Soal Kasus Bioetik

Oleh Dewandaru Agadinata Bramanti

10 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Soal Kasus Bioetik

31. seorang perempuan umur 25 tahun diduga menderita sakit demam berdarah. Dokter
memerlukan sampel darah sebanyak 5 cc untuk menegakkan diagnosisnya. Bagaimana
dengan persetujuan tindakan kedokterannya ?
a. tertulis karena penundaan dapat menyebabkan hilangnya nyawa
b. tidak perlu pertindok karena tidak diminta pasien
c. lisan karena tertulis merugikan kesehatan pasien
d. lisan karena bukan resiko tinggi
e. tertulis karena beresiko tinggi
32. seorang laki – laki umur 30 tahun datang ke UGD dengan luka robek 5 cm pada paha kiri
indikasi tindakan penjahitan luka. Bagaimana dengan penjelasan resiko and kompilasi
penjahitan luka tersebut?
a. pelu penjelasan karena merupakan dasar dari persetujuan
b. tidak perlu penjelasan karena indikasi kemungkinan perluasan tindakan kedokteran
c. tidak perlu penjelasan karena tidak diminta pasien
d. tidak perlu penjelasan karena memperlama pelayanan merugikan pasien
e. tidak perlu penjelasan karena resiko dan komplikasinya sudah diketahui umum
33. seorang laki – laki berumur 27 tahun dibawa ke UGD dalam keadaan tidak sadar karena
kecelakaan lalu lintas. Dari hasil pemeriksaan dokter didapatkan perdarahan otak dan
memerlukan bedah kepala segera untuk mencegah cacat atau mati. Bagaimana dengan
persetujuan tindakan kedokterannya?
a. cukup lisan karena pasien tidak sadar
b. cukup lisan karena perlu tindakan segera
c. tertulis karena bedah kepala beresiko tinggi
d. tertulis karena karena bedah kepala adalah tindakan invasive
e. tidak perlu karena pertolongan gawat darurat
34. seorang laki – laki umur 47 tahun didiagnosis menderita tumor otak. Dokter menyarankan
untuk oprasi. Dokter menjelaskan manfaat dan resiko operasi serta prognosis dengan atau
tanpa oprasi. Pasien paham akan penjelasan dokter tapi menolak operasi. Bagaimana sikap
dokter terhdap penolakan tesebut?
a. langsung menyetujui dan meminta penolakan tindakan kedokteran tertulis
b. langsung menyutujui penolakan tindakan kedokteran secara lisan
c. tidak langsung menyutujui dan terus berjung sampai pasien mau di operasi
d. jika pasien kompeten maka dokter wajib menyutujui penolakan operasinya
e. penolakan tindakan kedokteran adalah akhir diskusi yang tidak bisa diganggu gugat lagi

35. seorang perempuan umur 50 tahun dating ke dokter dengan keluhan utama sakit kepala.
Dokter bermaksud mengukur teknan darahnya. Di ruang tunggu masih banyak pasien lain
antri. Bagaimana dengan persetujuan tindakan kedokteran pengukuran tekanan darahnya?
a. tidak perlu karena tergolong prosedur pemeriksaan fisik rutin
b. tidak perlu karena akan memperlama proses pelayanan kesehatan
c. lisan karena bukan resiko tinggi
d. lisan karena banyak pasien lain menunggu
e. situsional, tidak perlu bila tidak ada waktu, perlu bila ada waktu

VIG 1
Seorang dokter mengatakan kepada pasiennya,bahwa tindakan invasive yang akan dilakukan
terhadapnya akan memberikan 100 % seperti yang diharapkan dan tidak ada risiko sama
sekali.
36. Dokter telah tidak memenuhi:
A. principle of autonomy
B. principle of justice
C. principle of veracity
D. principle of beneficence
E. principle of non maleficence
37. Bila ternyata sebagai hasil tindakan dokter tersebut terjadi komplikasi (missal
kelumpuhan) , sangat mungkin hal tersebut suatu:
A. medical malpractice / negligence
B. medical error
C. medical risk
D. medical incompetence
E. medical standard tak terpenuhi
38. Bila ternyata dalam kasus tersebut dokter melakukan tindakan tanpa indikasi maka dapat
dipastikan dokter melakukan:
A. medical malpractice / negligence
B. medical error
C. medical risk
D. medical incompetence
E. medical standard tak terpenuhi
VIG II
Suatu hari, pasien pertama seorang dokter adalah seorang pejabat keuangan dengan keluhan
diare yang setelah diperiksa tidak memerlukan surat sakit dari dokter, namun pasien tersebut
minta tolong dibuatkan surat sakit oleh dokter , agar besok bisa tidak masuk kerja karena ada
pemeriksaan keuangan. Pejabat tersebut mengemukakan bersedia memberi imbalan
honorarium yang banyak kepada dokter.

39. Berikut ini adalah sikap dokter yang tidak benar
A. Memberikan obat kepada pasien
B. memberikan saran apabila penyakit berlanjut
C. mengabulkan permintaan pasien membuatkan surat sakit , karena dokter kebetulan sedang
butuh uang mendesak
D. tidak mengirim pasien ke rumah sakit untuk opname
E. memberikan pengertian kepada pasien kapan surat sakit bisa diberikan oleh dokter
40. Apabila pasien kedua dokter tersebut adalah teman pasien pertama dan menanyakan
masalah atau penyakit pasien pertama tersebut, maka menurut anda sikap dokter yang benar
adalah:
A. berusaha jujur dan menjawab pertanyaan mengenai pasien pertama yang sebenarnya
B. menjaga kerahasiaan pasien pertama tersebut
C. Berusaha mencegah / penyakit pasien pertama kalau pasien pertama tersebut dengan
imbalan yang besar
D. menjawab keadaan sebenarnya pasien pertama kalau pasien kedua berjanji sepenuh hati
menjaga rahasia pasien pertama
E. menjawab keadaan sebenarnya pasien pertama karena pasien kedua mempunyai
kedudukan lebih tinggi dari pasien pertama
41. Menurut anda, manakah kewajiban dokter tersebut dibawah ini yang tidak tepat:
A. menjunjung tinggi, menghayati dan mengamalkan sumpah dokter
B. senantiasa melakukan profesinya menurut ukuran yang tertinggi
C. mempertimbangkan keuntungan pribadi dengan risiko hilangnya kebebasan profesi
D. tidak akan mempergunakan pengetahuan kedokteran untuk sesuatu yang bertentangan
dengan hukum perikemanusiaan
E. hanya member keterangan atau pendapat yang dapat dibuktikan kebenarannya
VIG III
Seorang perempuan dating ke dokter untuk minta tolong supaya mendapat haid karena
merasa telah terlambat haid selama 2 minggu. Setelah melakukan anamnesa dokter mendapat
tambahan data: perempuan itu tidak punya suami, orang tua nya tak tahu perilaku dia
tersebut. Secara medis mudah sekali memecahkan masalah itu, tetapi secara etik banyak
sekali yang harus dipertimbangkan oleh dokter tersebut.
42. Menurut saudara dasar pertimbangan keputusan tidak memberi obat pelancar haid adalah
a. Karena ada dilema moral yang terjadi pada diri dokter
b. Karena dokter harus bertindak adil pada calon ibu dan calon bayi
c. Karena calon ibu harus bertanggung jawab dengan perbuatannya tanpa memperhatikan hak
calon bayi

d. Karena menurut norma masyarakat Indonesia pemberian obat merupakan usaha abortus
kriminalis
e. Karena mau menegakkan rasa keadilan sosial
43. Dalam pengambilan keputusan untuk memilih memberi atau tidak memberi obat pelancar
haid seorang dokter perlu :
a. Mempertimbangkan bahwa perempuan itu belum punya suami
b. Penguasaan ilmu, teknologi dan seni pemberian obat pelancar haid
c. Mempertimbangkan penerimaan masyarakat awam terhadap pengambilan keputusan
tersebut
d. Mempertimbangkan ajaran agama menurut penafsirannya
e. Mengikuti kebiasaan yang dianggap "lazim"di masyarakatnya pada waktu itu
44. Kalau kita tidak memberi obat pelancar haid pada perempuan ini; dokter terutama
menjalankan poin azas etik kedokteran :
A. azas menghormati otonomi pasien
B. Azas kejujuran
C. Azas manfaat
D. Azas tidak merugikan
E. Azas keadilan
VIG. IV.
Seorang pasien A, 23 tahun, belum menikah, bekerja di seb uah perusahaan swasta,
menderita depresi psikotik dengan halusinasi (mendengar bisikan-bisikan di telinga, tapi
tidak ada orangnya) dan bahaya bunuh diri yang kuat, datang sendiri minta masuk rumah
sakit. Ia perlu diberi TEK (Terapi Elektro Kompulsi).Pasien setuju dan mau tanda tangan
surat persetujuan :
45. Yang harus dilakukan dokter adalah :
A. melakukan TEK setelah pasien menandatangani surat persetujuan
B. Tidak melakukan TEK karena ada manusiawi
C. Lakukan saja TEK karena TEK tidak perlu persetujuan
D. Tidak melakukan TEK karena perlu persetujuan keluarhga terdekat
E. Menyuruh pasien pulang saja
46. Bila pacarnya kemudian datang ingin mengetahui penyakit pasien A, maka jawaban
dokter adalah :
A. Menjelaskan penyakit pasien dengan sebenarnya
B. Disuruh menanyakan ke perawat

C. Diberitahu tapi tersamar
D. Disuruh menanyakan langsung kepada pasien A
E. Tidak perlu dijawab
47. Apabila kantor di tempat pasien A menanyakan apa sakit yang diderita pasien A, amaka
jawabannya adalah :
A. Menjelaskan penyakit pasien dengan sebenarnya
B. Disuruh menanyakan ke perawat
C. Diberitahu tapi tersamar
D. Disuruh menanyakan langsung kepada pasien A
E. Tidak perlu dijawab
VIG V.
Seorang mahasiswa FK semester 5 melaksanakan tugas penelitian tentang perbedaan
pengaruh pemberian salah satu jenis obat asma bentuk sediaan inhaler terhadap bentuk
sediaan tablet pada penderita asma di poliklinik rumah sakit, untuk jangka waktu 3 bulan
dengan 2 orang dosen sebagai pembimbing. Sebelum melaksanakan penelitian, mahasiswa
memberikan penjelasan pada pasien tentang segala sesuatu yang akan dilaksanakan untuk
kemudian meminta persetujuan pasien untuk keikutsertaan dalam penelitian.
48. Untuk memenuhi asas penelitian yang manakah pemberian penjelasan dan permintaan
persetujuan tersebut?
A. Beneficience
B. Non Malefecience
C. Justice
D. Respect of person
E. Veracity
49. Pada pengumpulan data nama pasien tidak dicantumkan dan diganti dengan kode. Untuk
memenuhi asas penelitian yang manakah hal tersebut dilakukan ?
A. Beneficience
B. Non Malefecience
C. Justice
D. Confidentiality
E. Veracity
50. Satu bulan menjelang akhir masa penelitian, karena alas an tertentu, satu pasien
mengundurkan diri, bagaimana sikap peneliti terhadap hal tsb?
A. menolak
B. Memaksa tetap ikut
C. Memotivasi untuk tetap ikut
D. Mengijinkan dengan syarat
E. Mengijinkan

Judul: Soal Kasus Bioetik

Oleh: Dewandaru Agadinata Bramanti


Ikuti kami