Soal Pemikiran Manusia

Oleh Dyah Purwanti

9 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Soal Pemikiran Manusia

Pertemuan ke 5 – Pemikiran Manusia
Filsafat Manusia B-1 Fakultas Psikologi (PHP102)
Universitas Airlangga Surabaya, Jawa Timur
Indonesia
Rayda Zhavira
111811133013
Nabila Shanas
111811133017
Teresna Sainseillah H. 111811133031
Dita Nabila F.
111811133030
Anastyasya Dyah
111811133051
Tim Pengajar :
1. Achmad Chusairi, M.A. (PJMA)
2. Prof. Dr. Cholichul Hadi, M.Si. (Tim)
3. Rizqy Amelia Zein, MSc. (Tim)
1. Apakah perlu kita mempelajari pemikiran manusia? Alasannya? (berdasar
referensi)
Dengan mempelajari pikiran manusia dan kehendak manusia yang mendasarinya, kita
bisa paham bagaimana pikiran manusia bekerja, dorongan yang mendasarinya, lebih
kritis ketika hendak berpikir dan berperilaku, serta jika dihubungkan dengan ilmu
psikologi, ilmu ini bisa membantu dalam proses analisa pikiran manusia.
2. Kemana arah pemikiran manusia?
Menurut Nietzsche, pikiran manusia mengarah kepada kehendak untuk berkuasa.
Maksudnya, setiap manusia memiliki keinginan berkuasa, dari situlah ia menganggap
dunia tak memiliki pencipta, dunia dan isinya dibangun begitu saja berkat dorongan
manusia untuk berkuasa yang melahirkan berbagai kebudayaan dan pemikiran.
Menurutnya, seluruh realitas yang ada dibumi adalah manifestasi dan bentuk lain dari
kehendak berkuasa manusia, yang tertanam dalam diri manusia secara sadar maupun
tidak sadar, baik aspek intelektual maupun instingtual manusia.
3. Kapan pemikiran manusia diperlukan?
Manusia perlu berfikir untuk dapat membuat suatu perubahan dalam kehidupannya,
selain itu dengan berfikir manusia dapat memahami dan mengembangkan ilmu
pengetahuan yang mereka peroleh dan menerapkannya dalam berbagai aspek di
kehidupan.
4. Siapa tokoh-tokoh yang mempelajari pemikiran manusia?
Plato dan Aristotle
5. Apa yang dimaksud dengan pemikiran manusia yang sebenarnya?
Pikiran/pemikiran seseorang adalah sesuatu yag membedakan kita dengan makhluk
yang lain, dimana kita berpikir sepanjang waktu, dimana pikiran kita akan
membentuk sejumlah material yang dapat kita terima
dan mencoba untuk

mengaturnya. Dimana dengan pemikiran manusia kita dapat mengarahkan kehidupan
dengan lebih baik.
6. Bagaimana proses pemikiran manusia yang kita kenal selama ini?
Proses pemikiran/proses berpikir yang kita kenal selama ini adalah proses yang
mampu megarahkan manusia untuk bereksplorasi, menemukan hal – hal baru serta
mampu memilih, dan menetapkan keputusan – keputusan dalam hidupnya.

7. Mengapa kita mempelajari pemikiran manusia yang terus berkembang?
Karena manusia memiliki rasa ingin tau yang tinggi sehingga hal ini menyebabkan
pengetahuan maupun pemikiran manusia terus berkembang. Prinsip manusia yaitu
berusaha memenuhi rasa ingin taunya dan tak pernah terpuaskan. Seperti dari zaman
ke zaman manusia terus menciptakan alat-alat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Sehingga manusia terus berpikir dan mengembangkan pengetahuan agar dapat
menciptakan kebutuhan sehari-hari. Proses berkembangnya pola pikir manusia itu
menyebabkan pengetahuan yang dimiliki manusia juga akan berkembang bahkan
meluas walaupun manusia juga memiliki keterbatasan.
8. Sejauh mana pemikiran manusia itu mempunyai keterbatasan?
Limit atau keterbatasan pemikiran manusia terbagi menjadi dua. Yang pertama yaitu
keterbatasan oleh diri manusia itu sendiri, dan yang kedua keterbatasan yang
berhubungan antara struktur pikiran manusia dan keterkaitannya dengan alam
semesta. Sejatinya manusia sangat kecil serta terbatas ruang dan waktu, sehingga ada
banyak hal yang tidak dapat dijelaskan hanya dengan pemikiran manusia. Saat kita
menganggap diri kita telah mengetahui segalanya, maka ketika sesuatu terjadi diluar
kendalinya, kita akan merasa bahwa hidup ini tidak memiliki makna. Inilah yang
disebut dengan keterbatasan pikiran dengan alam semesta, bahwa tidak segala hal
dapat kita mengerti. Karena alam semesta melebihi pikiran dan pengetahuan manusia.
9. Apakah manusia memiliki indera dan pemikiran yang terbatas ?
Iya, karena indera kita memiliki jangkauan yang kecil. Tetapi terdapat penglihatan
dan sentuhan yang dapat membantu untuk memperluas pengetahuan. Pada dasarnya
tidak semua indera kita dapat melaporkannya maka dari itu tujuan kita memperluas
pengetahuan, agar jangkauan indera kita yang terbatas itu dapat membuat mata kita
lebih kuat untuk menerjemahkan fenomena-fenomena yang tak terlihat kedalam
peristiwa yang bisa kita lihat maupun dengarkan. Pada dasarnya manusia itu memiliki
struktur pemikiran yang terbatas, tetapi dengan keterbatasan itu menurut filosofi
Immanuel Kant manusia itu dapat mendorong manusia mencari pengalaman dengan
cara tertentu.
10. Bagaimana contoh pemikiran manusia yang berkembang?
Pada zaman prasejarah ketika manusia menggunakan batu sebagai alat untuk
meringankan pekerjaannya, tanpa disadari manusia terus berpikir agar batu tersebut
bisa digunakan sesuai kebutuhan. Misalnya dari batu utuh yang di pilah sesuai
kegunaannya, kemudian di haluskan, dibentuk dan menghasilkan alat untuk sehari-

hari seperti palu, kapak, dan alat lainnya yang sering kita lihat di museum, hingga
akhirnya saat ini tidak lagi menggunakan batu untuk meringankan pekerjaan.
11. Proses apa saja yang terlibat dalam perkembangan manusia dari primitif hingga
saat ini?
Proses belajar, proses berpikir, dan proses memperluas pikiran atau pengetahuan
manusia.

12. Bagaimana cara mengembangkan pikiran dan pengetahuan manusia?
Dengan memberikan tantangan dan stimulus. Misalnya seperti menghadapi suatu
masalah, maka manusia akan berfikir hingga akhirnya proses berpikir tersebut akan
menghasilkan sesuatu yang mana di masa mendatang akan terus digunakan ketika
menghadapi masalah yang serupa.
13. Mengapa dengan berpikir manusia dapat lebih maju?
Manusia merupakan makhluk yang mengalami perubahan dengan cepat. Hal ini
karena manusia selalu saja mencari cara – cara baru untuk mempermudah
kehidupannya, oleh karena itu dengan manusia memikirkan cara – cara tersebut
manusia dapat lebih maju dan berkembang.
14. Apakah pengetahuan juga penting untuk manusia agar dapat berfikir?
Pengetahuan dan berfikir merupakan hal yang berkaitan satu sama lain, manusia tidak
dapat berfikir jika tidak memiliki pengetahuan. Dengan banyaknya pengetahuan yang
dimiliki manusia maka manusia akan lebih sering berfikir sesuai dengan pengetahuan
apa yang telah mereka dapatkan.
15. Apakah realitas dan pemikiran manusia saling berhubungan?
Iya, dalam prosesnya, kesan merupakan sesuatu yang muncul dari pengamatan,
kemudian muncul pikiran, dan kesan. Namun, dalam pengamatan sendiri juga
diperlukan pikiran. Kesan dapat melahirkan pendapat yang kemudian mendorong
tindakan. Dari tindakan itu muncul realitas, dan realitas diamati lagi dengan indera
dan pikiran. Dapat disimpulkan bahwa realitas adalah hasil dari pikiran.
16. Apa perlu kita menyikapi pikiran/pemikiran kita? Lalu bagaimana caranya?
Perlu. Karena pikiran tidak selalu benar, dan tidak juga selalu salah. Demi
keberlagsungan hidup, biarkan pikiran datang dan pergi. Dalam membentuk
pemikiran, hendaknya kita gunakan seperlunya ssaja, jangan mentah – mentah kita
terima bahwa semua pemikiran kita adalah suatu kebenaran.
17. Darimana asal pikiran manusia tentang kehendak berkuasa itu muncul menurut
Nietzsche?
Menurut Nietzsche, kehendak berkuasa manusia lahir dari imajinasi manusia.
Nietzsche hendak menunjukkan bahwa pikiran manusia tidak hanya dipengaruhi oleh
logika untuk memahami dunia, melainkan terdapat pengaruh lain yang ia jelaskan

dengan penjelasan mitologis yang lebih deskriptif, imajinatif untuk memahami dunia.
Menurutnya, akal budi menyempitkan pikiran manusia tentang dunia. Imajinasilah
yang membebaskan manusia dari kesempitan itu.
18. Apa perbedaan antara Schopenhauer dan Nietzche tentang kehendak manusia
yang mempengaruhi pikiran manusia?
Schopenhauer melihat dunia dengan pesimis, seperti tidak memiliki pilihan, karena
menganggap pikiran manusia digerakkan oleh kehendak buta. Sedangkan, Nietzsche
melihat dunia dengan optimis dan memilih untuk merayakan kebebasannya, karena
menganggap bahwa pikiran manusia digerakkan oleh kehendak manusia untuk
berkuasa.
19. Apakah pemikiran-pemikiran manusia itu misteri ?
Bisa iya bisa tidak karena dunia luar itu mungkin bisa terlihat maupun tidak, itu
adalah sebuah misteri. Dimana dunia yang kita tinggali, dunia batin, maupun dunia
pikiran, kita tidak mengetahui apa isi dari apa yang dapat dilakukan oleh
pemikirannya sendiri. Aktifitas pemikiran pun juga bisa tersembunyi atau samarsamar. Sejarah singkat manusia itu dapat mengubah dunia dan dirinya sendiri, tetapi
perubahan itu harus disengaja melalui pemikiran secara sadar yang benar-benar
dipikirkan. 3 sejarah penjelasannya yaitu
a.
Dibuat oleh kelompok yang bertindak bersama
b.
Perubahan historis dihasilka dari kekuatan ismpersonal yang buta
c.
Hal itu diputuskan dan dipimpin oleh individu yang kuat
20. Mengapa pemikiran manusia dikontrol dan dibatasi dengan sengaja dan secara
paksa?
Karena mereka ingin mengendalikan pikiran agar pikiran yang mereka lakukan itu
selalu sama. Tujuannya yaitu ingin bekerja dengan prinsip yang sama. Mereka
menemukan satu penjelasan tentang dunia bahwa mereka percaya ada satu sistem
maupun pemikiran yang hendak mencakup segalanya. Kemudian akan diterapkan
melalui uji coba pemaksaan kepada semua orang yang berpikir. Karena mungkin saja
pada abad mendatang, semua pemikiran manusia akan dicocokkan kedalam satu
pemikiran dengan sistem yang baru.

Referensi:
Highet, G. (1954). Man’s Unconquerable Mind. New York: Columbia University Press.

Judul: Soal Pemikiran Manusia

Oleh: Dyah Purwanti


Ikuti kami