Faisal Koto Akuntansi Keperilakuan

Oleh Faisal Koto

7 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Faisal Koto Akuntansi Keperilakuan

PENGANTAR
AKUNTANSI
KEPERILAKUAN
Faisal Koto (C1C018175)

Pengertian Akuntansi Keperilakuan
Akuntansi keperilakuan merupakan bagian
dari disiplin ilmu akuntansi yang mengkaji
hubungan antara perilaku manusia dan
sistem
akuntansi,
serta
dimensi
keperilakuan dari organisasi di mana
manusia dan sistem akuntansi itu berada
dan diakui keberadaannya

2

Ruang Lingkup Akuntansi
Keperilakuan
Mengkaji tentang tingkah dan perilaku manusia terhadap konstruksi, bangunan,
dan pemakan sistem informasi akuntansi yang diterapkan dalam sebuah
perusahaan atau organisasi.
Mengkaji tentang tingkah dan perilaku manusia terhadap konstruksi, bangunan,
dan pemakan sistem informasi akuntansi yang diterapkan dalam sebuah
perusahaan atau organisasi.
Sebuah metode yang menjelaskan dan memprediksi tindakan dan perilaku
manusia dan membuat sebuah strategi untuk mengubah tindakan tersebut.
Maksudnya adalah memanfaatkan Akuntansi untuk mempengaruhi perilaku
manusia dan mengatasi resistensi perilaku manusia tersebut.
3

Aspek Akuntansi
Keperilakuan
Salah satu cabang ilmu
akuntansi ini juga memiliki
berbagai
aspek
penting
seperti cabang-cabang ilmu
lainnya. Oleh Schiff dan
Lewin (1974) mengatakan,
ada lima aspek penting yang
ada pada salah satu bidang
ilmu akuntansi ini. Kelima
aspek tersebut adalah :

4

1. Teori Organisasi dan
Keperilakuan Manajemen
teori organisasi modern ini menjelaskan tentang
perilaku mereka sebagai dasar untuk melihat motif atas
berbagai tindakan yang mereka lakukan. Dalam teori
organisasi modern melihat bahwa ada pengaruh dari
interaksi antar masing-masing elemen dalam upaya
untuk mendukung tujuan sebuah organisasi atau
perusahaan. Karena dalam kondisi tertentu, motivasi
memegang peranan penting terhadap komitmen yang
berpengaruh pada kepuasan kerja. Tujuan dari sebuah
organisasi atau perusahaan ini dilihat dari kacamata
teori organisasi modern, merupakan hasil proses
mempengaruhi setiap elemen.
5

2. Penganggaran dan Perencanaan
tujuan organisasi atau perusahaan juga harus
diformulasikan dan menjadikannya sebagai fokus dari
penganggaran dan perencanaan. Selain tujuan,
penganggaran dan perencanaan juga harus difokuskan
untuk melihat adanya interaksi perilaku dari masingmasing individu.
Penganggaran, level kesulitan dalam mencapai tujuan,
hingga konflik antar tujuan merupakan bagian dari
dimensi yang dimaksud dalam area ini. Semua dimensi
tersebut harus diperhatikan sehingga bisa menciptakan
keselarasan antara tujuan organisasi atau perusahaan
dengan tujuan masing-masing individu.
Keselarasan antara dua bagian penting ini nantinya bisa
menjadi pondasi pengembangan organisasi atau
perusahaan oleh tim manajemen.

6

3. Pengambilan Keputusan
Aspek lainnya yang termasuk adalah tentang
pengambilan keputusan yang menjadi fokus dari teori
organisasi modern. Dalam teori tersebut, ada tiga
model yang dikenalkan sebagai metode pengambilan
keputusan yakni: model normatif, paradoks, dan model
deskriptif. Model Normatif merupakan sebuah keadaan
pengambilan keputusan oleh seseorang sesuai keadaan
seharusnya.
Sementara model normatif membahas tentang hal yang
berkebalikan dengan model normatif. Model Deskriptif
pada teori pengambilan keputusan melihat kondisi
seseorang saat melakukan pengambilan keputusan
dengan melihat fakta yang ada. Informasi yang
digunakan ketika pengambilan keputusan ini
merupakan informasi akuntansi.

7

4. Pengendalian
Aspek lainnya yang tidak kalah penting dalam sebuah organisasi atau
perusahaan adalah aspek pengendalian. Besarnya tingkat pengendalian
berbanding lurus dengan besarnya sebuah organisasi atau perusahaan.
Sehingga tingkat pengendalian akan semakin insentif seiring dengan semakin
berkembangnya suatu organisasi atau perusahaan.
Aspek ini banyak menghubungkan kinerja dan kemampuan adaptasi individu
terhadap lingkungan sekitarnya. Bagian yang penting dalam aspek
pengendalian adalah adanya struktur organisasi yang jelas, hierarki
administrasi, hingga pengendalian internal.
Dalam perkembangan terbaru dalam aspek pengendalian, lingkungan menjadi
kunci yang berperan dalam pengendalian operasional organisasi atau
perusahaan. Sebelumnya, lingkungan tidak tergolong dalam aspek
pengendalian ini.
8

5. Pelaporan Keuangan
Aspek perilaku dalam bidang akuntansi ini
juga meliputi bagaimana pelaporan keuangan
yang mencakup perataan laba, keandalan
informasi akuntansi, hingga kaitannya
informasi akuntansi kepada investor.
Dalam hal ini, perataan laba disebabkan adanya
informasi khusus yang dimiliki oleh pihak
manajemen untuk mewujudkan kepentingannya
dalam bagian untuk melakukan manajemen
laba.

9

Manfaat Akuntansi Keperilakuan
Bidang ilmu akuntansi keperilakuan ini memberikan
manfaat yang sangat besar bagi para manajer atau
pihak manajemen suatu organisasi atau perusahaan
dalam mengambil keputusan. Dalam bidang ilmu ini
dapat melihat bagaimana proses pengambilan
keputusan yang dilihat dari sistem akuntansi yang
ada.
Bidang ilmu ini memiliki kaitan yang sangat erat
terhadap sektor ekonomi. Bidang ilmu ini menjadi
ilmu yang paling dibutuhkan ketika terjadi proses
pengambilan keputusan.
Manfaat paling besar memang bisa dirasakan oleh
para manajer saat mengambil keputusan. Karena
kondisi emosi sang manajer melihat data akuntansi
akan memberikan dampak terhadap keputusan yang
akan diambil oleh mereka.

10

Contoh Masalah dan
Aplikasi dalam
Akuntansi
Keperilakuan

11

Umumnya ada tiga contoh masalah yang sering ditemui ketika
melakukan riset yang berkaitan dengan salah satu bidang akuntansi ini.
Ketiga contoh masalah tersebut adalah tentang pengambilan keputusan
oleh akuntan dan auditor, pengaruhnya terhadap fungsi sistem akuntansi,
hingga bagaimana hasilnya memberikan pengaruh.
Ketiga masalah tersebut berkaitan erat dengan aplikasi bidang ilmu
akuntansi ini. Akuntansi keperilakuan memegang peranan yang sangat
penting pada sebuah organisasi atau perusahaan. Khususnya, bagaimana
data-data akuntansi dapat memberikan pengaruh terhadap pengambilan
keputusan pada level manajemen.
Dan sebaliknya, salah satu cabang ilmu akuntansi ini juga melihat
bagaimana pengambilan keputusan pada level manajemen dapat
memberikan pengaruh pada sistem atau informasi akuntansi yang
didapatkan. Intinya, cabang ilmu akuntansi ini menjadi cabang ilmu
yang paling dibutuhkan saat ini.
12

Judul: Faisal Koto Akuntansi Keperilakuan

Oleh: Faisal Koto


Ikuti kami