F. Soal Untuk Diskusi

Oleh Niken Lee

8 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip F. Soal Untuk Diskusi

F. Soal untuk diskusi
1. Bank menurut sejarahnya lebih dulu dikenal di Benua Eropa mula
dikenalnya kegiatan perbankan di Benua Eropa secata singkat tapi jelas.
Jawaban(browsing):Kegiatan perbankan adalah pada zama kerajaan
tempo dulu didaratan eropa.Kemudian berkembang ke Asia Barat oleh
pedangan ,dikenalnya perbankan dimulai dari jasa penukaran
uang.Sehimgga dapat dikenal dengan arti meja tempat penukaran
uang.Kemuadian kegiatan penukaran ini dikenal dengan Valuta asing
dan selanjutnya ,kegiatan operasional perbank an berkembang
menjadi penitipan uang / simpanan,berikutnya menjadi kegiatan
peminjaman lagi oleh perbankan dan jasa-jasa bank lainnya menyusul
sesuai zaman dan kebutuhan masyarakat yang beragam.
Sumber oleh: (_ reiny _ ,https://3yoo.wordpress.com/2012/06/07/asalmula-kegiatan-perbankan/)
Jawabang(Buku):Asal mula dikenalnya kegiatan perbankan terjadi
pada zaman kerajaan didaratan eropa kemudian berkembang ke Asia
Barat yang dibawa oleh pedagang.Selanjutnya perkembangan
perbankan begitu cepat merambat ke benua Asia,Afrika dan Amerika
yang dibawa oleh bangsa eropa pada saat melakukan penjajahan ke
negara jajahannya(Hal:13)
2. Kita mengenal bank terdiri dari berbagai jenis,dilihat dari berbagai segi ,
anda diminta untuk menguraikan jenis-jenis bank yang anda ketahui secara
lengkap.
 Jawaban(browsing):
Jenis Bank Berdasarkan Fungsinya
1 ) Bank Sentral
Bank sentral yang dimaksud adalah Bank Indonesia.
Bank Indonesia adalah lembaga negara yang independen dalam melaksanakan
tugas dan wewenangnya, bebas dari campur tangan pemerintah dan atau pihak lain,
kecuali untuk hal-hal yang secara tegas diatur dalam undang-undang ini.
Contoh:
1.Bank Umum
2.Bank Pembangunan

3. Bank Tabungan
4. Bank Pasar
5. Bank Desa
6. Lumbung Desa
7. atau Bank Pegawai.
Tugas pokok Bank Sentral adalah:
1) mengatur, menjaga, dan memelihara kestabilan nilai rupiah
2) mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas
kesempatan kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat.

2 ) Bank Umum
Pengertian bank umum menurut Peraturan Bank Indonesia No. 9/7/PBI/2007
adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau
berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu
lintas pembayaran. Jasa yang diberikan oleh bank umum bersifat umum, artinya
dapat memberikan seluruh jasa perbankan yang ada. Bank umum sering disebut
bank komersial (commercial bank).
3 ) Bank Perkreditan Rakyat (BPR)
Bank Perkreditan Rakyat adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara
konvensional atau berdasarkan Prinsip Syariah yang dalam kegiatannya tidak
memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Artinya, kegiatan BPR jauh lebih
sempit jika dibandingkan dengan kegiatan Bank Umum. Dengan demikian, dewasa
ini di Indonesia terdapat tiga macam bank yaitu : bank Sentral, Bank Umum, dan
Bank Perkreditan Rakyat.

Jenis Bank Berdasarkan Kepemilikannya
1 ) Bank Milik Pemerintah

·
·
·
·
·

Bank pemerintah adalah bank di mana baik akta pendirian maupun modalnya
dimiliki oleh pemerintah, sehingga seluruh keuntungan bank dimiliki oleh
pemerintah pula. Contohnya Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri
Bank Negara Indonesia 46 (BNI)
Bank Rakyat Indonesia (BRI)
Bank Tabungan Negara (BTN)
Contoh Bank DKI
Bank Jateng,dan sebagainya.
2) Bank milik swasta nasional
Bank jenis ini, seluruh atau sebagian besar sahamnya dimiliki oleh swasta nasional.
Akte pendiriannya menunjukkan kepemilikan swasta, begitu pula pembagian
keuntungannya untuk pihak swasta. Contoh bank milik swasta nasional antara lain:
Bank Muamalat, Bank Central Asia, Bank Bumi Putra, Bank Danamon, Bank
Duta, Bank Nusa Internasional, Bank Niaga, Bank Universal, Bank Internasional
Indonesia:
3) Bank milik Koperasi
Kepemilikan saham-saham bank ini dimiliki oleh badan hukum koperasi,
contohnya adalah Bank Umum Koperasi Indonesia;

4) Bank milik campuran
Kepemilikan saham bank campuran dimiliki oleh pihak asing dan pihak swasta
nasional. Saham bank campuran secara mayoritas dimiliki oleh warga negara
Indonesia. Contoh bank campuran antara lain : Sumitono Niaga Bank, Bank
Merincop, Bank Sakura Swadarma, Bank Finconesia, Mitsubishi Buana Bank,
Inter Pacifik Bank, Paribas BBD Indonesia, Ing Bank, Sanwa Indonesia Bank, dan
Bank PDFCI.

5 ) Bank Milik Asing
Bank jenis ini merupakan cabang dari bank yang ada di luar negeri, baik milik
swasta asing atau pemerintah asing. Kepemilikannya dimiliki oleh pihak luar
negeri. Contohnya ABN AMRO bank, City Bank, dan lain-lain.
Dilihat dari segi status
1) Bank Devisa
Adalah bank yang dapat melaksanakan transaksi ke luar negeri atau yang
berhubungan dengan mata uang asing secara keseluruhan. Misalnya transfer keluar
negeri, inkaso keluar negeri, traveller cheque, pembukaan dan pembayaran Letter
of Credit dan transaksi lainnya. Persyaratan untuk menjadi bank devisa ini
ditentukan oleh Bank Indonesia.

2) Bank Non-Devisa
Adalah bank yang belum mempunyai izin untuk melaksanakan transaksi sebagai
bank devisa, sehingga tidak dapat melaksanakan kegiatan seperti halnya bank
devisa. Jadi bank non-devisa hanya dapat melakukan transaksi dalam batas-batas
negara.
Jenis Bank Berdasarkan Kegiatan Operasionalnya
1 ) Bank Konvensional
Pengertian kata “konvensional” menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia adalah
“menurut apa yang sudah menjadi kebiasaan”.
Berdasarkan pengertian itu, bank konvensional adalah bank yang dalam
operasionalnya menerapkan metode bunga, karena metode bunga sudah ada
terlebih dahulu, menjadi kebiasaan dan telah dipakai secara meluas dibandingkan
dengan metode bagi hasil.

Bank konvensional pada umumnya beroperasi dengan mengeluarkan produkproduk untuk menyerap dana masyarakat antara lain tabungan, simpanan deposito,
simpanan giro; menyalurkan dana yang telah dihimpun dengan cara mengeluarkan
kredit antara lain kredit investasi, kredit modal kerja, kredit konsumtif, kredit
jangka pendek; dan pelayanan jasa keuangan antara lain kliring, inkaso, kiriman
uang, Letter of Credit, dan jasa-jasa lainnya seperti jual beli surat berharga, bank
draft, wali amanat, penjamin emisi, dan perdagangan efek.
Bank konvensional dapat memperoleh dana dari pihak luar, misalnya dari nasabah
berupa rekening giro, deposit on call, sertifikat deposito, dana transfer, saham, dan
obligasi. Sumber ini merupakan pendapatan bank yang paling besar. Pendapatan
bank tersebut, kemudian dialokasikan untuk cadangan primer, cadangan sekunder,
penyaluran kredit, dan investasi. Bank konvensional contohnya bank umum dan
BPR. Kedua jenis bank tersebut telah kalian pelajari pada subbab sebelumnya.
2 ) Bank Syariah
Sekarang ini banyak berkembang bank syariah.
Bank syariah muncul di Indonesia pada awal tahun 1990-an. Pemrakarsa pendirian
bank syariah di Indonesia dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada
tanggal 18 – 20 Agustus 1990.
Bank syariah adalah bank yang beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah
Islam, maksudnya adalah bank yang dalam operasinya mengikuti ketentuanketentuan syariah Islam, khususnya yang menyangkut tata cara bermuamalah
secara Islam.
Sumber oleh:(Copyright © 2011 Blog Zoelfi Azmi Akbar | Powered by Blogger ,
http://zoelfiaa.blogspot.co.id/2013/10/jenis-jenis-bank-berdasarkan.html)

3.Dilihat dari segi menetukan harga ,bank dibagi dalam jenis-jenis .Sebutkan
masing-masing jenis bank tersebut bila perlu dengan contoh.
Jawaban(browsing): Dilihat dari segi cara menentukan harga
Jenis bank jika dilihat dari segi atau caranya dalam menentukan harga baik harga
jual maupun harga beli terbagi menjadi 2 kelompok :
a)

Bank yang berdasarkan prinsip konvensional

b)

Bank yang berdasarkan prinsip syahriah
Dalam menentukan harga atau mencari keuntungan bagi bank yang berdasarkan
prinsip syahriah adalah sebagai berikut :

a)

Pembiayaan berdasarkan prinsip bagi hasil

b)

Pembiayaan berdasarkan prinsip penyertaan modal

c)

Prinsip jual beli barang dengan memperoleh keuntungan

d)

Pembiayaan barang modal berdasarkan sewa murni tanpa pilihan

e)

Atau dengan adanya pilihan pemindahan kepemilikan atas barang yang disewa
dari pihak bank oleh pihak lain.

Sumber dari:( Roy Heuward di 12.01)
4.Bank – bank pemerintah di Indonesia menurut asalnya bermacam – macam ada
yang dibentuk oleh pemerintah Indonesia dan ada pula dari bank Belanda yang
dinasionalisasikan . Saudara diminta untuk menjelaskan bank mana saja yang
dibentuk oleh pemerintah Indonesia.
Jawaban(browsing):
1) Bank yang berdasarkan prinsip konvensional (Barat) Hampir semua bank
yang ada di Indonesia berdasarkan prinsip kerja konvensional. Bank
konvensional mendapatkan keuntungan dengan cara menetapkan bunga
sebagai harga, baik untuk simpanan seperti giro, tabungan maupun deposito.
Harga untuk pinjaman (kredit) juga ditentukan berdasarkan tingkat suku
bunga. Sedangkan penetapan keuntungan untuk jasa bank lainnya
ditetapkan biaya dalam nominal atau persentase tertentu.
Contoh:Bank mandiri,bank bca,bank bri dll.
2) Bank yang berdasarkan prinsip syariah (Islam) Perbedaan pokok antara
bank konvensional dengan bank syariah terletak pada landasan falsafah
yang dianut. Bank syariah tidak melaksanakan sistem bunga, sedangkan
bank konvensional dengan sistem bunga. Bagi bank syariah penentuan
harga atau pencarian keuntungan didasarkan pada prinsip bagi hasil.
Contoh:Bank Muamalat,bank bca,bank syariah mandiri

Sumber oleh: (http://societykamaru.blogspot.co.id/2013/04/jenis-jenis-bank.html ,
Copyright 2014 Sekolah . Design by Evo Magz )
5.Menurut jenis pelayanannya kantor bank terdiri dari beberpa tingkat .Anda
diminta untuk menjelaskan jenis-jenis kantor bank beribut alasan
pengklasifikasikan kantor bank tsb.

Jawaban(browsing): Jenis-jenis kantor bank dapat dilihat dari
kegiatan jasa-jasa bank yang ditawarkan dalam suatu cabang bank.
Kegiatan ini tergantung dari kebijaksanaan kantor pusat bank tersebut. Di
samping itu, besar kecilnya kegiatan cabang bank tergantung pula
wilayah operasinya, jenis-jenis kantor bank adalah sebgai berikut:
a.Kantor pusat
Kantor ini dimana semua kegiatan perencanaan sampai dengan
pengawasan terdapat di kantor ini. Setiap bank memiliki suatu kantor
pusatdan kantor pusat tidak dapat melakukan kegiatan operasional
sebagaimana kantor bank lainnya, akan tetapi mengendalikan jalannya
kebijaksanaan kantor pusat terhadap cabang-cabangnya.
b.Kantor cabang penuh
Salah satu kantor cabang yang memberikan jasa bank paling lengkap.
Dengan kata lain, semua kegiatan perbankan ada di kantor cabang penuh
dan biasanya kantor cabang penuh membaahi kantor cabang pembantu.
c.Kantor cabang pembantu
Kantor cabang yang berada dibawah kantor cabang penuh di mana
kegiatan jasa bank yang dilayani hanya sebagian saja. Prubahan status
dari kantor cabang pembantu ke kantor cabang pusat apabila cabang
tersebut sudah memenuhi kriteria sebagai cabang penuh dari kantor
pusat.
Kantor kas
Kantor bank yang paling kecil di mana kegiatannya hanya meliputi
teller/kasir saja. Dengan kata lain, kantor kas hanya melakukan segian

kecil dari kegiatan perbankan dan berada di bawah cabang pembantu atau
cabang penuh. Bahkan sekarang ini banyak sekali kantor kas yang
dilayani dengan mobil dan biasanya disebut kas keliling.

G. Soal untuk diskusi
1.Seperti halnya perusahaan lain, bank juga memiliki kegiatan yang
menunjang kehidupannya.Anda diminta untuk menguraikan dengan singkat tapi
jelas kegiatan pokok bank.
Jawaban:Kegiatan bank umum memiliki kegiatan pemberian jasa
yang paling lengkap dan dapat beroprasi diseluruh wilayah Indonesia
Menghimpun dana(Funding)
Merupakan kegiatan membeli dana dari masyarakat.
Menyalurkan dana(Lending)
Merupakan kegiatan menjual dana yang berhasil dihimpun dari
masyarakat.
Memberikan jasa-jasa Bank lainnya (Services)
Merupakan kegiatan penunjang untuk mendukung kelancaran
kegiatan menghimpun dan menyalurkan dana. (Hal:33-36)
B. KEGIATAN BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR)
Kegiatan BPR pada dasarnya sama dengan kegiatan Bank umum, hanya yang
menjadi perbedaan adalah jumlah jasa bank yang dilakukan BPR jauh lebih sempit.
1. Menghimpun dana hanya dalam bentuk :
-

Simpanan Tabungan
Simpanan Deposito

2.

Menyalurkan dana dalam bentuk :

-

Kredit Investasi

-

Kredit Modal Kerja
Kredit Perdagangan

Karena keterbatasan yang dimiliki oleh BPR, maka ada beberapa
larangan yang tidak boleh dilakukan BPR. Larangan ini meliputi hal-hal
sebagai berikut :
-

Menerima Simpanan Giro
Mengikuti Miring
Melakukan Kegiatan Valbta Asing
Melakukan kegiatan Perasuransian
C. KEGIATAN BANK CAMPURAN DAN BANK ASING

Bank-bank asing dan bank campuran yang bergerak di Indonesia adalah
jelas bank umum. Yang membedakan kegiatannya dengan bank umum milik
Indonesia adalah mereka lebih dikhususkan dalam bidang-bidang tertentu dan ada
larangan tertentu pula dalam melakukan kegiatannya.
Adapun kegiatan bank asing dan bank campuran di Indonesia dewasa ini adalah :
1. Dalam mencari dana bank asing dan bank campuran juga membuka
simpanan.giro dan simpanan deposito namun dilarang menerima simpanan dalam
bentuk tabungan.
2. Dalam hal pemberian kredit yang diberikan lebih diarahkan ke bidangbidang tertentu saja seperti dalam bidang :
-

Perdagangan Internasional
Bidang Industri dan Produksi
Penanaman Modal Asing/Campuran
Kredit yang tidak dapat dipenuhi oleh bank swasta nasional.

3. Sedangkan khusus untuk jasa-jasa bank lainnya juga dapat dilakukan
oleh bank umum campuran dan asing sebagaimana layaknya bank umum yang ada
di Indonesia seperti berikut ini :
-

Jasa TransferJasa Miring
Jasa Inkaso

Jasa Jual Beli Valuta Asing
- Jasa Bank Card (kartu kredit)
- Jasa Bank Draft
Jasa Safe Deposit Box
Jasa Pembukaan dan Pembayaran L/C
Jasa Bank Garansi
Jasa Bank Notes
Jasa Jual Beli Travellers Cheque
dan jasa bank umum lainnya
Sumbwer dari: http://rosyidahbanker.blogspot.co.id/2013/03/kegiatan-bankgambarkegiatan-bank.html
2.Volume atau ragam kegiatan bank sangat tergantung dari jenis bank.Anda
diminta untuk menjelaskan kegiatan Bank umum secara lengkap.
Jawaban: Seperti halnya perusahaan lain, bank juga memiliki kegiatan yang
menunjang kehidupannya.Anda diminta untuk menguraikan dengan singkat tapi
jelas kegiatan pokok bank.
Jawaban:Kegiatan bank umum memiliki kegiatan pemberian jasa
yang paling lengkap dan dapat beroprasi diseluruh wilayah Indonesia
Menghimpun dana(Funding)
Merupakan kegiatan membeli dana dari masyarakat.
Menyalurkan dana(Lending)
Merupakan kegiatan menjual dana yang berhasil dihimpun dari
masyarakat.
Memberikan jasa-jasa Bank lainnya (Services)
Merupakan kegiatan penunjang untuk mendukung kelancaran
kegiatan menghimpun dan menyalurkan dana. (Hal:33-36)
3.Salah satu kegiatan bank adalah menghimpun dana.Jelaskan tujuan bank dalam
rangka menghimpun dana dan cara menghimpun dana tersebut!.

4.Kita mengenal kegiatan bank lainnya adalah services.Anda diminta untuk
menjelaskan jenis-jenis services yang diberikan oleh bank secara singkat tapi
lengkap!.
Jawaban: Tujuan dari kegiatan penghimpunan dana adalah untuk
memperbesar modal, memperbesar asset dan memperbesar kegiatan
pembiayaan sehingga nantinya dapat mendukung fungsi bank sebagai
lembaga intermediasi.
Sumber dari: [3] http://joernalakuntansi.wordpress.com/2009/09/04/penyampaianinformasi-keuangan-dan-non-keuangan-bank-syariah/
Cara Menghimpun Dana
Di mana cari pinjaman untuk modal usaha? Apa syaratnya? Pertanyaan ini sering
terlintas pada siapa saja yang berniat membuka atau mengembangkan usaha. Ini
panduannya.
KREDIT BANK
Sejumlah bank memiliki kredit khusus yang diberi nama kredit usaha atau kredit
modal kerja. Dari bank pemerintah (Bank Mandiri, Bank DKI, BNI, BRI), bank
swasta nasional (BCA, BII, Bank Danamon, Bank Niaga, dan Bank Bukopin),
hingga bank asing (Citibank, Standar Chartered Bank dan HSBC), memiliki kredit
ini.
Untuk memperoleh kredit usaha, memang susah-susah gampang. Susah karena
prosedurnya cukup ketat. Maklum, bank ingin uang mereka aman dan terus
diputar. Tak heran banyak persyaratan dan dokumen yang harus dilengkapi. Mulai
dari dokumen pribadi hingga surat proposal usaha, dokumen jaminan, legalitas
usaha dan perizinan serta surat keterangan pembayaran pajak (SPTTahunan).
Gampang, asal tahu kunci bagaimana bank menilai seseorang atau perusahaan
layak atau tidak diberi pinjaman. Bank sebenarnya memiliki pedoman dalam
memberikan pinjaman, yaitu 5C:
1. Character
Alias integritas peminjam. Bank sering menolak permohonan kredit karena
peminjam berkarakter jelek.Misalnya pernah membuat kredit macet di bank lain,
pernah melakukan tindakan kriminal, dan lain sebagainya.
2. Capital
Ini menyangkut kemampuan peminjam dalam menyediakan modal sendiri. Misal,
Anda ingin membuat pabrik. Bank hanya akan membiayai 70%, 30% lagi berasal
dari modal kita sendiri.

3. Capacity
Yaitu kemampuan peminjam dalam mengelola usahanya. Untuk perusahaan
perorangan, yang lebih banyak diteliti adalah pengalaman masa lalu
manajemennya.
4. Condition of economy
Kondisi ekonomi juga menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan bank.
Apakah usaha yang Anda jalankan seiring dengan perkembangan ekonomi?
Apakah usaha itu termasuk yang didukung pemerintah untuk dikembangkan?
5. Collateral
Alias objek usaha itu sendiri. Apakah objek usaha yang dibiayai bisa dijadikan
agunan.
Nah, kalau lima hal itu bisa dipenuhi, bank takkan segan mengucurkan dana.
PINJAMAN KOPERASI
Jika Anda sulit menembus pinjaman bank, koperasi bisa menjadi alternatif. Untuk
mengajukan pinjaman, syaratnya pun tidak terlalu sulit. Anda hanya perlu
terdaftar sebagai anggota koperasi dan memiliki simpanan.
Uang yang dipinjamkan berasal dari iuran para anggota ditambah dari hasil usaha
koperasi lainnya. Bunganya memang lumayan tinggi. Namun, dengan kemudahan
prosedur serta tidak adanya keharusan memberikan jaminan, ini bisa dijadikan
alternatif bagi para pemula bisnis.
MODAL VENTURA
Ini merupakan modal yang diberikan perusahaan yang memiliki misi mendukung
finansial usaha lain sebagai mitra usahanya. Kepercayaan menjadi kunci kerja
sama ini. Pasalnya, persyaratan mendapatkan pembiayaan ventura lebih lunak
dibandingkan bank.
Perusahaan modal ventura umumnya tak mensyaratkan adanya agunan. Ketentuan
pengembalian modal juga lebih lunak, karena didasarkan kesepakatan bersama
antara penerima dan pemberi pinjaman. Dalam modal ventura, berlaku sistem
bagi hasil sesuai proporsi modal masing-masing. Modal ventura cocok untuk
usaha yang baru memulai aktivitas.
BUMN
Untuk mendapatkan pinjaman lunak dari lembaga ini, ada ketentuan yang harus
dipenuhi. Di antaranya, usaha memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200
juta (tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha), hasil penjualan tahunan
paling banyak Rp 1 miliar, usaha bukan anak perusahaan atau cabang perusahaan,
berbentuk usaha perorangan, usaha berjalan minimal setahun dan memiliki
potensi dan prospek cerah, memiliki manajemen yang baik dan menyampaikan
laporan perkembangan usaha per triwulan kepada BUMN Pembina.

5.Berikan alasan,mengapa kegiatan bank campuran dan bank asing lebih diarahkan
kebidang-bidang tertentu saja dan ada larangan dalam melakukan kegiatan.
Karena, Larangan-larangan bagi Bank Perkreditan Rakyat adalah sebagai
berikut:
Menerima Simpanan Giro
Mengikuti Kliring
Melakukan Kegiatan Valuta Asing
Melakukan Kegiatan Perasuransian

Judul: F. Soal Untuk Diskusi

Oleh: Niken Lee


Ikuti kami