Kunci Jawaban Dan Pembahasan

Oleh Riska Rimay

707,7 KB 7 tayangan 0 unduhan
 


Bagikan artikel

Transkrip Kunci Jawaban Dan Pembahasan

Kunci Jawaban dan Pembahasan Halaman Judul . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1 Daftar Isi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2 BAB I Pendapatan Nasional . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . A. Konsep Pendapatan Nasional, 3 B. Penghitungan Pendapatan Nasional, 5 C. Pendapatan per Kapita, 7 Penilaian Harian, 9 3 BAB II Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . A. Pertumbuhan Ekonomi, 14 B. Pembangunan Ekonomi, 16 Penilaian Harian, 18 14 BAB III Permasalahan Ketenagakerjaan dalam Pembangunan Ekonomi . . . . . . . . . . . . . . . . . . A. Ketenagakerjaan Indonesia, 23 B. Sistem Upah, 25 C. Masalah Pengangguran, 27 Penilaian Harian, 29 23 Penilaian Tengah Semester 1 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 33 BAB IV Indeks Harga dan Inflasi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . A. Indeks Harga, 40 B. Inflasi, 42 C. Permintaan dan Penawaran Uang, 45 Penilaian Harian, 47 40 Kebijakan Moneter dan Kebijakan Fiskal . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . A. Kebijakan Moneter, 52 B. Kebijakan Fiskal, 54 Penilaian Harian, 56 52 Penilaian Akhir Semester 1 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 60 BAB V 2 Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 A. Konsep Pendapatan Nasional A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: c Pendapatan nasional merupakan indikator kemajuan atau kemunduran perekonomian negara dari tahun ke tahun. Semakin tinggi pendapatan nasional, semakin tinggi pertumbuhan ekonomi negara. Semakin rendah pendapatan nasional, semakin rendah pula pertumbuhan ekonomi suatu negara. Artinya, negara tersebut mengalami kemunduran secara ekonomi. 2. Jawaban: b Salah satu manfaat mempelajari pendapatan nasional adalah menilai perbandingan perekonomian antardaerah atau antarnegara. Apabila penentuan kemakmuran suatu negara hanya dilihat dari perbandingan perekonomian antardaerah atau antarnegara akan memberikan hasil kurang optimal. Untuk membandingkan perekonomian antarnegara yang dilihat adalah pendapatan per kapita dan jumlah penduduk. 3. Jawaban: c Pendapatan nasional dari tahun ke tahun mengalami kenaikan dan penurunan yang dipengaruhi beberapa faktor. Pertama, kondisi tersebut disebabkan oleh konsumsi dan tabungan masyarakat. Konsumsi merupakan penghasilan masyarakat yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tabungan merupakan bagian pendapatan yang tidak dikonsumsi. Kedua, investasi yang dilakukan masyarakat dalam negeri maupun masyarakat luar negeri. Peningkatan investasi dalam negeri akan meningkatkan pendapatan nasional. Ketiga, peningkatan keseluruhan aggregate demand dan aggregate supply yang berpengaruh pada perputaran uang dalam masyarakat secara cepat. 4. Jawaban: d Semakin tinggi pendapatan yang diterima pemilik faktor produksi di suatu negara, semakin tinggi pendapatan negaranya. Pendapatan nasional bukan satu-satunya tolok ukur keberhasilan ekonomi suatu negara. Akan tetapi, keberhasilan ekonomi dapat dilihat dari ketersediaan lapangan kerja, kestabilan politik dan ekonomi, serta posisi neraca perdagangan internasional. 5. Jawaban: b Informasi yang diperoleh dari membandingkan perekonomian negara dari waktu ke waktu yaitu ada tidaknya kenaikan dan penurunan aktivitas perekonomian; bertambah atau berkurangnya kemakmuran materiel; kenaikan atau penurunan pendapatan per kapita berdasarkan jumlah penduduk; serta berambah atau berkurangnya jumlah dan jenis lapangan kerja. 6. Jawaban: b Jika aggregate demand naik, permintaan barang dan/atau jasa dari masyarakat meningkat. Keadaan tersebut membuat produsen menaikkan produksi barang dan jasa. Kenaikan produksi barang dan jasa akan menaikkan aggregate supply. Kenaikan aggregate demand dan aggregate supply dapat meningkatkan pendapatan nasional. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Geografi Kelas X Semester 1 3 7. Jawaban: e Pendapatan nasional memiliki kelemahan, salah satunya hanya menghitung kapasitas produksi tanpa mencari tingkat pemerataan pendapatan. Pendapatan nasional yang tinggi tidak selalu menunjukkan pemerataan distribusi pendapatan. Sebagian besar pendapatan tersebut diperoleh dari daerah atau kelompok penduduk tertentu. Sementara itu, kelompok penduduk lain tidak memiliki pendapatan yang sebanding. 8. Jawaban: d Data yang diperoleh dari pendapatan nasional digunakan pemerintah untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi suatu negara dalam kurun waktu tertentu. Informasi tentang pertumbuhan ekonomi yang diperoleh akan digunakan untuk merumuskan kebijakan yang sesuai perekonomian negara. 9. Jawaban: d Pajak merupakan salah satu sumber pendapatan terbesar negara. Pajak yang dibayarkan dapat meningkatkan pendapatan nasional. Pendapatan nasional bermanfaat untuk menentukan kebijakan yang dapat diambil pemerintah. Kebijakan tersebut dapat berupa mengimbau masyarakat taat membayar pajak. 10. Jawaban: e Pendapatan nasional memiliki manfaat antara lain membandingkan perekonomian suatu negara dari waktu ke waktu; menilai prestasi ekonomi suatu bangsa; merumuskan kebijakan pemerintah; mengetahui atau menelaah susunan atau struktur perekonomian suatu bangsa; membandingkan perekonomian antardaerah atau antarnegara; serta mengetahui pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita. B. Uraian 1. Jawaban: Pendapatan nasional dapat menunjukkan tingkat kesejahteraan suatu bangsa. Pada sistem perekonomian negara terdapat pemasukan dan pengeluaran yang diperoleh dari berbagai sektor perekonomian. Pendapatan negara harus dihitung untuk mengetahui posisi perekonomian suatu negara, berada di atas rata-rata atau di bawah rata-rata. Terdapat sembilan sektor yang paling berpengaruh dalam menyumbang pendapatan nasional. 4 2. Jawaban: Kebijakan yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah mendorong peningkatan pendapatan nasional dengan mengembangkan sektor industri dan sektor pertanian secara bersamaan. Pemerintah tetap mengembangkan sektor industri untuk menyesuaikan dengan globalisasi. Pada waktu yang bersamaan untuk memanfaatkan potensi pertanian yang melimpah, pemerintah menambah modal untuk menyediakan sarana pertanian modern guna membantu petani meningkatkan hasil produksi. Dengan demikian, pengembangan sektor industri dan pertanian dapat dilakukan secara bersamaan sehingga peningkatan pendapatan nasional lebih mudah dicapai. 3. Jawaban: Salah satu manfaat pendapatan nasional adalah membandingkan perekonomian dari waktu ke waktu. Perbandingan perekonomian tersebut diharapkan dapat memberikan informasi ada tidaknya kenaikan dan penurunan aktivitas perekonomian; ada tidaknya perubahan struktur ekonomi; pertambahan atau pengurangan kemakmuran materiel; kenaikan atau penurunan pendapatan per kapita berdasarkan jumlah penduduknya; serta pertambahan ataupun penurunan jumlah dan jenis lapangan kerja. 4. Jawaban: Pendapatan nasional yang digunakan sebagai tolok ukur kemakmuran suatu bangsa memiliki kelemahan yaitu tidak semua kegiatan produktif yang dilakukan masyarakat dihitung dan dimasukkan komponen penghitungan pendapatan nasional. Dampak negatif yang timbul dalam masyarakat juga tidak diperhitungkan sebagai komponen biaya atau pengurang pendapatan nasional. Dampak yang ditimbulkan dihitung sebagai pengurang pendapatan nasional sehingga pendapatan nasional terlihat nilai sebenarnya. 5. Jawaban: Apabila izin investasi luar negeri yang ada di Indonesia dicabut, pendapatan negara Indonesia akan menurun. Oleh karena pemasukan dana dari investor yang dapat meningkatkan pembangunan menurun sehingga pendapatan nasional ikut menurun. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 B. Penghitungan Pendapatan Nasional A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: e Produk Domestik Bruto (PDB) adalah jumlah produk berupa barang dan/atau jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi dalam wilayah suatu negara selama satu tahun. Produksi barang dan/atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan atau orang asing di negara yang bersangkutan termasuk komponen yang dihitung dalam penentuan PDB. Akan tetapi, PDB belum memperhitungkan penyusutan atas barang modal. 2. Jawaban: d Rumus untuk menghitung NNI adalah NNP dikurangi pajak tidak langsung ditambah subsidi. Berikut cara penghitungan NNI (dalam miliar). NNP = PNB – depresiasi = Rp950 – Rp67,5 = Rp882,5 NNI = NNP – pajak tidak langsung + subsidi = Rp882,5 – Rp450 + Rp15 = Rp447,5 Jadi, jumlah Net National Income adalah Rp447,5 miliar. 3. Jawaban: a Sumber pendapatan negara berasal dari hasil produksi barang dan jasa masyarakat di suatu negara, baik warga negara sendiri maupun warga negara asing. Pilihan b, c, d, dan e merupakan transaksi yang tidak dihitung dalam penghitungan pendapatan nasional. Transaksi tersebut merupakan transaksi ilegal sehingga tidak masuk sumber pendapatan negara. Untuk pilihan a termasuk penghitungan pendapatan nasional karena produksi yang dilakukan bersifat legal. 4. Jawaban: c Penghitungan pendapatan nasional dengan metode pendekatan pendapatan sebagai berikut (dalam miliar). =R+W+I+ = Rp347 + Rp102 + Rp676 + Rp145 = Rp1.270 Jadi, pendapatan nasional dengan pendekatan pendapatan sebesar Rp1.270 miliar. 5. Jawaban: e Melalui pendekatan pengeluaran, pendapatan nasional dihitung dengan menjumlahkan seluruh pengeluaran rumah tangga konsumsi (RTK) yang digunakan untuk membeli barang dan/atau jasa, pengeluaran pemerintah, pengeluaran investasi, serta selisih nilai ekspor dan impor. Berbagai pengeluaran tersebut akan mengurangi jumlah pendapatan nasional sehingga diketahui nilai pendapatan nasional sebenarnya. 6. Jawaban: b Rumus pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran (dalam miliar): Y = C + I + G + (X – M) Y = US$8.300 + US$1.800 + US$3.980 + (US$3.050 – US$2.400) Y = US$14.730 7. Jawaban: d Cara menghindari penghitungan ganda sebagai berikut. 1) Tidak memasukkan barang yang diimpor dalam penghitungan pendapatan nasional. 2) Tidak memasukkan barang produksi dalam negeri yang akan diproses kembali oleh perusahaan lain. 3) Tidak menjumlahkan nilai produksi akhir dari tiap-tiap komponen pendapatan. 8. Jawaban: a Gross National Product merupakan penjumlahan nilai barang dan/atau jasa yang dihasilkan oleh faktor-faktor produksi milik warga negara yang tinggal di dalam negeri maupun di luar negeri, tetapi tidak termasuk orang asing yang tinggal di negara tersebut. Penghitungan Gross National Product sebagai berikut. = pendapatan BUMN di Indonesia + pendapatan warga negara di luar negeri = Rp130 miliar + Rp4,5 miliar = Rp134,5 miliar Jadi, Gross National Product sebesar Rp134,5 miliar. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 5 9. Jawaban: c Penghitungan pendapatan nasional dengan metode pendekatan pengeluaran sebagai berikut (dalam triliun rupiah). Y = C + I + G + (X–M) 24 + 20 + 14 + (X–M) = 60 58 + (X–10) = 60 (X–10) = 60 – 58 (X–10) = 2 X = 10 + 2 X = 12 Jadi, nilai ekspor negara M sebesar Rp12 triliun. 2. Jawaban: Penghitungan pendapatan nasional dengan metode pendapatan sebagai berikut (dalam jutaan). = R+W+I+ = US$36.400 + US$200.000 + US$33.500 + US$46.000 = US$315.900 Jadi, jumlah pendapatan nasional menggunakan pendekatan pendapatan sebesar US$315.900 juta. 3. Jawaban: Gross Domestic Product (GDP) adalah nilai barang dan/atau jasa dalam suatu negara yang dihasilkan oleh faktor-faktor produksi baik milik warga negara maupun orang asing yang tinggal di negara tersebut. Penghasilan warga negara sendiri di luar negeri tidak diperhitungkan, sedangkan penghasilan orang asing yang bekerja di negara tersebut masuk penghitungan. Gross National Product (GNP) dihitung dengan menjumlahkan nilai barang dan/atau jasa yang dihasilkan oleh faktor-faktor produksi milik warga negara yang tinggal di dalam negeri maupun yang berada di luar negeri, tetapi tidak termasuk orang asing yang tinggal di negara tersebut. 10. Jawaban: a Pajak merupakan sumber pendapatan negara yang digunakan untuk membiayai sebagian pembangunan nasional. Ketika masyarakat taat membayar pajak, pajak akan masuk ke pemerintah, kemudian disalurkan untuk pembangunan di berbagai bidang. Kenaikan penerimaan pajak bagi pemerintah secara otomatis akan menaikkan pendapatan negara. Kenaikan pajak akan meningkatkan pendapatan nasional (pertambahan nilai Y). B. Uraian 1. Jawaban: Untuk mencari jumlah pendapatan yang siap dibelanjakan masyarakat atau disposable income melalui cara berikut (dalam miliar). GNP = GDP + (PFLN – PFDN) = Rp1.100 + (Rp200 – Rp110) = Rp1.190 NNP = GNP – depresiasi = Rp1.190 – Rp50 = Rp1.140 NNI = NNP – pajak tidak langsung + subsidi = Rp1.140 – Rp75 + Rp35 = Rp1.100 PI = (NNI + transfer payment) – (laba ditahan + iuran asuransi + jaminan sosial) = (Rp1.100 + Rp20) – (Rp60 + Rp95 + Rp30) = Rp1.120 – Rp185 = Rp935 DI = PI – pajak langsung = Rp935 – Rp20 = Rp915 Jadi, jumlah pendapatan yang siap dibelanjakan sebesar Rp915 miliar. 6 4. Jawaban: Rumus pendapatan nasional dengan pendekatan produksi sebagai berikut. Y = {(Q1P1) + (Q2P2) + . . . + (QnPn)} = 90 juta × Rp45.000,00) + (Rp60 juta × Rp600.000,00) + (150.000 ton × Rp100.000.000,00) + (700.000 ton × Rp10.000.000,00) = Rp4.050 miliar + Rp36.000 miliar + Rp15.000 miliar + Rp7.000 miliar = Rp62.050 miliar Jadi, besar pendapatan nasional negara X dengan pendekatan produksi adalah Rp62.050 miliar. 5. Jawaban: Sebelum proses produksi pakaian jadi/garmen dibutuhkan kegiatan produksi benang, kain, dan kancing. Nilai produksi yang digunakan untuk menghitung pendapatan nasional adalah nilai tambah dari produksi tiap-tiap komponen, mencakup nilai tambah produksi benang, kain, kancing, dan pakaian jadi. Nilai produksi untuk menghitung pendapatan nasional tidak dihitung dari harga tiap komponen. Jika harga tiap komponen benang, kain, kancing, dan pakaian dimasukkan penghitungan akan menimbulkan double counting. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 C. Pendapatan per Kapita A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: a Distribusi pendapatan dinyatakan merata jika nilai koefisien gini mendekati 0 (nol). Distribusi pendapatan dinyatakan tidak merata jika nilai koefisien gini semakin mendekati 1 (satu). Simon Smith Kuznets adalah penerima hadiah Nobel ketiga dalam bidang ekonomi karena karya empirisnya dalam pertumbuhan ekonomi. Kuznets mengidentifikasi era ekonomi baru yang disebutnya sebagai pertumbuhan ekonomi modern yang bermula di Eropa Barat di paruh terakhir abad XVIII. 2. Jawaban: e Penghitungan pendapatan per kapita sebagai berikut. PNB PNB per kapita = –––––––––––– Jumlah penduduk Rp120.000.000 triliun Per kapita negara W = –––––––––––––––– 210.000.000 = 571.428,5 Per kapita negara X = 875.000 Per kapita negara Y = 2.666.666,7 Per kapita negara Z = 750.000 Diurutkan nilai pendapatan nasional dari yang tertinggi sampai terendah adalah Y, X, Z, dan W. 3. Jawaban: e Kegunaan penghitungan pendapatan per kapita antara lain mengetahui tingkat perekonomian suatu negara; mengetahui tingkat kemakmuran suatu negara; melihat perkembangan perekonomian dan kemakmuran suatu negara dengan cara membandingkan besarnya pendapatan per kapita dari tahun ke tahun; membandingkan tingkat kemakmuran (standar hidup) antarnegara tergolong kelompok rendah, menengah, atau tinggi; memberikan data-data kependudukan; serta menentukan kebijakan yang akan diambil pemerintah. 4. Jawaban: e Indikator untuk mengukur tingkat ketimpangan distribusi pendapatan adalah koefisien gini atau indeks gini. Semakin tinggi atau besar indeks gini, semakin tinggi tingkat ketidakmerataannya (distribusi pendapatan tidak merata) dan semakin kecil indeks gini semakin rendah tingkat ketidakmerataannya (distribusi pendapatan semakin merata). Kurva Lorenz berbentuk melengkung mendekati garis diagonal. 5. Jawaban: d Pendapatan nasional dikatakan pendistribusiannya tidak merata jika semakin tinggi atau besar indeks gini yang mendekati 1 (satu), pendistribusian pendapatan tidak merata, berpusat pada satu titik. Semakin kecil indeks gini yang mendekati 0 (nol), tingkat pendistribusian pendapatan semakin merata. Garis pemerataan kurva Lorenz yang memiliki tingkat pemerataan tinggi tidak berpusat pada satu titik saja, tetapi garis berimpit/ melengkung dengan garis diagonal. 6. Jawaban: c Rendahnya pendapatan per kapita negara berkembang disebabkan oleh tingkat pendidikan yang rendah sehingga pengetahuan yang diperoleh sedikit; keterampilan dan kecakapan yang rendah sehingga kekurangan tenaga ahli; modal yang dimiliki relatif sedikit; kemalasan dan ketidakdisiplinan masyarakatnya; serta sikap yang tidak mendorong berproduksi. 7. Jawaban: e Nilai tambah merupakan nilai yang diberikan akibat adanya perubahan harga dari harga bahan baku sampai barang jadi. No. 1) 2) 3) 4) Tahap Produksi Kapas Benang Kain putih Kain batik Jumlah Harga 20.000 50.000 100.000 150.000 Nilai Tambah 20.000 30.000 50.000 50.000 150.000 Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 7 8. Jawaban: e Tingkat ketidakmerataan indeks gini suatu negara yang paling tinggi ditunjukkan oleh negara N dengan indeks gini 0,43, negara J dengan indeks gini 0,35, negara M dengan indeks gini 0,31, negara K dengan indeks gini 0,26, dan yang paling rendah tingkat ketidakmerataan ditunjukkan oleh negara L dengan indeks gini 0,14. Indeks gini negara L yang mendekati angka 0 (nol) menunjukkan distribusi pendapatan yang merata. 9. Jawaban: b Berdasarkan gambar kurva Lorenz, negara A memiliki tingkat pemerataan pendapatan yang lebih baik dibandingkan negara B karena garis kurva Lorenz mengimpit garis diagonal. Negara A menunjukkan koefisien gini mendekati nol. Artinya, tingkat pemerataan pendapatan nasional yang merata dan tidak berpusat pada satu titik. c. d. 2. Uraian 1. Jawaban: Tinggi rendahnya PDB atau PNB dan pendapatan per kapita suatu negara tahun 2018 oleh Bank Dunia dikelompokkan sebagai berikut. a. Kelompok negara berpendapatan rendah (low income economies), yaitu negaranegara yang memiliki PNB per kapita sekitar US$955 atau kurang. Contoh Kamboja dan Myanmar. b. Kelompok negara berpendapatan menengah bawah (lower middle income economies), yaitu negara-negara yang mempunyai PNB per kapita sekitar US$956–US$3.895. Contoh Indonesia, Filipina, Laos, dan Vietnam. 8 Jawaban: Penghitungan pendapatan per kapita sebagai berikut. GNP IPC = ––––– P 150 triliun Negara Aster = –––––––– = 833.333,3 18.000.000 10. Jawaban: d Ketimpangan distribusi pendapatan merupakan ketidakmerataan penyebaran pendapatan yang terjadi di suatu negara. Ketidakmerataan terjadi karena sebagian besar pendapatan tinggi hanya dimiliki kelompok penduduk tertentu, sedangkan kelompok penduduk lain hanya berpendapatan rendah. Kondisi ini menyebabkan kesenjangan ekonomi antara penduduk kaya dan penduduk miskin semakin besar. Artinya, kesejahteraan penduduk tidak merata karena sebagian kelompok masyarakat mampu secara ekonomi, sedangkan kelompok lain kurang mampu secara ekonomi. B. Kelompok negara berpendapatan menengah tinggi (upper middle income economies), yaitu negara-negara yang mempunyai PNB per kapita sekitar US$3.896–US$12.055. Contoh Malaysia dan Thailand. Kelompok negara berpendapatan tinggi (high income economies), yaitu negara-negara yang mempunyai PNB per kapita sekitar US$12.056 atau lebih. Contoh Singapura dan Brunei Darussalam. 70 triliun Negara Begonia = –––––––– = 7.000.000 10.000.000 90 triliun Negara Camelia = –––––––– = 909.090,0 99.000.000 110 triliun Negara Dandelion = –––––––– = 785.714,3 14.000.000 Urutan negara yang memiliki pendapatan per kapita terendah adalah Begonia – Camelia– Aster – Dandelion. 3. Jawaban: Manfaat mempelajari pendapatan per kapita sebagai berikut. a. Mengetahui tingkat produktivitas suatu negara. b. Membandingkan standar hidup beberapa negara. c. Menjadi pedoman pengambilan keputusan dalam bidang ekonomi. d. Menjadi bahan perencanaan pembangunan pada masa depan. e. Mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat dari tahun ke tahun. 4. Jawaban: Kebijakan untuk mengurangi ketimpangan distribusi pendapatan sebagai berikut. a. Memberlakukan subsidi kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 b. c. d. A. Memberlakukan pajak tinggi kepada masyarakat berpenghasilan tinggi. Memperbaiki distribusi pendapatan fungsional melalui kebijakan perubahan harga faktor produksi. Memperbaiki distribusi pendapatan dengan cara redistribusi progresif kepemilikan aset (assets ownership). Pilihan Ganda 1. Jawaban: b Manfaat pendapatan nasional salah satunya sebagai pedoman menentukan kebijakan pemerintah. Melalui penghitungan pendapatan nasional pemerintah akan mendapatkan angka yang sudah diolah menjadi data sehingga dapat diinterpretasikan. Data tersebut digunakan pemerintah untuk menilai efektivitas kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah. Data pendapatan nasional juga digunakan pemerintah untuk mengetahui permasalahan yang sedang dihadapi dan menentukan pemecahannya. 2. Jawaban: b Pendapatan nasional berdasarkan pendekatan pengeluaran, komponennya sebagai berikut. GNP = C + I + G + (X–M) GNP = Rp90.000.000,00+ Rp50.000.000,00 + Rp130.000.000,00 + (Rp15.000.000,00 – Rp20.000.000,00) GNP = Rp265.000.000,00 3. Jawaban: b Rumus untuk menghitung pendapatan nasional dengan pendekatan pendapatan sebagai berikut (dalam triliun rupiah). = R+W+I+ = 17,8 + 20 + 27,2 + 7,5 = 72,5 Jadi, besar pendapatan nasional menggunakan pendekatan pendapatan adalah Rp72,5 triliun. 4. Jawaban: a Biaya pembayaran jasa transportasi umum dihitung dalam pendapatan nasional dengan pendekatan produksi. Jasa transportasi umum merupakan sektor produksi pembentuk pendapatan nasional. 5. Jawaban: Penyebab pendapatan per kapita antarnegara tidak sama karena penghasilan masyarakat tiaptiap negara tidak sama, serta ketersediaan sumber daya alam dan sarana prasarana yang berbeda antarnegara. Perbedaan tersebut didukung keterampilan dan kemampuan setiap negara dalam mengolah sumber daya alam tidak optimal sebab kurangnya tenaga ahli. Kondisi tersebut menjadikan pendapatan per kapita antarnegara berbeda. 5. Jawaban: e Pendapatan faktor neto luar negeri diperoleh dengan cara menyelisihkan pendapatan penduduk dalam negeri yang bekerja di luar negeri dengan pendapatan orang asing yang bekerja di dalam negeri. Melalui penghitungan tersebut akan didapatkan angka faktor neto luar negeri. 6. Jawaban: c Penghitungan pendapatan perorangan sebagai berikut (dalam miliar). NNP = GNP – depresiasi = Rp560 – Rp25 = Rp535 NNI = NNP – pajak tidak langsung = Rp535 – Rp10 = Rp525 PI = NNI + transfer payment) – (laba ditahan + iuran asuransi + pajak perseorangan + iuran jaminan sosial) = Rp525 – Rp7,5 = Rp517,5 miliar 7. Jawaban: c Net National Income (NNI) adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima oleh masyarakat setelah dikurangi pajak tidak langsung (indirect tax). Pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat dialihkan kepada pihak lain. Penghitungan NNI sebagai berikut. NNI = NNP – pajak tidak langsung atau NNI = GNP – penyusutan (depresiasi) – pajak tidak langsung. NNI = Rp20.800.000.000 – Rp700.000.000 – Rp50.000.000 NNI = Rp20.050.000.000,00. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 9 8. Jawaban: c Secara garis besar perekonomian suatu negara terdiri atas sembilan sektor usaha yang meliputi pertanian, peternakan, dan perikanan; pertambangan dan penggalian; industri pengolahan; listrik, gas, dan air bersih; bangunan; perdagangan, hotel, dan restoran; pengangkutan dan komunikasi; keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan; serta jasajasa. Jumlah barang dan/atau jasa yang dihasilkan dalam satu tahun inilah yang dihitung menjadi pendapatan nasional. 9. Jawaban: d Penghitungan pendapatan per kapita sebagai berikut. PDB tahun t PDB per kapita = –––––––––––––––––– Jumlah penduduk tahun t PDB per kapita negara AA: 1.680.000.000.000 = ––––––––––––––– = US$42.000 40.000.000 PDB per kapita negara BB: 579.000.000.000 = ––––––––––––– = US$38.600 15.000.000 PDB per kapita negara CC: 1.027.000.000.000 = –––––––––––––– = US$64.187,5 16.000.000 PDB per kapita negara DD: 643.456.000.000 = –––––––––––– = US$53.621,33 12.000.000 PDB per kapita negara EE: 757.980.000.000 = ––––––––––––– = US$50.532 15.000.000 PDB per kapita negara FF: 793.880.000.000 = ––––––––––––– = US$39.694 20.000.000 Jadi, pendapatan per kapita negara tertinggi yaitu negara CC dan pendapatan per kapita terendah yaitu negara BB. 10. Jawaban: b Kegiatan produktif yang tidak dihitung dalam menentukan produk nasional bruto karena kegiatan tersebut tidak melalui mekanisme pasar. Kegiatan tersebut sebagai berikut. 10 1) Kegiatan mengubah kualitas barang dan/atau jasa. 2) Kegiatan rekreasi yang tidak dipertimbangkan nilainya. 3) Kegiatan ekonomi ilegal seperti penyelundupan, bisnis ilegal, dan pasar gelap. 4) Kegiatan mikro yang dilakukan ibu rumah tangga seperti memasak dan mencuci baju. 11. Jawaban: a Jumlah pendapatan nasional suatu negara bertambah menunjukkan tingkat kesejahteraan suatu bangsa, pendapatan nasional terdistribusi merata, dan pertumbuhan penduduk dapat terkontrol dengan baik. 12. Jawaban: e Penghitungan pendapatan nasional dengan pendekatan pendapatan (dalam miliar rupiah) sebagai berikut. Y= R+W+I+  35.500 = 8.700 + 15.000 + 5.500 +  35.500 = 29.200 +   = 35.500 – 29.200  = 6.300 Jadi, besar laba atau profit pengusaha dengan pendekatan pendapatan adalah Rp6.300 miliar. 13. Jawaban: b Rumus untuk menghitung Net National Income adalah NNI = NNP – pajak tidak langsung + subsidi NNP = GNP – depresiasi = Rp650 miliar – Rp45,5 miliar = Rp604,5 miliar NNI = NNP – pajak tidak langsung = Rp604,5 miliar – Rp35 miliar = Rp569,5 miliar Jadi, besar Net National Income adalah Rp569,5 miliar. 14. Jawaban: d Penghitungan pendapatan per kapita sebagai berikut. Pendapatan nasional bruto = ––––––––––––––––––– Jumlah penduduk US$14.210 triliun = –––––––––––– US$210 juta = US$67.666.67 Jadi, pendapatan rata-rata setiap penduduk di negara Y pada tahun 2018 adalah US$67.666,67. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 15. Jawaban: a Tabel nilai koefisien gini sebagai berikut. Nilai Koefisien (x) x=0 0adalah pengeluran pemerintah yang bukan merupakan pengeluran terhadap pembayaran barang dan/atau jasa pada tahun ini, melainkan diambil dari sebagian pendapatan nasional tahun lalu. Pengeluaran ini disalurkan di luar pembayaran produksi sehingga pemerintah tidak mendapatkan timbal balik dari pengeluaran tersebut. 18. Jawaban: d Penghitungan Gross Domestic Product (GDP) dilakukan dengan menjumlahkan produk berupa barang dan/atau jasa yang dihasilkan oleh unitunit produksi suatu negara selama satu tahun. Jika jumlah GDP riil lebih besar dibandingkan laju pertambahan penduduk, negara yang bersangkutan diindikasikan mengalami kemajuan perekonomian dan kemakmuran bangsa. Sebaliknya, jika jumlah GDP riil turun, dan laju pertumbuhan penduduk lebih tinggi, negara tersebut diindikasikan mengalami penurunan kemakmuran. 19. Jawaban: d Produk Domestik Bruto/PDB menghitung nilai barang-barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam satu tahun. Barang dan/atau jasa yang dihasilkan dihitung tanpa memperhatikan pemilik faktor produksi tersebut. Barang dan/atau jasa dapat diproduksi perusahaan milik penduduk negara tersebut serta penduduk negara lain yang tinggal di negara tersebut. 20. Jawaban: b Peningkatan GDP riil lebih cepat daripada populasi dapat menggambarkan kesejahteraan suatu negara. Negara yang memiliki pendapatan nasional cenderung naik lebih cepat dibandingkan kenaikan populasi manusia. Artinya, negara tersebut produktif pada barang dan jasa. Apabila negara yang lebih produktif terhadap kenaikan populasi manusia, tingkat kesejahteraan masyarakat cenderung rendah. 21. Jawaban: e Semakin besar nilai koefisien gini, taraf ketimpangan distribusi pendapatan yang terjadi di suatu negara semakin tinggi. Artinya, kemerataan distribusi pendapatan di negara tersebut semakin buruk. Sebaliknya, semakin kecil nilai koefisien gini, taraf ketimpangan distribusi pendapatan yang terjadi di suatu negara semakin rendah. Dengan kata lain, distribusi pendapatan di negara tersebut cenderung semakin merata. 22. Jawaban: b Nilai tambah merupakan sumbangan perusahaan terhadap produk nasional. Biaya tersebut dihitung pada setiap perusahaan dan setiap sektor. Jadi, biaya atau harga bahan baku dikurangkan dari harga jual produk perusahaan. Sisa pengurangan ini disebut nilai tambah (value added). 23. Jawaban: c Penghasilan warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri tidak ikut diperhitungkan dalam GDP, sedangkan penghasilan orang asing yang bekerja di Indonesia ikut diperhitungkan. Kegiatan ekonomi yang dihitung pada PDB/GDP terdapat pada angka 2), 3), dan 4). Angka 1) dan 5) merupakan aktivitas yang akan dicatat dalam penghitungan PNB/GNP. 24. Jawaban: d Kelemahan penghitungan pendapatan per kapita salah satunya adalah tidak dapat menggambarkan pemerataan pendapatan masyarakat. Pendapatan per kapita hanya menggambarkan tingkat pendapatan masyarakat suatu negara secara rata-rata, tetapi tidak menunjukkan tingkat distribusi pendapatannya. Bisa saja pendapatan beberapa orang sangat tinggi, sedangkan pendapatan beberapa orang lain sangat rendah. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 11 25. Jawaban: b Bank Dunia telah membuat kriteria berkaitan dengan distribusi pendapatan yaitu mengukur ketimpangan distribusi pendapatan suatu negara dengan melihat besar kontribusi atau sumbangan dari 40% penduduk termiskin memperoleh pendapatan. Distribusi pendapatan menurut Bank Dunia sebagai berikut. 1) Pendapatan <12% dari keseluruhan pendapatan nasional memiliki tingkat ketimpangan tinggi. 2) Pendapatan 12–17% dari keseluruhan pendapatan nasional memiliki tingkat ketimpangan sedang. 3) Pendapatan >17% dari keseluruhan pendapatan nasional memiliki tingkat ketimpangan rendah. 26. Jawaban: a GDP lebih besar daripada GNP menunjukkan keadaan perekonomian negara Peony belum maju karena terjadi Net Factor Income to Abroad. Investasi negara Peony di luar negeri lebih sedikit daripada investasi negara asing di negara Peony. 27. Jawaban: c Penghitungan PNB (dalam jutaan US$): PDB 65.000 Penerimaan warga negara di luar negeri 4.500 –––––– + 69.500 Penerimaan WNA di dalam negeri 4.000 –––––– – PNB 65.500 Penghitungan pendapatan per kapita: PNB Tahun (n) = –––––––––––––––––––– Jumlah penduduk Tahun (n) US$65.500 juta = –––––––––––– = US$2.046,87 32 juta Jadi, pendapatan per kapita negara Anyelir sebesar US$2.046,87. 28. Jawaban: b Penghitungan Personal Income sebagai berikut. GNP = GDP + (PFLN – PFDN) = Rp800 + (Rp110 – Rp200) = Rp710 NNP = GNP – Depresiasi = Rp710 – Rp50 = Rp660 12 NNI = = = PI = NNP – pajak tidak langsung Rp660 – Rp25 Rp635 (NNI + Transfer Payment) – (laba ditahan + iuran jaminan sosial) = (Rp635 + Rp20) – (Rp60 + Rp30) = Rp565 miliar 29. Jawaban: b Penghitungan disposable income (DI) sebagai berikut (dalam miliar) NNP = GNP – depresiasi = Rp2.200 – Rp175 = Rp2.025 NNI = NNP – pajak tidak langsung = Rp2.025 – Rp100 = Rp1.925 PI = (NNI + Transfer Payment) – (laba ditahan + iuran jaminan sosial) = (Rp1.925 + Rp80) – (Rp40 + Rp50) = Rp1.915 DI = PI – pajak langsung = Rp1.915 – Rp25 = Rp1.890 30. Jawaban: c Pendapatan nasional atas harga konstan merupakan dasar yang lebih akurat untuk menghitung pertumbuhan ekonomi daripada pendapatan nasional harga berlaku. Pendapatan nasional atas dasar harga berlaku hanya menunjukkan nilai barang dan/atau jasa yang dihasilkan suatu negara dalam satu tahun tanpa memperhitungkan perubahan harga-harga. Sementara itu, pendapatan nasional atas dasar harga konstan menghitung nilai barang dan/atau jasa dengan harga pada tahun tertentu serta memperhitungkan kenaikan hargaharga barang secara umum (inflasi). B. Uraian 1. Jawaban: Penghitungan koefisien gini merupakan perbandingan antara persentase kumulatif tingkat pendapatan dan menggunakan nilai koefisien gini. Distribusi pendapatan dinyatakan merata jika nilai koefisien gini semakin mendekati 0 (nol). Koefisien gini yang mendekati 1 (satu) memiliki tingkat kemerataan yang rendah atau tidak merata. Ketidakmerataan pada distribusi pendapatan yang mendekati angka 1 menunjukkan pusat perekonomian hanya dikuasai beberapa Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 orang saja. Negara yang memiliki tingkat kemerataan paling tinggi adalah negara Cempaka (0,18), Geranium (0,26), Dahlia (0,31), Adenium (0,32), dan yang paling rendah tingkat kemerataannya adalah negara Bougenville (0,37). 2. Jawaban: Menghitung pendapatan nasional melalui pendekatan pengeluaran: = C + I + G + (X – M) = Rp8.000.000,00 + Rp12.000.000,00 + Rp25.000.000,00 + (Rp5.525.000,00 – Rp5.850.000,00) = Rp44.675.000,00 3. Jawaban: Rendahnya pendapatan per kapita pada negara yang sedang berkembang disebabkan faktorfaktor antara lain kekurangan sumber alam; modal yang dimiliki relatif sedikit; sikap yang tidak mendorong berproduksi; kemalasan dan ketidakdisiplinan seseorang; keterampilan dan kecakapan yang rendah sehingga kekurangan tenaga ahli; serta tingkat pendidikan rendah sehingga pengetahuan yang diperoleh terbatas. 4. Jawaban: Penghitungan Disposable Income sebagai berikut. GNP = GDP + (PFLN – PFDN) = Rp800.000,00 + (Rp40.000,00 – Rp50.000,00) = Rp790.000,00 NNP = GNP – depresiasi = Rp790.000,00 – Rp20.000,00 = Rp770.000,00 NNI = = = PI = NNP – pajak tidak langsung Rp770.000,00 – Rp40.000,00 Rp730.000,00 (NNI + Transfer payment) – (laba ditahan + pajak perseorangan = (Rp730.000,00 + Rp18.000,00) – (Rp30.000,00 + Rp20.000,00) = Rp748.000,00 – Rp50.000,00 = Rp698.000,00 DI = PI – Pajak langsung = Rp698.000,00 – Rp6.000,00 = Rp692.000,00 Jadi, besar Disposable Income negara tersebut adalah Rp692.000 miliar. 5. Jawaban: Ketimpangan distribusi pendapatan menunjukkan ketidakmerataan pendapatan yang diterima seluruh masyarakat. Artinya, selisih pendapatan antara masyarakat berpenghasilan tinggi dengan masyarakat berpenghasilan rendah sangat timpang. Melalui penerapan pajak tinggi bagi masyarakat berpenghasilan tinggi, pendapatan yang siap dibelanjakan masyarakat berpenghasilan tinggi akan berkurang. Pengurangan pendapatan tersebut dapat menyeimbangkan pendapatan yang dimiliki masyarakat berpenghasilan tinggi dengan masyarakat berpenghasilan rendah. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 13 A. Pertumbuhan Ekonomi A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: d Pendapatan nasional dapat diperoleh melalui penghitungan Produk Domestik Bruto. Pada penghitungan pendapatan nasional dengan metode konsumsi, pendapatan nasional diperoleh dari penjumlahan konsumsi masyarakat (C), investasi (I), dan pengeluaran pemerintah (G). Jika kontribusi konsumsi rumah tangga setiap tahun menurun, Pendapatan Domestik Bruto juga menurun. Artinya, pertumbuhan ekonomi negara AC cenderung menurun. 2. Jawaban: c Kata kunci pada soal adalah salah satu cara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi dapat meningkat jika produksi barang dan/atau jasa naik. Salah satu cara menaikkan produksi barang dan/atau jasa adalah meningkatkan jumlah perusahaan. Kemudahan peraturan berinventasi di sektor riil dapat meningkatkan jumlah perusahaan. 3. Jawaban: a Kondisi perkembangan ekonomi Indonesia masih pada tahap prasyarat tinggal landas. Keadaan tersebut tercermin pada pembangunan infrastruktur yang masih dibantu negara lain, produktivitas tenaga kerja yang rendah, pengembangan sektor pertanian yang belum optimal, serta korupsi masih tinggi. 4. Jawaban: b Faktor produksi di negara berkembang belum dimanfaatkan secara optimal. Itulah sebabnya 14 pertumbuhan ekonomi negara berkembang lebih besar dari negara maju. Sebaliknya, faktor produksi di negara maju telah dimanfaatkan secara optimal. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi negara maju tidak terlalu signifikan. 5. Jawaban: b PNB – PNB PNB2017 2018 2017 r2018 = ––––––––––––––––––– × 100% 1.950 triliun – 1.800 triliun = ––––––––––––––––––––––––– × 100% 1.800 triliun = 8,33% Jadi, pertumbuhan ekonomi negara A pada tahun 2018 sebesar 8,33%. 6. Jawaban: d Penghitungan pertumbuhan ekonomi negara B sebagai berikut. r2018 PNB – PNB PNB2017 2018 2017 = ––––––––––––––––––– × 100% (X – 2.800 triliun) 2.800 triliun 7,14% = –––––––––––––––––––– × 100% X = Rp3.000 triliun Jadi, Produk Nasional Bruto (PNB) negara B pada tahun 2018 sebesar Rp3.000 triliun. 7. Jawaban: b Negara M pada tahun 2017 dan 2018 sama-sama mengalami pertumbuhan ekonomi. Pada tahun 2017 pertumbuhan ekonominya 4,10% dan tahun 2018 pertumbuhan ekonominya 3,15%. Meskipun Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 demikian, pertumbuhan ekonomi pada tahun 2017 turun sebesar 0,95% dari tahun 2017. Artinya, pada tahun 2018 terjadi penurunan produksi barang dan/atau jasa sebesar 0,95% dari tahun sebelumnya. 8. Jawaban: b Tahap pertumbuhan ekonomi menurut Karl Bucher sebagai berikut. 1) Produksi untuk kebutuhan sendiri (rumah tangga tertutup). 2) Perekonomian sebagai perluasan pertukaran produk di pasar (rumah tangga kota). 3) Pada perekonomian nasional peran perdagangan semakin penting (rumah tangga negara) 4) Kegiatan perdagangan telah meluas melintasi batas negara (rumah tangga dunia). Berdasarkan teori tersebut, contoh tahap pertumbuhan ekonomi rumah tangga tertutup menurut Karl Bucher adalah pilihan b. 9. Jawaban: b Adam Smith mengungkapkan pertumbuhan ekonomi dipengaruhi output total dan pertumbuhan penduduk. Pertumbuhan output total dipengaruhi sumber daya alam, kualitas sumber daya manusia, dan persediaan modal. Pertumbuhan penduduk berperan dalam penentuan luas pasar dan laju pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan teori tersebut, kesimpulan yang tepat terdapat pada pilihan b. 1. Jawaban: Negara Z memiliki industri yang berkembang pesat. Negara Z telah dikenal dalam perekonomian dunia. Negara tersebut sudah mampu mengganti produk impor dengan produk buatan dalam negeri. Selain mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, negara tersebut mampu menghasilkan produk berkualitas ekspor. 2. Jawaban: Banyaknya jumlah wirausahawan menunjukkan banyaknya unit usaha. Semakin banyak unit usaha berarti semakin banyak barang dan/atau jasa yang dihasilkan. Peningkatan produksi barang dan/atau jasa dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. 3. Jawaban: Pertumbuhan ekonomi dan Produk Domestik Bruto (PDB) saling berkaitan. Pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan jumlah produksi barang dan/atau jasa pada suatu negara. Sementara itu, Produk Domestik Bruto adalah total produksi barang dan/atau jasa dalam satu tahun. Salah satu cara mengukur pertumbuhan ekonomi juga menggunakan nilai Produk Domestik Bruto (PDB). 4. Jawaban: Penghitungan pertumbuhan ekonomi sebagai berikut. PDB 10. Jawaban: b Penghitungan pertumbuhan ekonomi sebagai berikut (dalam triliun). Rp4.000 – Rp4.200 triliun Rp4.200 triliun r2018 = –––––––––––––––––––––– × 100% r2018 = –4,76% PDB2018 – PDB2017 r2018 = ––––––––––––––––––– × 100% PDB2017 Penghitungan tersebut menunjukkan keadaan ekonomi tahun 2018 mengalami perlambatan ekonomi sebesar – 4,76%. Artinya, pada tahun 2018 terjadi penurunan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 4,76% dibandingkan tahun 2017. Rp10.425,3 – Rp9.912,7 Rp9.912,7 r2018 = –––––––––––––––––––––– × 100% r2018 = 5,17 % Jadi, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2018 sebesar 5,17%. Artinya, terjadi kenaikan kapasitas produksi barang dan/atau jasa Indonesia pada tahun 2018 sebesar 5,17%, dibandingkan tahun sebelumnya. B. Uraian – PDB PDB2017 2018 2017 r2018 = ––––––––––––––––––– × 100% 5. Jawaban: Pertumbuhan ekonomi Indonesia banyak ditopang dari sektor konsumsi. Dengan jumlah penduduk Indonesia yang besar, jumlah konsumsi barang dan/atau jasa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan juga besar. Negara-negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi negatif (perlambatan ekonomi) rata-rata perekonomiannya ditopang sektor produksi. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 15 B. Pembangunan Ekonomi A. 1. Jawaban: b Pernyataan yang tepat adalah pembangunan ekonomi pasti diikuti pertumbuhan ekonomi. Pembangunan ekonomi merupakan proses peningkatan pendapatan nasional (pertumbuhan ekonomi) secara terus-menerus dalam jangka panjang dengan memperhatikan perubahan struktur ekonomi dan jumlah penduduk. Pertumbuhan ekonomi hanya menunjukkan kenaikan hasil produksi barang dan/atau jasa tanpa mempertimbangkan perubahan struktur ekonomi dan jumlah penduduk. 2. Jawaban: b Keberhasilan pembangunan ekonomi dapat diukur dengan indikator moneter dan indikator nonmoneter. Indikator moneter dalam pembangunan ekonomi terdiri atas pertumbuhan PDB dan pendapatan per kapita. Indikator nonmoneter terdiri atas indikator sosial, indeks kualitas hidup, indeks pembangunan manusia, dan indikator campuran. 3. Jawaban: d Pembangunan ekonomi adalah usaha proses menaikkan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita dengan tetap memperlihatkan tingkat pertumbuhan penduduk disertai perubahan mendasar dalam struktur ekonomi. Ciri-ciri pembangunan ekonomi antara lain pertumbuhan PDB meningkat, pendapatan per kapita meningkat yang disertai pemerataan pendapatan, indeks kualitas hidup meningkat, dan indeks pembangunan manusia meningkat secara layak. 4. Jawaban: d Kata kunci pada soal adalah solusi meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM). Indeks pembangunan manusia (IPM) menggunakan indikator kualitas kesehatan, pendidikan, dan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat sebagai penyusun nilainya. Artinya, jika ingin meningkatkan nilai IPM Indonesia perlu meningkatkan 16 kualitas kesehatan pendidikan dan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat. Salah satu caranya dengan meningkatkan pemerataan akses pendidikan di Indonesia. Di Indonesia, belum semua daerah memiliki akses pendidikan yang memadai. Pilihan Ganda 5. Jawaban: b Pendapatan per kapita menunjukkan rata-rata pendapatan penduduk di suatu negara. Tidak ada jaminan tiap-tiap penduduk memiliki pendapatan sama dengan pendapatan per kapitanya. Meskipun demikian, peningkatan pendapatan per kapita yang disertai pemerataan pendapatan dapat dijadikan indikator keberhasilan pembangunan ekonomi. 6. Jawaban: e Keberhasilan pembangunan ekonomi dapat dilihat pada indikator moneter maupun indikator nonmoneter. Indikator tersebut dapat dilihat pada sumber daya manusia yang profesional dan memiliki etos kerja tinggi, meningkatnya jumlah lapangan kerja sehingga jumlah pengangguran menurun, dan pertumbuhan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) meningkat. 7. Jawaban: c Dana desa dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desa, termasuk meningkatkan Angka Melek Huruf (AMH). Dengan mengadakan pendidikan nonformal dan kejar paket A, B, dan C diharapkan dapat memberantas buta huruf dan meningkatkan Angka Melek Huruf (AMH) di desa. 8. Jawaban: a Salah satu cara yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk mengurangi ketimpangan pembangunan ekonomi adalah membuat pusat ekonomi baru di daerah. Pusat ekonomi baru di daerah dapat memacu daerah lain untuk berkembang sehingga pembangunan ekonomi tidak hanya di kota besar. Dengan pembuatan pusat ekonomi baru di daerah dapat meratakan pembangunan ekonomi. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 9. Jawaban: d Kata kunci pada soal adalah contoh pembangunan ekonomi di sektor pertanian. Pembangunan ekonomi erat kaitannya dengan perubahan struktur ekonomi menjadi lebih baik. Penggunaan teknologi modern pada sektor pertanian merupakan contohnya. Pilihan paling tepat adalah d. Pilihan a, b, c, dan e masih menggunakan teknologi tradisional dalam kegiatan pertanian. 10. Jawaban: d Kata kunci pada soal adalah keberhasilan pembangunan ekonomi. Indikator paling mudah untuk menggambarkan keberhasilan pembangunan ekonomi adalah kemakmuran masyarakat. Masyarakat yang makmur ditandai dengan kemudahan masyarakat memenuhi kebutuhan hidup. Pendapatan nasional, pertumbuhan ekonomi, dan pendapatan per kapita yang tinggi belum menjamin masyarakatnya hidup makmur. Keadaan tersebut disebabkan terjadi ketidakmerataan distribusi pendapatan dalam masyarakat. B. Uraian 1. Jawaban: Masalah pembangunan ekonomi di Indonesia antara lain: a. kemiskinan; b. pengangguran; c. ketimpangan pembangunan dan pendapatan; serta d. tingginya pertumbuhan jumlah penduduk. 2. Jawaban: Masyarakat dapat berperan aktif dalam pembangunan ekonomi dengan berpartisipasi aktif dalam program-program pembangunan ekonomi yang dilaksanakan pemerintah. Masyarakat dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki dengan mengikuti pendidikan dan pelatihan. Selain itu, masyarakat dapat mengelola sumber daya alam dalam rangka membuat barang dan/atau jasa. Dengan demikian, masyarakat dapat berperan dalam pembangunan di bidang ekonomi. 3. Jawaban: Strategi mengurangi angka kemiskinan di Indonesia sebagai berikut. a. Menciptakan lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran. b. Memberi bantuan dan subsidi kepada masyarakat miskin untuk dapat memenuhi kebutuhan dasar. c. Memberi pelatihan keterampilan kerja secara gratis dengan menggalakkan Balai Latihan Kerja (BLK). d. Memanfaatkan program dana desa untuk membangun infrastruktur dan sumber daya manusia di desa dalam jangka panjang. 4. Jawaban: Tingkat inflasi yang tinggi (>30%) pada negara A menunjukkan kondisi perekonomian yang parah. Rakyat akan kesulitan memenuhi kebutuhan pokok sehingga kesejahteraan rakyat menurun. Kondisi tersebut sangat menghambat pembangunan ekonomi di negara A karena terjadi kekacauan ekonomi. Pembangunan ekonomi akan berjalan baik jika keadaan ekonomi dan politik kondusif. 5. Jawaban: Sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam proses pembangunan ekonomi. Kualitas sumber daya manusia yang tinggi diperlukan untuk mengombinasikan sumber daya alam, modal, dan teknologi untuk kegiatan produksi. Kegiatan produksi yang dilakukan akan menghasilkan barang dan/atau jasa berkualitas. Barang dan/atau jasa yang berkualitas dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang dapat mendorong keberhasilan pembangunan ekonomi. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 17 A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: d Ketidakmerataan pembangunan ekonomi berdampak negatif pada aspek ekonomi dan sosial. Aspek ekonomi berkaitan dengan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Aspek sosial berkaitan dengan keamanan politik dan hukum. 2. Jawaban: e Penghitungan pertumbuhan ekonomi negara D pada tahun 2018 sebagai berikut. GDP – GDP GDP2017 2018 2017 r2018 = ––––––––––––––––––– × 100% Rp700 – Rp640 triliun = –––––––––––––––––––– × 100% Rp640 triliun 5. Jawaban: c Kata kunci pada soal adalah ciri-ciri pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi adalah kenaikan pendapatan nasional atau pendapatan per kapita pada suatu negara tanpa memperhatikan terjadi perubahan kesejahteraan masyarakat dan perubahan struktur ekonomi. Ciri-ciri pertumbuhan ekonomi ditunjukkan oleh angka 2) dan 3). Angka 1) dan 4) merupakan ciri-ciri pembangunan ekonomi. 6. Jawaban: b Penghitungan pertumbuhan ekonomi negara C tahun 2018 sebagai berikut (dalam miliar). GNP Rp14.100 – Rp13.500 Rp13.500 = 9,37% = ––––––––––––––––––––– × 100% Jadi, pertumbuhan ekonomi negara D tahun 2018 sebesar 9,37%. 3. Jawaban: e Karl Bucher mengemukakan teori pertumbuhan ekonomi sebagai berikut. 1) Produksi untuk kebutuhan sendiri (rumah tangga tertutup). 2) Perekonomian sebagai perluasan pertukaran produk di pasar (rumah tangga kota). 3) Perekonomian nasional, peran perdagangan semakin penting (rumah tangga negara). 4) Kegiatan perdagangan telah meluas melintasi batas negara (rumah tangga dunia). 4. Jawaban: d Rumus pertumbuhan ekonomi sebagai berikut. PDBt – PDBt–1 r(t – 1,t) = ––––––––––––––– × 100% PDBt–1 Interpretasi data asumsi pertumbuhan ekonomi pada soal berkaitan dengan rumus pertumbuhan ekonomi sebagai berikut. 1) Pertumbuhan ekonomi tahun 2018 diperoleh dari data PDB 2017 dan PDB 2018. 2) Pertumbuhan ekonomi tahun 2019 diperoleh dari data PDB 2018 dan PDB 2019. 3) Pertumbuhan ekonomi tahun 2018 lebih tinggi daripada tahun 2019. Artinya, kenaikan PDB tahun 2017 ke tahun 2018 lebih tinggi dari kenaikan PDB tahun 2018 ke tahun 2019. 18 – GNP GNP2017 2018 2017 r2018 = ––––––––––––––––––– × 100% = 4,44% Jadi, pertumbuhan ekonomi negara C tahun 2018 sebesar 4,44%. 7. Jawaban: a Penghitungan laju pertumbuhan ekonomi menggunakan komponen jumlah produksi barang dan/atau jasa selama periode tertentu (PDB atau GNP). Penghitungan laju pertumbuhan ekonomi bermanfaat sebagai dasar perkiraan perencanaan pembangunan nasional, dasar prakiraan perencanaan produk dan pengembangan sumber daya, sebagai tolok ukur kemajuan ekonomi, dan menggambarkan perubahan kemakmuran penduduk. Pertumbuhan ekonomi belum mengindikasikan adanya pemerataan dalam distribusi pendapatan. 8. Jawaban: d Kata kunci pada soal adalah penerapan teori pertumbuhan ekonomi Harrod dan Domar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Harrod dan Domar mengemukakan pemakaian modal berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi. Peningkatan penanaman modal dapat meningkatkan investasi. Investasi dapat meningkatkan pertumbuhan kapasitas produksi sehingga pertumbuhan ekonomi meningkat. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 9. Jawaban: b Penghitungan pertumbuhan ekonomi negara A tahun 2018 sebagai berikut. PDB – PDB PDB2017 2018 2017 r2018 = ––––––––––––––––––– × 100% Rp2.150 – Rp2.000 triliun Rp2.000 triliun r2018 = –––––––––––––––––––––– × 100% r2018 = 7,50% Jadi, pertumbuhan ekonomi negara A tahun 2018 sebesar 7,50%. Artinya, pada tahun 2018 di negara A terjadi kenaikan jumlah total produksi barang dan/atau jasa sebesar 7,50% dari tahun sebelumnya. 10. Jawaban: c Joseph A. Schumpeter membahas peran pengusaha dalam pertumbuhan ekonomi melalui buku berjudul The Theory of Economic Development. Joseph A. Schumpeter menyimpulkan proses pertumbuhan ekonomi merupakan proses inovasi yang dilakukan para inovator dan wirausahawan. 11. Jawaban: d Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebuah kabupaten. PAD merupakan penerimaan daerah yang diperoleh dari pajak daerah, retribusi daerah, dan laba Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Jika PAD tinggi Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) juga tinggi. PDRB merupakan komponen yang digunakan untuk menghitung pertumbuhan ekonomi sebuah daerah (kabupaten, kota, dan provinsi). 12. Jawaban: d PNB tahun 2018: = Rp30.000 + Rp2.625 miliar = Rp32.625 miliar Penghitungan pertumbuhan ekonomi negara A tahun 2018 sebagai berikut (dalam miliar). PNB – PNB PNB2017 2018 2017 r2018 = ––––––––––––––––––– × 100% Rp32.625 – Rp30.000 Rp30.000 = –––––––––––––––––––– × 100% = 8,75% Jadi, pertumbuhan ekonomi negara A tahun 2018 sebesar 8,75%. 13. Jawaban: c Kata kunci pada soal adalah dampak subsidi terhadap barang berorientasi ekspor bagi pertumbuhan ekonomi. Pemberian subsidi dapat mengurangi biaya produksi perusahaan. Dengan berkurangnya biaya produksi, perusahaan dapat meningkatkan kapasitas produksinya. Peningkatan produksi barang dan/atau jasa dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. 14. Jawaban: d Penghitungan pertumbuhan ekonomi negara X tahun 2018 sebagai berikut (dalam miliar). PDB – PDB PDB2017 2018 2017 r2018 = ––––––––––––––––––– × 100% Rp18.200 – Rp17.500 Rp17.500 = ––––––––––––––––––– × 100% = 4,00% Pertumbuhan ekonomi negara X tahun 2018 sebesar 4,00%. Penghitungan pertumbuhan ekonomi negara Z tahun 2018 sebagai berikut (dalam miliar). PDB – PDB PDB2017 2018 2017 r2018 = ––––––––––––––––––– × 100% Rp22.800 – Rp22.000 Rp22.000 r2018 = –––––––––––––––––––– × 100% r2018 = 3,63% Jadi, pertumbuhan ekonomi negara X tahun 2018 sebesar 4,00%. Pertumbuhan ekonomi negara Z tahun 2018 sebesar 3,63%. Pertumbuhan ekonomi negara X tahun 2018 lebih besar daripada pertumbuhan ekonomi negara Z. 15. Jawaban: d Pertumbuhan ekonomi identik dengan peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) atau peningkatan jumlah barang dan/atau jasa dalam suatu negara. Pembangunan ekonomi identik dengan peningkatan PDB disertai perubahan menuju perbaikan. Berdasarkan pernyataan pada soal, negara A mengalami pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, negara B mengalami pembangunan ekonomi karena kesejahteraan rakyat miskin meningkat. 16. Jawaban: d Kata kunci pada soal adalah ukuran pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi hanya mempertimbangkan aspek peningkatan pendapatan Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 19 nasional, pertumbuhan ekonomi, Produk Domestik Bruto tanpa mempertimbangkan perubahan kemakmuran dan jumlah penduduk. Ukuran pertumbuhan ekonomi terdapat pada angka 2), 4), dan 5). Pernyataan angka 1) dan 3) merupakan ukuran pembangunan ekonomi. 17. Jawaban: e Ciri adanya pembangunan ekonomi adalah peningkatan pendapatan per kapita disertai peningkatan taraf hidup masyarakat dan perubahan struktur ekonomi. Kenyataannya sebagian orang tidak dapat menyesuaikan dengan struktur perekonomian yang lebih modern. Orang tersebut memiliki keterampilan terbatas yang hanya bisa bekerja pada perekonomian tradisional. Keadaan tersebut merupakan salah satu dampak negatif pembangunan ekonomi. 18. Jawaban: d Pertumbuhan ekonomi identik dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB). Pertumbuhan ekonomi sebesar 5% menunjukkan pertumbuhan jumlah produksi barang dan/atau jasa dalam satu tahun naik 5%. Data tersebut tidak ada keterangan terjadi kenaikan kesejahteraan masyarakat dan perubahan struktur ekonomi. Oleh karena itu, data tersebut hanya menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang belum tentu disertai pembangunan ekonomi. 19. Jawaban: c Penghitungan pertumbuhan ekonomi sebagai berikut (dalam miliar). Rp12.600 – Rp12.000 Rp12.300 r2014 = ––––––––––––––––––––– × 100% = 2,44% Rp13.500 – Rp12.600 Rp12.600 r2015 = ––––––––––––––––––– × 100% = 7,14% Rp14.700 – Rp13.500 Rp13.500 r2016 = ––––––––––––––––––– × 100% = 8,88% Rp15.800 – Rp14.700 Rp14.700 r2017 = ––––––––––––––––––– × 100% = 7,48% 20 Rp16.500 – Rp15.800 Rp15.800 r2018 = ––––––––––––––––––– × 100% = 4,43% Jadi, pertumbuhan ekonomi negara A tertinggi pada tahun 2016, sebesar 8,88%. 20. Jawaban: c Dampak negatif atas berlangsungnya proses pembangunan nasional antara lain pemanfaatan tenaga manusia berkurang, perubahan gaya hidup masyarakat yang lebih bersikap konsumtif, serta nilai-nilai kebudayaan yang mulai memudar. Keberhasilan pembangunan ekonomi dapat meratakan distribusi pendapatan masyarakat. Tingkat kriminalitas menurun merupakan dampak positif pembangunan ekonomi. 21. Jawaban: a Pembangunan ekonomi tidak hanya berusaha untuk menaikkan pendapatan, tetapi juga mengisyaratkan adanya perubahan perbaikan pada berbagai aspek kehidupan bangsa. Faktor yang sangat berpengaruh terhadap pembangunan ekonomi antara lain alam, manusia, modal, teknologi, dan kewirausahaan. 22. Jawaban: d Tindakan yang perlu dilakukan pemerintah Indonesia mengatasi masalah pada soal adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat Indonesia. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat dilakukan dengan melakukan pendidikan formal, pelatihan keterampilan kerja, dan sertifikasi tenaga kerja. Melalui sumber daya manusia yang berkualitas, masalah ketatnya persaingan memperoleh pekerjaan dapat diatasi. 23. Jawaban: d Indeks pembangunan manusia (IPM) menggambarkan cara penduduk mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, dan pendidikan. Indikator yang digunakan adalah tingkat harapan hidup, tingkat pendidikan, dan pendapatan riil per kapita. 24. Jawaban: c Pembangunan ekonomi adalah proses yang dilakukan pemerintah secara sadar dan terencana dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat secara keseluruhan. Pembangunan ekonomi memiliki ciri-ciri sebagai berikut. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 1) Adanya usaha meningkatkan Produk Nasional Bruto (PNB) dan pendapatan per kapita yang disertai pemerataan pendapatan. 2) Adanya usaha meningkatkan kesejahteraan penduduk yang merata. 3) Adanya usaha memajukan dan mengembangkan teknologi. 4) Adanya perubahan struktur ekonomi. 25. Jawaban: e Tujuan utama pembangunan berwawasan lingkungan adalah meningkatkan pendapatan nasional tanpa merusak kelestarian lingkungan (sumber daya alam). Kelestarian lingkungan perlu dijaga dalam kegiatan ekonomi dengan memanfaatkan sumber daya alam secara bijak. Dengan demikian, generasi penerus bangsa Indonesia dapat menikmati melimpahnya sumber daya alam. 26. Jawaban: b Berdasarkan data pada soal, faktor penghambat pembangunan ekonomi terdapat pada angka 1), 2), dan 5). Sumber daya manusia yang melimpah jika tidak disertai keterampilan dan keahlian akan menimbulkan masalah pengangguran. Kesempatan kerja yang sempit akan meningkatkan pengangguran. Banyaknya pengangguran dapat menghambat pembangunan ekonomi. Modal yang sedikit membuat sebuah negara kesulitan memperbaiki kondisi ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur masyarakat. 27. Jawaban: c Diperlukan masyarakat dengan kualitas sumber daya manusia yang baik untuk melakukan pembangunan ekonomi. Dengan meningkatkan kualitas diri dapat membantu meningkatkan produktivitas barang dan/atau jasa. Jika setiap masyarakat melakukan tindakan tersebut, produktivitas nasional akan meningkat sehingga pembangunan ekonominya naik. 28. Jawaban: d Ciri-ciri pembangunan ekonomi sebagai berikut. 1) Terjadi peningkatan PDB, PNB, pendapatan nasional, dan pendapatan per kapita dari tahun ke tahun yang disertai pemerataan. 2) Terjadi proses perubahan struktur ekonomi dari tradisional menuju modern. 3) Kesejahteraan masyarakat meningkat yang tecermin dari data seperti peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM), indeks kualitas hidup, angka melek huruf, dan kualitas kesehatan. Keterangan angka 1) dan 5) merupakan ciri-ciri pertumbuhan ekonomi. 29. Jawaban: a Pertambahan penduduk yang tidak diimbangi dengan ketersediaan kesempatan kerja yang cukup akan menyebabkan bertambahnya jumlah pengangguran. Pengangguran tidak akan menghasilkan barang dan/atau jasa. Artinya, semakin banyak pengangguran, Produk Domestik Bruto (PDB) akan menurun sehingga menyebabkan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita menurun. Apabila pendapatan per kapita turun, tingkat kesejahteraan masyarakat juga ikut menurun. 30. Jawaban: c Indikator moneter terdiri atas Produk Domestik Bruto (PDB)/Produk Nasional Bruto (PNB)/ pendapatan nasional dan pendapatan per kapita. Indikator sosial, indeks kualitas hidup, indeks pembangunan manusia, dan angka kematian bayi, dan angka melek huruf merupakan indikator nonmoneter. B. Uraian 1. Jawaban: Menurut Walt Whitman Rostow, proses pertumbuhan ekonomi dalam masyarakat melalui tahapan antara lain masyarakat tradisional (the traditional society), prakondisi untuk lepas landas (the preconditions for take off), lepas landas (the take off), menuju kedewasaan (maturity), dan era konsumsi yang tinggi (high mass consumption). 2. Jawaban: Penghitungan pertumbuhan ekonomi tahun 2017 dan 2018 sebagai berikut. PDB – PDB PDB2016 2017 2016 r2017 = ––––––––––––––––––– × 100% Rp7.400 triliun – Rp7.000 triliun = –––––––––––––––––––––––– × 100% Rp7.000 triliun = 5,71% Jadi, pertumbuhan ekonomi negara Z tahun 2017 sebesar 5,71%. PDB – PDB PDB2017 2018 2017 r2018 = ––––––––––––––––––– × 100% Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 21 ekonomi. Ketidakmerataan pembangunan di daerah tersebut mengakibatkan pertumbuhan ekonomi berjalan lambat sehingga perubahan perbaikan daerah juga berjalan lambat. Solusi mengatasi masalah tersebut dengan melakukan pembangunan secara merata, misalnya mengembangkan pusat-pusat ekonomi baru di daerah. Dengan pusat-pusat ekonomi baru di daerah akan menggiatkan kegiatan ekonomi. Rp7.900 triliun – Rp7.400 triliun = ––––––––––––––––––––––––– × 100% 7.400 triliun = 6,76% Jadi, pertumbuhan ekonomi negara Z tahun 2018 sebesar 6,76%. Terjadi kenaikan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2018 dari tahun 2017 sebesar 1,05%. 3. Jawaban: Pertumbuhan ekonomi merupakan proses kenaikan pendapatan nasional telihat dari kapasitas produksi barang dan/atau jasa. Jika perekonomian suatu negara mengalami pertumbuhan dibutuhkan lebih banyak sumber daya ekonomi termasuk tenaga kerja untuk menghasilkan barang dan/atau jasa. Keadaan tersebut dapat meningkatkan lapangan kerja sehingga jumlah pengangguran berkurang. 4. Jawaban: Ketidakmerataan pembangunan di Indonesia dapat menghambat pembangunan ekonomi di Indonesia. Banyak daerah terutama di luar Pulau Jawa belum merasakan hasil-hasil pembangunan 22 5. Jawaban: Kegiatan ekspor dan impor memberikan banyak keuntungan bagi suatu negara. Ekspor merupakan salah satu sumber devisa yang dibutuhkan suatu negara seperti di Indonesia. Kegiatan ekspor secara luas ke berbagai negara dapat meningkatkan jumlah produksi yang mendorong pertumbuhan ekonomi sehingga diharapkan memberikan dampak yang besar terhadap pertumbuhan dan stabilitas perekonomiannya. Kegiatan impor akan membuat negara dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri yang tidak dapat diproduksi di dalam negeri. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 A. Ketenagakerjaan Indonesia A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: a Kelangkaan lapangan pekerjaan terjadi ketika jumlah calon pekerja lebih banyak daripada ketersediaan lapangan pekerjaan. Kelangkaan lapangan pekerjaan menyebabkan tingkat pengangguran yang tinggi. Dengan demikian, angkatan kerja yang lulus sekolah perlu dididik menciptakan lowongan pekerjaan dengan berwirausaha agar dapat menambah jumlah kesempatan kerja. 2. Jawaban: b Penduduk yang masuk kriteria usia produktif yaitu berusia 15–64 tahun, tetapi tidak bekerja dan tidak berniat mencari pekerjaan disebut bukan angkatan kerja. Penduduk yang tidak aktif dalam kegiatan ekonomi tidak termasuk kelompok angkatan kerja, misalnya pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga, dan pengangguran sukarela. 3. Jawaban: c Tenaga kerja dapat dibedakan berdasarkan keahlian yaitu tenaga kerja terdidik, tenaga kerja terlatih, serta tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih. Tenaga kerja terdidik adalah tenaga kerja yang harus menyelesaikan pendidikan terlebih dahulu sebelum memasuki dunia kerja. Contoh yang termasuk tenaga kerja terdidik yaitu Rani menjadi dosen di universitas swasta setelah menyelesaikan pendidikan S-2. 4. Jawaban: c Dampak PHK secara langsung adalah pendapatan masyarakat mengalami penurunan. Masyarakat yang mengalami PHK tidak akan memperoleh pendapatan sehingga daya belinya menurun. 5. Jawaban: b Penghitungan besar TPAK di Tolikora sebagai berikut. TPAK Angkatan kerja = –––––––––––––––––––––––––– × 100% Penduduk berusia di atas 15 tahun 145.220.200 = –––––––––– × 100% 196.640.250 = 73,85 % Jadi, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) negara Tolikara sebesar 73,85%. 6. Jawaban: d Kebijakan jangka panjang dalam mengatasi masalah kemiskinan dan kesenjangan sosial adalah memberikan bantuan modal produktif dan membekali keterampilan berwirausaha. Kebijakan ini dapat menggerakkan kegiatan ekonomi masyarakat. Pemberian bantuan modal dan pembekalan berwirausaha dapat memotivasi masyarakat untuk membuka usaha dan lapangan pekerjaan. Makin banyak masyarakat yang berwirausaha makin banyak lapangan pekerjaan yang tercipta sehingga dapat mengurangi angka pengangguran. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 23 angkatan kerja bekerja. Angkatan kerja merupakan komponen utama dalam menghasilkan barang dan/atau jasa dalam sebuah negara. Jadi, makin banyak angkatan kerja yang bekerja, makin banyak barang dan/atau jasa yang dihasilkan sehingga pendapatan nasional meningkat. 7. Jawaban: a Balai latihan kerja (BLK) berperan penting dalam mengembangkan keahlian dan keterampilan angkatan kerja. BLK memberikan pelatihan kerja yang dapat diterapkan dalam dunia kerja. Dengan demikian, angkatan kerja memiliki bekal dalam memasuki dunia kerja. 8. Jawaban: d Pembentukan serikat pekerja dapat memberi ruang bagi pekerja untuk menuangkan aspirasinya. Keberadaan serikat pekerja diperlukan untuk mengimbangi keberadaan ikatan pengusaha. Serikat pekerja dapat dijadikan perwakilan pekerja dalam proses penentuan upah layak dan hak-hak pekerja yang lain. 9. Jawaban: d Penyediaan sarana sosial dan ekonomi bertujuan menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan usaha produktif. Pemerintah dapat mendorong industri rumah tangga melalui pemberian subsidi bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar tingkat pengangguran dan kemiskinan berkurang. Selain itu, pemerintah harus mengatasi laju pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali. Jika jumlah penduduk tidak dapat dikendalikan, kesempatan kerja akan makin berkurang. 10. Jawaban: c Permasalahan tenaga kerja Indonesia (TKI) masih terus terjadi di Malaysia. Di satu sisi pengiriman TKI dilakukan karena lapangan pekerjaan di dalam negeri terbatas. Di sisi lain terjadi banyak kasus yang melibatkan TKI di Malaysia. Ilustrasi pada soal menunjukkan banyak TKI tidak memiliki dokumen resmi sehingga berstatus tenaga kerja ilegal. Kondisi ini terjadi karena lemahnya pengawasan dan aturan tentang tenaga kerja yang ingin bekerja ke luar negeri. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pemerintah Indonesia memperketat aturan tenaga kerja Indonesia yang akan bekerja ke luar negeri agar pendapatan per kapita dapat meningkat. B. Uraian 1. Jawaban: Kesempatan kerja merupakan suatu keadaan yang menggambarkan ketersediaan lapangan pekerjaan yang dapat diisi oleh angkatan kerja. Makin luas kesempatan kerja, makin banyak 24 2. Jawaban: Banyaknya tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di sektor informal disebabkan kurangnya kualitas dan keterampilan yang dimiliki TKI. Oleh karena itu, pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi telah mengadakan upaya preventif dan represif. Upaya yang dapat dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia adalah mengeluarkan undang-undang tentang ketenagakerjaan. Undang-undang tersebut berisi persyaratan mengenai pengiriman TKI, perusahaan pengirim TKI, dan jaminan asuransi bagi TKI. Selain itu, pemerintah dapat mengoptimalkan peran balai latihan kerja (BLK) sebagai tempat pelatihan keterampilan bagi calon tenaga kerja serta mempersiapkan pendidikan dan keterampilan tertentu bagi calon tenaga kerja yang akan bekerja ke luar negeri. 3. Jawaban: Hubungan jumlah penduduk dan angkatan kerja bersifat positif atau berbanding lurus. Artinya, makin banyak jumlah penduduk suatu negara makin tinggi pula jumlah angkatan kerja di negara tersebut. 4. Jawaban: Program sertifikasi tenaga kerja dilakukan dengan membuat sistem pelatihan terpadu. Dengan sistem sertifikasi tenaga kerja, kompetensi, keterampilan, dan keahlian kerja yang dimiliki tenaga kerja Indonesia diakui pasar kerja dalam dan luar negeri. Tenaga kerja yang telah mendapatkan sertifikat berarti telah menyelesaikan serangkaian tahapan pelatihan dan tes-tes tertentu sehingga kualitas tenaga kerja tersebut dapat dipertanggungjawabkan. 5. Jawaban: Revitalisasi balai latihan kerja bertujuan mengurangi pengangguran yang tersebar di daerah-daerah. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia pengangguran tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Pemerintah kembali menggiatkan balai latihan kerja agar dapat mengurangi pengangguran di daerah-daerah. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 B. Sistem Upah A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: e Di Indonesia pemerintah menetapkan upah minimum yang harus dibayar perusahaan dengan mempertimbangkan komponen kebutuhan hidup layak (KHL) pekerja dan keluarganya. Penetapan upah minimum di tiap-tiap daerah berbeda. Contoh upah menurut waktu adalah upah bulanan yang diberikan kepada aparatur sipil negara (ASN) dan karyawan tetap atau pegawai yang mempunyai ikatan kerja dalam waktu lama. Upah borongan sering diterapkan untuk pekerjaan yang sulit dihitung dengan upah satuan seperti pembangunan rumah, gedung, dan jalan raya. Contoh upah menurut hasil adalah seorang pemetik teh atau penjahit baju. 2. Jawaban: c Berdasarkan pernyataan pada soal upah yang diterima Bu Martha yaitu upah menurut waktu. Upah menurut waktu merupakan upah yang jumlahnya dihitung berdasarkan waktu lama bekerja. Upah dihitung berdasarkan satuan jam, hari, atau bulan. Dengan sistem ini pekerja mendapatkan keuntungan yaitu dapat memperkirakan jumlah pengeluaran. Akan tetapi, upah menurut waktu mempunyai kelemahan yaitu kurang mendorong pekerja meningkatkan kinerja dan prestasi kerja. 3. Jawaban: c Upah nominal yaitu sejumlah uang yang diterima oleh pekerja secara rutin. Penjelasan upah nominal yang diterima Pak Riko yaitu Pak Riko dapat membuat meja sebanyak dua unit per hari untuk satu unit meja tenaga Pak Rico dihargai sebesar Rp50.000,00. Setiap hari Pak Riko mendapat upah sebesar Rp100.000,00. Upah yang diterima Pak Riko sebesar Rp3.000.000,00 per bulan. Pilihan jawaban d dan e merupakan upah riil. 4. Jawaban: c Besar upah alami bergantung pada kekuatan permintaan dan penawaran tenaga kerja di pasar. Upah alami digunakan sebagai acuan agar pekerja hidup layak atau dasar batas minimum dari upah tenaga kerja. Pilihan a merupakan teori upah besi, pilihan b merupakan teori upah pasar. Pilihan d dan e merupakan teori upah etika. 5. Jawaban: c Pasangan yang tepat antara jenis upah dan kelebihannya ditunjukkan oleh angka 2) dan 3). Upah borongan merupakan sistem upah yang diberikan dengan kesepakatan awal antara pemberi pekerjaan dan pekerja. Pekerja menyelesaikan pekerjaan dengan cepat akan mendapatkan keuntungan lebih banyak. Upah dengan sistem bonus merupakan upah yang diterima pekerja selain upah tetap. Upah dengan sistem bonus dapat memotivasi pekerja untuk meningkatkan kinerja sehingga menambah keuntungan perusahaan. 6. Jawaban: d Upah yang tepat untuk kontraktor dan pekerjanya adalah upah yang dibayarkan berdasarkan kesepakatan harga pada awal pembangunan proyek sampai selesai dibangun. Dengan sistem ini kontraktor dan pekerjanya berusaha menyelesaikan pekerjaan dengan cepat agar memperoleh keuntungan lebih besar. 7. Jawaban: d Sistem upah pemetik teh yaitu upah menurut hasil/ upah satuan. Sistem upah menurut hasil produksi atau upah satuan dihitung berdasarkan besarnya produk yang dihasilkan. Makin besar produk yang diproduksi atau dihasilkan, makin tinggi upah yang diterima pekerja. Sistem ini mendorong pekerja untuk bekerja lebih produktif. 8. Jawaban: e Upah merupakan sesuatu yang diterima pekerja dari tempat ia bekerja sebagai bentuk balas jasa. Tujuan pemberian sistem upah yang tepat yaitu upah dapat menarik dan mempertahankan pekerja dengan kualitas yang baik, memotivasi pekerja untuk meningkatkan kualitas kerja sehingga dapat berprestasi dan menguntungkan perusahaan, serta menciptakan persaingan sehat antarpekerja untuk meningkatkan kinerjanya. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 25 9. Jawaban: e Upah minimum ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan. Di Indonesia terdapat keharusan perusahaan membayar upah sekurang-kurangnya sama dengan ketetapan upah minimum yang ditetapkan pemerintah. Dalam menetapkan upah minimum, pemerintah memiliki pertimbangan, salah satunya kebutuhan hidup layak (KHL). Nilai KHL ditentukan berdasarkan biaya hidup dan pendapatan yang diterima. Oleh karena itu, pekerja yang tinggal di daerah dengan biaya hidup tinggi mendapatkan upah lebih besar dari daerah dengan biaya hidup rendah. 2. Jawaban: Upah minimum adalah upah yang ditetapkan berdasarkan kebutuhan fisik minimum yang harus dipenuhi pekerja dan keluarganya. Penentuan upah disesuaikan dengan perkembangan harga barang kebutuhan pekerja agar dapat hidup layak. 3. Jawaban: Perbedaan upah dengan sistem bonus dan upah dengan sistem mitra usaha yaitu terletak pada jenis tambahan upah yang diberikan perusahaan bagi karyawan. Perusahaan yang memberikan upah dengan sistem mitra usaha memberikan tambahan upah berupa saham atau obligasi. Pada penerapan sistem mitra usaha, saham diberikan tidak pada perseorangan, tetapi organisasi pekerja di perusahaan tersebut. Dengan ikut memiliki saham perusahaan, karyawan diharapkan lebih bertanggung jawab untuk memajukan perusahaan. Sebagian besar perusahaan yang memberikan upah dengan sistem bonus memberikan tambahan upah berupa uang. Misalnya, bonus uang yang diberikan kepada tenaga penjualan yang berhasil menjual barang lebih dari target penjualan. 4. Jawaban: Upah nominal yaitu sejumlah uang yang diterima pekerja secara rutin. Upah riil yaitu kemampuan upah nominal yang diterima pekerja jika ditukar dengan barang dan/atau jasa. Sebagai contoh, Pak Roni bekerja di perusahaan garmen dengan gaji sebesar Rp3.100.000,00 per bulan. Upah yang diterima Pak Roni setiap bulan digunakan membiayai sekolah anak, kebutuhan sehari-hari, dan sisanya ditabung. 5. Jawaban: Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pemberian upah yaitu biaya keperluan hidup minimal pekerja beserta keluarga; peraturan perundang-undangan tentang upah minimum provinsi (UMP); produktivitas marginal tenaga kerja; kekuatan serikat pengusaha dan serikat pekerja; serta perbedaan jenis pekerjaan. 10. Jawaban: a Berdasarkan pernyataan pada soal, sistem upah yang tepat yaitu sistem upah borongan. Sistem upah borongan lebih tepat jika diterapkan pada pekerja yang mengerjakan proyek tertentu. Upah borongan telah disepakati pada awal pengerjaan proyek antara pemberi pekerjaan dan pekerja. Kelemahan upah borongan yaitu pekerja tidak mendapatkan upah tambahan jika pengerjaan proyek lebih lama dari kesepakatan awal. B. Uraian 1. Jawaban: Pemerintah berkepentingan untuk mewujudkan standar hidup yang layak bagi pekerja dan keluarganya, meningkatkan produktivitas, serta meningkatkan daya beli masyarakat. Penentuan upah mempertimbangkan kemampuan keuangan pelaku usaha. Oleh karena itu, penentuan upah harus dapat meningkatkan daya saing, mendorong investasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Berkaitan dengan itu, pemerintah berperan sebagai penengah antara pekerja dan pelaku usaha dalam menentukan tingkat upah secara adil. 26 Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 C. Masalah Pengangguran A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: c Pengangguran terbuka yaitu bagian dari angkatan kerja yang tidak bekerja atau sedang mencari pekerjaan. Pengangguran terbuka terdiri atas orang yang belum pernah bekerja sama sekali maupun yang sudah pernah bekerja; sedang mempersiapkan usaha; orang yang tidak mencari pekerjaan karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan; dan orang yang belum memulai melakukan pekerjaan. Pilihan a, b, d, dan e merupakan pengangguran setengah menganggur. 2. Jawaban: b Pengangguran terbuka merupakan bagian dari angkatan kerja yang tidak bekerja, sedang mencari pekerjaan, sedang mempersiapkan sebuah usaha, orang yang merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan, dan orang yang sudah mempunyai pekerjaan, tetapi belum melakukannya. Contoh pada soal menunjukkan Rafa berencana membuka restoran, tetapi belum mulai menjalankan usaha. Rafa masuk kategori pengangguran terbuka. 3. Jawaban: c Pengangguran yang terjadi di Desa Kenanga merupakan pengangguran struktural atau pengangguran teknologi. Cara untuk mengatasi pengangguran struktural yaitu memindahkan tenaga kerja dari daerah yang kelebihan tenaga kerja ke daerah yang membutuhkan tenaga kerja. 4. Jawaban: b Permasalahan pada soal menunjukkan munculnya pengangguran siklikal. Pengangguran siklikal disebabkan adanya perubahan naik turunnya perekonomian dalam negeri. Ketidakstabilan perekonomian menyebabkan terjadinya kelesuan dan kemunduran ekonomi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut pemerintah mengambil kebijakan moneter dengan menurunkan suku bunga. Jika suku bunga turun, diharapkan pengusaha dapat meningkatkan investasi sehingga usahanya berkembang. Jika usaha berkembang tidak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan. 5. Jawaban: d Masalah pengangguran di Indonesia masih menjadi prioritas utama dalam bidang ketenagakerjaan. Oleh karena itu, pemerintah perlu melakukan upaya untuk mengatasi masalah pengangguran yaitu melakukan kerja sama dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja terampil. Pemerintah dapat meminta perusahaan bekerja sama dengan sekolah karena siswa SMK telah dipersiapkan memenuhi kebutuhan industri. 6. Jawaban: e Usaha pemerintah dalam rangka mengurangi pengangguran yang sebagian besar lulusan perguruan tinggi adalah menyelenggarakan pelatihan kerja. Penyelenggaraan latihan kerja dimaksudkan untuk mendidik lulusan perguruan tinggi sesuai keahlian sehingga dapat disalurkan ke bidang pekerjaan sesuai bidang keahliannya. 7. Jawaban: d Pengangguran secara tidak langsung menyebabkan kemiskinan dalam masyarakat. Kemiskinan menyebabkan jumlah anak putus sekolah semakin besar sehingga menurunkan kualitas SDM. Selain itu, kemiskinan mengakibatkan stabilitas keamanan menjadi rawan sehingga mengganggu upaya perbaikan ekonomi. 8. Jawaban: b Pernyataan yang tepat sebagai berikut. 1) Pengangguran musiman dapat diatasi dengan memberikan pelatihan keterampilan. 2) Pengangguran friksional dapat diatasi dengan menyediakan informasi kesempatan kerja. 3) Pengangguran teknologi dapat diatasi dengan menyediakan pendidikan dan pelatihan penerapan teknologi canggih. 4) Pengangguran siklikal dapat diatasi dengan menurunkan suku bunga bank. 5) Pengangguran struktural dapat diatasi dengan mendirikan industri padat karya di daerah dengan tingkat pengangguran tinggi. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 27 9. Jawaban: e Rama merupakan pengangguran friksional. Pengangguran friksional disebabkan adanya keinginan pencari kerja memperoleh pekerjaan yang lebih baik, menantang, dan menunjang karier. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi pengangguran adalah menyediakan informasi lengkap tentang permintaan dan penawaran tenaga kerja. Upaya lain mengatasi pengangguran ini adalah membuat regulasi dengan mewajibkan perusahaan menciptakan suasana kerja yang membangun sehingga pekerja dapat meningkatkan (gaji dan karier) tanpa berpindah ke perusahaan lain. 10. Jawaban: a Pemutusan hubungan kerja yang dilakukan perusahaan akan meningkatkan angka pengangguran. Masyarakat yang menganggur tidak mendapatkan penghasilan sehingga kesulitan dalam memenuhi kebutuhannya. Masyarakat yang menganggur dapat melakukan tindakan apa saja untuk memenuhi kebutuhannya, termasuk mencuri. Jadi, masalah pengangguran dapat meningkatkan angka kriminalitas. B. Uraian 1. Jawaban: Pengangguran struktural disebabkan faktor-faktor antara lain: a. perubahan struktur ekonomi akibat perkembangan ekonomi, serta b. penerapan sistem padat modal dalam proses produksi yang mengurangi pemakaian tenaga kerja. 28 2. Jawaban: Perubahan struktur ekonomi mendorong peningkatan peran sektor industri besar. Keadaan ini menggambarkan sebagian besar pelaku usaha menerapkan sistem padat modal dalam kegiatan ekonomi. Akibatnya, sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) makin tergusur karena kalah bersaing dengan pelaku usaha bermodal besar. 3. Jawaban: Upaya mengatasi masalah pengangguran struktural antara lain: a. memberikan pelatihan kerja secara berkesinambungan; b. meningkatkan mobilitas modal dan tenaga kerja; c. memindahkan kelebihan tenaga kerja ke sektor ekonomi yang kekurangan tenaga kerja; serta d. mendirikan industri berbasis padat karya di wilayah yang mengalami pengangguran. 4. Jawaban: Pengangguran dapat menyebabkan pendapatan nasional secara riil lebih rendah daripada pendapatan nasional. Pengangguran juga berdampak pada penerimaan pajak. Penerimaan pajak penghasilan akan menurun. Oleh karena itu, tingkat pengangguran yang tinggi akan menurunkan penerimaan negara atas pemungutan pajak penghasilan. Kondisi ini dapat menghambat pembangunan nasional. 5. Jawaban: Ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) mendorong suatu perusahaan menggunakan teknologi modern. Penggunaan teknologi modern untuk kegiatan produksi menyebabkan banyak tenaga kerja tidak dipekerjakan lagi. Kondisi ini dapat meningkatkan pengangguran. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: b Untuk mengatasi persebaran tenaga kerja yang tidak merata, pemerintah dapat mengadakan transmigrasi dengan membuka lapangan pekerjaan baru, terutama di daerah yang jarang penduduknya. Program transmigrasi diharapkan dapat menyerap tenaga kerja di sektor agraris dan sektor informal sehingga persebaran tenaga kerja merata. Pemerintah dapat melakukan sosialisasi di berbagai tempat yang padat tenaga kerja mengenai peluang kerja dan kelebihan yang didapatkan di luar Pulau Jawa. Akhirnya, tenaga kerja mendapat pekerjaan yang sesuai dengan keahlian masing-masing. 2. Jawaban: c Pernyataan yang benar ditunjukkan oleh angka 2), 3), dan 5). Kesempatan kerja disebut permintaan tenaga kerja. Sementara itu, pertambahan angkatan kerja mengakibatkan kesempatan kerja berkurang. 3. Jawaban: c Bagan pada soal menunjukkan pendidikan memengaruhi kualitas tenaga kerja. Artinya, tinggi rendah kualitas tenaga kerja dipengaruhi tingkat pendidikan. Tenaga kerja yang memiliki tingkat pendidikan tinggi cenderung memiliki produktivitas dan kualitas tinggi. 4. Jawaban: a Sani tidak dapat meneruskan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sehingga memilih mempersiapkan diri untuk memiliki keterampilan mengelas. Meskipun usianya di bawah usia produktif, berdasarkan keterangan pada soal, Soni termasuk kategori angkatan kerja. Angkatan kerja merupakan bagian dari penduduk usia kerja (15–64 tahun) yang sudah bekerja ataupun yang masih mencari pekerjaan. 5. Jawaban: d Penghitungan tingkat kesempatan kerja: Jumlah orang yang bekerja = ––––––––––––––––––––– × 100% Angkatan kerja 1) Tingkat kesempatan kerja negara M mencapai 78,77%, artinya tingkat pengangguran sebesar 21,23%. 2) Tingkat kesempatan kerja negara N mencapai 76,92%, artinya tingkat pengangguran sebesar 23,08%. 3) Tingkat kesempatan kerja negara O mencapai 86,30%, artinya tingkat pengangguran sebesar 13,70%. Interpretasi data tingkat kesempatan kerja adalah peluang angkatan kerja di suatu negara untuk diserap dunia kerja atau bekerja. 6. Jawaban: e Salah satu kelemahan sistem upah menurut waktu ialah karyawan kurang terdorong meningkatkan prestasi kerja. Kondisi tersebut terjadi karena sistem upah menurut waktu tidak membedakan jumlah upah yang diterima pekerja rajin dan upah yang diterima pekerja kurang/tidak rajin. 7. Jawaban: e Pengembangan kurikulum bertujuan menyesuaikan teori dalam kegiatan pembelajaran yang selaras dengan dunia kerja. Pemerintah perlu menerima masukan dari pelaku dunia usaha agar lulusan yang dihasilkan sekolah formal terserap dunia kerja. 8. Jawaban: d Penghitungan bonus: = 15% × Rp5.000.000,00 = Rp750.000,00 Penghitungan total upah. = Gaji tetap + bonus = Rp1.500.000,00 + Rp750.000,00 = Rp2.250.000,00 Jadi, besar upah Bu Agatha pada bulan Januari sebesar Rp2.250.000,00. 9. Jawaban: b Sistem upah menurut waktu merupakan cara pembayaran upah berdasarkan lama bekerja yang dihitung menurut jam, hari, minggu, atau, bulan. Pada soal sistem upah menurut waktu ditunjukkan pilihan b. Seorang satpam suatu perusahaan umumnya menerima upah tiap bulan (upah per bulan). Pilihan c merupakan sistem upah menurut satuan. Pilihan d merupakan upah dengan sistem bonus. Pilihan e merupakan sistem upah borongan. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 29 10. Jawaban: d Tingkat kesempatan kerja merupakan persentase peluang penduduk usia kerja yang termasuk angkatan kerja untuk bekerja. Tingkat kesempatan kerja menggambarkan kesempatan seseorang untuk terserap pasar tenaga kerja. Data pada soal mempunyai arti peluang angkatan kerja negara Astana terserap dunia kerja atau bekerja sebesar 74,3%. 11. Jawaban: c Pengangguran di kawasan industri baru adalah pengangguran struktural atau pengangguran teknologi. Pengangguran struktural disebabkan ketidakmampuan tenaga kerja untuk menyesuaikan penerapan teknologi baru. Cara untuk mengatasi pengangguran struktural adalah mendirikan pusat pelatihan kerja di daerah tersebut agar tenaga kerja mempunyai keterampilan yang dibutuhkan industri. 12. Jawaban: c Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) merupakan persentase perbandingan jumlah angkatan kerja dengan jumlah seluruh penduduk usia kerja. TPAK memberi gambaran penduduk yang aktif dalam kegiatan ekonomi. 13. Jawaban: b Pengangguran musiman seperti Pak Radit disebabkan pergantian antarmusim yaitu musim tanam dan musim panen. Cara mengatasi pengangguran musiman di antaranya pemberian informasi yang cepat jika ada lowongan kerja di sektor lain, serta memberikan pelatihan sebagai bekal keterampilan di bidang lain untuk pekerjaan sampingan dengan memanfaatkan waktu pada musim tertentu. 14. Jawaban: d Pada sistem upah mitra usaha, pekerja memperoleh upah dan tambahan upah berupa saham. Saham tersebut tidak diberikan kepada perorangan, tetapi diberikan kepada organisasi pekerja di perusahaan tersebut. Pada sistem ini pekerja merupakan mitra usaha perusahaan atau perseroan. 15. Jawaban: e Pengangguran dapat berdampak pada berbagai bidang seperti bidang ekonomi dan bidang sosial. Dampak pengangguran dalam bidang sosial di 30 antaranya angka kriminalitas meningkat, biaya sosial meningkat, dan aksi demonstrasi makin marak. 16. Jawaban: b Pengangguran struktural adalah pengangguran akibat perubahan struktur ekonomi dari industri kecil menjadi industri yang lebih besar. Misalnya, suatu negara awalnya memiliki corak ekonomi agraris, tetapi karena perkembangan zaman negara tersebut beralih menjadi negara industri. Akibatnya, banyak pekerja di sektor agraris kesulitan menyesuaikan dengan peralihan teknologi industri sehingga menimbulkan pengangguran. 17. Jawaban: b Beberapa masalah ketenagakerjaan di Indonesia antara lain jumlah angkatan kerja yang besar, kualitas tenaga kerja relatif rendah, persebaran tenaga kerja tidak merata, kesempatan kerja masih terbatas, dan pengangguran masih besar. 18. Jawaban: d Penentuan upah minimum regional (UMR) dari tahun ke tahun selalu menjadi isu nasional. Di satu sisi pengusaha menginginkan tingkat upah rendah untuk bertahan dalam persaingan usaha yang makin ketat. Di sisi lain buruh menganggap upah yang diberikan pengusaha kurang layak sehingga tingkat kesejahteraan buruh masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan peran pemerintah untuk melakukan mediasi antara pihak pengusaha dan perwakilan buruh. Pemerintah hendaknya bersikap netral dan tidak memihak salah satu pihak agar keputusan yang dibuat dapat diterima perusahaan dan perwakilan buruh. 19. Jawaban: c Pengangguran teknologi disebabkan adanya penggunaan teknologi canggih dan modern yang menggantikan tenaga manusia. Upaya mengatasi pengangguran teknologi adalah memberi pelatihan keterampilan disesuaikan dengan perkembangan zaman dan menggalakkan proyek bersifat padat karya. 20. Jawaban: a Berdasarkan soal, pernyataan yang paling tepat yaitu pilihan a. Upah menurut waktu merupakan sistem upah yang dihitung berdasarkan lamanya bekerja dalam hitungan jam, hari, minggu, atau bulan. Upah yang dibayarkan setiap akhir bulan termasuk cara pembayaran upah menurut waktu. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 21. Jawaban: e Balai latihan kerja (BLK) digunakan untuk memberikan pelatihan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di daerah. Melalui pelatihan diharapkan kualitas SDM di daerah meningkat. Selain itu, di daerah perlu dioptimalkan pelaksanaan program wajib belajar dua belas tahun sehingga penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) masyarakat meningkat. Upaya tersebut berdampak pada peningkatan daya saing dan kompetensi SDM di daerah. 22. Jawaban: a Program pelatihan membuka kesempatan tenaga kerja mengembangkan kompetensi atau keahlian sesuai bidang kerjanya. Tenaga kerja yang berkualitas akan menciptakan efisiensi produksi sehingga meningkatkan produktivitas kerja. Secara agregat, tenaga kerja berkualitas berpengaruh terhadap pendapatan per kapita. 23. Jawaban: b Penambahan tenaga kerja pada kondisi tertentu akan menimbulkan pengangguran terselubung karena pemanfaatan tenaga kerja menjadi tidak optimal. Jika kondisi tersebut dialami oleh suatu perusahaan, salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi pengangguran terselubung adalah mengembangkan keahlian dan kemampuan tenaga kerja pada sektor-sektor lain yang berkaitan. Misalnya pengembangan keterampilan menjahit bagi karyawan pengontrol kualitas di perusahaan garmen. 24. Jawaban: b Permasalahan ketenagakerjaan paling mendesak untuk diatasi adalah kesenjangan antara jumlah lapangan pekerjaan dan angkatan kerja. Untuk mengatasi masalah ini pemerintah dan semua pihak wajib meningkatkan kualitas tenaga kerja agar lebih banyak angkatan kerja yang terserap pasar tenaga kerja. Dengan demikian, jumlah penganggur akan berkurang. 25. Jawaban: a Tantangan dalam persaingan kerja merupakan suatu hal yang pasti terjadi. Tantangan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan tuntutan dunia kerja. Salah satu bentuk persiapan yang dapat dilakukan oleh generasi muda adalah membekali diri dengan keahlian dan kompetensi pada bidang tertentu agar generasi muda memiliki kualifikasi yang dibutuhkan pemberi kerja. 26. Jawaban: c Sumber penerimaan pemerintah pusat berasal dari penerimaan dalam negeri dan hibah. Salah satu penerimaan dalam negeri adalah penerimaan pajak. Penerimaan pajak dapat berasal dari pajak dalam negeri dan pajak perdagangan internasional. Pajak penghasilan sangat memengaruhi penerimaan pemerintah karena termasuk pajak dalam negeri. Tingginya tingkat pengangguran akan mengakibatkan menurunnya jumlah pajak penghasilan yang diterima pemerintah. 27. Jawaban: a Kualitas penduduk suatu negara dipengaruhi tingkat pendidikan penduduk. Tingginya tingkat pendidikan yang dicapai memungkinkan seseorang dapat bersaing di pasar tenaga kerja. Akan tetapi, pada negara berkembang tingkat pendidikan masih tergolong rendah. Rendahnya tingkat pendidikan disebabkan rendahnya pendapatan per kapita. Banyak warga masyarakat Indonesia tidak mampu membiayai anaknya untuk menempuh pendidikan tinggi karena rendahnya tingkat pendapatan. Kondisi tersebut menghambat seseorang bersaing dalam pasar tenaga kerja. 28. Jawaban: c Program magang dapat membantu calon tenaga kerja belajar secara langsung mengenal bidang pekerjaan. Melalui kegiatan magang, peserta magang memiliki kesempatan menerapkan ilmu yang diperoleh di sekolah atau perguruan tinggi dan mempelajari seluk-beluk standar kerja profesional. Setelah program magang, mereka terlatih dan terampil dalam melakukan pekerjaan. 29. Jawaban: a Agar menguntungkan kedua belah pihak (pengusaha dan serikat pekerja) pemerintah menjadi mediator dalam menentukan UMR yang layak dengan melibatkan pengusaha dan serikat pekerja. Hasil kesepakatan antara pengusaha, pemerintah, dan serikat pekerja memberikan keadilan bagi pihak-pihak terkait. Dengan sistem pengupahan yang baik dan adil karyawan tidak akan mengundurkan diri dan pengusaha tidak akan melakukan PHK. Kondisi tersebut mengurangi angka pengangguran sehingga pendapatan per kapita meningkat. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 31 30. Jawaban: d Keterangan pada soal menunjukkan upah yang diterima TKI berperan besar terhadap peningkatan pendapatan per kapita. Upah dipengaruhi keterampilan yang dimiliki oleh para TKI. Jika keterampilan TKI sesuai klasifikasi permintaan tenaga kerja di luar negeri, upah yang diterima akan meningkat. Keterampilan yang harus dimiliki TKI dapat diperoleh melalui pelatihan di balai latihan kerja (BLK) yang didirikan pemerintah. B. Uraian 1. Jawaban: Angka partisipasi angkatan kerja (APAK) adalah bagian dari angkatan kerja yang memiliki pekerjaan selama seminggu lalu, baik yang bekerja maupun sementara tidak bekerja karena sedang cuti atau menunggu panen. Data APAK bermanfaat mengetahui proporsi dari tenaga kerja yang terlibat dalam kegiatan produksi. 2. 32 Jawaban: Peningkatan investasi di dalam negeri dilakukan untuk mengembangkan sektor industri. Dengan adanya investasi, kesempatan kerja terbuka luas sehingga kegiatan yang bersifat produktif makin bergairah. Akhirnya, masalah pengangguran dapat teratasi. 3. Jawaban: Program magang adalah program praktik kerja lapangan yang dibimbing instruktur berpengalaman di bidang pekerjaan tempat magang. Program magang berpengaruh positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Peserta magang memperoleh tambahan pengetahuan dan keterampilan di bidang pekerjaan tertentu. 4. Jawaban: Tingkat pertumbuhan penduduk yang terus naik dapat menambah jumlah angkatan kerja. Jika kondisi ini dibiarkan terus-menerus, akan menimbulkan kesenjangan antara jumlah angkatan kerja dan lapangan kerja. Kesenjangan ini dapat menimbulkan masalah pengangguran yang makin besar. 5. Jawaban: Pendidikan suatu negara berpengaruh terhadap kualitas tenaga kerja. Makin tinggi kualitas pendidikan, makin tinggi pula kualitas sumber daya manusianya. Kondisi tersebut disebabkan pendidikan membekali para siswa dengan keterampilan, keahlian, dan wawasan yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 A Pilihan Ganda 1. Jawaban: c Penghitungan pendapatan nasional dengan harga konstan (tetap) menyebabkan perbandingan pertumbuhan ekonomi antarperiode menjadi akurat. Kondisi ini karena pendapatan nasional harga konstan akan menghilangkan unsur kenaikan harga (inflasi). 2. Jawaban: b Penghitungan pendapatan nasional bermanfaat untuk membandingkan tingkat kemajuan ekonomi dari waktu ke waktu. Perbandingan tersebut diharapkan memberikan informasi antara lain: 1) perubahan struktur ekonomi; 2) kenaikan atau penurunan aktivitas perekonomian; serta 3) kenaikan atau penurunan pendapatan per kapita. 3. Jawaban: d Penghitungan Produk Nasional Bruto (PNB) sebagai berikut (dalam rupiah). PDB = Rp115 triliun PFLN = Rp17 triliun PFDN = Rp12 triliun PNB = PDB + (PFLN – PFDN) = 115 triliun + (17 – 12 triliun) = 120 triliun Jadi, pendapatan per kapita negara G sebesar Rp120 triliun. 4. Jawaban: b Penghitungan transfer payment: PI = (NNI + transfer payment) – (laba ditahan + iuran asuransi + pajak perseroan) 8.985 = (9.250 + transfer payment) – (300 + 15 + 125) 8.985 = 9.250 + transfer payment – 440 8.985 = 8.810 + transfer payment transfer payment = 8.985 – 8.810 transfer payment = 175 Jadi, besar payment adalah Rp175 miliar. 5. Jawaban: d Penghitungan pendapatan nasional dapat dilakukan dengan pendekatan pendapatan, yaitu menjumlahkan balas jasa atas penggunaan faktor produksi. Salah satu faktor produksi adalah keahlian usaha (kewirausahaan). Berdasarkan ilustrasi, balas jasa yang diterima oleh wirausahawan seperti Bu Rini adalah mendapatkan keuntungan atau laba. 6. Jawaban: b Produk Nasional Bruto (PNB) merupakan jumlah nilai barang dan/atau jasa akhir yang dihasilkan oleh faktor-faktor produksi milik warga negara sendiri yang tinggal di dalam negeri maupun di luar negeri. Pernyataan yang benar terdapat pada angka 1) dan 3). Angka 2) dan 4) merupakan komponen penghitungan Produk Domestik Bruto. 7. Jawaban: e Penghitungan pendapatan nasional dengan metode pengeluaran (dalam miliar rupiah). Y = C + I + G + (X – M) Y = 145.000 + 75.000 + 115.500 + (17.000 – 13.500) = 335.500 + 3.500 = 339.000 Jadi, pendapatan nasional negara XYZ dengan penghitungan metode pengeluaran adalah Rp339.000 miliar. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 33 8. Jawaban: a Produk Domestik Bruto (PDB) adalah jumlah barang dan/atau jasa yang dihasilkan faktor-faktor produksi di suatu negara (domestik) selama satu tahun. Dalam penghitungan PDB tetap menghitung pendapatan perusahaan atau warga negara asing yang bekerja di Indonesia. Sementara itu, pendapatan perusahaan atau warga negara dalam negeri tidak dihitung. Oleh karena itu, upah tenaga ahli Argentina yang bekerja di Indonesia dimasukkan penghitungan PDB. 9. Jawaban: c Terbatasnya ketersediaan lapangan pekerjaan atau kesempatan kerja akan menambah jumlah pengangguran meskipun kondisi sumber daya alam melimpah. Jumlah penganggur yang besar menyebabkan produktivitas yang rendah. Jika fenomena tersebut terjadi, penerimaan negara terutama dari pajak akan berkurang sehingga menghambat berlangsungnya pembangunan nasional. 10. Jawaban: b Peningkatan pendapatan per kapita berdampak positif terhadap perekonomian suatu negara. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pendapatan per kapita antara lain meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi tiap perusahaan, memperluas lapangan kerja, meningkatkan ekspor barang dan/atau jasa, serta memberikan perlindungan terhadap industri dalam negeri. 11. Jawaban: e Bank Dunia (World Bank) mempunyai klasifikasi untuk mengetahui tingkat pendapatan per kapita tahun 2017 sebagai berikut. 1) Negara berpendapatan rendah (low income) memiliki PDB per kapita US$1.025 atau kurang. 2) Negara berpendapatan menengah rendah (low middle income) memiliki PDB per kapita US$1.026 hingga US$4.035. 3) Negara berpendapatan menegah tinggi (upper middle income) memiliki PDB per kapita US$4.036 hingga US$12.475. 4) Negara berpendapatan tinggi (high income) memiliki PDB per kapita US$12.476 atau lebih. 34 Berdasarkan klasifikasi tersebut negara dengan pendapatan per kapita menengah rendah (lower middle income) adalah Indonesia, India, dan Myanmar. 12. Jawaban: d Penghitungan pendapatan per kapita sebagai berikut. Pendapatan per kapita = PNB Jumlah Penduduk 1) Pendapatan per kapita negara A sebesar Rp4.800 miliar. 2) Pendapatan per kapita negara B sebesar Rp4.650 miliar. 3) Pendapatan per kapita negara C sebesar Rp5.100 miliar. 4) Pendapatan per kapita negara D sebesar Rp6.350 miliar. 5) Pendapatan per kapita negara E sebesar Rp3.200 miliar. Jadi, negara yang memiliki pendapatan per kapita tertinggi dan terendah adalah negara D dan E. 13. Jawaban: e Besarnya pendapatan per kapita suatu negara ditentukan jumlah pendapatan nasional dibagi jumlah penduduk negara yang bersangkutan. Pendapatan per kapita digunakan untuk mengetahui pendapatan rata-rata penduduk. Pendapatan per kapita juga digunakan sebagai data pembanding keberhasilan pembangunan ekonomi. 14. Jawaban: c Penghitungan pertumbuhan ekonomi (dalam miliar rupiah): r2019 = = GNP2019  GNP2018 × 100% GNP2018 17.800  15.700 15.700 = 13,3% Jadi, laju pertumbuhan ekonomi negara R tahun 2019 adalah 13,3%. 15. Jawaban: d Indikator keberhasilan pembangunan ekonomi ditunjukkan dengan kenaikan pertumbuhan ekonomi, pendapatan nasional, dan pendapatan per kapita disertai perubahan mendasar pada struktur Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 perekonomian. Apabila kondisi tersebut terwujud, kesejahteraan dapat dirasakan masyarakat. Sementara itu, nilai koefisien gini yang meningkat justru memperburuk perekonomian karena menunjukkan ketimpangan pendapatan semakin melebar. Peningkatan investasi asing, pendapatan per kapita, dan GDP belum tentu menunjukkan peningkatan kesejahteraan masyarakat. r 2018 = = Pertumbuhan ekonomi negara B: r2017 = 17. Jawaban: c Ketimpangan pendapatan terjadi karena akses ekonomi dikuasai pemodal besar dan kegiatan industri terpusat di kota-kota besar. Akibatnya, pendapatan masyarakat yang kaya dan miskin sangat timpang. Begitu pula dengan pendapatan masyarakat di perdesaan dan perkotaan tidak merata. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut antara lain memberi bantuan permodalan bagi masyarakat, pembangunan industri padat karya di daerah, serta pelatihan kewirausahaan untuk mendorong peningkatan pendapatan masyarakat di daerah. = 19. Jawaban: d Analisis penghitungan pertumbuhan ekonomi sebagai berikut. Pertumbuhan ekonomi negara A: r2017 = = r2017  r2016 × 100% r2016 Rp23.500  Rp21.000 miliar × 100% Rp21.000 miliar Rp27.000  Rp23.500 miliar × 100% Rp23.500 miliar = 14,8% 16. Jawaban: b Salah satu faktor penyebab naiknya pertumbuhan ekonomi adalah meningkatnya kapasitas produksi. Dengan meningkatnya kapasitas produksi, jumlah barang dan/atau jasa yang dihasilkan perusahaan di suatu negara akan meningkat. Nilai kapasitas produksi barang dan/ atau jasa suatu negara merupakan penentu besar kecil pertumbuhan ekonomi. 18. Jawaban: c Tujuan perencanaan pembangunan ekonomi adalah memandu pelaksanaan pembangunan ekonomi. Dengan perencanaan, pembangunan ekonomi memiliki tindakan yang jelas dan terukur untuk mencapai tujuan. Perencanaan pembangunan ekonomi juga berguna mengevaluasi perencanaan yang telah dilakukan sesuai atau tidak. r2018  r2017 × 100% r2017 = r2017  r2016 × 100% r2016 Rp36.000  Rp34.000 miliar × 100% Rp34.000 miliar = 5,8% r 2018 = r2018  r2017 × 100% r2017 Rp38.500  Rp36.000 miliar × 100% Rp36.000 miliar = 6,9% 20. Jawaban: c Pembangunan ekonomi merupakan usaha meningkatkan atau mempertahankan pendapatan per kapita dengan tetap mempertimbangkan tingkat pertumbuhan penduduk disertai perubahan mendasar pada struktur perekonomian. Ciri-ciri adanya keberhasilan pembangunan ekonomi ditunjukkan oleh angka 2), 3), dan 5). 21. Jawaban: b Masyarakat dapat berperan dalam mengelola sumber daya alam yang telah tersedia menjadi sesuatu yang bernilai dan meningkatkan perekonomian. Misalnya, memanfaatkan sumber daya alam seperti kayu sebagai bahan baku untuk diolah menjadi barang jadi untuk dijual. Dengan demikian, masyarakat dapat berperan dalam memajukan negara di bidang ekonomi. Masyarakat juga dapat ikut membantu pemerintah dalam memperlancar pembangunan ekonomi dengan membayar pajak tepat waktu. 22. Jawaban: d Pembangunan tidak terlepas dari pemanfaatan berbagai sumber daya alam. Pemanfaatan sumber daya alam yang tidak sesuai ketentuan dapat menyebabkan kerusakan alam. Kerusakan alam menjadi salah satu penyebab terjadinya musibah yang dapat merusak hasil pembangunan. = 11,9% Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 35 23. Jawaban: e Tinggi rendahnya pendapatan per kapita suatu negara ditentukan jumlah pendapatan nasional dibagi jumlah penduduk negara yang bersangkutan. Pendapatan per kapita berfungsi untuk mengetahui pendapatan rata-rata penduduk di suatu negara. Pendapatan per kapita juga berfungsi sebagai data pembanding keberhasilan pembangunan ekonomi. 24. Jawaban: a r 2018 = r2018  r2017 × 100% r2017 Rp1.220  Rp1.180 triliun × 100% Rp1.180 triliun = 3,6% = Jadi, pertumbuhan ekonomi negara H pada tahun 2018 sebesar 3,6%. 25. Jawaban: b Pembangunan ekonomi merupakan proses kenaikan pendapatan nasional atau Produk Domestik Bruto (PDB) dan pendapatan per kapita yang disertai perubahan struktur ekonomi menjadi lebih baik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Peningkatan pemerataan pendapatan masyarakat merupakan salah satu tanda sebuah negara telah mengalami pembangunan ekonomi. 26. Jawaban: b Pada prinsipnya tidak semua inflasi berdampak negatif pada perekonomian terutama inflasi ringan. Inflasi ringan akan dapat mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi. Perusahaan terdorong meningkatkan produksinya karena adanya kenaikan harga. Perusahaan pun menerima lebih banyak keuntungan. Peningkatan produksi juga berdampak pada semakin meluasnya kesempatan kerja yang dapat mengurangi pengangguran. 27. Jawaban: d Setelah lulus SMA, Ilham memutuskan tidak melanjutkan studi ke jenjang berikutnya. Ilham lebih memilih bekerja dan sedang mencari pekerjaan. Berdasarkan keterangan pada soal Ilham termasuk angkatan kerja. Angkatan kerja merupakan bagian dari penduduk usia kerja (15–64 tahun) yang sudah bekerja ataupun yang masih mencari pekerjaan. 36 28. Jawaban: c Berdasarkan keterangan pada soal, Pak Gilang merupakan tenaga kerja di bidang pemasaran. Tenaga kerja di bidang pemasaran bertugas mempromosikan dan mendistribusikan barang untuk memenuhi kebutuhan konsumen. 29. Jawaban: a Masyarakat yang menganggur tetap memerlukan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Masyarakat yang menganggur merasa frustasi dan kebingungan mencari uang karena tidak memiliki pekerjaan. Kondisi ini berakibat buruk karena tidak jarang penganggur melakukan tindak kriminal untuk memenuhi kebutuhan hidup sehingga mengganggu ketenteraman dalam kehidupan masyarakat. 30. Jawaban: b Banyak tenaga kerja Indonesia (TKI) dideportasi karena tidak memiliki dokumen resmi sehingga berstatus tenaga kerja ilegal. Kondisi ini terjadi karena lemahnya pengawasan dan aturan terhadap tenaga kerja dan agen penyalur tenaga kerja. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pemerintah Indonesia harus memperketat aturan bagi tenaga kerja dan agen penyalur tenaga kerja ke luar negeri agar kasus tenaga kerja ilegal tidak terulang kembali. 31. Jawaban: a Pengangguran berdasarkan penyebab terjadinya terdiri atas pengangguran friksional, musiman, struktural, teknologi, dan siklikal. 1) Pengangguran friksional adalah pengangguran yang disebabkan perpindahan tenaga kerja dari satu pekerjaan ke pekerjaan yang lain. 2) Pengangguran musiman adalah pengangguran yang disebabkan masa tunggu antara musim tanam dan musim panen. 3) Pengangguran struktural adalah pengangguran yang disebabkan perubahan struktur dan corak kegiatan ekonomi akibat perkembangan ekonomi. 4. Pengangguran teknologi adalah pengangguran yang disebabkan penggunaan mesin modern dan canggih. 5) Pengangguran siklikal adalah pengangguran yang disebabkan perubahan naik turunnya perekonomian. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 disebut bukan angkatan kerja. Pilihan c merupakan contoh pengangguran struktural. Pilihan d merupakan contoh pengangguran friksional. 32. Jawaban: c Pemberian bonus dan sanksi secara konsisten akan meningkatan kualitas tenaga kerja. Pemberian bonus diberikan berupa tambahan upah, kenaikan upah, atau kenaikan jabatan. Sanksi diterapkan dengan pemberian surat peringatan, pemotongan gaji, atau pemecatan. Penerapan pemberian bonus dan sanksi secara konsisten akan meningkatkan semangat kerja dan produktivitas kerja. 37. Jawaban: a Pengangguran terselubung adalah tenaga kerja setengah menganggur yang bekerja di bawah jam normal atau kurang dari 35 jam seminggu. Pengangguran merupakan tenaga kerja yang bekerja secara tidak optimal karena lembaga atau perusahaan kelebihan tenaga kerja. 33. Jawaban: a Kesempatan kerja permanen menggunakan tenaga kerja untuk bekerja terus-menerus sampai karyawan tersebut pensiun atau tidak mampu lagi bekerja. Aparatur sipil negara (ASN), karyawan tetap perusahaan swasta, dan Polisi Republik Indonesia (Polri) merupakan jenis pekerjaan yang mempekerjakan seseorang sampai masa pensiun. Pekerja proyek jalan tol dan kepala desa termasuk kesempatan kerja temporer. 38. Jawaban: a Tingkat kesempatan kerja (TKK) menggambarkan persentase peluang penduduk usia kerja yang termasuk angkatan kerja untuk bekerja. Tingkat kesempatan kerja menggambarkan kesempatan seseorang untuk terserap pasar tenaga kerja. Data TKK negara PQR sebesar 87,23%, artinya peluang angkatan kerja untuk terserap pasar kerja atau dapat bekerja sebesar 87,23% dan tingkat pengangguran sebesar 12,77%. 34. Jawaban: d Kualitas tenaga kerja di suatu negara menjadi andil pemerintah. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan berupaya meningkatkan kualitas tenaga kerja dengan memberdayakan balai latihan kerja (BLK). Balai latihan kerja merupakan tempat pelatihan dan pengembangan keterampilan serta keahlian kerja langsung sesuai kebutuhan dunia kerja. 39. Jawaban: b Penghitungan tingkat kesempatan kerja: 35. Jawaban: c Upah yang diterima Pak Sofyan merupakan pendapatan yang diterima secara rutin setiap bulan. Penerimaan pendapatan secara rutin merupakan bentuk upah nominal, yaitu sejumlah uang yang diterima pekerja secara rutin. 36. Jawaban: e Pengangguran konjungtur atau pengangguran siklikal merupakan jenis pengangguran yang disebabkan menurunnya kegiatan ekonomi seperti menurunnya permintaan barang dan/atau jasa dan krisis atau resesi ekonomi. Produksi barang dan/ atau jasa akan berkurang sehingga perusahaan mengurangi karyawan. Pilihan a merupakan contoh pengangguran sukarela. Pilihan b bukan contoh pengangguran karena menempuh pendidikan = Jumlah orang yang bekerja × 100% Angkatan kerja 1) Tingkat kesempatan kerja negara A mencapai 78,39%, artinya tingkat pengangguran sebesar 21,61%. 2) Tingkat kesempatan kerja negara B mencapai 71,68%, artinya tingkat pengangguran sebesar 28,32%. 3) Tingkat kesempatan kerja negara C mencapai 86,95%, artinya tingkat pengangguran sebesar 13,05%. Interpretasi data tingkat kesempatan kerja adalah peluang angkatan kerja di suatu negara untuk diserap dunia kerja atau bekerja. 40. Jawaban: e Masuknya tenaga kerja asing ke Indonesia dapat menambah angkatan kerja sehingga dapat mengurangi kesempatan kerja angkatan kerja Indonesia. Akibatnya, lapangan pekerjaan yang ada diperebutkan oleh banyak tenaga kerja sehingga persaingan untuk memperoleh pekerjaan semakin ketat. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 37 B. Uraian 1. Jawaban: Beberapa cara meningkatkan pendapatan nasional sebagai berikut. a. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (faktor produksi tenaga kerja) melalui perbaikan mutu pendidikan dan pemberian pelatihan sesuai kualifikasi dunia kerja global. b. Memberikan kesempatan kepada perusahaan swasta (investor swasta) untuk mengembangkan usahanya sehingga timbul persaingan usaha yang sehat dalam rangka menciptakan kemajuan ekonomi. c. Mendorong dan meningkatkan perkembangan industri kecil dan rumah tangga sebagai pilar perekonomian sekaligus mitra usaha bagi perkembangan industri menengah dan besar. 2. Jawaban: Penghitungan personal income sebagai berikut (dalam miliar). PDB Rp2.473.000 PFLN Rp68.000 PFDN Rp90.400 –––––––– + -Rp22.400 ––––––––– – PNB Rp2.405.000 Penyusutan Rp2.117.500 ––––––––– – PNN Rp2.333.100 Pajak tidak langsung Rp2.355.650 ––––––––– – NNI Rp2.277.450 PI = NNI + transfer payment – (laba ditahan + iuran asuransi + pajak perseroan) PI = Rp2.277.450 + Rp125 – (Rp63 + Rp52 + Rp289) PI = Rp2.277.171 Jadi, besar pendapatan perorangan (personal income) negara Z adalah Rp2.277.171 miliar. 3. Jawaban: Koefisien gini adalah ukuran ketimpangan pendapatan nasional secara agregat atau keseluruhan yang angkanya sekira 0–1. Jika koefisien gini mendekati angka 0, artinya distribusi pendapatan semakin merata atau ketimpangan pendapatan semakin rendah. Jika koefisien gini menunjukkan atau mendekati angka 1, artinya distribusi pendapatan semakin tidak merata atau ketimpangan pendapatan semakin tinggi. 38 4. Jawaban: Ketimpangan pendapatan terjadi karena akses ekonomi dikuasai pemodal besar dan pembangunan industri terkonsentrasi di kota-kota besar. Akibatnya, pendapatan masyarakat yang kaya dan miskin sangat timpang. Begitu pula dengan pendapatan masyarakat di perdesaan dan perkotaan tidak merata karena perekonomian berpusat di daerah perkotaan. 5. Jawaban: Keberhasilan pembangunan ekonomi suatu negara terwujud apabila indikator pembangunan ekonomi meningkat, baik indikator moneter maupun indikator nonmoneter. Pembangunan ekonomi dikatakan berhasil jika jumlah PDB dan pendapatan per kapita meningkat, indikator sosial mengalami perubahan perbaikan, indeks kualitas hidup meningkat, indeks pembangunan manusia meningkat, serta terjadi perubahan perbaikan pada berbagai macam indikator campuran. 6. Jawaban: Sumber daya manusia berkualitas merupakan faktor yang dapat memengaruhi pembangunan ekonomi. Negara yang tidak memiliki sumber daya alam melimpah pun bisa maju jika memiliki sumber daya manusia yang berkualitas. Sumber daya manusia merupakan pelaku utama kegiatan perekonomian. Sumber daya manusia dalam pembangunan nasional tidak hanya berbentuk fisik, tetapi dapat berupa ide, gagasan kreatif, keterampilan, dan sikap mental positif. 7. Jawaban: Pengangguran tidak memiliki penghasilan untuk membeli barang dan/atau jasa. Kondisi tersebut menurunkan permintaan barang dan/atau jasa. Apabila permintaan menurun, perusahaan akan mengurangi jumlah barang dan/atau jasa yang ditawarkan. Kebijakan ini menyebabkan turunnya penawaran barang dan/atau jasa secara agregat. Dampak lebih luas dari penurunan permintaan dan penawaran adalah pertumbuhan ekonomi menurun karena jumlah produksi barang dan/atau jasa berkurang. 8. Jawaban: Program pemagangan merupakan pelatihan kerja langsung di tempat kerja bertujuan meningkatkan pengalaman dan profesionalisme yang dibentuk melalui dunia kerja. Melalui bimbingan dan Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 pengalaman yang dilakukan di tempat kerja, profesionalisme dan keahlian dapat berkembang selama proses pemagangan. 9. Jawaban: Kualitas pendidikan suatu negara berpengaruh terhadap kualitas tenaga kerja. Semakin tinggi kualitas pendidikan, semakin tinggi pula kualitas sumber daya manusia. Pendidikan dapat membekali peserta didik dengan keterampilan, keahlian, dan wawasan yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Kualitas tenaga kerja yang tinggi dapat meningkatkan produktivitas. 10. Jawaban: Dampak negatif pengangguran sebagai berikut. a. Meningkatnya angka kemiskinan dan kriminalitas karena pengangguran tidak memiliki penghasilan. b. Menurunnya pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita karena pendapatan nasional yang seharusnya diterima lebih rendah akibat produksi perusahaan berkurang. c. Menurunnya penerimaan negara karena salah satu penerimaan negara bersumber dari pajak penghasilan. Jika pengangguran tinggi, pajak penghasilan yang diterima pemerintah lebih rendah. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 39 A. Indeks Harga A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: a Indeks harga digunakan sebagai alat pengukur harga dari waktu ke waktu dalam suatu wilayah. Indeks harga dihitung dengan membagi harga tahun yang akan dihitung indeksnya dengan harga tahun dasar dikalikan 100. Indeks harga bertujuan mengetahui kenaikan harga pada periode tertentu dan sebagai data acuan dalam menentukan penyesuaian upah minimum. Indeks harga juga berperan sebagai alat bagi pemerintah untuk menentukan kebijakan harga pada masa depan. 2. Jawaban: e Sumber data IHK berasal dari tujuh kelompok yaitu kelompok bahan makanan; makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau; perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar; sandang (pakaian); kesehatan; pendidikan, rekreasi, dan olahraga; serta transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan. Dengan demikian, jawaban yang tepat terdapat pada pilihan A3), B2), dan B3). Komponen A1), A2), dan B1) merupakan subsektor yang digunakan sebagai sumber data indeks harga produsen. 3. Jawaban: d Ciri-ciri indeks harga produsen (IHP) antara lain mengukur tingkat harga barang yang dibeli produsen; mengukur indeks harga pada awal sistem distribusi atau penyaluran barang dan/atau jasa; serta sebagai indikator perkembangan siklus bisnis dalam suatu negara. Pilihan a dan b merupakan ciri-ciri IHK. Pilihan c dan e merupakan ciri-ciri indeks harga yang diterima petani. 40 4. Jawaban: a Indeks harga yang diterima petani adalah indeks yang mengukur rata-rata perubahan harga dalam suatu periode atas jenis barang hasil produksi pertanian pada tingkat harga produsen di petani dengan dasar periode tertentu. Indeks harga ini digunakan untuk mengetahui fluktuasi harga barang yang dihasilkan petani. Indeks harga ini juga digunakan sebagai data penunjang dalam penghitungan pendapatan sektor pertanian. Indeks harga yang diterima petani dipengaruhi faktor harga beli obat-obatan pertanian, jumlah hasil produksi, dan musim. Angka 4) merupakan sumber data indeks harga konsumen. Angka 5) merupakan indeks harga implisit. 5. Jawaban: a Pemerintah dapat memprediksi kenaikan harga pada masa depan dengan melihat pergerakan harga-harga melalui data indeks harga. Dengan melihat pergerakan harga-harga, pemerintah dapat memprediksi kenaikan harga pada masa depan. Akhirnya, kebijakan harga yang dikeluarkan pada masa depan bersifat efektif. Kebijakan ini bertujuan menyeimbangkan tingkat harga barang dan/atau jasa yang ditetapkan produsen dengan daya beli konsumen terhadap suatu barang dan/atau jasa. 6. Jawaban: b Sumber data dalam penghitungan indeks harga yang tepat sebagai berikut. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 No. Jenis Indeks Harga 1) IHK 2) IHP 3) Indeks harga diterima petani 4) Indeks harga dibayar petani Sumber Data No. Makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau, perumahan, pakaian, dan kesehatan. Pertanian, pertambangan dan penggalian, pengelolaan air, dan industri pengolahan. Padi dan palawija, ternak besar, ternak kecil, unggas, hasil ternak, serta budi daya perikanan. Pupuk, benih, obat-obatan tanaman, dan peralatan pertanian. 1) 2) 3) 4) 5) P P n 2018 2019 Po × Qo 500.000 1.554.000 378.000 380.000 480.000 1.295.000 345.000 380.000 2.812.000 2.500.000  Pn Q o × 100%  Po Q o 2.500.000 IL = 112,48% × 100% 9. Jawaban: b Untuk mengetahui kualitas hidup petani dapat dihitung nilai tukar petani (NTP). NTP merupakan perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) dengan indeks harga yang dibayar petani (Ib). Besar NTP tiap-tiap daerah sebagai berikut. NTP = It Ib ×100% Nilai Tukar Petani 110 114 101 105 118 120 120 111 100 110 91,67% 95% 90,99% 105% 107,27% PDB Nominal (20 × 6.000) + (30 × 8.500) (30 × 6.500) + (40 × 9.000) = = 375.000 555.000 555.000 × 100% 520.000 = 106,73% Jadi, PDB deflator tahun 2019 sebesar 106,73%. = 8. Jawaban: c Penghitungan metode laspeyres sebagai berikut. 2.812.000 Ib Penghitungan PDB deflator: 32.200.000 × 100% 30.800.000 IHTT = 104,54% IHTT = IL = It Penghitungan PDB riil tahun 2019 dengan tahun dasar 2018 sebagai berikut. = (30 × 6.000) + (40 × 8.500) = 180.000 + 340.000 = 520.000 o IL = Alfa Beta Charlie Delta Echo Tahun × 100% Pn × Qo Indeks Harga 10. Jawaban: c 7. Jawaban: c Penghitungan indeks agregat sederhana: IHTT = Nama Wilayah B. Uraian 1. Jawaban: Pergerakan harga-harga dapat dilihat melalui data indeks harga. Dengan melihat pergerakan hargaharga, pemerintah dapat memprediksi kenaikan harga pada masa depan. Dengan demikian, pemerintah dapat mengambil kebijakan harga yang efektif pada masa depan. 2. Jawaban: Bagi pemerintah, indeks harga konsumen (IHK) digunakan untuk mengukur laju inflasi. IHK juga digunakan sebagai dasar penyesuaian gaji, upah, uang pensiun, dan kontrak lainnya. 3. Jawaban: a. Penghitungan indeks harga dengan metode paasche: Pn × Qn Po × Qn 22.500.000 19.600.000 15.200.000 20.000.000 19.200.000 14.000.000 57.300.000 53.200.000 Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 41  P .Q IP =  P .Q n n o n Penghitungan PDB riil tahun 2019 dengan tahun dasar 2018: = (100 × 12.000) + (80 × 9.000) = 1.200.000 + 720.000 = 1.920.000 × 100% 57.300.000 × 100% 53.200.000 IP = 107,71% Harga ketiga jenis daging pada tahun 2019 mengalami kenaikan 7,71% dibandingkan harga pada tahun 2018. IP = b. 4. Jawaban: Berdasarkan soal dapat dibuat tabel sebagai berikut! Tahun 2018 Jenis Barang Kentang Tomat Harga (Rp) 12.000 9.000 Tahun 2018 2019 Jumlah (Kg) 80 60 Tahun 2019 Harga (Rp) 14.000 10.000 Jumlah (Kg) 100 80 PDB Nominal (80 × 12.000) + (60 × 9.000) = 1.500.000 (100 × 14.000) + (80 × 10.000) = 2.200.000 Penghitungan PDB deflator: 2.200.000 × 100% 1.920.000 = 114,58% Jadi, PDB deflatornya sebesar 114,58%. = 5. Jawaban: Arti angka nilai tukar petani (NTP) > 100, berarti petani mengalami surplus yaitu pendapatan petani naik lebih besar dari pengeluarannya. NTP < 100, berarti petani mengalami defisit yaitu pendapatan petani menurun, lebih kecil dari pengeluarannya. Daerah A memiliki NTP kurang dari 100, artinya petani daerah A mengalami defisit, sedangkan daerah B memiliki NTP lebih dari 100, artinya petani daerah B mengalami surplus. Jadi, petani daerah A memiliki tingkat kesejahteraan lebih rendah daripada petani daerah B. B. Inflasi A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: c Inflasi adalah kenaikan harga barang yang bersifat umum dan berlangsung terus-menerus. Ciri-ciri inflasi antara lain harga barang lebih tinggi daripada periode sebelumnya, kenaikan harga barang tertentu memengaruhi harga barang lainnya atau menyebabkan kenaikan harga secara umum dan berlangsung terus-menerus, serta menyebabkan jumlah uang beredar semakin banyak. 2. Jawaban: c Perubahan tingkat harga pada masa depan akan berpengaruh terhadap jumlah barang yang diminta konsumen ketika tingkat harga belum mengalami kenaikan. Jika jumlah barang yang diminta konsumen bertambah, sedangkan jumlah barang yang ditawarkan tidak berubah akan direspons produsen dengan menaikkan harga. Fenomena inilah yang menunjukkan terjadinya inflasi. 42 3. Jawaban: b Kenaikan harga-harga umum pada inflasi berat antara 30–100% per tahun. Pada tingkat inflasi ini harga-harga kebutuhan masyarakat naik secara signifikan dan mulai sulit dikendalikan. Tingkat inflasi negara AD sebesar 45% sehingga termasuk inflasi berat. Hiperinflasi lajunya lebih dari 100% per tahun. Inflasi sedang lajunya 10–30% per tahun. Pada inflasi ringan terjadi kenaikan hargaharga kurang dari 10% per tahun. 4. Jawaban: c Inflasi dari luar negeri atau imported inflation umumnya terjadi di negara berkembang yang sebagian besar bahan baku dan peralatan dalam unit produksinya berasal dari luar negeri atau karena naiknya harga barang impor. Kenaikan harga dapat berasal dari kenaikan bahan baku di negara pengekspor, kenaikan tarif impor, atau negara pengekspor sedang mengalami inflasi. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 5. Jawaban: a Kenaikan biaya produksi akan mendorong inflasi dorongan biaya produksi. Naiknya biaya produksi disebabkan faktor kenaikan biaya bahan baku, kenaikan bahan bakar minyak dan tarif dasar listrik, serta kenaikan gaji atau upah pekerja agar hidup layak. 6. Jawaban: d Inflasi dari dalam negeri (domestic inflation) salah satunya terjadi karena kegagalan panen (puso) sehingga jumlah barang yang ditawarkan berkurang. Gagal panen dapat menurunkan tingkat penawaran barang di pasar sehingga permintaan lebih tinggi daripada penawaran. Kondisi inilah yang menyebabkan inflasi. 7. Jawaban: d Menjelang hari raya Idulfitri, harga barang meningkat karena permintaan masyarakat akan barang-barang mengalami kenaikan. Permintaan masyarakat yang terlalu besar akan menyebabkan inflasi. Akan tetapi, produsen tidak selalu dapat memenuhi permintaan konsumen atau penawaran tetap sehingga mendorong kenaikan harga. 8. Jawaban: d Penghitungan laju inflasi sebagai berikut. = IHK  IHK 1 × 100% IHK 1 = 125, 25  110, 95 × 100% 110, 95 14, 3 = × 100% 110, 95 = 12,88% Jadi, laju inflasi pada bulan Oktober 2018 sebesar 12,88%. 9. Jawaban: b Penghitungan metode indeks harga agregatif sederhana sebagai berikut. P P n IHAS = × 100% o = 60.900 × 100% = 108,17% 56.300 Angka 108,17%, artinya dibandingkan tahun 2018 indeks harga tahun 2019 naik sebesar 8,17%. Inflasi pada tahun 2019 termasuk inflasi ringan (kurang dari 10% setahun). 10. Jawaban: a Salah satu pihak yang diuntungkan ketika terjadi inflasi yaitu pengusaha. Sebelum terjadinya inflasi, pengusaha telah memiliki persediaan produksi barnag yang siap dijual dalam jumlah besar. Terjadinya inflasi merupakan kesempatan bagi pedagang atau pengusaha untuk memainkan harga barang dagang dengan menaikkan harga agar mendapatkan laba/keuntungan yang besar. 11. Jawaban: a Ketika pihak bank memberikan kredit murah kepada calon debitur mengakibatkan banyak nasabah mengajukan kredit murah. Pemberian kredit murah ini dapat meningkatkan jumlah uang beredar sehingga mengakibatkan inflasi. Jumlah uang beredar yang terlalu banyak memicu kenaikan harga barang sehingga terjadi kemerosotan nilai uang. 12. Jawaban: c Pak Heri sebagai produsen warung makan terkena dampak kenaikan harga bahan baku. Kenaikan harga bahan baku menyebabkan terjadinya inflasi akibat dorongan biaya (cost push inflation). Akibatnya, produsen akan mengurangi produksi karena biaya produksi meningkat. Keadaan tersebut berdampak pada menurunnya hasil produksi yang dilakukan oleh produsen. Produsen dapat mengatasi inflasi dengan meningkatkan harga jual, tetapi risikonya daya beli masyarakat menurun. 13. Jawaban: b 1) Kebijakan nonmoneter dan nonfiskal meliputi kebijakan meningkatkan kapasitas produksi, menjaga kestabilan tingkat upah, dan pengaturan distribusi barang. 2) Kebijakan moneter meliputi menaikkan suku bunga bank (politik diskonto), menjual surat berharga (politik pasar terbuka), menaikkan cadangan kas minimum, dan pengawasan kredit. 3) Kebijakan fiskal berupa pengaturan pengeluaran pemerintah dan meningkatkan tarif pajak. 14. Jawaban: c Kebijakan diskonto yaitu kebijakan menambah atau mengurangi jumlah uang beredar dengan cara menaikkan atau menurunkan suku bunga bank. Ketika terjadi inflasi, pemerintah akan menaikkan suku bunga bank agar masyarakat Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 43 menabung di bank. Semakin banyak uang yang ditabung di bank, jumlah uang beredar dalam masyarakat akan semakin berkurang. 15. Jawaban: e Kebijakan nonfiskal pemerintah dalam rangka mengatasi inflasi di bidang perdagangan internasional yaitu menurunkan bea masuk barang impor. Kebijakan ini diharapkan mempermudah masuknya barang impor sehingga jumlah barang impor di pasar dalam negeri meningkat dan harga barang impor turun. B. Uraian 1. Jawaban: Terhambatnya produksi barang dan jasa (supply aspect) akan mengakibatkan pasokan barang kebutuhan masyarakat terhambat. Jika permintaan masyarakat tetap, sementara pasokan barang terhambat akan memicu kenaikan harga di pasar. Keadaan ini menggambarkan permintaan lebih besar daripada jumlah barang yang ditawarkan sehingga produsen atau penjual akan menaikkan harga secara terus-menerus. 2. 44 Jawaban: Ketika terjadi inflasi harga-harga menjadi naik, orang menjadi tidak bersemangat melakukan investasi dan produksi karena harga terus meningkat. Minat masyarakat untuk menabung berkurang sehingga kesejahteraan masyarakat menurun. Keadaan ini juga menghambat pembangunan ekonomi sehingga keadaan perekonomian menjadi menurun dan lesu. 3. Jawaban: Peminjam atau kreditur merasa diuntungkan ketika terjadi inflasi. Penyebabnya, pinjaman telah diambil sebelum harga barang-barang naik sehingga nilai riilnya lebih tinggi daripada sesudah terjadi inflasi. Akan tetapi, kreditur tetap membayar kembali sesuai perjanjian yang dibuat sebelum terjadi inflasi. 4. Jawaban: Jika uang dicetak terlalu banyak, penduduk akan memegang banyak uang. Kemampuan membeli menjadi tinggi dan jumlah barang yang akan dibeli menjadi berkurang sehingga terjadi kenaikan harga barang dan penurunan nilai mata uang. Nilai uang menjadi kurang berharga atau menurun karena jumlahnya terlalu banyak. Banyaknya uang yang beredar tersebut menyebabkan terjadinya inflasi. 5. Jawaban: Perhitungan laju inflasi sebagai berikut. Laju inflasi: = IHK  IHK 1 × 100% IHK 1 106, 35  105, 00 × 100% 105, 00 = 1,29% Jadi, laju inflasi bulan November 2018 sebesar 1,29%. = Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 C. Permintaan dan Penawaran Uang A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: e Uang berfungsi sebagai alat pembayaran utang jika pada saat penyerahan uang tidak disertai dengan penerimaan suatu barang. Dimas melakukan pembayaran secara mengangsur untuk mendapat sepeda motor sehingga uang berfungsi sebagai alat pembayaran utang. Contoh lain uang sebagai alat pembayaran utang adalah pembayaran pajak, denda, utang, iuran, dan sumbangan. 2. Jawaban: d Bagi Pak Rizal, kendaraan merupakan aset. Kepemilikan kendaraan dapat terjadi apabila seseorang mengeluarkan uang untuk membeli. Tindakan ekonomi menjual mobil untuk membeli rumah menunjukkan fungsi uang sebagai alat pemindah kekayaan. 3. Jawaban: b Uang kuasi adalah uang yang tidak dapat digunakan sebagai alat pembayaran setiap waktu karena keterikatan waktu. Uang kuasi dapat dicairkan sebelum digunakan sebagai alat pembayaran. Menurut Bank Indonesia, uang kuasi terdiri atas deposito berjangka atau sertifikat deposito, tabungan, rekening giro dalam valuta asing, dan tabungan dalam valuta asing. 4. Jawaban: b Perbedaan uang kartal dan giral sebagai berikut. 1) Uang kartal adalah uang yang beredar dalam masyarakat dan diterima secara umum sebagai alat pembayaran yang sah. Uang kartal dikeluarkan bank sentral terdiri atas uang kertas dan uang logam. Kelebihan uang kartal yaitu tersedia dalam jumlah cukup; mudah digunakan untuk transaksi kapan dan di mana saja; serta mudah dipecah-pecah atau dibagi-bagi tidak berkurang nilainya. 2) Uang giral diterbitkan bank umum. Uang giral berupa surat-surat berharga, seperti cek, giro/ bilyet giro, dan transfer telegrafis. Kelebihan uang giral yaitu mudah dibawa dalam jumlah nominal besar dan memiliki tingkat keamanan lebih tinggi jika dibawa. 5. Jawaban: a Nilai intrinsik uang kertas lebih rendah daripada nilai nominal (nilai intrinsik < nilai nominal). Bahan baku pembuat uang kertas tidak setinggi nilai yang tertera pada uang kertas tersebut. Uang kertas memiliki nilai yang selalu berubah karena adanya inflasi yang bisa menurunkan nilai riil uang. 6. Jawaban: a Teori kuantitas uang menjelaskan perubahan jumlah uang beredar menimbulkan perubahan harga barang secara umum. Menurut Irving Fisher untuk mengetahui jumlah uang beredar pada tingkat harga umum yang berkaitan dengan daya beli dapat dirumuskan menjadi M × V = P × T, yaitu uang (money/jumlah uang beredar) dikali kecepatan peredaran uang (velocity) sama dengan tingkat harga umum (price) dikalikan volume perdagangan (volume of trade). Pernyataan angka 4) dan 5) merupakan motif memegang uang tunai menurut J.M. Keynes. 7. Jawaban: c Diketahui: M = Rp750.000.000,00 P = Rp4.500,00 T = 5.000.000 unit Ditanya: V = ? MV = PT 750.000.000 × V = 4.500 × 5.000.000 750.000.000 × V = 22.500.000.000 V = 22.500.000.000 = 30 750.000.000 Jadi, kecepatan peredaran uang sebanyak 30 kali. 8. Jawaban: e Diketahui: V = 25 kali P = Rp110.000,00 T = 500 + (10% × 500) = 550 Penghitungan jumlah uang beredar: M×V=P×T M × 25 = 110.000 × 550 M × 25 = 60.500.000 M= 60.500.000 = 2.420.000 25 Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 45 Jadi, pada saat produktivitas baju bertambah 10% jumlah uang yang beredar sebesar Rp2.420.000,00. ekonomi. Pernyataan angka 1) dan 4) merupakan faktor yang memengaruhi permintaan. 9. Jawaban: b Motif berjaga-jaga menempatkan uang sebagai alat untuk menghadapi masalah yang mungkin muncul pada masa depan. Hal itu disebabkan setiap orang tidak dapat menduga kejadian di waktu yang akan datang. Demikian juga dengan Arsinta yang tidak mengetahui harga sepeda yang lebih besar atau kurang dari uang tabungannya. 14. Jawaban: a Ketika tingkat produksi dan pendapatan nasional rendah, bank sentral akan menambah jumlah uang beredar. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan permintaan agregat sehingga iklim usaha kembali bergerak positif. Kemampuan membeli atau daya beli masyarakat akan meningkat sehingga dapat menggerakkan perekonomian. 10. Jawaban: e Motif spekulasi ditunjukkan oleh kegiatan pembelian reksa dana di pasar modal. Motif spekulasi menurut Keynes yaitu uang berfungsi sebagai alat ukur kekayaan. Bentuk kekayaan dapat menjadi investasi yaitu sumber untuk memperoleh keuntungan pada masa depan. Keuntungan dapat diperoleh melalui transaksi pembelian dan penjualan surat berharga seperti pembelian saham, reksa dana, giro, atau deposito berjangka. 15. Jawaban: a Inflasi berhubungan dengan kenaikan harga barang secara terus-menerus dalam jangka waktu lama. Kenaikan tingkat inflasi akan memengaruhi jumlah uang beredar. Semakin tinggi tingkat inflasi, jumlah uang beredar akan meningkat. Kondisi ini disebabkan masyarakat membutuhkan uang dalam jumlah besar untuk membeli barang. 11. Jawaban: b Jika tingkat harga semakin mahal, masyarakat harus mengeluarkan uang tunai dalam jumlah besar. Akibatnya, permintaan uang tunai akan terus bertambah untuk membeli barang yang harganya mahal. Sebaliknya, jika harga barang menurun, permintaan uang tunai akan berkurang karena jumlah uang yang digunakan untuk membeli menjadi sedikit. B. Uraian 1. Jawaban: Motif masyarakat memegang uang tunai menurut J.M. Keynes sebagai berikut. a. Motif transaksi, yaitu sebagai alat tukar untuk membayar pembelian yang dilakukannya. Dengan memiliki uang, masyarakat akan mudah membeli barang yang mereka inginkan. Permintaan uang dengan tujuan transaksi dipengaruhi pendapatan. b. Motif berjaga-jaga, yaitu sebagai alat untuk menghadapi masalah yang mungkin timbul pada masa depan. c. Motif spekulasi, yaitu masyarakat memilih untuk melakukan permintaan uang karena keinginan berspekulasi. Mereka berpikir dengan memiliki banyak uang tunai dapat membeli aset berupa surat berharga, tanah atau emas, yang diharapkan memiliki harga tinggi di kemudian hari. 2. Jawaban: Diketahui: M = Rp55 miliar V = 20 T = 55 Ditanya: P = ? MV = PT 55 miliar × 20 = P × 55 1.100 miliar = P × 55 P = 20 miliar Jadi, tingkat harga sebesar Rp20 miliar. 12. Jawaban: c M1 menunjukkan jenis uang kartal dan uang giral. M2 yaitu uang kartal dan giral (M1) ditambah uang kuasi. M3 berkaitan dengan penggabungan uang M2 dan deposito jangka panjang, yaitu deposito dalam jangka waktu lebih dari satu tahun. Dengan demikian, kelompok uang M3 yaitu deposito jangka panjang, uang kuasi, dan uang kartal. 13. Jawaban: d Penawaran uang diartikan jumlah uang yang beredar atau tersedia dalam suatu perekonomian. Besarnya jumlah uang beredar menjadi tugas otoritas moneter suatu negara, yaitu bank sentral. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penawaran uang antara lain tingkat suku bunga bank, tingkat pendapatan masyarakat, jumlah penduduk, tingkat produksi dan pendapatan nasional, letak geografis, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), dan globalisasi 46 Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 3. Jawaban: Kartu pembayaran kartu debit dapat dipakai untuk menarik dana dari bank setiap saat selama dananya masih tersedia. Saat ini kartu kredit atau kartu debit dapat dijadikan alat pembayaran. Pemilik kartu tidak membutuhkan uang tunai untuk bertransaksi. Dampaknya dapat mengurangi jumlah uang yang beredar. Jadi, pembayaran nontunai menggunakan kartu memengaruhi permintaan uang. 4. Jawaban: Selera atau kebiasaan akan memengaruhi permintaan suatu barang. Jika selera masyarakat terhadap suatu barang meningkat, permintaan A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: e Indeks harga konsumen (IHK) menunjukkan perubahan harga suatu barang dan/atau jasa yang dibeli konsumen. Data tentang harga barang dan/ atau jasa dikumpulkan dari berbagai daerah yang menggambarkan perilaku keluarga konsumen dalam membelanjakan pendapatannya. IHK digunakan untuk mengukur tingkat inflasi suatu negara dan sebagai pertimbangan penyesuaian gaji, upah, uang pensiun, dan kontrak lainnya. 2. Jawaban: b Indeks harga yang dibayar petani menggambarkan perkembangan harga kebutuhan rumah tangga petani, baik kebutuhan konsumsi rumah tangga maupun proses produksi pertanian yang meliputi pupuk, benih, dan obat-obatan. Indeks harga yang dibayar petani dipengaruhi kebijakan pemerintah, politik dagang, harga makanan, perumahan, pakaian, aneka barang, dan nilai uang. 3. Jawaban: a Dalam menghitung inflasi diperlukan data indeks harga. Melalui indeks harga dapat diketahui kenaikan harga bersifat terus-menerus atau hanya sementara waktu. Data tersebut dapat digunakan untuk menghitung inflasi. Sebagai data dalam menghitung inflasi, data indeks harga untuk mengetahui kenaikan harga pada periode tertentu. terhadap barang itu pun akan meningkat. Biasanya kenaikan permintaan akan terjadi ketika pergantian tren atau model tertentu dalam masyarakat. 5. Jawaban: Perusahaan yang menggunakan teknologi tinggi dapat meningkatkan hasil produksinya dengan cepat dan lebih banyak. Penggunaan teknologi yang tinggi menyebabkan biaya produksi semakin murah. Biaya produksi yang semakin murah dan hasil produksi yang semakin banyak akan menyebabkan jumlah barang yang ditawarkan semakin bertambah pada tingkat harga tertentu. 4. Jawaban: e Indeks harga agregatif tahun 2019 sebesar 113,5% dibandingkan tahun 2018 menunjukkan telah terjadi kenaikan harga barang secara umum sebesar 13,5%. Dua angka terakhir menunjukkan laju inflasi selama satu periode tertentu. 5. Jawaban: d Angka indeks paasche merupakan angka indeks tertimbang dengan faktor penimbang kuantitas tahun n (Qn) atau jumlah barang pada tahun yang diamati. Dalam metode paasche, mengasumsikan jumlah barang bisa mengalami perubahan dari tahun ke tahun. 6. Jawaban: b Penghitungan indeks harga beras dengan metode tidak tertimbang sebagai berikut. Harga (Rp) Jenis Beras 2017 Beras Beras Beras Beras A B C D IHTT = P P n 2018 8.000 10.000 10.500 11.500 9.000 11.000 11.500 12.500 40.000 44.000 × 100% o Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 47 Jadi, indeks harga dengan metode paasche sebesar 193,62%. Artinya, terjadi kenaikan harga barang tahun 2019 sebesar 93,62% dibandingkan tahun 2018. 44.000 × 100% 40.000 IHTT = 110% Jadi, IHTT beras sebesar 110%. IHTT = 7. Jawaban: d Tahun PDB Nominal 2018 2019 (50 × 20.000) + (100 × 20.000) = 3.000.000 (60 × 36.000) + (120 × 25.000) = 5.160.000 Penghitungan PDB riil tahun 2019 dengan tahun dasar 2018: = (60 × 20.000) + (120 × 20.000) = 1.200.000 + 2.400.000 = 3.600.000 Penghitungan PDB deflator tahun 2019: 10. Jawaban: b Untuk mengetahui kualitas hidup petani dapat dihitung nilai tukar petani (NTP). NTP merupakan perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) dengan indeks harga yang dibayar petani (Ib) atau NTP = ×100%. Jika NTP >100 berarti Ib petani mengalami surplus, NTP = 100 berarti petani mengalami impas, dan NTP <100 berarti mengalami defisit. Berikut penghitungan NTP tiap daerah. PDB nominal = PDB riil No. 1) 2) 3) 4) 5) 5.160.000 = × 100% 3.600.000 = 143,33% Jadi, PDB deflator sebesar 143,33%. 8. Jawaban: d Penghitungan angka indeks agregat sederhana: P P It Nama Daerah V W X Y Z Indeks Harga It Ib 105 117 110 102 115 108 111 106 110 106 NTP 97,22% 105,41% 103,77% 92,72% 108,49% Kesimpulan berdasarkan data yaitu petani daerah Z memiliki tingkat kesejahteraan paling tinggi, sedangkan petani daerah Y memiliki tingkat kesejahteraan paling rendah. n IHTT = × 100% o 118% = X × 100% 25.500 X = 25.500 × 118% 100% X = 30.090 Jadi, tingkat harga barang L pada tahun 2019 sebesar Rp30.090,00. 9. Jawaban: b Pn × Qn IP = IP = 48  P .Q  P .Q Po × Qn 1.665.000 2.000.000 1.980.000 2.100.000 900.000 1.100.000 1.100.000 900.000 7.745.000 4.000.000 n n o n × 100% 7.745.000 × 100% = 193,62% 4.000.000 11. Jawaban: c Inflasi disebabkan faktor-faktor berikut. 1) Jumlah uang beredar dalam masyarakat bertambah karena penerbitan uang baru oleh otoritas moneter. 2) Adanya desakan kelompok tertentu untuk memperoleh kredit dengan bunga ringan. 3) Naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif dasar listrik (TDL). 4) Meningkatnya permintaan agregat (demand aspect). 5) Kesenjangan antara jumlah uang beredar dan jumlah barang dalam masyarakat. 6) Rendahnya produksi barang dan/atau jasa (supply aspect) sehingga pasokan barang terhambat. 7) Fluktuasi sektor luar negeri (ekspor/impor), investasi, tabungan, dan pendapatan negara. 12. Jawaban: a Inflasi ringan memberikan dampak positif dalam mendorong perekonomian menjadi lebih maju. Keadaan ini disebabkan inflasi ringan dapat Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 meningkatkan pendapatan nasional dan membuat masyarakat bersemangat bekerja, menabung, dan berinvestasi. 13. Jawaban: c Inflasi memberi dampak negatif bagi masyarakat berpendapatan tetap seperti Pak Roni. Dengan tingkat pendapatan yang tetap, uang yang diterima tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan yang harganya mengalami kenaikan. Naiknya harga barang dan/atau jasa mengakibatkan jumlah barang dan/atau jasa yang dapat dibeli menjadi lebih sedikit. Pendapatan riil atau nilai riil uang menurun sehingga daya beli masyarakat berpendapatan tetap akan menurun. 14. Jawaban: b Negara Zimbabwe mengalami hiperinflasi karena nilai inflasi mencapai lebih dari 100% yaitu 231.000.000%. Hiperinflasi yang terjadi pada suatu negara mengakibatkan perekonomian menjadi kacau dan tidak terkendali. Masyarakat menjadi tidak bersemangat bekerja, menabung, atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. Akibatnya, nilai mata uang lokal terhadap mata uang asing sangat terpuruk. Harga barang-barang menjadi tidak terjangkau daya beli masyarakat sehingga terjadi penjarahan serta kelaparan. 15. Jawaban: a Ketika terjadi inflasi, produksi nasional tidak dapat bersaing di pasar internasional. Akibatnya, barang luar negeri atau barang impor lebih murah daripada barang di dalam negeri. Dengan demikian, nilai impor berkembang lebih cepat daripada nilai ekspor. Keadaan ini akan berakibat terjadinya defisit neraca pembayaran dan kemerosotan mata uang dalam negeri. 16. Jawaban: c Jumlah harga tahun 2017 = Rp36.700,00 Jumlah harga tahun 2018 = Rp38.500,00 Jumlah harga tahun 2019 = Rp40.500,00 Penghitungan metode indeks harga agregatif sederhana: P P n IHAS = × 100% o = 40.500 × 100% = 110,35% 36.700 Angka 110,35% artinya dibandingkan tahun 2017, indeks harga tahun 2019 naik sebesar 10,35%. Inflasi pada tahun 2019 termasuk inflasi sedang (10–30% setahun). 17. Jawaban: d Penghitungan laju inflasi pada November 2018 sebagai berikut. 168, 32  160 ×100% 160 = 5,2% Jadi, laju inflasi November 2018 sebesar 5,2%. = 18. Jawaban: b Pemborong atau kontraktor seperti Pak Parman mengalami kerugian saat terjadi inflasi. Kondisi ini karena mereka harus mengeluarkan tambahan biaya agar dapat menutup pengeluaranpengeluaran yang disebabkan kenaikan harga bahan bangunan saat terjadi inflasi. Dampaknya, keuntungan dari proyek yang dikerjakan berkurang. 19. Jawaban: b Salah satu kebijakan fiskal untuk menekan laju inflasi yaitu menaikkan tarif pajak. Dengan kenaikan tarif pajak, tingkat konsumsi masyarakat menjadi berkurang. Berkurangnya konsumsi masyarakat akan mengurangi permintaan terhadap barang dan/atau jasa sehingga harga barang menurun. 20. Jawaban: b Kebijakan dalam mengatur pemasukan dan pengeluaran negara merupakan kebijakan fiskal yang hanya bisa dilakukan pemerintah. Kebijakan untuk mengatasi inflasi yang dapat dilakukan oleh Bank Indonesia yaitu kebijakan moneter. Kebijakan moneter untuk mengatasi kelebihan jumlah uang beredar atau inflasi antara lain menaikkan suku bunga bank (politik diskonto), menjual surat berharga (politik pasar terbuka), menaikkan cadangan kas minimum, dan pengawasan kredit. 21. Jawaban: e Fungsi turunan uang meliputi uang sebagai alat penunjuk harga, alat pembayaran, alat penyimpan uang, alat penyimpan nilai (kekayaan), standar (ukuran) pembayaran masa depan, alat pembentuk dan pemindah kekayaan, alat pendorong kegiatan ekonomi, serta alat pencipta Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 49 kesempatan kerja. Ilustrasi angka 3) menunjukkan uang sebagai alat pemindah kekayaan. Ilustrasi angka 4) menunjukkan uang sebagai alat pembayaran. Ilustrasi angka 5) menunjukkan uang sebagai alat pembayaran utang. Adapun ilustrasi angka 1) dan 2) menunjukkan uang sebagai alat tukar dan satuan hitung. 22. Jawaban: d Uang sebagai alat penimbun kekayaan berkaitan dengan alokasi uang untuk membeli aset (harta), seperti kendaraan, tanah, dan rumah. Pembelian mobil dan rumah oleh Alisa akan menambah kekayaan yang menunjukkan uang sebagai alat menimbun kekayaan. 23. Jawaban: e Pernyataan angka 2), 4), dan 5) merupakan motivasi seseorang memegang uang untuk tujuan transaksi karena memerlukan uang tunai untuk kegiatan transaksi. Pernyataan angka 1) merupakan motivasi seseorang memegang uang untuk spekulasi. Pernyataan angka 3) merupakan motivasi seseorang memegang uang untuk berjaga-jaga. 24. Jawaban: e Diketahui: M = Rp45 miliar V = 55 T = 90 Ditanya: P? Penghitungan dalam miliar: M V = PT 45 miliar × 55 = P × 90 2.475 = P × 90 P = 27,5 miliar Jadi, tingkat harga umum sebesar Rp27,5 miliar. 25. Jawaban: b Permintaan uang tunai akan meningkat apabila masyarakat tidak memiliki kekayaan yang beragam. Sebaliknya, apabila masyarakat memiliki kekayaan atau investasi yang beragam seperti properti, tanah, emas, atau saham, permintaan uang tunai akan menurun. Oleh karena itu, kenaikan kekayaan masyarakat tidak selalu menyebabkan kenaikan permintaan uang tunai. 26. Jawaban: e Orang biasanya akan berjaga-jaga karena tidak tahu pasti peristiwa atau kejadian yang akan terjadi pada masa depan. Orang akan lebih siap 50 menghadapi sesuatu yang tidak dapat diduga sebelumnya apabila mempunyai uang. Sebagai contoh, untuk menjaga kesehatan seseorang biasanya mengikuti asuransi. 27. Jawaban: c Semakin tinggi tingkat suku bunga, semakin kecil permintaan terhadap uang. Semakin tingginya tingkat suku bunga, masyarakat akan lebih suka menabung uangnya di bank daripada menggunakan uang tersebut untuk keperluan lain. Semakin tinggi suku bunga, permintaan uang untuk berinvestasi akan berkurang. Tingginya suku bunga akan membuat biaya pinjaman uang untuk berspekulasi semakin bertambah. Ketika tingkat suku bunga tinggi, orang lebih memilih menabung di bank daripada berspekulasi. 28. Jawaban: a Tingkat harga umum berkaitan dengan laju inflasi. Jika tingkat harga semakin mahal, masyarakat harus mengeluarkan uang tunai dalam jumlah besar. Akibatnya, permintaan uang tunai akan terus bertambah untuk membeli barang yang harganya mahal. Sebaliknya, jika harga barang menurun, permintaan uang tunai akan berkurang karena jumlah uang yang digunakan untuk membeli menjadi sedikit. 29. Jawaban: e Selain mampu memengaruhi permintaan uang, meningkatnya produksi barang atau hasil pertanian dapat memengaruhi penawaran uang. Peningkatan produksi barang yang tidak diimbangi dengan penambahan jumlah uang beredar akan mengakibatkan deflasi. Agar tidak terjadi deflasi, pemerintah perlu menambah penawaran uang (jumlah uang beredar). 30. Jawaban: a Cadangan kas merupakan tabungan atau simpanan uang tunai milik bank umum di bank sentral. Ketika bank sentral menetapkan kebijakan untuk memperbesar atau menaikkan cadangan kas bank umum, jumlah penawaran uang akan berkurang. Kondisi ini terjadi karena bank umum harus menaikkan cadangannya yang menuntut bank umum menyimpan uang lebih banyak di bank sentral. Sebaliknya, jika bank sentral menurunkan tingkat cadangan kas, jumlah uang beredar akan bertambah. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 B. Uraian 1. Jawaban: Penentuan kenaikan upah selalu mempertimbangkan inflasi. Dewan pengupahan akan melakukan survei harga-harga barang dan/atau jasa dalam masyarakat untuk menentukan kenaikan upah. Selanjutnya, data tersebut dikumpulkan dan disajikan dalam indeks harga yang dijadikan bahan analisis untuk mengetahui tingkat inflasi. 2. Jawaban: Kurva inflasi tarikan permintaan menggambarkan perubahan barang dari D ke D1 dengan jumlah tetap pada S. Adanya tarikan permintaan menyebabkan tingkat P berubah naik dari P0 ke P1. Kenaikan harga ini menunjukkan terjadinya inflasi. 3. Jawaban: Inflasi dapat menyebabkan harga barang menjadi mahal, misalnya ketika harga bahan baku menjadi naik. Keadaan ini menyebabkan eksportir sulit memperoleh bahan baku yang dibutuhkan dalam proses produksi. Akibatnya, eksportir akan mengurangi kapasitas produksi sehingga daya saing semakin menurun. 4. Jawaban: Perubahan tingkat pendapatan masyarakat berpengaruh terhadap permintaan uang. Jika tingkat pendapatan meningkat, permintaan uang menjadi bertambah. Kondisi ini disebabkan tingkat konsumsi dan tabungan masyarakat bertambah sejalan kenaikan tingkat pendapatan. 5. Jawaban: Diketahui: V = 20 kali P = Rp90.000,00 T = 7.500 + (20% × 7.500) = 9.000 Penghitungan jumlah uang beredar: M×V = P×T M × 20 = 90.000 × 9.000 M × 20 = 810.000.000 810.000.000 20 M = 40.500.000 Jadi, pada saat produktivitas garmen bertambah 20%, jumlah uang yang beredar sebesar Rp40.500.000,00. M = Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 51 A. Kebijakan Moneter A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: b Pada saat industri mengalami kelesuan dan nilai rupiah terdepresiasi terhadap mata uang asing, pemerintah mengambil kebijakan moneter dengan menaikkan jumlah uang beredar. Salah satu kebijakan moneter yang tepat untuk mengatasi masalah pada soal yaitu memberikan pinjaman modal kepada perusahaan kebijakan tersebut dapat meningkatkan jumlah uang beredar dalam masyarakat. 2. Jawaban: c Bank Indonesia mengambil kebijakan moneter dengan tujuan tercapainya kestabilan nilai rupiah. Pencapaian tujuan tersebut dapat dilakukan melalui peran dan fungsi kebijakan moneter. Pernyataan yang menunjukkan peran kebijakan moneter yaitu angka 1), 4), dan 5). Selain itu, peran kebijakan moneter adalah menjaga stabilitas harga, serta meningkatkan kesempatan kerja dan pemerataan pendapatan. Pernyataan angka 2) dan 3) merupakan peran kebijakan fiskal. 3. Jawaban: b Apabila jumlah uang beredar berlebih, kebijakan Bank Indonesia untuk mengurangi jumlah uang beredar yaitu menaikkan cadangan kas minimum pada bank umum. Kenaikan cadangan kas minimum mendorong bank umum menambah cadangan uang tunai dan mengurangi penyaluran dana kepada masyarakat sehingga jumlah uang beredar dapat dikurangi. 4. Jawaban: d Kebijakan pengawasan kredit selektif memiliki tujuan agar bank yang memberi pinjaman dan pihak yang melakukan investasi harus sesuai rencana pemerintah. Kebijakan ini untuk mengurangi jenis pinjaman dan sasaran investasi. Dana yang dipinjamkan bank kepada masyarakat menambah jumlah uang beredar. Dana yang tidak digunakan untuk kegiatan produktif dapat memicu inflasi. Pilihan a, b, c, dan e tidak berkaitan langsung dengan kebijakan Bank Indonesia dalam menyusun rencana ekspansi kredit. 5. Jawaban: c Kebijakan moneter ekspansif bertujuan menambah jumlah uang beredar dalam masyarakat. Tujuan tersebut dapat dicapai dengan membeli surat berharga dari masyarakat, menurunkan suku bunga BI, mengurangi cadangan kas minimum, melonggarkan persyaratan pengajuan kredit, dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan transaksi ekonomi. 6. Jawaban: e Kebijakan moneter kontraktif disebut kebijakan uang ketat, yaitu upaya bank sentral mengetatkan kredit agar jumlah uang beredar berkurang. Kebijakan moneter yang bersifat ekspansif disebut kebijakan uang longgar, yaitu tindakan bank sentral melonggarkan syarat kredit agar jumlah uang beredar bertambah. 7. Jawaban: e Apabila Bank Indonesia menurunkan cadangan kas minimum bank umum, berarti bank-bank umum bisa menyalurkan uang lebih banyak melalui pemberian kredit sehingga jumlah uang beredar bertambah. Kebijakan moneter berupa kebijakan cadangan kas dengan cara menurunkan cadangan kas minimum bank umum akan memengaruhi penyaluran kredit yang lebih besar kepada masyarakat sehingga masyarakat memiliki modal untuk berwirausaha. 8. Jawaban: a Kebijakan moneter ekspansif yaitu upaya bank sentral untuk melonggarkan kredit agar jumlah uang beredar bertambah. Pada politik diskonto, apabila bank sentral menurunkan suku bunga, masyarakat akan lebih senang meminjam uang daripada menyimpan sehingga jumlah uang beredar dalam masyarakat meningkat. 9. Jawaban: a Instrumen kebijakan moneter yaitu operasi pasar terbuka dengan cara menjual atau membeli surat berharga di pasar uang, misalnya Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Politik diskonto dengan cara menaikkan atau menurunkan suku bunga bank. Politik cadangan kas, dengan cara menaikkan atau menurunkan cadangan minimum yang harus dipenuhi oleh bank-bank umum. Kebijakan kredit selektif, dengan cara menentukan syarat-syarat ketat untuk memperoleh pinjaman (kredit). Imbauan moral, dengan cara mengarahkan atau mengimbau lembaga perbankan dan masyarakat melalui pengumuman atau konferensi pers. 10. Jawaban: b Imbauan moral atau moral persuasion yaitu tindakan yang diambil Bank Indonesia untuk mengendalikan jumlah uang beredar dengan pemberian saran kepada lembaga keuangan. Pengendalian dan pengarahan oleh bank sentral dilakukan melalui media massa, pengumuman, ataupun pidato. B. Uraian 1. Jawaban: Operasi pasar terbuka adalah transaksi surat berharga yang dilakukan oleh Bank Indonesia dengan pihak lain di pasar uang. Jika jumlah uang beredar dalam masyarakat berlebihan, Bank Indonesia akan menjual surat-surat berharga kepada masyarakat. Pembelian surat berharga oleh masyarakat mampu mengurangi jumlah uang beredar sehingga mampu menekan inflasi. Sebaliknya, jika perekonomian masyarakat mengalami kelesuan akibat kurangnya jumlah uang beredar, Bank Indonesia akan membeli kembali surat-surat berharga yang telah dijual. Dengan demikian, masyarakat akan memperoleh tambahan dana sehingga kegiatan perekonomian kembali stabil. 2. Jawaban: Pemerintah akan mengambil kebijakan untuk menambah jumlah uang beredar pada saat tingkat produksi rendah. Pemerintah mengambil kebijakan tersebut untuk meningkatkan permintaan agregat sehingga mendorong dunia usaha untuk meningkatkan produksinya. Selain itu, kebijakan ini mendorong daya beli masyarakat sehingga perekonomian kembali meningkat. 3. Jawaban: Perekonomian yang stabil akan menimbulkan dampak positif bagi investasi karena investor akan tertarik menginvestasikan uangnya di negara tersebut. Apabila iklim investasi baik, produksi juga mengalami kenaikan sehingga membuka kesempatan kerja baru melalui pendirian pabrik atau perusahaan. Pendirian pabrik atau perusahaan akan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar sehingga kesempatan kerja untuk usia produktif semakin besar. Jumlah produksi nasional akan meningkat dengan banyaknya pabrik. Taraf hidup masyarakat juga akan meningkat. Kondisi ini dapat meningkatkan pemerataan pendapatan masyarakat. 4. Jawaban: Kebijakan moneter bertujuan mencapai keseimbangan internal (pemerataan pembangunan, pertumbuhan ekonomi yang tinggi, dan stabilitas harga) serta keseimbangan eksternal (keseimbangan neraca pembayaran). 5. Jawaban: Kelebihan jumlah uang beredar dalam masyarakat dapat menyebabkan inflasi. Inflasi yang terjadi dapat diatasi dengan menaikkan tingkat suku bunga. Kenaikan suku bunga yang tidak sesuai kondisi riil perekonomian masyarakat berdampak pada melemahnya daya saing produk dalam negeri, perlambatan kredit, perlambatan investasi, dan tersendatnya pertumbuhan ekonomi. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 53 B. Kebijakan Fiskal A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: e Subsidi diberikan kepada masyarakat maupun perusahaan-perusahaan tertentu. Pemberian subsidi bagi masyarakat ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat terhadap barang dan/atau jasa, terutama barang dan/atau jasa yang bersifat vital. Sementara itu, subsidi bagi perusahaan ditujukan untuk menekan harga barang sehingga mampu bersaing dengan produk impor. 2. Jawaban: d Kelesuan ekonomi (resesi) menyebabkan daya beli dan permintaan masyarakat terhadap barang dan/atau jasa menurun sehingga kegiatan produksi perusahaan terpaksa harus dikurangi. Jika resesi berlangsung terus-menerus, total Produksi Nasional Bruto dan tingkat pertumbuhan ekonomi negara akan menurun. Penambahan anggaran belanja pemerintah mendorong keberlangsungan produksi perusahaan. 3. Jawaban: c Harga minimum atau harga dasar merupakan batas seberapa rendah harga dapat dikenakan pada suatu produk melalui kesepakatan bersama atau ketentuan pemerintah. Penetapan harga minimum atau harga dasar yang dilakukan oleh pemerintah bertujuan melindungi produsen (petani). Penetapan harga minimum dilakukan karena harga pasar produk tertentu dinilai terlalu rendah. 4. Jawaban: e Kebijakan fiskal melalui penerapan pinjaman publik dilakukan pemerintah dengan penjualan surat-surat berharga berupa obligasi (surat utang), baik obligasi jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang. Penjualan surat berharga pasar uang, pemberian kredit melalui lembaga keuangan, dan penjualan Sertifikat Bank Indonesia merupakan instrumen kebijakan moneter. 5. Jawaban: b Kebijakan anggaran seimbang tidak cocok diterapkan saat terjadi resesi ekonomi karena akan semakin memperburuk perekonomian, padahal 54 masyarakat memerlukan pertambahan jumlah uang beredar. Kebijakan anggaran defisit mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Kebijakan surplus menyusun penerimaan negara lebih besar daripada pengeluaran, sementara kebijakan anggaran dinamis akan mengakibatkan pengeluaran dan penerimaan yang semakin besar dari waktu ke waktu. 6. Jawaban: e Kebijakan fiskal merupakan kebijakan pemerintah dalam mengatur penerimaan dan pengeluaran negara untuk memengaruhi perekonomian. Instrumen kebijakan fiskal terdiri atas pajak, subsidi, dan pinjaman publik. Peran kebijakan fiskal antara lain meningkatkan produksi nasional dan pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan kerja, dan menstabilkan harga barang. 7. Jawaban: a Berdasarkan peristiwa tersebut, pemerintah dapat mengambil kebijakan mengimpor bawang sehingga pemerintah akan mengubah jumlah pengeluaran atau belanja pemerintah. Kebijakan tersebut mengakibatkan harga barang menjadi terjangkau sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya. Kebijakan fiskal dapat menstabilkan harga barang dengan mengubah jumlah pengeluaran atau belanja pemerintah. 8. Jawaban: b Kebijakan publik dilakukan pemerintah dengan menerbitkan surat berharga berupa Surat Utang Negara (SUN) dan surat obligasi, baik yang berjangka pendek maupun berjangka panjang. Pinjaman publik tidak hanya mengatasi kekurangan dana untuk APBN, tetapi juga untuk mengurangi ketergantungan terhadap utang luar negeri. 9. Jawaban: e Kebijakan menaikkan pajak sebagai upaya mengurangi peredaran uang dalam masyarakat untuk mengendalikan inflasi. Dengan menaikkan pajak, penghasilan masyarakat akan berkurang karena sebagian penghasilan diberikan kepada pemerintah untuk membayar pajak. Apabila penghasilan berkurang, tingkat konsumsi juga berkurang. Akibatnya, jumlah uang beredar menurun. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 10. Jawaban: b Distribusi pendapatan nasional menciptakan perubahan dan perbaikan dalam masyarakat seperti mengurangi kemiskinan dan pengangguran. Distribusi pendapatan yang tidak merata tidak akan menciptakan kemakmuran bagi masyarakat umum. Oleh karena itu, untuk memperbaiki pemerataan distribusi pendapatan dapat dilakukan melalui sistem perpajakan dan subsidi. B. Uraian 1. Jawaban: Pengeluaran pemerintah ditujukan untuk menyediakan sarana sosial dan ekonomi untuk tersedianya lapangan pekerjaan serta meningkatkan usaha produktif. Dengan kebijakan fiskal pemerintah dapat mendorong kemajuan industri rumah tangga melalui pemberian modal atau pelatihan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan. 2. Jawaban: Kebijakan fiskal akan berpengaruh terhadap perekonomian nasional melalui penerimaan dan pengeluaran negara. Pendapatan negara berasal dari pajak dan berbagai pungutan dari perekonomian. Pengeluaran pemerintah yang disalurkan dengan baik akan meningkatkan perekonomian negara, misalnya pelaksanaan pembangunan fasilitas publik. Fasilitas lain juga dapat semakin merata karena alokasi pengeluaran pemerintah tepat sasaran. 3. Jawaban: Subsidi termasuk kebijakan fiskal karena mampu memengaruhi perekonomian melalui pengeluaran pemerintah. Pengeluaran pemerintah melalui subsidi diberikan kepada masyarakat ataupun perusahaan tertentu. Pemberian subsidi membantu masyarakat mendapatkan produk dengan harga terjangkau sehingga mereka tetap memiliki daya beli terhadap barang dan/atau jasa tersebut. Bagi perusahaan, pemberian subsidi dari pemerintah mampu menekan biaya produksi sehingga produk yang dihasilkan mampu bersaing dengan produk impor. 4. Jawaban: Kebijakan fiskal tecermin dalam APBN yang merupakan salah satu sarana pemerintah mencapai tujuan pembangunan untuk menyejahterakan masyarakat. APBN disusun pemerintah setiap tahun untuk menentukan kebijakan anggaran (fiskal) disesuaikan dengan kondisi perekonomian suatu negara. 5. Jawaban: Pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik di daerah terpencil atau tertinggal dianggarkan dari APBN. Kondisi perekonomian masyarakat akan mengalami kenaikan sehingga kesenjangan pendapatan antara masyarakat daerah satu dengan daerah lain akan berkurang. Dana pajak dapat dioptimalkan untuk membiayai pembangunan daerah-daerah terpencil atau tertinggal. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 55 A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: c Devaluasi dapat menyebabkan harga produk dalam negeri menjadi lebih murah jika dibeli dengan mata uang asing. Dengan devaluasi, nilai ekspor akan meningkat. Kebijakan moneter berupa kebijakan devaluasi akan memperbaiki posisi neraca perdagangan luar negeri ke posisi berimbang atau surplus (nilai ekspor lebih besar daripada nilai impor). Dengan melakukan devaluasi kebijakan moneter dapat berperan dalam memperbaiki neraca pembayaran dan neraca perdagangan. 2. Jawaban: c Deskripsi pada soal menunjukkan penerapan kebijakan moneter dengan menurunkan cadangan kas minimum yang dimiliki bank-bank umum. Tujuan pengurangan cadangan kas minimum adalah menambah jumlah uang beredar dalam masyarakat. Dengan bertambahnya jumlah uang beredar dalam masyarakat, kelesuan ekonomi dapat diatasi. 3. Jawaban: c Kebijakan moneter harus diterapkan pada saat yang tepat dengan memperhitungkan kondisi riil perekonomian masyarakat. Misalnya, penerapan kebijakan moneter untuk menaikkan suku bunga Bank Indonesia. Jika diterapkan tanpa memperhitungkan kondisi perekonomian riil masyarakat, kebijakan tersebut justru akan mengakibatkan perlambatan pemberian kredit, investasi terhambat, perlemahan daya saing produk dalam negeri melemah, dan pertumbuhan ekonomi terhambat. 4. Jawaban: a Kebijakan kredit selektif merupakan kebijakan mengurangi jumlah uang beredar dalam masyarakat dengan cara menentukan syarat-syarat ketat dalam memperoleh pinjaman (kredit). Dengan adanya kebijakan kredit ketat, bank sentral dapat mengontrol jumlah uang beredar dalam masyarakat. 56 5. Jawaban: b Perekonomian yang stabil akan menimbulkan dampak positif bagi iklim investasi atau usaha karena investor tertarik mengembangkan investasi baru di negara tersebut. Pertumbuhan investasi naik, produksi juga naik sehingga membuka kesempatan kerja baru melalui pendirian berbagai pabrik ataupun perusahaan. Peningkatan produksi juga berdampak positif terhadap perbaikan kesejahteraan karyawan sehingga kemakmuran dapat terwujud. Pendirian pabrik atau perusahaan baru akan membuka banyak kesempatan kerja bagi penduduk. 6. Jawaban: d Krisis mengakibatkan para pedagang kecil dan menengah mengalami kesulitan keuangan. Mereka kesulitan membayar utang ke bank karena menurunnya permintaan barang. Para pedagang kecil dan menengah juga akan kesulitan dalam menutupi biaya operasional karena rendahnya keuntungan yang diperoleh. Pedagang kecil dan menengah membutuhkan bantuan kredit untuk membangun kembali usahanya. 7. Jawaban: d Jumlah uang beredar yang berlebihan dapat menyebabkan inflasi. Dalam kondisi tertentu, inflasi menyebabkan tingkat harga terus naik tanpa dapat dikendalikan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar agar stabil. Kebijakan operasi pasar terbuka dapat diterapkan untuk menambah atau mengurangi jumlah uang beredar. Saat jumlah uang beredar berlebihan, Bank Indonesia akan menjual surat-surat berharga kepada masyarakat sehingga jumlah uang beredar dalam masyarakat dapat dikurangi. 8. Jawaban: c Kebijakan moneter yang diambil Bank Indonesia berkaitan dengan tingkat suku bunga adalah kebijakan politik diskonto. Ketika terjadi inflasi, Bank Indonesia dapat menerapkan kebijakan politik diskonto dengan menaikkan tingkat suku bunga (BI rate). Tujuan kebijakan tersebut adalah mengurangi jumlah uang beredar. Kenaikan suku bunga mendorong masyarakat menyimpan uang di bank sehingga dapat mengurangi jumlah uang beredar dalam masyarakat. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 9. Jawaban: b Melalui Bank Indonesia, pemerintah mengambil kebijakan moneter untuk mengatasi permasalahan ekonomi berkaitan dengan inflasi. Salah satu kebijakan moneter yang diambil pemerintah yaitu menaikkan suku bunga. Kenaikan suku bunga mendorong masyarakat menyimpan uang di bank. Hal tersebut dilakukan agar jumlah uang beredar dalam masyarakat dapat dikurangi sehingga dapat mengatasi tingginya laju inflasi. 10. Jawaban: d Dana yang dipinjamkan bank kepada masyarakat menambah jumlah uang beredar. Jika tidak digunakan untuk kegiatan produktif, dana tersebut justru dapat meningkatkan konsumsi masyarakat atas barang dan/atau jasa sehingga memicu inflasi. Oleh karena itu, pemerintah melalui Bank Indonesia mengambil kebijakan kredit selektif untuk mengurangi jumlah uang beredar dan mengurangi inflasi. 11. Jawaban: b Dana yang sudah ditarik bank dari masyarakat harus disalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau pinjaman. Bank berperan dalam penyaluran kredit melalui peningkatan produktivitas modal, daya guna dan peredaran uang, pertumbuhan ekonomi nasional, taraf hidup masyarakat, dan hubungan antarnegara. 12. Jawaban: b Character (karakter) berkaitan dengan sifat dan kepribadian calon peminjam (debitur). Karakter merupakan sifat dan perilaku calon peminjam (debitur) dalam kehidupan berwirausaha. Kebiasaan dan kepribadian calon debitur yang dipercaya dapat memenuhi kewajiban. 13. Jawaban: a Gambar pada soal merupakan kebijakan moneter berupa imbauan moral yang dilakukan oleh Bank Indonesia. Imbauan moral merupakan cara yang ditempuh Bank Indonesia untuk mengendalikan jumlah uang beredar dengan mengarahkan atau mengimbau lembaga perbankan dan masyarakat. Imbauan moral dilakukan Bank Indonesia melalui media massa, pengumuman, konferensi pers, dan pidato. Imbauan moral bertujuan agar lembaga perbankan dan masyarakat memahami situasi ekonomi dan dapat bekerja sama mendukung kebijakan moneter yang diambil pemerintah. 14. Jawaban: d Pemerintah melalui bank sentral menggunakan kebijakan moneter untuk mengurangi jumlah uang beredar dengan cara berikut. 1) Operasi pasar terbuka dengan cara menjual surat berharga (SBI). 2) Politik diskonto dengan cara menaikkan suku bunga bank. 3) Politik cadangan kas dengan cara menaikkan cadangan kas. 4) Kebijakan kredit selektif dengan cara menentukan syarat-syarat yang ketat untuk memperoleh pinjaman (kredit). 15. Jawaban: a Tujuan pemerintah memungut tarif pajak tinggi bagi orang yang berpendapatan tinggi dan sebaliknya merupakan cara pemerintah menambah pemasukan negara. Pemasukan tersebut digunakan untuk menyalurkan subsidi kepada masyarakat yang berpendapatan rendah. Kebijakan ini dilakukan agar tidak ada ketimpangan distribusi pendapatan antara masyarakat kaya dan miskin. 16. Jawaban: c Pengusaha yang ingin memperoleh tambahan modal untuk mengembangkan usaha dapat melakukan pinjaman/kredit. Setelah mendapatkan sejumlah uang tunai, pengusaha dapat menggunakannya untuk mengembangkan usaha. Setiap bulan pengusaha harus membayar angsuran pinjaman kepada bank, dana yang dibutuhkan untuk membayar angsuran tidak lebih besar dari dana untuk tambahan modal. 17. Jawaban: b Harga minimum atau harga dasar merupakan batas seberapa rendah harga pada suatu produk melalui kesepakatan bersama atau ketentuan pemerintah. Penetapan harga minimum atau harga dasar yang dilakukan oleh pemerintah bertujuan melindungi produsen atau petani tomat. Penetapan harga minimum dilakukan karena harga pasar produk tertentu dinilai terlalu rendah. 18. Jawaban: e Kesenjangan pendapatan disebabkan pembangunan ekonomi yang kurang merata. Pembangunan terkonsentrasi di Pulau Jawa dan kotakota besar lain. Kawasan perdesaan dan pinggiran kota kurang mendapat perhatian. Perbedaan penghasilan masyarakat yang tinggal di kota Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 57 dengan masyarakat yang tinggal di pedalaman sangat mencolok. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya melaksanakan program pembangunan secara merata agar kesenjangan pendapatan tidak semakin tinggi. 19. Jawaban: b Krisis ekonomi menyebabkan sektor usaha terpuruk karena daya beli masyarakat dan kinerja ekspor menurun. Berkaitan dengan masalah ini, pemerintah dapat meningkatkan investasi dalam negeri dengan cara memberikan kelonggaran kredit usaha bagi pelaku UMKM. Artinya, pemerintah menggalakkan program kredit usaha rakyat (KUR) dengan bunga ringan bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha. 20. Jawaban: e Salah satu peran kebijakan fiskal adalah memperluas kesempatan kerja dalam rangka mengatasi pengangguran dan kemiskinan. Cara mengatasi pengangguran yaitu mengundang investor asing untuk menanamkan modalnya di dalam negeri; mempermudah kredit usaha rakyat yang mendorong berkembangnya sektor industri dalam negeri; menyelenggarakan program padat karya untuk memperluas kesempatan kerja; dan menggalakkan program transmigrasi untuk menyerap tenaga kerja di sektor agraris dan sektor formal lainnya. Memberikan bantuan langsung tunai tidak efektif mengurangi pengangguran, bahkan dapat menyebabkan pengangguran malas untuk mencari atau menciptakan pekerjaan. 21. Jawaban: b Subsidi dilakukan pemerintah dalam upaya pengendalian harga untuk melindungi produsen maupun konsumen sekaligus untuk menekan laju inflasi. Pemberian subsidi bagi kalangan ekonomi menengah ke bawah bertujuan menjaga daya beli masyarakat. Subsidi juga diberikan kepada perusahaan untuk menekan biaya produksi agar mampu bersaing dengan produk-produk impor. 22. Jawaban: d Penyediaan sarana sosial dan ekonomi bertujuan menciptakan lapangan pekerjaan serta meningkatkan usaha produktif. Pemerintah dapat mendorong industri rumah tangga melalui pemberian modal atau pelatihan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar pengangguran 58 dan kemiskinan berkurang. Pemerintah juga harus mengatasi laju pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali. Jika jumlah penduduk tidak dapat dikendalikan, kesempatan kerja semakin kecil. 23. Jawaban: a Pengeluaran pemerintah yang tepat sasaran seperti pengeluaran untuk fasilitas umum dan fasilitas sosial ekonomi berdampak pada distribusi pendapatan yang merata melalui peningkatan gaji karyawan. Kebijakan fiskal perlu diperhatikan agar kegiatan ekonomi tetap stabil dan tidak memicu krisis ekonomi. 24. Jawaban: e Pada kebijakan anggaran surplus, penerimaan lebih besar daripada pengeluaran. Kelebihan anggaran surplus diterapkan untuk mencegah dan mengendalikan inflasi. Cara yang dilakukan dengan mengurangi jumlah pengeluaran sehingga diharapkan jumlah barang dan/atau jasa yang diminta tidak bertambah. 25. Jawaban: e Subsidi merupakan pembayaran yang dilakukan pemerintah kepada perusahaan atau rumah tangga untuk mencapai tujuan tertentu sehingga dapat memproduksi atau mengonsumsi suatu produk dalam jumlah lebih besar atau pada tingkat harga murah. Subsidi diberikan kepada perusahaan-perusahaan untuk menekan biaya produksi. B. Uraian 1. Jawaban: Kebijakan moneter bertujuan mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Kestabilan nilai rupiah dapat menciptakan kestabilan ekonomi. Kestabilan perekonomian dapat terjadi ketika pertumbuhan ekonomi berlangsung secara berkelanjutan. Ekonomi yang stabil merupakan keadaan yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi berlangsung secara terkendali dan berkelanjutan. Untuk mencapai keseimbangan antara pertumbuhan arus barang dan/atau jasa dengan tingkat perputaran uang, Bank Indonesia perlu mengatur jumlah uang beredar agar sesuai kebutuhan sehingga tercipta keadaan ekonomi yang stabil. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 2. Jawaban: Kredit selektif dilakukan dengan menentukan syarat-syarat kredit yang ketat. Adanya kebijakan kredit ketat ini, Bank Indonesia dapat mengontrol jumlah uang beredar dalam masyarakat. Pengetatan syarat kredit berpengaruh terhadap keinginan masyarakat atau bank umum dalam pengajuan kredit. Akibatnya, jumlah uang beredar semakin berkurang karena uang tertahan di bank. 3. Jawaban: Persamaan kebijakan fiskal dengan kebijakan moneter yaitu mengatur jumlah uang yang beredar. Kebijakan moneter dan kebijakan fiskal adalah dua kebijakan yang merupakan alat utama bagi perencana ekonomi nasional untuk mengendalikan keseimbangan makro perekonomian. Kebijakan moneter dan kebijkan fiskal yang dilakukan pemerintah memberi implikasi pada penyelenggaran pemerintahan dan pembangunan. Peran dan tujuan kebijakan moneter dan kebijakan fiskal yaitu menjaga stabilitas harga, meningkatkan kesempatan kerja, dan pemerataan distribusi pendapatan. 4. Jawaban: Kebijakan anggaran surplus merupakan kebijakan dengan menyusun penerimaan lebih besar daripada pengeluaran. Apabila pemerintah menerapkan kebijakan surplus, pemerintah berusaha menurunkan permintaan dalam perekonomian karena pengeluaran negara lebih kecil daripada pemasukan. Dengan berkurangnya pengeluaran, jumlah uang beredar berkurang sehingga dapat mengatasi inflasi. 5. Jawaban: Pada saat mengalami kelesuan ekonomi pemerintah akan menambah jumlah anggaran belanja untuk membeli barang dan/atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan. Anggaran yang telah ditambahkan pemerintah dapat meningkatkan produksi suatu perusahaan sehingga PDB juga meningkat. Apabila PDB meningkat, pertumbuhan ekonomi juga terus meningkat. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 59 A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: d Pendapatan nasional, jumlah penduduk, dan pendapatan per kapita mempunyai hubungan saling memengaruhi. Pendapatan per kapita dihitung dengan membagi pendapatan nasional (PNB atau PDB) dengan jumlah penduduk suatu negara pada tahun tertentu. Dari penghitungan tersebut diketahui faktor yang memengaruhi pendapatan per kapita adalah pendapatan nasional dan jumlah penduduk. Jika jumlah penduduk lebih sedikit daripada peningkatan pendapatan nasional, pendapatan per kapita akan meningkat. Sebaliknya, jika jumlah penduduk lebih banyak daripada peningkatan pendapatan nasional, pendapatan per kapita akan menurun. 2. Jawaban: d Pendekatan nasional dengan pendekatan pendapatan dihitung dengan cara menjumlahkan seluruh pendapatan yang diterima masyarakat sebagai pemilik faktor produksi atas penyerahan faktor produksinya kepada perusahaan. Pendapatan nasional diperoleh dengan menjumlahkan balas jasa faktor produksi antara lain upah, sewa, bunga modal, dan laba pengusaha. Angka 1) dan 3) merupakan komponen pendekatan pengeluaran yaitu pengeluaran pemerintah dan pengeluaran ekspor. 3. Jawaban: d Penghitungan transfer payment (dalam miliar US$) sebagai berikut. GNP 24.500 Penyusutan 3.500 –––––– – NNP 21.000 Pajak tidak langsung 1.150 –––––– – NNI 19.850 60 Laba ditahan Iuran asuransi Pajak perseroan 700 50 600 –––––– + 1.350 –––––– – X 18.500 Penghitungan transfer payment sebagai berikut. = Personal Income (PI) – X = 20.500 – 18.500 = 2.000 Jadi, transfer payment sebesar US$2.000 miliar. 4. Jawaban: b Penghitungan pendapatan faktor produksi domestik yang ada di luar negeri (dalam jutaan) sebagai berikut. = US$1.400 + US$1.800 = US$3.200 Penghitungan pembayaran faktor produksi luar negeri yang ada di dalam negeri sebagai berikut. = US$2.100 + US$1.850 = US$3.950 Penghitungan Personal Income (dalam jutaan US$) sebagai berikut. PDB 7.500 Penerimaan warga negara di luar negeri 3.200 –––––– + 10.700 Penerimaan WNA di dalam negeri 3.950 –––––– – PNB 6.750 Penyusutan 3.550 –––––– – PNN 3.200 Pajak tidak langsung 1.000 –––––– – 2.200 Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 Subsidi 400 –––––– + NNI 2.600 Laba ditahan 600 –––––– – 2.000 Transfer payment 3.750 –––––– + Personal Income (PI) 5.750 Jadi, besar Personal Income (PI) adalah US$5.750. 5. Jawaban: c Penghitungan PNB (dalam jutaan US$) sebagai berikut. = PDB + (penerimaan warga negara di luar negeri – penerimaan warga negara asing di dalam negeri) = 76.000 + (7.500 – 6.500) = 77.000 Penghitungan pendapatan per kapita: = PNB Tahun (n) Jumlah Penduduk Tahun (n) = US$77.000 juta = US$2.200 US$35 juta Jadi, pendapatan per kapita negara ES sebesar US$2.200. 6. Jawaban: d Tahapan perkembangan ekonomi masyarakat menurut W.W. Rostow yaitu tahap masyarakat tradisional, prasyarat tinggal landas, tinggal landas, menuju kedewasaan, dan konsumsi tinggi. Ciriciri tahap menuju kedewasaan berdasarkan teori W.W. Rostow sebagai berikut. 1) Penggunaan teknologi modern secara efektif pada hampir semua kegiatan produksi. 2) Pergantian dari sektor ekonomi lama ke sektor ekonomi baru. 3) Sektor ekonomi yang baru ditentukan oleh teknologi, kekayaan alam, dan kebijakan pemerintah. Pilihan a dan b tahap tinggal landas. Pilihan c dan e tahap konsumsi tinggi. 7. Jawaban: b Penghitungan pertumbuhan ekonomi negara LA (dalam miliar rupiah). r2017 = = PDB2017  PDB2016 × 100% PDB2016 5.732.000  5.655.000 × 100% 5.655.000 = 1,36% r2018 = = PDB2018  PDB2017 × 100% PDB2017 5.991.000  5.732.000 × 100% 5.732.000 = 4,52% Rata-rata pertumbuhan ekonomi selama dua tahun: = 1, 36%  4, 52% 5,88% = 2,94% = 2 2 Jadi, rata-rata pertumbuhan ekonomi negara LA selama dua tahun sebesar 2,94%. 8. Jawaban: e Jumlah penduduk yang terus bertambah dan meningkatnya arus urbanisasi menyebabkan jumlah penganggur bertambah. Kondisi ini dapat menurunkan pendapatan per kapita. Penurunan pendapatan per kapita mencerminkan turunnya kesejahteraan rakyat sehingga mengindikasikan adanya hambatan dalam pembangunan ekonomi. 9. Jawaban: a Pembangunan ekonomi memiliki cakupan luas. Keberhasilan pembangunan ekonomi dapat dilihat dari banyak aspek. Peningkatan pertumbuhan ekonomi, kestabilan perekonomian, serta perluasan lapangan pekerjaan merupakan contoh keberhasilan pembangunan ekonomi. 10. Jawaban: b Tingkat inflasi terlalu tinggi (>100%) menunjukkan kondisi perekonomian yang terlalu parah (hiperinflasi) karena masyarakat tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok sehingga kesejahteraan masyarakat menurun drastis. Kondisi tersebut menghambat pembangunan ekonomi di negara X karena kekacauan ekonomi sangat parah. 11. Jawaban: d Bekerja tidak hanya bergabung dalam suatu instansi atau perusahaan. Jika belum atau tidak bekerja pada suatu instansi atau perusahaan, Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 61 angkatan kerja dapat bekerja secara mandiri atau berwirausaha. Angkatan kerja dapat berwirausaha sesuai minat dan keahliannya agar lebih berkembang. Dengan berwirausaha, angkatan kerja dapat meningkatkan dan mengembangkan kualitasnya. 12. Jawaban: e Kesempatan kerja yang terbatas tidak selalu berdampak negatif. Dampak positif keterbatasan kesempatan kerja mendorong angkatan kerja mengembangkan usaha atau berwirausaha, misalnya usaha rumahan (home industry). Dengan mengembangkan usaha rumahan, angkatan kerja tidak hanya memiliki pekerjaan, tetapi juga dapat menyerap angkatan kerja di sekitar tempat tinggal. Usaha ini dapat menghasilkan pendapatan baik bagi dirinya maupun masyarakat sekitar. Selain itu, usaha ini dapat memperluas kesempatan kerja di sektor informal yang dapat menyerap banyak angkatan kerja. 13. Jawaban: d Sistem upah yang diterima Bu Rita adalah sistem upah menurut hasil produksi atau upah satuan. Upah satuan dihitung berdasarkan besarnya produk yang dihasilkan. Semakin besar produk yang dihasilkan, semakin tinggi upah yang diterima pekerja. Sistem ini mendorong pekerja untuk bekerja lebih produktif agar memperoleh upah besar. 14. Jawaban: a Upah nominal yaitu sejumlah uang yang diterima para pekerja secara rutin. Penjelasan upah nominal yang diterima Pak Ali yaitu Pak Ali menerima Rp150.000,00 per hari karena telah membuat gerabah sebanyak sepuluh unit. Pak Ali juga menerima uang sebesar Rp25.000,00 per hari dari penjualan tanaman hias. Jadi, setiap hari Pak Ali mendapat upah sebesar Rp175.000,00. Besarnya upah yang digunakan untuk membeli sepeda dan kebutuhan sehari-hari merupakan upah riil. 15. Jawaban: e Aji termasuk pengangguran friksional karena keinginan pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik, menantang, dan menunjang karier. Upaya mengatasi pengangguran friksional adalah menyediakan informasi yang lengkap tentang permintaan dan penawaran tenaga 62 kerja. Upaya lain untuk mengatasinya yaitu membuat regulasi dengan mewajibkan perusahaan menciptakan suasana kerja yang membangun sehingga pekerja dapat meningkatkan (gaji dan karier) tanpa berpindah ke perusahaan lain. 16. Jawaban: a Penerapan industri padat modal di negara maju dapat menggantikan peran tenaga kerja sehingga menimbulkan pengangguran struktural. Penggunaan mesin berteknologi tinggi di suatu perusahaan industri padat modal berguna untuk mencapai produksi yang efektif dan efisien. Dengan demikian, tenaga kerja yang tidak kompeten tidak dibutuhkan dalam proses produksi. 17. Jawaban: e Tingkat kesejahteraan petani dapat diukur dengan nilai tukar petani (NTP), yaitu rasio antara indeks harga yang diterima petani (It) dengan indeks harga yang dibayar petani (Ib) yang dinyatakan dalam persentase. Berdasarkan data pada soal diketahui NTP daerah K (105,36%), daerah L (101,77%), dan daerah M (97,14%). Dari data tersebut petani yang memiliki tingkat kesejahteraan paling tinggi yaitu petani daerah K, diikuti petani daerah L. Adapun petani daerah M kurang sejahtera. 18. Jawaban: c Penghitungan upah sebenarnya sebagai berikut. IHK = X UMR 2018 X 3.115.000 X = 3.115.000 × 112% X = 3.488.800 Jadi, upah sebenarnya sebesar Rp3.488.800,00. 112% = 19. Jawaban: d Indeks harga konsumen (IHK) menunjukkan perubahan harga suatu barang dan/atau jasa yang dibeli konsumen. Data tentang harga barang dan/ atau jasa dikumpulkan dari berbagai kota yang secara nyata menggambarkan perilaku keluarga konsumen dalam membelanjakan pendapatannya. IHK digunakan untuk mengukur tingkat inflasi suatu negara dan sebagai pertimbangan penyesuaian gaji, upah, uang pensiun, dan kontrak lainnya. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 20. Jawaban: a Inflasi identik dengan naiknya harga barang di pasar. Inflasi juga menggambarkan kelebihan jumlah uang beredar dalam masyarakat. Meskipun demikian, nilai riil uang menurun sehingga berdampak pada berkurangnya daya beli masyarakat terhadap barang dan/atau jasa. 21. Jawaban: c Inflasi terjadi karena kenaikan harga bahan baku. Ketika terjadi cost push inflation, produsen akan mengurangi kapasitas produksi karena biaya produksi meningkat. Kondisi ini memberikan dampak negatif bagi produsen, yaitu menurunnya hasil produksi. 22. Jawaban: b Jumlah harga tahun 2017 = Rp45.500,00 Jumlah harga tahun 2018 = Rp50.200,00 Jumlah harga tahun 2019 = Rp47.500,00 IA2019 P 2019 = P × 100% 2017 47.500 = × 100% 45.500 = 104,40% Indeks harga dengan metode agregatif sederhana adalah 100 sehingga tingkat inflasinya sebesar 104,40% – 100 = 4,40%. Data ini menunjukkan tingkat inflasi sebesar 4,40% termasuk inflasi ringan. 23. Jawaban: b Inflasi menyebabkan nilai riil uang menurun. Inflasi akan berpengaruh terhadap kondisi perekonomian para pegawai berpenghasilan tetap. Pada saat terjadi inflasi, nilai uang secara riil akan menurun dibandingkan sebelum inflasi. Dengan kata lain, pada saat terjadi kenaikan harga dengan tingkat gaji yang sama, masyarakat berpenghasilan sulit memenuhi kebutuhan hidup. Inflasi berdampak negatif bagi pegawai bergaji tetap, kreditur, dan penabung. Bagi pedagang/ pengusaha, debitur, dan para spekulan inflasi akan memberikan dampak positif. 24. Jawaban: e Pada saat terjadi inflasi, jumlah uang beredar lebih banyak dibandingkan jumlah barang yang dibutuhkan masyarakat. Akibatnya, tingkat harga mengalami kenaikan. Cara yang dapat dilakukan pemerintah untuk mengatasi inflasi dengan kebijakan moneter yaitu menaikkan suku bunga bank agar masyarakat tertarik menyimpan uangnya di bank. Cara ini dapat mengurangi jumlah uang beredar. Inflasi juga dapat diatasi dengan menambah jumlah barang melalui peningkatan kapasitas produksi (kebijakan nonmoneter dan nonfiskal). Jika barang yang dibutuhkan bertambah, tingkat harga dapat ditekan sehingga inflasi dapat diatasi. 25. Jawaban: a Fungsi asli uang meliputi uang sebagai alat tukar dan alat satuan hitung (menunjukkan nilai barang dan/atau jasa serta membandingkan nilai suatu barang). Pilihan a merupakan fungsi asli uang sebagai satuan hitung. Pilihan b merupakan fungsi uang sebagai alat pemindah kekayaan. Pilihan c merupakan fungsi uang sebagai alat pembayaran utang. Pilihan d merupakan fungsi uang sebagai alat pembayaran. Pilihan e merupakan fungsi uang sebagai alat pendorong kegiatan ekonomi. 26. Jawaban: e Diketahui: V = 40 kali P = Rp65.000,00 T = 800 + (30% × 800) = 1.040 Penghitungan jumlah uang beredar sebagai berikut. M×V=P×T M × 40 = 65.000 × 1.040 M × 40 = 67.600.000 M= 67.600.000 40 M = 1.690.000 Jadi, pada saat produktivitas kaus bertambah 30% jumlah uang yang beredar sebesar Rp1.690.000,00. 27. Jawaban: a Motif spekulasi menurut Keynes yaitu uang berfungsi sebagai alat ukur kekayaan. Bentuk kekayaan dapat menjadi investasi yaitu sumber memperoleh keuntungan pada masa datang. Keuntungan dapat diperoleh melalui transaksi pembelian dan penjualan surat berharga. Motif ini dipengaruhi tingkat suku bunga bank. Pilihan b dan d merupakan motif uang untuk berjagajaga. Pilihan c dan e merupakan motif uang untuk transaksi. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 63 28. Jawaban: e Jumlah uang beredar dalam masyarakat yang semakin bertambah akan berdampak pada meningkatnya jumlah barang yang diminta. Jika permintaan tidak diikuti penawaran barang, tingkat harga barang akan mengalami kenaikan. Bahkan, jika kenaikan harga secara umum berlangsung terus-menerus dalam jangka waktu lama akan menimbulkan inflasi. 29. Jawaban: b Kebijakan menaikkan suku bunga bank bertujuan menarik minat masyarakat agar menabung uangnya di bank. Jika banyak uang yang ditabung di bank, jumlah uang beredar dalam masyarakat akan berkurang. Dengan demikian, permasalahan inflasi dapat diatasi melalui kebijakan diskonto. 30. Jawaban: a Kenaikan harga pada beberapa kebutuhan pokok menyebabkan naiknya laju inflasi. Inflasi mengakibatkan menurunnya nilai mata uang sehingga daya beli akan menurun. Pemerintah melalui Bank Indonesia menetapkan kebijakan moneter untuk menstabilkan tingkat harga. Dengan tingkat harga yang stabil, daya beli masyarakat akan terjaga. Daya beli masyarakat yang stabil dapat mendorong keadaan ekonomi yang kondusif dan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi. 31. Jawaban: d Kebijakan kredit selektif berkaitan dengan upaya mengurangi jumlah uang beredar melalui pengetatan penyaluran kredit. Bank Indonesia dapat memperketat syarat kredit, yaitu karakter (character), kemampuan (capacity), jaminan (collateral), modal (capital), dan kondisi ekonomi (condition of economy). Syarat kredit yang ketat akan mengurangi keinginan masyarakat dan bank umum untuk meminjam uang. Akibat kebijakan ini, jumlah uang beredar menjadi berkurang. 32. Jawaban: d Kebijakan moneter berkaitan dengan pengaturan jumlah uang beredar dalam masyarakat. Bank Indonesia dapat menurunkan tingkat suku bunga bank untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Tujuannya agar masyarakat mengalokasikan uang untuk kegiatan konsumsi bukan menyimpan uangnya di bank. Dengan kebijakan ini daya beli masyarakat semakin meningkat karena jumlah uang beredar sangat besar. 64 33. Jawaban: e Menurunnya permintaan dan penawaran agregat dapat terjadi karena krisis ekonomi. Krisis ekonomi menyebabkan sektor usaha terpuruk karena daya beli masyarakat menurun. Permasalahan ini dapat diatasi pemerintah dengan meningkatkan investasi dalam negeri melalui pemberian kredit dengan bunga ringan, khususnya bagi pelaku usaha. Selain itu, pemerintah dapat melonggarkan syarat kredit bagi pengusaha dalam negeri. Dengan kebijakan ini diharapkan sektor usaha dapat bergairah sehingga mendorong tingkat pertumbuhan ekonomi. 34. Jawaban: b Kebijakan moneter yang dapat dilakukan pemerintah untuk meningkatkan lapangan kerja secara tidak langsung dengan menurunkan suku bunga bank, terutama suku bunga pinjaman bagi pengusaha. Dengan menurunkan suku bunga pinjaman, pengusaha UKM dapat mengembangkan usahanya sehingga dapat memperluas kesempatan kerja. Dengan kesempatan kerja yang semakin bertambah berpotensi menurunkan jumlah penganggur. 35. Jawaban: a Devaluasi adalah kebijakan yang diberlakukan otoritas moneter dengan cara menurunkan kurs mata uang rupiah terhadap mata uang asing. Devaluasi menyebabkan harga produk di luar negeri (barang ekspor) menjadi lebih murah jika dibeli dengan mata uang asing. Diharapkan dengan devaluasi nilai ekspor akan meningkat dan nilai impor menurun. 36. Jawaban: e Pemberian subsidi yang diberikan pemerintah bertujuan menciptakan keterjangkauan harga barang bagi masyarakat. Tujuan utama pemberian subsidi yaitu menjaga daya beli masyarakat, khususnya masyarakat berpendapatan rendah. Pemberian subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Seperti pada soal, pemerintah memberikan subsidi BBM jenis tertentu dan pupuk bagi petani agar masyarakat berpenghasilan rendah tidak kesulitan memenuhi kebutuhan. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 37. Jawaban: b Kebijakan fiskal untuk mengendalikan jumlah uang beredar ditunjukkan oleh angka 1), 3), dan 4). Menaikkan tarif pajak untuk mengendalikan jumlah uang beredar dilakukan pemerintah untuk mengurangi jumlah pembelian barang dan atau jasa jasa yang dilakukan masyarakat. Kebijakan subsidi ditempuh pemerintah dalam upaya pengendalian harga untuk melindungi produsen maupun konsumen sekaligus untuk menekan laju inflasi. Mengurangi belanja pemerintah dilakukan untuk mengurangi jumlah uang beredar dalam masyarakat sehingga perekonomian tetap stabil. 38. Jawaban: a Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas transaksi jual beli barang dan jasa kepada pedagang/ penjual. Namun, pihak yang berkewajiban membayar PPN yaitu konsumen akhir. Adanya pengenaan pajak atas barang dan/jasa menyebabkan harga barang menjadi mahal. Pada harga barang dan/atau jasa biasanya sudah ditambahkan pajak 10%. Pajak tersebut yang akan ditanggung oleh pembeli. 39. Jawaban: a Kebijakan fiskal berkaitan dengan anggaran dan pajak. Upaya mengatasi jumlah uang beredar yang terlalu sedikit (deflasi) yaitu dengan menambah anggaran pemerintah. Dengan meningkatkan anggaran pemerintah, peningkatan kegiatan produksi dan konsumsi oleh pemerintah dapat mendorong kegiatan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, kegiatan produksi dan konsumsi masyarakat kembali normal atau terus berjalan. 40. Jawaban: e Kebijakan pemerintah agar hasil pertanian optimal dan harga tetap stabil yaitu memberikan subsidi kepada petani, misalnya subsidi pupuk, benih, dan alat pertanian. Subsidi pertanian yang diberikan pemerintah dapat menekan biaya produksi sehingga harga kebutuhan pokok menjadi murah. Pemberlakuan pajak rendah menimbulkan beban bagi petani dan harga kebutuhan tidak berkurang. B. Uraian 1. Jawaban: Nilai GDP lebih besar dari GNP menggambarkan bahwa negara tersebut belum maju. Keadaan ini diakibatkan investasi negara tersebut di luar negeri lebih kecil daripada investasi asing di negara tersebut sehingga nilai produk neto terhadap luar negeri menunjukkan angka negatif. 2. Jawaban: Sumber daya alam merupakan faktor penting dalam proses pembangunan ekonomi. Jumlah sumber daya alam yang melimpah disertai dengan pemanfaatan secara bijak akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang mendorong keberhasilan pembangunan ekonomi. Kerusakan pada sumber daya alam akan mengakibatkan proses pembangunan ekonomi terhambat. 3. Jawaban: Kemajuan teknologi sangat diperlukan dalam proses produksi. Teknologi canggih dapat mengefektifkan dan mengefisienkan kinerja serta hasil pembangunan. Dengan teknologi, pembangunan ekonomi menjadi lancar sehingga mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi. 4. Jawaban: Padat karya merupakan kegiatan ekonomi yang menggunakan banyak tenaga kerja manusia daripada penggunaan tenaga mesin. Tujuan program padat karya untuk membuka lapangan kerja bagi angkatan kerja yang belum memiliki pekerjaan tetap atau penghasilan. Dengan demikian, industri padat karya dapat mengurangi angka pengangguran. 5. Jawaban: Kenaikan upah buruh dapat menimbulkan inflasi yang membahayakan kondisi perekonomian suatu negara. Kenaikan upah buruh akan mendorong terjadinya kenaikan harga. Adanya kenaikan harga akan menimbulkan tuntutan kaum buruh untuk menaikkan upahnya lagi, begitu seterusnya. 6. Jawaban: Pendapatan riil menurun apabila kenaikan pendapatan lebih kecil dari tingkat inflasi. Saat terjadi inflasi, jika kenaikan harga tidak diimbangi dengan kenaikan pendapatan akan mengakibatkan pendapatan riil menurun. 7. Jawaban: Tingkat suku bunga bank berperan dalam penawaran uang atau jumlah uang beredar dalam masyarakat. Jika tingkat suku bunga bank tinggi, jumlah uang yang beredar menurun. Penyebabnya masyarakat lebih suka menyimpan uang di bank karena ada harapan memperoleh bunga Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1 65 bank. Keadaan ini menimbulkan dampak negatif yaitu lesunya perekonomian. Oleh karena itu, bank sentral harus menurunkan tingkat suku bunga bank agar jumlah uang beredar bertambah. 8. Jawaban: Kebijakan moneter berkaitan dengan pengendalian jumlah uang beredar. Kebijakan moneter berkaitan dengan kegiatan ekonomi yang dilakukan Bank Indonesia untuk mengawasi dan mengendalikan jumlah uang beredar atau suku bunga bank. Kebijakan moneter bertumpu pada hubungan antara tingkat bunga dan jumlah uang beredar. Melalui kebijakan moneter ini, Bank Indonesia memiliki kemampuan untuk mengubah jumlah uang beredar dan memengaruhi tingkat suku bunga untuk mencapai kestabilan ekonomi. 9. Jawaban: Kebijakan yang dilakukan pemerintah pada soal yaitu pinjaman publik melalui penerbitan SUN. Jika penerimaan lebih kecil daripada pengeluaran, 66 pemerintah harus meminjam dana kepada pihak lain. Pinjaman publik diperoleh dengan menerbitkan dan menjual SUN dan obligasi kepada masyarakat. Pinjaman publik juga dapat mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman dari negara lain. 10. Jawaban: Kebijakan fiskal yang dapat dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah pengangguran sebagai berikut. a. Mengurangi pajak penghasilan atau pajak usaha. b. Menambah pengeluaran negara untuk memperluas lapangan kerja melalui program padat karya. c. Memberikan subsidi dan keringanan bagi pengusaha atau produsen agar usahanya berkembang yang berdampak pada perluasan lapangan kerja. Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Ekonomi Kelas XI Semester 1

Judul: Kunci Jawaban Dan Pembahasan

Oleh: Riska Rimay


Ikuti kami