Pembahasan Soal Quiper

Oleh Pia Inez Devina Devina

11 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Pembahasan Soal Quiper

1. Insipirasi terjadi karena otot antar tulang rusuk dan diagfragma berkontraksi sehingga rongga dada
membesar
Ekspirasi terjadi karena otot antar tulang rusuk berrelaksasi dan rongga dada mengecil
2. Tekanan sitole adalah tekanan tertinggi dihitung saat darah dipompo keluar dari jantung karena kontraksi
otot bilik (120 mmHg)
Tekanan diastol adalah tekanan darah terendah dihitung saat darah masuk ke dalam serambi
3. Mekanisme kontraksi otot, yaitu :
Pusat saraf mengirimkan rangsang melalui saraf motoris
Sampai diujung saraf, rangsang dilanjutkan oleh asetilkolin menuju ke protein aktin
Asetilkolin akan melepas ion Ca, sehingga aktin berikan berikatan denga protein meiosin membentuk
ikatan aktomeiosin
Zona H ( garis terang ) akan memendek dan zona Z (garis gelap) akan memanjang
Terjadi kontraksi
4. Ptialin ( Mulut ) : menguraikan amilum menjadi maltosa
Pepsin ( lambung ) : menguraikan protein menjadi pepton
Amilase (pankreas ) : menguraikan disakarida menjadi monosakarida
Tripsin ( pankreas ) : menguraikan pepton menjadi asam amino
Lipase (pankreas) : menguraikan lemak menjadi asam lemak dan gliserol
5. Insulin : mengubah glukosa menjadi glikogen
Glukagon : mengubah glikogen menjadi glukosa
Adrenalin : mengubah glukogen menjadi glukosa
Treotropin : mempengaruhi produksi tiroksin oleh kelenjar tiroid
6. Ovulasi adalah lepasnya oosit sekunder dari ovarium yang ditandai dengan kadar hormon LH, esteroge,
dan progesteron yang tinggi dan folikel de graff pecah sehingga ovum keluar menuju oviduk
7. Fungsi saraf simpatik yaitu :
Mempercepat denyut jantung
Mempersempit pembuluh darah
Memperlebar pupil memperlambat proses pencernaan
Mengembangkan kandung kemih
Mengontrol ejakulasi
8. Pernyataan yang benar mengenai pencernaan lemak, yaitu :
Emulsi lemak oleh garam empedu tidak tergolong pencernaan kimiawi
Sel epitel pada usus halus menyerap lemak dalam bentuk asam lemak
Lemak dipecah menjadi asam lemak dan gliserol
Keberadaan lemak dalam lambung merangsang sekresi garam empedu
Penyumbatan aliran garam empedu menghambat absorpsi lemak
9. Ciri-ciri arteri yaitu :
Membawa darah keluar dari jantung
Membawa darah yang banyak atau sedikit oksigen
Dindingnya kuat dan elastis sehingga jika terpotong darah akan memancar
Denyut terasa, letaknya jauh dari permukaan kulir
Ada dua macam arteri yaitu arteri pulmonalis dan aorta

10. Sistem klasifikasi, yaitu :
Sistem buatan / artifisial, cara pengelompokan dengan struktur tubuh
11. Reproduksi pada bakteri ada dua macam, yaitu :
Reproduksi aseksual dengan cara pembelahan biner, sifat anakan sama dengan induknya, sel induk
menjadi 2 sel anakan yang baru
Reproduksi paraseksual dengan cara konjugasi (pertukaran DNA melalui jembatan konjungsi ), tranduksi
(pemindahan DNA melalui virus), dan tranformasi (perpindahan DNA dari bakteri satu ke bakteri yang lain
secara langsung )
12. Planaria / cacing pipih merupakan fillum platyhelmintes yang memiliki ciri :
Tubuh pipih dorsivental
Triploblastik
Aselomata
Memiliki mulut bagian vental dengan faring yang dapat dijuluri
Reproduksi aseksual dengan fragmentasidan seksual dengan perkawinan silang
Habitatnya di perairan yang bersih sehingga dapat dijadikan indikator air tercemar
13. Ciri ciri tumbuhan lumut, yaitu :
- Mengalami metagenesis antara generasi gametofit dan generasi sporofitnya
- Generasi gametofit berumur panjang dan merupakan tumbuhan lumut itu sendiri
- Generasi sporofit berumur pendek dan menghasilkan spora yang haploid melalui pembelahan meiosis
didalam sporangiumnya. Spora yang dihasilkan merupakan alat reproduksi aseksualnya
- Merupakantumbuhan yang haploid karena berasal dari perkembangan spora haploid
- Merukan tumbuhan peralihan antara talus dan kormus. Hal ini dikarenakan akarnya rhizoid, serta
batang dan daunnya belum jelas
- Pada lumut hanya terjadi pertumbuhan memanjang
- Lumut telah memiliki klorofil tetapi tidak memiliki xilem dan floem
14. Hifa soenositik merupakan zigomycota contohnya Mucor mucedo dan Rhizopus sp
15. Fase vegetatif plasmodium dalam tubuh manusia, yaitu :
- Kriptozoid, perubahan dari fase sporozoid terjadi didalam sel hati
- Tropozoid, perubahan fase kriptozoid yang akan menyerang eritrosit
- Merozoid, perkembangan tropozoid didalam eritrosit
- Gametosit, fase persia[an untuk membentuk gamet jantan dan gamet betina
16. Volvariella volvacea adalah jamur merang jenis jamur sporofit, yaitu jamur yang hidup pada sisa sisa
tubuh organisme. Volvariella volvacea merupakan salah satu anggota dari basidiomycota.
17. Peptidogligan adalah senyawa gabungan protein dan polisakarida yang menjadi bahan penyusun
eubacteria. Yang membendakan bakteri patogen dengan nonpatogen adalah kapsul yang berfungsi
melindungi dari antibodi.
Archaebacteria memiliki ciri yaitu tidak mengandung peptidoglikan
18. Bakteriofage merupakan virus yang menginfeksi dan menyerang bakteri
19. Peran cacing tanah dalam siklus karbon adalah menigkatkan luas permukaan materi yang sudah matih
untuk dekomposer
20. Tali putri dan Rafflesia arnoldii merupakan parasit obligat karena tidak memiliki klorofil
Lumut kerak merupakan simbiosis komensalisme

Cendana merupakan hemiparasit, yaitu parasit saat masa pertumbuhannya
21. Sagu merupakan anggota Arecaceae dan Matoa merupakan anggora Sapindaceae yang terdapat di
Papua
Kalimantan : Meranti dan Keruing yang merupakan anggota dari Dipterocarpaceae
Kesambi banyak terdapat di Sumatra, Jawa, dan Kalimantan
Gebang banyak terdapat di NTT
22. Kemampuan homeostatis adalah kemampuan memelihara keseimbangan dan beradaptasi terhadap
kondisi lingkungan sekiar secara terus menerus
23. Penanaman lahan dengan Acacia mangium sebagai tanaman revegetasi sering menghambat
pertumbuhan tumbuhan lokal. Hal ini dikarenakan jenis eksotik memilliki reproduksi yang cepat,
pertumbuhan yang cepat, kemampuan penyebaran populaso yang tinggi, toleransi terhadap kondisi
lingkungan yang luas
24. Jamur kuping ( Auricularia sp.) tumbuh pada pohon yang tumbang di hutan dapat dianggap sebagai
organisme pengambil makanan dari tumbuhan yang mati dan pengurai senyawa organik menjadi
anorganik
25. Efek rumah kaca dapat menyebabkan kenaikan suhu permukaan bumi (pemanasan global), permukaan
laut mengalami kenaikan, dan terjadi perubahan iklim yang ekstrem
26. Ciri-ciri hutan hujan tropis, yaitu:
- Curah hujan sangat tinggi mencapai 2000 mm/tahun
- Suhu rata rata adalah 25 derajat celcius
- Matahari bersinar seoanjang tahun
- Kelembapan udara sangat tinggi
- Terbentuknya iklim mikro dibawah kanopi pohon di tengah hutan
- Tumbuhan khasnya yaitu liana dan epifit
27. Vena kava superior, membawa darah dari bagian tubuh bagian atas
Vena kava inverior, membawa darah dr bagian tubuh bagian bawah
Arteri pulmonalis, menerima darah dari paru paru
28. Nefron terdiri dari kapsul bowman, glomerulus, dan tubulus nefron ( tubulus kontortus, lengkung henle,
dan tubulus kolektivus)
Proses pembentukan urine yaitu :
- Filtrasi – glomerulus – urine primer
- Reabsobsi – tubulus kontortus proksimal, lengkung henle, tubulus kontortus distal – urine sekunder
- Augmentasi – tubulus kontortus distal, tubulus kolektivus – urine sesungguhnya
29. Teknik bayu tabung merupakan fertilisasi in vitro karena mengalami gangguan pada oviduk karena terjadi
penyempitan
30. Alveolus tersusun dari epitel pipih selapis sebagai tempat difusi gas oksigen dan karbon dioksida
31. Kecepatan difusi dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu :
- Ukuran membran respirasi, membran yang tebal akan sulit dilewati dibandingkan dengan yang tipis
- Luas permukaan membran respirasi, semakin luas permukaan membran semakin tinggi kecepatan
difusi zat
- Koefisien difusi gas dalam substansi membran respirasi, gas karbondioksida memiliki koefisien difusi
20kali lebih tinggi dari pada oksigen.
- Perbedaan tekanan antara kedua sisi membran respirasi, apabila gas oksigen didalam alveolus lebih
tinggi daripada dalam darah ,aka gas oksigen akan masuk kedalam darah.
32. Didalam mata terdapat dua macam sel fotoreseptor yaitu :

a. Sel basilus (sel batang)
sel fotoreseptor yang mengandung pigmen rodopsin. Pigmen ini peka terhadap intensitas cahaya
kuat. Oleh sebab itu, jika berada ditempat yang terang rodopsin akan terurai dan tidak berfungsi
b. Sel konus (sel kerucut)
sel fotoreseptor yang mengandung pigmen iodopsin. Sel konus berfungsi untuk melihat dalam kondisi
terang dan untuk membedakan warna
33. Urutan jalannya sperma setelah mengalami pematangan, yaitu :
a. Epididimis, saluran panjang berkelok kelok diluar testis. Epididimis berfungsi sebagai tempat
pematangan sperma
b. Vas deferens, saluran penghubung antara epididimis dan vesikula seminalis
c. Vesikula seminalis, kantong penyimpanan sementara sperma
d. Duktus ejakulasi, saluran penghubung antara vesikula seminalis dan uretra
e. Uretra merupakan saluran didalam penis yang berfungsi mengeluarkan sperma saat ejakulasi
34. Sistem limfa berasal dari plasma darah yang keluar dari sistem peredaran darah masuk ke jaringan
sekitarnya. Oleh karena itu, sistem limfa merupakan sistem perdaran terbuka
Fungsi dari sistem limfa, yaitu :
- Mengangkut lemak dalam bentuk emulsi dari usus ke sistem peredaran darah
- Mengangkut limfosit dari kelenjar limfa ke sirkulasi darah
- Mengeluarkan zat-zat toksin atau debris sel (sel rusak) dari jaringan setelah imnfeksi
- Menghasilkan zat antibodi untuk melindungi tubuh dari infeksi
Kelenjar timus berfungsi sebagai tempat pematangan limfosit T
Cairan limfa bergerak karena adanya kontraksi otot rangka, proses inspirasi dan ekspirasi pernafasan
dada, serta pemijatan
Pembuluh limfa dada kanan akan bermuara di vena bawah tulang selangka kanan sementara pembuluh
limfa dada sebelah kiri akan bermuara di vena bawah tulang selangka kiri

35. Jumlah produksi urine dipengaruhi oleh jumlah air yang diminum. Kadar garam, kondisi lingkungan, usia,
jenis kelamin, emosi dan hormon ADH
Aktivitas hormon ADH meningkat jika mengalami kenaikan tekanan osmotik. Tekanan osmosis terjadi
karena peningkatan kadar garam dan gula. Hormon ADH akan menaikan reabsorpsi air didalam tubulus
ginjal, sehingga urine akan meningkat
36. Vena porta hepatika merupakan salah satu vena yang sangat penting dalam tubuh. Vena porta hepatika
berperan membaa darah yang kaya sari makanan dari usus halus, pankreas, lambung, dan limfa menuju
hati. Selanjutnya, darah dari hati dialirkan menuju vena kava inferior
37. Reaksi endergonik adalah reaksi yang membutuhkan energi (ATP)
Peristiwa glikolisis :
Glukosa -> glukosa, 6 fosfat -> fruktosa, 6-1 fosfat -> fruktosa 1,6 bifosfat -> PGAL & PGAL
Dalam glikolisis terdapat reaksi yang bersifat endergonik pada tahap glukosa -> glukosa 6 fosfat, fruktosa
-> fruktosa 1,6 bifosfat
38. Reaksi terang terjadi di tilakoid, yang diperlukan klorofil, H2O, dan cahaya matahari
Reaksi yang terjadi :
a. Aktivasi klorofil

b. Reaksi fotolisis air, proses pemecahan air
c. Pembuatan senyawa ATP, NADPH, yang akan dipakai untuk reaksi gelap dan oksigen yang
dilepaskan
39. Hasil samping yang terbentuk dari proses fermentasi yaitu asam butirat
40. Energi dapat diperoleh dari proses katabolisme lemak yang tersimpan dalam bentuk asam lemak
41. Pelepasan air pada glikolisis menghasilkan 2 fosfoenol piruvat
42. Lipase adalah enzim yang mampu mengkatalis reaksi eksergonik maupun endergonik sebab lipase
mampu mempercepat reaksi, tetapi tidak mengubah kesetimbangan dan arah reaksi
43. Urutan jaringan dari ujung ke pangkal akar yaitu : tudung akar-melindungi ujung akar, daerah pembelahan
– sel aktif membelah, daerah pemanjangan – sel mengalami pemanjangan, daerah diferensiasi – terjadi
spesialisasi dan diferensiasi jaringan
44. Poliembrioni adalah telur yang sedang berkembang mengalami pembelahan mitosis beberapa kali
sehingga menghasilkan banyak embrio merupakan ordo hymenoptera contohnya lebah
45. Fase pertumbuhan tanaman yang benar :
a. Fase logarotmik : awal pelan kemudian percepatan pertumbuhan makin tinggi
b. Fase linear ; percepatan pertambahan kecepatan tumbuh komstan
c. Fase penuaan : kecepatan pertumbuhan turun
46. Kambium gabus (felogen) : aktivitasnya kearah dalam membentuk feloderm dan kearah luar membentuk
felem
Kambium pembuluh (kambium intravaskular) : aktivitasnya ke arah dalam membentuk xilem sekunder
damn kearah luar membentuk floem sekunder
47. Perkembangan awal tumbuhan meliputi tiga tahap yaitu : pembelahan sel, morfogenesis, dan diferensiasi
seluler
48. Instar adalah sebutan untuk perkembangan nimfa pada serangga yang mengalami metamorfosis tidak
sempurna, contohnya belalang. Perubahan dari satu instar ke instar berikutnya akan melalui proses
pergantian kulit (ekdisis), karena terjadi penambhan ukuran tubuh. Proses ini membuthkan 3 hormon,
yaitu :
a. Hormon protorasikotropik atau hormon otak yang berfungsi merangsang kelenjar protoraks untuk
menghasilkan hormon ekdison
b. Hormon ekdison adalah hormon yang merangsang pertumbuhan. Hormon ini menyebabkan epidermis
menggetah suatu kutikula baru yang mengakibatkan terjadi pengelupasan (molting)
c. Hormon juvenil berfungsi mempengaruhi proses ekdisis dari satu instar larva ke instar larva berikutnya
49. Daerah diferensiasi pada ujung batang terdiri dari lapisan protoderm, prokambium, dan meristem dasar
50. Pembentangan sel tumbuhan dipengaruhi oleh hormon auksin dengan cara mempercepat masuknya air
kedalam sel, mengubah permeabilitas membran plasma, dan mengubah plastisitas sel
51. Hewan yang mengalami fase larva adalah kelompok serangga dari ordo :
a. Coleoptera : kumbang dan kepik
b. Diptera : lalat dan nyamuk
c. Neuroptera : undur – undur
d. Hymnenoptera : lebah dan semut
e. Lepidoptera : kupu-kupu dan ngengat
52. Organisme triploblastik memiliki tiga lapis jaringan, yaitu :
a. Eksoderm akan berkembang menjadi kulit, saraf, dan indra
b. Mesoderm akan berkembang menjadi tulang, otot, jantung, pembuluh darah, organ reproduksi, dan
ginjal
c. Endoderm akan berkembang menjadi organ pencernaan dan pernapasan
53. Proses gastrula terbentuknya arkenteron yang akan berkembang menjadi saluran pencernaan

54. Karbohidrat kompleks pada abatang tumbuhan adalah selulosa yang memiliki sifat liat dan tidak larut
dalam air
Suberin atau zat gabus berfungsi untuk melindungi tubuh tumbuhan untuk melindungi dari kekeringan dan
mencegah masuknya air dari luar
55. Seledri merupakan herbaceous memiliki jaringan penguat yaitu kolenkim yang lentur
56. Velamen adalah derivat epidermis yang terdiri dari beberapa sel epidermis yang mati. Velamen berfungsi
untuk menimbun air serta mengikat oksigen. Velamen ini terdapat pada tanaman epifit seperti anggrek
Sel litokis berisi kristal kalsium karbonat yang disebut sistolit ditemukan pada daun beringin
Spina disebut juga duri contohnya pada tanaman bougenville
Trikoma adalah rambut rambut pada tanaman
Bulliform disebut juga sel kipas
57. Glioksisom merupakan organel sel tumbuhan yang berperan penting dalam pertumbuhan biji sebab
glioksisom menghasilkan enzim pengubah lemak menjadi gula yang diperlukan untuk pertumbuhan biji
58.

Judul: Pembahasan Soal Quiper

Oleh: Pia Inez Devina Devina


Ikuti kami