Jawaban Evaluasi Manajemen Smk

Oleh Putri Avivah

12 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Jawaban Evaluasi Manajemen Smk

NAMA : PUTRI AVIVAH ELLATIVAH, S.Pd
NIM
: 1308964
Evaluasi Akhir Pembelajaran Manajemen dan Kepemimpinan Sekolah Kejuruan Program
Profesi Guru Fakultas Teknik UNP (2013-12-31)
1. Permasalahan utama sekolah adalah pengelolaan sekolah yang tidak optimal
a) Makna manajemen sekolah antara harapan dan realita
Manajemen sekolah berdasarkan teori adalah proses pemberdayaan/pemanfaatan
sumber daya manusia dan non manusia di sekolah secara efektif dan efesien untuk
mencapai tujuan tertentu. Berdasarkan teori yang ada, manajemen sekolah diharapkan
terjadi sesuai dengan teori yang ada, dimana semua sumber daya yang ada di sekolah
dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan yang baik dan mensejahterakan warga
sekolah. Tetapi pada kenyataannya di lapangan, banyak sekolah yang tidak memanfaatkan
sumber daya yang ada dengan baik. Contohnya seorang guru yang mengajar bidang Seni
Budaya, diminta untuk mengajar mata pelajaran Ekonomi. Suatu hal yang tidak mungkin
jika seorang guru yang dasarnya memiliki pengetahuan tentang menari, menyanyi, melukis
dan lain-lainnya diminta untuk mengajar perhitungan ekonomi. Dengan tidak sesuainya
penempatan dari seorang guru dengan bidang keahliannya berarti manajemen sekolah
berjalan tidak sesuai dengan teori yang ada. Sekolah tidak memanfaatkan sumber daya
manusia yang ada sesuai dengan kebutuhan sekolah. Ketika seorang guru mengajar tidak
sesuai dengan bidang keahliannya, maka lulusan sekolah tersebut akan sedikit merasa ragu
dengan kemampuannya ketika mereka terlibat di lapangan apalagi ketika mereka melihat
siswa lain memiliki kemampuan lain dibanding mereka.
Sekolah-sekolah yang baru didirikan, biasanya terletak di daerah-daerah dengan
sumber daya alam yang akan sangat membantu jika dimanfaatkan dengan baik. Dan
kebanyakan sekolah tersebut tidak memanfaatkannya dengan baik. Sekolah hanya
bergantung kepada dana dari pemerintah, padahal jika sumber daya alam tersebut dikelola
dengan baik maka akan banyak masukan dana dari hasil penjualan sumber daya tersebut.
Apa yang diharapkan dengan yang terjadi dilapangan memang akan terlihat
perbedaan yang mencolok tergantung kepada seorang pemimpin. Jika pemimpin mampu
mengelola dan memanfaatkan semua sumber daya dengan baik, sesuai dengan aturan yang
ada, maka manajemen sekolah bisa berjalan sesuai dengan teori yang ada.
b) Usaha apa yang harus dilakukan untuk menciptakan sekolah yang efektif dan efisien
Untuk menciptakan sebuah sekolah yang efektif dan efesien sebenarnya dimulai dari
perencanaan yang baik, pemimpin yang baik, dan pelaksanaan system sekolah yang baik.
Perencanaan yang baik dimulai ketika seseorang ingin membangun sekolah, maka
perencanaan tersebut akan dimulai dari awal. Dari perhitungan tentang sarana prasarana
sekolah, sistem kepemimpinan sekolah, kurikulum yang digunakan, guru yang mengajar,
sumber dana dan segala penunjang kegiatan di sekolah yang akan membuat sekolah berada
di standar sekolah yang layak.
Pemimpin yang baik juga membawa pengaruh yang besar terhadap keefektifan
sebuah sekolah. Pemimpin baik yang dimaksud disini adalah pemimpin yang mampu
menjalankan tugasnya dengan baik, tanpa menyerahkan tanggung jawab tersebut kepada
bawahan-bawahannya. Kejujuran dari seorang pemimpin menjadi salah satu syarat yang

harus dipenuhi. Ketika kejujuran menjadi landasan dari seorang pemimpin dalam
memimpin sebuah sekolah, maka manajemen sekolah akan lebih baik. Pemimpin yang bisa
berkomunikasi dengan baik, mampu membuat seseorang merasa tertarik dan percaya
dengan kepemimpinannya akan membantu menghasilkan sekolah yang efektif dan efisien.
2. Manajemen Berbasis Sekolah merupakan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas
pendidikan
a) Analisis dan bahaslah konsep manajemen berbasis sekolah dalam kaitannya dengan
desentralisasi pendidikan di Indonesia ?
Manajemen berbasis sekolah merupakan pengembangan dari manajemen secara
umum dimana sekolah diberi kewenangan untuk mengelola sekolah dan mengambil
keputusan secara mandiri dengan melibatkan seluruh warga sekolah (guru, tata usaha,
siswa,orang tua dan masyarakat sekitar). Manajemen berbasis sekolah sebenarnya
bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dan inisiatif sekolah
dalam megelola dan memberdayakan sumber daya yang tersedia ; meningkatkan
kepedulian warga sekolah dan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan melalui
pengambilan keputusan bersama ; meningkatkan tanggung jawab sekolah kepada orang
tua, masyarakat, dan pemerintah tentang mutu sekolahnya; dan meningkatkan kompetisi
yang sehat antar sekolah tentang mutu pendidikan yang akan dicapai. Dari tujuan tersebut
dapat kita simpulkan bahwa MBS merupakan suatu upaya dalam desentralisasi yang
sistematis pada otoritas dan tanggung jawab tingkat sekolah untuk membuat keputusan atas
masalah signifikan terkait penyelenggaraan sekolah dalam kerangka kerja yang ditetapkan
oleh pusat terkait tujuan, kebijakan, kurikulum, standar, dan akuntabilitas.
Indonesia mulai menjalankan MBS dimana sekarang terjadi desentralisasi pendidikan
di Indonesia. Pemerintahan pusat secara tidak langsung memberikan kewenangan kepada
sekolah untuk mengambil keputusan secara mandiri dan ini juga berfungsi untuk
meningkatkan sumber daya manusia yang bijak dan mandiri. Desentralisasi pendidikan di
Indonesia ini sebenarnya merupakan langkah yang tepat dalam masa sekarang ini dimana
sekolah diberikan kebebasan untuk melaksanakan program pembelajaran, pengambilan
keputusan dan hal lainnya yang menyangkut keberhasilan sekolah dengan mandiri.
Keberhasilan kepala sekolah dalam memimpin bisa diamati dari proses MBS ini. Syarat
dari MBS ini adalah semua elemen sekolah harus memahami bagaimana cara kerja dari
MBS ini, jadi tanpa terkecuali semuanya harus paham, mengerti dan bersedia terlibat
dalam MBS ini.
b) Analisislah landasan yuridis konsep kebijakan manajemen berbasis sekolah di
implementasikan di Indonesia ?
Penerapan MBS dilandasi oleh peraturan perundang-undangan pendidikan nasional
yang berlaku di Indonesia, yaitu:
 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional (khususnya yang terkait dengan MBS adalah Bab XIV, Pasal 51, Ayat (1);
 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2009 tentang Badan Hukum
Pendidikan (khususnya yang terkait dengan MBS adalah Bab II, Pasal 3);
 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan (khususnya yang terkait dengan MBS adalah Bab VIII, Pasal 49,
Ayat (1);

 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala

Sekolah/Madrasah;
 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar

Pengelolaan Pendidikan; dan
 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 78 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan

Sekolah Bertaraf Internasional pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.
c) Analisis dan bahaslah makna kepemimpinan dalam ruang lingkup sekolah menengah
kejuruan, terkait dengan peran dan tanggungjawab kepala sekolah?
Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin
kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Kepemimpinan di
lingkungan sekolah biasanya dilakukan oleh kepala sekolah yang melingkupi
kepemimpinan di segala bidang. Kepala sekolah harus mampu menjadi seorang pemimpin
yang dihormati, menjadi pemimpin yang pantas untuk dijadikan pedoman bawahanbawahannya. Selain itu dalam melaksanakan kepemimpinannya kepala sekolah harus
mampu bekerja sama dan menghargai bawahannya karena tanpa kepercayaan dari
bawahannya kepala sekolah tidak bisa menyelesaikan semua masalah yang terjadi di
sekolah secara mandiri. Kepala sekolah bukan hanya berperan sebagai pemimpin tetapi
secara tidak langsung juga berperan sebagai manajer. Peran kepala sekolah sebagai seorang
manajer adalah kepala sekolah harus mampu mengadakan prediksi masa depan sekolah,
melakukan inovasi untuk kemajuan sekolah, menciptakan kebijakan untuk mensukseskan
pikiran-pikiran yang inovatif tersebut, menyusun perencanaan yang baik, menemukan
sumber dan fasilitas pendidikan, dan melakukan kontrol terhadap pelaksanaan pendidikan.
Kepala sekolah memiliki peran lain yaitu sebagai administrator dan supervisor
sekolah. Peran kepala sekolah dalam hal ini adalah melakukan pengelolaan pengajaran,
pengelolaan kepegawaian, pengelolaan kesiswaan, pengelolaan sarana dan prasarana,
pengelolaan keuangan, dan pengelolaan hubungan sekolah dan masyarakat serta
memberikan layanan kepada guru-guru baik secara individual ataupun berkelompok untuk
memperbaiki pengajaran.
d) Diskusikan implementasi antara tugas kepala sekolah sebagai leader dan manajer,
apa perbedaannya dan bagaimana mengatur keseimbangan keduanya sehingga
muncul sosok kepala sekolah yang berkualitas?
Seperti yang telah dibahas sebelumnya kepala sekolah berperan sebagai pemimpin
(leader), manajer, administrator dan supervisor di sekolah. Setiap peran dari kepala sekolah
ini memiliki perbedaan dan saling menguatkan. Contohnya pemimpin (leader) dan
manajer, keduanya memiliki perbedaan yang sangat mencolok dimulai dari segi tugas,
proses pengangkatan dan sampai pada cara berpikir serta pengambilan keputusan.
Pemimpin biasanya dipilih oleh bawahannya dan manajer diangkat oleh kekuasaan, disini
kita bisa melihat bahwa dari proses pengangkatannya saja kepala sekolah merupakan
seorang manajer karena kepala sekolah ditempatkan berdasarkan kekuasaan dari Dinas
Pendidikan. Tetapi kepala sekolah pada cara berpikir dan sikapnya merupakan sosok
seorang pemimpin karena kepala sekolah mampu mencari alternatif dan menganggap
masalah sebagai suatu tantangan yang harus mampu diselesaikannya.
Pemimpin dan manajer bagi seorang kepala sekolah harus dijalankan dengan
seimbang sehinga akan muncul sosok kepala sekolah yang berkualitas yang mampu
menempatkan dirinya sebagai seseorang yang memegang peranan penting di sebuah
sekolah. Cara mengatur keseimbangan antara pemimpin dan manajer di sekolah yaitu

mempercayai staf pengajar ; mendelegasikan tugas dan wewenang secara tidak langsung
kepala sekolah harus mendukung upaya pemecahan setiap masalah, tetapi tidak perlu
memecahkan persoalan itu sendiri, karena dapat menyerahkan tugas itu kepada wakilnya;
adiraga dimana kepala sekolah harus kuat secara fisik untuk dapat menyelesaikan tanggung
jawabnya sebagai kepala sekolah ; membagi dan memanfaatkan waktu ; kepala sekolah
harus menetapkan standar-standar tertentu yang harus ditaati oleh stafnya ; peduli dengan
staf pengajar ; membangun visi ; mengembangkan tujuan institusi ; cekatan dan tegas,
sekaligus sabar ; berani instrospeksi ; memiliki konsistensi ; bersikap terbuka dan berjati
diri tinggi. Jika hal-hal tersebut bisa dipenuhi oleh seorang kepala sekolah maka akan
timbul keseimbangan antara pemimpin dan manajer pada diri kepala sekolah.
3. Gaya kepemimpinan setiap orang mempunyai pendekatan yang berbeda, masing-masing
mempunyai kecenderungan tersendiri dalam memimpin staf, karyawan dan siswanya.
a) Bahaslah keterkaitan antara tingkat kematangan anggota dengan perilaku
kepemimpinan yang menurut pendapat anda sesuai dengan perkembangan
organisasi sekolah ?
Kematangan anggota mempengaruhi perilaku kepemimpinan seorang pemimpin.
Ketika anggota yang dipimpin adalah seorang yang dewasa, pemimpin akan bisa
menempatkan dirinya menjadi seorang pemimpin yang tegas, yang berkharisma dan
pantas untuk dihormati warga sekolah terutama guru dan karyawan. Guru dan karyawan
merupakan anggota yang sudah dewasa, yang bisa diajak untuk bekerjasama dan
berdiskusi dalam memecahkan suatu masalah. Kepala sekolah harus bisa menempatkan
dirinya untuk bisa bersosialisasi dengan baik bersama guru dan karyawan. Tidak
memandang rendah kemampuan guru dan karyawan, memberikan kepercayaan kepada
bawahan sehingga bawahan juga akan memberikan rasa percaya kepada pemimpinnya.
Siswa, orangtua siswa, komite dan masyarakat juga merupakan elemen penting suatu
sekolah. Pendekatan terhadap elemen-elemen tersebut tentu berbeda-beda sehingga kepala
sekolah harus mampu menempatkan dirinya di masyarakat dengan baik. Gaya
kepemimpinan yang harus digunakan sebenarnya sama dengan gaya kepemimpinan yang
diterapkan terhadap guru dan karyawan hanya saja kepala sekolah tidak boleh
memperlihatkan kelemahannya dalam suatu hal kepada masyarakat, siswa, komite dan
orangtua siswa karena itu akan membuat kepala sekolah dianggap tidak mampu memimpin
sekolah tersebut.
b) Andaikan anda seorang kepala sekolah analisislah dengan argumentasi yang logis
bagaimanakah seorang kepala sekolah membangun komitmen guru yang konsisten
untuk meningkatkan mutu pendidikan disekolah ?
Ketika saya menjadi kepala sekolah dan dituntut untuk membangun komitmen guru,
maka saya akan mencoba menyampaikan hal tersebut kepada guru. Bekerja sama dengan
guru, melakukan pendekatan, menyampaikan segala hal tersebut dengan cara yang baik
tanpa menyinggung seorang guru. Komitmen guru bisa dibangun asalkan kepala sekolah
tidak menyinggung perasaan guru yang bersangkutan.

4. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dipimpin oleh seorang kepala sekolah yang
visioner dan stratejik , pastilah memiliki RENSTRA Sekolah yang berorientasi kemasa depan.
a) Andaikan anda seorang kepala sekolah, apa dan bagaimana anda merumuskan suatu
visi dan misi sekolah yang anda pimpin ?
Sebelum merumuskan sebuah visi atau misi sekolah, kita harus memahami apa itu
visi dan misi. Visi adalah gambaran tentang masa depan (future) yang realistik dan ingin
diwujudkan dalam kurun waktu tertentu, visi akan tercapai dengan proses manajemen yang
baik. Sedangkan misi adalah pernyataan mengenai hal-hal yang harus dicapai organisasi
bagi pihak-pihak yang berkepentingan di masa datang. Secara tidak langsung, misi
merupakan pelayanan yang disediakan di sekolah.
Merumuskan visi dan misi suatu sekolah bisa dilakukan dengan memperhatikan
beberapa hal yang menjadi kriteria penting dalam pembentukannya. Dalam merumuskan
visi saya akan memperhatikan bahwa visi yang saya buat bukanlah fakta yang sedang
terjadi sekarang, melainkan gambaran tentang keberhasilan masa depan yang akan dicapai
dengan proses manajemen yang baik. Visi yang akan dirumuskan harus mampu
mendorong para peserta organisasi/warga sekolah untuk menunjukkan kinerja kerja yang
lebih baik lagi dan mampu memberikan inspirasi yang baik. Visi ini tidak bersifat statis
dan bisa berubah suatu saat. Secara tidak langsung, visi harus bisa menjadi jembatan antara
masa sekarang dengan masa depan.
Merumuskan misi merupakan tugas yang lebih sulit lagi, karena didalam misi ini kita
menjabarkan tentang layanan-layanan yang akan kita sediakan di sekolah yang kita pimpin.
Misi merupakan jabaran dari proses untuk mendapatkan visi yang sesuai dengan keinginan.
Dalam perumusan misi saya akan memastikan bahwa pernyataan yang dibuat adalah
berupa ‘tindakan’ bukan ‘keadaan’ yang terjadi dan tidak melebih-lebihkan suatu layanan
melainkan harus disesuaikan dengan kondisi sekolah yang ada. Satu rumusan visi bisa
menghasilkan rumusan misi. Rumusan visi dan misi harus saling berhubungan dan tidak
boleh melenceng dari visi yang telah dirumuskan.
b) Analisislah hubungan linier antara visi dan langkah stratejik yang perlu dirancang
sebuah sekolah SMK ?
Strategi mencerminkan kesadaran perusahaan mengenai bagaimana, kapan dan di
mana ia harus bersaing menghadapi lawan dan dengan maksud dan tujuan untuk apa. Visi
dan strategi merupakan suatu hal yang tidak bisa dipisahkan. Strategi merupakan langkah
yang harus dilakukan untuk mencapai visi yang telah dibuat. Dalam perencanaan sebuah
organisasi pertama kita harus membuat visi, dari visi akan dijabarkan misi, dan setelah misi
ditentukan maka strategi merupakan perwujudan dari visi dan misi organisasi.
Strategi dalam perencanaan sebuah sekolah diibaratkan sebagai arah yang akan
membawa lembaga dalam mencapai tujuan yang sesuai dengan visi dan misi yang telah
dirumuskan. Jadi visi, misi dan strategi tidak bisa dipisahkan dalam perancangan sebuah
sekolah karena ketiganya saling menguatkan.
c) Jelaskan karakteristik Pemimpin Pendidikan yang visioner dan stratejik dan cocok
untuk pengembangan pendidikan kejuruan di abad 21 ini ?
Kepemimpinan visioner memiliki ciri-ciri yang menggambarkan segala sikap dan
perilakunya yang menunjukkan kepemimpinannya yang berorientasi kepada pencapaian
visi, jauh memandang ke depan dan terbiasa menghadapi segala tantangan dan ressiko.
Diantara ciri-ciri utama kepemimpinan visioner adalah:

1) Berwawasan ke masa depan : pemimpin visoner mempunyai pandangan yang jelas
terhadap suatu visi yang ingin di capai, agar organisasi yang dia masuki dapat
berkembang. Sesuai dengan visi yang ingin dia capai.
2) Berani bertindak dalam meraih tujuan, penuh percaya diri, tidak peragu dan selalu siap
menghadapi resiko. Pada saat yang bersamaan, pemimpin visioner juga menunjukkan
perhitungan yang cermat, teliti dan akurat. Dalam memperhitungkan kejadian yang di
anggapnya pentig.
3) Mampu menggalang orang lain untuk kerja keras dan kerjasama dalam menggapai
tujuan. Pemimpin visioner adalah sosok pemimpin yang patut di contoh, dia mau
membuat contoh agar masyarakat sekitar mencontoh dia.
4) Mampu merumuskan visi yang jelas, inspirasional dan menggugah, mengelola ‘mimpi’
menjadi kenyataan : pemimpin visioner sangatlah orang yang mempunyai komitmen
yang kuat terhadap visi di embannya, dia ingin mewujudkan visinya kedalam suatu
organisasi yang dia masuki.
5) Mampu mengubah visi ke dalam aksi : dia dapat merumuskan visi kedalam misinya
yang selanjutnya dapat diserap anggota organisasi sehingga dapat menjadikan bahan
acuan dalam setiap melangkah kedepan
6) Berpegang erat kepada nilai-nilai spiritual yang diyakininya : pemimpin visioner
sangatlah profesionalitas terhadap apa yang diyakini, seperti nilai – nilai luhur yang ada
di bangsa ini. Dia sosok pemimpin yang bisa dijadikan contoh.
7) Membangun hubungan (relationship) secara efektif : pemimpin visoner sangatlah
pandai dalam membangun hubungan antar anggota, dalam hal memotivasi, memberi,
membuat anggotanya lebih maju dan mandiri. Secara tidak langsung hubungan itu akan
terjalin dengan sendirinya. Dia juga tidak malu – malu dalam member reward dan
punnisment terhadap anggotanta, tinkat integritasnya sangatlah tinggi.
8) Inofatif dan proaktif : dalam berfikir pemimpin vioner sangatlah kreatif dia mengubah
berfiir konvesiomal menjadiparadigma baru, dia sangatlah sosok pemimpin yang kreatif
dan aktif. Dia selalu mengamati lankah – langkah kedepan dan isu – isu terbaru tentang
organisasi/instasi.
Jika kepemimpinan visioner diterapkan di sekolah – sekolah, keberhasilan akan
datang. Karena kepemimpinan visioner dia mampu menjelaskan visinya dengan jelas yang
dirumuskan dalam misi-misinya kedalam tujuan sekolah, kepemimpinan visioner
mempunyai integritas yang sangatlah tinggi, dia adalah sosok contoh kepemimpinan masa
depan. Dia juga dapat mengayomi para bawahanya dengan baik jika ada kesulitan.
Kegagalan sekolah terbesar adalah dari seorang pemimpin, dia tidak bisa merumuskan
visinya kedalam misi sekolah. Dan kebanyakan kepala sekolah tidak tanggung jawab
dalam visi misi yang dia buat.
5. Bila anda diberi tanggungjawab untuk memimpin sebuah Program Keahlian di SMK
a) Apakah usaha yang anda lakukan agar pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran
terlaksana dengan efektif dan efisien ?
Jika saya ditunjuk untuk memimpin sebuah program keahlian saya akan
mengusahakan untuk memenuhi segala kebutuhan dalam proses belajar mengajar termasuk
dalam proses praktek dimana membutuhkan alat-alat dan bahan-bahan tertentu yang
terkadang tidak bisa dipenuhi oleh suatu sekolah. Misalnya pada saat mata pelajaran

tertentu yang membutuhkan praktek, sementara sekolah tidak mempunyai peralatan
tersebut hal pertama yang akan saya lakukan adalah mengajukan kepada kepala sekolah
tentang kebutuhan dari alat tersebut dalam proses pembelajaran. Jika kepala sekolah tidak
bisa menemukan solusi yang tepat, saya akan mengajukan proposal kepada perusahaanperusahaan tertentu yang mau bekerja sama dan membantu program keahlian yang saya
pimpin. Seandainya keinginan untuk memiliki alat tersebut masih tidak bisa terpenuhi,
saya akan mengajukan peminjaman alat kepada sekolah/universitas yang memiliki
peralatan tersebut dengan membayar kepada sekolah yang bersangkutan, sehingga siswa
tetap bisa melaksanakan praktek dengan bantuan alat yang dipinjam. Kompetensi siswa
tidak akan tertinggal jauh dari kompetensi siswa di sekolah dengan peralatan yang lengkap.
Usaha lain yang akan saya lakukan adalah mengatur jadwal pembelajaran dengan
memaksimalkan kegiatan belajar di dalam kelas/labor. Kegiatan mengajar akan dilakukan
sesuai dengan jadwal yang ada tanpa pengurangan. Untuk kelas XI dan XII saya akan
mengusahakan agar ada jadwal tambahan sehingga siswa tidak tertinggal satu materipun
untuk menghadapi praktek industri di dunia kerja/ pada saat menghadapi ujian nasional.
Kedisiplinan merupakan salah satu penunjang baiknya pendidikan, saya juga akan
meningkatkan kedisiplinan siswa terutama dalam kehadiran dan ketepatan waktu dalam
mengikuti proses pembelajaran. Akan ada sanksi tertentu ketika siswa tidak mengikuti
pembelajaran atau terlambat. Kedisiplinan dalam proses pembelajaran juga akan
ditingkatkan, misalnya ketika siswa tidak mengerjakan tugas sesuai dengan tugas yang
diberikan dan batas waktu yang ada, maka siswa akan di denda dengan buku. Hal tersebut
akan meningkatkan keinginan dan kedisiplinan dari siswa.
Dalam pendidikan selalu ada pendidikan karakter dan pendidikan agama yang
menunjang dalam pembelajaran. Ketika saya menjadi menjadi seorang pemimpin program
keahlian saya akan meningkatkan pendidikan karakter dan pendidikan agama siswa. Saya
akan mengusahakan untuk melaksanakan pesantren setiap 1 bulan sekali atau paling tidak
satu kali 3 bulan sehingga siswa tidak hanya dibekali dengan pendidikan secara umum
tetapi juga di isi kebutuhan rohaninya.
b) Analisislah kebutuhan guru dan kompetensinya untuk program keahlian yang anda
pimpin, dan usaha untuk meningkatkan kualitas guru di program keahlian yang
menjadi tanggungjawab anda ?
Dalam proses pembelajaran, guru merupakan penunjang penting dalam keberhasilan
proses pembelajaran. Guru yang mengajar di suatu bidang diusahakan guru yang benarbenar merupakan lulusan bidang keahlian tersebut. Contohnya ketika saya memimpin
program keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) saya membutuhkan guru yang
merupakan lulusan Pendidikan Teknik Elektro. Jadi saat menerima guru untuk mengajar di
TITL saya benar-benar mengusahakan guru yang diterima benar-benar sesuai
kualifikasinya. Ketika guru yang diterima tidak sesuai dengan kemampuannya itu justru
akan menimbulkan permasalahan baru di lingkungan kelas. Guru akan kesulitan ketika
diminta untuk mengajar materi terutama saat melaksanakan praktek. Jadi dalam
penerimaan guru yang mengajar harus disesuaikan dengan jurusan yang dibutuhkan agar
tidak terjadi kendala-kendala yang menghambat proses pembelajaran.
Pengembangan merupakan suatu hal yang pasti dalam sebuah manajemen. Ketika
sekolah direncanakan sudah dibahas tentang pengembangan yang akan dilakukan dimasa
depan. Pengembangan juga harus dilakukan terhadap guru. Pengembangan yang dilakukan
biasanya dengan memberikan kesempatan kepada guru untuk melanjutkan pendidikan ke

jenjang yang lebih tinggi baik itu berupa beasiswa atau biaya sendiri. Pengembangan
lainnya bisa dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada guru-guru untuk mengikuti
pelatihan atau seminar-seminar yang membantu peningkatan kinerja guru dalam proses
pembelajaran.
6. Krisis karakter bangsa terindikasi dengan menurunnya intensitas rasa kebangsaan, integritas
kebangsaan, menipisnya rasa nasionalisme dan patriotisme.
a) Bahaslah dan analisis program kesiswaan yang dapat membangun karakter bangsa ,
agar indikasi rasa nasionalisme dan patriotisme,dan integritas kebangsaan yang
menipis dapat teratasi?
Karakter siswa sekarang ini sudah semakin terkikis yang disebabkan oleh semakin
tingginya pengaruh dari Negara luar melalui internet. Rasa kebangsaan siswa bisa
ditingkatkan dengan membentuk beberapa organisasi atau kegiatan-kegiatan yang
bermanfaat, atau cara lainnya dengan cara memasukkan kurikulum anti-korupsi dan kantinkantin kejujuran. Pembelajaran agama yang semakin baik juga akan membantu
meningkatkan karakter siswa. Cara lain untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan
patriotism siswa adalah dengan mewajibkan setiap siswa untuk ikut melaksanakan upacara
bendera baik diperingatan hari besar mupun upacara bendera disekolah, mewajibka setiap
kelas memiliki poster lambang Negara, serta pemimpin Negara dan para pahlawan ;
meningkatkan saling kebersamaan baik antra sesama siswa, guru dan semua warga sekolah
; toleransi terhadap sesama teman yang berbeda agama dan menjaga lingkungan hidup
b) Susunlah minimal 4 pasal dari suatu aturan sekolah yang mencegah siswa dari
kebohongan dan ketidak jujuraan, steril dari budaya korupsi ?
Dalam peraturan sekolah bisa juga dibuat undang-undang yang akan mengatur segala
perbuatan penghuni sekolah dimulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan dan
siswa. Dalam pembahasan kali ini, saya akan membuat beberapa pasal yang mengatur
tentang kejujuran dan korupsi yang harus dihindari oleh siswa, guru, karyawan dan kepala
sekolah.
Pasal 17 Siswa yang ketahuan mencontek diberi sanksi yang setimpal
Pasal 18 Siswa yang melakukan perbuatan tidak baik akan diproses sesuai dengan
ketentuan yang berlaku
Pasal 18 Ayat 1 Siswa yang merusak sarana/prasarana sekolah didenda sesuai
kerusakan yang dibuat
Pasal 18 Ayat 2 Siswa yang membawa pulang peralatan praktikum diberi hukuman
sesuai ketentuan yang ada
Pasal 19 Siswa dilarang meninggalkan sekolah sebelum waktu pembelajaran selesai
Pasal 19 Ayat 1 Siswa yang ketahuan cabut akan didenda atau sampai dikeluarkan
dari sekolah
Pasal 20 Siswa yang kedapatan membawa barang berbahaya akan di proses
Pasal 20 ayat 1 Siswa yang kedapatan membawa barang berbahaya seperti pisau
atau barang lainnya akan mendapatkan arahan dari pihak sekolah.
Pasal 20 ayat 2 Siswa yang kedapatan membawa barang berbahaya seperti narkoba
dan sejenisnya akan di kembalikan kepada orang tuanya.

7. Pengelolaan workshop dan labor minimal memenuhi 4 azas pengelolaan yaitu azas ketepatan,
azas kecepatan, azas keselamatan dan keamanan, dan azas ekonomis , analisislah keempat
azas tersebut dengan kebijakan dan operasional yang diambil pimpinan sekolah dan
workshop/laboratorium agar pengelolaan memenuhi standar sarana/prasarana sesuai dengan
Permendikbud ?
Azas ketepatan : ketepatan/ketelitian dalam melihat alat dan bahan yang akan diperlukan
dalam melaksanakan pratikum atau praktek agar berjalan sesuai dengan tujuan yang
diharapkan agar tidak terjadi kesalahan terhadap pemilihan alat dan bahan pratikum.
Azas kecepatan : kecepatan/waktu menyiapkan semua keperluan pratikum/praktek sehingga
waktu pratikum dapat digunakan sesuai dengan fungi dan kegunaannya.
Azas keselamatan dan keamanan :keselamatan dan keamanan siswa dan guru saat berada di
dalam labor/ workshop dan saat melakukan pratikum harus diperhatikan oleh pengelola
labor/workshop.
Azas ekonomis : dalam memilih alat dan bahan harga ekonomis dan kualitas harus lebih baik
agar dapt digunakan dalam waktu yang lama.
8. Pendidikan kejuruan adalah pendidikan yang mempersiapkan lulusannya untuk mampu
berkerja dan berharga bagi dunia kerja ? Bagaimanakah sekolah membina hubungan yang
harmonis antara sekolah dan dunia kerja terutama untuk :
a) Untuk kepentingan Prakerin
Setiap Sekolah Menengah Kejuruan pasti membutuhkan dunia industry sebagai
tempat bagi para siswa untuk memperlihatkan kemampuan yang telah dimiliki selama
menuntut ilmu di SMK. Dunia industry juga menjadi ajang pembelajaran baru bagi siswa
karena adanya beberapa hal yang tidak diajarkan di sekolah terjadi di lingkungan dunia
kerja/industry. Sekolah harus mampu membina hubungan yang baik dengan dunia industry
tersebut, agar ketika siswa melaksanakan praktek industry siswa diberi kepercayaan untuk
ikut serta membantu bukan hanya mengamati proses pengerjaan suatu produk. Dari
hubungan yang baik tersebut, akan ada kemungkinan perusahaan/industry tersebut bersedia
menerima para tamatan sekolah kita sebagai pekerjanya.
b) Untuk kepentingan pengembangan kurikulum ?
Dalam pengembangan kurikulum dunia kerja menjadi pedoman terutama untuk
kurikulum di SMK. Kurikulum di SMK disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja. Ketika
kebutuhan kerja semakin difokuskan pada satu bidang, maka kurikulum di SMK juga akan
berkembang sama dengan kebutuhan dunia kerja.

Judul: Jawaban Evaluasi Manajemen Smk

Oleh: Putri Avivah


Ikuti kami