Pengantar Akuntansi Keprilakuan

Oleh Chandni Kaur

17 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip Pengantar Akuntansi Keprilakuan

Nama : Chandni
Kaur

PENGANTAR AKUNTANSI KEPRILAKUAN
Akuntansi perilaku adalah gabungan dari akuntansi dan ilmu sosial yang berfokus
pada pengaruh informasi dan data akuntansi terhadap keputusan bisnis dan perilaku manusia.
Akuntansi adalah jasa yang berfungsi untuk menyediakan informasi yang seimbang
dan tepat mengenai urusan

keuangan perusahaan baik yang bersifat bisnis maupun

perusahaan nirlaba untuk membantu pengguna eksternal dan internal dalam membuat
keputusan ekonomi.
Perbedaan antara akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen , yakni: akuntansi
keuangan adalah laporan keuangan untuk pihak pengguna eksternal, seperti: inverstor,
kreditor dsb. Pembuatan laporan keuangannya menggunakan standar yang dinamakan SAK.
Sedangkan akuntansi manajemen berfokus pada pengguna internal dalam membuat
keputusan. Akuntasi perilaku adalah cabang ketiga dari Akuntansi yang berfokus pada
hubungan antara perilaku manusia dan sistem akuntansi.
Sistem Informasi Akuntansi
Akuntansi disebut sebagai bahasa bisnis karena mengukur dan mengkomunikasikan
informasi keuangan dan lainnya tentang orang-orang, organisasi, program sosial, kegiatan
pemerintah, dan usaha bisnis untuk pengambil keputusan. Sistem akuntansi menerima
informasi dari lingkungan (perusahaan, pemerintah, lembaga, pemasok, pelanggan, dll).
Orang bertindak atas dasar laporan akuntansi tersebut.
Sebuah sistem yang dirancang dengan baik mencakup prosedur untuk mengukur,
merekam, dan meringkas peristiwa ekonomi dan memungkinkan pengambilan data yang
relevan untuk pelaporan internal maupun eksternal.
Dimana Akuntan Bekerja
Akuntan bekerja di perusahaan bisnis, tidak-untuk organisasi nirlaba, atau dalam
kantor akuntan publik. Bisnis tidak-untuk organisasi nirlaba melibatkan kantor akuntan
publik untuk melakukan audit independen dan dari catatan keuangan mereka. Semua negara

mengharuskan laporan ditandatangani oleh akuntan publik bersertifikat (CPA). CPAS yang
bekerja di akuntan publik dianggap "independen" dari klien mereka.
Dimensi Akuntansi Keprilakuan
Akuntansi pada zaman ini tidak hanya pada data atau informasi kuantitatif ekonomi
saja. Informasi kuantitatif tidak mencerminkan nilai keuangan yang sebenarnya,dan informasi
kuantitatif tidak cukup dijadikan untuk ukuran dalam mengambil keputusan.
Defisi dan Jangkauannya
Ruang lingkup akuntansi dibagi atas 3 :
1. Pengaruh

perilaku

manusia

pada

design,konstruksi,

dan

penggunaan

sistem

akuntansi.Sifat pengendalian akuntansi dan fungsi organisasi sangat dipengaruhi oleh
manusia
2. Pengaruh sistem akuntansi pada perilaku manusia.Pada ruang lingkup ini,tingkat
motivasi,kepuasaan kerja, atau perilaku manusia dalam organisasi sangat dipengaruhi
oleh sistem akuntansi didalam organisasi
3. Metode untuk memprediksi dan strategi untuk mengubah perilaku manusia,Pada area ini
dibahas mengenai bagaimana sistem akuntansi yang ada dapat mempengaruhi atau
mengubah perilaku manusia.
Aplikasi Akuntansi Keperilakuan
Salah satu manfaat dari akuntansi keperilakuan adalah dalam pengambilan keputusan.
Misalnya, perusahaan X telah menganalisis manfaat biaya dan menyimpulkan bahwa sebuah
sistem informasi akuntansi harus dibuat. Bagaimana seharusnya keputusan itu dilaksanakan?
Penelitian tersebut menyatakan bahwa jika aspek perilaku keputusan dan tindakan perbaikan
tidak dilakukan, maka alternatif kedua adalah menunggu hasilnya.
Terdapat perbedaan pada tenaga kerja Z-1 dan Z-2 yaitu pada tenaga kerja Z-1
ditandai dengan perilaku yang antusias dan sangat termotivasi dan absensi yang sangat renah,
sedangkan pada tenaga kerja Z-2 ditandai dengan perilaku dengan moral yang rendah,
absensi tinggi serta omset yang berlebihan.
Perilaku Akuntansi: Sebuah Perpanjangan Logis dari Peran Akuntansi Tradisional

Dalam proses pengambilan keputusan, para pemakai informasi keuangan perlu
melakukan evaluasi terhadap kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dan setara kas
serta kepastian untuk mendapatkannya.
sekarang kemajuan dalam pengukuran keperilakuan lebih menjanjikan pengukuran yang
akurat. informasi keperilakuan berguna dalam pengambilan keputusan internal dan eksternal.
Sosiolog dan psikolog juga ikut berperan dalam dimensi perilaku organisasi ini.
akuntan adalah kelompok tunggal yang bisa paling logis menggabungkan informasi perilaku
ke dalam laporan bisnis perusahaan yang ada. akuntan yang tertarik untuk berkerja di daerah
keperilakuan harus berkonsultasi dengan peneliti ilmu keperilakuan yg kompeten ketika
merancang proyek-proyek penelitian untuk mendapatkan hasil analisis yang akurat.
Sejarah Perkembangan Akuntansi Keprilakuan
Kesadaran akuntansi profesi dan minat dalam aspek perilaku disiplin mulai
berkembang di awal 1950-an. Penelitian eksploratif ini menghasilkan sejumlah kesimpulan
tentang perangkap perilaku dalam anggaran dan penganggaran dan dalam banyak provokasi
berpikir-untuk solusi yang wajar.
Dimulai pada akhir 1960-an dan terus ke tahun 1980-an, semakin banyak artikel
perilaku telah muncul dalam jurnal akuntansi profesional. Beberapa artikel melaporkan hasil
eksperimen perilaku dalam upaya untuk mempelajari hubungan antara sistem akuntansi dan
perbaikan efektivitas dan efisiensi organisasi.
Format Buku
terdapat buku mengenai akuntansi perilaku di mana di bagian pertama menceritakan
tentang peran dan fungsi dari aspek perilaku akuntansi. di bagian kedua menyoroti aplikasi
dan impikasi akuntansi perilaku dalam kegiatan operasional dan pentingnya mengenali
berbagai pertimbangan perilaku. di bagian tiga memuat tentang kesadaran aspek perilaku
konsep dan prinsip-prinsip akuntansi dan bagaimana mempengaruhi keputusan manajemen
dan perilaku.
dari buku tersebut membentuk ruang lingkup akuntansi perilaku tentang bagaimana
orang mempengaruhi sistem akuntansi, bagaimana sistem mempengaruhi orang, dan
bagaimana disfungsional perilaku dapat diperbaik

Judul: Pengantar Akuntansi Keprilakuan

Oleh: Chandni Kaur


Ikuti kami