Jawaban No 1

Oleh Abdul Haris

116,3 KB 5 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Jawaban No 1

“TUGAS UJIAN TENGAH SEMESTER” KOMNET Diajukan untuk memenuhi tugas Individu Mata Kuliah: Pengembangan Komputer dan Internet Dosen Pengampu : Ipin Arifin, M.Pd Disusun oleh: Nama : Abdul Haris NIM : 14121610737 Kelas/Semester : Biologi C/7 KEMENTRIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SYEKH NURJATI CIREBON 2015 1. Desain Pembelajaran menurut model : a. ADDIE ADDIE (Analysis, Design, Development or Production, Implementation or Delivery and Evaluations) merupakan Salah satu model desain pembelajaran yang sifatnya lebih generik. Model ADDIE muncul pada tahun 1990-an yang dikembangkan oleh Reiser dan Mollenda. Model ADIDE berfungsi sebagai pedoman dalam membangun perangkat dan infrastruktur program pelatihan yang efektif, dinamis dan mendukung kinerja pelatihan itu sendiri, (Mulyatiningsih). Berikut merupakan skema mengenai tahapan-tahapan pelaksanaan evaluasi model ADDIE. 1) Analysis Pada tahap ini, kegiatan utama adalah menganalisis perlunya pengembangan model/metode pembelajaran baru dan menganalisis kelayakan dan syarat-syarat pengembangan model/metode pembelajaran baru. Pengembangan metode pembelajaran baru diawali oleh adanya masalah dalam model/metode pembelajaran yang sudah diterapkan. Masalah dapat terjadi karena model/metode pembelajaran yang ada sekarang sudah tidak relevan dengan kebutuhan sasaran, lingkungan belajar, teknologi, karakteristik peserta didik, dsb. Setelah analisis masalah perlunya pengembangan model/metode pembelajaran baru, peneliti juga perlu menganalisis kelayakan dan syarat-syarat pengembangan model/metode pembelajaran baru tersebut. Proses analisis misalnya dilakukan dengan menjawab beberapa pertanyaan berikut ini: (1) apakah model/metode baru mampu mengatasi masalah pembelajaran yang dihadapi, (2) apakah model/metode baru mendapat dukungan fasilitas untuk diterapkan; (3) apakah dosen atau guru mampu menerapkan model/metode pembelajaran baru tersebut Dalam analisis ini, jangan sampai terjadi ada rancangan model/metode yang bagus tetapi tidak dapat diterapkan karena beberapa keterbatasan misalnya saja tidak ada alat atau guru tidak mampu untuk melaksanakannya. 2) Design Dalam perancangan model/metode pembelajaran, tahap desain memiliki kemiripan dengan merancang kegiatan belajar mengajar. Kegiatan ini merupakan proses sistematik yang dimulai dari menetapkan tujuan belajar, merancang skenario atau kegiatan belajar mengajar, merancang perangkat pembelajaran, merancang materi pembelajaran dan alat evaluasi hasil belajar. Rancangan model/metode pembelajaran ini masih bersifat konseptual dan akan mendasari proses pengembangan berikutnya. 3) Development Development dalam model ADDIE berisi kegiatan realisasi rancangan produk. Dalam tahap desain, telah disusun kerangka konseptual penerapan model/metode pembelajaran baru. Dalam tahap pengembangan, kerangka yang masih konseptual tersebut direalisasikan menjadi produk yang siap diimplementasikan. Sebagai contoh, apabila pada tahap design telah dirancang penggunaan model/metode baru yang masih konseptual, maka pada tahap pengembangan disiapkan atau dibuat perangkat pembelajaran dengan model/metode baru tersebut seperti RPP, media dan materi pelajaran. 4) Implementation Pada tahap ini diimplementasikan rancangan dan metode yang telah dikembangkanpada situasi yang nyata yaitu di kelas. Selama implementasi, rancangan model/metode yangtelah dikembangkan diterapkan pada kondisi yang sebenarnya. Materi disampaikan sesuaidengan model/metode baru yang dikembangkan. Setelah penerapan metode kemudiandilakukan evaluasi awal untuk memberi umpan balik pada penerapan model/metode berikutnya. 5) Evaluation Evaluasi dilakukan dalam dua bentuk yaitu evaluasi formatif dan sumatif. Evaluation formatif dilaksanakan pada setiap akhir tatap muka (mingguan) sedangkan evaluasi sumatifdilakukan setelah kegiatan berakhir secara keseluruhan (semester). Evaluasi sumatifmengukur kompetensi akhir dari mata pelajaran atau tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.(Dyta. 2008). b. ASSURE Model ASSURE merupakan model pembelajaran yang merencanakan pembelajaran secara sistematis dengan memadukan penggunaan teknologi dan media ke dalam ruang kelas. Pada Model ASSURE rancangan pembelajaran menggunakan tahap demi tahap.Model ini termasuk kedalam suatu model yang berorientasi kelas.Penggunaan model ASSURE sangat efektif dalam menciptkan suatu proses pembelajaran.Model ini dikembangkan untuk menciptakan aktivitas pembelajaran yang efektif dan efisien, khususnya pada kegiatan pembelajaran yang menggunakan media dan teknologi. Beberapa tahap yang digunakan dalam rancangan pembelajaran ASSURE diantaranya yaitu : 1) Merencanakan ruang kelas adalah dengan mengindentifikasi dan menganalisis karakteristik pebelajar yang disesuaikan dengan hasil belajar. Jawaban sementara terhadap identifikasi dan analisis ini akan menjadi pemandu dalam mengambil keputusan saat merancang kegiatan pembelajaran. Yang perlu diperhatikan adalah karakteristik umum, kompetensi dasar spesifik seperti pengetahuan, kemampuan dan sikap serta memperhatikan gaya belajar. 2) Menyatakan standard an tujuan pembelajaran yang spesifik untuk kegiatan yang dilakukan. Tujuan yang dinyatakan dengan baik akan memperjelas tujuan, perilaku yang diinginkan, kondisi dan kinerja yang akan diamati dan tingkat pengetahuan atau kemampuan baru yang akan dikuasai pembelajar. 3) Membangun jembatan diantara kedua titik tersebut dengan memilih strategi pengajaran, teknologi dan media yang disesuaikan, serta memutuskan materi yang akan diberikan. 4) Peran pembelajaran untuk menggunakan terknologi, strategi dan materi untuk membantu pebelajar mencapai tujuan belajar. Dan dalam melibatkan peran guru sebagai fasilitator, langkah kelima dengan melibatkan partisipasi pebelajar. Agar efektif, pengajaran sebaiknya mengharuskan keterlibatan aktif secara mental. 5) mengevaluasi dan merevisi, Setelah melaksanakan pembelajaran di ruang kelas, penting untuk mengevaluasi dampak kegiatan yang telah berlangsung terhadap pebelajar. Penilaian sebaiknya tidak memeriksa tingkat dimana pebelajar dapat mencapai tujuan belajar, namun juga memeriksa keseluruhan proses pengajaran dan dampak penggunaan teknologi dan media. Hal itu dapat dicocokkan antara tujuan belajar dan hasil belajar pembelajar. Bagaimana tahapan desain bahan ajar multimedia menurut model ADDIE dan ASSURE Buat storyboard materi biologi pilihan anda Langka-langka RPP Pembelajaran materi biologi dengan menggunakan multimedia Membuat bahan ajar berbasis web exe untuk materi biologi 3 artikel tentang materi biologi 3 materi pendidikan bologi 1. Desain addie a. Pemilihan lingkungan belajar yang paling sesuai dengan mempelajari jenis keahlian konitif b. Menulis sasaran instruksional c. Memilih pendekatan secara keseluruhan bentuk dan tampilan program d. Merancan materi khusus secar spesifik

Judul: Jawaban No 1

Oleh: Abdul Haris


Ikuti kami