Soal Take Home

Oleh Mahendra Rio Wardhana

13 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Soal Take Home

Soal Take Home
1. S.K. Bailey mengistilahkan klasifikasi teori adm publik dengan “catur rangkai teori adm
publik”. Jelaskan klasifikasi yang dimaksud ?
2. Ada beberapa model birokrasi, jelaskan bagaimana pergeseran model-model birokrasi yang
dimaksud menurut pendapat anda ?
3. Ada empat tahap perkembangan NPM di Negara maju. Jelaskan ?
4. Salah satu karakteristik dalam mewujudkan Good Governance adalah Akuntabilitas.
Akuntabilitas dikategorikan kedalam beberapa ,macam akuntabilitas. Sebutkan dan jelaskan
menurut pemahaman anda?
5. Jelaskan dimensi-dimensi strategis dalam administrasi publik ?
6. Menurut Denhardt & Denhardt, 2003 bahwa ada 3 perkembangan paradigma dalam
administrasi publik. Jelaskan dan bagaimana model pergeserannya serta nilai yang
dikedepankan ?

Jawaban
2. Model Birokrasi Politik
suatu usaha dalam mengorganisir berbagai pekerjaan agar terselenggara dengan teratur. Pekerjaan
ini bukan hanya melibatkan banyak personil (birokrat), tetapi juga terdiri dari berbagai peraturan
dalam penyelenggaraan tugas pemerintahan.
Model Neo Birokrasi
merupakan salah satu model dalam erabehavioral. analisisnya lebih banyak tertuju pada fungsi
“pengambilan keputusan” (decision making) dalam organisasi pemerintahan. Dalam proses
pengambilan keputusan ini, pola pemikirannya bersifat “rasional”; yakni keputusan-keputusan yang
dibuat sedapat mungkin rasional untuk dapat mencapai tujuan penyelenggaraan kegiatan
pemerintahan.
Model Kelembagaan
Model kelembagaan merupakan penjelmaan dari era behavioralisme. Di samping memperhatikan
aspek internal, juga pada aspek ekstemal, seperti aspek budaya turut menjadi perhatian utama
dalam kajian organisasi pemerintahan (sistem terbuka).
Model Hubungan Kemanusiaan
Model hubungan kemanusiaan mengkritik model-model Teori administrasi. pemerintahan yang ada
sebelumnya, yakni model birokrasi klasik dan model neo-birokrasi yang terlalu memformalkan
seluruh kegiatan dalam organisasi pemerintahan. agar tercipta suasana yang dapat meningkatkan
inovasi aparatur pemerintahan.

Model Hubungan Publik
Pendekatan ini masih banyak bersifat teoretis dibanding bukti empiris di lapangan. Resep-resep yang
ada dalam penyelenggaraan pemerintahan kebanyakan bersifat ideal, namun bukti penerapannya,
masih tergolong langka. Langkah ini terlaksana apabila terjadi komunikasi yang “dialogis” antara
perumus kebijaksanaan dan masyarakat pengguna pelayanan.

3. 1. The Minimal State
Negara mini, atau peran pemerintah paling minimal, merupakan perkembangan tahap awal dari
manajemen publik. Menurut Owen (1965) pelayanan sectok publik di Ingggis mayoritas diletakkan
pada sektor karitas (charitable sector) atau penyediaan pelayanan oleh sektor swasta. Minimal state
bukan berarti tidak ada peran negara sama sekali. Dulu memang penyediaan dan pelayanan atas
barang dan jasa publik itu adalah merupakan prinsip dasar dalam administrasi publik.
2. Unequal Partnership between Government and The Charitable and Private Sectors.
Dimulai pada abad ke 20 yang ditandai dengan perubahan ideologi dari konservatisme tradisional
dari abad ke 19 menuju reformisme social di abad ke 20 yang berisi tiga unsur:
a. Bahwa masalah sosial dan ekonomi tidak lagi difokuskan pada isi individual tetapi pada isu sosial
yang menyangkut setiap orang.
b. Adanya pengakuan bahwa negara punya peran penting paling sedikit dalam penyediaan
pelayanan kepada publik.
c. Bahwa dimana negara tidak dapat menyediakan pelayanan kepada public maka sektor karitas dan
swasta diundang sebagai upaya kemitraan.

3. The Welfare State
Model ini berjalan antara tahun 1945-1980, yang melandasi adalah keyakinan bahwa penyediaan
pelayanan yang dilaksanakan oles sector karitas dan swasta telah gagal karena adanya fragmentasi
dan duplikasi peran penyedia pelayanan, serta adanya ketidak efisienan dan keefektifan pengelolaan
pelayanan kepada publik. Konsekuensinya, semua kebutuhan akan pelayanan public ditangani oleh
pemerintah mulai dari yang sederhana sampai yang besar. Pelayanan ini dikelola oleh para kader
professional dari dinas publik dengan cara yang profesional dan objektif.

4. NPM dengan OPA (old Public Management), NPS (New Public Service)
Masing-masing paradigma telah memberikan doktrin atau nasihat yang berbeda-beda dalam rangka
membangun birokrasi. Perbedaan doktrin ini sebenarnya dipengaruhi oleh perbedaan konteks dan
tipe sektor atau bidang yang ditangani. Karena itu, pemaksaan penerapan satu paradigma yang sama
untuk semua jenis bidang kehidupan publik, jelas akan sangat kontraproduktif.

5. Saling hubungan antara dimensi-dimensi strategis, memberi pesan penting bahwa masalah yang
timbul dalam satu dimensi dapat ditelusuri penyebabnya dari dimensi-dimensi lain, dimana dimensidimensi lain juga saling berpengaruh satu sama lain. Keruwetan hubungan antara dimensi-dimensi
administrasi publik menempatkan disiplin administrasi publik sebagai disiplin yang kompleks
teorinya, dan karenanya membutuhkan seni tersendiri dalam penerapannya. Sejarah administrasi
public tela menggambarkan kompleksitas tersebut sebagaimana dipaparkan dalam buku ini, dan kini
dengan perkembangan jaman yang demikian cepat, administrasi publik telah menjelma menjadi ilmu
sosial yang rumit, tidak saja untuk dipelajari, diteliti dan dikembangkan,tetapi juga untuk diterapkan
dalam organisasi publik.

Judul: Soal Take Home

Oleh: Mahendra Rio Wardhana


Ikuti kami