Spm Soal Gici

Oleh Novaria Allianz

10 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Spm Soal Gici

1.

Jelaskan aspek yang unik dalam system pengendalian manajemen
perusahaan-perusahaan multinasional.
Jawab: Ada 2 aspek dalam system pengendalian manajemen yaitu :
- Perbedaan Budaya
- Harga Transfer
-

Perbedaan Budaya
Sebuah organisasi multinasional beroperasi dalam berbagai
Negara, walaupun demikian perusahaan harus menghadapi
perbedaan budaya karena kantor pusat mengkoordinasi dan
mengkontrol anak perusahaannya.

-

Harga Transfer
a. Konsep harga transfer
b. Penggunaan metode harga transfer
c. Pertimbangan hukum
d. Implikasi dari section 482
e. Kepentingan Minoritas
f. Kurs mata uang
g. Nilai tukar
h. Gambaran perbedaan jenis nilai tukar
i. Isu – isu rancangan system pengendalian
j. Gambaran ekonomi
k. Efek translasi
l. Pertimbangan manajemen

2.

Jelaskan kenapa kinerja manager anak perusahaan harus dibedakan dari
kinerja ekonomi anak perusahaan multinasional
Jawab: Adalah penting untuk menyadari bahwa kinerja ekonomi anak
perusahaan itu sendiri harus merefleksikan akibat-akibat negatif atau positif
atas eksporus translasi, transaksi dan ekonimi.
Jika kinerja ekonomi jangka panjang anak perusahaan (setelah memasukan
efek nilai tukar) terus memburuk meskipun kinerja manajernya
memuaskan,maka induk perusahaan harus mengeluarkan pertanyaan yang
mendasar : apakah hal itu memberikan artian ekonomis secara berkelanjutan
bagi perusahaan multinasional untuk meneruskan beroperasi di Negara itu,
atau apakah ia sebaiknya memindahkan bisnisnya ke tempat lain ? Jawaban
atas pertanyaan tersebut akan kembali kepada keputusan lokasi bisnis
daripada keputusan evaluasi kinerja, hal ini seharusnya merupakan sebuah
keputusan independent.

3.

Jelaskan pertimbangan manajemen dalam mendisain system pengendalian
manajemen perusahaan multinasional
Jawab: Pertimbangan manajemen
Dalam mendesain system evaluasi kinerja anak perusahaan multinasional,
perusahaan dapat menggunakan pedoman berikut ini :
 Para manajer anak perusahaan seharusnya tidak dianggap bertanggung
jawab terhadap efek translasi. Cara termudah untuk mencapai tujuan ini
adalah membandingkan anggaran dengan hasil actual dengan
menggunakan metrik yang sama dan mengisolasi efek yang berhubungan






dengan inflasi melalui analisis varians. Tak ada gunanya bagi para manajer
untuk khawatir tentang metrik yang tepat. Perusahaan multinasional
hendaknya memilih metrik apa saja yang ia anggap lebih mudah untuk
digunakan.
Efek transaksi paling baik ditangani melalui koordinisasi terpusat dari
kebutuhan lindung nilai perusahaan multinasional secara keseluruhan. Hal
ini kemungkinan besar akan jauh lebih murah dan sederhana, dan dapat
mencegah manajer anak perusahaan menjadi peramal dan spekulan nilai
tukar.
Manajer anak perusahaan harus bertanggung jawab terhadap efek
ketergantungan dari nilai tukar yang diakibatkan oleh eksposur ekonomi.
Evaluasi anak perusahaan sebagai basis dari pengambilan keputusan
untuk menentukan lokasi operasi di sebuah Negara atau merelokasi
operasi dari sebuah Negara seharusnya merefleksikan konsekuensikonsekuensi dari adanya eksposur translasi, transaksi, dan ekonomi.

4.

hubungan antara strategi perusahaan dengan struktur organisasi
perusahaan.
Jawab: bahwa perubahan dalam studi korporat telah mendahului dan
mengarahkan perubahan dalam struktur organisasi. Chandler telah
menemukan bahwa perusahaan-perusahaan yang ia teliti telah memulai
dengan struktur yang tersentralisir dengan karakteristik yang sangat dekat
dengan sebuah mesin birokrasi (Robbins & Barnwell, 2002: 143-144).
Dalam pemilihan suatu strategi – dan struktur untuk mengimplementasikannya
– para manejer harus mempertimbangankan pengaruh lingkungan eksternal
terhadap organisasi. Hubungan antara strategi, struktur dan lingkungan dapat
di pandang dari dua perspektif utama. Dalam pandangan pertama, organisasi
adalah reaktif terhadap lingkungannya dimana proses perumusan strategi
harus memperhatikan lingkungan tempat organisasi tersebut beroprasi pada
saat sekarang dan akan beroperasi di waktu yang akan datang.

5.

Jelaskan hubungan antara strategi perusahaan dengan disain system
pengendalian manajemen.
Jawab: Desain struktur organisasi membentuk komponen kunci dari strategi
implimentasi. Oleh sebab itu, pandangan perumusan strategi dan strategi
implementasi sebagai proses yang berurutan sehingga disebut “structure follow
strategy”. Namun Tom Petters berpendapat sebaliknya, jika kemampuan
adalah dasar utama dari strategi, dan jika kemampuan adalah produk dari
struktur organisasi, maka strategi akan mengikuti struktur (strategy follow
structure).
Kuncinya adalah bukan apakah strategi atau struktur yang diutamankan, tetapi
pengakuan bahwa keduanya erat yang saling ketergantungan. Oleh sebab itu,
maka desain organisasi merupakan modal awal dalam proses perencanaan
strategis organisasi.

6.

Jelaskan peran budget dalam misi perusahaan “membangun” (harvest).

7.

Jelaskan perbedaan karakteristik system pengendalian manajemen dalam
proyek dengan industri manufaktur.
Jawab:
o Ketiadaan Persediaan Penyangga
Barang dapat disimpan dalam bentuk persediaan yang merupakan penyangga
untuk memperkecil dampak fluktuasi dalam volume penjualan terhadap proses
produksi, jasa tidak dapat disimpan. Perusahaan jasa tidak dapat melakukan
apa yang dilakukan oleh perusahaan manufaktur, sehingga perusahaan jasa
harus mencoba untuk meminimalkan kapasitasnya yang tidak terpakai. Lebih
lanjut lagi, biaya dan banyak organisasi jasa pada dasarnya bersifat tetap
dalam jangka pendek. Dalam jangka pendek, sebuah hotel tidak dapat
mengurangi biaya-biayanya secara substansial dengan menutup beberapa
kamarnya. Kantor akuntan, kantor pengacara, dan organisasi profesional
lainnya enggan untuk memberhentikan karyawan profesionalnya ketika volume
penjualan rendah karena dampak moral dan biaya untuk merekrut dan melatih
kembali karyawan baru.
o Kesulitan dalam Mengendalikan Kualitas
Perusahaan jasa tidak dapat menilai kualitas produk sampai pada saat jasanya
diserahkan, dan sering kali penilaian tersebut bersifat subjektif. Misalnya
kualitas pendidikan, kualitas pendidikan adalah hal yang sulit untuk diukur
sehingga hanya beberapa Organisasi pendidikan yang memiliki sistem
pengendalian kualitas formal.
o Padat Karya
Perusahaan manufaktur dapat menambah peralatan dan mengotomisasi lini
produksi sehingga dengan demikian, perusahaan menggantikan buruh dan
mengurangi biaya. Hampir semua perusahaan jasa bersifat padat karya dan
tidak dapat melakukan hal semacam itu. Rumah sakit memang dapat
menambah peralatan yang mahal, tetapi kebanyakan hal itu ditujukan untuk
memberikan pelayanan yang lebih baik, dan hal ini menambah biaya. Kantor
pengacara memperluas usahanya dengan menambah rekan kerja dan
karyawan pendukung yang baru.
o Organisasi Multi-Unit
Beberapa organisasi jasa mengoperasikan banyak unit di berbagai lokasi, di
mana setiap unit adalah relatif kecil. Kesamaan dari unit-unit yang terpisah
memberikan dasar yang umum untuk menganalisis anggaran dan
mengevaluasi kinerja, yang tidak ada di perusahaan manufaktur. Informasi dan
setiap unit dapat dibandingkan dengan rata-rata sistem atau regional, dan
karyawan dengan kinerja tinggi dan rendah dapat diidentifikasikan.

8.

Jelaskan perbedaan system pengendalian manajemen
pengendalian pada setiap jenis hubungan kontrak proyek

9.

Jelaskan perbedaan karakteristik system pengendalian manajemen dalam
industri jasa dengan manufaktur.
Jawab:
a. Ketiadaan Persediaan Penyangga
Barang dapat disimpan dalam bentuk persediaan, yang merupakan penyangga
untuk memperkecil dampak fluktuasi dalam volume penjualan terhadap proses
produksi. Jasa tidak dapat disimpan. Meskipun perusahaan manufaktur dapat

dan

fokus

memperoleh pendapatan dimasa depan dari produk yang ada ditangan pada
saat ini, perusahaan jasa tidak dapat melakukan hal tersebut. Perusahaan jasa
harus mencoba untuk meminimalkan kapasitasnya yang tidak terpakai.
Variable kunci organisasi jasa adalah sampai sejauh mana kapasitas sekarang
disesuaikan dengan permintaan. Pertama : organisasi tersebut mencoba untuk
meningkatkan permintaan selama periode sepi dengan usaha – usaha
pemasaran dan konsesi harga. Kedua, jika memungkinkan, organisasi jasa
menyesuaikan jumlah tenaga kerja untuk mengantisipasi permintaan dengan
tindakan – tindakan, seperti menjadwalkan aktivitas pelatihan pada periode
sibuk dengan waktu libur dikemudian hari.
b. Kesulitan dalam Mengembangkan Kualitas
Perusahaan manufaktur dapat melakukan inspeksi atas produksnya sebelum
produk tersebut dikirimkan kepelanggan, serta kualitasnya dapat diukur secara
kasat mata. Perusahaan jasa tidak dapat menilai kualitas produk sampai pada
saat jasanya diserahlan, dan sering kali penilaian tersebut bersifat subjektif.
c. Padat Karya
Perusahaan manufaktur dapat menambah peralatan dan mengotomatisasi lini
produksi, sehingga dengan demikian, perusahaan menggantikan buruh dan
mengurangi biaya. Hampir semua Perusahaan jasa bersifat padat karya dan
tidak dapat melakukan hal semacam itu.
d. Organisasi Multi Unit
Beberapa organisasi jasa mengoperasikan banyak unit diberbagai lokasi,
dimana setiap unit adalah relative kecil. Kesamaan dari unit – unit yang
terpisah memberikan dasar yang umum untuk menganalisis anggaran dan
mengevaluasi kinerja, yang tidak ada di perusahaan manufaktur. Informasi dari
setiap unit dapat dibandingkan dengan rata – rata system atau regional, dan
karyawan dengan kinerja tinggi dan rendah dapat diidentifikasi.
10.

Apakah penilaian kinerja manajemen yang lazim digunakan dalam industri
manufaktur dapat juga digunakan dalam organisasi nir laba ?. Uraikan
argumentasi saudara
Jawab:
organisasi nirlaba, tidak ada cara untuk mengetahui seberapa besar biaya
operasi yang optimum. Oleh karena itu, manajer pusat tanggung jawab
cenderung untuk membelanjakan apa saja yang diperbolehkan dalam
anggaran, meskipun jumlah yang dianggarkan tersebut mungkin lebih tinggi
daripada yang diperlukan. Sebaliknya, mereka mungkin membatasi
pengeluaran yang memiliki pengembalian yang sangat bagus hanya karena
pengeluaran tersebut tidak termasuk dalam anggaran. Meskipun organisasi
nirlaba telah memiliki reputasi sebagai organisasi yang beroperasi secara tidak
efisien, persepsi ini telah berubah karena alasan-alasan yang baik. Banyak
organisasi telah memiliki kesulitan yang semakin meningkat dalam
memperoleh dana, terutama dari sumber-sumber pemerintah. Hal ini telah
mengarah padá pengetatan dan pada meningkatnya perhatian pemerintah
pada pengendalian manajemen.

11.

Jelaskan kenapa penilaian financial belum mencukupi dalam penilaian
kinerja

12.

Jelaskan apa system penilaian kinerja dengan menggunakan Balance
Scorecard
Jawab: Balance Scorecard adalah suatu contoh dari system ukuran kinerja.
Balanced scorecard memelihara keseimbangan antara ukuran –ukuran
strategis yang berbeda dalam suatu usaha mencapai keselarasan cita-cita,
sehingga dengan demikian mendorong karyawan untuk bertindak sesuai
dengan kepentingan terbaik organisasi. Ini merupakan alat yang membantu
focus perusahaan, memperbaiki komunikasi menetapkan tujuan organisasi,
dan menyediakan umpan balik atas strategi.

13.

Jelaskan hubungan antara
pengendalian manajemen

14.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan analisa varian dan manfaatnya dalam
kerangka pengendalian manajemen serta bagaimana standar yang digunakan
dalam mengevaluasi laporan kinerja actual.

15.

John Holden, presiden dan general manager dari Solartronic Inc, sedang
bingung. Lisa Blocker, manajer keuangan dan kontrol, telah mulai
mempersiapkan laporan pemasukan yang baru. Laporan ini akan dikeluarkan
secara bulanan. Tuan Holden, baru saja menerima salinan dari laporan bulan
Januari 1984 (lihat tabel 1). Solartronic Inc, merupakan industri kecil di Texas
yang bergerak di bidang panel tenaga matahari, telah berdiri sejak
pertengahan tahun 1977. Diakhir tahun 1983, perusahaan telah lolos dari krisis
dan berhasil memposisikan dirinya sebagai perusahaan yang cukup baik dan
terpercaya. Sebagai bagian dari usaha untuk profesionalisasi perusahaan,
Tuan Holden telah mengajak Lisa Blocker bergabung dalam stafnya pada
musim gugur tahun 1983. Kembali ke masa itu, perusahaan tersebut telah
mempekerjakan pegawai pembukuan tetap.Kebingungan Tuan Holden muncul
ketika mendapatkan laporan kerugian pada bulan Januari. Saat ia tahu
terjadinya penurunan tingkat penjualan, terutama karena penurunan normal
musiman, dan produksi telah dikurangi untuk membantu menurunkan level
inventaris, ia tetap terkejut. Ia heran mengapa hasil bulan pertama buruk dalam
hasil perhitungan untuk hasil anggaran dalam setahun (lihat tabel 2). Walaupun
pada tahun 1984 anggaran menggambarkan kenaikan 10 % dalam jumlah
penjualan selama tahun 1983, ia khawatir awal yang buruk di tahun tsb akan
menimbulkan kesulitan dalam persaingan bisnis.

pengendalian

interaktif

dengan

system

Tabel 1
Solartronic Inc
Laporan Hasil Pemasukan
1984
Penjualan
Dikurangi : Biaya dari barang terjual (harga standar)
Keuntungan kotor
Dikurangi : Pengeluaran penjualan
Biaya usaha umum
Varian operasi
Tenaga kerja langsung
Bahan langsung
Biaya pabrik tak terduga secara keseluruhan
Biaya pabrik keseluruhan tetap – dibelanjakan
Biaya pabrik keseluruhan tetap – jumlah
Keuntungan sebelum pajak

165.000
108.900
56.100
26.500
18.000
(3.500)
500
(1.500)
2.000
(17.500)

20.000

64.500
(8.400)

Tabel 2
Solartronic Inc
Anggaran Pemasukan
1984
Penjualan ***/
Dikurangi : biaya dari barang terjual (harga standar) */
Keuntungan kotor
Dikurangi : Pengeluaran penjualan **/
Biaya usaha umum
Keuntungan sebelum pajak

*/

3.000.000
1.980.000
1.020.000
420.000
240.000

660.000
360.000

Standar HPP terdiri dari BTKL Rp. 420.000, BBBL Rp. 780.000, BOP Rp. 360.000 dan BOP tetap Rp. 420.000. Tuan
Blocker memisahkan BTKL dari BBBL
**/ Seperti pada biaya variable jumlah ini 120.000 berkaitan dengan biaya tetap. Pengulangan 300.000 menggambarkan 10
% komisi yang dibayarkan pada penjualan.
***/ Volume penjualan yang diharapkan untuk setahun 5.000 unit model yang biasa, unit yang sama menggambarkan dijual
oleh Solartronics

Pertanyaan :
a.
Mengapa hasil laporan bulan Januari begitu buruk, terutama tidak sesuai
dengan yang diharapkan, keuntungan rata-rata bulanan Rp. 30.000.
b.
Apa data tambahan yang akan berguna untuk menganalisis kinerja
perusahaan pada bulan Januari ?, Mengapa ?.

Judul: Spm Soal Gici

Oleh: Novaria Allianz


Ikuti kami