciri umum
3. Mengamati gambar atau foto berbagai jenis protista
4. Menjelaskan karakteristik protista mirip tuumbuhan
5. Menjelaskan karakteristik protista mirip jamur
6. Menjelaskan karakteristik protista mirip hewan
7. Menjelaskan peran menguntungkan protista dalam kehidupan sehari-hari
8. Menjelaskan peran merugikan protista dalam kehidpan sehari-hari
9. Melakukan pengamatan terhadap ciri-ciri protista dalam kehidupan sehari-hari
10. Membuat laporan tentang pengamatan peranan protista dalam kehidupan 4.5.3.
11. Menyampaikan hasil pengamatan didepan kelas

E. Materi Pembelajaran
Secara umum, Pengertian Protista adalah organisme eukariot pertama atau paling
sederhana. Protista merupakan organisme eukariotik sehingga memiliki membran inti
sel. Dalam kajian evolusi bahwa Protista merupakan organisme eukariotik yang paling
awal (tertua). Acritarch berasal dari bahasa Yunani yaitu dari kata akritos yang berarti

membingungkan sedangkan arch berari asal-usl, dimana secara umum, Acritarch adalah
struktur organik yang belum diperhitngkan untuk diklasifikasikan.
Diyakini bahwa acritarch merupakan fosil Protista yang hidup pada zaman
Prakambrium yang berumur sekitar 2,1 miliar tahun. Fosit tersebut mengandung kilit
sista atau kulit pelindung yang mirip dengan kulit sista yang di bentuk Protista pada saat
ini. Protista terdapat sekitar 600.000 spesies yang saat ini sudah diketahui. Sebagian
besar uniseluler, tetapi ada juga yang berkoloni dan multiseluler. Protista mempunyai
keanekaragaman metabolisme. Protista ada yang aerobik dan memiliki mitokondria
sebagai alat resporasinya, serta ada juga yang anaerobik. Ada juga Protista yang
fotoautotrof karena memiliki kloroplas, dan ada juga yang hidup secara heterotrof
dengan cara menyerap molekol organik atau memakan organisme lainnya.
Sebagian besar dari Protista memiliki alat gerak yangberupa flagela (bulu cambuk )
atau silia (rambut getar) sehingga dapat bergerak (motil), namun ada juga yang tidak
mempunyai alat gerak. Protista dapat dengan mudah ditemukan karena hidup diberbagai
habitat yang mengandung air seperti di tanah, sampah, tumpukan dedaunan, air tawar, air
laut, pasir, endapan lumpur, dan batu. Namun ada juga yang hidup dengan bersimbiosis
di dalam tubuh organisme lain secara parasit atau mutualisme. Protista merupakan
organisme penyusun plankton. Plankton berasal dari baha yunani yaitu planktos yang
berarti mengembara artinya organisme mikroskopis yang mengapung secara pasitf atau
berenang secara lemah di permukaan air. Plankton yang bersifat fotoautotrof disebut
dengan fitoplankton, sedangkan protista yang bersifat heterotrof disebut dengan
zooplankton.
1. Ciri-Ciri Protista
Protista memiliki berbagai jenis dengan karakteristik yang berbeda-beda, maka
dari itu kali ini mengenai ciri-ciri umum protista adalah sebagai berikut.


Memiliki membran inti sel



Umumnya uniseluler (bersel satu) tetapi ada juga organisme multiseluler atau
kolonial



Hidup dengan bebas atau hidup sebagai parasit



Dapat ditemukan di tana, sampah, tumpukan dedaunan, air tawar, air laut,
pasir,endapan lumpur, dan batu



Respirasi aerop dan memiliki mitokondria untuk respirasi sel serta ada juga yang
anaerobik.



Umumnya bergerak dengan flagela atau silia, namun ada juga yang tidak
memiliki alat gerak.



Bereproduksi secara aseksual dan seksual



Dikelompokkan dalam 3 jenis yaitu protista mirip hewan (protozoa), protista
mirip tumbuhan (alga atau ganggang), protista mirip jamur (jamur protista)

2. Jenis-Jenis Protista/Klasifikasi Protista
Berdasarkan dari kemiripan ciri-ciri dengan organisme lain dan cara
memperoleh makanannya sebagai bentuk sumber energi. Protista di kelompokkan
dalam 3 jenis golongan. Jenis-Jenis Protista adalah sebagai berikut...
a. Protista Mirip Hewan (Protozoa)
Protista mirip hewan (protozoa) adalah protista yang bersifat heterotrof
yang memperoleh makanannya dari organisme lain dengan cara "menelan" atau
memasukkan makanan tersebut ke dalam sel tubuhnya (intraseluler). Macammacam contoh protista mirip hewan dikelompokkan dalam beberapa jenis yaitu
Mastigophora (protista berbulu cambuk), sarcodina (protista berkaki semu),
Ciliphora (protista bersilia), dan Sporozoa (protista berspora).

Ciri-Ciri Protista Mirip Hewan (Protozoa)


Organisme bersel satu



Mempunyai inti eukariotik



Ukuran tubuh antara 100-300 mikron



Umumnya memiliki anggota gerak



Alat gerak protozoa antara lain kaki semu (pseudopodia), bulu getar (silia),
dan bulu cambuk (flagelum),



Umumnya tidak dapat membuat makanan sendiri (heterotrof)



Hidup bebas, saprofit, atau parasit



Habitat di air laut, air tawar, tempat lembab, tubuh hewan atau tubuh
manusia.

b. Protista Mirip Tumbuhan (Alga atau Ganggang)
Protista mirip tumbuhan (alga atau ganggang) adalah protista fotoautotrof
yang dapat membuat makanannya sendiri dengan cara fotosintetis. Macammacam alga yang dikelompokkan dalam beberapa jenis antara lain Euglenophyta
(euglena), Chrysophyta (alga keemasan), Phyrrophyta (alga api), Chlorophyta
(alga hijau), Phaeophyta (alga cokelat), dan Rhodophyta (alga merah).

Ciri-Ciri Protista Mirp Tumbuhan (Alga atau Ganggang)


Organisme eukariotik



Bersifat uniseluler dengan yang berbentuk benang/pita dan ada juga yang
bersifat multiseluler yang berbentuk lembaran



Tidak dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun.



Tubuhnya berupa talus



Bereproduksi secara aseksual dan seksual



Habitat di perairan, tempat lembab, dan epifit



Dapat berfotosintetis

c. Protista Mirip Jamur (Jamur Protista)
Protista mirip jamur (jamur protista) adalah protista heterotrof yang
memperoleh makanan dari organisme lain dengan cara menguraikan atau
menelan

(fagositosis)

makanan.

Macam-macam

jamur

protista

yang

dikelompokkan dalam beberapa jenis yang meliputi kelompok jamur lendir dan
jamir air (Oomycota). Jamur lendir terbagi menjadi dua jenis yaitu jamur lendir
plasmodial (Myxomycota) dan jamur lendir seluler (Acrasiomycota).

Ciri-Ciri Protista Mirip Jamur (Jamur Protista)


Memiliki sel flagela pada waktu dalam siklus hidupnya



Bersifat heterotrof



Umumnya parasit atau saprofit



Khususnya pada jamur air, memiliki dinding sel yang tersusun oleh selulosa,
sedangkan jamur tersusun oleh zat kitin



Membentuk spora diploid dan hasil miosis berupa gamet. Pada jamur air
menghasilkan zoospora



Fagositik

F. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan

: Saintifik

2. Model Pembelajaran

: Discovery Learning

3. Media Pembelajaran

: Gambar, Ppt, Video, Proyektop, Laptop

4. Sumber Belajar

: Buku Paket

G. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan I : 2 x 45 menit
Kegiatan :
Kegiatan

Deskripsi Pembelajaran

Waktu

Nilai
Karakter

Pendahuluan



salam dan 5 menit

Peserta didik merespon
dari

guru

berhubungan

menghormati

kondisi

dan

pembelajaran

(salam, sapa,

pertanyaan
dengan

senyum)

sebelumnya


Saling

Peserta

didik

tentang

pembelajaran

dilaksanakan

menerima

dengan

informasi

yang

akan

materi

yang

memiliki keterkaitan dengan materi
sebelumnya.


Peserta

didik

menerima

tentang kompetensi,
materi,

tujuan,

informasi

ruang lingkup

manfaat,

langkah

pembelajaran, metode penilaian yang
akan dilaksanakan


Bertanya dan menagih secara lisan
tugas

mengumpulkan

media

hidup

Protista, yaitu air kolam.
Inti



Mengamati
1. Peserta

didik

mengamati

dan 5 menit

mencermati gambar video Protista

Peduli
lingkungan

mirip jamur.
2. Peserta

didik

mencatat

hasil

pengamatannnya


Menanya
1. Peserta didik mendiskusikan (antar 10 meni

Kritis

peserta didik dalam satu kelompok
atau

diluar

guru)

kelompok,

dan/atau

tentang hasil pengamatan

video Protista mirip jamur.
2. Peserta didik mengidentifikasi ciriciri Protista mirip jamur.
3. Peserta didik merumuskan masalah
ciri-ciri,

perkembangbiakan

dan

klasifikasi Protista mirip jamur.


Mengeksplorasi
1. Peserta didik secara berkelompok 40 menit
melakukan

pengamatan

gambar

Protista mirip jamur.
2. Peserta didik mengidentifikasi ciriciri dan menggambar Protista mirip

Rasa
tahu

ingin

jamur yang diamati.
3. Guru menilai sikap siswa dalam
kerja kelompok dan membimbing/
menilai

keterampilan

mencoba,

menggunakan alat, dan mengolah
data, serta menilai kemampuan
siswa

menerapkan

konsep

dan

prinsip dalam pemecahan masalah.


Mengasosiasi
1. Membandingkan hasil pengamatan 5 menit
dengan

gambar

berbagai

Kreatif

jenis

organisme golongan Protista mirip
jamur.
2. Membuat kesimpulan tentang ciri
Protista mirip jamur dari

hasil

pengamatan.


Mengkomunikasikan
1. Perwakilan

kelompok 10 menit

dari

mempresentasikan

Kerjasama

hasil

pengamatan Protista mirip jamur.
2. Peserta

didik

menyampaikan

kesimpulan ciri-ciri Protista mirip
jamur.
3. Peserta

didik

kesimpulan

menyampaikan
perkembangbiakan

Protista mirip jamur
Peserta

didik

kesimpulan

menyampaikan

klasifikasi

Protista

mirip jamur.
Penutup



Peserta didik menyimpulkan materi 10 menit

Tanggung

yang telah dipelajari dengan merespon

jawab, kreatif

pertanyaan

guru

yang

menuntun dan menggali.

sifatnya



Peserta didik merefleksi penguasaan
materi yang telah dipelajari dengan
membuat catatan penguasaan materi.



Peserta didik saling memberikan umpan
balik hasil refleksi yang dilakukan



Guru

memberikan

tugas

mandiri

sebagai pelatihan keterampilan dalam
menyelesaikan masalah peran Protista
mirip jamur.


Peserta didik mendengarkan arahan
guru untuk materi pada pertemuan
berikutnya.

H. Penilaian
1. Penilaian sikap spiritual
a. Teknik penilaian : Angket
b. Bentuk penilaian : lembar angket
c. Kisi-kisi :
No

Sikap yang dinilai

Butir

1

Mensyukuri nikmat Tuhan yang telah menciptakan protista yang

1-8

memiliki peranan dalam kehidupan manusia
Instrumen : lihat lampiran 1
2. Penilain sikap sosial
a. Teknik penilaian : Observasi
b. Bentuk penilaian : lembar observasi
c. Kisi-kisi :
No

Sikap yang dinilai

Butir
instrumen

1

Kejujuran

dalam

mencatat

data

hasil

pengamatan

1

Ketelitian dalam melakukan pengamatan mikroskopis

1

mikroskopis Protista
2

protista
3

Tanggung jawab pada saat melakukan pengamatan dan

1

setelah melakukan pengamatan mikroskopis
Instrumen : lihat lampiran 2
3. Penilaian pengetahuan
a. Teknik penulisan : Tes tulis
b. Bentuk instrumen : soal uraian 6 butir
c. Kisi-kisi
Kisi-kisi soal uraian
No

Indikator

Butir instrument

1

Menentukan 3 ciri umum kingdom protista

2

Menyelidiki

keberadaan

2

jenis

protista

Soal tes tulis nomor 1
(mirip

Soal tes tulis nomor 2

hewan/tumbuhan) yang hidup di air kolam dan air
rendaman jerami/rumput
3

Menentukan 1 ciri umum setiap kelas dari protista mirip

Soal tes tulis nomor 3

hewan
4

Menentukan 1 ciri umum setiap kelas dari protista mirip

Soal tes tulis nomor 4

tumbuhan
5

Menentukan 2 ciri umum setiap kelas dari protista mirip

Soal tes tulis nomor 5

jamur
6

Mengkaitkan antara ciri umum protista dengan peranannya

Soal tes tulis nomor 6

dalam kehidupan
Instrumen : lihat lampiran 3
4. Penilaian keterampilan
a. Teknik penilaian

: Observasi

b. Bentuk instrument : lembar observasi
c. Kisi-kisi
Kisi lembar observasi untuk pengamatan protista pada air kolam dan air
rendaman rumput/jerami

No

Keterampilan

Butir
instrument

1

Merencanakan pengamatan untuk mengamati protista yang hidup di

2

air kolam dan rendaman air jerami/rumput
2

Melaksanakan pengamatan mikroskopis dari kultur air kolam dan

2

rendaman air jerami
3

Menyajikan data hasil pengamatan dalam bentuk gambar

1

4

Mengkomunikasikan hasil pengamatan protista dalam bentuk

2

laporan secara tertulis
Instrument

: lihat lampiran 4

Kisi lembar observasi untuk diskusi
No

Keterampilan

Butir
instrument

1

Mempresentasikan hasil diskusi kelompok tentang protista mirip

1-4

hewan, mirip tumbuhan, dan mirip jamur
2

Mempresentasikan hasil diskusi tentang peranan protista dalam

1-4

kehidupan
Cirebon, 6 November 2015
Mengetahui
Kepala SMA…

Guru Mata Pelajaran,

……………………

……………………

Lampiran 1: Penilaian sikap spiritual
Penilaian sikap spiritual

: Digunakan untuk menilai sikap spiritual siswa dalam materi
peranan protista bagi kehidupan manusia

Angket
Petunjuk Angket
Berilah tanda chek list (√) pada pernyataan yang menurut kalian sesuai dengan
kebiasaan kalian.
No

Sikap yang dinilai

1

Jika saya mengamati air kolam yang bewarna hijau, saya

Ya

Tidak

yakin ada makhluk hidup kecil yang memiliki klorofil untuk
fotosintesis
2

Saya tidak suka membuang sampah ke sungai atau kolam
karena dapat membunuh plankton dan zooplankton

3

Saya yakin bahwa Tuhan menciptakan protista memiliki
manfaat tersendiri bagi kehidupan manusia di bumi ini

4

Setelah memotong dan membersihkan rumput di lapangan,
saya selalu mencuci tangan agar bebas dari kista

5

Saya yakin bahwa Tuhan menciptakan alam ini dengan
sangat seimbang

6

Saya ingin sekali meneliti lebih lanjut tentang peranan
protista untuk memenuhi kebutuhan manusia

7

Setelah mengamati video tentang Chlorella saya ingin
mengunjungi tempat budidaya Chlorella yang ada di
Pasuruan-Jatim agar bisa mencari informasi tentang
budidaya Chlorella secara langsung

8

Melalui belajar protista ini dapat meningkatkan ketakwaan
saya terhadap adanya Tuhan yang menciptakan makhluk di
bumi mulai dari yang mikroskopis sampai makroskopis

Rekapan Penilaian Siswa
No

Nama Siswa

Skor pernyataan No.
1

2

3

4

5

6

Keterangan:
Nilai 1 : jika benar
Nilai 0 : jika salah
Nilai sikap = (jumlah skor: jumlah skor maksimal) x 4

7

8



Nilai

skor

sikap

Criteria

Kriteria

Rentangan nilai

Sangat baik (A)

3,66 – 4, 0

Baik (B)

2,66-3,65

Cukup (C)

1,66 - 2,65

Kurang (D)

< 1,66

Lampiran 2: Penilaian Sikap social
Lembar Observasi

: Digunakan untuk

menilai sikap social peserta didik dalam hal

melakukan pengamatan protista yang terdapat dalam air kolam dan air
rendaman jerami/rumput, air sawah, dan air selokan/parit
Lembar Observasi
Nama siswa

:

No

Aspek yang dinilai

1

Kejujuran dalam mencatat data hasil pengamatan

2

Ketelitian dalam mencari protista di bawah mikroskop

3

Tanggung jawab pada saat melakukan pengamatan dan setelah

Skor
1

2

3

melakukan pengamatan protista

Rubrik Penilaian Sikap Sosial
No
1

Aspek yang dinilai
Kejujuran

dalam

Skor
3

mencatat data hasil
pengamatan

Menuliskan, mencatat, atau menggambar sesuai
dengan hasil pengamatan mikroskop

2

Menuliskan, mencatat, atau menggambar kurang
sesuai dengan hasil pengamatan mikroskop

1

Menuliskan, mencatat, atau menggambar tidak sesuai
dengan hasil pengamatan mikroskop

2

Ketelitian

dalam

mencari protista di

3

Mendapatkan jenis protista yang terdapat di dalam
preparat dengan cepat (kurang dari 5 menit)

bawah mikroskop

2

Mendapatkan jenis protista yang terdapat di dalam
preparat kurang dari 10 menit

1

Mendapatkan jenis protista yang terdapat di dalam
preparat lebih dari 10 menit

3

Tanggung jawab pada
saat

3

Bertanggung jawab dalam menggunakan alat- alat

melakukan

pengamatan
setelah

labolatorium ketika pengamatan dan mengembalikan

dan

melakukan

pengamatan protista

alat-alat labolatorium ke tempat semula
2

Bertanggung jawab dalam menggunakan alat- alat
labolatorium hanya ketika pengamatan

1

Tidak

bertanggung

jawab

terhadap

alat-alat

labolatorium baik pada saat pengamatan ataupun
setelah pengamatan

Lampiran 3: Penilaian Pengetahuan
Tes Tulis

: Digunakan untuk menilai pengetahuan perserta didik dalam materi protista

Kisi-kisi Soal
Indikator

Indikator

Tingkat

Butir

Indikator

Kompetensi

butir soal

berfikir

Soal

Kompetensi

Menentukan
ciri

Siswa

dapat

umum menentukan ciri

C3

1. Dalam

klasifikasi

5 Menentukan

kingdom,

protista ciri

kingdom protista umum kingdom

terpisah

menjadi kingdom

melalui

protista melalui

kingdom

sendiri. protista melalui

pengamatan

pengamatan

Tentukan 3 ciri umum pengamatan

video protista

video protista

dari

makhluk

yang

masuk

kingdom pritista?

umum

hidup video protista
dalam

Menyelidiki

Siswa

keberadaan

menyelidiki

protista
hidup

dapat

C3

air protista

kolam

dan hidup

rendaman

rumah.
yang

di

air kolam

jerami/rumput

Budi

rendaman

memiliki Menyelidiki

kolam ikan di belakang keberadaan

yang keberadaan
di

2. Pak

Air

kolam protista

tersebut tidak pernah hidup

air

diganti

dan

selama

air

di

setidaknya kolam
1

sehingga

jerami/rumput

yang

tahun
air

air
dan

ini rendaman

air

kolam jerami/rumput

berwarna hijau. Tibatiba Pak Budi membeli
ikan gatul (ikan kecil)
lalu dimasukkannya ke
dalam kolam tersebut.
Setelah satu bulan, ikan
gatul tersebut ternyata
masih hidup, padahal
tidak

pernah

diberi

makan oleh Pak Budi.
Selidiki jenis protista
apa

yang

memiliki

peran penting di dalam
kolam

ikan

berdasarkan

tersebut
fakta

dalam bacaan!

Menentukan

1 Siswa

dapat

ciri umum setiap menentukan
kelas

dari ciri

1

umum

protista

mirip setiap kelas dari

hewan

protista

mirip

C3

3. Tentukan 1 ciri umum Menentukan 1
setiap

kelas

dari ciri

protista mirip hewan?

setiap
dari

umum
kelas
protista

mirip hewan

hewan

Menentukan

1 Siswa

dapat

ciri umum setiap menentukan
kelas

dari ciri

protista

C3

1

Tentukan 1 ciri umum Menentukan 1
setiap kelas dari protista ciri

umum

mirip tumbuhan?

setiap

mirip setiap kelas dari

tumbuhan

protista

dari

mirip

2 Siswa

dari ciri

protista

dapat

C3

2

4. Tentukan 1 ciri umum Menentukan 2
setiap

umum

kelas

dari ciri

protista mirip jamur?

mirip setiap kelas dari

jamur

protista

protista

tumbuhan

ciri umum setiap menentukan
kelas

kelas

mirip

tumbuhan

Menentukan

umum

setiap
dari

mirip

umum
kelas
protista

mirip jamur

jamur

Mengkaitkan
antara
umum

Siswa

dapat

ciri mengkaitkan
protista antara

C4

5. Dalam

teknologi Mengkaitkan

modern, pemanfaatan antara
ciri

ciri

dari protista menjadi umum protista

dengan

protista dengan

unggulan. Contohnya dengan

peranannya

peranannya

peranan protista mirip peranannya

dalam

dalam

tumbuhan

kehidupan

kehidupan

golongan alaga yaitu kehidupan
Chlorella.
teknologi
canggih

dari dalam

Dengan
yang
Chlorella

dapat diolah menjadi
suplemen
yang

makanan
banyak

mengandung zat gizi
yang

sangat

bermanfaat bagi tubuh
manusia.

a. Jelaskan
kandungan
gizi

apa

zat
yang

terkandung

di

dalam Chlorella?
b. Jelaskan
teknologi
yang

apa
dapat

memecahkan
dinding

sel

Chlorella

yang

banyak

tebal

sehingga

dapat

dimanfaatkan
oleh manusia?
c. Dapatkah
Chlorella
dibudidayakan?

Rubrik Penilaian
No

Jawaban

Skor
Maksimal

1

Eukariot (memiliki membrane inti), uniselular atau multiselular,

12

merupakan organisme yang mirip hewan, mirip tumbuhan, dan mirip
jamur, habitat di air atau parasit pada hewan tertentu @4
2

Dimungkinkan ada protista mirip tumbuhan dan mirip hewan yang

16

berperan sebagai fitoplankton dan zooplankton yang menjadi makanan
ikan gatul tersebut. Jadi meskipun tidak diberi makan, ikan gatul
tersebut bisa hidup.
3

Memiliki alat gerak seperti hewan : Ciliata alat gerak berupa silia;
flagelata alat gerak berupa bulu cambuk ; sarcodina berupa pseudopodia/
kaki semu; sporozoa tidak mempunyai alat gerak

6

4

a. Ganggang hijau (Chlorophyta) memiliki pigmen dominan berupa
klorofil;

Ganggang

coklat

(Phaeophyta)

memiliki

12

pigmen

fukosantin;
b. Ganggang merah (Rhodophyta) memiliki pigmen fikoeritrin dan
karotin;
c. Ganggang keemasan (Chrysophyta) memiliki pigmen dominan
karotin dan fukosantin,
d. euglenophyta (memiliki alat gerak berupa flagel)
e. Pyrrophyta (alga api) mampu memancarkan cahaya berwarna
merah
5

Myxomycota

(jamur

lendir)

:

memiliki

tubuh

seperti

lendir

8

(plasmodium), menghasilkan spora yang tidak berflagel.
Oomycota (jamur air): ditemukan di air, menghasilkan sel berflagel
untuk berenang di air.
6

a. Mengandung asam amino (protein nabati), mineral, dan vitamin.

12

b. Teknologi Dyno Mill yaitu metode pemecahan dinding sel secara
fisika. (cari lain)
c. Dapat, karena dapat melakuka reproduksi vegetative yaitu membelah
diri.

LEMBAR SOAL
Petunjuk
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan benar!
1. Dalam klasifikasi 5 kingdom, protista terpisah menjadi kingdom sendiri. Tentukan 3 ciri
umum dari makhluk hidup yang masuk dalam kingdom pritista?
2. Pak Budi memiliki kolam ikan di belakang rumah. Air kolam tersebut tidak pernah
diganti setidaknya selama 1 tahun ini sehingga air kolam berwarna hijau. Tiba-tiba Pak
Budi membeli ikan gatul (ikan kecil) lalu dimasukkannya ke dalam kolam tersebut.
Setelah satu bulan, ikan gatul tersebut ternyata masih hidup, padahal tidak pernah diberi

makan oleh Pak Budi. Selidiki jenis protista apa yang memiliki peran penting di dalam
kolam ikan tersebut berdasarkan fakta dalam bacaan!
3. Tentukan 1 ciri umum setiap kelas dari protista mirip hewan?
4.

Tentukan 1 ciri umum setiap kelas dari protista mirip tumbuhan?

5. Tentukan 1 ciri umum setiap kelas dari protista mirip jamur?
6. Dalam teknologi modern, pemanfaatan dari protista menjadi unggulan. Contohnya
peranan protista mirip tumbuhan dari golongan alaga yaitu Chlorella. Dengan teknologi
yang canggih Chlorella dapat diolah menjadi suplemen makanan yang banyak
mengandung zat gizi yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia.
a. Jelaskan kandungan zat gizi apa yang terkandung di dalam Chlorella?
b. Jelaskan teknologi apa yang dapat memecahkan dinding sel Chlorella yang banyak
tebal sehingga dapat dimanfaatkan oleh manusia?
c. Dapatkah Chlorella dibudidayakan?

Lampiran 3: Penilaian Keterampilan
Penilaian Keterampilan : Digunakan untuk menilai keterampilan peserta didik dalam hal
Merencanakan, melaksanakan, menyajikan, dan mengkomuni-kasikan
hasil pengamatan protista
Tabel Rata-rata Penilaian Keterampilan
Jumlah skor

No Keterampilan
1

Merencanakan

Kel. 1
pengamatan

untuk

mengamati protista yang hidup di air kolam
dan rendaman air jerami/rumput
2

Melaksanakan pengamatan mikroskopis dari
kultur air kolam dan rendaman air jerami

3

Menyajikan data hasil pengamatan dalam
bentuk gambar

4

Mengkomunikasikan

hasil

pengamatan

protista dalam bentuk laporan secara tertulis

a. Instrumen penilaian praktikum

Kel. 2

Kel. 3

Nilai

No Elemen yang dinilai
1

Merencanakan

pengamatan

Skor Kriteria penilaian
untuk

mengamati protista yang hidup di air
kolam dan rendaman air jerami/rumput
a. Menyiapkan media biakan protista

2

Menyiapkan
untuk

media

menanam

biakan
protista

sebanyak 4 botol
3

Menyiapkan
untuk

media

menanam

biakan
protista

sebanyak 2-3 botol
2

Menyiapkan
untuk

media

menanam

biakan
protista

sebanyak 1botol
1

Tidak

menyiapkan

media

biakan
b. Membiakan protista

4

Membawa hasil pembiakan ke
sekolah sebanyak 4 botol sesuai
dengan sampel habitat air yang
diminta

3

Membawa hasil pembiakan ke
sekolah sebanyak 3 botol sesuai
dengan sampel habitat air yang
diminta

2

Membawa hasil pembiakan ke
sekolah sebanyak 2 botol sesuai
dengan sampel habitat air yang
diminta

1

Membawa hasil pembiakan ke
sekolah sebanyak 1 botol sesuai
dengan sampel habitat air yang
diminta

2

Melaksanakan pengamatan mikroskopis
dari kultur air kolam dan rendaman air

jerami
a. Membuat preparat basah dari kultur

4

protista

Membuat preparat basah dan
bisa

diamati

di

bawah

mikroskop
3

Membuat preparat basah dan
kurang bisa diamati di bawah
mikroskop

b. Melakukan pengamatan di bawah

2

Kurang bisa membuat preparat

1

Tidak bisa membuat preparat

4

Menggunakan

mikroskop

mikroskop

dengan

benar

dan

mencari

obyek

pengamatan

dengan

cepat (< 5 menit)
3

Menggunakan
dengan

benar

mikroskop
dan

mencari

obyek pengamatan (> 5 menit)
2

Menggunakan
dengan

mikroskop

kurang

benar

dan

mencari obyek pengamatan (>
10 menit)
1

Tidak

bisa

menggunakan

mikroskop dan mencari obyek
pengamatan
3

Menyajikan data hasil pengamatan dalam
bentuk gambar
Penyajian data hasil pengamatan

4

Menyajikan data dalam bentuk
gambar

sebanyak

organisme

yang ditemukan dari kegiatan
pengamatan mikroskopis
3

Menyajikan data dalam bentuk
gambar tetapi kurang sesuai
dengan

hasil

mikroskopis

pengamatan

2

Menyajikan data dalam bentuk
gambar

tetapi

tidak

denganhasil

sesuai

pengamatan

mikroskopis
1

Menyajikan data tidak dalam
bentuk gambar

Kisi lembar observasi (diskusi presentasi)
A

Penguasaan konsep sains

3

Menguasai konsep sains dengan sangat
baik

dan

istilah-istilah

sains

yang

digunakan tepat dan benar
2

Kurang mengusai konsep saint dan
istilah-istilah

sains

yang

digunakan

kurang tepat
1

Tidak mengusai konsep sains dengan
baik dan instilah-istilah yang digunakan
tidak tepat

B

Penampilan presenter

3

Penyampaian
komunikatif

mudah
dengan

dipahami,
audiens,

dan

memberi waktu audiens untuk berfikir
2

Penyampaian mudah dipahami, kurang
komunikatif dengan audiens, dan kurang
memberi waktu audiens untuk berfikir

1

Penyampaian tidak mudah dipahami,
tidak komunikatif dengan audiens, dan
tidak
berfikir

Nilai =

Skor yang diperoleh
x4
Total skor maksimal

memberi waktu audiens untuk

b. Instrumen penilaian laporan praktikum
Skor

No

Elemen yang dinilai

1

Halaman judul: - topic praktikum, nama

maksimal
5

anggota, menyebutkan nama instasi sekolah,
dan waktu
2

Rumusan masalah sesuai dengan obyek

5

yang diamati
3

Hipotesis disusun berdasarkan teori yang

5

telah dipelajari sebelumnya
3 Data dan analisis data

20

- Menampilkan data hasil pengamatan
- Data

dianalisis

dengan

baik,

dengan

membandingkan hasil pengamatan dengan
gambar yangterdapat di dalam literatur
4

Pembahasan

30

-

Membahas tentang hasil analisis data

-

Memuat

tentang

teori-teori

yang

sumber-sumber

yang

mendukung
-

Menggunakan

dapat dipertanggung jawabkan (tidak
anonim)
-

Menggunakan bahasa Indonesia sesuai
dengan EYD

5

Kesimpulan dan saran
-

10

Hasil kesimpulan berdasarkan hasil
praktikum

-

Mencantumkan saran yang bersifat
membangun

6

Terdapat daftar pustaka minimal 3

5

Skor
Kel.1

Kel.2 Kel.3

Kel.4

7

Laporan sementara dilampirkan

5

8

Laporan praktikum tersusun dengan baik,

5

mulai dari rumusan masalah, hipotesis, data,
analisis data, pembahasan dan kesimpulan
90

Skor maksimal

Nilai =

Skor yang diperoleh
x4
Total skor maksimal
Kriteria

Rentangan nilai

Sangat baik (A)

3,66 – 4, 0

Baik (B)

2,66-3,65

Cukup (C)

1,66 - 2,65

Kurang (D)

< 1,66

Judul: Jawaban Uts Komnet

Oleh: Hani Yaturrohmah


Ikuti kami