Jawaban Uts Irigasi 2020

Oleh Ria Lendeng

14 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Jawaban Uts Irigasi 2020

UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS)
MATA KULIAH
DOSEN
SEMESTER
TANGGAL
JAM
SIFAT

:
:
:
:
:
:

IRIGASI
Drs. ABNER DOLOKSARIBU, MT
IV
6 MEI 2020 (B) - 8 MEI 2020 (A)
08.00-09.40 (KELAS B); 08.00-09.40 (KELAS A)
DARING

1 Dalam Irigasi dikenal dua buah jenis saluran yaitu saluran pembawa dan saluran pembuang..
a. Uraikan fungsi dari masing-masing saluran tersebut
b. Uraikan kesamaan/perbedaan dari ke dua jenis saluran tersebut dan buat gambar skets.

(10)
(10)

2 Diketahui data-data klimat sebagai berikut :
a.
b.
c.
d.
e.
f.

Perbedaan siang dan malam (u)
Letak Lintang (LL)
Kelembaban relatif *RH)
Kecerahan mata hari (n/N)
Suhu rerata didapat sebesar 26,43
X = Dua angka NPM sdr

= 4,7
= 9° LS
= 68,25%
= 70
= 27+X/100
(20)

Pertanyaan : Hitung Evapotranspirasi (Eto) Metode Penman Modifikasi
3 Gambar berikut adalah Skema Irigasi sebuah Daerah Irigasi (DI).
Pertanyaan :
a. Sesuai nama saluran seperti terlihat pada gambar di atas, beri nama masing-masing petak sawah.
b. Lengkapi luas lahan (A) pada beberapa petak sawah, SS Erom, Mimi, dan SI. Maro
c. Jika Q = (a x A) x e, dimana e = 0,9 Induk; 0,9 Sekunder; 0,8 Tersier, dengan a = 1,15 l/det/ha.
Hitung Debit (Q) di pada saluran Induk Maro Ruas 1
d. Hitung dimensi Saluran Induk Maro R.1, gunakan Tabel 4.2 dan 4.3

Slamat Bekerja

(15)
(15)
(10)
(20)

KUNCI JAWABAN UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS)
MATA KULIAH
DOSEN
SEMESTER
TANGGAL
JAM
SIFAT

:
:
:
:
:
:

IRIGASI
Drs. ABNER DOLOKSARIBU, MT
IV
6 MEI 2020 (B) - 8 MEI 2020 (A)
08.00-09.40 (KELAS B); 08.00-09.40 (KELAS A)
DARING

1. Dalam Irigasi dikenal dua buah jenis saluran yaitu saluran pembawa dan saluran pembuang..

a.

(15)

Uraikan fungsi dari masing-masing saluran tersebut
Saluran Pembawa adalah jenis saluran yang membawa air irigasi sesuai kebutuhan di petak-petak sawah.
Dimensi dari saluran jenis ini dipengaruhi oleh berbagai hal, antara lain : luas areal petak sawah, varietas
tanaman, besarnya kehilangan air akibat penguapan dan perkolasi.
Secara umum besarnya debit yang dialirkan melalui saluran jenis ini dapat dihitung dengan Rumus :
Q = (A x a) x Efisiensi,
dimana : Q = debit (l/det), A = luas areal petak sawah (Ha), a = kebutuhan air (l/det/Ha).

b.

Saluran Pembuan adalah jenis saluran yang dirancang untuk membuan air irigasi yang telah digunakan,
serta kelebihan air di sawah yang tidak digunakan baik bersumber dari saluran pembawa maupun akibat
curah hujan.
Secara umum besarnya debit yang dialirkan melalui saluran jenis ini dapat dihitung dengan Rumus :
𝑄_𝑑=1,62 𝐷_𝑚
Di mana :
Qd = debit pembuang (l/det), Dm = modulus pembuang (l/det/ha) dan
𝐴^0,92
A = luas daerah uyang airnya dibuang.

Uraikan kesamaan/perbedaan dari ke dua jenis saluran tersebut dan buat gambar skets.

(15)

Kesamaan : Baik saluran pembawa, maupun pembuang dirancang untuk mengalirkan sejumlah air,
dengan jenis saluran yang sama yaitu saluran terbuka, ataupun tertutup.
Perbedaan :
- Pembawa : Dalam kasus saluran terbuka air dialirkankan secara gravitasi, maka dengan demikian saluran
ini ditempatkan pada elevasi lebih tinggi (garis punggung); Jenis saluran ini diawali dengan
induk dan perlahan mengecil seiring berkuranganya debit aliran ke arah hilir saluran, kondisi
ini berlaku umum baik saluran terbuka maupun saluran tertutup.
- Pembuang : Dalam kasus saluran terbuka air dialirkankan secara gravitasi untuk membuang kelebihan air
baik bersumber dari saluran pembawa maupun curah hujan, maka dengan demikian saluran
ini ditempatkan pada elevasi terendah (garis lembah); Jenis saluran ini diawali saluran kecil,
dan perlahan membesar seiring bertambahnya debit aliran ke arah hilir saluran, kondisi ini
berlaku umum baik saluran terbuka maupun tertutup.

Saluran Pembawa
Saluran Pembuang
Gambar sketsa saluran pembawa dan pembuang

2 Diketahui data-data klimat sebagai berikut :
= 4,7
a.
Perbedaan siang dan malam (u)
= 9° LS
b. Letak Lintang (LL)
= 68,25%
c.
Kelembaban relatif *RH)
= 70
d. Kecerahan mata hari (n/N)
= 27+X/100
e.
Suhu rerata didapat sebesar
f.
X = Dua angka NPM sdr
Pertanyaan : Hitung Evapotranspirasi (Eto) Metode Penman Modifikasi
Penyelesaian :
x
NO

=

(20)

59
ITEM

BULAN

KETERANGAN

Nilai interpolasi ea :

Temperatur rerata
1
2 a ea
b w
c (1 - w)
d f(t)

27,59
27,99
0,78
0,23
16,30

Data
Tabel 1
Tabel 1
Tabel 1
Tabel 1

3
4

RG (%)
ed = ea x RH, mbar

5
6
7
8
9
10
11
12
13
14

ea - ed
f(ed)=0,34 −0,044 x (ed)^0,5 mbar

0,6825
19,10
8,89
0,15
16,25
0,70
0,60
10,21
0,73
1,366
1,757

Data
2x3
2-4

15
16

Ra
n/N
(0,25 + 0,5 n/N)
Rs = [0,25 + (0,54 x n/N)] x Ra
f(n/N) = [0,1 + 0,9 (n/N)]
f(U) = 0,27 x [1 + (0,864 x u)]
Rn1 = f(t) x f(ed) x f(n/N), mm/hari
Eto* = W x [(0,75 x Rs) -Rn1] - [(1 - W) x
f(U) x (ea - ed)], mm/hari
c
Eto = Eto* x c, (mm/hari)

Tabel 3
Data

1d x 6 x 11

3,10
1,02 Tabel 3.1 (rata-rata)
3,16
14 x 15

27,80
27,99
28,00

0,44
37,37
37,79
37,81

0,19
0,20

Nilai interpolasi w :
27,80
27,99
28,00

0,01
0,77
0,78
0,78

0,19
0,20

Nilai interpolasi 1-w :
0
27,80
0,23
27,99
0,23
28,00
0,23

0,19
0,20

Nilai interpolasi f(t) :
0,04
27,80 16,26
27,99 16,30
28,00 16,30

0,19
0,20

3. Gambar berikut adalah Skema Irigasi sebuah daerah irigasi.

Pertanyaan :
a. Sesuai nama saluran seperti terlihat pada gambar di atas, beri nama masing-masing petak sawah.
b. Lengkapi luas lahan (A) pada beberapa petak sawah, dan hitung luas areal pada Saluran Sekunder Erom,
Salurab Sekunder Mimi, serta Saluran Induk Maro Ruas 1 dan 2
c. Jika Q = (a x A) x e, dimana e = 0,9 Induk; 0,9 Sekunder; 0,8 Tersier, dengan a =
1,15 l/det/ha
Hitung Debit (Q) pada saluran Induk Maro Ruas 1
d. Hitung dimensi Saluran Induk Maro R.1
Penyelesaian :
X =
59
a =
1,15

l/det/ha

Efisiensi : Tersier
=
Tersier

=

0,65

(20)
(20)
(10)
(30)

Sekunder
=
0,81 Primer
=
0,9
Tabel 1. Luas lahan dan Debit di petak tersier
adalah serti pada Tabel berikut :
Nama Petak
Mm.1 Ki
Mm.1 Ka
Sal. Sek. Mimi R.1
E.2 Ki.1
E.2 Ki.2
E.2 Ki.3
E.2 Te
E.2 Ka

Luas (Ha) Debit (m³/det)
125 Ha
0,09
90 Ha
0,07
215 Ha
0,20
159 Ha
0,12
194 Ha
0,15
125 Ha
0,09
115 Ha
0,09
125 Ha
0,09

S. Sek. Erom R.2
E.1 Ka.1
E.1 Ka.2
E.1 Ka.3
S. Sek. Erom R.1
Sal.Induk Maro R.2
Sal.Induk Maro R.1

Maka Debit (Q) Saluran Induk Maro R. 1

=

3,01

718
145
150
125
1.353
1.559
2.912

Ha
Ha
Ha
Ha
Ha
Ha
Ha

0,67
0,11
0,11
0,09
1,26
1,61
3,01

m³/det

Q = A V → A = Q/V
Dari Tabel diperoleh sebagai berikut :
m =
1,5
b/h = 2,3 - 2,7, diambil =
2,5 → b =
2,5
k = 40
V = 0,60 - 0.65 m/det, diambil =
0,6 m/det
A

=

5,02

m²

maka h =
b =

1,10 m
2,50 m

→

A
P
R
I

→ 𝐴=𝑏ℎ+𝑚ℎ^2=2,3 ℎ^2+1,5 ℎ^2=3,8 ℎ^2

h

=
=
=
=

4,57 m²
6,47 m
0,706 m
0,009

2 Diketahui data-data klimat sebagai berikut :
=
a.
Perbedaan siang dan malam (u)
=
b. Letak Lintang (LL)
=
c.
Kelembaban relatif *RH)
=
d. Kecerahan mata hari (n/N)
=
e.
Suhu rerata didapat sebesar 26,43
f.
X = Dua angka NPM sdr
Pertanyaan : Hitung Evapotranspirasi (Eto) Metode Penman Modifikasi
Penyelesaian :
X
=
99

NO
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24

ITEM
Temperatur rerata
ea
RG (%)
ed = ea x RH, mbar
ea - ed
U2 (km/hari)
f(U) = 0,27 (1 + U/100)
1-W
AT
RA
n/N %
(0,25 + 0,5 n/N)
Rs
(1 - α)
Rns = (1 - α) Rs
f(T)
f(ed) = 0,34 - 0,044 Ved
f (n/N) = 0,1 + 0,9 n/N
Rnt = f(T) . f(ed) . f(n/N)
Rn = Rns - Rn1
W
W x Rn + AT
c
Eto (mm/hari)

JAN

KETERANGAN

27,99

Data
Tabel 1
Data
2x3
2-4
Data
Tabel 3
8x7x5
Tabel 5
Data
12 x 10
α = 0,25
14 x 13
Tabel
Tabel

15 - 19
Tabel
21 x 20 x 9
Tabel
23 x 22

25

Ep (mm/bln)

24 x jlh hari

Judul: Jawaban Uts Irigasi 2020

Oleh: Ria Lendeng


Ikuti kami