"makalah Akuntansi Syariah" Sejarah Dan Pemikiran Akuntansi Syariah 4.

Oleh Hani Iftita

23 tayangan
Bagikan artikel

Transkrip "makalah Akuntansi Syariah" Sejarah Dan Pemikiran Akuntansi Syariah 4.

“Makalah Akuntansi syariah”
Sejarah dan pemikiran akuntansi syariah

NAMA : Hani iftita
NIM

: C1F018016

KELAS

: R006

DOSEN PENGAMPU
Wirmie Eka Putra,S.E.,M.SI.
UNIVERSITAS NEGERI JAMBI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
EKONOMI ISLAM
2021

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan
rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas
makalah ini tepat pada waktunya.
Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk
memenuhi tugas pada matakuliah akuntansi syariah . Selain itu,
makalah ini juga bertujuan untuk menambah wawasan bagi para
pembaca dan juga bagi penulis semoga makalah yang saya buat
ini bermanfaat bagi kita semua amin yarobalalamin.

ii

DAFTAR ISI
JUDUL………………………………………………………………………………..i
KATA PENGANTAR……………………………………………………………….ii
DAFTAR ISI…………………………………………………………………………iii
BAB 1 PENDAHULUAN……………………………………………………………4
A. Latar belakang Masalah……………………………………………………..4
B. Rumusan Masalah…………………………………………………………..5
C. Tujuan Pembahasan…………………………………………………………5
BAB 11 PEMBAHASAN…………………………………………………………….6
1.1 Perkembangan awal akuntansi ……………………………………………6
1.2 Sejarah akuntansi……………………… ……………………….................6
1.3 Perkembangan akuntansi syariah...…………………………………..….....9
1.4 Sekilas prosedur dan istilah yang di gunakan………....……………...….11
1.5 Hubungan akuntansi modrn dan akuntansi syariah………....…………....15
BAB 111 PENUTUP…………………………………………………………………17
A. Kesimpulan ………………………………………………………………...17
B. Saran………………………………………………………………………..17
DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………..18

iii

BAB 1
PENDAHULUAN

A. Latar belakang masalah
akuntansi dimulai dengan sistem pembukuan berpasangan (double entry bookkeeping)
di Italia pada abad ke 14 dan 15Bahkan kewajiban pencatatan transaksi yang bersifat non
tunai sekali pun sudah dijelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 282.
Pada awalnya manusia memenuhi kebutuhannya dengan menukarkan barang yang
dimiliki dengan barang orang lain yang mereka butuhkan, cara ini disebut sebagai innatura.
Pada saat itu pencatatan kekayaan belum di butuhkan.
Akan tetapi ekonomi islam sudah di praktekan pertama kali saat kepemimpinan
rosulullah dan para sahabat khulafaurasyidin Dengan aturan yang sudah ditetapkan dalam
Al-Qur’an , mendorong setiap umat muslim untuk peduli dan sekaligus menciptakan tradisi
pencatatan bagi kalangan umat. Sehingga, menciptakan faktor pendorong partnership atau
kerja sama pada waktu itu.
Sama halnya dengan kewajiban untuk mengeluarkan zakat yang mendorong
pemerintah dalam pembuatan laporan pertanggungjawaban secara periodik. Begitu pula
dengan para pengusaha Islam waktu itu, mereka mengklasifikasikan hartanya berdasarkan
ketentuan dan pembayaran zakat.

4

B. Rumusan Masalah
1. bagaimana perkembangan awal akuntansi ?
2. bagaimana sejarah akuntansi ?
3. bagaimana perkembangan akuntansi syariah ?
4. bagimana sekilas prosedur dan istilah akuntansi syariah yang di gunakan ?
5. apa hubungan antara akuntansi modrn dan akuntansi syariah ?

C. Tujuan pembahasan
1. Memahami perkembangan awal akuntansi
2. Memahami sejarah akuntansi
3. Mengetahui perkembangan akuntansi syariah
4. Memahmi sekilas prosedur dan istilah yang di gunakan
5. Memahami hubungan akuntansi modrn dan akuntansi syariah

5

BAB 11
PEMBAHASAN

1.1

perkembangan awal akuntansi

Awalnya, akuntansi dimulai dengan sistem pembukuan berpasangan (double entry
bookkeeping) di Italia pada abad ke 14 dan 15.
Paruh Pertama abad 20, seiring tumbuhnya kekuatan ekonomi Amerika Serikat,
kerumitan masalah akuntansi muncul bersamaan. Kemudian Akuntansi diakui sebagai suatu
disiplin ilmu akademik tersendiri.

1.2

sejarah akuntansi
Abad ke-14
Pada awalnya manusia memenuhi kebutuhannya dengan menukarkan barang
yang dimiliki dengan barang orang lain yang mereka butuhkan, cara ini disebut
sebagai innatura. Pada saat itu pencatatan kekayaan belum di butuhkan.
Pada awalnya manusia memenuhi kebutuhannya dengan menukarkan barang
yang dimiliki dengan barang orang lain yang mereka butuhkan, cara ini disebut
sebagai innatura.Pada abad XIV perhitungan rugi laba telah dilakukan pedagangpedagang Genoa dengan cara menghitung harta yang ada pada akhir suatu pelayaran
dan dibandingkan pada saat mereka berangkat.
Pada tahun 1494, tonggak sejarah akuntansi dimulai, seorang biawaran
berkebangsaan Itali, bernama Lucas Pacioli lahir pada tahun 1447 di Italia. Lucas
Pacioli seorang ahli matematika dan juga seorang pengajar di beberapa universitas di
Italia.
Pada tahun 1494 Lucas Pacioli adalah orang yang pertama kali
mempublikasikan prinsip dasar dari double accounting system yang diterbitkan
didalam bukunya yaitu “Suma de Arilhmalica, Proportioni et Proportionaiita”.

Dalam buku itu terdapat satu bab, berjudul “Tractatus de Computis et Scriptorio” yang
berisi cara-cara pembukuan menurut catatan berpasangan (double book keeping) yang
artinya ada debet dan ada kredit dalam pencatatan keuangan.

6

Subjudul tersebut kemudian dibuatlah buku sendiri dengan judul La scoula perfecta
de mercanti yang membahas masalah akuntansi dan diterbitkan oleh Paganini. Karena
tulisan
ini,
Lucas
Pacioli
dikenal
sebagai
bapak
akuntansi
dunia.
Abad ke-15
Akuntansi sebenarnya sudah ada sejak manusia mulai dapat menghitung dan membuat
suatu catatan, dengan menggunakan batu, kayu, bahkan daun. Pada abad ke–15, terjadilah
perkembangan dan perluasan perdagangan oleh pedagang-pedagang Venesia
Perkembangan perdagangan ini menyebabkan diperlukannya suatu sistem pencatatan yang
lebih baik sehingga dengan demikian akuntansi mulai berkembang.
Pada akhir abad 15, sejalan dengan menurunnya pengaruh Romawi, pusat
perdagangan bergeser ke Spanyol, Portugis, dan Belanda. Akibatnya, sistem akuntansi yang
telah dikembangkan Romawi juga ikut berpindah dan digunakan di negara-negara tersebut.
Sejak itu perhitungan rugi laba mulai dibuat secara tahunan yang kemudian
mendorong dikembangkannya penyusunan neraca secara rutin pada akhir jangka waktu
tertentu.
Abad ke-18
Pada tahun 1800 an, prinsip akuntansi yang dikenalkan oleh Lucas Pacioli
menjangkau kepulauan Inggris yang mengakibatkan tumbuhnya masyarakat akuntansi serta
profesi akuntan publik yang telah terorganisir di Skotlandia.
Prinsip akuntansi yang dikenalkan oleh Lucas Pacioli ini dikembangkan keseluruh
benua Eropa karena dipandang lebih lengkap, sistematis, dan lebih mudah dikontrol. Sistem
akuntansi yang berkembang di Eropa dikenal dengan nama sistem kontinental.
Adanya revolusi industri, di Amerika muncul perusahaan-perusahaan raksasa dan
dunia perdagangan semakin ramai. Hal ini mengundang pedagang Eropa untuk saling
berhubungan dagang dan memperkenalkan sistem akuntansi ini ke daratan Amerika.
Kemudian dalam perkembangannya di
dikembangkan ini lebih dikenal dengan

Amerika, sistem akuntansi yang
nama sistem “Anglo Saxon”.

Abad ke-19
Pada abad 19 revolusi industri di Eropa mendorong berkembangnya akuntansi biaya
dan konsep penyusutan. Pada tahun 1930, New York Slock Exchange dan American Institute

7

of Certified Public Accountant membahas dan menetapkan prinsip-prinsip akuntansi bagi
perusahaan-perusahaan yang sahamnya terdaftar di bursa saham.
Sistem pembukuan berpasangan ini pada tahun 1494 telah diterbitkan menjadi sebuah
buku tentang pelajaran pembukuan berpasangan yang ditulis oleh seorang pemuka agama
dan ahli matematika bernama Luca Paciolo dengan judul Summa de Arithmatica,
Geometrica, Proportioni et Proportionalita. Buku itu memuat tentang beberapa bagian yang
berisi pelajaran pembukuan (manfaat laporan keuangan) untuk para pengusaha yang
kemudian tersebar di Eropa Barat dan dikembangkan oleh para pengarang berikutnya.
Sistem pembukuan berpasangan tersebut juga berkembang di Belanda, Inggris, dan
Amerika Serikat. Sistem Belanda atau tata buku disebut juga sistem Kontinental. Sistem
Inggris dan Amerika Serikat disebut Sistem Anglo- Saxon 2. Perkembangan Akuntansi dari
Sistem Kontinental ke Anglo- Saxon ini terjadi pada abad pertengahan. Pusat perdagangan
pindah dari Venesia ke Eropa Barat terutama Inggris menjadi pusat perdagangan pada masa
revolusi industri.
Akuntansi juga mulai berkembang dengan pesat pada waktu itu. Pada akhir abad ke19, sistem pembukuan berpasangan juga berkembang di Amerika Serikat yang
disebut accounting (akuntansi). Sejalan dengan perkembangan teknologi di negara tersebut,
pada pertengahan abad ke-20 telah digunakan komputer untuk pengolahan data akuntansi
sehingga praktik pembukuan berpasangan diselesaikan dengan lebih baik dan efisien.
Pada zaman penjajahan Belanda, perusahaan- perusahaan di Indonesia juga memakai
tata buku, tetapi akuntansi tidak sama dengan tata buku. Ruang lingkup akuntansi sangat
luas termasuk teknik pembukuan. Setelah tahun 1960, akuntansi dengan cara Amerika
(Anglo- Saxon) mulai diperkenalkan di Indonesia. Jadi, sistem pembukuan yang dipakai di
Indonesia telah berubah dari sistem Eropa (Kontinental) ke sistem Amerika (Anglo Saxon).
Pembukuan dan fungsi laporan keuangan mulai berkembang dan tersusun secara
sistematis serta terpadu karena mulai menggambarkan keadaan keuangan yang meliputi laba
dan rugi (cara membuat laporan laba rugi), kekayaan, serta hak milik perusahaan.
Selanjutnya, sistem akuntansi diberi nama sesuai dengan nama orang yang
mengembangkannya atau dari nama negara masing-masing, misalnya Sistem Anglo Saxon
di Amerika Serikat dan Inggris serta Sistem Kontinental di Belanda.

1.3. perkembangan akuntansi syariah
8

Awalnya, akuntansi dimulai dengan sistem pembukuan berpasangan (double entry
bookkeeping) di Italia pada abad ke 14 dan 15 Bahkan kewajiban pencatatan transaksi yang
bersifat non tunai sekali pun sudah dijelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 282.
1. Ketentuan Al-Qur’an
Dengan aturan yang sudah ditetapkan dalam Al-Qur’an inilah, mendorong setiap umat
muslim untuk peduli dan sekaligus menciptakan tradisi pencatatan bagi kalangan umat.
Sehingga, menciptakan faktor pendorong partnership atau kerja sama pada waktu itu.
Sama halnya dengan kewajiban untuk mengeluarkan zakat yang mendorong
pemerintah dalam pembuatan laporan pertanggungjawaban secara periodik. Begitu pula
dengan para pengusaha Islam waktu itu, mereka mengklasifikasikan hartanya berdasarkan
ketentuan dan pembayaran zakat.
2. Era Nabi dan Khalifah
Pada masa Nabi Muhammad SAW hidup, Beliau telah mendidik beberapa sahabat
guna menangani profesi sebagai akuntan (hafazhatul amwal atau pengawas keuangan).
Perkembangan pemerintahan umat Islam sendiri hingga ke seluruh pelosok dunia sudah
meningkatkan penerimaan serta pengeluaran negara. Di zaman Umar Bin Khatab, para
sahabat telah merekomendasikan pentingnya pencatatan penerimaan maupun pengeluaran.
Dengan demikian, pada waktu itu Umar pun mendirikan Lembaga
bernama Diwan atau Dawwana yang artinya tulisan. Selain itu, akuntansi syariah juga
mengalami perkembangan begitu pesat di zaman khalifah Islam lainnya.
3. Sahabat Nabi
Evolusi perkembangan buku untuk keperluan akuntansi sendiri sudah begitu pesat di zaman
Daulah Bani Abbasiyah. Pada waktu itu, pembukuan ini diklasifikasikan ke dalam akuntansi
peternakan, akuntansi bendahara, akuntansi pertanian, ilmu auditing, akuntansi mata uang
dan akuntansi konstruksi.
Sejarah telah membuktikan jika ilmu Akuntansi sudah dalam dipraktikkan di dunia
Islam, dalam istilah jurnal, yang lebih dulu dipakai di zaman khalifah
bernama Jaridah sebagai buku catatan transaksi keuangan.
Hal ini juga sejalan dengan istilah double entry berdasarkan tulisan dari Luca Pacioli.
Bisa Anda saksikan lewat sejarah, bahwa Islam lebih dulu mengenal akuntansi, karena kitab
suci Al-Qur’an sudah diturunkan sejak tahun 610 M.
Perkembangan sejarah ilmu akuntansi syariah di zaman khalifah sendiri, meliputi
1. Zaman Abu Bakar Assidiq

9

Di zaman Abu Bakar, sistem pengelolaan dari Baitul Maal sendiri masih sederhana,
penerimaan maupun pengeluaran dilakukan dengan cara seimbang. Jadi bisa dikatakan
hampir tidak bersisa. Dengan kata lain, tidak ada unsur penambahan di dalamnya. Sistem ini
menekankan pada pembagian merata sehingga tercipta kehidupan yang makmur bagi
masyarakat. Serta menumbhkan mental kaya karena pembagian harta yang sesuai dengan
yang dibutuhkan.
2. Zaman Umar Bin Khattab
Saat Umar Bin Khattab memerintah, sudah diperkenalkan istilah bernama Diwan, yang
artinya tempat pelaksana bekerja, duduk, sekaligus tempat akuntansi disimpan, dicatat dan
berguna untuk mengelola pembayaran gaji.
Pasalnya, Khalifah Ummar telah menunjukkan jika ilmu akuntansi telah mengalami
perkembangan dari satu lokasi menuju lokasi lainnya, akibat hubungan yang terjadi antar
masyarakat.
3. Zaman Utsman Bin Affan
Di zaman khalifah Utsman, telah diperkenalkan istilah bernama khittabat al-Rasull wa
sirry yang artinya menjaga pencatatan rahasia. Untuk pengawasan pelaksanaan moral dan
agama lebih difokuskan pada muhtasib. Adapun arti muhtasib ini ialah orang yang memiliki
tanggung jawab terhadap Lembaga Al-Hisbah, seperti mengenai kecurangan penjualan,
timbangan dan tidak banyak berhutang.
4. Zaman Ali Bin Abi Thalib
Di zaman pemerintahan Ali, dikenal sistem administrasi bernama Baitul Maal yang
difokuskan terhadap lokal dan pusat yang berjalan dengan baik. Sementara untuk surplus
sendiri, dibagikan sesuai ketentuan dari Rasulullah SAW.
Dengan adanya surplus tersebut menunjukkan, jika proses pelaporan dan pencatatan
berlangsung dengan maksimal. Khalifah Ali mempunyai konsep mengenai administrasi
umum, pemerintahan serta permasalahan yang berhubungan dengannya.
Konsep mengenai akuntansi Islam sendiri sudah mulai masuk di perguruan tinggi dan
sekolah-sekolah dari tahun 1976 lalu, yakni Fakultas Perdagangan Universitas Al-Azhar
program pasca sarjana.
Situasi tersebut terus berlanjut sampai tahun 1978 sejak dibukanya sejumlah jurusan
pada Ilmu Akuntansi Islam di beberapa perguruan tinggi yang ada di Timur Tengah. Bahkan
sampai saat ini masih berlanjut di berbagai pelosok dunia, tidak terkecuali Indonesia.
.Kebangkitan Ilmu Akuntansi Syariah Melalui Aspek Implementasi
Implementasi ilmu akuntansi Islam sendiri dimulai sejak berdirinya beberapa Lembaga
keuangan berbasis syariah. Ini menyebabkan perusahaan atau lembaga keuangan tersebut
wajib menerapkan sistem akuntansi sesuai dengan syariat.

10

Hal ini diperkuat dengan adanya organisasi ilmu Akuntansi Islam di dunia, AAOIFI
(Accounting and auditing organization for Islamic Financial Instutions) menerbitkan standar
akuntansi lembaga keuangan berbasis syariah.

1.4

prosedur dan istilah akuntansi yang di gunakan

Istilah lengkap akuntansi yang sering digunakan dan artinya - Dalam setiap bidang
tentu memiliki istilah atau penyebutan, masing-masing bidang memiliki istilah dengan
pengertiannya tersendiri. Istilah-istilah tersebut biasanya dibuat oleh para pakar (ahli) atau
para pelaku kegiatan dalam bidang tersebut.
Akuntansi juga memiliki istilah tersendiri, untuk menghindari kesalahan dalam
memahami akuntansi kita perlu mengetahui istilah-istilah tersebut dan artinya. Terdapat
banyak istilah akuntansi, istilah akuntansi bahasa inggris berbeda dengan bahasa indonesia
jika diartikan secara harfiah. Agar memudahkan pembaca sekalian dalam artikel ini telah
dirangkum beberapa istilah akuntansi dari berbagai sumber.
Berikut ini adalah istilah-istilah dalam akuntansi dan akuntansi syariah yang sering
digunakan lengkap dengan artinya, istilah lengkap akuntansi tersebut adalah:
o Agio
saham
Agio saham adalah selisih antara harga jual terhadap terhadap harga nominal
saham pada saat perusahaan melakukan penawaran umum di pasar perdana.
o Aktiva
(Assets)
Aktiva (Assets) adalah kekayaan yang dimiliki perusahaan. Aktiva merupakan
sumber daya bagi perusahaan untuk melakukan usaha.
o Aktiva
tetap
(Fixed
assets)
Aktiva tetap (Fixed assets Aadalah kekayaan perusahaan yang bernilai besar
yang sifatnya tetap atau permanen, digunakan dalam kegiatan perusahaan dan
tidak dijual kembali dalam kegiatan normal.
o Aktiva
tetap
tidak
berwujud
(Intangibel
fixed
assets)
Aktiva tetap tidak berwujud (Intangibel fixed assets) Adalah hak istimewa yang
dimiliki oleh perusahaan dan mempunyai nilai, namun tidak mempunyai bentuk
fisik.
o Aktiva
lancar
(Current
assets)
Aktiva lancar (Current assets) Adalah uang kas dan aktiva lain atau sumber
yang diharapkan akan direalisasikan menjadi uang kas atau dijual atau
dikonsumsi selama siklus usaha perusahaan yang normal atau dalam waktu 1,
mana yang lebih lama.
o Aktiva
pajak
tangguhan
Aktiva pajak tangguhan Adalah jumlah pajak penghasilan terpulihkan

11

o
o

o
o

o
o
o
o
o

o

(recoverable) pada periode mendatang sebagai akibat adanya perbedaan
temporer (temporary differences) yang boleh dikurangkan dan sisa kompensasi
kerugian (berasal dari koreksi positif).
Aktiva
investasi
Aktiva investasi Adalah perolehan dan pelepasan aset jangka panjang serta
investasi lain yang tidak termasuk setara kas.
Aktiva
operasi
Aktiva operasi Adalah aktivitas penghasil utama pendapatan entitas (principal
revenue-producing activities) dan aktivitas lain yang bukan merupakan
aktivitas investasi dan aktivitas pendanaan.
Aktiva
pendanaan
Aktiva pendanaan Adalah aktivitas yang mengakibatkan perubahan dalam
jumlah serta komposisi kontribusi modal dan pinjaman entitas.
Akun
(Account)
Akun (Account) Adalah formulir untuk mencatat setiap perubahan jenis harta,
hutang dan modal yang ditimbulkan oleh transaksi yang terjadi dalam
perusahaan.
Akuntansi
keuangan
Akuntansi keuangan Adalah akuntansi yang bertujuan menghasilkan informasi
keuangan untuk keperluan pihak luar.
Akuntansi
manajemen
Akuntansi manajemen Adalah akuntansi yang bertujuan menghasilkan
informasi keuangan untuk pihak manajemen.
Amortisasi
Amortisasi Adalah alokasi sistematis jumlah tersusutkan suatu aset tidak
berwujud selama masa manfaatnya.
Arus
kas
(Cash
flow)
Arus kas (Cash flow) Adalah arus masuk dan arus keluar kas atau setara kas.
Aset
kontijensi
Aset kontijensi Adalah aset potensial yang timbul dari peristiwa masa lalu dan
keberadaannya menjadi pasti dengan terjadi atau tidak terjadinya satu peristiwa
atau lebih pada masa datang yang tidak sepenuhnya berada dalam kendali
entitas.
Aset
korporat
Aset korporat Adalah aset selain goodwill yang berkontribusi terhadap arus kas
masa depan baik dari unit penghasil kas yang sedang ditelaah maupun unit
penghasil
kas
lain.

12

o Ayat
jurnal
(Journal
entry)
Ayat jurnal (Journal entry) Adalah penyajian suatu transaksi ke dalam nama
perkiraan dan jumlah yang harus didebit dan dikredit.
o Ayat
jurnal
penyesuaian
(Adjusting
entries)
Ayat jurnal penyesuaian (Adjusting entries) Adalah mengkoreksi perkiraan
harta, hutang, modal, pendapatan dan beban, sehingga mencerminkan keadaan
yang sebenarnya.
o Akumulasi
penyusutan
Akumulasi penyusutan Adalah perkiraan yang digunakan untuk mencatat
secara akumulatif pembebanan biaya yang diakibatkan oleh pemakaian aktiva
tetap. Perkiraan semacam ini secara umum disebut perkiraan kontra (contra
account), yaitu perkiraan yang berfungsi mengurangi perkiraan lain.
o Ayat
jurnal
koreksi
Ayat jurnal koreksi Adalah ayat jurnal yang dibuat untuk mengkoreksi ayat
jurnal lain yang dibuat sebelumnya.
o Ayat
jurnal
pembalik
Ayat jurnal pembalik Adalah ayat jurnal yang dibuat (biasanya pada awal
periode akuntansi) untuk membalik ayat jurnal penyesuaian yang dibuat
sebelumnya. Ayat jurnal balik dapat juga dikatakan sebagai ayat jurnal yang
didebit dan kreditnya merupakan kredit dan debit ayat jurnal penyesuaian
masing-masing dalam jurnal yang sama.
o Beban
dibayar
dimuka
Beban dibayar dimuka Adalah biaya yang telah dikeluarkan oleh perusahaan
tetapi belum menjadi kewajiban atau belum dikonsumsi.
o Beban
pajak
penghasilan
Beban pajak penghasilan Adalah pengorbanan yang langsung berhubungan
dengan penghasilan yang diperoleh oleh sebuah perusahaan.
o Biaya
Biaya Adalah aliran keluar atau pemakaian lain aktiva atau timbulnya hutang
selama suatu periode yang berasal dari penyerahan atau pembuatan barang,
penyerahan jasa, atau dari pelaksanaan kegiatan lain yang merupakan kegiatan
utama badan usaha.
o Biaya
bahan
baku
Biaya bahan baku Adalah bahan yang membentuk suatu kesatuan yang tak
terpisahkan dari produk jadi, dan merupakan biaya utama dalam proses
pembuatan produk.
o Biaya
depresiasi
Biaya depresiasi Adalah alokasi harga perolehan aktiva tetap berwujud yang
dibebankan pada suatu periode tertentu.

13

o Bentuk bertahap
Bentuk bertahap Adalah perhitungan rugi laba di mana beberapa kelompok
biaya dikurangkan dari pendapatan sehingga diperoleh beberapa pos perantara
seperti misalnya laba bruto, laba usaha, laba bersih, dan lain-lain
Istilah-istilah dalam akuntansi syariah, yakni:
o Akad
Akad ialah pertalian ijab dengan qabul menurut cara-cara yang disyari’atkan yang
berpengaruh terhadap objeknya.
o Al-mashnu
Al-mashnu ialah Barang pesanan dalam transaksi itishna.
o Al-muslam fihi
Al-muslam fihi ialah komoditas yang dikirimkan dalam transaksi salam.
o Al-muslam ilaihi
Al-muslam ilaihi adalah penjual dalam transaksi salam
o Al-muslam
Al-muslam ialah pembeli dalam transaksi salam
o Al-mustashni
Al-mustashni ialah pembeli akhir dalam transaksi itishna
o Amil
Amil adalah petugas pendistribusian zakat
o A-shani
A-shani adalah produsen atau supplier dalam transaksi itishna
o Gharim
Gharim ialah orang yag berutang dan kesulitan untuk melunasinya
o Halal
Halal adalah sesuatu yang diperbolehkan oleh Islam

14

o Haul
Haul adalah cukup waktu satu tahun dalam pemilikan harta kekayaan. Seperti: perniagaan
emas, ternak sebagai batas kewajiban membayar zakat.
o Hiwalah adalah pemindahan atau pengalihan hak dan kewajiban, baik dalam
pengalihan piutang maupun utang dan jasa pemindahan atau pengaliahan dari satu
entitas kepada entitas lainnya.
o Ijarah
Iajarah adalah perpindahan kepemilikan jasa dengan imbalan yang sudah disepakati. Ijarah
ini memiliki tiga unsur, yakni:
 Bentuk yang mencakup penawaran atau persetujuan
 Ada dua, pihak pemilik aset yang disewakan dan pihak yang memanfaatkan jasa
dari aset yang disewakan
·
Objek dari akad ijarah, mencakup jumlah sewa dan jasa yang dipindahkan kepada
penyewa
o Ijarah operasianal, ijarah yang merupakan akad ijarah yang tidak berakhir dengan
pemindahan kepemiklikan dari aset yang disewakan kepada penyewa
o Ijarah mutahiyah bittamlik, ialah akad iajrah yang berakhir dengan opsi
berpindahnya kepemilikan aset yang disewakan kepada penyewa
o Infak, ialah pemberian sesuatu yang akan digunakan nuntuk keselamatan umat

1.5 hubungan antara akuntansi modrn dan akuntansi syariah
Perkembangan ilmu pengetahuan termasuk sistem pencatatan pada zaman
dinasti Abbasiah (750-1258 M) sudah sedemikian maju, sementara pada kurun waktu yang
hampir bersamaan, eropa masih berada dalam periode The Dark Ages. Dari sini, kita dapat
melihat hubungan antara Luca Paciolli dan Akuntansi Islam.
Luca Paciolli sebagaimana adalah seorang ilmuan sekaligus juga seorang pengajar di
beberapa universitas Italia. Untuk itu beliau telah banyak membaca banyak buku termasuk
buku yang telah diterjemahkan. Hai ini dibuktikan bahea sejak taun 1202 M, buku-buku para
ilmuan muslim/arab telah banyak diterjemahkan ke negara eropa seperti yang dilakukan oleh

15

Fibonacci of Pisa dengan judul Liber Abacci, Verba Filliorum dan Epistola de Propoetitione
et prprotionalitate. Pisa banyak belajar mengenai angka dan bahasa Arab. sehingga didalam
bukunya disebutkan bahwa ia menyarankan dan menerangkan manfaat mengenai angka arab
termasuk dalam pencatatan transaksi.
Pada tahun 1429 M angka arab dilarang untuk digunakanpemerintah Italia. Luca
Paciolli selalu tertarik untuk belajar tentang hal tersebut serta belajar dari Alberti seorang
ahli matematikayang belajar dari pemikir Arab dan selalu menjadikan karya Pisa sebagai
rujukan. Tahun 1484 M Peciolli pergi dan bertemu dengan temannya Onofrio Dini Florence
seorang pedanganh yang suka bepergian ke Afrika Utara dan Konstatinopel sehingga diduga
Paciolli mendapat ide tentang Double entry tersebut dari temannya ini. Bahkan Alfred Lieber
(1968) mendukung pendapat tersebut bahwa memang ada pengaruh dari pedangang arab
pada italia, walaupun Arab itu tidak berarti hanya muslim saja.
Penelitian tentang sejarah dan perkembangan akuntansi memang perlu dikaji lebih
dalam lagi mengingat masih dipertanyakan bukti-bukti autentik/langsung tentang hal
tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Napier (2007). Hal tersebut tentu harus tetap
dilakukan oleh para ilmuawan muslim saat ini, dan pembuktian tersebut akan menempuh
jalan masih panjang mengingat bukti-bukti autentik dari zaman dinasti Abbasiah
(denganpusat pemerintah di Kufah Irak) saat ini sudah banyak yang hilang karena perang.

BAB 111
PENUTUP

16

A. KESIMPULAN
Sejarah telah membuktikan jika ilmu Akuntansi sudah dalam dipraktikkan di
dunia Islam, dalam istilah jurnal, yang lebih dulu dipakai di zaman khalifah
bernama Jaridah sebagai buku catatan transaksi keuangan.
Hal ini juga sejalan dengan istilah double entry berdasarkan tulisan dari Luca Pacioli.
Bisa Anda saksikan lewat sejarah, bahwa Islam lebih dulu mengenal akuntansi, karena
kitab suci Al-Qur’an sudah diturunkan sejak tahun 610 M.

B. SARAN
Demikian makalah yang saya buat, semoga dapat bermanfaat bagi pembaca.Apabila ada
saran dan kritrik yang ingin di sampaikan ,silahkan sampaikan kepada saya .
Apabila terdapat kesalahan mohon kepada pembaca untuk dapat memaafkan dan
memakluminya,karna saya adalah hamba allah yang tak luput dari salah ,khilaf dan lupa.

17

DAFTAR PUSTAKA
https://www.google.com/search?q=perkembangan+awal+akuntansi&rlz=1C1FKPE_idID939ID939&oq=perkemban
gan+awa&aqs=chrome.0.69i59j69i57j69i60.38669j0j7&sourceid=chrome&ie=UTF-8
https://www.bolanktea.site/2020/01/sejarah-awal-mula-akuntansi-di-dunia.html
mentalkaya.com/akuntansi-syariah/
https://akuntansiz.blogspot.com/2017/12/istilah-lengkap-akuntansi-yang-sering.html
http://kreativitas-mepi5.blogspot.com/2012/03/kaidah-kaidah-istilah-istilah-akuntansi_14.html
https://infoakuntansisyariah.blogspot.com/2017/10/hubungan-akuntansi-modern-dan-akuntansi.html

18

Judul: "makalah Akuntansi Syariah" Sejarah Dan Pemikiran Akuntansi Syariah 4.

Oleh: Hani Iftita


Ikuti kami